Balanced Scorecard Level 0
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
2020 - 2024
1. Peta Strategi
2. Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Sasaran Strategis 3. Petunjuk Cascading
4. Manual Indikator Kinerja Sasaran Strategis
Kinerja Sasaran Strategis
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Sasaran
Strategis Sat Target
2021 2022 2023 2024
Stakeholders Perspective
1
Meningkatnya
kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap ketahanan ekonomi
1 Nilai devisa pariwisata
Miliar USD
(4,8-8,5) 0,36 – 0,37
(10,6-11,3) 0,47 – 1,7
(16,9-18,9) 2,07 -5,95
(21,5-22,9) 7,38 – 13,08
2
Kontribusi Produk Domestik Bruto Pariwisata
%
(5,0)4,2 (5,2)4,3 (5,3)4,4 (5,5)4,53 Nilai ekspor produk ekonomi kreatif
Miliar
USD
17,45(18,08) 25,33
(18,63) 26,46
(19,26) 27,53
Customer Perspective 2
Meningkatnya nilai tambah ekonomi kreatif nasional
4 Nilai tambah ekonomi kreatif
Rp
Triliun 1.191 1.236 1.279 1.347
3 Meningkatnya kualitas dan jumlah wisatawan
5 Jumlah wisatawan mancanegara
Juta Kunjun
gan
(4,0-7,0) 1,5
(8,5-10,5) 1,8 – 3,6
(13,0-14,5) 3,5 – 7,4
(16,0-17,0) 9,5-14,3
6
Rata-rata spending wisatawan
mancanegara
USD 1210 1250 1303 1345
7 Jumlah wisatawan nusantara
Juta perjala
nan
(320-333) 198-220
(330-355) 500*
(340-378) 600*
(350-400) 706.8*
Keterangan:
*Penyesuaian Target Wisatawan Nusantara Penyesuaian Target karena perubahan sumber data (dari Survei Rumah Tangga ke Mobile Positioning Data)
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Sasaran
Strategis Sat Target
2021 2022 2023 2024
Customer Perspective
4
Meningkatnya daya saing destinasi dan industri pariwisata nasional
8
Peringkat Travel and Tourism Competitive Index (TTCI)
Peringk at
(34-39)
36-39 n.a (29-34)
316-24
n.A
9
Jumlah destinasi pariwisata yang berkualitas
Destina
si 19 19 19 19
5
Meningkatnya kualitas sektor usaha
pariwisata dan ekonomi kreatif nasional
10
Rasio usaha bidang pariwisata dan
ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan tersertifikasi
% 1,5 2 2,5 3
Customer Perspective
6
Bertumbuhnya investasi dan akses pembiayaan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
11
Pertumbuhan investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
% 10 10 10.7 11.9
12
Pembiayaan yang tersalurkan di sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif
Triliun
(Rp) 82,60 103,25 129,06 161,32
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Sasaran
Strategis Sat Target
2021 2022 2023 2024
Customer Perspective
7
Terwujudnya
perlindungan dan pemanfaatan
kekayaan intelektual produk kreatif
13
Jumlah produk/jasa bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang didaftarkan kekayaan
intelektualnya
Produk/
Jasa 300 - - -
14
Persentase
peningkatan HKI yang
dikomersialisasikan
% - 20 20 20
Internal Process Perspective
8
Tersedianya regulasi pariwisata dan
ekonomi kreatif berkualitas
15
Rasio regulasi pariwisata dan
ekonomi kreatif yang berkualitas
% 70% 80% 90% 100%
9
Tersedianya kebijakan pariwisata dan
ekonomi kreatif untuk pembangunan sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif
16
Jumlah kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimanfaatkan
Dokum
en 1 1 2 3
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Sasaran
Strategis Sat Target
2021 2022 2023 2024
Internal Process Perspective
10
Meningkatnya kapabilitas SDM kepariwisataan dan ekonomi kreatif
17 Jumlah tenaga kerja
pariwisata Juta 14,3 14,7 14,9 15
18 Jumlah tenaga kerja
ekonomi kreatif Juta (17,9) 19,19
(18,6) 19,91
(19,2) 20,68
(19,9) 21,54
19
Jumlah lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata
Orang 2646 2694 2804 2897
Learn and growth perspective
11
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih
20
Nilai RB Kementerian Pariwisata dan
Ekonomi
Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Nilai RB
(0-100) 77 78 79 80
Manual IKSS
4
Strategis 01. Nilai Devisa Pariwisata
Bukti realisasi Informasi devisa pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau instansi terkait Formula/cara
menghitung Membandingkan informasi devisa sektor pariwisata dari sumber valid dan membandingkan dengan target untuk indikator ini Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Instansi terkait
Cara pengambilan data Mengambil informasi devisa pariwisata tahun berjalan dari sumber yang valid
Catatan khusus
▪ Jumlah devisa sektor pariwisata adalah penerimaan negara dari sektor pariwisata yang berasal dari kunjungan wisatawan mancanegara
▪ Sumber valid yang dimaksud dapat berupa publikasi data statistik yang dirilisBank Indonesia Pihak yang melakukan
pengukuran Bank Indonesia
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 01. Meningkatnya kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap ketahanan ekonomi Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 02. Kontribusi Produk Domestik Bruto Pariwisata
Bukti realisasi Hasil pengolahan data kontribusi PDB sektor Pariwisata Formula/cara
menghitung
1. Identifikasi data PDB nasional yang dirilis BPS
2. Lakukan pengolahan data untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB
3. Lakukan validasi bersama BPS terhadap hasil perhitungan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional Klasifikasi Target Maximize
Sumber data BPS yang diolah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Cara pengambilan data Mengambil data PDB nasional dari BPS, kemudian diolah untuk menghitung kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data sekunder yang tersedia >> Tidak membutuhkan penjelasan
tambahan Pihak yang melakukan
pengukuran
▪ Badan Pusat Statistik (BPS)
▪ Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 03. Nilai ekspor produk ekonomi kreatif
Bukti realisasi Informasi total nilai ekspor produk ekonomi kreatif dari Ditjen Bea Cukai, Kementerian Keuangan Formula/cara
menghitung Data ekspor produk ekonomi kreatif dari Ditjen Bea Cukai, Kemenkeu yang diolah oleh Kemenparekraf Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Ditjen Bea Cukai
Cara pengambilan data Mengambil Informasi total nilai ekspor produk ekonomi kreatif
Catatan khusus
▪ Ekonomi kreatif adalah “perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi.” (UU No. 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif)
▪ Produk ekonomi kreatif adalah produk yang termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif serta memenuhi definisi ekonomi kreatif sebagaimana dimaksud pada UU No. 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif
Pihak yang melakukan
pengukuran ▪ Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 02. Meningkatnya nilai tambah ekonomi kreatif nasional Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 04. Nilai tambah ekonomi kreatif
Bukti realisasi Informasi nilai tambah ekonomi kreatif yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Formula/cara
menghitung Identifikasi nilai tambah ekonomi kreatif yang dirilis BPS Klasifikasi Target Maximize
Sumber data BPS yang diolah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Cara pengambilan data Mengambil informasi nilai tambah ekonomi kreatif tahun berjalan dari BPS, kemudian diolah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Catatan khusus
▪ Ekonomi kreatif adalah “perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi.” (UU No. 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif)
▪ Produk ekonomi kreatif adalah produk yang termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif serta memenuhi definisi ekonomi kreatif sebagaimana dimaksud pada UU No. 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif
▪ Nilai tambah ekonomi kreatif menggambarkan selisih antara nilai produksi (output) dan biaya produksi dari produk ekonomi kreatif.
Pihak yang melakukan
pengukuran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 05. Jumlah wisatawan mancanegara
Bukti realisasi Informasi statistik jumlah wisman dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Formula/cara
menghitung Ambil data jumlah wisman dari Badan Pusat Statistik (BPS) Klasifikasi Target Maximize
Sumber data BPS yang diolah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Cara pengambilan data Mengambil data jumlah Wisman dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data sekunder yang tersedia, tidak membutuhkan penjelasan tambahan
Pihak yang melakukan
pengukuran Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 03. Meningkatnya kualitas dan jumlah wisatawan Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 06. Rata-rata spending wisatawan mancanegara
Bukti realisasi Informasi rata-rata jumlah spending wisatawan mancanegara (wisman) per kunjungan (PPK Pengeluaran Per Kunjungan/ ASPA – Average Spending Per Arrival) berdasarkan hasil Passenger Exit Survey (PES) oleh Badan Pusat Statistik (BPS)
Formula/cara menghitung
Ambil informasi rata-rata jumlah spending wisman per kunjungan dari sumber yang valid sebagai dasar pengukuran kinerja untuk indikator ini
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Badan Pusat Statistik
Cara pengambilan data Mengambil informasi rata-rata jumlah spending wisman per kunjungan tahun berjalan dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data sekunder yang tersedia >> Tidak membutuhkan penjelasan tambahan
Pihak yang melakukan pengukuran
▪ Badan Pusat Statistik (BPS)
▪ Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 07. Jumlah wisatawan nusantara
Bukti realisasi Informasi statistik jumlah pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Formula/cara
menghitung Ambil data jumlah perjalanan wisatawan nusantara dari Badan Pusat Statistik (BPS) Klasifikasi Target Maximize
Sumber data BPS yang diolah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Cara pengambilan data Mengambil data perjalanan Wisnus dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun berjalan.
Catatan khusus
▪ Indikator ini merupakan shared KPI antara Deputi Bidang Pemasaran dan Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events)
▪ Pembagian target pergerakan wisatawan nusantara menggunakan persentase sesuai dengan kesepakatan antara Deputi Bidang Pemasaran dan Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events)
▪ Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data sekunder yang tersedia, tidak membutuhkan penjelasan tambahan
▪ Tahun 2022 dilakukan Penyesuaian Target Wisatawan Nusantara karena perubahan sumber data (dari Survei Rumah Tangga ke Mobile Positioning Data)
Pihak yang melakukan pengukuran
▪ Badan Pusat Statistik (BPS)
▪ Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 04. Meningkatnya daya saing destinasi dan industri pariwisata nasional Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 08. Peringkat Travel and Tourism Competitive Index (TTCI)
Bukti realisasi Hasil Asesmen World Economic Forum (WEF) terhadap daya saing pariwisata Indonesia dibanding negara lain (http://
reports.weforum.org/) Formula/cara
menghitung
Ambil nilai daya saing Pariwisata Indonesia berdasarkan hasil asesmen World Economic Forum (WEF) di http://reports.weforum.org
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data World Economic Forum
Cara pengambilan data Mengambil nilai daya saing Pariwisata Indonesia berdasarkan hasil asesmen World Economic Forum (WEF) di http://reports.weforum.org
Catatan khusus WEF mengeluarkan nilai TTCI setiap 2 (dua) tahun sekali, sehingga untuk IKSS sebaiknya digunakan hasil asesmen terakhir yang dikeluarkan WEF.
Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 09. Jumlah destinasi pariwisata yang berkualitas Bukti realisasi Laporan hasil asesmen terhadap destinasi pariwisata
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi jumlah destinasi yang dikembangkan di destinasi I (A) 2. Identifikasi jumlah destinasi yang dikembangkan di destinasi II (B)
3. Identifikasi jumlah destinasi dengan kategori “revitalisasi” yang dikembangkan di destinasi II (C) 4. Hitung dengan rumus: A + B + C
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data ▪ Direktorat Pengembangan Destinasi I
▪ Direktorat Pengembangan Destinasi II
Cara pengambilan data Ambil laporan hasil asesmen terhadap destinasi pariwisata.
Catatan khusus ▪ Jumlah destinasi merujuk pada dokumen RPJMN 2020-2024 (yang ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas) Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 05. Meningkatnya kualitas usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 10. Rasio usaha bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan tersertifikasi Bukti realisasi Laporan standardisasi dan sertifikasi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi bidang usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan tersertifikasi
2. Akumulasi total bidang usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan tersertifikasi tahun berjalan (T) 3. Akumulasi total bidang usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan tersertifikasi tahun sebelumnya(T-1) 4. Total seluruh usaha pariwisata dan ekonomi kreatif nasional (A)
5. Hitung dengan rumus:
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Direktorat Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Cara pengambilan data
Catatan khusus
▪ Penyelenggaraan sertifikasi usaha pariwisata merujuk pada Permenparekraf Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Usaha Pariwisata
▪ Terstandardisasi yang dimaksud adalah sesuai dengan standar yang telah diberlakukan menurut peraturan perundang- undangan yang telah ditetapkan
▪ Tersertifikasi yang dimaksud adalah usaha pariwisata dan ekonomi kreatif telah memenuhi penilaian kesesuaian terhadap standar dan/atau regulasi yang telah ditetapkan
Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif T + T-1
A
Strategis 11. Pertumbuhan investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
Bukti realisasi Informasi investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi investasi sektor pariwisata 2. Identifikasi investasi sektor ekonomi kreatif
3. Akumulasi total investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tahun berjalan (T)
4. Identifikasi total investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tahun sebelumnya(T-1) 5. Hitung dengan rumus:
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Badan Koordinasi Penanaman Modal
Cara pengambilan data Mengambil Informasi investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang resmi dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data sekunder yang tersedia, tidak membutuhkan penjelasan tambahan
Pihak yang melakukan
pengukuran Direktorat Manajemen Investasi, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif T – T-1
T-1 X 100
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 06. Bertumbuhnya investasi dan akses pembiayaan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 12. Pembiayaan yang tersalurkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bukti realisasi Laporan penyaluran pembiayaan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Formula/cara
menghitung
1. Identifikasi total penyaluran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari lembaga keuangan bank (A) 2. Identifikasi total penyaluran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari lembaga keuangan nonbank (B) 3. Hitung dengan rumus: A + B
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Lembaga keuangan bank dan non-bank
Cara pengambilan data Melihat laporan penyaluran pembiayaan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif
Catatan khusus
Menurut UU No. 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif:
1. Pembiayaan ekonomi kreatif bersumber dari: ABPN; ABBD dan/atau sumber lainnya yang sah (Pasal 15)
2. Pembiayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b disalurkan melalui lembaga keuangan bank dan nonbank.
3. Pembiayaan yang bersumber dari sumber lainnya yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c tidak mengikat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 13. Jumlah produk/jasa bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang didaftarkan kekayaan intelektualnya Bukti realisasi Tabulasi data Surat Pencatatan Ciptaan (Sertifikat Hak Cipta) terkait ekonomi kreatif
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi total produk ekonomi kreatif dari 17 subsektor
2. Hitung total produk ekonomi kreatif dari 17 subsektor yang telah didaftarkan untuk sertifikasi Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Kementerian Hukum dan HAM
Cara pengambilan data Melihat data Surat Pencatatan Ciptaan (Sertifikat Hak Cipta) terkait ekonomi kreatif yang dikeluarkan Direktorat Hak Kekayaan Intelektual – Kementerian Hukum dan HAM
Catatan khusus
▪ Sertifikasi dilakukan dalam rangka mendaftarkan kekayaan intelektual produk ekonomi kreatif
▪ Hak cipta adalah hak eksklusif Pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu Ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
▪ Surat Pencatatan Ciptaan (Sertifikat Hak Cipta) didaftarkan oleh Pencipta kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual – Kementerian Hukum dan HAM
Pihak yang melakukan pengukuran
Direktorat Pengembangan Kekayaan Intelektual Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 07. Terwujudnya perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual produk kreatif Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 14. Persentase peningkatan HKI yang dikomersialisasikan
Bukti realisasi ▪ Jumlah Transaksi atau Kenaikan Transaksi dari Komersialisasi KI yang telah dilaksanakan
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi HKI bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikomersialisasikan tahun berjalan (T) 2. Identifikasi HKI bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikomersialisasikan tahun sebelumnya (T-1) 3. Hitung persentase dengan rumus:
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Pelaku Kreatif yang diberikan treatment atau fasilitasi komersialisasi KI
Cara pengambilan data Melakukan konfirmasi ke Pelaku Kreatif yang KI nya sudah dikomersialisasikan
Catatan khusus ▪ Bentuk Komersialisasi KI seperti waralaba, co-branding, co-production, co-creation, dan co-lisensi.
Pihak yang melakukan pengukuran
Direktorat Pengembangan Kekayaan Intelektual Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
T – T-1
T X 100
Strategis 15. Rasio regulasi pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas
Bukti realisasi Hasil asesmen regulasi berbasis kajian terkait pariwisata dan ekonomi kreatif
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi kajian yang dijadikan rujukan pembuatan regulasi
2. Identifikasi regulasi pariwisata berbasis kajian (poin 1) yang dihasilkan (A) 3. Identifikasi regulasi ekonomi kreatif berbasis kajian (poin 1) yang dihasilkan (B) 4. Identifikasi total regulasi pariwisata yang dihasilkan (C)
5. Identifikasi total regulasi ekonomi kreatif yang dihasilkan (D) 6. Hitung rasio dengan rumus: 𝐴+𝐵
𝐶+𝐷
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Deputi Bidang Kebijakan Strategis
Cara pengambilan data Mengambil hasil asesmen regulasi berbasis kajian terkait pariwisata dan ekonomi kreatif
Catatan khusus 1. Regulasi pariwisata dan ekonomi kreatif berkualitas yang dimaksud ialah Penyusunan Regulasi yang berdasarkan kajian 2. Regulasi yang dimaksud adalah Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Presiden (Perpres), Keputusan Presiden (Keppres) Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif X 100
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 09. Tersedianya kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 16. Jumlah kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimanfaatkan
Bukti realisasi Kebijakan Kemenparekraf yang berasal dari hasil analisis kebijakan berbasis data dan informasi.
Formula/cara menghitung
Mengidentifikasi Rekomendasi Kebijakan yang telah disusun oleh Deputi Kebijakan Strategis yang kemudian dimanfaatkan menjadi Kebijakan Nasional atau Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif . Contohnya seperti Pembukaan Border
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Deputi Bidang Kebijakan Strategis
Cara pengambilan data Laporan Hasil Ratas Presiden, Kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maupun arahan Menteri / Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Catatan khusus
Pihak yang melakukan
pengukuran Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 17. Jumlah tenaga kerja pariwisata
Bukti realisasi Informasi jumlah tenaga kerja pariwisata yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Formula/cara menghitung
Ambil informasi jumlah tenaga kerja pariwisata yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Cara pengambilan data Mengambil informasi jumlah tenaga kerja pariwisata yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data yang tersedia, tidak membutuhkan penjelasan tambahan Pihak yang melakukan
pengukuran
▪ Badan Pusat Statistik (BPS)
▪ Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 10. Meningkatnya kapabilitas SDM kepariwisataan dan ekonomi kreatif Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 18. Jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif
Bukti realisasi Informasi jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Formula/cara menghitung
Ambil informasi jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Cara pengambilan data Mengambil informasi jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif yang didapat dari hasil olahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas data dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Catatan khusus Indikator ini cukup jelas, dihitung berdasarkan pengolahan atas data yang tersedia, tidak membutuhkan penjelasan tambahan Pihak yang melakukan
pengukuran
▪ Badan Pusat Statistik (BPS)
▪ Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Strategis 19. Jumlah lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata
Bukti realisasi Daftar lulusan perguruan tinggi vokasi dari masing-masing Sekolah Tinggi/Politeknik Pariwisata
Formula/cara menghitung
1. Identifikasi jumlah lulusan STP Bandung (A) 2. Identifikasi jumlah lulusan STP Bali (B)
3. Identifikasi jumlah lulusan Politeknik Pariwisata Medan (C) 4. Identifikasi jumlah lulusan Politeknik Pariwisata Makassar (D) 5. Identifikasi jumlah lulusan Politeknik Pariwisata Palembang (E) 6. Identifikasi jumlah lulusan Politeknik Pariwisata Lombok (F) 7. Hitung dengan rumus: A + B + C + D + E + F
Klasifikasi Target Maximize
Sumber data STP Bandung, STP Bali, Politeknik Pariwisata Medan, Politeknik Pariwisata Makassar, Politeknik Pariwisata Palembang, Politeknik Pariwisata Lombok
Cara pengambilan data Melihat daftar lulusan perguruan tinggi vokasi dari masing-masing Sekolah Tinggi/Politeknik Pariwisata
Catatan khusus
Lulusan sekolah vokasi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimaksud adalah lulusan sekolah vokasi bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang berada dibawah binaan Kementerian Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif.
Pihak yang melakukan
pengukuran Pusat Data dan Sistem informasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
MANUAL INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS
Sasaran Strategis 11. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih Indikator Kinerja Sasaran
Strategis 20. Nilai Reformasi Birokrasi Kemenparekraf
Bukti realisasi ▪ Hasil evaluasi implementasi Reformasi Birokrasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
▪ Hasil Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMP RB) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Formula/cara
menghitung
▪ Identifikasi hasil penilaian RB oleh Kementerian PAN RB
▪ Identifikasi hasil PMP RB oleh Inspektorat Utama Klasifikasi Target Maximize
Sumber data ▪ Kementerian PAN RB
▪ Inspektorat Utama
Cara pengambilan data ▪ Melihat Lembar Hasil Evaluasi (LHE) implementasi Reformasi Birokrasi yang diterbitkan Kementerian PAN RB
▪ Melihat hasil PMP RB Inspektorat Utama
Catatan khusus
▪ Implementasi RB mengacu pada PermenPAN RB Nomor 25 tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2020 – 2024
▪ Evaluasi RB mengacu pada PermenPAN RB Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi
▪ Pengukuran realisasi dapat dilakukan menggunakan PMP RB jika Kementerian PAN RB belum mengeluarkan LHE RB Pihak yang melakukan
pengukuran
▪ Kementerian PAN RB
▪ Inspektorat Utama