SIDANG TUGAS AKHIR
SIDANG TUGAS AKHIR
Studi Eksperinental Karakteristik
Getaran dan Tekanan Ruang
Silinder pada Kompresor Torak:
Efek Perubahan Profil
Valve Seat
pada Sisi Buang
Dosen Pembimbing
Ir. Suwarmin, P.E.
Dosen Pembimbing
Ir. Suwarmin, P.E.
Jurusan Teknik Mesin
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Jurusan Teknik Mesin
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Oleh
Mahmud Alghifari Syamlan
2105100154
Oleh
Mahmud Alghifari Syamlan
Pendahuluan
Pendahuluan
BAB I
BAB I
Latar belakang
Latar belakang
1. Konsumsi daya oleh kompresor torak di seluruh dunia mendekati tiga kali lipat konsumsi daya kompresor sentrifugal.
2. Biaya perawatan untuk kompresor torak adalah tiga setengah kali biaya perawatan untuk
kompresor sentrifugal.
3. Pengeluaran utama pada penggunaan kompresor adalah perawatan dan kegiatan operasional untuk perbaikan valve dan downtime yang terkait.
4. Kegagalan valve adalah penyebab utama
shutdown tak terjadwal pada kompresor torak, 36% dari penyebab lainnya.
5. Efisiensi kompresor sangat bergantung pada proses buka-tutup valve.
Perumusan Masalah
Perumusan Masalah
1. Titik berat penelitian adalah pengaruh geometri
valve seat sisi buang terhadap karakteristik pola getaran dan tekanan pada ruang silinder pada kompresor torak single stage, single-acting.
2. Geometri valve seat yang berbeda akan
memberikan karakteristik pola getaran dan tekanan ruang silinder yang berbeda.
3. Tekanan silinder digunakan sebagai indikator performa kompresor.
4. Pola getaran digunakan untuk memperkirakan proses buka-tutup valve.
5. Geometri valve seat normal dijadikan baseline
untuk perbandingan dengan variasi geometri
Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian
1. Mengetahui karakteristik pola getaran buka-tutup valve dan tekanan ruang silinder jika terdapat perubahan geometri valve seat, pada sisi buang untuk profil valve seat A, B, dan C.
2. Mengetahui pengaruh variasi beban terhadap
karakteristik pola getaran penutupan valve dan tekanan ruang silinder, pada valve seat normal dan tiga variasi valve seat lainnya.
3. Komparasi karakteristik pola getaran buka-tutupalve dan tekanan ruang silinder antara valve seat normal, profil A, B, dan C.
4. Menghasilkan referensi bagi analis yang
berkepentingan untuk mengetahui karakteristik operasi kompresor torak, jika terjadi perubahan pada
komponen valve seat.
5. Pembelajaran aplikasi analisis getaran untuk condition monitoring bagi peneliti.
Batasan Masalah
Batasan Masalah
1. Jenis kompresor torak yang digunakan adalah
single stage, single-acting dengan valve hisap dan buang berbentuk plat datar dan udara sebagai
fluida kerja.
2. Parameter analisis adalah pola getaran buka-tutup yang diukur pada cylinder head dan
tekanan ruang silinder.
3. Variasi yang diinvestigasi adalah perubahan geometri profil valve seat, pada sisi tekan.
4. Percobaan dilakukan untuk tekanan kerja yang berbeda-beda, dari 1 s/d 7 bar.
5. Pada masing-masing kondisi uji, temperatur fluida kerja (udara) dijaga relatif sama.
6. Analisis vibrasi hanya dilakukan padaformat
BAB II
BAB II
Dasar Teori
Dasar Teori
Proses Buka-tutup
Valve
dan Analisis
Diagram
p-V
pada Kompresor Torak
Proses Buka-tutup
Valve
dan Analisis
Vibrasi pada Kompresor Torak
Vibrasi pada Kompresor Torak
Fenomena vibrasi pada kompresor berasal
dari dinamika gerak dalam mekanisme
kerja kompresor.
Mekanisme utama dalam kompresor
adalah mekanisme
slider-crank.
Piston-slab.
Gerak landasan.
Gerak transmisi
belt.
Dan lain-lain
Waveform
Getaran dan Tekanan dari Pengukuran pada
Crosshead
Waveform
Getaran dan Tekanan dari Pengukuran pada
Komparasi Amplitudo dan Frekuensi antara
Acceleration, Velocity, dan Displacement
Komparasi Amplitudo dan Frekuensi antara
Tinjauan Pustaka
Tinjauan Pustaka
John P. Platt, 2005
John P. Platt, 2005
Dua faktor utama penyebab kegagalan valve adalah faktor lingkungan dan mekanikal
Faktor lingkungan dapat berupa zat pencemar korosif,
impurities dalam fluida kerja, slug, pelumasan yang tidak tepat.
Pencegahan terhadap faktor lingkungan dapat
dilakukan dengan pemilihan material valve yang tepat dan pengkondisian aliran fluida kerja kompresor
Faktor mekanikal dapat berupa fatigue cycle yang
tinggi, gerakan mekanikal valve yang tidak normal, lift
yang terlalu besar pada valve, pulsasi, dan ketaknormalan spring.
Pencegahan terhadap faktor mekanikal dapat
dilakukan dengan desain yang bagus pada komponen
Insight Compressor Monitoring, Prognost System,
Technical Note, 2011.
Insight Compressor Monitoring, Prognost System,
Technical Note, 2011.
Valve kompresor harus memenuhi lima kriteria, yaitu: 1. Kebocoran minimum,
2. Proses buka-tutup mudah, 3. Tahanan aliran rendah,
4. Ketahanan terhadap keausan yang tinggi, dan 5. Volume clearance tinggi.
Klaus Marien, 2011
Klaus Marien, 2011
Monitoring pada
valve
dapat dilakukan dengan:
1. Analisis diagram p-V.
2. Analisis vibrasi pada silinder.
Steven M. Schultheis,
2007.
Steven M. Schultheis,
2007.
Steven M. Schultheis,
2007.
Steven M. Schultheis,
2007.
Derek Woollat, 2003.
Derek Woollat, 2003.
Valve Seat
tidak akan rusak jika didesain dan
digunakan dengan tepat, dan
valve seat
tidak
akan rusak karena
fatigue
jika beroperasi
pada kondisi normal.
Seat
bisa gagal akibat
overstress
karena
kompresor dihantam fluida cair yang lewat
bersama gas.
Seat
akan selalu aus bila
moving parts
Suwarmin
Suwarmin
Suwarmin
Suwarmin
Suwarmin
Suwarmin
BAB III
BAB III
Metodologi
Penelitian
Metodologi
Penelitian
Pengukuran
Pengukuran
Pemeriksaan kompresor
Pemeriksaan minyak pelumas
Pemeriksaan minyak pelumas
Pemeriksaan ruang silinder
Pemeriksaan ruang silinder
Pemeriksaan kekencangan atau tegangan
belt
Pemeriksaan cylinder head
Pemeriksaan cylinder head
Kompresor torak yang digunakan sebagai
objek eksperimen
Kompresor torak yang digunakan sebagai
objek eksperimen
Spesifikasi kompresor
Spesifikasi kompresor
• Merk : PUMA, PU-32
(tipe),
single stage,
single acting
• Daya : 2 Hp
•
Working Pressure
: 7 kg/cm2•
Maximum pressure
: 10 kg/cm2• Penggerak : Motor listrik 380 volt, 1430 rpm, dengan
Variabel analisis yang diukur adalah:
Variabel analisis yang diukur adalah:
Akselerasi getaran pada cylinder head Tekanan ruang silinder
Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah:
1. Accelerometer,
CSi A0760
2. Vibration Analyzer,
CSi 2120A
3. Pressure transducer,
Fluke PV 350
4. Tachometer Optic,
CSi 404B
Accelerometer,
CSi A0760 dan
Adapter
Accelerometer,
CSi A0760 dan
Adapter
Vibration Analyzer,
CSi 2120A
Pressure transducer,
Fluke PV 350
Tachometer Optic,
CSi 404B
Pressure Regulator
Pressure Regulator
Transmitter
untuk
Pressure Transducer
Transmitter
untuk
Pressure Transducer
Transmitter
Transmitter
Profil Valve Seat
Profil Valve Seat
Profil Normal
Profil Normal
Profil A
(tapered)
Profil B
(curved)
Profil C
(rounded)
Langkah-langkah pengambilan data vibrasi dan
tekanan :
Langkah-langkah pengambilan data vibrasi dan
tekanan :
1. Menyiapkan alat ukur dan setting vibration analyzer.
2. Memasang valve seat normal. 3. Menyiapkan kompresor.
4. Memasang transducer.
5. Mengoperasikan kompresor dan memastikan
pengujian dilakukan pada temperatur yang sama. 6. Mengukur getaran dan tekanan ruang silinder, untuk
tekanan kerja 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 bar pada profil normal, A, B, dan C
7. Menyatakan hasil pengukuran dalam bentuk grafik akselerasi getaran terhadap sudut poros engkol dan grafik tekanan terhadap sudut poros engkol.
8. Melakukan telaah tentang karakteristik getaran dan tekanan ruang silinder yang terjadi, dengan adanya perubahan geometri profil valve seat.
BAB IV
BAB IV
Analisis Data
dan
Pembahasan
Analisis Data
dan
Pembahasan
Karakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil
Normal
Karakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil Normal
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil Normal
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil Normal
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2Normal
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2Normal
Discharge Valve Close Discharge Valve Open Suction Valve Open Suction Valve CloseKarakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil A
(tapered)
Karakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil A
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil A
(tapered)
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil A
(tapered)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil A
(tapered)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil A
(tapered)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2A (
tapered
)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2A (
tapered
)
Discharge Valve Close Discharge Valve Open Suction Valve Open Suction Valve CloseKarakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil B
(curved)
Karakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil B
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil B
(curved)
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil B
(curved)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil B
(curved)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil B
(curved)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2B (
curved
)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2B (
curved
)
Discharge Valve Close Discharge Valve Open Suction Valve Open Suction Valve CloseKarakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil C
(rounded)
Karakteristik Vibrasi dan
Tekanan pada Profil C
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil C
(rounded)
Waveform Vibrasi pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil C
(rounded)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil C
(rounded)
Diagram P-Ѳ pada Pembebanan 1-7
kg/cm
2untuk Profil C
(rounded)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2C
(rounded)
Waveform Vibrasi dan Diagram P-
Ѳ
pada
pembeban 5 kg/cm
2C
(rounded)
Discharge Valve Close Discharge Valve Open Suction Valve Open Suction Valve ClosePengaruh Variasi Valve Seat
pada Karakteristik Vibrasi
Discharge Line
dan Tekanan
Ruang Silinder Kompresor
Pengaruh Variasi Valve Seat
pada Karakteristik Vibrasi
Discharge Line
dan Tekanan
Ruang Silinder Kompresor
Waveform
pada Pembebanan 5 kg/cm
3dengan Variasi Profil Normal, A, B, dan C
Waveform
pada Pembebanan 5 kg/cm
3dengan Variasi Profil Normal, A, B, dan C
Diagram P-V dengan Variasi Profil
Valve
Seat
Normal, A, B, dan C
Diagram P-V dengan Variasi Profil
Valve
BAB V
BAB V
Kesimpulan
dan
Saran
Kesimpulan
dan
Saran
Kesimpulan
Kesimpulan
1. Perubahan geometri
valve seat
pada penelitian
ini menyebabkan
discharge valve
membuka
lebih awal, seperti yang ditunjukkan pada
gambar 4.13.
2. Peningkatan pembebanan kompresor
menyebabkan keterlambatan pembuakaan
valve
.
3. Langkah-langkah pada kompresor dalam satu
siklus dapat dijabarkan dengan
waveform
vibrasi.
4. Pergeseran
waveform
ke kanan pada profil
normal yang berarti keterlambatan pembukaan
valve
terjadi lebih
smooth
daripada profil
variasi yang lain.
Kesimpulan
Kesimpulan
5. Pergeseran
waveform
ke kanan
(keterlambatan pembukaan
valve
) pada
profil A
(tapered)
dan B
(curved)
tampak
signifikan mulai pembebanan 4 kg/cm
2.
6. Pembukaan
valve
paling awal terjadi pada
profil C
(rounded),
kemudian berturut-turut
profil B
(curved)
, C
(tapered)
, dan normal.
7. Analisis diagram P-V sebagaimana
ditunjukkan oleh gambar 4.14 menyakinkan
atau memvalidasi kesimpulan dari analisis
waveform
vibrasi tentang karakteristik
vibrasi pada
discharge line
.
Saran
Saran
1. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
mengunakan profil
tapered
dengan beberapa
variasi diameter dan sudut ketirusan.
2. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
mengunakan profil
rounded
dengan beberapa
variasi diameter.
3. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
mengunakan profil
curved
dengan beberapa
variasi diameter dan lengkungan.
4. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
menggunakan kombinasi profil normal dan
tapered
dengan beberapa variasi kedalaman
normal dan ketirusan, serta variasi sudut
Saran
Saran
5. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
menggunakan kombinasi profil normal dan curved
dengan beberapa variasikedalaman normal dan kelengkungan.
6. Studi eksperimen serupa dengan penelitian ini
menggunakan valve seat yang diberi goresan yang cukup dalam, baik dengan goresan berpola maupun tidak.
7. Penelitian dengan metode simulasi dengan menggunakan software ansys fluent terhadap pengaruh perilaku aliran fluida melalui valve seat
dengan berbagai variasi geometrid an dimensi. 8. Penelitian dengan metode simulasi dengan
menggunakan software ansys autodyne untuk
mengetahui pengaruh gaya impact akibat udara yang lewat pada valve terhadap komponen valve.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Nugroho, Ardi, Karakteristik Getaran dan Tekanan Ruang
Silinder pada Kompresor Torak: Efek Perubahan Profil Valve Seat pada Sisi Hisap dan Tekan, Jurusan Teknik Mesin –
Fakultas Teknologi Industri – Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, 2009.
Ryadin, Fahmi, Profil Getaran dan Tekanan Ruang Silinder pada Single-Stage Single-Acting Reciprocating Compressor Akibat Ketaknormalan Katup, Jurusan Teknik Mesin – Fakultas Teknologi Industri – Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, 2009. Reciprocating Compressor Condition
Monitoring, Steven M. Schultheis; Charles A. Lickteig; dan Robert Parchewsky, Proceedings of the Thirty-Sixth
Turbomachinery Symposium, 2007.
Daryanto W., Bambang dan Suwarmin, Operation Abnormality
Identification of A Reciprocating Compressor Based on Pressure and Vibration Signals, Proceedings: International Conference on Risk Technology and Management – ITB, Bandung, 2007.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Nugroho, Ardi, Karakteristik Getaran dan Tekanan Ruang
Silinder pada Kompresor Torak: Efek Perubahan Profil Valve Seat pada Sisi Hisap dan Tekan, Jurusan Teknik Mesin –
Fakultas Teknologi Industri – Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, 2009.
Ryadin, Fahmi, Profil Getaran dan Tekanan Ruang Silinder pada Single-Stage Single-Acting Reciprocating Compressor Akibat Ketaknormalan Katup, Jurusan Teknik Mesin – Fakultas Teknologi Industri – Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, 2009. Reciprocating Compressor Condition
Monitoring, Steven M. Schultheis; Charles A. Lickteig; dan Robert Parchewsky, Proceedings of the Thirty-Sixth
Turbomachinery Symposium, 2007.
Daryanto W., Bambang dan Suwarmin, Operation Abnormality
Identification of A Reciprocating Compressor Based on Pressure and Vibration Signals, Proceedings: International Conference on Risk Technology and Management – ITB, Bandung, 2007.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Deffenbaugh, Danny M., Brun, Klaus, Harris, Ralph E.,
Advanced Reciprocating Compression Technology, U.S. Department fo Energy, Pittsburgh, www.netl.doe.gov, 2005.
Griffith, E. B. dan Flanagan, W. A., Online Continous
Monitoring of Mechanical Condition and Performance for Critical Reciprocating Compressor, Proceedings of the 30th Turboamchinery Symposium, Texas A&M University,
2001.
Foreman, S., Compressor Valves and Unloaders for
Reciprocating Compressors – An OEM’s Perspective, Dresser-Rand, New York, www.dresser-rand.com, 2002.
Giampaolo, Tony, Compressor Hnadbook: Principle and
Practice, Fermont Press Inc, Lilburn, 2010.
Hanlon, Paul, Compressor Handbook, McGraw Hill Company, New York, 2001.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Kelly, Sean, IC Engine Kinematics, expha.com, 2011. Quach, Quan, MATLAB – Introductory FFT Tutorial,
blingdagger.com, 2008.
Mobley, R. Keith, Root Cause Failure Analysis, Newnes, Woburn, 1999.
Barret Jr., Richard M., Low Frequncy Machinery
Monitoring: Measurement Considerations, Wilcoxon Research Inc., www.wilcoxon.com, 1993.
Marien, Klaus, Insight: Compressor Monitoring, Prognost System, www.prognost.com, 2011. Schulteis, Steven M., Lickteig, Charles A., dan
Parchewsky, Robert, Reciporcating Compressor Condition Monitoring, Proceedings of The 36th
Turbomachinery Symposium, Shell Global Solution Inc, www.turbolab.tamu.edu, 2007.