• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Paparan 2 (RIRN) Jambi Maret 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan Paparan 2 (RIRN) Jambi Maret 2017"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)

PERIZINAN PENELITIAN ASING DI INDONESIA

UU 18/2002, (PP 41/ 2006) , Permen 9/2007

PERIZINAN PENELITI ASING

SEKRETARIAT PERIZINAN PENELITI ASING

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN DIKTI

Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta 10340 Gedung BPPT II Lt. 20

Tel: 62 (0)21 3169695, 9697, 9673 . Fax: 62 (0)21 39836180 Homepage: www.ristek.go.id

Registration: http://frp.ristek.go.id/

(39)

Kelengkapan Dokumen Permohonan

1

Surat permohonan untuk melakukan penelitian di

Indonesia, ditujukan kepada SESMEN RISTEK

2

Surat Rekomendasi dari Perwakilan RI

3

Proposal Penelitian

4

Daftar Riwayat Hidup Peneliti

5

Surat Rekomendasi dari Profesor/ Peneliti Senior &

Instansi asal peneliti

6

Surat Rekomendasi dari Mitra Kerja di Indonesia

7

Surat Rekomendasi dari Lembaga Penjamin di Indonesia

8

Surat Keterangan Jaminan Biaya Riset

9

Surat Keterangan Sehat

10

Daftar Barang yang akan dibawa (jika ada)

11

Fotokopi Paspor peneliti

12

(40)

Tim

Koordinasi

Pemberian

Izin (TKPIPA)

Dokumen aplikasi

rekomendasi

Data permohonan

Ditolak/

diterima

Informasikan ke Pemohon

DITJEN IMIGRASI

Permohonan

VISA

Otorisasi VISA

Copy otorisasi VISA

VISA

Pemohon

MENRISTEK

KBRI/ KJRI

Sekretariat

Update data-permohonan

Siap masuk ke Indonesia

Prosedur Perizinan Pra-Kedatangan

Online/ manual

(41)

INSENTIF RISET

SISTEM INOVASI NASIONAL

(INSINas)

(42)

TUJUAN & SASARAN

INSENTIF RISET SINas

Tujuan

: Penguatan Sistem Inovasi Nasional melalui

peningkatan sinergi, produktivitas dan

optimalisasi sumberdaya litbang nasional

Sasaran

: Peningkatan produktivitas riset (

academic of

excellence

) dan pendayagunaan hasil litbang

(43)

URGENSI KEGIATAN

URGENSI INSINAS

1. Sebagai sarana dan sumber materi untuk :

Penyusunan kebijakan iptek untuk Penguatan Sistem Inovasi Nasional;

Peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan Iptek (capacity building/ capital knowledge);

2. Sebagai wahana untuk :

Peningkatan produktivitas riset nasional;

Pemecahan masalah terkait isu-isu nasional bidang iptek;

Mendukung upaya peningkatan kemandirian iptek;

DAMPAK (jika tidak segera dilakukan intervensi pemberian pendanaan riset) :

(44)

SKEMA PENDANAAN

RISET PRATAMA (RP) RISET UTAMA (RU)

MISI -Menyiapkan kemampuan iptek

Nasional (Pool of Knowledge) -buildingMembangun kapasitas Iptek (); capacity

- Menyiapkan riset unggulan yang

prospektif dikembangkan (New Product Development);

-Mendorong sinergi riset Nasional.

KARAKTERISTI

K -- Bottom Up;Sifat : Usulan Peneliti (Voluntary)

- Topik Riset ditentukan Kemenristekdikti;

- Judul Riset : diusulkan Peneliti

- Output : Paten atau Publikasi Nas

dan Internasional;

- Cara : Individu atau Konsorsium Riset

- TRL 1 -5

-Topdown;

-Sifat : Penugasan ke Lembaga Riset

(Mandatory);

-Topik dan Judul Riset ditentukan

Kemenristekdikti;

-Output : Paten / Prototipe Produk

Prospektif

-Harus Berbentuk Konsorsium Riset SINas -TRL > 6

PROSES Penguatan kompetensi bidang - Integrasi berbagai Bidang

- Sinergi Kelembagaan (Kolaborasi A –B – G)

DAMPAK Menguatnya SDM dan Kelembagaan

Iptek Nasional Meningkatnya produk riset yang prospektif/berpotensi untuk diindustrikan.

SKEMA PENDANAAN inSINAS

(45)

SKEMA KRITERIA

RISET PRATAMA

(Individual/ NK)

- Hasil riset yang dapat memperkuat kompetensi bidang iptek (mastering); - Mempunyai nilai kebaharuan (teori, metode, konsep) dan breakthroughyang

berdampak pada penguasaan dan pengembangan iptek;

- Merupakan Riset Awal/ Initial Research yang original dan diusulkan oleh para peneliti (baik peneliti pemula maupun yang berpengalaman) melalui lembaga masing-masing - Output : Paten atau

Publikasi Nasional dan Internasional (bereputasi Internasional) - TRL : 1 - 5

- Pendanaan : Individual, max. 500 juta. Kemitraan max.1 M. Konsorsium Riset, max. 1,5 M. Durasi : max 2 th

RISET UTAMA

(Konsorsium Riset SINas)

- Hasil riset yang prospektif diindustrikan;

- Mempunyai nilai kebaharuan & breakthroughsebagai daya ungkit kemandirian teknologi; - Ada pengitegrasian teknologi dari berbagai bidang keilmuan;

- Kegiatan riset perekayasaan yang menghasilkan produk baru (New Product Dev);

- Output : Prototipe (skala lab/ skala industri) produk riset yang berpotensi untuk diindustrikan; TRL : Minimum 6

- Pendanaan :Konsorsium Riset SINas (Kolaborasi A-B-G), max 5 M, waktu max.: 3 th.

(46)

TOPIK RISET

1. Teknologi Pangan

1.0 1

Riset Teknologi Diversifikasi dan Pemanfaatan Produk Pangan (Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan)

1.0 2

Riset Teknologi Pengolahan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Pangan (Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan)

1.0 3

Riset Teknologi Produksi Bibit Sumber Pangan (Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan)

1.0

4 Riset Teknologi Pembuatan Peralatan Produksi Pangan 2. Teknologi Kesehatan dan Obat

2.0 1

Riset Teknologi Pembuatan Biofarmasetika (Vaksin, Sel Punca, Hormon dan Erythropoetin)

2.0

2 Riset Teknologi Pembuatan Bahan Baku Obat (Obat Kimia dan Fitofarmaka)

2.0

3 Riset Teknologi Pembuatan Alat Kesehatan dan Diagnostik

3. Teknologi Energi 3.0

1 Riset Teknologi Pembangunan PLTP Skala Kecil

3.0

(47)

TOPIK RISET

4. Teknologi Transportasi

4.01 Riset Teknologi Pembuatan Komponen Transportasi (Pesawat Terbang, Otomotif, Kapal, Kereta Api)

4.02 Riset Teknologi Pembuatan Radar Navigasi dan Satelit untuk Keperluan Sipil 5. Teknologi Informasi dan Komunikasi

5.01 Riset Teknologi Pembuatan dan Produksi Smart Card

5.02 Riset Teknologi Pembuatan dan Industri Chip IC, RFID, Intenet of Things 5.03 Riset Teknologi Pembuatan dan Produksi Fotovoltaic Cell

5.04 Riset Teknologi 5G (broadband)

6. Teknologi Pertahanan dan Keamanan

6.01 Riset Teknologi Pembuatan Komponen Roket/ Rudal

6.02 Riset Pembuatan Desain dan Teknologi Pembuatan Komponen Kapal Perang 6.03 Riset Teknologi Pembuatan Komponen dan Sistem Radar

6.04 Riset Teknologi Pembuatan Komponen Kendaraan Tempur 7. Teknologi Material Maju

7.01 Riset Teknologi Pengolahan dan Produksi Logam Tanah Jarang

(48)

TOPIK RISET

. Teknologi Kemaritiman

8.01 Riset Teknologi Konservasi dan Rehabilitasi Ekosistem Laut

8.02 Riset Teknologi Eksplorasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan 8.03 Riset Teknologi Survey SDE/SDA Laut Dalam

9. Teknologi Kebencanaan

9.01 Riset Mitigasi Pengurangan Resiko Bencana

9.02 Riset Sistem Informasi, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kebencanaan 10. Sosial dan Humaniora

10.01 Riset Modal Sosial dan Rekayasa Sosial Menghadapi Phenomena Global

(49)

Mengumum kan

penguploat an

Proposal Online

Petunjuk Teknis/ Buku Panduan

Upload Proposal Melalui Laman

Melakukan Seleksi admin&Subtansi

Menyusun Lap.seleksi admin&Subtansi

Laporan Hasil Seleksi

Melakukan Visitasi dengan Subdit

Menyusun Lap.seleksi Visitasi/Fact Fincing

Penetapan Hasil Seleksi

SK Penetapan Hasil Seleksi

Tidak Mono Tahun

Multi Tahun

Tidak

Membuat Kontrak

Tanda Tangan Kontrak

Tanda Tangan Kontrak

Mencairkan Dana Hibah Termin 1

RESEARCH

Penilaian Output

RESEARCH M ONEV

Menyusun Lap Hasil Penilaian Laporan Hasil

Penilaian Penetapan Hasil

Penilaian

Mencairkan Dana Hibah Termin 2

April-Mei (N-1) Mei-Juni (N-1) Nov-Des (N-1) Jan-Feb (N) Apr-Juli (N) Agus-Okt ( N ) Okt (N)

(50)

D

Proposal Online

Petunjuk Teknis/ Buku Panduan

Upload Proposal Melalui Laman

Melakukan Seleksi admin&Subtansi

Menyusun Lap.seleksi admin&Subtansi

Laporan Hasil Seleksi

Melakukan Visitasi dengan Subdit

Menyusun Lap.seleksi Visitasi/Fact Fincing

Penetapan Hasil Seleksi

SK Penetapan Hasil Seleksi

Tidak Mono Tahun

Multi Tahun

Tidak

April-Mei (N-1) Mei-Juni (N-1) Nov-Des (N-1)

1

12 • Petunjuk Teknis / Buku Panduan merupakan

panduan para peneliti / kelompok peneliti untuk mengajukan Hibah yang berisikan tata cara atau Mekanisme.

• Mengupload Proposal oleh Peneliti melalui Laman/Secara Online

• Seleksi Adminitrasi dan Subtansi merupakan tahapan Awal untuk menentukan apakah proposal layak atau tidak untuk didanai

• Untuk Skema Mono Tahun hanya sampai Seleksi Adminitras dan Subtansi

• Untuk Skema Multi Tahun dilanjutkan dengan Visitasi / Fact Finding

• Visitasi / Fact Finding merupakan tahapan selanjutnya setelah seleksi admintrasi dan subtansi untuk mengetahui kesesuaian antara Proposal dan Lapangan

• Penetapan Hasil Seleksi oleh Direktur dan SK penetapan oleh Dirjen

• Pelaksana Penelitian adalah

Individu/kelompok penelitian di Lingkungan Satker dari Perguruan Tinggi, K/L/SKPD, Organisasi kemasyarakatan

(51)

D

• Tanda Tangan Kontrak antara PPK dengan Lembaga Peneliti

• Pencairan Dana Hibah Tahap 1

• Melakukan RESERCH oleh peneliti

• Melakukan MONEV dan Penilaian Output RESEARCH oleh Riviwer Keluaran

• Penetapan Hasil Penilaian RESEARCH

• Pencairan Dana Hibah Selanjutnya

• Proses 14-24 dilakukan pada N

Tanda Tangan Kontrak

Tanda Tangan Kontrak

Mencairkan Dana Hibah Termin 1

RESEARCH

Penilaian Output

RESEARCH M ONEV

Menyusun Lap Hasil Penilaian Laporan Hasil

Penilaian Penetapan Hasil

Penilaian

Mencairkan Dana Hibah Termin 2

(52)

Program Pengembangan

Teknologi Industri (PPTI)

(53)
(54)
(55)

Peringkat Indonesia dalam Institute for Management Development (IMD)

World Competitiveness Ranking 2015

(56)
(57)
(58)
(59)

͞

PERUBAHAN KEUNGGULAN KOMPARATIF

MENJADI KEUNGGULAN KOMPETITIF

͟

BKPM

GDP < 2.000 US$ 3.000 < GDP < 9.000 US$ GDP > 17.000 US$

(60)

NILAI TAMBAH:

Kunci Lompatan Ekonomi

28 gram = US$ 82 Jika US$ 1 = Rp 12.000

(61)
(62)

KEBIJAKAN

(63)

PROSES INOVASI TEKNOLOGI

ILMU

PENGETAHUAN TEKNOLOGI IMPLEMENTASI KOMERSIALISASI

DISCOVERY INVENSI TRANSFER INOVASI

INTANGIBLE TANGIBLE

MAKALAH MAKALAH

PATEN

MAKALAH PATEN

PROTOTIPE

BARANG

LABORATORIUM LABORATORIUM INDUSTRI INDUSTRI

INTANGIBLE TANGIBLE

NILAI

DASAR PENAKSIRAN

HARGA

(64)

Invention

Uji coba Lab ImplementationPrototipe Industri

Dead valley technology

Prototipe skala industri

Hasil penelitian lab yang, memberi gambaran yang jelas tentang teknologi baru termasuk karakterisasi fungsi penting yang akan dilakukan

memberi gambaran yang jelas dan relatif rinci tentang aplikasi yang dimaksud dalam hal lingkungan operasi nya, persyaratan kinerja, teknologi tambahan dan interaksi antara faktor-faktor tersebut.

KONSEP INSTRUMEN

PPTI

Proses PPTI akan terjadi :

Transfer teknologi Dinamika ABG

(65)

TRL Pengembangan Teknologi

9

Teknologisebenarnyatelah teruji di lingkungan

Stadardisasi Serifikasi

Hasil lembaga uji Validasi pemasaran

8

Sistempersyaratanlengkap dan memenuhilingkungan sebenarnya/operasi

7

Validasi operasi di lingkungan sebenarnya Prototipe sebenarnyaHasil pengujian di ling sebenarnya

Validasi manufaktur/industri

6

Validasi teknologi di skala sebenarnya

5

Validasilaboratoriumlingkungan operasi di

Prototipe lab Hasil pengujian Validasi pasar

4

Validasi teknologi di laboratorium

3

Penilaian fisibilitas konsep dan teknologi Dasar teoriHasil analisa teori Hasil simulasi

2

Konsep teknologi diformulasi

1

Prinsip dasar telah diteliti

(66)

PROGRAM INSENTIF PENELITIAN

Riset Sain

Prototipe Skala Industri

di Lab

Prototipe Skala Industri

di Industri

Sertifikasi dan Stadarisasi

Produksi Terbatas/ Prekomersial Prototipe

Skala Lab

Insinas

Program Pengembangan Teknologi Industri

Program Insentif Teknologi yang Dimanfaatkan di Industri

Program Penelitian dan

Pengabdian kepada Masyarakat

Program Insentif

Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT)

(67)

Referensi

Dokumen terkait