• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi Krim Anti-Aging Yang Mengandung Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Formulasi Krim Anti-Aging Yang Mengandung Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

44

DAFTAR PUSTAKA

Achroni, K. (2012). Semua Rahasia Kulit Cantik dan Sehat Ada di Sini. Jogjakarta: Javalitera. Halaman 13 - 17, 89, 95 - 96, 143 - 144, 171.

Ansel, H.C. (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi Keempat. Jakarta: Penerbit UI-Press. Halaman 491.

Aramo. (2012). Skin and Hair Diagnosis System. Sungnam: Aram Huvis Korea Ltd. Halaman 1 - 10.

Ardhie, M. A. (2011). Radikal Bebas dan Peran Antioksidan dalam Mencegah Penuaan. Jakarta. Scientific Journal of Pharmaceutical Development and Medical Application. Vol.24 (1): 4.

Balsam, M.S. (1972). Cosmetic Science and Technology. Edisi Kedua. New York: John Willy and Son Inc. Halaman 179.

Basuki, K. (2001). Tampil Cantik dengan Perawatan Diri Sendiri. Jakarta: Gramedia Pustaka Mandiri. Halaman 16.

Bentley, V. (2006). Siasat Jitu Awet Muda. Jakarta: Erlangga. Halaman 14.

Cahyono., dan Untari, L. (2009). Proses Pembuatan Virgin Coconut Oil dengan fermentasi Menggunakan Starter Ragi Tempe. Semarang: Jurusan Teknik Kimia, Universitas Diponegoro.

Chatterjee, K., Hall, K., dan Tell, S. (2011). Glycerol to Propylene Glycol. Philadelpia: Pen Libraries. Halaman 6.

Darmawan, A.B. (2013). Anti-aging. Yogyakarta: Media Pressindo. Halaman 3839, 41, 42.

Darmoyuono, W. (2006). Gaya Hidup Sehat Dengan Virgin Coconut Oil. Jakarta: Gramedia. Halaman 61.

Deny, F., Lestari, K., dan Hakim, Z. (2006). Penggunaan Vitamin E dan Vitamin C Topikal dalam Bidang Kosmetik. Majalah Kedokteran Andalas. Vol.30(2): 5.

Ditjen POM RI. (1979). Farmakope Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 649, 659.

Ditjen POM RI. (1985). Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 29.

(2)

45

Ditjen POM RI. (1995). Farmakope Indonesia. Edisi keempat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 6.

Draelos, Z.D dan Thaman, L.A. (2006). Cosmetic Formulation of Skin Care Product. New York: Taylor and Francis Group. Halaman 167, 174.

Eder, E., Wacker, M., Lutz, U., Nair, J., Fang, X., Bartsch, H., Beland, F.A., Schlatter, J. & Lutz, K. W. (2005). Oxidative stress related DNA adducts in the liver of female ratsfed with sunflower, rapeseed, olive or coconut oil supplemented diets. Chem BiolInteract, Oct, paper 164.

Fitzpatrick, T.B., Eisen, A.Z., Wolff, K., Freedberg, I.M., dan Austen, K.F. (1983). Dermatology in General Medicine. Chicago: Mc Graw-Hill Inc. Halaman 8-9.

Gani, Z., Yuni., dan Dede. (2005). Bebas Segala Penyakit dengan VCO (Virgin Coconut Oil). Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 1, 4.

Kelly, T. (2010). 50 Rahasia Alami Awet Muda. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama. Halaman 12.

Lieberman, A.H., Lachman L., dan Kanig, J.L. (1994). Teori Dan Praktek Farmasi Industri. Edisi kedua. Jakarta: UI Press. Halaman 110, 1102, 1105, 1092, 1292.

Lim, F.P.K., Bongosia, L.F.G., Yao, N.B.N. & Santiago, L.A. (2014). Cytotoxic Activity of the Phenolic Extract of Virgin Coconut Oil on Human Hepatocarcinoma Cells (HepG2). International Food Research Journal. Vol.21(2), 729-733.

Moini H, Packer L, Saris N-E L. (2002). Antioxidant and prooxidant activities of α lipoic acid and dihydrolipoic acid. Toxicology and Applied Pharmacology 2002; 182: 84-90.

Muliyawan, D., dan Suriana, N. (2013). A-Z Tentang Kosmetik. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Halaman 138-289.

National Health Surveillance Agency. (2005). Cosmetic Products Stability. Guide Brazil: ANVISA. Halaman 19.

Noormindhawati, L. (2013). Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini. Jakarta: Kompas Gramedia. Halaman 2, 11, 24, 84.

Nst, R. S. (2015). Formulasi dan Uji Efektivitas Sediaan Krim Yang Mengandung Minyak Biji Anggur (Grapeseed Oil). Skripsi. Fakultas Farmasi. Universitas Sumatera Utara. Medan. Halaman 20-21.

(3)

46

Pulung, M.L., Yogaswara, L., dan Sianipar, F.,R., D. (2016). Potensi Antioksidan Dan Antibakteri Virgin Coconut Oil Dari Tanaman Kelapa Asal Papua.

Chem. Prog. Vol.9(2): 75-82.

Putra, S.R. (2012). Optimalkan Kesehatan Wajah dan Kulit dengan Bengkoang. Jogjakarta: Diva Press. Halaman 7 – 17.

Putro, D.S. (1998). Agar Awet Muda. Malang: Universitas Negeri Malang Press. Halaman 21 – 2.

Rawlins, E.A. (2003). Bentley’s Textbook of Pharmaceutics. Edisi Kedelapan belas. London: Bailierre Tindall. Halaman 22, 355.

Reveny, J., Surjanto, Tanuwijaya, T., and Lois, C. (2016). Formulation of Aloe Juice (Aloe vera (L) Burm.f.) Sheet Mask as Anti-Aging. International Journal of PharmTech Research. Vol.9(7): 105-111.

Reynolds, J.E.F. (1982). Martindale The Extra Pharmacopoeia. Twenty-eighth Edition. London: The Pharmaceutical Press. Halaman 45, 788.

Rindengan, B, dan Novarianto, H. (2004). Pembuatan dan Pemanfaatan Minyak Kelapa Murni. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 6, 9, 64-65.

Setiabudi, H. (2014). Rahasia Kecantikan Kulit Alami. Jogjakarta: Media Pressindo. Halaman 82 - 90.

Setiaji, B., dan Prayugo., S. (2006). Membuat VCO Berkualitas Tinggi. Seri Agriteknologi. Cetakan Kedua. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 43, 50, 55.

Surjanto, Reveny, J., Tanuwijaya, J., Tias, A., and Calson. (2016). Comparison of Anti-Aging Effect Between Vitamin B3 and Provitamin B5 Using Skin Analyzer. International Journal of PharmTech Research. Vol.9(7): 99-104.

Suryadi S, I. (2012). Tips Agar Tetap Awet Muda. Yogyakarta: Hanggar Kreator. Halaman 18 - 20.

Surtami., dan Rozaline, H. (2005). Taklukan Penyakit Dengan VCO. Seri Agrisehat. Cetakan Ketiga. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 5, 9, 22, 28.

Tranggono, R.I. dan Latifah, F. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Editor: Joshita Djajadisastra, Pharm., MS, Ph.D. Jakarta: Penerbit Pustaka Utama. Halaman 6-7, 11, 26, 75, 77-80, 152.

Wasitaatmadja, S.M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Penerbit UI-Press. Halaman 111-120.

(4)

47

Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Jogjakarta: Kanisius. Halaman 20.

Youngson, R. (2005). Antioksidan: Manfaat Vitamin C dan E Bagi Kesehatan. Jakarta: Arcan. Halaman 9.

Zelfis, F. (2012). Kunci Awet Muda. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Laksana. Halaman 23.

Referensi

Dokumen terkait

Pemulihan kulit paling baik pada konsentrasi minyak zaitun ekstra murni 20% yang mampu memulihkan kondisi kadar air dari dehidrasi menjadi normal, kulit menjadi lebih

Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (DitJen POM RI). Parameter Standar Umum Ekstrak.. Departemen Kesehatan Republik Indonesia,

Alpukat memberikan manfaat yang baik terhadap kulit, baik dengan dikonsumsi langsung maupun digunakan pada kulit sebagai perawatan luar, karena buah alpukat

Jakarta: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.. Ditjen

Hasil analisis statistik setelah 4 minggu pemakaian krim anti- aging menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kadar air yang signifikan (p ≤ 0,05) antara

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak zaitun ekstra murni dapat diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti- aging dan pemulihan kulit terjadi pada

Asam arakhidonat (20:4) merupakan asam lemak tidak jenuh yang dapat meningkatkan suseptibilitas biofilm yang dibentuk oleh spesies Candida, sehingga pembentukan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak zaitun ekstra murni dapat diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti-aging dan pemulihan kulit terjadi pada