• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III MEKANISME PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA PADA PENGGUNA BIRO PERJALANAN UMRAH YANG MENGAPLIKASIKAN METODE PEMASARAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III MEKANISME PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA PADA PENGGUNA BIRO PERJALANAN UMRAH YANG MENGAPLIKASIKAN METODE PEMASARAAN"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi bentuk perlindungan hukum yang sebagaimana seharusnya diatur dalam Pasal 7- 8 UUPK terhadap konsumen pengguna

Pertanggung jawaban pelaku usaha sudah diatur dalam Pasal 7 huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau yang disebut dengan

Penegasan keterlibatan LPKSM dalam menyelesaikan sengketa konsumen selanjutnya termuat dalam Pasal 46 Ayat (1) dan Pasal 46 Ayat (1) Huruf C UUPK, bahwa “Gugatan atas

Pertanggung jawaban pelaku usaha sudah diatur dalam Pasal 7 huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau yang disebut dengan

Sesuai dengan yang diatur dalam UUPK, bahwa tiap konsumen memiliki hak dan kewajiban tersendiri, sehingga penting untuk melakukan kewajibannya membaca dan memeriksa dengan

Setiap pengguna jasa telekomunikasi sebagai konsumen yang merasa dirugikan dan hak-haknya telah dilanggar dan tidak melakukan tanggung jawab atas kerugian

Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) sebagai dasar hukum yang memberikan jaminan kepastian hukum untuk para konsumen, telah menyatakan bahwa pelaku usaha memiliki hak

Seperti diketahui pasal 8 uu perlindungan konsumen menentukan sembilan hak konsumen, pasal 5 UUPK tentang Kewajibannya, Hambatan Dalam Penyelesaian Sengketa Perlindungan Hukum Bagi