Bab ini menjelaskan mengenai tahapan penyelesaian masalah yang dilakukan saat penelitian. Flowchart penelitian dapat dijelaskan pada Gambar 3.1.
Studi pustaka Studi lapangan
Identifikasi masalah
Penentuan rumusan masalah, tujuan, batasan, manfaat, dan asumsi penelitian
Observasi Praktikum PTI 2
Identifikasi jenis sarung tangan
Proses kalibrasi alat uji tekanan pada permukaan telapak tangan
Uji alat ukur
Penentuan faktor faktor yang berpengaruh terhadap tekanan pada permukaan telapak
tangan
Lolos
Tidak Pembuatan alat ukur tekanan pada
permukaan telapak tangan (Perancangan hardware, perancangan
software, proses validasi) Tahap Identifikasi
Masalah
Tahap Deskripsi Masalah
Tahap Perancangan / Penyusunan Konsep
A
Gambar 3.1 Flowchart metodologi penelitian
Penyusunan protokol pengujian tekanan pada permukaan tangan operator saat
perakitan kursi kuliah
Uji kekuatan genggam menggunakan handgrip dynamometer
Uji tekanan pada permukaan tangan operator saat melakukan perakitan kursi kuliah
Pengaruh faktor sarung tangan, sudut pergelangan tangan, dan handtool terhadap tekanan pada permukaan telapak
tangan menggunakan ANOVA
Kesimpulan dan Saran Analisis Tahap Pengumpulan
dan Pengolahan Data
Tahap Analisis
Tahap Kesimpulan dan Saran
B
Gambar 3.1 Flowchart metodologi penelitian (lanjutan)
3.1 Tahap Identifikasi Masalah
Tahap identifikasi masalah adalah tahap pertama dari sebuah penelitian yang bertujuan untuk menetapkan tahap tahap penelitain serta tujuan akhir dari sebuah penelitian untuk menyelesaikan permasalahan. Tahap identifikasi masalah terdiri dari beberapa sub subbab di bawah ini sebagai berikut:
1. Studi Pustaka dan Studi Lapangan
Studi pustaka dan studi lapangan dilakukan untuk mengetahui hubungan dengan masalah yang diangkat dalam penelitian. Studi pustaka diperoleh dari sumber tertulis berasal referensi antara lain buku, jurnal, informasi dan internet.
Studi lapangan diperoleh dari peristiwa langsung dihadapi oleh praktikan perakitan kursi kuliah.
serta gambaran masalah dan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penelitian. Identifikasi awal disertakan data penguat yang berasal dari studi lapangan dan studi pustaka sebagai dasar untuk tahap selanjutnya.
3. Perumusan Masalah, Penentuan Tujuan, Batasan, Manfaat dan Asumsi
Rumusan masalah dihasilkan berdasarkan identifikasi masalah yang telah dilakukan. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana merancang alat ukur tekanan pada telapak tangan untuk pekerjaan perakitan menggunakan Force Sensing Resistor, bagaimana menentukan jenis sarung tangan untuk praktikan pada proses perakitan kursi kuliah berdasarkan tekanan maksimal pada permukaan telapak tangan, serta bagaimana pengaruh jenis sarung tangan, posisi pergelangan tangan dan jenis handtools terhadap tekanan maksimal pada permukaan telapak tangan saat perakitan kursi kuliah. Tahap penentuan tujuan masalah digunakan untuk memberikan jawaban sementara dari pernyataan yang sudah dilakukan dalam perumusan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat ukur tekanan pada telapak tangan untuk pekerjaan perakitan menggunakan Force Sensing Resistor, menentukan sarung tangan untuk praktikan pada proses perakitan kursi kuliah berdasarkan tekanan maksimal pada permukaan telapak tangan, serta menganalisis pengaruh jenis sarung tangan, posisi pergelangan tangan dan jenis handtools terhadap tekanan maksimal pada permukaan telapak tangan saat perakitan kursi kuliah.
Penentuan manfaat penelitian yaitu untuk mencegah terjadinya resiko Carpal Tunnel Syndrome praktikan saat melakukan perakitan kursi kuliah pada praktikum PTI 2.. Penentuan asumsi untuk memberikan pengandaiaan pada faktor yang digunakan pada penelitian. Asumsi pada penelitian ini meliputi subjek penelitian memiliki keterampilan penggunaan handtool yang sama, dan tenaga genggaman tangan yang dikeluarkan oleh subjek penelitian sama.
3.2 Tahap Deskripsi Masalah
Tahapan deskripsi masalah bertujuan untuk melakukan penjelasan yang lebih detail terhadap identifikasi masalah yang dihadapi. Tahap deskripsi masalah terdiri dari beberapa subbab sebagai berikut:
1. Observasi Praktikum Perancangan Teknik Industri 2
Tahap ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi awal mengenai permasalahan yang terjadi pada praktikum perancangan teknik industri (PTI) 2 dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung, wawancara, dan dokumentasi kegiatan di Laboratorium Perencanaan dan Perancangan Produk, Program Studi Teknik Industri Universitas Sebelas Maret.
2. Identifikasi Jenis Sarung Tangan
Pada tahap ini dilakukan identifikasi terhadap jenis sarung tangan yang sering digunakan pada berbagai industri.
3. Identifikasi Faktor Berpengaruh Terhadap Tekanan Pada Permukaan Tangan Pada tahap ini dilakukan penentuan variabel yang berpengaruh terhadap tekanan pada permukaan telapak tangan dengan berdasarkan literature yang sudah ada. Penentuan variabel berpengaruh terhadap tekanan pada permukaan telapak tangan bertujuan untuk merancang eksperimen menggunakan full factorial design.
3.3 Tahap Perancangan / Pengusunan Konsep
Tahap ini dilakukan perancangan serta penyusunan konsep mengenai proses pembuatan alat uji tekanan pada permukaan tangan. Tahap perancangan serta penyusunan konsep dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Pembuatan Alat Ukur Tekanan Pada Permukaan Tangan
Proses pembuatan alat ukur terdiri dari perancangan hardware, perancangan software, dan proses kalibrasi alat ukur tekanan menggunakan microcontroller arduino uno dan force sensing resistor (FSR). Hardware yang digunakan pada penelitian ini yaitu microcontroller Arduino Uno, sensor FSR, resistor 10k Ω, kapasitor 47 μF, kabel jumper, project board, dan laptop. Sensor FSR yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai 20 titik pembacaan tekanan yang terbagi menjadi 4 segmen. Data yang terekam pada sensor merupakan data tertinggi dari masing masing segmen. Setiap titik memiliki diameter 12.5 mm , tebal 0.55 mm, serta pembacaan berat maksimal 6 kg. Software yang digunakan pada penelitian ini yaitu software Arduino dan PLX-DAQ. Data input tekanan pada permukaan telapak tangan operator saat melakukan perakitan kursi kuliah dideteksi menggunakan FSR, hasil data analog dari FSR
terhubung dengan aplikasi Microsoft Excel.
2. Kalibrasi Alat Ukur Tekanan Pada Permukaan Telapak Tangan
Tahap ini bertujuan agar mengetahui apakah alat ukur dapat berfungsi sesuai tujuan. Kalibrasi dilakukan dengan menggunakan anak timbangan yang sudah berstandar. Anak timbangan ditempatkan pada FSR kemudian hasil pembacaan alat ukur dibandingkan dengan berat anak timbangan yang sesungguhnya.
3. Penyusunan Protokol Pengujian Tekanan Pada Permukaan Tangan Praktikan Saat Perakitan Kursi Kuliah
Tahap ini dilakukan proses penyusunan urutan langkah-langkah dalam melakukan proses perakitan kursi kuliah serta mengatur pemasangan alat uji pada subjek penelitian selama proses perakitan kursi kuliah. Proses perakitan dibagi menjadi 12 proses assembly dan 1 proses sub assembly. Pemasangan FSR pada telapak tangan dilakukan dengan menggunakan plester, sedangkan pemasangan kotak berisi Arduino Uno pada lengan menggunakan tourniquet.
3.4 Tahap Pengumpulan dan Pengolahan Data
Tahap ini membahas tentang proses pengujian tekanan pada permukaan tangan. Tahap pengujian dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Uji Kekuatan Genggam Menggunakan Handgrip Dynamometer
Tahap ini dilakukan untuk memilih subjek penelitian. Subjek penelitian dipilih berdasarkan antropometri tangan untuk menyesuaikan dengan ukuran sensor.
Pada tahap ini dilakukan pengukuran antropometri tangan subjek responden serta pengukuran kekuatan genggam subjek penelitian. Pengukuran kekuatan genggam menggunakan handgrip dynamometer. Posisi subjek penelitian saat pengukuran kekuatan genggam yaitu dalam posisi duduk tegak dengan lengan bawah fleksi 90° dengan lengan atas.
2. Uji Tekanan Pada Permukaan Tangan Praktikan Saat Melakukan Perakitan Kursi Kuliah.
Tahap ini dilakukan pengujian tekanan pada permukaan tangan selama proses perakitan kursi kuliah. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil tekanan pada permukaan tangan pada seluruh proses operasi perakitan kursi
kuliah yang diperoleh dari pengukuran secara real time. Pengujian dilakukan menggunakan full factorial design dengan 3 faktor dengan masing masing parameter berjumlah 6, 3, dan 2. Jenis sarung tangan yang digunakan yaitu nylon nitrile, cotton, pvc, cut resistant, kulit, dan kondisi tanpa sarung tangan.
Posisi pergelangan tangan yang digunakan yaitu posisi fleksi 0°, fleksi 10°, dan fleksi 20°. Jenis handtool yang digunakan yaitu manual screwdriver dan elektrik screwdriver. Pengujian dilakukan dengan total 5 subjek penelitian dengan 5 kali repetisi pada setiap kombinasi faktor. Setiap repetisi merupakan keseluruhan perakitan kursi kuliah yang terdiri dari 12 assembly dan 1 sub assembly. Subjek penelitian diberikan waktu 30 menit untuk beristirahat pada selesai perakitan. pemberian istirahat dimaksudkan agar subjek penelitian tidak mengalami kelelahan selama melakukan perakitan.
3. Pengaruh Faktor Sarung Tangan, Sudut Pergelangan Tangan, Dan Handtool Terhadap Tekanan Pada Permukaan Telapak Tangan Menggunakan ANOVA Tahap ini dilakukan Perhitungan full factorial design menggunakan ANOVA.
Proses perhitungan awal yaitu perhitungan normalitas menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, selanjutnya dilakukan perhitungan uji homogenitas Bartlet. Pengujian ANOVA dilakukan untuk mendapatkan nilai signifikansi dari faktor independen maupun faktor yang saling berhubungan.
3.5 Tahap Analisis dan Interpretasi Hasil
Tahap ini dilakukan analisis terhadap pengumpulan dan pengolahan data sebelumnya. Analisis dilakukan terhadap hasil uji tekanan pada permukaan tangan selama proses perakitan kursi kuliah. Hasil pengolahan data diinterpretasikan dengan jelas untuk penarikan kesimpulan pada tahap selanjutnya.
3.6 Kesimpulan dan Saran
Tahap ini merupakan tahap akhir dari penelitian. Tahapan ini berisi tentang kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan selama penelitian. Selain itu juga terdapat saran untuk penelitian yang telah dilakukan serta saran yang merupakan masukan dari penulis untuk penelitian selanjutnya.