SIARAN PERS
ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
Informasi lebih lanjut hubungi:
Kepala Bagian Humas dan TU Pimpinan Eli Ruliawati, S.Sos. (+62813 8172 5549) Arsip Nasional Republik Indonesia
Jl. Ampera Raya No.7 , Cilandak, Jakarta Selatan 12560 Telp. (021) 7805851 ext. 404 Fax. (021) 7810280 www.anri.go.id
Arsip KAA Resmi Diakui UNESCO Jadi Warisan Dunia
Jakarta - Bertempat di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), jalan Gajah Mada nomor 111 Jakarta Barat, talkshow Arsip Konferensi Asia Afrika (KAA) Diakui UNESCO Jadi
Warisan Dunia akan dilaksankan pada 28 Oktober 2015, pukul 12.00 WIB. Perhelatan yang merupakan rangkaian acara Apresiasi Kearsipan bagi Wartawan ini, akan menghadirkan empat orang pembicara yakni Kepala ANRI, Dr. Mustari Irawan, MPA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 1993-1998, Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro dan Duta Arsip Rieke Diah Pitaloka. Talkshow dipandu oleh Paramitha Soemantri. Kegiatan talkshow mengundang
enam puluh lima orang peserta yang terdiri dari jurnalis media cetak, elektronik, maupun daring, pejabat Eselon I, II, III ANRI, serta Humas Paguyuban Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Arsip KAA memiliki keunikan isi maupun konteksnya. Ia unik dari isi atau informasinya, arsip KAA menggambarkan sebuah peristiwa yang memiliki nilai amat kaya dan lengkap mengenai peristiwa 18 – 24 April 1955 yang akan menjadi ingatan bersama bagi negara-negara di Asia Afrika. Konteks arsip KAA memberi gambaran waktu, tempat, kejadian, dan iklim politik dunia yang dikuasai oleh dua blok pada masa itu. Konteks arsip tersebut menunjukkan bergeloranya semangat negara-negara Asia Afrika peserta konferensi untuk memperjuangkan hak-hak dasar dan keinginan memajukan kehidupan dunia. Arsip tentang peristiwa KAA mewakili semangat dan solidaritas yang melampaui batas negara dan mampu memberi kontribusi terhadap terciptanya kesejahteraan negara-negara di dunia dengan hilangnya persaingan di antara negara-negara tersebut. Mengingat arsip KAA merupakan warisan dunia yang sangat bernilai pada tahun 2012, ANRI mulai melakukan penjajakan untuk berinisiatif mengajukan arsip KAA sebagai warisan dunia. Pada Oktober 2015, berdasarkan sidang UNESCO di Abu Dhabi membuahkan hasil penetapan arsip KAA resmi menjadi warisan dunia. Dalam talkshow ini akan dibahas proses pengajuan arsip KAA menjadi warisan dunia, akses
universal terhadap arsip tersebut serta bagaimana kesadaran masyarakat di seluruh dunia akan eksistensi dan makna arsip KAA serta tindak lanjut setelah arsip KAA resmi menjadi warisan dunia.