• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH TEPIAN SUNGAI KECAMATAN KOLAKA, SULAWESI TENGGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KARAKTERISTIK LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH TEPIAN SUNGAI KECAMATAN KOLAKA, SULAWESI TENGGARA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Kondisi tanggul pada bibir sungai sebelum dilakukan perbaikan  6.  Tinjauan terhadap Kependudukan
Gambar 3. Kondisi rumah warga yang sangat sederhana dan berkesan darurat  b. Tingkat Kepadatan Bangunan
Gambar 4. Penduduk memanfaatkan air sungai untuk      mencuci pakaian sebagai pengganti air bersih dari PAM  b

Referensi

Dokumen terkait

Pemenuhan air bersih di kelurahan Kampung Baru dapat dikatakan tidak memadai karena jumlah debit air bersih yang tidak merata ke semua permukiman warga dan masih

1) Pada permukiman kumuh ringan, keberadaan kegiatan ekonomi yang berada disekitarnya turut mempengaruhi karakter yang dimiliki oleh permukiman tersebut,seperti misalnya dalam

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik permukiman kumuh di bantaran Sungai Krueng Daroy melalui identifikasi terhadap pola perkembangan spasial kawasan

Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab permukiman kumuh di Kelurahan Buloa dikarenakan kondisi hunian tidak memenuhi standar kesehatan, berkembangnya hunian

Karakteristik permukiman kumuh tepian sungai yang dapat dilihat aspek fisik yaitu: fungsi bangunan hunian terbagi menjadi rumah tinggal, rumah dagang dan rumah

1) Pada permukiman kumuh ringan, keberadaan kegiatan ekonomi yang berada disekitarnya turut mempengaruhi karakter yang dimiliki oleh permukiman tersebut,seperti misalnya dalam

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kawasan permukiman kumuh, mempelajari karakteristik permukiman kumuh, mengetahui faktor penciri yang menentukan

Bentuk Infrastruktur Dasar Permukiman dan Rumah Terpilih Kelurahan Bentuk Infrastruktur / Rumah Terpilih Air Minum Air Limbah Persampahan Rumah Tamansari Kumuh Berat Inkonsistensi