BIOSINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN EKSTRAK EMPELUR BATANG SAGU BARUK (Arenga microcarpha) DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sintesis Nanopartikel Perak dari Larutan Perak Nitrat Menggunakan Bioreduktor Ekstrak Daun Teh Hijau.. Skripsi, Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel perak dengan menggunakan reduktor ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca Linn.), dengan pengaruh
Meningkatkan mutu laboratorium, karna dengan adanya penelitian mengenai biosintesis nanopartikel perak ekstrak buah tin (Ficus carica L.) terhadap aktivitas antioksidan dan
Tampak bahwa koloid nanopartikel perak hasil biosintesis menunjukkan spektrum UV-Vis yang sangat berbeda dari kedua larutan (larutan AgNO 3 dan larutan ekstrak Sambiloto)
Pada penelitian ini akan dilakukan biosintesis nanopartikel perak menggunakan ekstrak air rimpang lengkuas sebagai bioreduktor pada suhu ruang dengan bantuan shaker
Nanopartikel perak hasil biosintesis menggunakan ekstrak air rimpang jahe merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis, sedangkan
Nanopartikel perak hasil green synthesis menggunakan ekstrak air daun sendok dengan konsentrasi 0,25% yang disintesis pada suhu 70°C memiliki aktivitas antibakteri terhadap
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa nanopartikel perak dapat disintesis dengan metode reduksi menggunakan ekstrak daun ketapang