• Tidak ada hasil yang ditemukan

103459 AKJ 27 September 2004 Demo PKL DPRD Kota

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "103459 AKJ 27 September 2004 Demo PKL DPRD Kota"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Tema : Demo PKL di DPRD Kota Reporter : Sonny

Cameraman : Yogi

Kaset : Yogi – AKJ - 01

Pembangunan terminal Giwangan dianggap membunuh para pedagang kaki lima serta para pengamen dan pengasong yang selama ini biasanya beroperasi diterminal, hal ini dikarenakan mereka tidak mendapatkan akses kedalam terminal Giwangan. Maka hari ini bertempat di gedung DPRD Kota Timiho Jogjakrata, para pedagang kaki lima dan pengamen dan pengasong beserta sejumlah LSM yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Pinggiran melakukan aksi demonstrasi. Dalam orasinya mereka meminta kepada pemerintah dan pengelola Terminal giwangan untuk memberikan akses kepada mereka untuk bisa mencari nafkah diterminal Giwangan. Mereka beranggapan bahwa pembangunan terminal giwangan dimaksudkan untuk menggusur dan mematikan usaha mereka. Pembangunan terminal Giwangan juga dianggap sebagai keberpihakan pemerintah kepada para pemilik modal bukan terhadap masyarakat miskin. Kebijakan pemerintah kota dengan memberikan pengelolaan Terminal Giwangan kepada pihak swasta juga dinilai tidak berpihak kepada masyarakat ditambah lagi dengan Tingkat Polusi yang dirasakan cukup meresahkan masyarakat sekitar. Selain berorasi mereka juga membawa sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan Militer dilarang masuk ke terminal, Bapeda mandul, kembalikan lapangan pekerjaan kami, pemkot anti demokrasi, tolak penggusuran dan lain-lain.

Dalam Tuntutan yang disampaikan kepada Dewan diantaranya menuntut beberapa hal seperti Perlindungan Hukum bagi aktivitas ekonomi dalam terminal, karena mereka menilai bahwa aparat sering melakukan tindak kekerasan terhadap para PKL, Pengamen dan para pengasong yang akan memasuki terminal giwangan, selain itu mereka juga menuntut pembukaan Pintu Utara terminal sebagai akses ekonomi bagi warga sekitar dan kesempatan bagi warga sekitar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja hingga 50 % juga penghijauan disekitar terminal untuk menyelesaikan masalah polusi yang dirasakan mengganggu masyarakat sekitar.

Sementara itu para anggota dewan yang menerima para demonstran menyatakan akan meneruskan aspirasi mereka kepada pihak exekutif, karena yang bertanggung jawab atas pengelolaan terminal giwangan adalah pihak exekutif.

Referensi

Dokumen terkait