• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEAMOLEC Magazine. Salam Redaksi. Team

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SEAMOLEC Magazine. Salam Redaksi. Team"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SEAMOLEC

Magazine

Team

AAddvviissoorrss

SSEEAAMMOOLLEECC DDiirreeccttoor

Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto

MMaannaaggeerr ooff PPuubblliicc RReellaattiioonn

Muhammad Andriansyah, MT.

EEddiittoorr

Muhammad Andriansyah

Habib Marzuqi

SSttaaffff

Yusmar Hadi

Handi Pradana

LLaayyoouutt

Dyah Permatasari

SSEEAAMMOOLLEECC MMaaggaazziinnee

Kompleks Universitas Terbuka

Jl . Cabe Raya, Pondok Cabe,

Pamulang 1 541 8

Jakarta, INDONESIA

Phone: (62-21 ) 7423725, 74241 54

Fax: (62-21 ) 7422276, 7423830

http://magazine.seamolec.org

[email protected]

SEAMOLEC Magazine is a monthly

publication magazine of the SEAMEO

Regional Open Learning Centre

(SEAMOLEC). Any comments and

information you wish to contribute,

please contact PR/ Marketing Division:

[email protected]

Salam Redaksi

A

pa kabar pembaca setia SEAMOLEC Magazine?

Sebelumnya kami atas nama seluruh jajaran direksi

dan staf SEAMOLEC mengucapkan Selamat Tahun

Baru 201 5.

Pada edisi kali ini kami menyajikan berbagai ulasan program

dan aktifitas SEAMOLEC, diantaranya mengenai Kunjungan

Presiden SEAMEO Council ke Indonesia, SEA Digital

Classroom SEAMOLEC serta Seminar dan Pendidikan

Jarak Jauh untuk menghadapi tantangan era digital dalam

proses belajar mengajar.

Presiden SEAMEO Council berkunjung ke SEAMOLEC

dan bertemu dengan 6 Direktur SEAMEO Centre Indonesia.

Presiden SEAMEO Council juga meresmikan program

Southeast (SEA) Digital Classroom atau Program Kelas

Digital Asia Tenggara yang dikembangkan oleh SEAMOLEC

untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara

melalui pembelajaran digital dan penggunaan perangkat

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di kelas dengan

menekankan pada kreativitas dan kolaborasi. Proyek uji

coba program ini telah dilaksanakan di beberapa sekolah

di Bandung, Jawa Barat, dan Malang, Jawa Timur.

Akhir kata, Selamat membaca kepada pembaca setia

SEAMOLEC Magazine dan Salam Sukses !

(3)

Kon

ten

Serba Serbi

Staff Development 2008 - 201 4

Kunjungan Presiden SEAMEO

SEA Digital Classroom

Workshop

SEAMOLEC Gelar Seminar dan

7

4

9

1 2

Pameran Pendidikan Jarak Jauh

Council ke Indonesia

SEAMOLEC

(4)

KUNJUNGAN PRESIDEN SEAMEO COUNCIL

KE INDONESIA

P

residen Southeast Asian Ministries of Education Organization (SEAMEO) Council yang juga merupakan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Vietnam, Prof Dr Pham Vu Luan, melaksanakan kunjungan resmi ke Indonesia pada tanggal 27‐29 Januari 2015. Acara kunjungan ini diantaranya kunjungan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pertemuan dengan 6 Direktur SEAMEO Centre Indonesia, serta kunjungan ke SMKN 57 Jakarta untuk melakukan konferensi video antara Indonesia dan Thailand sekaligus mengetahui informasi lebih lanjut tentang program kerja sama dalam bidang pendidikan kejuruan.

SEAMEO adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1965, berfungsi untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Asia

Tenggara. Langkah SEAMEO dalam menggapai hal tersebut adalah melalui pembentukan jaringan dan kemitraan, penyediaan forum intelektual bagi para pembuat kebijakan dan para ahli, dan promosi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Pada tanggal 28 Januari 2015, Presiden SEAMEO Council mengunjungi SEAMOLEC, Jakarta untuk bertemu dengan 6 Direktur SEAMEO Centre Indonesia, yaitu Regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP), Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel (QITEP) in Language, QITEP in Mathematics, QITEP in Science, Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON), dan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC).

(5)

Direktur SEAMOLEC, Dr Ir Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan salam juga sambutannya kepada Presiden SEAMEO Council beserta delegasi, diikuti dengan menjelaskan ringkasan inisiatif atau program yang telah dilakukan oleh SEAMOLEC. Ditampilkan juga presentasi multimedia 6 SEAMEO Centre Indonesia untuk menjelaskan prestasi dan program unggulan yang telah dilaksanakan oleh masing‐masing Centre. Pada kesempatan kali ini, Presiden SEAMEO Council meresmikan program Southeast (SEA) Digital Classroom atau Program Kelas Digital Asia Tenggara yang dikembangkan oleh SEAMOLEC untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara melalui

pembelajaran digital dan penggunaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di kelas dengan menekankan pada kreativitas dan kolaborasi. Proyek uji coba program ini telah dilaksanakan di beberapa sekolah di Bandung, Jawa Barat, dan Malang, Jawa Timur. Seluruh metode pengajaran dan pembelajaran disampaikan melalui perangkat media digital dan elektronik, seperti komputer, tablet, maupun ponsel.

Turut diperkenalkan dalam acara ini, program SEA Language 1.0 dan pentas e‐Angklung. SEA Language 1.0 dirancang untuk memfasilitasi model baru dalam pembelajaran bahasa untuk mendukung Komunitas ASEAN 2015. SEA Language 1.0 dikembangkan

dengan menggunakan App Inventor, aplikasi pemrograman berbasis Android (open source) yang dapat diakses melalui perangkat mobile. Sedangkan, e‐Angklung diperkenalkan sebagai alat musik tradisional dari Jawa Barat, Indonesia dalam format digital. e‐Angklung ini dikembangkan oleh siswa SMA berprestasi di Bandung yang menggunakan platform yang sama dengan SEA Language.

TIK telah menjadi isu utama yang disadari oleh SEAMEO sebagaimana tertuang dalam resolusi SEAMEO Council ke‐ 41 tahun 2006 dan ke‐42 tahun 2007. SEAMOLEC, sejak berdiri pada tanggal 27 Februari 1997, memiliki visi untuk menjadi pusat keahlian dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh. Banyak program yang telah berjalan dengan baik di negara‐negara Asia Tenggara dan negara lainnya, terutama untuk mendukung program pendidikan jarak jauh dengan memaksimalkan penggunaan TIK. SEAMOLEC juga mengembangkan dan membuka banyak jaringan kerjasama dan kemitraan yang luas antara lembaga pendidikan dan lembaga lainnya, termasuk negara ASEAN +3 (Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Brunei, Filipina, Malaysia, Singapura, Timor Leste, China, Korea Selatan, dan Jepang), juga 8 Associate Member Countries (Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Belanda, New Zealand, Spanyol, dan Inggris). Khusus dengan institusi pendidikan di Vietnam, SEAMOLEC telah bekerjasama dengan University of Labour and Social Affairs di Ho Chi Minh, Hanoi Open University, Hanoi University, Kien Giang Vocational College, dan beberapa sekolah menengah atas di Hanoi.

(6)

Selama 7 tahun berjalan sejak 2008‐2014, SEAMOLEC telah melatih lebih dari 26.923 guru, dosen, instruktur, pendidik dan administrator TI di berbagai lembaga pendidikan di Asia Tenggara dan lainnya untuk menghadapi tantangan era digital dalam proses belajar mengajar dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang TIK. Penyesuaian rancangan program pelatihan/workshop dan berbagai inisiatif baru untuk menanggapi perubahan kebutuhan serta

tantangan baru, telah dilaksanakan oleh SEAMOLEC dalam rangka meningkatkan respon dan relevansinya dalam melayani mitra kerjanya di Asia Tenggara.

Serba Serbi

Atas, presentasi demo

SEA Digital Classroom.

Kiri, sambutan

kedatangan Presiden

SEAMEO Council dan

Delegasi di SEAMOLEC.

(7)

SEAMOLEC Gelar Seminar dan Pameran

SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC)

menyelenggarakan Seminar dan Pameran Jarak Jauh. Rangkaian acara yang berlangsung di Jakarta, 4‐5 Februari 2015 ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan, Prof. Ainun Na'im. "Seminar dan

Pemeran ini penting untuk

menghadapi tantangan era digital dalam proses belajar mengajar. SEAMOLEC telah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pengajar dan pendidik tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan lainnya,' kata Ainun pada pidato pembukaan.

D

alam seminar pendidikan jarak jauh kali ini sejumlah kertas kerja dibahas. Bupati Cianjur yang diwakili oleh Dr. Saepul Milah didaulat menjelaskan tentang perkembangan para anak didik di 18 sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Cianjur yang telah menggunakan IT dalam proses pembelajaran. Hadir pula pembicara Mochamad Hariadi Ph.D dari Institut Teknologi Surabaya, Prof. Suwarno Ph.D dan Dr. Imam Santoso dari Institut Teknologi Bandung, serta best practices ujian dalam 9 jaringan 9 kota oleh Dr. Gatot Hari Priowirjanto dari SEAMOLEC dan Kardiyono, guru SMKN 1 Batang. Mereka semua menyampaikan pengalaman, manfaat, kesulitan dan solusi dalam penggunaan teknologi informasi komunikasi.

SEAMEO Centre Indonesia lainnya

juga turut andil meramaikan acara seminar dan pameran ini, yaiu Regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP), Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnels (QITEP) in Language, QITEP in Mathematics, QITEP in Science, and Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON), dengan menjelaskan dan menampilkan program‐program unggulan yang dilaksanakan di Asia Tenggara. Direktur SEAMOLEC Dr. Gatot Hari Priowirjanto menyatakan, acara ini diharapkan akan mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan pendidikan, yaitu menjadikan masyarakat lebih berkualitas, hidup lebih baik, mudah, sejahtera dan nyaman. Dengan penyesuaian rancangan program pelatihan dan berbagai inisiatif baru untuk menanggapi perubahan

kebutuhan serta tantangan baru diharapkan dapat meningkatkan respon relevansinya melayani mitra kerjanya di Indonesia dan Asia tenggara.

"SEAMOLEC selama 7 tahun terakhir telah melatih hampir 27 ribu guru, dosen, instruktur, pendidik, dan administrator IT di berbagai lembaga pendidikan di Asia Tenggara. Meraka yang dulunya bekerja secara konvosional itu sekarang sudah mampu telah menggunakan TIK sehingga lebih praktis, mudah, cepat, dan aman", ujarnya.

Gatot menambaahkan, SEAMOLEC telah memiliki unggulan lain, yakni program Southeast (SEA) Digital Classroom atau Program Kelas Digital Asia Tenggara. Program ini baru saja diresmikan oleh Presiden

Pendidikan Jarak Jauh

(8)

Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Council yang juga merupakan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Vietnam, Prof Pha VU Luan saat berkunjung ke Indonesia bulan Januari lalu. Program SEA Digital Classroom diciptakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara melalui pembelajaran digital dan penggunaan perangkat TIK di kelas dengan menekankan pada kreativitas dan kolaborasi. "Para Siswa di kelas Sekolah Dasar (SD) akan berjejaringan dan ber‐networking dengan siswa‐siswa sekolah‐sekolah di Asia Tenggara. Begitu juga dengan siswa SMP dan SMA," ujarnya. Proyek uji coba program telah dilaksanakan di beberapa sekolah di Bandung dan Malang. Seluruh metode pengajaran dan pembelajaran disampaikan melalui perangkat media digital dan elaktronik, seperti komputer, tablet, maupun ponsel. Selain itu turut

memperkenalkan dalam acara ini, program Simulasi Digital dan SEA Language 1.0 yang dirancang untuk memfasilitasi model baru dalam pembelajaran TIK dan bahasa untuk mendukung Masyarakat ASEAN 2015.

(9)

SEA DIGITAL CLASSROOM SEAMOLEC

MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI MENINGKATKAN KUALITAS

PENDIDIKAN DI ASEAN

H

al tersebut terlihat saat Presiden Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Council yang juga merupakan Menteri Pendidikan dna Pelatihan Vietnam, Prof Dr Pham Vu Luan, melaksanakan kunjungan resmi ke Indonesia pada 27‐29 Januari 2015 lalu. Salah satunya ke SEAMOLEC.

Dalam kunjungan ke SEAMOLEC pada 28 Januari kemarin, Presiden SEAMEO Council Phan Vu Luan, bertemu dengan 6 direktur SEAMEO Centre Indonesia. Yakni, regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP), Regionla Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personal (QITEP) in Language, QITEP in Mathematics, QITEP in Science, dan Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON).

Dihadapan Phan Vu Luan dan rombongan, De Ir Gatot Hari Priwirjanto selaku direktur SEAMOLEC

menyampaikan program dan pencapaian prestasi yang telah dilaksanakan SEAMOLEC. Salah satu yang akan menjadi unggulan tahun ini, diresmikan pada kunjungan Phan Vu Luan adalah program Southeast (SEA) Digital Classroom atau Program Kelas Digital Asia tenggara.

Gatot menjelaskan, program SEA Digital Classroom diciptakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara melalui pembelajaran digital dan penggunaan perangkat Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) di kelas dengan menekankan pada kreativitas dan kolaborasi. "Para siswa di kelas Sekolah Dasar (SD) akan berjejaringan dan ber‐networking dengan siswa‐siswi sekolah‐sekolah di Asia Tenggara. Begitu juga dengan siswa SMP dan SMA", ternagnya dengan bangga.

Proyek uji coba program ini telah

SEAMEO Regional

Open Learning

Centre

(SEAMOLEC) yang

berkantor di

Kompleks

Universitas Terbuka

(UT), Pondok Cabe,

Pamulang, kian

menunjukkan

ekstensitensi dan

peran strategisnya.

Sebagai lembaga

pendidikan,

SEAMOLEC amat

nyata menjadi

engine perubahan

siswa di ASEAN

dalam menghadapi

masyarakat Ekonomi

ASEAN (MEA).

Serba Serbi

(10)

dilaksanakan di beberapa sekolah di Bandung dan Malang. Sluruh metode pengajaran dan pembelajaran disampaikan melalui perangkat media digital dan elektronik, seperti komputer, tablet, maupun ponsel. Turut diperkenalkan dalam acara ini, program SEA Language 1.0 dan pentas e‐Angklung.

SEA Language 1.0 dirancang untuk memfasilitasi model baru dalam pembelajaran bahasa untuk mendukung Komunitas ASEAN 2015. SEA Language 1.0 dikembangkan dengan menggunakan app inventor, aplikasi pemrograman berbasis Android (open source) yang dapat diakses memlalui perangkat mobile. "Pasra siswa nantinya wajib menguasai tiga bahasa. Misalnya, Indonesia, Thailand, Vietnam," tambahnya.

Sedangkan e‐Angklung diperkenalkan sebagai alat musik tradisional dari Jawa Barat, Indonesia dalam format digital. e‐Angklung ini dikembangkan oleh siswa SMA berprestasi di Bandung yang menggunakan platform yang sama dengan SEA Language.

Dari pantauan Sindo Weekly, Presiden SEAMEO Council beserta delegasi tampak kagum dengan apa yang telah dilakukan SEAMOLEC. Misalnya saja saat mereka menyaksikan bagaimana siswa‐ siswi yang mengikuti program belajar di SEAMOLEC menunjukkan kecakapannya dalam berbahasa Vietnam. Phan Vu Luan memberi apresiasi dengan tersenyum dan tertawa kecil. Hal yang sama kembali terlihat kala sejumlah siswa menunjukkan aksinya memainkan e‐Angklung.

Pada kunjungan ini pula, Phan Vu Luan mendengarkan presentasi 6 SEAMEO Centre Indonesia yang menjelaskan prestasi dan program unggulan masing‐ masing Centre. Misal, prestasi dan program unggulan dari Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON) di ASEAN. salah satu yang sudah dilakukan adalah capacity building pada National Institute of Nutrition (NIN) di Vietnam. "Capacity building NIN mengikuti program kia", ujar Kepala Unit Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat, Dr. Ir. Dwi Nastiti Iswaranti MSc.

SEMAKIN BANYAK DAN MUDAH

Patut diketahui, SEAMEO adalah organisasi international yang didirikan pada tahun 1965. Organisasi ini berfungsi untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Asia Tenggara.

Langkah SEAMEO dalam menggapai hal tersebut adalah melalui pembentukan jaringan dan kemitraanm penyediaan forum intelektual bagi para pembuat kebijakan dan para ahli, dan promosi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Adapun isu utama yang disadari oleh SEAMEO adalah pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Isu utama ini sebagaimana tertuang dalam resolusi SEAMEO Council ke‐41 tahun 2006 dan ke‐ 42 tahun 2007.

Sedangkan SEAMOLEC sendiri, berdiri pada 27 Februari 1997. SEAMOLEC memiliki visi untuk menjadi pusat keahlian dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh. Banyak program yang telah berjalan dengan baik di negara‐negara Asia tenggara dan negara lainnya, terutama untuk mendukung program pendidikan jarak jauh dengan memaksimalkan penggunaan TIK.

(11)

Selama 7 tahun terakhir, yakni 2008‐2014, SEAMOLEC telah melatih lebih dari 26.923 guru, dosen, instruktur, pendidikan di Asia Tenggara. Untuk menghadapi tantangan era digital dalam proses belajar mengajar, SEAMOLEC juga meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang TIK dan lainnya. Misalnya, dengan penyesuaian rancangan program pelatihan/ worshop dan berbagai inisiatif baru untuk menanggapi perubahan kebutuhan serta tantangan baru. ini juga dalam rangka meningkatkan respon dan relevansinya melayani mitra kerjanya di Asia Tenggara.

SEAMOLEC telah mengembangkan dan membuka benyak jaringan kerjasama dan kemitraan yang luas antara lembaga pendidikan dan lembaga lainnya, termasuk negara ASEAN +3 (Asia Tenggara, China, Korea Selatan, dan Jepang), juga 8 Associate Member Countries (Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Belanda, New Zealand, Spanyol,, dan Inggris). Khusus dengan institusi pendidikan di Vietnam, SEAMOLEC telah bekerjasama dengan University of Labour and Social Affairs di Ho Chi Minh, Hanoi Open University, Hanoi University, Kien Giang Vocational College, dan beberapa sekolah menengah atas di Hanoi.

Selain mengunjungi SEAMOLEC, Phan Vu Luan sebelumnya telah mengunjungi Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan Republik Indonesia. Selain itu, ada pula kunjungan ke SMKN 57 Jakarta untuk melakukan koonferensi video antara Indonesia dan Thailand sekaligus mengetahui informasi lebih lanjut tentang program kerjasama dalam bidang pendidikan kejuruan.

Kepada Sindo Weekly, Gatot menegaskan, SEAMOLEC telah menjadi engine perubahan dan pergerakan siswa dan mahasiswa Indonesia ke seluruh Asia Tenggara. Sehingga, dengan kedatangan Presiden SEAMEO Council ke Indonesia, di berharap, kerjasama international di bidang pendidikan vokasi akan semakin bertambah. "Kita berharap interaksi antarkelas di Asia juga semakin banyak dan mudah", imbuhnya.

Serba Serbi

M

Maajjaallaahh SSIINNDDOOWWEEEEKKLLYY N

Noo.. 4499 TTaahhuunn IIIIII,, 5

(12)

S

EAMOLEC’s staff development program

objective’s is to ensure all staff has a

programme of continuous professional

development to ensure they meet their full

potential and work more effectively.

Since 2008 to 2014 SEAMOLEC has been

urges the objectives of Staff development to

ensure all staff have a programme of continuous

professional development to ensure they meet

their full potential.

From 2008‐2014 SEAMOLEC has been send

its staff to join a seminar or training and provided

scholarship for staff who want to continue their

study. (see figure 1)

Enrolled the doctoral degree program: Aritonang,

Sajarwo Anggai

Enrolled the masteral degree program: Cahya

Ratih, Hafid Setyo, Prayitno, Abdul Rizal, Nurhaeti,

Timbul Pardede, Arie Susanty, Dona Octanary,

Imam Syafei, Sajarwo, Puryanto, Alfan P.

Enrolled diploma IV program: Ali Imron, Harits

Cahya, Aji W.

Enrolled the diploma III degree program: Edy

Susanto, Jaka Pitana, Ambay Sunardi, Achmad,

Edih, Syarif, Darmawan, Ali Imron, Harits, Aji.

Staff Development 2008 - 201 4

(13)

N

Noo..

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

T

Tiim

mee

Juli 2008

Juli 2008

Desember 2008

22‐24 Oktober

2008

19 Desember

2008

20 Desember

2008

02 Februari

2009

18 Maret 2009

30 Maret‐1 April

2009

07 ‐ 08 April

2009

18‐ 20 May 2009

1 ‐ 3 July 2009

21 ‐ 31 July

2009

N

Naam

mee ooff ttrraaiinniinnggss//w

woorrkksshhoop

p//sseem

miinnaarr

National Procurement Procedure

Financial Acountability

CCNA 182

Skill for success for managemet

representative

To enhance organizational performance

throught iso 9001:2008

National Procurement Procedure

VBM535 Management System auditing

ISO 9001:2000

Lead Auditor in Quality Management

system

National Procurement Procedure

understanding & implementing ISO

20000:2005 IT Server Management

System

International e‐lerning workshop

Modern Office Administration for

Executive Secretary

International e‐Learning Workshop part II

N

Naam

mee ooff P

Paarrttiicciip

paannttss

Khalid Mustafa

Umy Kurniati

Renaldho

Ali imron

Adie E yusuf

Yudha Prapantja

Relanica miretnawati

April Indah S

Umy Kurniati

Nurhajati

Zubeir

Yudha Prapantja

Anti Rismayanti

Abu bakar

Muh. Andriansyah

Adie Erar Yusuf

Erdih

Jaslin Ikhsan

Gatot Hari Priowirjanto

Abubakar Alatas

Arie Susanty

Nurhajati

Dina Mustafa

Abbas Supardi

Aprilia indah

Nurhaeti

Abubakar

Anti rismayanti

Siti Lutfiyanah

Dona

Yusmar hadi

Renaldho

Jaslin Ikhsan

Dewi Sopiah

M. Aritonang

Ainun Fadhila

M. Andriansyah

Dona Octanary

Mangasa Aritonang

Siti Lutfiyanah

Abbas Supardi

Serba Serbi

(English Version)

(14)

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

09‐Sep‐09

25‐Sep‐09

29 ‐ 31 October

2009

28‐29 October

2009

4 November

2009

19‐Dec‐09

21‐23 Januari

2010

4‐6 February

2010

March‐April 2010

19‐22 April2010

1 May 2010

17‐18 Mei 2010

ISO: Documenting a Management

System

Executive Track Short Film Production

Training on Management of Secretary

Preparing Global Citizen: Method &

Strategies

VBM535 Management System Auditing

ISO 9001:2000

ISO 9001:2008 to enhance organizing

performance through ISO 9001:2008

The Essential of Management

Procurement Procedure

Rapid Design of e‐Learning Programs

ODL IT based Learning Material

Development

Training on English IT‐based Learning

using Dyned Courseware

International Seminar, Integrating

Technology Into education

Siti Lutfiyanah

Dona Octanary

Edy Susanto

Reynaldo Resky

Dani Purnama

M. Yusuf Triwidodo

Herman

Ainun Fadhila

Dina Mustafa

Arie Susanty

Ali Imron

Yusmar Hadi

Rustam Ikhsanusi

Dana Adriana

Abbas Supardi

Relanica M

Umy Kurniaty

Titik Sri Nastiti

Aprilia Indah S

Aline Almandha

Reynaldo Resky

Yusmar Hadi

Ainun Fadhila

Dona Octanary

Abubakar

M. Andriansyah

Yudha Prapantja

Director, Deputi Director,

managers, koordinators

Mangasa Aritonang

Siti Lutfiyanah

Dina Mustafa

M. Andriansyah

Siti Lutfiyanah

Aline Almandha

Siti Lutfiyanah

Dona Octanary

Arie Susanty

Besty P

Ali Imron

Prayitno

Yudha Prapantja

Nurhaeti

(15)

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

37

39

41

43

20 May 2010

20‐21 May 2010

26‐27 May 2010

29‐Sep‐10

7 January 2011

11‐23 April 2011

15 – 27 May

2011

25 ‐ 26 July

2011

August 2011

20 ‐ 21 Agustus

2011

21 – 25

November 2011

28 – 31

December 2011

28 – 31

December 2011

13 ‐ 16 February

2012

Aligning Human Capital with Business

Direction Using Process Excellence

International Teacher' Congress "

Preparing Educators for Changing World:

Education for Sustainable Development"

Protocol and master of ceremony

training

International Seminar Transforming

Teaching and Learning through ICT

Optimization

Socialization for Procurement Procedure

based on Perpres No. 54, 2010

Finance Treasurer Training

International Workshop on "Vocational

Education"

VBM535 Management System Auditing

Workshop EIU Story Collection Project

ISO 9001:2008 to enhance organizing

performance through ISO 9001:2008

SEAMOLEC’S Library Automation

workshop

Training on Financial Operational Manual

Training on Introducing the Government

Assets Application System

Training of Trainer ICT based learning

Prayitno

Siti Lutfiyanah

Dona Octanary

Dina Mustafa

Mangasa Aritonang

Aprilia Indah S

Dina Mustafa

Ainun Fadhila

Taufik Hantoro

Dani Purnama

Cahya Ratih Kusuma

Dr. Gatot Hari

Priowirjanto

Dr. Jaslin Ikhsan

Aline Almandha

Anti Rismayanti

Nurhajati

Umy Kurniaty

Aprilia Indah S

Ainun Fadhila Kusuma W

Muhammad Andriansyah

Rafika Akhsani

Dina Mustafa

Timin

Imam Syafii

Erdih Ibrahim

Hafid Setyo

Dr. Jaslin Ikhsan

Timbul Pardede

Mr. Timbul Pardede

Mr. Prayitno

25 SEAMOLEC’s staff

7 SEAMOLEC’s staff

8 SEAMOLEC’s staff

6 SEAMOLEC’s staff

All SEAMOLEC’s staff

Serba Serbi

(English Version)

(16)

45

47

49

51

53

55

57

59

61

63

65

67

69

71

73

75

77

79

81

83

85

87

27 – 28 February

2012

28 February – 2

March 2012

22 – 25 April

2012

10 – 12 May

2012

28‐31 August

2012

23 October 2012

– 31 January

2013

18 November – 1

December 2012

4‐7 December

2012

11 January 2013

14 January 2013

1 February 2013

8 February 2013

18‐31 Agust

2013

19 August – 6

September 2013

30 September ‐

5 October 2013

1 – 5 October

2013

2‐5 October

2013

26‐28 November

2013

28‐30 January

2014

27 March 2014

27‐30 Oktober

Training of Trainer The Ability of

Teaching/Conducting a Training

Workshop of Government Procurement

Procedure (Batch I)

Seminar Asia‐Pacific Forum UNESCO

"Open Education Recourses"

Workshop of Government Procurement

Procedure (Batch II)

Workshop Web Conference using Big

Blue Button

English Conversation Course

Treasury Training

International Symposium on Open and

Distance Learning (ISODEL)

E‐Learning Using Social Media

(EDMODO) Training

Electronic Book Development Training

Article Writing Training batch 1

Article Writing Training batch 2

TOT CCNA

Technical Skills Upgrading Programme in

Industry Electronics

27th AAOU Annual Conference

National Procurement Procedure

Greece Guide Conference

Protocol and master of ceremony

training

English Training (Implementing App

Inverter)

TOT Digital Simulation (Video

presentation, Edmodo, Blender )

AAOU 2014

All SEAMOLEC’s staff

14 SEAMOLEC’s staff

Mr. M. Andriansyah

18 SEAMOLEC’s staff

All SEAMOLEC’s staff

15 SEAMOLEC’s staff

Umy Kurniaty, Nurhajati

Timbul Pardede

All SEAMOLEC’s staff

All SEAMOLEC’s staff

All SEAMOLEC’s staff

All SEAMOLEC’s staff

Irsandi Hasan, IT

Network Officer

Ali Imron, , IT Network

Officer

Ith Vuthy, Deputy

Director for Program

‐Dr. Ing Agus Maryono,

Deputy Director for

Administration

‐Abdul Rizal, IT Content

Officer

Timbul Pardede,

Training Manager

‐Besty Priyandhini,

Secretary for Deputy

Director

‐Kadek Restu Yani,

Internship student

All staff

Aline

Anti Rismayanti

(17)

Serba Serbi

(English Version)

(18)

Referensi

Dokumen terkait

(2) Dalam kedudukannya sebagai subjek hukum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masyarakat adat di Kabupaten Malinau memiliki kewenangan untuk melakukan

[r]

Menetapkan: PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK TENTANG PERLINDUNGAN ATAS HAK ULAYAT MASYARAKAT BADUY.. B A B

Nomor : 0/022/2013/Huk-Ham Tanggal : 22 Februari 2013 PA/KPA Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi Lainnya (K/L/D/I) Kabupaten Mamuju Utara.

[r]

mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa untuk pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2013, seperti tersebut dibawah

Masyarakat Adat Seko adalah masyarakat yang berdasarkan asal-usul leluhur dan mendiami wilayah adat Seko serta memiliki tata nilai dan atau norma-norma adat istiadat serta lembaga

[r]