i
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI i
DAFTAR TABEL ii
DAFTAR BAGAN iii
DAFTAR GAMBAR iv
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Landasan Hukum 4
1.3 Maksud dan Tujuan 8
1.4 Sistematika Penulisan 9
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN
PENATAAN RUANG PROVINSI RIAU
2.1 Tugas Fungsi dan Struktur Organisasi 11
2.2 Sumber Daya 16
2.3 Kinerja Pelayanan 26
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan 35
BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 46 3.2 Telaahan Visi Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala
Daerah Terpilih 52
3.3 Telaahan Renstra K/L 57
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan
Strategis 59
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis 65
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah 70
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
5.1 Rumusan Strategi dan Arah Kebijakan 71
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
6.1 Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan 77
BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
7.1 Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan 84 Sasaran RPJMD
BAB VIII PENUTUP 90
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Jumlah Pegawai berdasarkan Unit Kerja 16
Tabel 2.2 Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan,
Pangkat dan Golongan, serta Jabatan Eselon 17
Tabel 2.3 Jumlah Pegawai (Pelaksana) berdasarkan Jabatan masing-masing
per-Bidang/UPT 18
Tabel 2.4 Jumlah Aset dan Peralatan 23
Tabel 2.5 Rekapitulasi Penerimaan dan Penyetoran Retribusi Daerah Dinas
PUPR Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018 25
Tabel 2.6 Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 26 Tabel 2.7 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan PD 27 Tabel 2.8 Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Perumahan,
Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau 28 Tabel 2.9 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Perangkat Daerah Dinas
Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau 31 Tabel 2.10 Integrasi Program Pelayanan Perangkat Daerah dengan Indikator Pelayanan
SPM 34
Tabel 2.11 Analisis terhadap Renstra K/L dan Renstra Kab/Kota 38 Tabel 2.12 Hasil Telaahan Struktur Ruang Wilayah Provinsi Riau 41 Tabel 2.13 Hasil Telaahan Pola Ruang Wilayah Provinsi Riau 43 Tabel 2.14 Hasil Telaahan terhadap Dokumen KLHS RPJMD Provinsi Riau
tahun 2019 – 2024 44
Tabel 3.1 Pemetaan Permasalahan 46
Tabel 3.2 Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi SKPD 49 Tabel 3.3 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala
Daerah terpilih 53
Tabel 3.4 Telaahan Renstra K/L terhadap permasalahan pelayanan SKPD 57
Tabel 3.5 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah 60
Tabel 3.6 Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis 64
Tabel 3.7 Review Faktor-faktor dari Pelayanan Perangkat Daerah yang
Mempengaruhi Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah 65
Tabel 3.8 Tabel Penentuan Isu Strategis 69
Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Perangkat Daerah 70
Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan 71
Tabel 6.1 Rencana Program, Kegiatan, dan Pendanaan Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Provinsi Riau 77
Tabel 7.1 Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan
Sasaran RPJMD 84
iii
DAFTAR BAGAN
Bagan 1.1 Kedudukan Renstra PD pada Hierarki Dokumen Perencanaan 2 Bagan 2.1 Bagan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang,
DAFTAR GAMBAR
1 | B A B I
REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Revisi Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) ini disusun setelah keluarnya Peraturan Gubernur Riau Nomor 46 Tahun 2020 Tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, yang menjadi dasar perlunya dilakukan Revisi Renstra Dinas PUPRPKPP Provinis Riau Tahun 2019-2024. Penambahan UPT pada Dinas PUPRPKPP adalah upaya pelaksanaan kinerja pemeliharaan dan rehabilitasi jalan agar lebih cepat, efektif dan efisien. UPT Jalan dan Jembatan sebelumnya hanya ada 3(tiga) dengan cakupan wilayah masing-masing 4 Kabupaten/Kota. Jumlah jalan Provinsi pada setiap Kabupaten/Kota cukup banyak dan panjang sehingga membutuhkan waktu cukup lama dalam penanganan jalan. Dengan ditambahnya UPT Jalan dan Jembatan menjadi 6(enam) UPT, 1 UPT hanya menangani 2 wilayah sehingga pengawasan dan penanganan jalan bisa lebih efektif.
Penyusunan Renstra PD dipedomani oleh Dokumen Perencanaan Pembangunan dan merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan Nasional dengan mengintegrasikan rencana tata ruang dengan rencana pembangunan daerah yang didasarkan kondisi serta potensi yang dimiliki Daerah. Sehingga sejalan dalam implementasi perencanaan terbentuk senergitas, sinkronisasi serta pencapaian target kinerja akan optimal dilaksanakan.
Proses penyusunan Renstra PD sesuai dengan Permendagri No 86 Tahun 2017 meliputi beberapa tahapan sebagai berikut:
a. Persiapan penyusunan Renstra;
b. Penyusunan rancangan awal Renstra Perangkat Daerah; c. Penyusunan rancangan Renstra Perangkat Daerah;
d. Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah / lintas Perangkat Daerah; e. Perumusan Rancangan Akhir Renstra Perangkat Daerah, dan f. Penetapan Renstra Perangkat Daerah.
Bagan 1.1
Bagan Alir Penyusunan Renstra sesuai Permendagri 86 Tahun 2017
Dalam Penyusunan Renstra PD, rentang waktu perencanaan lima tahunan pada Renstra perlu direncanakan secara terstruktur sesuai dengan dinamika perkembangan pembangunan yang terjadi pada Perangkat Daerah. Dinamika perencanaan pembangunan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal dengan variable yang saling berintegrasi, termasuk didalamnya isu-isu aktual Perangkat Daerah, permasalahan yang ada hingga potensi perangkat pembangunan. Berbagai perkembangan maupun perubahan yang terjadi tentunya memerlukan perhatian baik berupa penyesuaian dan antisipasi langkah ke depan dalam pencapaian target pembangunan, sehingga pelaksanaan setiap program dan kegiatan senantiasa terarah dan tetap pada jalur perencanaan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable).
Konsep perencanaan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable) diadopsi dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Perangkat Daerah dalam perencanaannya menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghubungkan target dan indikator SDGs ke dalam Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah, menindaklanjuti konvergensi yang kuat antara SDGs, ke dalam dokumen perencanaan Perangkat Daerah.
Di dalam prosesnya, penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau. Oleh karena itu, penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah dapat dilakukan secara simultan atau paralel dengan penyusunan RPJMD dengan fokus kajian perencanaan meliputi analisis latar belakang penyusunan Renstra Perangkat Daerah, kondisi gambaran Pelayanan Perangkat Daerah, analisis tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Perangkat Daerah, analisis permasalahan dan isu-isu strategis Perangkat Daerah, rumusan tujuan dan sasaran jangka menengah Perangkat Daerah, strategi dan arah kebijakan yang akan menjadi fokus
3 | B A B I
REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
kinerja Perangkat Daerah, dan analisi rencana program dan kegiatan serta pendanaan serta evaluasi kinerja penyelenggara Bidang Urusan terkait bidang Ke-PU-an.
Renstra pada Perangkat Daerah harus terintegrasi dengan prioritas dan fokus pembangunan daerah Tahun 2019-2024 serta bersinergi dengan prioritas pembangunan Nasional dan Provinsi Riau. Sesuai dengan kebijakan nasional pembangunan RPJPN 2005-2025 bahwa pembangunan dan penyediaan air minum dan sanitasi diarahkan untuk mewujudkan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. Sesuai Permendagri 100 Tahun 2018, SPM Pekerjaan Umum dibagi menjadi 3 kebutuhan dasar masyarakat yaitu perumahan, air minum dan air limbah. Berdasarkan SPM ini, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau menyusun arah kebijakan dan strategi untuk mengakomodir penyediaan layanan air minum,pengolahan air limbah, relokasi rumah akibat program pemerintah dan penyediaan rumah akibat bencana.
Dokumen Renstra PD merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan lainnya yaitu dokumen RPJMD, Renstra Kementerian/Lembaga (K/L) dan Renstra Kabupaten/Kota, serta tindak lanjutnya sampai dengan proses penyusunan RAPBD.
Beberapa hal yang terkait antara Renstra PD dengan penyusunan Dokumen RPJPD dan RPJMD :
1. Penyusunan Renstra PD bertujuan untuk merumuskan visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah dengan mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau, agar selaras dengan program prioritas Kepala Daerah terpilih;
2. Penyiapan Renstra Perangkat Daerah merupakan tanggung jawab Kepala Perangkat Daerah yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah menurut Peraturan Gubernur Riau tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau sebagai masukan penyempurnaan dokumen RPJMD;
3. Program dalam Renstra Perangkat Daerah adalah bersifat indikatif, tidak mengabaikan keberhasilan yang sudah dicapai selama ini dalam program prioritas Kepala Daerah Terpilih yang diselaraskan dengan RPJMD, RTRW, Renstra Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dan Renstra Kementerian/Lembaga;
4. Renstra PD dijabarkan melalui Renja PD dan RKA PD, sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program yang menjadi tugas Perangkat Daerah.
Keterkaitan Renstra Perangkat Daerah dengan RPJMD, Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota, dan dengan Renja Perangkat Daerah dapat dilihat pada Gambar berikut :
Gambar 1.1 Keterkaitan Dokumen Renstra
1.2 Landasan Hukum
Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau Tahun 2019-2024 berlandaskan pada beberapa dasar hukum yang mengatur sistem, mekanisme, proses dan prosedur tentang penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi, dijabarkan sebagai berikut:
A. Undang-undang
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung;
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 47 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286);
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 5 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air;
5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 66 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4400);
6. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5 | B A B I
REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
8. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700;
9. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang; 10. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara;
11. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
12. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
13. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman; 14. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82);
15. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum
16. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679;
17. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa; 18. Undang - Undang No.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
B. Peraturan Pemerintah
19. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pertanggungjawaban Kepala Daerah;
20. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol;
21. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanann Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung;
22. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi; 23. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan;
24. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 97, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664);
25. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);
26. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
27. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional; 28. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air;
29. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang; 30. Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2010 tentang Bentuk dan Tata Cara Peran Masyarakat
dalam Penataan Ruang;
31. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai; 32. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2013 tentang Rawa;
33. Peraturan Pemerintah Nomor 121 Tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya air; 34. Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum; 35. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah;
36. Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman;
37. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864);
38. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis;
39. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal; 40. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
C. Peraturan Presiden
41. Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2005 tentang Pulau-Pulau Kecil Terluar; 42. Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2012 tentang RTR Pulau Sumatera;
43. Peraturan Presiden RI Nomor 148 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Perpres No 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. 44. Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan.
D. Keputusan Presiden
45. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung.
E. Instruksi Presiden
7 | B A B I
REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
F. Peraturan Menteri
47. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
48. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Minimal;
49. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 41/PRT/M/2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budidaya;
50. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2009 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi;
51. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 01/PRT/M/2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
52. Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.
53. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10/PRT/M/2016 tentang Pemberian Dukungan oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah dalam Kerjasama Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum;
54. Peraturan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27/PRT/M/2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum;
55. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
56. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembuatan dan Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah;
57. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 29/PRT/M/2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
G. Peraturan Daerah
59. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 4 Tahun 2003 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Riau (Lembaran Daerah Provinsi Riau Tahun 2003 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Riau Nomor 4);
60. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Riau Tahun 2005 - 2025 (Lembaran Daerah Provinsi Riau Tahun 2009 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Riau Nomor 9);
61. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Riau Tahun 2005 – 2025;
62. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Riau Tahun 2018-2038;
63. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau.
H. Peraturan Gubernur
64. Peraturan Gubernur Riau Nomor 61 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau
65. Peraturan Gubernur Riau Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau adalah sebagai dokumen induk perencanaan untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahunan dan sebagai dokumen pembangunan yang berkelanjutan yang bisa dijadikan pegangan untuk memahami visi, misi, strategis dan arah kebijakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada periode pemerintahan tahun 2019-2024.
Tujuan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau Tahun 2019-2024 adalah:
1. Tersedianya acuan dalam pengalokasian sumber dana yang terbatas pada berbagai kegiatan yang bersifat strategis untuk pencapaian visi dan misi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan yang telah ditetapkan;
2. Tersedianya acuan bagi seluruh unit kerja di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dalam melaksanakan kegiatan – kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta visi dan misi yang telah ditetapkan;
9 | B A B I
REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
3. Tersedianya acuan untuk menilai pencapaian kinerja masing-masing unit kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, yang kemudian akan diakumulasikan menjadi pencapaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan secara keseluruhan, dan
4. Tersedianya acuan bagi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dalam mempertanggungjawabkan akuntabilitas kinerjanya.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau Tahun 2019-2024 disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, dengan uraian sebagai berikut:
BAB I. PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan tentang latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan, serta sistematika penulisan.
BAB II. GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
Memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra Perangkat Daerah periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas Perangkat Daerah yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra Perangkat Daerah ini.
BAB III. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
Bab ini menguraikan tentang identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan, telaahan visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Riau, telaahan Renstra K/L, telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta penentuan isu-isu strategis.
BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN
Bab ini menguraikan tujuan dan sasaran jangka menengah perangkat daerah.
BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Pada bab ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang.
BAB VI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Bab ini menguraikan tentang rencana program dan kegiatan, indikator kinerja dan pendanaan indikatif sesuai dengan perumusan rencana program, kegiatan indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif.
BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Pada Bab ini dikemukakan indikator kinerja Perangkat Daerah yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.
BAB VIII. PENUTUP
11 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN
DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG, PERUMAHAN,
KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN PROVINSI RIAU
Pada Bab mengenai Gambaran Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau ini, memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan sebagai Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan urusan Pemerintahan Daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau sebagai Perangkat Daerah yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau ini.
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau dan Peraturan Gubernur Nomor 61 Tahun 2019tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau merupakan Perangkat Daerah yang berperan dalam membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan kewenangan daerah dan Tugas Pembantuan yang ditugas Kepala Daerah.
Pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi terdapat Unit Pelaksana Teknis yang ditetapkan dalam Pergub No.46 Tahun 2020 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 tanggal 12 September 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau, kedudukan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau merupakan unsur pelaksanaan Pemerintah Provinsi Riau, dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah.
2.3.2 Tugas Pokok dan Fungsi
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau menurut Peraturan Gubernur Riau Nomor 61 Tahun 2019 tentang Uraian Tugas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah berdasarkan azas otonomi daerah, tugas desentralisasi, tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di Bidang Pekerjaan Umum,Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Gubernur. Dalam melaksanakan tugasnya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau mempunyai Fungsi sebagai berikut: a. Perumusan kebijakan pada Sekretariat, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Bidang Penataan Ruang serta Bidang Penataan Bangunan;
b. Pelaksanaan kebijakan pada Sekretariat, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Bidang Penataan Ruang serta Bidang Penataan Bangunan;
c. Pelaksanaan evaluasi pada Sekretariat, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Bidang Penataan Ruang serta Bidang Penataan Bangunan;
d. Pelaksanaan administrasi pada Sekretariat, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Bidang Penataan Ruang serta Bidang Penataan Bangunan, dan
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsinya. Tugas pokok dan fungsi tersebut selain dijalankan oleh masing-masing Bagian/Bidang juga dijalankan juga oleh Unit Pelaksana Teknis, yaitu; Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Jalan Dan Jembatan Wilayah I, II, dan III, UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, Unit Pelaksanaan Teknis Peralatan Konstruksi dan Unit Pelaksanaan Teknis Pengelolaan Air Minum.
2.3.3 Susunan Organisasi
Untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau mempunyai susunan organisasi sebagai berikut:
a. Sekretariat terdiri atas:
1. Subbagian Perencanaan Program;
2. Subbagian Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah; dan
3. Subbagian Kepegawaian dan Umum. b. Bidang Sumber Daya Air terdiri atas:
13 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
2. Seksi Sungai, Danau dan Pantai; dan 3. Seksi Irigasi, Rawa.
c. Bidang Bina Marga terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Jalan dan Jembatan; 2. Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan; dan
3. Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan. d. Bidang Cipta Karya, terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Cipta Karya; 2. Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan; dan
3. Seksi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan.
e. Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Perumahan dan Kawasan Permukiman; 2. Seksi Seksi Perumahan; dan
3. Seksi Kawasan Permukiman.
f. Bidang Pertanahan dan Penataan Ruang, terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan Pertanahan dan Penataan Ruang; 2. Seksi Pertanahan; dan
3. Seksi Penataan Ruang.
g. Bidang Bina Jasa Konstruksi, terdiri atas: 1. Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi;
2. Seksi Pemberdayaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi; dan 3. Seksi Pendataan dan Sertifikasi Jasa Konstruksi.
h. UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, Kelas A;
i. UPT Pengelolaan Air Minum, Kelas A;
j. UPT Peralatan Konstruksi, Kelas B;
k. UPT Pengelolaan Rusunawa, Kelas B;
l. UPT Wilayah I, Kelas A;
m. UPT Wilayah II, Kelas A; n. UPT Wilayah III, Kelas A;
o. UPT Wilayah IV, Kelas A;
p. UPT Wilayah V, Kelas A;
q. UPT Wilayah VI, Kelas A;
Bagan organisasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau berdasarkan Peraturan Gubernur Riau tentang Tugas dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dapat dilihat pada Bagan 2.1.
Bagan 2.1
Bagan Organisasi
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau
15 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
2.2 Sumber Daya
2.3.2 Sumber Daya Manusia (SDM)
Jumlah pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau pada tahun 2019 berdasarkan unit kerja diuraikan pada Tabel 2.1, berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikan, pangkat dan golongan, serta jabatan eselon diuraikan sebagaimana pada Tabel 2.2. dan berdasarkan jabatan masing-masing Bidang/UPT diuraikan berdasarkan pada Tabel 2.3.
Tabel 2.1. Jumlah Pegawai berdasarkan urusan :
NO URUSAN JUMLAH
1 Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 460
2 Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan 98
TOTAL 558
17 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Tabel 2.2. Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan, Pangkat dan Golongan, serta Jabatan Eselon
A. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
NO Jenis Kelamin
Golongan
Jumlah
Pendidikan Formal Jumlah Struktural Jumlah
I II III IV SD SLTP SLTA D-III D-IV S-1 S-2 S-3 I II III IV
1 LAKI – LAKI 0 125 250 35 410 0 12 143 30 0 165 44 0 394 0 0 19 23 42
2 PEREMPUAN 0 37 86 6 129 0 0 41 16 0 66 22 0 145 0 0 12 6 18
TOTAL 0 162 336 41 539 0 12 184 46 0 231 66 0 539 0 0 31 29 60
Tabel 2.3. Jumlah Pegawai (Pelaksana) berdasarkan Jabatan masing-masing per-Bidang/UPT
A. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
SEKRETARIAT SDA
PENGADMINISTRASI UMUM 12 PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 1
PENGADMINISTRASI KEPEGAWAIAN 2 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 1
PENGADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA 4 PENGADMINISTRASI PERENCANAAN DAN PROGRAM 2
PENGELOLA KEPEGAWAIAN 1 PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 3
PRANATA KEARSIPAN 2 ANALIS SDA (JFT) 1
ANALIS SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR 1 ANALIS 5
ANALIS PERENCANAAN DAN PROGRAM 3 PENGAWAS IRIGASI 5
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 1 PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 2
PENGADMINISTRASI PERENCANAAN DAN PROGRAM 2 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 1
PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 1 PETUGAS OPERASI PEMELIHARAAN SDA 3
PERENCANA PERTAMA (JFT) 1 TOTAL 24
PENGADMINISTRASI KEUANGAN 15
KUSTODIAN KEKAYAAN NEGARA 1
PENGELOLA KEUANGAN 6
PENATA KEUANGAN 22
BENDAHARA 1
TOTAL 75
UPT 2
UPT 1 PRAMU BAKTI 1
PRAMU BAKTI 1 PENGADMINISTRASI UMUM 3
PENGADMINISTRASI UMUM 3 PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 1
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 2 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 2
PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 2 PENGADMINISTRASI 1
PENGADMINISTRASI 2 PENGAWAS JALAN DAN JEMBATAN 2
PENGAWAS JALAN DAN JEMBATAN 2 PENGELOLA KEGIATAN SURVEI DAN PERENCANAAN 1
PEMELIHARA JALAN 4 PEMELIHARA JALAN 4
19 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
AMPL PENATAAN RUANG
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 2 PENYUSUN BAHAN PEMBINAAN 2
PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 1 PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 1
PENGADMINISTRASI PERENCANAAN DAN PROGRAM 1 PENGADMINISTRASI PERENCANAAN DAN PROGRAM 3
PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 1 ANALIS TATA RUANG 2
PENGAWAS JARINGAN UTILITAS 3 ANALIS PEMANFAATAN RUANG 6
PENGADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA 1 PENGAWAS TATA RUANG 2
PENGAWAS JARINGAN UTILITAS 2 PENGELOLA TATA RUANG 2
PENATA PENYEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMUKIMAN 2 PENGAWAS TATA RUANG 1
PEMELIHARA SARANA DAN PRASARANA 2 TOTAL 19
PENGELOLA 1
TOTAL 16 PENATAAN BANGUNAN
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 4 PENGADMINISTRASI PERENCANAAN DAN PROGRAM 1
PENGELOLA TATA BANGUNAN UMUM 2
PENATA BANGUNAN GEDUNG DAN PEMUKIMAN 2
PEMELIHARA BANGUNAN 2
PENGAWAS BANGUNAN DAN GEDUNG 2
PENGELOLA TATA BANGUNAN PEMERINTAHAN 1
TOTAL 14
UPT LABOR
PENGADMINISTRASI UMUM 5 UPT PAM
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 1 PENGADMINISTRASI 1
PENELAAH MUTU KONSTRUKSI 2 PENYUSUN 1
ANALIS LABORATORIUM 4 PENGAWAS 2
PENGUJI LABORATORIUM TANAH ASPAL DAN BETON 8 TEKNISI 3
TEKNISI LABORATORIUM 3 PENGEVALUASI 2
PENGADMINISTRASI PENGUJIAN 1 PENGELOLA 1
TOTAL 24 TOTAL 10
PEMBANGUNAN PRESERVASI
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 4 PENGELOLA KEGIATAN SURVEI DAN PERENCANAAN 1
PENGADMINISTRASI 7 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 2
ANALIS 2 PENGELOLA PROGRAM DAN KEGIATAN 1
PENGELOLA 2 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 3
PENGEVALUASI 8 PENGAWAS JALAN DAN JEMBATAN 7
PENGAWAS 22 PEMELIHARA SARANA DAN PRASARANA 6
PEMELIHARA 34 PENGEVALUASI PROGRAM DAN KINERJA 3
PENGELOLA 7 PENGAWAS JALAN DAN JEMBATAN 7
PENGEVALUASI 13 PEMELIHARA SARANA DAN PRASARANA 6
PENGAWAS 17 PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 1
PEMELIHARA 24 TOTAL 39
TOTAL 148
UPT 3 UPT PERALATAN
PRAMU BAKTI 1 PENGADMINISTRASI UMUM 3
PENYUSUN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN 2 PENYUSUN RENCANA ANGGARAN DAN PROGRAM 1
PENGEVALUASI PROGRAM DAN KEGIATAN 2 PENGAWAS PENGOPERASIAN ALAT BERAT 2
PENGELOLA KEGIATAN SURVEI DAN PERENCANAAN 2 KOORDINATOR PERGUDANGAN 1
PENGAWAS JALAN DAN JEMBATAN 4 TOTAL 7
PENGELOLA PEMELIHARAAN JALAN 1
PEMELIHARA JALAN 6
TOTAL 18 TOTAL PELAKSANA 419
ESELON IV 35
Sumber: Sub Bagian Kepegawaian Dinas PUPR Provinsi Riau
Tahun 2018 ESELON III 10
ESELON II 1
21 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
SEKRETARIAT
PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN
Pengadministrasi Umum 2 Analis Perencanaan Wilayah Perumahan 1
Pengadministrasi Kepegawaian 2 Pengawas Tata Bangunan dan Perumahan 2
Analis SDM Aparatur 1 Juru Survei Permukiman Perumahan 1
Analis Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan 1 Penata Penyehatan Lingkungan 2 Penyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran 3 Pengawas Tata Bangunan dan Perumahan 4
Pengadministrasi Keuangan 4 Juru Survei Permukiman Perumahan 2
Kustodian Barang Milik Negara 1 Analis Perencanaan Wilayah Perumahan 1
Penata Keuangan 5 Penelaah Bangunan Gedung dan Permukiman 1
Bendahara 2 Pengawas Tata Bangunan dan Perumahan 2
Penyusun Laporan Keuangan 1 Analis Perencanan Wilayah Perumahan 1
Analis Keuangan 1 Pengelola Program dan Kegiatan 1
Pengadministrasi Persuratan 2 Juru Survei Permukiman Perumahan 4
Pramu Kantor 1 Pengawas Fisik Pemukiman 3
TOTAL 26 Pengawas Fisik Pemukiman 2
Juru Survei Permukiman Perumahan 1
PERTANAHAN
Analis Pengembangan Sarana dan Prasarana 1Analis Pertanahan 1 Penyusun Rencana Pemanfaatan Kawasan 1
Pengawas Pemanfaatan Tanah 1 Pemelihara Sarana dan Prasarana 1
Analis Hukum Pertanahan 1 Pengawas Fisik Pemukiman 5
Pengadministrasi Pertanahan 1 Pengelola Program dan Kegiatan 1
Pengelola Program dan Kegiatan 1 Pemelihara Sarana dan Prasarana 1
Pengadministrasi Pertanahan 1 Pengadministrasi Sarana dan Prasarana 1
Analis Hukum Pertanahan 1 Pengawas Fisik Pemukiman 2
Analis Tuntutan Ganti Rugi 1 Pemelihara Sarana dan Prasarana 1
Pengadministrasi Pertanahan 1 Pengadministrasi Sarana dan Prasarana 1
TOTAL PELAKSANA 78 ESELON IV 15 ESELON III 4 ESELON II 1
TOTAL ASN DINAS PKPP PROVINSI RIAU 98 Sumber: Sub Bagian Kepegawaian Dinas PKPP Provinsi Riau Tahun 2018
23 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
2.2.2 Aset dan Peralatan
Jumlah aset dan peralatan pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau pada Tahun 2018 diuraikan pada Tabel 2.3. berikut ini.
Tabel 2.4. Jumlah Aset dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
AKUN KE L OMP OK JE NI S OB JE K
URAIAN UNIT NILAI
1 2 3 4 5 6 7
1 3 ASET TETAP 7166 22,413,912,897,804.00
1 3 1 Tanah 97 6,957,122,926,939.00
1 3 1 01 Tanah 97 6,957,122,926,939.00
1 3 2 Peralatan dan Mesin 5419 93,345,675,616.07
1 3 2 01 Alat Besar 51 40,435,654,281.00
1 3 2 02 Alat Angkutan 113 24,718,337,395.79
1 3 2 03 Alat Bengkel dan Alat Ukur 75 2,885,700,771.00
1 3 2 04 Alat Pertanian 26 190,172,000.00
1 3 2 05 Alat Kantor dan Rumah Tangga 1350 5,656,050,723.83
1 3 2 06 Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar 116 1,271,521,088.65
1 3 2 08 Alat Laboratorium 3064 12,333,845,793.70
1 3 2 09 Alat Perenjataan 37 414,919,737.06
1 3 2 10 Komputer 586 5,434,473,825.04
1 3 2 19 Peralatan Olahraga 1 5,000,000.00
1 3 3 Gedung dan Bangunan 79 638,034,619,779.27
1 3 3 01 Bangunan Gedung 66 625,994,704,311.30
1 3 3 03 Bangunan Menara 9 6,734,383,967.97
04 Tugu Titik Kontrol/Pasti 4 5,305,531,500.00
1 3 4 Jalan, Jaringan dan Irigasi 802 12,394,948,017,610.70
1 3 4 01 Jalan dan Jembatan 121 11,367,690,535,512.80
1 3 4 02 Bangunan Air 660 996,641,886,899.84
1 3 4 03 Instalasi 21 30,615,595,198.04
1 3 5 Aset Tetap Lainya 517 1,180,755,299,275.12
1 3 5 01 Bahan Perpustakaan 369 9,704,179,281.74
1 3 5 05 Tanaman 2 9,517,010,400.00
1 3 5 07 Aset Tetap Dalam Renovasi 146 1,161,534,109,593.38
1 3 6 Konstruksi Dalam Pengerjaan 252 1,149,706,358,583.79
1 3 6 01 Konstruksi Dalam Pengerjaan 252 1,149,706,358,583.79
1 5 ASET LAINNYA
1 5 3 Aset Tidak Berwujud 3 741,320,000.00
1 5 3 01 Aset Tidak Berwujud 3 741,320,000.00
1 5 4 Aset Lain-Lain 4,596,440,550.00
1 5 4 01 Aset Lain-Lain 4,596,440,550.00
DINAS : PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN PROVINSI : RIAU AKUN KE L OMP OK JE NI S OB JE K
URAIAN UNIT NILAI
KE TE RA NG AN 1 2 3 4 5 6 7,00 8 1 3 ASET TETAP 13.714 476.610.847.074,48 1 3 1 Tanah - -
1 3 2 Peralatan dan Mesin 13.183 33.139.777.808,71
1 3 2 02 Alat Angkutan 19 3.256.865.000,00
1 3 2 03 Alat Bengkel dan Alat Ukur 26 226.656.038,80
1 3 2 04 Alat Pertanian 1 4.000.000,00
1 3 2 05 Alat Kantor dan Rumah
Tangga
12.600 26.080.231.486,18
1 3 2 06 Alat Studio, Komunikasi dan
Pemancar
98 1.337.015.197,54
1 3 2 10 Komputer 439 2.235.010.086,19
1 3 3 Gedung dan Bangunan 14 67.996.640.690,91
1 3 3 01 Bangunan Gedung 14 67.996.640.690,91
1 3 4 Jalan, Jaringan dan Irigasi 6 71.690.916.297,46
1 3 4 01 Jalan dan Jembatan 4 70.957.449.736,00
1 3 4 03 Instalasi 2 733.466.561,46
1 3 5 Aset Tetap Lainya 429 296.164.204.640,64
1 3 5 07 Aset Tetap Dalam Renovasi 429 296.164.204.640,64
1 3 6 Konstruksi Dalam Pengerjaan
82 7.619.307.636,76
1 3 6 01 Konstruksi Dalam Pengerjaan 82 7.619.307.636,76
1 3 7 Akumulasi Penyusutan - 217.625.435.205,52
1 3 7 01 Akumulasi Penyusutan
Peralatan dan Mesin
- 28.140.700.921,98
1 3 7 02 Akumulasi Penyusutan
Gedung dan Bangunan
- 15.364.861.969,86
1 3 7 03 Akumulasi Penyusutan Jalan,
Jaringan dan Irigasi
- 40.986.725.177,04
1 3 7 04 Akumulasi Penyusutan Aset
Tetap Lainnya
- 133.133.147.136,64
1 5 ASET LAINNYA - -
25 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Tabel 2.5. Rekapitulasi Penerimaan dan Penyetoran Retribusi Daerah Tahun Anggaran 2018
P E N E R I M A A N P E N Y E T O R A N NO B U L A N JUMLAH
JUMLAH SISA YANG
SEWA ALAT SEWA ALAT
SEWA KANTIN SEWA AULA
PENERIMAAN SEWA
ALAT SEWA ALAT
SEWA KANTIN SEWA AULA PENYETORAN
BELUM DISETOR BERAT LABORATORIUM BERAT LABORATORIUM 1 2 4 3 5 6 7 (3+4+5) 9 8 5 6 11 (8+9+10) 12 (7-11) 1 JANUARI - - - - 2 FEBRUARI - 63,137,600 10,000,000 42,000,000 115,137,600 - 63,137,600 10,000,000 42,000,000 115,137,600 - 3 MARET - 20,121,900 - 21,000,000 41,121,900 - 20,121,900 - 21,000,000 41,121,900 - 4 APRIL 21,570,000 38,554,100 - 24,000,000 84,124,100 21,570,000 38,554,100 - 24,000,000 84,124,100 - 5 MEI - 32,993,600 - 9,000,000 41,993,600 - 32,993,600 - 9,000,000 41,993,600 - 6 JUNI - 32,595,500 - 9,000,000 41,595,500 - 32,595,500 - 9,000,000 41,595,500 - 7 JULI 21,040,800 56,303,400 - 24,000,000 101,344,200 21,040,800 56,303,400 - 24,000,000 101,344,200 - 8 AGUSTUS - 41,843,700 - 24,000,000 65,843,700 - 41,843,700 - 24,000,000 65,843,700 - 9 SEPTEMBER - 30,120,200 - 33,000,000 63,120,200 - 30,120,200 - 33,000,000 63,120,200 - 10 OKTOBER - 52,346,600 - 18,000,000 70,346,600 - 52,346,600 - 18,000,000 70,346,600 - 11 NOVEMBER 33,942,000 35,092,000 - 21,000,000 90,034,000 33,942,000 35,092,000 - 21,000,000 90,034,000 - 12 DESEMBER - 268,049,000 - 31,000,000 299,049,000 - 268,049,000 - 31,000,000 299,049,000 - JUMLAH 76,552,800 671,157,600 10,000,000 256,000,000 1,013,710,400 76,552,800 671,157,600 10,000,000 256,000,000 1,013,710,400 -
26 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
2.3 Kinerja Pelayanan
2.3.1 Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Terkait pengukuran kinerja pelayanan, dipaparkan sesuai Renstra sebelum Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan bergabung, yaitu Dinas PUPR dan Dinas PKPP. Pelaksanaan tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau melalui capaian sasaran/target Renstra Perangkat Daerah periode 2017-2019 berdasarkan indikator kinerja sesuai tugas dan fungsi Perangkat Daerah bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah mencapai target realisasi pada indikator persentase tingkat kondisi jalan provinsi baik dan sedang, persentase rumah tangga yang mendapatkan pelayanan akses air minum yang aman, persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai kewenangannya, persentase cakupan pelayanan akses sanitasi regional dan persentase luas wilayah yang terlindung dari daya rusak air.
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau dalam Periode Renstra 2017-2019 digambarkan dalam Tabel 2.6.
Tabel 2.6. Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya (SDG’s) Target Renstra SKPD Tahun ke-
Realisasi Capaian Tahun ke-
Rasio Capaian pada Tahun ke-
2017 2018 2017 2018 2017 2018
1 Persentase tingkat kondisi jalan
baik dan sedang 60% (*) 63% 65% 58,44% 61,24% 0,93 0,94
2
Persentase rumah tangga yang mendapatkan pelayanan air minum
100% 89,16% 91,65% 75,12% 68,43% 0,84 0,75
3
Persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai kewenangannya
70% (*) 55% 60% 46,05% 46,05% 0,84 0,77
4 Persentase cakupan pelayanan
akses sanitasi regional 100% 23% 32% 23% (**) 1,00
5 Persentase luas wilayah yang
terlindungi dari daya rusak air 35% 40% 35% 37% 1,00 0,925
27 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Sumber: Renstra 2017-2019 dan LKJIP 2017-2018
Pada tabel ini menunjukkan bahwa capaian pembangunan jalan dan jembatan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau dapat memenuhi target yang diindikasikan dengan meningkatnya presentase tingkat kondisi jalan provinsi baik dan sedang, sedangkan untuk pelayanan air minum mengalami
penurunan. Untuk capaian penyediaan air irigasi masih sama dengan tahun sebelumnya. Sementara cakupan pelayanan akses sanitasi regional tidak dapat diukur karena kegiatan sanitasi yaitu penyediaan TPA Regional belum dibangun karena terkendala pengadaan lahan. Kinerja penanganan banjir pada wilayah sungai hampir mencapai target.
Tabel 2.7. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Indikator* Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke-
Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan 2017 2018 2017 2018 2017 2018 Anggaran Realisasi
Persentase tingkat kondisi
jalan baik dan sedang 1.051.812.775.495 533.379.733.538
963.835.718.276
477.697.129.504 0,92 0,90 (518.433.041.957) (486.138.588.772)
Persentase rumah tangga yang mendapatkan pelayanan air minum
104.481.756.700 5.965.568.500 90.873.349.785 1.695.564.078 0,87 0,28 (98.516.188.200) (89.177.785.707)
Persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai kewenangannya 23.562.926.405 10.881.353.200 17.859.898.720 6.795.240.874 0,76 0,62 (12.681.573.205) (11.064.657.846) Persentase cakupan pelayanan akses sanitasi regional 22.183.161.420 15.000.000.000 19.829.576.325 714.557.500 0,89 0,05 (7.183.161.420) (19.115.018.825)
Persentase luas wilayah yang terlindungi dari daya rusak air 35.051.026.100 25.556.479.600 33.615.441.706 17.579.650.180 0,96 0,69 (9.494.546.500) (16.035.791.526)
28 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Nilai anggaran dan realisasi pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau pada Periode 2017-2019 ditunjukkan pada Tabel 2.7 yang menggambarkan bahwa rasio antara realisasi dan anggaran pada Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019 diatas 50% yang di kategorikan baik yaitu untuk peningkatan kondisi jalan, sistem irigasi dan luas wilayah terlndungi dari daya rusak air. Sedangkan untuk pelayanan air minum dan pelayanan akses sanitasi regional Tahun 2017 di atas 50% di kategorikan baik dan pada tahun 2018 di kategorikan rendah karena di bawah 50%.
2.3.2 Kinerja Pelayanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
Indikator kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam tiga tahun sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD Provinsi Riau Tahun 2019-2024 dan capaian kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Pencapaian kinerja pelayanan perangkat daerah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.8
Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau
NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
Target
NSPK Target IKK
Target Indikator
Lainnya
Target Renstra Perangkat Daerah Tahun Realisasi Capaian Tahun Rasio Capaian Pada Tahun
2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1 Persentase Pemenuhan Rumah Layak Huni Bagi Rumah Tangga Miskin
22,03% 17,81% 19,82% 22,03% 17,53% 19,49% - 98,4% 98,3% -
2 Persentase Cakupan Layanan Infrastruktur Permukiman Pada Kawasan Strategis Provinsi
30% 10% 20% 30% 8,36% 15,19 % - 83,6% 75,95% -
3 Penurunan Luasan Kawasan Kumuh Kewenangan Provinsi
143 Ha
29 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
Target
NSPK Target IKK
Target Indikator
Lainnya
Target Renstra Perangkat Daerah Tahun Realisasi Capaian Tahun Rasio Capaian Pada Tahun
2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
4 PSU Permukiman Pada Kawasan Permukiman Perkotaan Yang
Dimanfaatkan 108.000 m 30.500 M 37.000 M 40.500 M 114.916 M 11.031 M - 376,77 % 29,81 % -
5 Jumlah Dokumen Penetapan Lokasi, Penyelesaian Sengketa dan Ganti Rugi Pertanahan Yang Difasilitasi
9 Dok
3 3 3 3 1 - 100 % 33,33 % -
6 Persentase Rentang Waktu pelaksanaan Tata Kelola Sumber Daya Perangkat Daerah
100%
100 % 100 % 100 % 100 % 100 % - 100 % 100 % -
Tolak ukur pencapaian sasaran kinerja pelayanan dapat dilihat dengan membandingkan capaian kinerja (performance results) pada tahun berjalan dengan rencana kerja (performance plan) yang sudah ditetapkan pada Renstra Perangkat Daerah sebelumnya (2017-2019). Dengan analisis capaian kinerja terhadap realisasi kinerja akan memungkinkan diidentifikasinya sejumlah kinerja (performa grip) bagi perbaikan kinerja dimasa yang akan datang.
Pertama, yaitu Persentase Pemenuhan Rumah Layak Huni Bagi Rumah Tangga Miskin dengan target pelaksanaan 19,82% dapat dilaksanakan dengan rasio capaian yang baik sampai dengan Tahun 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan indikator ini antara lain yaitu peran serta masyarakat dalam merencanakan dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan dan pengalokasian anggaran yang cukup besar untuk mendukung pemenuhan target indikator tersebut.
Indikator yang kedua yaitu Persentase Cakupan Layanan Infrastruktur Permukiman Pada Kawasan Strategis Provinsi memiliki realisasi capaian sebesar 15,19% dari target sebesar 20% yang sudah ditetapkan. Indikator ini belum dapat dilaksanakan dengan baik dikarenakan menunggu penetapan terbaru terhadap Kawasan Strategis Provinsi Riau pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang baru ditetapkan pada Tahun 2018 melalui Peraturan Daerah Provinsi Riau No. 10 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Riau Tahun 2018-2038.
Indikator yang ketiga yaitu Penurunan Luasan Kawasan Kumuh Kewenangan Provinsi. Pada tahun 2018 realisasi capaian untuk indikator ini tidak dapat dilaksanakan dikarenakan adanya rasionalisasi anggaran sehingga perangkat daerah diminta untuk dapat memangkas anggaran dan berdampak pada tidak dapat dilaksanakannya beberapa program dan kegiatan yang telah ditetapkan. Adapun pada Tahun 2019 ditargetkan penurunan Kawasan Kumuh Kewenangan Provinsi (10-15 Ha) sebesar 39 Ha.
Keempat yaitu PSU Permukiman Pada Permukiman Perkotaan Yang Dimanfaatkan dengan target pencapaian sebesar 108.000 meter. Adapun capaian untuk target ini sudah dapat diselesaikan pada tahun pertama dengan realisasi capaian sebesar 368,56%. Walaupun demikian, dikarenakan pertumbuhan permukiman perkotaan yang cepat dan pesat serta besarnya permintaan dari masyarakat maka pelaksanaan kegiatan untuk mendukung indikator ini tetap dilaksanakan sampai dengan Tahun 2019 yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan prioritas pendanaan Perangkat Daerah.
Kelima, Jumlah Dokumen Penetapan Lokasi, Penyelesaian Sengketa dan Ganti Rugi Pertanahan Yang Difasilitasi dengan target 9 Dokumen. Adapun prioritas pelaksanaan pekerjaan yaitu dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan dan pengelolaan pertanahan untuk kepentingan umum, terutama dalam memfasilitasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Proyek Strategis di Provinsi Riau. Disamping itu juga untuk memfasilitasi penyelesaian sengketa dan konflik Pertanahan lainnya.
Indikator yang terakhir yaitu Persentase Rentang Waktu Pelaksanaan Tata Kelola Sumber Daya Perangkat Daerah yang merupakan pelaksanaan kegiatan pengelolaan ke-sekretariat-an antara lain : pengadministrasian umum, keuangan, aset, perencanaan program dan kedisiplinan pegawai.
Adapun untuk Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dapat dilihat pada tabel berikut :
31 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Tabel 2.9
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau
Uraian
Anggaran pada Tahun Realisasi Anggaran pada Tahun Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun Rata-rata Pertumbuhan 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 Anggaran Realis asi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
Urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman
Persentase Pemenuhan Rumah Layak Huni
Bagi Rumah Tangga Miskin 100.080.000.000 119.742.000.000 110.603.770.000 98.409.019.431 117.670.500.000 - 98,33 98,27 - 5,13 -
Urusan Pekerjaan Umum Penataan Ruang
Persentase Cakupan Layanan Infrastruktur Permukiman Pada Kawasan Strategis Provinsi
4.593.839.000 34.514.520.600 1.153.401.020 3.642.643.200 10.132.827.500 - 79,29 29,36 - (49,89) -
Penurunan Luasan Kawasan Kumuh
Kewenangan Provinsi 5.024.894.000 9.477.184.700 15.401.787.990 3.948.716.000 214.578.666 - 78,58 2,26 - 75,07 -
PSU Permukiman Pada Kawasan
Permukiman Perkotaan Yang Dimanfaatkan 131.265.014.455 82.210.430.128 43.130.450.000 105.504.864.006 13.100.599.151 - 80,38 15,94 - (42,68) -
Urusan Pemerintahan Wajib
Penetapan lokasi pembangunan untuk
kepentingan umum - - 799.404.000 - - - -
Persentase rentang waktu pelaksanaan Tata
Pendanaan pada Urusan Pemerintahan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman diarahkan untuk memenuhi indikator kinerja kunci yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk Rasio antara Realisasi dan Anggaran dalam pelayanan pemenuhan Rumah Layak Huni bagi Rumah Tangga Miskin dapat dikatakan cukup baik dengan persentase realisasi yang selalu berada pada angka 98%. Hal ini dapat tercapai dengan adanya perencanaan yang baik dan pelaksanaan kegiatan yang tepat waktu dan sasaran. Penyerapan dana untuk layanan infrastruktur Kawasan Permukiman Kumuh dan Pembangunan/Peningkatan PSU Permukiman. Rata-rata pertumbuhan anggaran dan realisasi cenderung menurun dikarenakan keterbatasan dana yang dimiliki Pemerintah Daerah. Untuk pembangunan permukiman pada dasarnya diselenggarakan oleh masyarakat bersama pemerintah. Oleh karena itu peranan masyarakat dalam pembiayaan pembangunan harus ditumbuhkan dengan mendorong kesadaran, pemahaman, dan penghayatan bahwa pembangunan adalah hak serta kewajiban dan tanggung jawab bersama seluruh rakyat. Sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan dan ketergantungan pendanaan pada pemerintah dapat dikurangi.
Pengentasan Kawasan Kumuh pada hakekatnya adalah untuk mewujudkan kondisi kawasan permukiman yang sehat dan layak huni (livable), aman, nyaman dan berkelanjutan. Pendanaan untuk Penurunan Luasan Kawasan Kumuh Kewenangan Provinsi diupayakan untuk dapat terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya.
Selanjutnya pada Urusan Pemerintahan Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dengan sub urusan permukiman, penyerapan dana ditujukan untuk Layanan Infrastruktur pada permukiman di Kawasan Strategis Daerah Provinsi Riau.
Selain itu juga disalurkan anggaran untuk melaksanakan Urusan Pemerintahan Wajib Non Pelayanan Dasar yaitu Urusan Pertanahan dan juga Urusan Pelayanan Sekretariat. Adapun penyerapan anggaran untuk pelayanan ini mengalami penurunan dikarenakan adanya beberapa kegiatan yang belum dapat dilaksanakan seperti rehabilitasi gedung kantor yang masih dalam tahapan persiapan serta rasionalisasi anggaran yang menyebabkan penurunan penyerapan anggaran.
Anggaran dan pendanaan pada urusan pertanahan diarahkan untuk memenuhi indikator kinerja kunci yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada urusan pertanahan anggaran dan pendanaan hanya dialokasikan pada tahun anggaran 2018, sehingga untuk mengetahui rasio antara Realisasi dan Anggaran pada Tahun 2016 dan 2017 tidak dapat diketahui. Anggaran bidang pertanahan pada Tahun 2018 mengalami rasionalisasi dari semula Rp 799.404.000 menjadi Rp 409.653.369, dan anggaran yang terealisasi sebesar Rp 389.750.631, sehingga dalam pelaksanaanya pelayanan pengadaan tanah pembangunan untuk kepentingan umum, anggaran dan realisasi tahun 2018 berada diangka serapan 95 %.
33 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Pada Aspek Standar Pelayan Minimal (SPM), pada Urusan Pemerintahan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Perumahan Rakyat merupakan salah satu target Prioritas Nasional, karena berkaitan dengan hak warga negara yang paling minimal harus diterima oleh setiap warga Indonesia, sehingga wajib dianggarkan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah kepada setiap warganya.
Dalam perkembangannya, pengaturan SPM Perumahan Rakyat yang semula didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal dan Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 22 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota telah berubah dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal dan disusul dengan peraturan dari kementerian teknisnya.
Pada pelaksanaannya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau yang baru terbentuk pada Tahun 2016 berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau tanggal 4 November 2016 telah mengupayakan agar program dan kegiatan perangkat daerah dapat diintegrasikan untuk mendukung pelayanan SPM Perumahan.
Adapun hambatan dalam penerapan SPM yang dialami Perangkat Daerah yaitu karena penerapan SPM belum terakomodasi dengan baik dalam dokumen perencanaan, terutama RPJMD Tahun 2014-2019 Provinsi Riau. Selain itu juga terkendala dalam perumusan dan pengumpulan data yang masih belum dapat dilaksanakan dengan baik.
34 | BAB II
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM , PENATAAN RUANG, PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN TAHUN 2019-2024
Tabel 2.10
Integrasi Program Pelayanan Perangkat Daerah dengan Indikator Pelayanan SPM
No Indikator Pelayanan SPM Program Rencana Realisasi 2017 2018 2019 2017 2018 2019 Target Capaian Anggaran (Jutaan Rupiah) Target Capaian Anggaran (Jutaan Rupiah) Target Capaian Anggaran (Jutaan Rupiah) Capaian Anggaran (Jutaan Rupiah) Capaian Anggaran (Jutaan Rupiah) Capaian Anggara n (Jutaan Rupiah) 1. Cakupan ketersediaan Rumah Layak Huni Program Lingkungan Sehat Perumahan 1 Dokumen 289,59 1 Dokumen 202,35 2. Cakupan ketersediaan Rumah Layak Huni dan Terjangkau Program Pengembangan Perumahan, Program Pembangunan Infarstruktur Perkotaan 2001 Unit 116.177,61 2061 Unit 119.742 1845 Unit 110.603,77 1969 Unit 109.157,88 2026 Unit 117.670,50 3. Cakupan lingkungan yang sehat dan aman yang didukung PSU
Program Pengembangan Wilayah Startegis dan Cepat Tumbuh, Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan, Program Pembangunan Infarstruktur Perkotaan 2 Kawasan Permukiman Kumuh, 8 Permukiman di Kawasan Strategis/ Cepat Tumbuh dan Pembangunan 106,183 meter Jalan Lingkungan 140.883,75 4 Kawasan Permukiman Kumuh, 15 Permukiman di Kawasan Strategis/ Cepat Tumbuh dan Pembangunan 75,052 meter Jalan Lingkungan 127.002 6 Kawasan Permukiman Kumuh dan Pembangunan 29,725 meter Jalan Lingkungan 58.532,24 2 Kawasan Permukiman Kumuh, 7 Permukiman di Kawasan Strategis/ Cepat Tumbuh dan Pembangunan 114,916 meter Jalan Lingkungan 113.096,22 0 Kawasan Permukiman Kumuh, 5 Permukiman di Kawasan Strategis/ Cepat Tumbuh dan Pembangunan 11,031 meter Jalan Lingkungan 23.835,36