Pengertian
Pengertian
Buku catatan harian yang
Buku catatan harian yang
berisi curahan perasaan atau
berisi curahan perasaan atau
peristiwa-peristiwa pribadi
peristiwa-peristiwa pribadi
yang ditulis berdasarkan
yang ditulis berdasarkan
waktu, tempat, dan peristiwa
waktu, tempat, dan peristiwa
dengan menggunakan
dengan menggunakan
Isi di
Isi di
a
a
ry harus memuat :
ry harus memuat :
1.
1.
Peristiwa yang dialami,
Peristiwa yang dialami,
dilihat, dll.
dilihat, dll.
2.
2.
Waktu terjadinya peristiwa
Waktu terjadinya peristiwa
3.
3.
Tempat terjadinya peristiwa
Tempat terjadinya peristiwa
4.
4.
Hikmah dari peristiwa
Hikmah dari peristiwa
tersebut.
Contoh catatan harian
Contoh catatan harian
Semarang, 14 Agustus 2007
Semarang, 14 Agustus 2007
Terima kasih Tuhan, akhirnya
Terima kasih Tuhan, akhirnya
aku berhasil menjadi peserta
aku berhasil menjadi peserta
OSN. Aku bangga sekali! Wah …
OSN. Aku bangga sekali! Wah …
benar-benar hari yang sangat
benar-benar hari yang sangat
membahagiakanku! Trims,
membahagiakanku! Trims,
sahabatku! Kau juga turut
sahabatku! Kau juga turut
Tugas
Tugas
Buatlah sebuah catatan
Buatlah sebuah catatan
harian tentang
harian tentang
perasaanmu menjelang
perasaanmu menjelang
Ujian Nasional yang
Ujian Nasional yang
tinggal 2 minggu lagi.
Menulis surat
Menulis surat
pribadi
Pengertian
Surat yang berisi keperluan Surat yang berisi keperluan
pribadi yang ditulis oleh pribadi yang ditulis oleh
seseorang dan ditujukan kepada seseorang dan ditujukan kepada
orang lain (teman, pacar, orang lain (teman, pacar,
keluarga) dengan menggunakan keluarga) dengan menggunakan
bahasa yang tidak baku / tidak bahasa yang tidak baku / tidak
Tujuan surat
Tujuan surat
•
Tuk : Sahabatku ….
Tuk : Sahabatku ….
•
Menjumpai Sahabatku ….
Menjumpai Sahabatku ….
•
To : ……
To : ……
Salam pembuka
Salam pembuka
•
Salam manis,
Salam manis,
•
Salam persahabatan,
Salam persahabatan,
•
Salam rindu,
Salam rindu,
Bagian pembuka
Bagian pembuka
•
Menanyakan kabar dari
Menanyakan kabar dari
orang yang disurati
orang yang disurati
•
Mengabarkan keadaan
Mengabarkan keadaan
diri sendiri (pengirim
diri sendiri (pengirim
surat)
Paragraf pembuka
Paragraf pembuka
Hai, apa kabar? Bagaimana
keadaanmu? Sehat dan bahagia bukan? Apakah kamu masih suka menanam bunga mawar? Saya
ingin sekali bertemu kamu lho Rin! Kamu pasti tambah cantik, ya?
Paragraf Isi
Paragraf ini berisi hal-hal
Paragraf ini berisi hal-hal
penting yang merupakan
penting yang merupakan
inti dari isi surat tersebut.
inti dari isi surat tersebut.
Walaupun surat pribadi, isi
Walaupun surat pribadi, isi
surat tetap harus jelas dan
surat tetap harus jelas dan
mudah dimengerti.
Bagian penutup
Bagian penutup
•
Kalimat penutupan
Kalimat penutupan
Sekian dulu ya surat
Sekian dulu ya surat
dariku. Kapan-kapan
dariku. Kapan-kapan
kusambung lagi.
kusambung lagi.
Paragraf Penutup
Rina, sekian dulu ya! Jangan lupa Rina, sekian dulu ya! Jangan lupa
membalasnya. Kutunggu membalasnya. Kutunggu
kabarmu! Sampaikan salamku kabarmu! Sampaikan salamku untuk Ibu dan Bapak juga Mas untuk Ibu dan Bapak juga Mas
Dodi. Terima kasih Rin … sampai Dodi. Terima kasih Rin … sampai
jumpa dalam liburan yang akan jumpa dalam liburan yang akan
Ada
Ada