• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SULAWESI SELATAN

Pertumbuhan Ekonomi

Sulawesi Selatan Triwulan III-2017

Perekonomian Sulawesi Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2017 mencapai Rp 109 862,1 milyar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 75 706,4 milyar.

• Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 tumbuh 6,25 persen

(y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua

lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 13,69 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 8,46 persen.

• Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2017 meningkat sebesar 5,28 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 10,39 persen. Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,31 persen. • Ekonomi Sulawesi Selatan kumulatif sampai dengan Triwulan

III-2017 (c-to-c) tumbuh 6,78 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,56 persen. Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 8,04 persen.

 Struktur ekonomi Pulau Sulawesi secara spasial pada triwulan III-2017 didominasi Provinsi Sulawesi Selatan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB Pulau Sulawesi yakni sebesar 50,18 persen, setengah dari PDRB Pulau Sulawesi, diikuti oleh Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 15,55 persen. Sementara pertumbuhan tertinggi di Pulau Sulawesi dicapai oleh Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 8,68 persen (y-on-y).

EKONOMI

SULAWESI

SELATAN

TRIWULAN

III-2017 TUMBUH

6,25 PERSEN

(2)

A.

PDRB menurut Lapangan Usaha

1.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2017 terhadap Triwulan III-2016 (y-on-y)

Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 dibanding triwulan III-2016 tumbuh 6,25 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 13,69 persen; diikuti Jasa Lainnya sebesar 11,65 persen dan Pengadaan Air sebesar 10,84 persen.

Struktur PDRB Sulawesi Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2017 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Industri Pengolahan serta Konstruksi masih mendominasi PDRB Sulawesi Selatan.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 (y-on-y), Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,39 persen, diikuti Konstruksi sebesar 0,96 persen; Industri Pengolahan sebesar 0,61 persen serta Informasi dan Komunikasi sebesar 0,60 persen.

2.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2017 terhadap Triwulan II-2017 (q-to-q)

Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 5,28 persen. Adanya arus balik yang diakibatkan oleh hari raya Idul Fitri mendorong naiknya pertumbuhan Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan. Di samping itu hasil panen beberapa komoditas, seperti padi palawija juga turut mendorong pertumbuhan Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.

Grafik 2

Sumber Pertumbuhan Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2017 (y-on-y)

1.36 1.45 1.39 0.71 1.04 0.96 1.42 0.50 0.61 0.48 0.70 0.60 0.41 0.49 0.52 2.41 2.45 2.17 6.78 6.63 6.25 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00

III-16 II-17 III-17

Perdagangan Konstruksi Industri Informasi Js Pendidikan Lainnya PDRB

Grafik 1

Pertumbuhan Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2017 (y-on-y)

13.69 11.65 10.84 0 2 4 6 8 10 12 14 16

(3)

3

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 (q-to-q), Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,95 persen, diikuti Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 1,06 persen; Industri Pengolahan sebesar 0,48 persen; serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,39 persen.

3.

Pertumbuhan Ekonomi Kumulatif sampai dengan Triwulan III-2017 terhadap

Kumulatif sampai dengan Triwulan III-2016 (c-to-c)

Ekonomi Sulawesi Selatan kumulatif sampai dengan triwulan III-2017 terhadap kumulatif sampai dengan triwulan III-2016 (c-to-c) tumbuh sebesar 6,78 persen. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,56 persen; diikuti Informasi dan Komunikasi sebesar 10,19 persen dan Jasa Lainnya sebesar 9,40 persen.

Grafik 3

Pertumbuhan Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2017 (q-to-q)

(40.00) (30.00) (20.00) (10.00) 10.00 20.00 30.00

I-2015 II-2015 III-2015 IV-2015 I-2016 II-2016 III-2016 IV-2016 I-2017 II-2017 III-2017

Transportasi Pertanian PDRB

Grafik 4

Pertumbuhan Beberapa Lapangan Usaha Triwulan III-2017 (c-to-c)

10.56 10.19 9.4 8.8 9 9.2 9.4 9.6 9.8 10 10.2 10.4 10.6 10.8

(4)

B. PDRB MENURUT PENGELUARAN

1.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2017 Terhadap Triwulan III-2016 (y-on-y)

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2017 terhadap triwulan III-2016 (y-on-y) terjadi hampir pada semua komponen, kecuali Ekspor Luar Negeri. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 8,46 persen, kemudian diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi rumah Tangga (PK-RT) sebesar 6,15 persen, dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 5,81 persen.

Struktur PDRB Sulawesi Selatan menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2017 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDRB Sulawesi Selatan. Komponen lainnya yang memiliki peranan besar terhadap PDRB secara berturut-turut adalah Komponen PMTB; Impor Barang dan Jasa; Ekspor Barang dan Jasa; dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P). Sedangkan peranan Komponen PK-LNPRT dan Perubahan Inventori relatif kecil.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 (y-on-y), Komponen PMTB merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 3,16 persen; diikuti Komponen PK-RT sebesar 3,10 persen.

Grafik 5

Pertumbuhan Beberapa Komponen Triwulan III-2017 (y-on-y)

Grafik 6

Distribusi Beberapa Komponen Atas Dasar Harga Berlaku

2.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2017 Terhadap Triwulan II-2017 (q-to-q)

Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2017 terhadap triwulan II-2017 (q-to-q) tumbuh sebesar persen. Pertumbuhan terjadi hampir di seluruh komponen PDRB Pengeluaran kecuali Komponen Impor Barang dan Jasa. Komponen PK-P dan PMTB tumbuh masing-masing 3,58 persen dan 4,31 persen. PDRB Pengeluaran triwulan ini pertumbuhannya agak melemah jika dibandingkan dengan triwulan II-2017 dikarenakan pertumbuhan Komponen PK-RT yang memberikan kontribusi terbesar tidak sekuat triwulan lalu dimana momentum Ramadhan dan Idul Fitri mendorong PK-RT meningkat lebih tajam.

8.46 6.15 5.81 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PMTB PK-RT PK-LNPRT 51.42 53.99 52.09 36.05 37.33 36.81 12.53 8.68 11.11 0% 20% 40% 60% 80% 100%

III-2016 II-2017 III-2017 PK-RT PMTB Lainnya

(5)

5

Grafik 7

Pertumbuhan Beberapa Komponen Triwulan III-2017 (q-to-q)

3.

Pertumbuhan Ekonomi Kumulatif sampai dengan Triwulan III-2017 Terhadap

Kumulatif sampai dengan Triwulan III-2016 (c-to-c)

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan selama Januari s.d. September 2017 dibanding periode yang sama pada tahun 2016 (c-to-c) tumbuh sebesar 6,78 persen. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDRB Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PMTB sebesar 8,04 persen, disusul Komponen PK-LNPRT sebesar 6,57 persen, dan Komponen PK-RT sebesar 6,06 persen.

Grafik 8

Pertumbuhan Beberapa Komponen Triwulan III-2017 (c-to-c)

-10 -8 -6 -4 -2 0 2 4 6 8 10 PK-RT PMTB PDRB 6.06 6.57 2.02 8.04 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PK-RT PK-LNPRT PK-P PMTB

(6)

Tabel 1

PDRB menurut Lapangan Usaha

Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 (milyar rupiah)

Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010

Triwulan II 2017 Triwulan III 2017 Triwulan II 2017 Triwulan III 2017

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian, Kehutanan, dan

Perikanan 24.485,97 26.752,48 15.868,59 17.226,56

2. Pertambangan dan Penggalian 5.509,25 5.776,66 4.173,15 4.365,95

3. Industri Pengolahan 13.899,10 14.460,47 9.851,69 10.206,09

4. Pengadaan Listrik, Gas 65,17 68,41 66,11 69,10

5. Pengadaan Air 108,12 110,70 86,57 88,46

6. Konstruksi 13.144,06 13.616,48 8.592,99 8.842,19

7. Perdagangan Besar dan Eceran;

Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 14.415,99 15.520,40 10.553,02 11.303,56

8. Transportasi dan Pergudangan 4.262,76 4.716,88 2.590,09 2.859,29

9. Penyediaan Akomodasi dan Makan

Minum 1.382,49 1.451,86 1.002,37 1.050,08

10. Informasi dan Komunikasi 4.914,19 5.088,26 4.639,27 4.783,85

11. Jasa Keuangan 3.938,15 3.995,35 2.566,68 2.577,41

12. Real Estate 4.014,22 4.060,98 2.548,61 2.561,19

13. Jasa Perusahaan 453,21 471,72 305,18 316,46

14. Administrasi Pemerintahan,

Pertahanan dan Sosial Wajib 4.406,26 4.526,28 2.902,56 2.962,14

15. Jasa Pendidikan 5.219,87 5.715,27 3.817,99 4.046,10

16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1.990,77 2.093,12 1.397,76 1.455,99

17. Jasa Lainnya 1.366,15 1.436,81 949.31 991,99

(7)

7

Tabel 2

Laju Pertumbuhan PDRB menurut Lapangan Usaha (persen) Lapangan Usaha Triwulan II 2017 Triwulan III 2017 Triwulan III 2017 Triwulan I s/d III 2017 Sumber Terhadap Terhadap Terhadap Terhadap Pertumbuhan Triwulan II 2016 Triwulan II 2017 Triwulan III 2016 Triwulan I s/d III 2016 Trw III-2017 (y-on-y) (1) (2) (3) (4) (5) (5)

1. Pertanian, Kehutanan, dan

Perikanan 4,62 8,56 2,09 6,18 0,49

2. Pertambangan dan

Penggalian 6,20 4,62 1,63 5,08 0,10

3. Industri Pengolahan 3,54 3,60 4,48 4,16 0,61

4. Pengadaan Listrik, Gas 3,50 4,53 4,64 5,90 0,00

5. Pengadaan Air 7,30 2,18 10,84 7,92 0,01

6. Konstruksi 8,93 2,90 8,35 8,11 0,96

7. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

10,25 7,11 9,60 9,11 1,39

8. Transportasi dan

Pergudangan 6,15 10,39 9,37 5,69 0,34

9. Penyediaan Akomodasi dan

Makan Minum 11,04 4,76 13,69 10,56 0,18

10. Informasi dan Komunikasi 11,25 3,12 9,84 10,19 0,60

11. Jasa Keuangan 5,29 0,42 4,80 4,80 0,17

12. Real Estate 4,35 0,49 4,74 4,41 0,16

13. Jasa Perusahaan 8,73 3,69 8,64 8,07 0,04

14. Administrasi Pemerintahan,

Pertahanan dan Sosial Wajib (0,63) 2,05 9,10 3,18 0,35

15. Jasa Pendidikan 9,46 5,97 10,13 8,94 0,52

16. Jasa Kesehatan dan

Kegiatan Sosial 9,54 4,17 9,88 8,97 0,18

17. Jasa Lainnya 9,60 4,50 11,65 9,40 0,15

(8)

Tabel 3

Struktur PDRB menurut Lapangan Usaha

Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan II dan III Tahun 2016-2017 (persen)

Lapangan Usaha

Tahun 2016 Tahun 2017

Triwulan II Triwulan III Triwulan II Triwulan III

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian, Kehutanan, dan

Perikanan 24,07 25,24 23,64 24,35

2. Pertambangan dan Penggalian 5,39 5,78 5,32 5,26

3. Industri Pengolahan 13,80 13,28 13,42 13,16

4. Pengadaan Listrik, Gas 0,06 0,06 0,06 0,06

5. Pengadaan Air 0,11 0,10 0,10 0,10

6. Konstruksi 12,39 12,06 12,69 12,39

7. Perdagangan Besar dan Eceran;

Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 13,37 13,61 13,92 14,13

8. Transportasi dan Pergudangan 4,16 4,38 4,12 4,29

9. Penyediaan Akomodasi dan

Makan Minum 1,31 1,25 1,33 1,32

10. Informasi dan Komunikasi 4,53 4,50 4,74 4,63

11. Jasa Keuangan 3,75 3,57 3,80 3,64

12. Real Estate 3,98 3,75 3,88 3,70

13. Jasa Perusahaan 0,43 0,42 0,44 0,43

14. Administrasi Pemerintahan,

Pertahanan dan Sosial Wajib 4,57 4,02 4,25 4,12

15. Jasa Pendidikan 4,92 4,90 5,04 5,20

16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan

Sosial 1,88 1,84 1,92 1,91

17. Jasa Lainnya 1,29 1,24 1,32 1,31

(9)

9

Tabel 4

PDRB Menurut Pengeluaran

Provinsi Sulawesi Selatan, 2017 (milyar rupiah)

Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010 Triw I Triw II Triw III Triw I Triw II Triw III

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 53.973,07 55.917,76 57.222,53 36.453,44 37.409,17 38.131,50

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 1.227,89 1.271,22 1.285,93 791,91 809,20 816,62

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 5.819,20 9.336,35 9.713,09 3.890,57 6.137,65 6.357,11 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 36.238,06 38.668,33 40.435,02 26.150,69 27.671,56 28.864,52

5 Perubahan Inventori 925,99 474,57 2.027,77 687,47 313,89 1.743,44

6 Ekspor Barang dan Jasa 15.854,63 14.825,90 15.910,05 10.706,76 10.518,67 10.640,00

7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 16.540,43 16.917,38 16.732,24 10.808,73 10.948,16 10.846,73

Jumlah 97.498,42 103.575,74 109.862,14 67.872,12 71.911,97 75.706,45

Tabel 5

Laju Pertumbuhan PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Sulawesi Selatan, 2017 (persen)

Lapangan Usaha Trw II 2017 thd Trw I 2017 Trw III 2017 thd Trw II 2017 Trw II 2017 thd Trw II 2016 Trw III 2017 thd Trw III 2016 Kum sd Trw III 2017 thd Kum sd Trw III 2016 Sumber Pertumbuhan Triwulan III (y-on-y) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 2,62 1,93 6,47 6,15 6,06 3,10

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 2,18 0,92 7,35 5,81 6,57 0,06

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 57.76 3,58 -1,27 4,32 2,02 0,37

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 5,82 4,31 8,25 8,46 8,04 3,16

5 Perubahan Inventori - - - -

6 Ekspor Barang dan Jasa -1,76 1,15 6,18 1,15 12,48 0,92

7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 1,29 - 0,93 -0,33 21,62 10,07 2,71

(10)

Tabel 6

Distribusi PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Sulawesi Selatan (persen)

Lapangan Usaha

2016 2017

Triw II Triw III Triw II Triw III

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 53,32 51,42 53,39 52,09

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 1,21 1,17 1,23 1,17

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 9,84 9,07 9,01 8,84

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 36,77 36,05 37,33 36,81

5 Perubahan Inventori 1,36 1,14 0,46 1,85

6 Ekspor Barang dan Jasa 15,14 14,27 14,31 14,48

7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 17,65 13,12 16,33 15,23

Jumlah 100,00 100,00 100,00 100,00

Referensi

Dokumen terkait

WT Strategi: UKM Kerupuk Kulit dapat meningkatkan kualitas produk seperti merek, perijinan, BPOM pegemasan.Berdasarkan hasil obsevasi dan pengamatan produk kerupuk

Menurut Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menyatakan pengertian Pajak Daerah adalah kontribusi wajib kepada Daerah yang

Perencanaan tindakan yakni mempersiapkan dan menyusun segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tindakan antara lain mempersiapkan perangkat pembelajaran

Pada sub bab metodelogi penelitian ini menjelaskan langkah-langkah yang akan dilalui untuk melakukan penelitian ini dalam penerapan pengenalan penerima surat formal dengan

Arachis pintoi sebagai biomulsa dan pengaruhnya terhadap produksi tanaman jagung manis ( Zea mays saccharata Strut.) dibandingkan dengan Calopogonium mucunoides ,

(1994), kegiatan Hasil pengukuran seismik dan magnetik dengan vulkanisme di Jawa ditunjukkan oleh keterdapatan lava lintasan berarah barat laut – tenggara yang memotong

Cara kerja robot dalam menyapu lantai adalah dengan memutar sapu yang terdapat di sisi depan bawah serta bagian tengah dari robot dan menggunakan vacuum cleaner untuk

(Ex Hosana Medica Pilar), RS Jawa Barat Bekasi Jl. Kasuari Raya Kav.. 162 Hasanah Graha Afiah, RS Jawa Barat Depok Jl. Raden Saleh No. Raya Siliwangi No. Gardenia Raya Selatan, Blok