• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKT ASISTEN ADMINISTRASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SKT ASISTEN ADMINISTRASI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAHAN PERUMUSAN STANDAR KOMPETENSI TEKNIS INFORMASI UNIT ORGANISASI

A. Nama Unit : Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah

B. Tugas Pokok dan Fungsi

Tugas Pokok: Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 59 Tahun 2008, Asisten Administrasi mengkoordinasikan perumusan kebijakan daerah, penyelenggaraan tugas, pembinaan dan fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, dan umum.

1. Sedangkan fungsi Asisten Administrasi adalah:

a. Pengkoordinasian perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, dan umum;

b. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masya-rakat, dan umum;

c. Pengkoordinasian pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, dan umum;

d. Pengkoordinasian pelaksanaan dan pelayanan administrasi dan teknis di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, dan umum;

e. Pengkoordinasian pemantauan, evaluasi dan pelaporan kebijakan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, dan umum;

(2)

C. Peta Jabatan

ASISTEN ADMINISTRASI

Kepala Biro Organisasi

dan Kepegawaian Kepala BiroKeuangan

Kepala Biro Hubungan

Masyarakat Kepala Biro Umum

D. Fungsi-Fungsi Jabatan

1. Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian

a) perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian;

b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah di bidang organisasi dan kepegawaian;

c) pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian;

d) pelaksanaan dan pelayanan administrasi dan teknis bidang kelembagaan, kinerja aparatur pemerintahan daerah, ketatalaksanaan, dan kepegawaian;

e) pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang organisasi dan kepegawaian;

f) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Asisten Administrasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2. Kepala Biro Keuangan

a) perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang keuangan; b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang keuangan;

c) pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang keuangan;

d) pelaksanaan dan pelayanan administrasi dan teknis di bidang anggaran, perbendaharaan, pengelolaan kas daerah, akuntasi, dan evaluasi dan pengendalian APBD kabupaten/kota;

e) pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemeintahan daerah di bidang keuangan;

f) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Asisten Administrasi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3. Kepala Hubungan Masyarakat

a) perumusan bahan kebijakan pemerintahan daerah di bidang hubungan masyarakat;

b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah di bidang hubungan masyarakat;

c) pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang hubungan masyarakat;

d) pelaksanaan dan pelayanan administrasi dan teknis bidang publikasi, pengelolaan informasi, analisis media dan informasi;

e) pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang hubungan masyarakat;

(3)

4. Kepala Biro Umum

a) perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang umum;

b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah di bidang umum;

c) pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang umum; sesuai tugas pokok dan fungsinya.

5. Kepala Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah;

b) penyiapan bahan pengkoordinasian, pelaksanaan tugas perangkat daerah, pembinaan dan fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan dibidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan;

c) penyiapan bahan pengkoordinasian pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan dekonsentarsi lingkup provinsi dan kabupaten dan kota, pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang didekonsentrasikan, pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang ditugaspembantuankan oleh pemerintah

d) Penyiapan bahan koordinasi, fasilitasi, pembinaan dan pengawasan urusan pemerintahan yang ditugaspembantuankan kepada kabupaten/kota/desa

6. Kepala Sub Bagian Pemerintahan Umum

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah

b) penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah

c) penyiapan bahan pembinaan dan fasilitasi, pemantauan

d) penyiapan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di bidang pemerintahan umum

7. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro

a) penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan Biro secara terpadu

b) Penyusunan laporan lingkup biro

c) pelayanan administrasi ketatausahaan biro dan pengelolaan sistem informasi

d) pengelolaan rumah tangga biro

8. Kepala Sub Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Dan Kelurahan a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah

c) pembinaan dan fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang administrasi pemerintahan desa dan kelurahan

(4)

penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa dan kelurahan skala provinsi,

e) penyusunan database penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa dan kelurahan skala provinsi,

f) Pengkoordinasian, fasilitasi, pembinaan, pengawasan, supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pembentukan, pemekaran, penggabungan dan penghapusan desa dan kelurahan skala provinsi,

g) Penyusunan bahan penetapan pedoman peran badan perwakilan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pembinaan, pengawasan, supervisi, fasilitasi, monitoring, evaluasi dan pelaporan peran badan perwakilan desa dan kelurahan skala provinsi

9. Kepala Sub Bagian Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Desa Dan Kelurahan

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah

c) Penyiapan bahan pembinaan dan fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang pengembangan kapasitas pemerintahan desa dan kelurahan;

d) Penyusunan bahan penetapan pedoman, koordinasi, fasilitasi, pembinaan, pengawasan, supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan pengelolaan keuangan dan aset desa dan kelurahan skala provinsi,

e) Penyusunan bahan penetapan pedoman, koordinasi, fasilitasi, pembinaan, pengawasan, supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan pengembangan kapasitas pemerintahan desa dan kelurahan skala provinsi

10. Kepala Sub Kependudukan Dan Catatan Sipil

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah b) pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah

c) pembinaan dan fasilitasi

d) serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan catatan sipil

11. Kepala Sub Bagian Fasilitasi Pertanahan.

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang fasilitasi pertanahan.

b) Penyiapan bahan koordinasi pelaksanaan tugas perangkat daerah pembinaan dan fasilitasi pertanahan

c) penyiapan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang fasilitasi pertanahan

12. Kepala Sub Bagian Ketenteraman Dan Ketertiban

a) Penyusunan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban.

b) Pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban

(5)

d) Penyusunan bahan perumusan penetapan kebijakan provinsi dengan merujuk kebijakan nasional dalam bidang ketertiban umum dan ketenteraman serta perlindungan masyarakat

e) Penyusunan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang ketenteraman dan ketertiban dan perlindungan masyarakat

13. Kepala Sub Bagian Analisis Pengembangan Wilayah

a) Penyusunan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah. b) Penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan tugas perangkat daerah c) Penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi serta pemantauan dan

evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang analisis pengembangan wilayah

d) Penyusunan bahan penetapan kebijakan provinsi mengacu pada kebijakan nasional mengenai toponimi dan pemetaan wilayah provinsi

e) penyelenggaraan pengawasan, monitoring dan evaluasi penataan daerah dalam wilayah provinsi

14. Kepala Sub Bagian Penataan Wilayah

a) Penyusunan bahan perumusan kebijakan pemerintahan daerah b) Penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan tugas perangkat daerah

melalui pembinaan dan fasilitasi serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah di bidang penataan wilayah

c) Penyusunan bahan engelolaan toponimi dan pemetaan skala provinsi, dukungan pelaksanaan penegasan perbatasan provinsi dan kabupaten/kota di wilayah provinsi, inventarisasi perubahan luas wilayah provinsi yang diakibatkan oleh alam antara lain delta dan abrasi, pemetaan wilayah sesuai peruntukannya, pelaksanaan kebijakan perubahan batas, nama dan/atau pemindahan ibukota provinsi dan/atau kabupaten;

d) Penyusunan bahan pengusulan, pelaksanaan kebijakan pembentukan, penghapusan dan penggabungan daerah, pengusulan dan pelaksanaan perubahan batas provinsi,

15. Kepala Sub Bagian Akuntansi Bidang Ekonomi Dan Pembangunan a) penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis akuntansi keungan

pemerintahan daerah

b) koordinasi, pembinaan, fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang akuntansi Ekonomi Dan Pembangunan

c) pencatatan pembukuan akuntansi pelaksanaan APBD bidang Ekonomi Dan Pembangunan

d) penyiapan bahan penyusunan dan pengembangan sistem dan prosedur akuntansi serta kebijakan akuntansi bidang Ekonomi Dan Pembangunan.

e) penyiapan nota keuangan, penyiapan rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bidang bidang Ekonomi Dan Pembangunan.

(6)

a) penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis akuntansi keungan pemerintahan daerah

b) koordinasi, pembinaan, fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang Pendidikan Dan Kesejahteraan Rakyat

c) pencatatan pembukuan akuntansi pelaksanaan APBD bidang Pendidikan Dan Kesejahteraan Rakyat

d) penyiapan bahan penyusunan dan pengembangan sistem dan prosedur akuntansi serta kebijakan akuntansi bidang Pendidikan Dan Kesejahteraan Rakyat

e) penyiapan nota keuangan, penyiapan rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bidang bidang Pendidikan Dan Kesejahteraan

Rakyat.

17. Kepala Sub Bagian Evaluasi Dan Pengendalian APBD kabupaten/kota Wilayah Timur

a) perumusan kebijakan teknis pembinaan dan fasilitasi, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan serta pengendalian APBD Kabupaten/Kota Wilayah Timur.

b) penyiapan bahan penetapan evaluasi APBD dan perubahan APBD kabupaten/kota

c) evaluasi Raperda tentang APBD dan perubahan APBD kabupaten/kota

d) evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten/kota e) penyiapan bahan penetapan kebijakan keuangan dan

pertanggungjawaban pelaksanaan pendanaan urusan pemerintahan yang menjadi tanggung jawab bersama (urusan concuren)

f) fasilitasi penyusunan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten/kota

g) fasilitasi perencanaan penganggaran daerah kabupaten/kota h) monitoring serta evaluasi penggunaan DAU kabupaten/kota

i) pembinaan dan pengawasan pinjaman dan obligasi daerah serta BLU kabupaten/kota wilayah timur.

18. Kepala Sub Bagian Evaluasi Dan Pengendalian APBD kabupaten/kota Wilayah Barat

a) perumusan kebijakan teknis pembinaan dan fasilitasi, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan serta pengendalian APBD Kabupaten/Kota Wilayah Barat.

b) penyiapan bahan penetapan evaluasi APBD dan perubahan APBD kabupaten/kota

c) evaluasi Raperda tentang APBD dan perubahan APBD kabupaten/kota

d) evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten/kota e) penyiapan bahan penetapan kebijakan keuangan dan

pertanggungjawaban pelaksanaan pendanaan urusan pemerintahan yang menjadi tanggung jawab bersama (urusan

concuren)

f) fasilitasi penyusunan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten/kota

g) fasilitasi perencanaan penganggaran daerah kabupaten/kota h) monitoring serta evaluasi penggunaan DAU kabupaten/kota

i) pembinaan dan pengawasan pinjaman dan obligasi daerah serta BLU kabupaten/kota wilayah Barat.

19. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro

a) penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan Biro secara terpadu

(7)

c) pelayanan administrasi ketatausahaan biro dan pengelolaan sistem informasi

(8)

1

STANDAR KOMPETENSI TEKNIS BIRO KEUANGAN SETDA PROVINSI JAWA TENGAH

(9)
(10)
(11)

1

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

STANDAR

KOMPETENSI TEKNIS

SEKRETARIAT DAERAH

PROVINSI JAWA TENGAH

(12)

10. BIRO TATA PEMERINTAHAN

DAFTAR UNIT KOMPETENSI

No Judul Unit Kompetensi Kode

1. Mengendalikan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi SET.ROKU.KKNI8.01.01

2. Mengarahkan pelaksanaan fasilitasi dan pembinaan penyusunan kebijakan teknis

pengelolaan keuangan Daerah Kab/Kota SET.ROKU.KKNI8.02.01 3. Mengarahkan Penyusunan SPJ Keuangan Setda Prov Jateng SET.ROKU.KKNI8.03.01

4. Mengarahkan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi SET.ROKU.KKNI8.04.01

5. ... SET.ROKU.KKNI7.05.01

6. ... SET.ROKU.KKNI7.06.01

7. ... SET.ROKU.KKNI7.07.01

8. Mengarahkan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi SET.ROKU.KKNI7.08.01

9. Menyelenggarakan fasilitasi dan pembinaan penyusunan kebijakan teknis pengelolaan

keuangan Daerah Kab/Kota SET.ROKU.KKNI7.09.01

10. Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD rutin bidang pemerintahan, ekonomi dan

pembangunan dan Kemasyarakatan SET.ROKU.KKNI7.10.01

11. Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD perubahan bidang pemerintahan, ekonomi dan

pembangunan dan Kemasyarakatan SET.ROKU.KKNI7.11.01

12. Menyelenggarakan penyusunan Pergub tentang pengelolaan keuangan daerah SET.ROKU.KKNI7.12.01

13. Mengarahkan pelaksanaan penyusunan penatausahaan keuangan daerah SET.ROKU.KKNI....13.01

14. Mengarahkan pelaksanaan pengelolaan Sistem Manajemen Pengelolaan Keuangan Daerah

(SIPKD) SET.ROKU.KKNI...14.01

15. Mengarahkan pelaksanaan Verifikasi SPJ Keuangan SKPD Pemprov Jateng Dst...

16. Merumuskan penyusunan SPJ Keuangan Setda Prov Jateng

17. Mengarahkan pelaksanaan fasilitasi pengelolaan anggaran SKPD Provinsi Jawa Tengah

18. Menyelenggarakan Evaluasi Raperda APBD, Pertanggungjawaban dan Perub APBD Kab/Kota

19. Menyusun rumusan laporan Triwulan dan laporan Tahunan pelaksanaan APBD

(13)

URAIAN UNIT KOMPETENSI

1. Mengarahkan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi

NO KOMPONEN KOMPETENSI PENJELASAN

1 2 3

1 Kode Unit Kompetensi SET.ROKU.KKNI7.08.01

2 Judul Kompetensi Mengarahkan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi

3 Uraian Unit Kompetensi Unit Kompetensi ini mengidentifikasi pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku yang diperlukan dalam merumuskan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi Jawa Tengah 4 Ruang Lingkup Digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan yang

terkait dengan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah tingkat provinsi

5 Panduan penilaian 1. Pengetahuah: Menguasai teori perencanaan Keuangan, Penatausahaan keuangan, pertanggungjawaban keuangan dan pengelolaan SIPKD

2. Ketrampilan: Mengoperasikan computer, Sistem Akutansi Keuangan

3. Kondisi Pengujian: Wawancara, paparan dan pengamatan praktek memimpin

6 Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja

1. Mengkaji regulasi yang

telah ditetapkan 1. Dokumen peraturan pengelolaan keuangandibaca

2. Permasalahan yang kurang relevan dicatat 2. Mengkaji arah dan

kebijakan kepala daerah 1.2. Arah kebijakan pimpinan dipelajariArah kebijakan pimpinan disimpulkan

3. Arah kebijakan pimpinan disosialisasikan pada staf

2. Mengonsep Kerangka program kebijakan pengelolaan keuangan daerah

1. Bahan rapat dengan inmstansi terkait dikonesep 2. Rapat koordinasi diselenggarakan

3. Laporan hasil rapat disusun 4. Mengonsep Perda/Pergub

tentang kebijakan keuangan daerah

1. Dratf Perda/Pergub dikonsep

2. Rapat koordinasi diselenggarakan

3. Net konsep Perda/Pergub dikoordinasikan

(14)

3. Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD rutin bidang pemerintahan, ekonomi dan pembangunan dan Kemasyarakatan

NO KOMPONEN KOMPETENSI PENJELASAN

1 2 3

1 Kode Unit Kompetensi SET.ROKU.KKNI7.10.01

2 Judul Kompetensi Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD rutin 3 Uraian Unit Kompetensi Unit Kompetensi ini mengidentifikasi pengetahuan,

ketrampilan, sikap dan perilaku yang diperlukan dalam merumuskan kebijakan Teknis dan pengelolaan anggaran APBD rutin Provinsi Jawa Tengah

4 Ruang Lingkup Digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan yang terkait dengan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan Anggaran APBD tingkat provinsi

5 Panduan penilaian 1. Pengetahuah: Menguasai teori perencanaan Keuangan, pertanggungjawaban keuangan dan pengelolaan SIPKD

2. Ketrampilan: Mengoperasikan computer, Perhitungan APBD

3. Kondisi Pengujian: Wawancara, paparan dan pengamatan praktek memimpin

6 Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja

1. Mengkaji APBD dan Lap

Keuangan Th sebelumnya 1. Dokumen APBD Th Lalu dan Lap keuangan dibaca 2. Permasalahan yang kurang relevan dicatat

2. Mengkaji arah dan

kebijakan kepala daerah 1.2. Arah kebijakan pimpinan dipelajariArah kebijakan pimpinan disimpulkan

3. Arah kebijakan pimpinan disosialisasikan pada staf

2. Rapat koordinasi diselenggarakan

3. Saran masukan dari pemangku kepentingan disimpulkan

4. Laporan hasil rapat disusun 4. Mengonsep Kerangka

program kebijakan APBD Tahun berjalan

1. Visi misi dan arah kebijakan pimpinan dikaji

2. Hasil kajian dan hasil rapat koordinasi dipadukan

3. Kerangka program kebijakan APBD dikonsep 5. Mengonsep Perda/Pergub

tentang kebijakan keuangan daerah

1. Dratf Perda/Pergub dikonsep

2. Rapat koordinasi diselenggarakan

3. Net konsep Perda/Pergub dikoordinasikan

Ditetapkan tanggal, 6 Juni 2016

(15)

Formasi Jabatan

(16)

1

KUALIFIKASI KOMPETENSI TEKNIS

N

o Nama Jabatan

Syarat Kompetensi syarat lainnya

Umum Inti Pilihan Pendidikan Pelatihan Pengalaman

1 2 3 4 5 6 7 8

Anggaran Mengarahkan perumusan kebijakan Teknis tentang pengelolaan keuangan daerah Provinsi

Mengkoordinasi Menyelenggarakan fasilitasi dan pembinaan penyusunan

kebijakan teknis pengelolaan keuangan Daerah Kab/Kota Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD rutin bidang pemerintahan, ekonomi dan pembangunan dan Kemasyarakatan

Menyelenggarakan penyusunan Perda APBD Perubahan bidang pemerintahan, ekonomi dan pembangunan dan Kemasyarakatan

Menyelenggarakan penyusunan Pergub tentang pengelolaan keuangan daerah

Mengarahkan pelaksanaan penyusunan penatausahaan keuangan daerah

Mengarahkan pelaksanaan pengelolaan Sistem Manajemen Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD)

Mengarahkan pelaksanaan Verifikasi SPJ Keuangan SKPD Pemprov Jateng

Merumuskan penyusunan SPJ Keuangan Setda Prov Jateng

(17)

Referensi

Dokumen terkait

Diagram Konteks menjelaskan aliran data masuk dan data keluar pada sistem terebut, diagram konteks yang berjalan (pemotongan PPh pasal 21) pada Badan Narkotika

2019 LPIDB UMS 5-10 APRIL 2021 di web http://lpidb.ums.ac.id/ Mahasiswa S1 baik reguler maupun internasional termasuk mahasiswa prodi pendidikan bahasa Inggris

Kawasan yang berkembang pada masa penyebaran agama Islam di Kota Kudus adalah sepanjang Jalan Menara dan Jalan Kyai Telingsing (Kampung Sunggingan) dan Kampung

Tiap kelompok melakukan praktikum yang berbeda, Tugas pendahuluan diberikan untuk dikerjakan dalam waktu 1 minggu pada tiap mahasiswa dan harus dikumpulkan

UMKM ikan asin di Puger rata-rata memilki pangsa pasar monopolistik, hal ini sesuai dengan teori dimana derajat kekuatan pasar tidak terjadi jika terdapat

Dan faktor-faktor yang mempengaruhi Persepsi Guru Tentang Kepribadian Kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Pekanbaru yaitu faktor eksternal: lingkungan, faktor internal:

Mulailah membuka bisnis kecil‐kecilan dengan jadi pemasok maupun agen resmi dari Cv.Surga Bisnis ﴾Surga Pewangi Laundry﴿.. BERIKUT INI PANGSA PASAR  PRODUK