Judul : Krisis Global UMKM Perketat Biaya Operasional Lokasi : Yogyakarta
Tanggal : Oktober 2008
Rep/kam : Widi
Krisis global yang terjadi dan diperkirakan dampak nyatanya akan berlangsung hingga 2 tahun kedepan ternyata berdampak pada sector umkm di diy // Hal ini terlihat dari menurunnya kinerja ekspor DIY // Inilah hasil temuan dari penelitian yang dilakukan oleh bank Indonesia yogyakarta / terkait dengan dampak krisis global terhadap sector UMKM //
Secara nyata UMKM menjadi tulang punggungperekonomian Indonesia // Di DIY sendiri saat ini tercatat sejumlah 4804 UMKM yang memberikan kontribusi sebesar 44,77 persen pada sisi PDRB //
Temuan dari penelitian ini diantaranya hubungan UMKM dengan perbankan // Dari sejumlah responden / sebagian besar UMKM masih dapat mengakses pembiayaan dari perbankan // Pengembalian pinjaman juga belum mengalami kendala / walaupun dari sisi omset penjualan mengalami penurunan sampai 36 persen // Namun terjadi anomaly pada sector perdagangan Hotel dan restoran dan sector Jasa Dunia Usaha yang justru mengalami peningkatan omset //
Sementara dari sisi pengelolaan kas harian / sector UMKM melakukan penyesuaian dengan cara memperketat pengeluaran biaya operasional khsususnya dalam operasional produksi //
Kebijakan yang diambil oleh pelaku UMKM / sebagian besar menerapkan efisiensi usaha, mencari pasar baru, pengurangan kapasitas produksi dan pengurangan cadangan bahan baku // Sementara pilihan pengurangan tenaga kerja justru dihindari sebagian besar UMKM //
Harapan terbesar pelaku UMKM pada kebijakan pemerintah yang dapat mendukung optimisme mereka / yaitu dalam meningkatkan kegiatan promosi bersama / pengurangan bea masuk, penambahan jumlah kredit mikro, pemberantasan pungli dan menurunkan harga bahan baker industri ///
Tim AKJ RBTV Melaporkan
News reader : Krisis Global UMKM Perketat Biaya Operasional
Sector umkm menjadikan pengurangan tenaga kerja sebagai pilihan terakhir dalam menghadapi krisis global // Sebagian besar dari mereka justru melakukan sejumlah efisiensi / termasuk memperketat biaya operasional //