Pengembangan Media Pembelajaran Fabel Bebasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas 2 SDN Inpres Kalampa 2
Teks penuh
Dokumen terkait
Validasi terhadap media pembelajaran buku saku fisika bermuatan kearifan lokal yang dikembangkan dalam penelitian ini dilakukan oleh dosen tadris fisika sebagai ahli dan guru
Berdasarkan penilaian validator mengenai media pembelajaran koleksi awetan cangkang Gastropoda pada tahap validasi pertama, ahli media menilai produk dengan skor 38
Dari hasil validasi dosen ahli, guru pengajar bahasa Indonesia dan siswa kelas X SMA modul teks anekdot berbasis kearifan lokal ini sangat layak digunakan sebagai
Tahap awal pengembangan media pembelajaran di mulai dengan menganalisis kebutuhan akan adanya media pembelajaran berbasis kearifan lokal Baduy dan kebutuhan
Hasil Perolehan Presentase Validasi Ahli Validator Presentase Keterangan Ahli Materi 86.76% Sangat Valid Ahli Media 88.24% Sangat Valid Sehingga hasil keseluruhan dari tabel di atas
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Komik Totok Kerot berbasis kearifan lokal pada materi menguraikan pesan dalam dongeng layak digunakan dalam proses pembelajaran
Validitas media dapat dilihat dari persentase jumlah skor penilaian para ahli, dengan kriteria sebagai berikut: Persentase Kriteria Validitas19 85-100 Sangat valid 70-84 Valid 60-69
1 hasil validasi oleh ahli materi Tabel di atas menunjukkan hasil validasi dari ahli materi bahwa rata-rata skor yang diperoleh adalah 60 dari 75 yang diharapkan, sehingga persentase