KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
SEKRETARIAT BIRO UMUM
Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Telepon 021-3521974: Faksimile 021-3521985
NOTA DINAS
Nomor : KU.1.2/ 167 /SET.M.EKON.3/04/2020
Kepada Yth. : 1. Para Asisten Deputi
2. Para Kepala Biro 3. Inspektur
4. Para Pejabat Pembuat Komitmen
Dari : Kepala Biro Umum selaku Kuasa Pengguna Anggaran
Hal : Petunjuk Teknis Pembayaran Biaya Komunikasi Pulsa/Paket Data Internet Penunjang Kegiatan Work From Home Dalam Masa Darurat COVID-19.
Lampiran : 4 (empat) berkas Tanggal : 27 April 2020
1. Dasar :
a. Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Nomor S-308/PB/2020 tanggal 9 April 2020 perihal Penegasan Biaya/Belanja Yang Dapat Dibebankan Pada DIPA Satker Dalam Masa Darurat COVID-19;
b. Surat Edaran Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Nomor SE-1/AG/2020 tanggal 14 April 2020 tentang Penjelasan Standar Biaya Masukan Dalam Pelaksanaan Work From Home (WFH);
c. Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Nomor KP.15/9/SES.M.EKON/03/2020 tanggal 24 Maret 2020 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Optimalisasi Sistem Bekerja dari Rumah Dalam Upaya Pencegahan Covid 19 di Lingkungan Kemenko Bidang Perekonomian;
d. Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor KU.1.2/14 /SES.M.EKON/04/2020 tanggal 14 April 2020 tentang Pembayaran
Biaya/Belanja Yang Dapat Dibebankan Pada DIPA Kemenko Bidang Perekonomian Sebagai Penunjang Kegiatan Work From Home dan Work From Office Dalam Masa DaruratCOVID-19.
2. Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut pada poin (1), diatur mengenai beberapa ketentuan mengenai biaya/belanja yang dapat dialokasikan dalam DIPA Satker, salah satunya adalah biaya komunikasi. Biaya komunikasi dimaksud merupakan biaya penggantian pulsa telepon dan/atau paket data internet yang dikeluarkan dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi dalam bentuk daring diantaranya seperti teleconference,video conference, diklat e-learning atau kegiatan daring lainnya selama working from home. Biaya komunikasi tidak termasuk penggunaan pulsa telepon dan/atau paket data internet yang dikeluarkan ketika work from office.
3. Biaya komunikasi dapat dibebankan pada anggaran masing-masing unit dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Biaya komunikasi dibayarkan kepada pegawai di unit kerja masing-masing atas pelaksanaan kegiatan teleconference,video conference, atau kegiatan daring lainnya selama working from home yang dibuktikan dengan dokumentasi pelaksanaan kegiatan dimaksud.
b. Biaya komunikasi juga dapat dibayarkan kepada pegawai yang ditugaskan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) e-learning yang dikoordinasikan oleh Bagian Sumber Daya Manusia sepanjang biaya tersebut bukan termasuk fasilitas yang diberikan oleh penyelenggara diklat. Biaya komunikasi diklat dibebankan pada anggaran Bagian Sumber Daya Manusia.
c. Penerima biaya komunikasi pulsa telepon dan/atau paket data internet ditetapkan melalui Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran dan dapat ditagihkan secara bulanan per unit kerja atau per kegiatan diklat e-learning.
d. Biaya komunikasi untuk kegiatan diklat e-learning diberikan per pegawai maksimal sebesar Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) /hari selama kegiatan kelas virtual/ e-learning berlangsung.
e. Biaya komunikasi diberikan maksimal sebesar Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) /pegawai untuk satu kali rapat melalui conference/video conference.
f. Kegiatan rapat melalui conference/video conference yang dapat ditagihkan biaya komunikasinya sebagaimana poin (3e) diselenggarakan sekurang-kurangnya selama 1 (satu) jam.
g. Biaya komunikasi untuk kegiatan daring lainnya diberikan per pegawai maksimal sebesar Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per 1 (satu) gigabyte besaran dokumen yang diunduh dan/atau diunggah pada kegiatan daring lainnya.
h. Biaya komunikasi untuk kegiatan teleconference,video conference, diklat e-learning atau kegiatan daring lainnya yang dapat diberikan kepada pegawai adalah maksimal sebesar Rp 360.000 (tiga ratus enam puluh ribu rupiah) per bulannya.
i. Pegawai yang telah diberikan biaya komunikasi untuk kegiatan diklat e-learning, tidak dapat menagihkan biaya komunikasi untuk kegiatan working from home lainnya. j. Alokasi anggaran untuk biaya komunikasi untuk kegiatan rapat melalui
conference/video conference dan/atau kegiatan daring lainnya selama WFH dibebankan pada akun belanja keperluan perkantoran (521111). Biaya komunikasi untuk kegiatan diklat e-learning dibebankan pada akun belanja barang non operasional lainnya (521219).
4. Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sebagaimana disebutkan pada poin 3.c diatas, ditetapkan berdasarkan usulan dari Penanggungjawab Kegiatan minimal Eselon II yang disahkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan memperhatikan beban kerja dengan frekuensi akses masing-masing penerima;
5. Usulan dari Penanggungjawab Kegiatan dan PPK sebagaimana poin 4 di atas disampaikan kepada KPA melalui surat elektronik [email protected] dengan kelengkapan sebagai berikut:
a. Nota Dinas permohonan penerbitan SK KPA dari PPK dalam bentuk pdf. (format lampiran I)
b. Surat Tugas kegiatan rapat teleconference,video conference, diklat e-learning atau kegiatan daring lainnya selama WFH dari Penanggungjawab Kegiatan atau Pejabat berwenang dilampiri Usulan Penerima Biaya Komunikasi dan Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak dari Penanggungjawab Kegiatan/Pejabat berwenang dan PPK yang memuat daftar rekapitulasi nama pegawai, nomor telepon, dan biaya komunikasi yang akan diberikan dalam bentuk pdf. (format lampiran II).
c. Konsep Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran tentang Penetapan Biaya Komunikasi versi editable (ms.word) (format lampiran III).
d. Rekapitulasi detail perhitungan biaya komunikasi yang ditagihkan versi editable (ms.excel). (format lampiran IV)
6. Penagihan biaya komunikasi working from home diajukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Bagian Keuangan melalui Surat Permintaan Pembayaran (SPP) LS Bendahara atau mekanisme Ganti Uang Persediaan (GUP) dengan kelengkapan sebagai berikut.
a. Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran;
b. Surat Usulan Penerima Biaya Komunikasi dan Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak dari Penanggungjawab Kegiatan dan PPK;
c. Daftar Rekapitulasi Perhitungan dan Tanda Terima Biaya Komunikasi;
d. Dokumen pendukung biaya komunikasi seperti :
Undangan Rapat (dapat berupa undangan tertulis, screenshot undangan pada media sosial, dokumen pendukung relevan lainnya);
Agenda Rapat (dapat berupa agenda tertulis, screenshot jam rapat video conference, atau dokumentasi relevan lainnya);
Bukti hadir Rapat (dapat berupa bukti hadir tertulis, screenshot rapat video conference, atau dokumentasi relevan lainnya);;
Laporan/Resume kegiatan;
Dokumen Pendukung lainnya (misanya bukti unduh/unggah dokumen).
7. Dalam pengusulan dan penagihan biaya komunikasi pulsa telepon dan/atau paket data internet, Pejabat Pembuat Komitmen dan Penanggungjawab kegiatan agar melakukan hal-hal berikut.
a. Melakukan penilaian kewajaran dan pengendalian atas pernagihan biaya komunikasi;
b. Memastikan bahwa pegawai yang menerima biaya komunikasi adalah pegawai yang benar-benar berhak menerimanya;
c. Memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas dan ketersediaan anggaran DIPA.
Demikian disampaikan agar dapat dipedomani dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Kepala Biro,
Selaku Kuasa Pengguna Anggaran
Hari Kristijo
NIP 19661226 1995031001
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
KOP UNIT
Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta 10710 Telp.021-3521974 Fax.021-3521986
NOTA DINAS
Nomor :
Kepada Yth. : Biro Umum selaku Kuasa Pengguna Anggaran
Dari : Pejabat Pembuat Komitmen (Unit Kerja)
Hal : Permohonan Penetapan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran
Penerima Biaya Komunikasi Unit xxxxxxxxx
Tanggal :
Berkenaan dengan pelaksanaan Working From Home (WFH) pada Keasdepan/Kedeputian/Biro ……sesuai Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Nomor KP.15/9/SES.M.EKON/03/2020 tentang Optimalisasi Sistem Bekerja dari Rumah Dalam Upaya Pencegahan Covid 19 di Lingkungan Kemenko Bidang Perekonomian, bersama ini kami bermaksud mengusulkan penagihan biaya komunikasi yang dikeluarkan dalam rangka mendukung pelaksanaan WFH dimaksud.
Apabila Bapak tidak berpendapat lain,kami mohon penetapan Bapak selaku Kuasa Pengguna Anggaran dalam Surat Keputusan tentang penerima biaya komunikasi pada Keasdepan/Kedeputian/Biro …… periode ……… sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor KU.1.2/14/SES.M.EKON/04/2020 Tentang Pembayaran Biaya/Belanja yang Dapat Dibebankan pada Dipa Kemenko Perekonomian Sebagai Penunjang WFH dalam Masa Darurat Covid 19. Bersama ini kami lampirkan pula Surat Usulan dan Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak dan rekapitulasi perhitungan biaya untuk menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut .
Demikian disampaikan, atas bantuan kerjasama yang baik, dicapkan terima kasih.
Pejabat Pembuat Komitmen,
Nama PPK NIP PPK
Lampiran I Nota Dinas KPA
Nomor : KU.1.2/ 167 /SET.M.EKON.3/04/2020 Tanggal : 27 April 2020
CONTOH NOTA DINAS PENGAJUAN DARI PPK
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
SEKRETARIAT BIRO UMUM
Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta 10710 Telp. 021-3521974 Fax. 021-3521986
SURAT TUGAS
Nomor : KU.1.2- 183b /SET.M.EKON.3/03/2020
Dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Sesmenko Nomor KP.15/9/SES.M.EKON/03/2020, maka dengan ini menugaskan kepada :
No. Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan 1 Pegawai A
2 Pegawai B 3 Pegawai C 4 Pegawai D
Untuk menjalankan tugas dan fungsi kedinasan dari rumah (work from home) selama sistem bekerja dirumah diberlakukan di lingkungan Kemenko Bidang Perekonomian sesuai ketentuan yang berlaku. Biaya yang timbul dalam
rangka pelaksanaan tugas tersebut dibebankan pada DIPA ….(sebutkan unit)
Demikian surat tugas ini dikeluarkan untuk dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.
Dikeluarkan di Jakarta
Pada tanggal : 2020
Jabatan Pejabat berwenang,
Nama Pejabat berwenang NIP Pejabat berwenang CONTOH SURAT TUGAS
DAN SPTJM
Lampiran II.1 Nota Dinas KPA
Nomor : KU.1.2/ 167 /SET.M.EKON.3/04/2020 Tanggal : 27 April 2020
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
KOP UNIT
Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta 10710 Telp.021-3521974 Fax.021-3521986
SURAT USULAN PENERIMA BIAYA KOMUNIKASI DAN PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Nama PPK NIP : NIP PPK
Jabatan : Pejabat Pembuat Komitmen Unit xxxxx dan
Nama : Nama Penanggungjawab Kegiatan NIP : NIP Penanggungjawab Kegiatan
Jabatan : Jabatan Struktural Penanggungjawab Kegiatan
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:
1. Mengusulkan nama para pejabat dan pegawai sebagai berikut untuk menjadi penerima biaya komunikasi berupa penggantian biaya pulsa telepon dan/atau paket data internet dalam rangka mendukung tugas pokok dan fungsi pada xxxxx (sebut nama unit kerja) selama working from home periode (sebut bulan dan tahun). No. Nama Pejabat/Pegawai Jabatan Nomor Telepon Nilai biaya komunikasi 1 Pegawai A Kepala Subbidang
xxx
0817xxx Rp 180.000,-
2 Pegawai B Kepala Subbidang xxx
0856xxx Rp 150.000
3 Pegawai C Analis Ekonomi 0813xxx Rp 315.000,- 4 Pegawai D Pengelola
Administrasi
0888xxx Rp 140.000,-
Total Rp 785.000,- Lampiran II.2 Nota Dinas KPA
Nomor : KU.1.2/ 167 /SET.M.EKON.3/04/2020 Tanggal : 27 April 2020
2. Penerima biaya komunikasi dimaksud telah dipastikan merupakan pegawai yang benar-benar berhak menerima biaya komunikasi pulsa telepon/paket data internet dengan memperhatikan beban kerja, penilaian kewajaran, frekuensi akses masing-masing penerima, prinsip efisiensi, efektivitas dan ketersediaan anggaran DIPA.
3. Apabila dikemudian hari dapat dibuktikan bahwa pernyataan ini tidak benar atau terdapat kerugian negara karena kelebihan/keterlanjuran pembayaran biaya komunikasi selama working from home, kami bersedia dan bertanggung jawab secara mutlak untuk menindaklanjuti segala konsekuensi sesuai dengan ketentuan.
Demikian usulan dan pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya.
Jakarta, dd-mm-yyyy
Pejabat Pembuat Komitmen
TTD dan Stempel
Nama PPK NIP PPK
Jabatan Penanggungjawab Kegiatan
TTD dan Stempel
Nama Penanggungjawab Kegiatan NIP Penanggungjawab Kegiatan
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 1 -
KEPUTUSAN KEPALA BIRO UMUM KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU KUASA PENGGUNA ANGGARAN
NOMOR TAHUN 2020 TENTANG
PENETAPAN PENERIMA BIAYA KOMUNIKASI PULSA TELEPON/PAKET DATA
INTERNET SELAMA WORKING FROM HOME DI LINGKUNGAN KEASDEPAN XXX
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA BIRO UMUM KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU KUASA PENGGUNA ANGGARAN,
Menimbang : a. bahwa telah ditetapkan penyesuaian sistem kerja
Aparatur Sipil Negara menjadi sistem bekerja di rumah/work from home sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian Nomor KP.15/9/SES.M.EKON/03/2020 tentang Optimalisasi Sistem Bekerja dari Rumah Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian yang telah
diperpanjang melalui Surat Edaran Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian Nomor KP.15/9/SES.M.EKON /03/2020 tentang Perpanjangan Optimalisasi Sistem
Bekerja dari Rumah Dalam Upaya Pencegahan
Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
b. bahwa untuk kelancaran pelaksanaan sistem bekerja di rumah, dibutuhkan biaya penggantian pulsa telepon dan/atau paket data internet yang dikeluarkan dalam
rangka pelaksanaan tugas dan fungsi di (sebutkan nama
unit) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
tentang … Lampiran III Nota Dinas KPA
Nomor : KU.1.2/ /SET.M.EKON.3/04/2020 Tanggal : April 2020
CONTOH KONSEP SURAT KEPUTUSAN KPA
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 2 -
c. bahwa berdasarkan Surat Edaran Sekretaris
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor KU.1.2/14/SES.M.EKON/04/2020 tentang Pembayaran Biaya/Belanja Yang Dapat Dibebankan Pada DIPA Kemenko Bidang Perekonomian Sebagai Penunjang Kegiatan Work From Home dan Work From Office dalam Masa Darurat COVID-19, biaya komunikasi berupa penggantian pulsa telepon dan/atau paket data internet dapat dibayarkan kepada pegawai sepanjang biaya tersebut dikeluarkan dalam rangka kelancaran pekerjaan selama sistem bekerja di rumah;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Kepala Biro Umum Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian selaku Kuasa
Pengguna Anggaran tentang Penetapan Penerima Biaya Komunikasi Pulsa Telepon/Paket Data Internet di
Lingkungan (Sebutkan Unit) Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian;
Mengingat : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang
Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 103);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang
Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19);
3. Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Nomor 5 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 768) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 12 Tahun 2018
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 3 -
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 5 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
4. Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Nomor: Kep-120/M.Ekon/12/2012 tentang Penunjukan Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Penguji Tagihan Kepada Negara, dan Penandatangan Surat Perintah Membayar di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 151 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor: Kep-120/M.Ekon/12/2012 tentang Penunjukan Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Penguji Tagihan Kepada Negara, dan Penandatangan Surat Perintah Membayar di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 78/PMK.02/2019
tentang Standar Biaya Masukan Tahun 2020;
6. Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 34 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah; dan
7. Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor: KP.15/10/SES.M.EKON/03/2020
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 4 -
tentang Perpanjangan Pelaksanaan Optimalisasi Sistem Kerja Bekerja Dari Rumah Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 Di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
8. Surat Edaran Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian Nomor KU.1.2/14/SES.M.EKON/04/2020
tentang Pembayaran Biaya/Belanja Yang Dapat
Dibebankan Pada DIPA Kemenko Bidang Perekonomian Sebagai Penunjang Kegiatan Work From Home dan Work From Office dalam Masa Darurat COVID-19;
9. Surat Edaran Direktur Jenderal Anggaran Kementerian
Keuangan Nomor SE-1/AG/2020 tentang Penjelasan Standar Biaya Masukan Dalam Pelaksanaan Work From Home (WFH).
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA BIRO UMUM KEMENTERIAN
KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU KUASA PENGGUNA ANGGARAN TENTANG PENETAPAN PENERIMA
BIAYA KOMUNIKASI PULSA TELEPON/PAKET DATA
INTERNET SELAMA WORKING FROM HOME DI LINGKUNGAN (SEBUTKAN UNIT) KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN.
Pasal 1
Menetapkan pejabat dan/atau pegawai yang tercantum dalam Lampiran I selaku Penerima Biaya Komunikasi Pulsa Telepon/Paket Data Internet Selama Working From Home di
Lingkungan (sebutkan unit) Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Kuasa Pengguna Anggaran ini.
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 5 -
Pasal 2
Pejabat dan/atau pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 menjalankan tugas dan fungsi yang menimbulkan biaya komunikasi pulsa telepon dan/atau paket data selama
bekerja dari rumah diantaranya sebagai berikut: (sebutkan
resume tugas)
a. Menyelenggarakan Rapat Video Conference;
b. Menghadiri Rapat Video;
c. Dan bentuk kegiatan daring lainnya.
Pasal 3
Pejabat dan/atau pegawai yang ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan dan bertanggungjawab serta melaporkan
pelaksanaan tugasnya kepada (Sebutkan Jabatan
Penanggungjawab Kegiatan) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pasal 4
Segala biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan Keputusan
Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian selaku Kuasa Pengguna Anggaran ini
dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (sebutkan unit kerja) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pasal 5
Keputusan Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Kuasa Pengguna Anggaran ini
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 6 -
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal
KEPALA BIRO UMUM KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU
KUASA PENGGUNA ANGGARAN,
HARI KRISTIJO
No Pemroses Nama Jabatan Paraf 1 Konseptor
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
- 7 -
LAMPIRAN I
KEPUTUSAN KEPALA BIRO UMUM
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG
PEREKONOMIAN SELAKU KUASA
PENGGUNA ANGGARAN NOMOR TAHUN TENTANG
PENETAPAN PENERIMA BIAYA
KOMUNIKASI PULSA TELEPON/PAKET
DATA INTERNET SELAMA WORKING
FROM HOME DI LINGKUNGAN
(SEBUTKAN UNIT) KEMENTERIAN
KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
PEJABAT DAN ATAU PEGAWAI PENERIMA BIAYA KOMUNIKASI
DI LINGKUNGAN (SEBUTKAN UNIT) KEMENTERIAN KOORDINATOR
BIDANG PEREKONOMIAN
NO NAMA JABATAN NOMOR
TELEPON
BIAYA KOMUNIKASI
1. Pegawai A Kepala Subbidang xxx 0817xxx Rp 180.000,-
2. Pegawai B Kepala Subbidang xxx 0856xxx Rp 150.000
3. Pegawai C Analis Ekonomi 0813xxx Rp 315.000,-
4. Pegawai D Pengelola Administrasi 0888xxx Rp 140.000,-
KEPALA BIRO UMUM KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU
KUASA PENGGUNA ANGGARAN,
HARI KRISTIJO
No Pemroses Nama Jabatan Paraf 1 Konseptor
Rincian Rekapitulasi Perhitungan Biaya Komunikasi
Unit : Biro Umum
Periode : April 2020
Nomor Nama Pegawai Kegiatan Working From Home Tanggal Durasi Besaran Dokumen yang diunggah/diunduh Biaya Komunikasi Total Biaya Tanda Tangan
1 Pegawai A Host Rapat X 03-Apr-20 2 jam - 30.000 180.000
Mengikuti Rapat XYZ 10-Apr-20 2 jam 30 menit - 30.000
Mengikuti Rapat XYZ 15-Apr-20 2 jam 10 menit - 30.000
Menyelenggarakan Rapat AB 20-Apr-20 2 jam 15 menit - 30.000
Menyelenggarakan Rapat BC 16-Apr-20 2 jam - 30.000
Mengikuti Rapat YZ 20-Apr-20 3 jam - 30.000
2 Pegawai B Mengikuti Rapat XYZ 15-Apr-20 2 jam 10 menit - 30.000 150.000
Menyelenggarakan Rapat DD 07-Apr-20 2 jam - 30.000
Menyelenggarakan Rapat BB 09-Apr-20 2 jam - 30.000
Host Rapat AB 21-Apr-20 2 jam 30 menit - 30.000
Mengikuti Rapat BC 21-Apr-20 2 jam 16 menit - 30.000
3 Pegawai C Mengikuti Rapat XYZ 04-Apr-20 2 jam - 30.000 300.000
Mengikuti Rapat XYZ 10-Apr-20 2 jam 30 menit - 30.000
Mengikuti Rapat XYZ 15-Apr-20 2 jam 10 menit - 30.000
Mengikuti Rapat YZ 20-Apr-20 3 jam - 30.000
Mengikuti Rapat AB 21-Apr-20 2 jam 30 menit - 30.000
Mengikuti Rapat BC 21-Apr-20 2 jam 16 menit - 30.000
Mengikuti Rapat X 03-Apr-20 2 jam - 30.000
Mengikuti Rapat DD 07-Apr-20 2 jam - 30.000
Mengikuti Rapat BB 09-Apr-20 2 jam - 30.000
Menyelenggarakan FGD conference 23-Apr-20 3 jam - 30.000
4 Pegawai D Upload/Download dokumen 2 Gigabyte 30.000 90.000
Mengikuti Rapat XYZ 04-Apr-20 2 jam - 30.000
Mengikuti Rapat YZ 20-Apr-20 3 jam - 30.000
720.000 TTD PPK TTD Penanggungjawab kegiatan TTD BPP Selama April 2020 Jumlah
Contoh Rekapitulasi detail perhitungan dan tanda terima biaya
komunikasi
Lampiran IV Nota Dinas KPA
Nomor : KU.1.2/ /SET.M.EKON.3/04/2020 Tanggal : April 2020