BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Penjualan merupakan faktor utama dalam menunjang kelangsungan hidup dalam suatu perusahaan. Karena tingginya tingkat penjualan pada suatu perusahaan maka dapat mengimbangi bahkan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan tersebut. Oleh karena itu perusahaan harus mampu dalam menentukan strategi yang berhubungan dengan aktivitas penjualan oleh perusahaan. Pada umumnya perusahaan hanya memikirkan bagaimana cara memperoleh keuntungan yang besar dalam setiap penjualan yang dilakukan oleh perusahaan. Karena penjualan merupakan salah satu sumber pendapatan kas yang utama, maka penanganannya harus dikelola dengan baik.
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang beroperasi sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, yaitu melakukan usaha di bidang industri, perdagangan dan jasa lainnya di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia, agro industri dan kimia lainnya. Dibidang industri PUSRI melakukan kegiatan usaha pengolahan bahan baku menjadi produk yang dibutuhkan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan bahan kimia lainnya. PUSRI juga memproduksi pupuk dan produk kimia lain serta produk turunannya.
PT Pusri mendistribusikan dan mem- perdagangankan produknya ke dalam dan luar negeri bagi pengguna akhir atau pelaku usaha di industri pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan bahan kimia lain. Selain itu, PUSRI juga dapat melakukan kegiatan impor bahan baku, bahan pembantu, peralatan produksi dan bahan kimia lainnya yang dibutuhkan untuk menjalankan usahanya.
Dibidang jasa lainnya PT Pusri melakukan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung usaha perusahaan, yaitu penelitian dan pengembangan, pelatihan dan pendidikan, desain engineering, pengantongan (bagging station), konstruksi, manajemen, pengoperasian pabrik, perbaikan, dan pemeliharaan. Selain itu, sebagai salah satu perintis industri pupuk nasional, PT Pusri menyediakan jasa konsultasi dan teknis untuk industri pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri
2
dan industri kimia lainnya serta bidang pertanian dan perkebunan, terutama yang terkait dengan pupuk. Aspek yang tidak digeluti oleh PT Pusri adalah jasa konsultasi di bidang hukum.
Selain memiliki produk utama, yaitu pupuk urea dan amonia, PT Pusri menghasilkan dan menjual produk sampingan (side product). Saat ini, ada 4 pabrik utama, yaitu PUSRI I-B, II, III dan IV yang memproduksi produk utama dan sedangkan produk samping yaitu Karbondioksida (CO2), Oksigen (O2),
Nitrogen (N2), larutan dissolving dan condensate atau heavy hidro carbon (HHC).
Condensate, Larutan Dissolving, Karbondioksida, Oksigen dan Nitrogen terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian padat dan cair, dimana produk samping tersebut mempunyai peluang bisnis yang potensial untuk memperluas pasar.
Dalam era globalisasi saat ini berbagai tantangan dan persaingan pasar turut mewarnai perkembangan sebuah usaha. Dalam menjalankan bisnis, adanya persaingan pasar memang bukan hal yang baru. Baik usaha yang memang memiliki peluang pasar cukup bagus, atau pun peluang usaha yang pasarnya tidak terlalu bagus. Bagus tidaknya peluang usaha disini tentunya kita ukur dengan tingginya permintaan pasar.
Oleh karena itu, maraknya pertumbuhan usaha saat ini, ternyata berhasil menciptakan persaingan pasar yang semakin ketat. Keadaan ini tentu saja memaksa para pengusaha untuk menggunakan berbagai cara dalam strategi pemasaran mereka. Banyak cara yang mereka lakukan agar usahanya tidak kalah bersaing dengan peluang usaha lainnya, sehingga masih bias bertahan bahkan berkembang ditengah persaingan pasar yang semakin ramai, untuk itu perlu pengoptimalan penjualan produk samping tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan yang maksimal bagi perusahaan.
3
Dalam memasarkan produk, baik pupuk maupun pupuk PT Pusri Palembang membagi tugas pemasaran dan penjualan kepada dua divisi yaitu divisi pemasaran dan divisi penjualan. Divisi penjualan itu sendiri terdiri dari empat departement yaitu dePT Pupuk Bersubsidi atau public service obligation (PSO), Pupuk Tidak Bersubsidi (Non PSO), Hubungan pelanggan dan pengembangan pasar (HP3) dan Logistik Pemasaran (LOGSAR).
1.2. Tujuan dan Manfaat
Berdasarkan latar belakang diatas, adapun tujuan dari kegiatan magang ini adalah:
1. Mengetahui berbagai macam produk samping yang dihasilkan PTPusri 2. Mengetahui pola penjualan produk samping dalam negeri di PT Pusri
3. Mengetahui realisasi produk samping dalam 3 tahun terakhir yaitu 2011, 2012 dan 2013
Sejalan dengan tujuan kegiatan magang tersebut, maka hasil dari kegiatan magang ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Menambah pengetahuan terhadap penjualan produk samping yang dihasilkan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, mulai dari produk, penjualan sampai realisasinya.
2. Menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman praktis mengenai dunia kerja yang sebenarnya sesuai dengan bidang yang dipelajari pada saat kegiatan perkuliahan dan diaplikasikan secara langsung dalam kegiatan magang.
3. Untuk hasil laporan kegiatan magang ini, diharapkan dapat berguna sebagai bahan tambahan pustaka (referensi) bagi pembaca ataupun bagi penelitian.