• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK. Kata Kunci : Subak, Eksistensi, Sistem Sosial. iii

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ABSTRAK. Kata Kunci : Subak, Eksistensi, Sistem Sosial. iii"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

iii ABSTRAK

Putu Cinthya Wiryani Pudja. Nim. 1205315040. Judul “Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial (Kasus Pada Subak Munggu Tegal Lantang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung)”. Pembimbing I : Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, SP, Msi. Pembimbing II : Ir. Wayan Sudarta, MS.

Subak memiliki peran penting dalam menekan alihfungsi lahan, sehingga eksistensi subak harus dipertahankan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat eksistensi elemen-elemen subak sebagai sistem sosial yang mencakup tujuan, kepercayaan, perasaan atau sentimen, norma, sanksi, kedudukan dan peranan, kekuasaan, jenjang sosial, fasilitas, dan wilayah. Penelitian bertempat di Subak Munggu Tegal Lantang dengan jumlah responden 33 orang. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat eksistensi elemen-elemen subak sebagai sistem sosial tergolong tinggi dengan skor 85,86%. Hal itu dapat dilihat dari sepuluh unsur pendekatan sosiologis. Indikator tujuan sangat tinggi dengan skor 89,70%, kepercayaan sangat tinggi dengan skor 89,70%, perasaan tinggi dengan skor 72,73%, norma sangat tinggi dengan skor 89,09%, sanksi sangat tinggi dengan skor 86,46%, kedudukan dan peranan sangat tinggi dengan skor 90,15%, kekuasaan sangat tinggi dengan skor 84,04%, jenjang sosial sangat tinggi dengan skor 89,29%, fasilitas tinggi dengan skor 77,17%, dan wilayah sangat tinggi dengan skor 90,30%.

Saran yang dianjurkan yaitu diperlukan adanya penguatan beberapa parameter dari indikator yang lemah untuk mempertahankan eksistensi subak, pada norma (awig-awig dan pararem) dirumuskan aturan tertulis yang disepakati oleh seluruh anggota subak untuk menekan alihfungsi lahan, lebih memperhatikan keamanan, perkembangan, serta permasalahan subak.

(2)

iv ABSTRACT

Putu Cinthya Wiryani Pudja. Nim. 1205315040. Title: “The Existence Level of Subak Elements as Social System (Case of Subak Munggu Tegal Lantang, Pererenan Village, Mengwi District, Badung Regency). First Supervisor: Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, SP, Msi. Second Supervisor: Ir. Wayan Sudarta, MS.

Subak has an important role in depressing land conversion, so that the existence of Subak must be maintained. The aim of this research is to find out the existence level of Subak as social system which is consists of aim, belief, feeling or sentiment, norm, sanctions, position and role, power, social ladder, facility, and region. The research is located in Subak Munggu Tegal Lantang with 33 respondents. Method and technique of collecting data used in this research is interview technique and then analyzed by descriptive qualitative analysis.

The result of this research shows the existence level of Subak as social system can be categorized in very high level with score 85,86%. This can be seen from ten sociological approach elements. The indicator of aim is in high level with score 89,70%, Indicator of belief is very high with score 89,70%, feeling is high with score 72,73%, norm is in very high level with score 89,09%, sanctions is in very high level with score 86,46%, position and role is very high with score 90,15%, power is very high with score 84,04%, social ladder is very high with score 89,29%, facility is high with score 77,17%, and region is very high with score 90,30%.

The suggestions that can be suggested are there must be a strengthening in some parameters from weak indicators to maintain the existence of Subak, in norm (awig – awig and pararem) there must be written rules which is agreed by all Subak members to depress land conversion, pay more attention to the safety, development, and Subak matters.

(3)

v

RINGKASAN

Pada dasarnya subak adalah suatu sistem yang bertujuan mengatur tata pengairan sebaik-baiknya berdasarkan azas gotong-royong. Eksistensi subak yang merupakan sebuah sistem dan kini telah mendapat gelar sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia (world heritage) saat ini diusik oleh adanya dinamika pariwisata, kadangkala sektor pariwisata merupakan salah satu penyebab terganggunya keberadaan sistem sosial dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Eksistensi subak dapat bertahan dengan baik apabila keanggotaan subak dapat menjalankan elemen-elemen subak secara keseluruhan. Dalam sudut pandang subak sebagai sebuah sistem sosial, elemen-elemen tersebut harus terus diperhatikan sebagai tombak dalam mempertahankan kelestarian subak.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat eksistensi dari elemen-elemen subak sebagai sistem sosial. Ruang lingkup penelitian ini adalah kajian mengenai elemen sistem sosial berdasarkan pendekatan sosiologis, terdiri dari 10 elemen yaitu tujuan, kepercayaan, perasaan atau sentimen, norma, sanksi, kedudukan dan peranan, kekuasaan, jenjang sosial atau pelapisan sosial, fasilitas, dan wilayah.

Penelitian ini berlokasi di Subak Munggu Tegal Lantang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat eksistensi elemen-elemen subak sebagai sistem sosial termasuk dalam kategori sangat tinggi (85,86%). Hal itu dapat dilihat dari sepuluh unsur elemen-elemen subak berdasarkan pendekatan sosiologis. Indikator tujuan berkategori sangat tinggi dengan skor 89,70%, kepercayaan berkategori sangat tinggi dengan skor 89,70%, perasaan berkategori tinggi dengan skor 72,73%, norma berkategori sangat tinggi dengan skor 89,09%, sanksi berkategori sangat tinggi dengan skor 86,46%, kedudukan dan peranan berkategori sangat tinggi dengan skor 90,15%, kekuasaan berkategori sangat tinggi dengan skor 84,04%, jenjang sosial berkategori sangat tinggi dengan skor

(4)

vi

89,29%, fasilitas berkategori tinggi dengan skor 77,17%, dan wilayah berkategori sangat tinggi dengan skor 90,30%.

Indikator tujuan subak termasuk dalam kategori sangat tinggi (89,70%), dengan parameter, tujuan untuk mempertahankan kelestarian subak dirumuskan secara tertulis/formal, tujuan untuk mempertahankan kelestarian subak diketahui oleh seluruh anggota subak, dan tujuan pribadi anggota subak sejalan dengan tujuan subak dalam mempertahakan kelestarian subak.

Indikator kepercayaan termasuk dalam kategori sangat tinggi (89,70%) dengan parameter yang diukur yaitu bersifat irasional dan bersifat rasional. Pada indikator perasaan termasuk dalam kategori tinggi (72,73%), dengan parameter, anggota subak merasa senasib sebagai petani sawah sehingga tidak berniat untuk menjual lahan sawahnya, anggota subak merasa memiliki kepentingan/tujuan yang sama untuk mempertahankan kelestarian subak, dan anggota subak memiliki kebudayaan dan keyakinan yang sama. Pada indikator norma (awig-awig dan pararem), termasuk dalam kategori sangat tinggi (89,09%), dengan parameter norma (awig-awig) subak untuk mempertahankan eksistensi subak dinyatakan secara tertulis/formal, anggota subak taat pada norma (awig-awig dan pararem) untuk mempertahankan eksistensi subak subak diketahui oleh seluruh anggota subak, pekaseh subak mengingatkan dan menjelaskan norma kepada anggota, dan pada norma tercantum larangan untuk melakukan alih fungsi lahan.

Indikator sanksi termasuk kategori sangat tinggi (86,46%), dengan parameter norma (awig-awig) dilengkapi dengan sanksi yang jelas bagi anggota subak yang melakukan pelanggaran norma, sanksi dipahami dan ditaati oleh seluruh anggota subak, dan pekaseh subak mengawasi dan mengenakan sanksi tegas bagi anggota yang melanggar norma. Pada indikator kedudukan dan peranan termasuk kategori sangat tinggi (90,15%) dengan parameter, anggota subak berperan untuk mempertahankan eksistensi subak sesuai dengan kedudukannya, ada koordinasi dan kerjasama secara internal dan eksternal subak untuk mempertahankan eksistensi subak, anggota subak memiliki keinginan untuk mempertahankan eksistensi subak sesuai dengan kedudukan dan peran yang dijalankan, dan peranan yang dijalankan sesuai dengan status yang dimiliki. Pada indikator kekuasaan termasuk dalam kategori sangat tinggi (84,04%), dengan

(5)

vii

parameter, pemimpin/pimpinan subak mampu menggerakkan anggota subak untuk mempertahankan eksistensi subak, pemimpin/pimpinan subak mampu mengambil keputusan dan kebijakan, dan pemimpin/pimpinan subak mampu mengendalikan anggota subak untuk mempertahankan eksistensi subak.

Indikator jenjang sosial termasuk dalam kategori sangat tinggi (89,29%), dengan parameter, anggota subak memiliki sistem penjenjangan yang jelas, penjenjang yang ada harus sebagai sumber motivasi untuk mencapai kemajuan, dan sistem penjenjangan dipahami oleh anggota subak. Pada indikator fasilitas termasuk kategori tinggi (77,17%) dengan parameter, subak memiliki fasilitas fisik irigasi maupun non fisik irigasi serta kemudahan lain seperti, koperasi tani, subsidi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari pemerintah dan Unit Pelayanan Sarana Produksi Padi (UPS), seluruh anggota subak mampu memanfaatkan fasilitas yang terdapat dalam subak untuk mempertahankan eksistesi subak, dan seluruh anggota subak mampu memelihara fasilitas dengan baik. Pada indikator wilayah termasuk kategori sangat tinggi (90,30%) dengan parameter, subak memiliki wilayah dengan batas-batas yang jelas, subak mampu memanfaatkan wilayah/lahan subak, dan subak mampu mempertahankan dan mengamankan wilayah/lahan subak dari alih fungsi lahan.

Saran yang dianjurkan yaitu diperlukan adanya penguatan beberapa parameter dari indikator yang masih lemah untuk mempertahankan eksistensi subak, pada norma (awig-awig dan pararem) dirumuskan suatu aturan tertulis lebih rinci yang disepakati oleh seluruh anggota subak, lebih memperhatikan keamanan, perkembangan, serta permasalahan yang dialami oleh subak Munggu Tegal Lantang.

(6)

viii

TINGKAT EKSISTENSI ELEMEN-ELEMEN SUBAK SEBAGAI SISTEM

SOSIAL

(Kasus Subak Munggu Tegal Lantang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi,

Kabupaten Badung)

SKRIPSI

Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana

Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Oleh

Putu Cinthya Wiryani Pudja NIM. 1205315040

Menyetujui untuk diujikan,

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, SP., M.Si. Ir. Wayan Sudarta, MS NIP. 19780914 200012 1001 NIP. 19530924 198103 1 001

Mengesahkan,

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, MS. NIP. 19630515 198803 1 001

(7)

ix

TINGKAT EKSISTENSI ELEMEN-ELEMEN SUBAK SEBAGAI SISTEM SOSIAL

(Kasus pada Subak Munggu Tegal Lantang, Desa Pererenan Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung)

Dipersiapkan dan diajukan oleh Putu Cinthya Wiryani Pudja

NIM. 1205315040

Telah diuji dan dinilai oleh Tim Penguji pada tanggal 15 Agustus 2016

Berdasarkan SK Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana

No : 154/UN14.1.23/DL/2016

Tanggal : 15 Agustus 2016

Tim Penguji Skripsi adalah

Ketua : Dr. Ir. Ni Wayan Sri Astiti, M.P

Anggota :

1. I Ketut Surya Diarta, SP.MA

2. Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, Msi

3. Ir. Wayan Sudarta, MS

(8)

x

RIWAYAT HIDUP

Putu Cinthya Wiryani Pudja lahir di Mataram pada

16 Maret 1994. Penulis merupakan anak tunggal yang lahir

dari pasangan Ketut Agus Wirahridaya dengan Made Ayu

Diah Eva Handayani.

Pendidikan penulis dimulai dari TK Santo Yoseph (1999 s.d

2000). Pendidikan dasar ditempuh di SDK Santo Yoseph 2 (2000 s.d 2006).

Pendidikan menengah pertama dilanjutkan di SMP Negeri 2 Denpasar (2006 s.d

2009). Pendidikan menengah atas ditempuh di SMAN 3 Denpasar (2009 s.d

2012). Penulis melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN)

tahun 2012, diterima di Program Studi Agribisnis, Jurusan Pengembangan

Masyarakat, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.

Selama masa kuliah, penulis aktif mengikuti berbagai kegiatan yang

berlangsung baik ditingkat Fakultas maupun Universitas. Tingkat fakultas penulis

dipercaya sebagai sekretaris bidang III (kreasi minat, dan bakat) fungsionaris

Himpunan Mahasiswa Agribisnis Periode 2013/2014 dan menjadi anggota komisi

III fungsionaris Badan Perwakilan Mahasiswa periode 2014/2015. Penulis juga

aktif mengikuti berbagai kegiatan di fakultas, penulis menjadi koordinator bina

desa simantri takmung, koordinator 3D kegiatan student day 2013-2014,

koordinator penggalian dana gelar ekspresi mahasiswa agribisnis 2014, anggota

keamanan bazaar HIMAGRI 2014, koordinator 3D kegiatan Agriculture Music 1

tahun 2014, koordinator 3D musma 2014, dan, koordinator 3D expo 2015. Di

tingkat universitas penulis dipercaya menjadi koordinator pertandingan cabang

(9)

xi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan

Rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul

“Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial (Kasus Pada Subak Munggu Tegal Lantang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung)” ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tanpa adanya bantuan dari berbagai

pihak, skripsi ini tidak dapat tersusun. Oleh karena itu penulis sampaikan rasa

terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak tersebut sebagai berikut.

1. Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas

Udayana yang telah memberikan kemudahan dan dukungan kepada penulis

dalam menyelesaikan skripsi ini.

2. Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si selaku Ketua Program Studi

Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana atas segala dukungan

dan bimbingan yang diberikan kepada penulis dalam menyelesaikan

penelitian ini.

3. Dr. Ir. Gede Setiawan Adi Putra, SP, M.Si selaku Dosen Pengajar sekaligus

sebagai Dosen Pembimbing I yang telah sabar dan membantu mengarahkan,

memberikan masukan, menyumbangkan tenaga, waktu serta pikiran demi

terselesaikannya skripsi ini.

4. Ir. I Wayan Sudarta, MS. selaku Dosen Pengajar sekaligus sebagai Dosen

Pembimbing II yang telah sabar dan membantu mengarahkan, memberikan

masukan, menyumbangkan tenaga, waktu serta pikiran demi

(10)

xii

5. Dr. Ir. Ni Wayan Sri Astiti, MP selaku Pembimbing Akademik yang telah

memberikan semangat, perhatian dan masukan selama masa kuliah dan

dalam menyelesaikan penelitian ini.

6. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana yang telah

mendidik dan mengajar penulis selama mengikuti perkuliahan.

7. Bapak dan Ibu Pegawai Administrasi Fakultas Pertanian Universitas

Udayana yang telah membantu dalam memenuhi kelengkapan administrasi.

8. Bapak I Nyoman Karsa selaku Pekaseh subak Munggu Tegal Lantang yang

telah memberikan izin, dan membantu penulis dalam pengumpulan data

penelitian.

9. Keluarga yaitu besar yaitu kedua orangtua, Mama (Made Ayu Diah Eva

Handayani), Papa (Ketut Agus Wirahridaya) tante (Putu Ayu Dienna

Noviana dan Dewi Sinta), ketiga adik sepupu (Putu Krisna Bayu Aditya,

Made Mahayana Agastia, Dewa Ayu Nathania Maharani), ninik (Endang

Widyastuti), kakiang (alm.Ketut Putra Wardana), (alm.Galieh Aditya

Permana), ninik (alm.Nyoman Rai Sukerti dan Made Rai Rasni), dan

orang-orang terkasih yang selalu memberikan motivasi, arahan serta Doa yang

tiada hentinya kepada penulis.

10. Sahabat terdekat A.A.A Istri Priyatna, Catherine Sinaga, Krisna Damayanti,

Metri Widyapuri, Ade Kusuma, Desak Trisna, Tagita Semara, Indah Selvia,

Sri, Mega Mayanti, Angelica, PM 12, Pengurus HIMAGRI dan BPM,

Poyokers Crew, FBD, MATCH 52&53, Wild Basketball, Global Basketball,

Nusa Indah Basketball, orang terkasih (alm.Nyoman Septiana), dan micky

(11)

xiii

angkatan 2012 yang tidak bisa disebutkan satu persatu serta teman-teman di

luar Fakultas Pertanian Universitas Udayana, terima kasih atas semua

bantuannya.

Karya manusia tidak ada yang sempurna, hanya saja manusia selalu

berkeinginan memberikan yang terbaik, begitu halnya juga dengan skripsi ini

penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi

ini, sehingga segala saran dan kritik penulis terima. Harapan penulis semoga

skripsi ini dapat bermanfaat untuk semua pihak.

Denpasar, 15 Agustus 2016

(12)

xiv DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL DALAM ... i

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA SKRIPSI ... ii

ABSTRAK ... iii

ABSTRACT ... iv

RINGKASAN ... v

HALAMAN PERSETUJUAN ... viii

TIM PENGUJI ... xi

RIWAYAT HIDUP ... x

KATA PENGANTAR ... xi

DAFTAR ISI ... xiv

DAFTAR TABEL ... xviii

DAFTAR GAMBAR ... xix

DAFTAR LAMPIRAN ... xx

I. PENDAHULUAN ... 1

1.1Latar Belakang Masalah ... 1

1.2Rumusan Masalah ... 6

1.3Tujuan Penelitian ... 6

1.4Manfaat Penelitian ... 6

1.5Ruang Lingkup Penelitian ... 7

II. TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1 Subak ... 8

2.1.1 Pengertian Subak ... 8

2.1.1 Tri Hitta Karana Sebagai Landasan Subak ... 9

2.2 Definisi Eksistensi ... 12

2.3 Sistem Sosial ... 13

2.3.1 Pengertian Sistem Sosial ... 12

2.3.2 Elemen-Elemen Sistem Sosial ... 14

2.4 Pendekatan Sosiologis ... 22

(13)

xv

2.6 Kerangka Pemikiran ... 25

III. METODE PENELITIAN ... 27

3.1Lokasi dan Waktu ... 27

3.2Data dan Metode Pengumpulan Data ... 28

3.2.1 Jenis data ... 28

3.2.2 Sumber data ... 28

3.2.3 Metode Pengumpulan Data ... 29

3.3Populasi dan Responden ... 29

3.4Variabel, Indikator, Parameter dan Skala Pengukuran Variabel... 31

3.5Batasan Operasional Variabel ... 33

3.6Uji Validitas dan Reabilitas ... 34

3.7Analisis Data ... 37

IV. GAMBARAN UMUM SUBAK ... 39

4.1Gambaran Umum Subak Munggu Tegal Lantang ... 39

4.1.1 Letak Geografis dan Topografis... 39

4.1.2 Struktur Organisasi Subak ... 40

4.2Implementasi Tri Hitta Karana ... 43

4.2.1 Komponen Parahyangan ... 43

4.2.2 Komponen Pawongan ... 44

4.2.3 Komponen Palemahan ... 45

V. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 48

5.1Karakteristik Responden ... 48

5.1.1 Jenis Kelamin dan Umur ... 48

5.1.2 Pendidikan ... 49

5.1.3 Pekerjaan ... 51

5.1.4 Luas Lahan ... 52

5.1.5 Alat Pertanian ... 53

5.1.6 Jumlah Anggota Rumah Tangga ... 54

5.2Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial ... 55

5.2.1Tujuan Subak ... 56

5.2.2Kepercayaan Subak ... 58

(14)

xvi

5.2.4Norma Subak ... 62

5.2.5Sanksi Subak ... 64

5.2.6Kedudukan dan Peranan ... 66

5.2.7Kekuasaan ... 69

5.2.8Jenjang Sosial ... 72

5.2.9Fasilitas Subak ... 73

5.2.10 Wilayah Subak ... 76

VI. SIMPULAN DAN SARAN ... 78

6.1Simpulan ... 78

6.2Saran ... 78

DAFTAR PUSTAKA ... 80

(15)

xvii

DAFTAR TABEL

Nomor Teks Halaman

1 Responden dari Masing-Masing Munduk di Subak

Munggu Tegal Lantang……….…... 31 2 Variabel, Indikator, Parameter, dan Pengukuran Elemen Subak

Munggu Tegal Lantang Desa Pererenan Kecamatan Mengwi

Kabupaten Badung... 31 3 Reliability Statistic... 36 4 Kategori Elemen-Elemen Subak... 38 5 Luas Lahan Munduk dan Jumlah Anggota Munduk………….. 39 6 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Umur………… 49 7 Karakteristik Responden Berdasarkan

Tingkat Pendidikan... 50 8 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan………...…… 51 9 Karakteristik Responden Berdasarkan Penguasaan

Lahan………..…. 52

10 Alat Pertanian……….. 53

11 Jumlah Anggota Rumah Tangga………. 54 12 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai

Sistem Sosial………... 55

13 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial Berdasarkan Parameter Tujuan di Subak Munggu Tegal

Lantang Tahun 2016………... 56 14 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Kepercayaan di Subak Munggu

Tegal Lantang Tahun 2016………. 58 15 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Perasaan di Subak Munggu

Tegal Lantang Tahun 2016………. 60 16 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Norma di Subak Munggu Tegal

(16)

xviii

17 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial Berdasarkan Parameter Sanksi di Subak Munggu Tegal

Lantang Tahun 2016... 64 18 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Kedudukan dan Peranan di

Subak Munggu Tegal Lantang……… 67 19 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Kekuasaan di Subak Munggu

Tegal Lantang……….… 69

20 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem Sosial Berdasarkan Parameter Jenjang Sosial di Subak

Munggu Tegal Lantang Tahun 2016……….. 72 21 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Fasilitas di Subak Munggu

Tegal Lantang Tahun 2016………. 74 22 Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen Subak Sebagai Sistem

Sosial Berdasarkan Parameter Wilayah di Subak Munggu

(17)

xix

DAFTAR GAMBAR

Nomor Teks Halaman

1 Kerangka Pemikiran Tingkat Eksistensi Elemen-Elemen

Subak Sebagai Sistem Sosial... 26 2 Struktur Organisasi Subak Munggu Tegal

(18)

xx

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Teks Halaman

1 Kuesioner Penelitian... 82

2 Karakteristik Responden... 90

3 Hasil Rekapitulasi Data... 92

4 Validitas dan Reliabilitas... 98

Referensi

Dokumen terkait