BAB II PERENCANAAN KINERJA
37 BAB II
PERENCANAAN KINERJA
Proses perencanaan pembangunan daerah Provinsi Lampung mengacu pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi pemerintah serta Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah maka penyusunan LAKIP tahun 2014 mengacu pada peraturan yang terbaru tersebut.
Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian dari sistem perencanaan dalam SAKIP. Aspek yang mendasar dalam SAKIP adalah unsur Perencanaan Kinerja yang meliputi menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (Renstra) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rencana Kerja Tahunan (RKT) SKPD, Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) SKPD dan Perubahan Penetapan Kinerja. Perencanaan Kinerja yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Lampung pada Tahun 2014 meliputi :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
38
a. RPJPD Provinsi Lampung Tahun 2005-2025.
b. RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2010-2014.
c. Evaluasi RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2010-2014
d. Renstra SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2010-2014.
e. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014
f. Rencana Kerja Tahunan (RKT) SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014.
g. Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014.
h. Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014
i. Perubahan Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014.
Pada bab ini diuraikan ringkasan dari Rencana Strategis Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2010-2014, Arah Kebijakan Umum, Strategi Pembangunan Daerah, Program Pembangunan dan Perubahan Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014 secara singkat sebagai berikut:
A. RENCANA STRATEGIS PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2010 - 2014
Rencana Strategis (RENSTRA) Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2010–2014 dibuat berdasar pada RPJMD Tahun 2010 – 2014 yang ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 41 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung Tahun 2010 – 2014 pada tanggal 10 Desember 2009.
RENSTRA Pemerintah Provinsi Lampung ini merupakan proses perencanaan pembangunan daerah Lampung yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu Tahun 2010 – 2014 yang berisikan
BAB II PERENCANAAN KINERJA
39
Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Strategi yang dilaksanakan melalui kebijakan dan program Gubernur Lampung.
1. VISI PROVINSI LAMPUNG
Masyarakat Lampung berkehendak untuk menjadikan visi pembangunan daerah Provinsi Lampung dari Gubernur Terpilih periode 2010 – 2014 sebagai aspirasi, peta jalan atau langkah strategik, energi masyarakat untuk pembangunan dan identitas masyarakat untuk bergerak ke arah yang lebih maju, baik secara komparatif ataupun secara kompetitif.
Visi Provinsi Lampung ini merupakan kondisi akhir daerah Lampung yang dikehendaki oleh seluruh komponen pemangku kepentingan di Provinsi Lampung. Adapun Visi Provinsi Lampung dari Gubernur Terpilih periode 2010 – 2014 yaitu :
“Lampung Unggul dan Berdaya Saing Berbasis Ekonomi Kerakyatan.”
2. MISI PROVINSI LAMPUNG
Misi adalah upaya yang harus dilakukan oleh organisasi secara terencana dalam rangka mewujudkan Visi. Organisasi perangkat daerah Provinsi Lampung atau SKPD melaksanakan direction untuk tugas – tugas yang diemban dalam rangka upaya mewujudkan Visi Provinsi Lampung 2010 – 2014, dapat dilaksanakan melalui Misi Provinsi Lampung sebagai berikut :
1. Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk
BAB II PERENCANAAN KINERJA
40
meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Misi ini mengemban upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan mengembangkan potensi dan keunggulan yang dimilki Provinsi Lampung guna memperkuat ekonomi yang telah berkembang dimasyarakat melalui proses revitalisasi pertanian kemudian ditransformasikan ke ekonomi berbasis industi sehingga membentuk ekonomi agro industri
2. Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial.
Misi ini mengemban upaya pembangunan infrastuktur meliputi pengembangan cakupan infrastruktur (transportasi, darat, air, sungai dan udara, energi dan telematika) yang berorientasi pada pengembangan ekonomi lokal dalam bingkai pembangunan ekonomi nasional.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Misi ini mengemban upaya mengembangkan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di semua jalur, jenis dan jenjang.
4. Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK.
Misi ini berupaya dalam pengembangan dan peningkatan penguasaan, pemanfaatan, dan penciptaan IPTEK dilakukan pada semua sektor, dengan demikian secara simultan dan sinergis, semua sektor bergerak secara efisien dan efektif ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat.
5. Mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya dan mengembangkan budaya daerah.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
41
Misi ini berupaya untuk mengembangkan budaya daerah guna memperkuat jati diri masyarakat agar tidak terseret arus perubahan besar yang terjadi di dunia.
6. Meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Misi ini berupaya untuk menjaga keseimbangan antara keberadaan dan pemanfaatan kegunaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
7. Menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan demokratis.
Misi ini berupaya untuk mendukung pemantapan kemampuan dan peningkatan profesionalisme aparat keamanan dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.
8. Mewujudkan pemerintahan yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha, serta bertata kelola yang baik.
Misi ini berupaya mewujudkan pemerintahan daerah bertatakelola baik, sehingga terwujud pemerintah yang bersih, berwibawa bertanggung jawab dan professional.
3. TUJUAN PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG
Mengacu pada Misi Provinsi Lampung yang telah ditetapkan, maka tujuan yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 5 tahun adalah sebagai berikut :
1. Misi Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan tujuan :
a. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
BAB II PERENCANAAN KINERJA
42
b. Mengoptimalkan potensi dan keunggulan daerah c. Mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan d. Transformasi ke arah agro industri
e. Menurunkan kemiskinan
f. Penanganan dampak krisis global
2. Misi meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial, dengan tujuan :
a. Peningkatan kualitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah dan pelayanan sosial
b. Menarik investasi lebih lanjut
3. Misi meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, dengan tujuan :
a. Mengembangkan SDM berkualitas (unggul, berdaya saing, sehat, berakhlak mulia, dan sejahtera)
b. Mengembangkan peran pemuda dan meningkatkan prestasi olahraga
c. Mengembangkan peran perempuan dan perlindungan anak d. Mengendalikan pertumbuhan penduduk dan
mengembangkan tenaga kerja e. Meningkatkan kesejahteraan sosial
f. Meningkatkan kesiapan penanggulangan bencana alam 4. Misi Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK, dengan
tujuan:
a. Membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap IPTEKS b. Mengembangkan penelitian dan pengembangan untuk
menghasilkan IPTEKS tepat guna
BAB II PERENCANAAN KINERJA
43
c. Menguasai, mengadaptasi, dan memanfaatkan IPTEKS untuk kesejahteraan masyarakat
d. Menyebarluaskan IPTEK
5. Misi mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya, dan mengembangkan budaya daerah, dengan tujuan :
a. Mengembangkan masyarakat berbudaya dan agamis b. Mengembangkan budaya daerah
c. Berkembangnya budaya daerah d. Terkelolanya kekayaan budaya daerah
e. Mendayagunakan nilai budaya dan kekayaan budaya daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
f. Meningkatkan kreativitas budaya dan seni pertunjukan sebagai daya dukung lingkungan yang kondusif bagi pembentukan jati diri
g. Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan dan kesenian daerah untuk mewarnai dan mendorong pembangunan pariwisata khususnya dan pembangunan daerah umumnya
6. Misi meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan, dengan tujuan :
a. Menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian SDA dan LH
b. Optimalisasi pemanfaatan ruang
c. Pemeliharaan keberagaman sumber daya hayati d. Memberikan kenyamanan pada fasilitas umum e. Antisipasi terhadap global warming
BAB II PERENCANAAN KINERJA
44
7. Misi menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan demokratis, dengan tujuan : a. Peningkatan profesionalisme aparat keamanan dan penegak
hukum
b. Berkembangnya demokrasi dan hukum di masyarakat dan pemerintahan
c. Berkembangnya pers sehat dan dinamis d. Berkembangnya tramtib berbasis masyarakat
8. Misi mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola yang baik, dengan tujuan :
a. Pemerintah daerah yang bertata kelola baik b. Terwujudnya desentralisasi pemerintahan
c. Pemerintahan daerah yang berorientasi kewirusahaan d. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat
4. SASARAN MISI PROVINSI LAMPUNG
Mengacu kepada misi yang telah ditetapkan, maka sasaran yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun adalah sebagai berikut :
1. Misi Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan sasaran :
Peningkatan Pertumbuhan ekonomi, sector pertanian industri, non migas invenstasi dan PAD
2. Misi meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial, dengan sasaran :
a. Pengembangan Infrastruktur Masa Depan
BAB II PERENCANAAN KINERJA
45
b. Pengembangan Kawasan Strategis dan Khusus c. Perkembangan pemanfaatan ilmu teknologi d. Antisipasi dan Pengelolaan bencana
3. Misi meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, dengan sasaran :
a. Sumber daya manusia (unggul, berdaya saing, sehat berakhlak mulia dan sejahtera) meningkat
b. Meningkatnya Derajat dan pelayanan kesehatan
c. Pengendalian pertumbuhan penduduk dan pengembangan tenaga kerja
d. Pengingkatan kualitas kepemudaan dan keolahragaan 4. Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK, dengan sasaran :
Meningkatnya pemanfaatan IPTEKS oleh kelompok masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan
5. Misi mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya , dan mengembangkan budaya daerah, dengan sasaran :
a. Berkembangnya fasilitas dan kondisi keberagaman di masyarakat
b. Berkembangnya toleransi beragama di masyarakat
c. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
d. Peningkatan kreativitas budaya dan seni pertunjukan untuk meningkatkan /pembentukan jatidiri
e. Pelestarian dan pengembangan serta apresiasi seni, budaya masyarakat untuk menunjang pembangunan pariwisata dan mendorong pembangunan daerah semakin meningkat 6. Misi meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan
hidup yang berkelanjutan, dengan sasaran :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
46
a. Penurunan angka pencemaran lingkungan b. Terpeliharanya daerah konservasi
c. Terehabilitasinya hutan dan kawasan mangrove
d. Tersedianya konsep antisipasi terhadap global warming 7. Misi menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan
masyarakat yang sejahtera dan demokratis, dengan sasaran : a. Peningkatan kualitas aparat penegak hukum
b. Berjalannya proses demokrasi
c. Berjalannya pers yang sehat dan dinamis d. Peningkatan tramtibmas
8. Misi mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola yang baik, dengan sasaran :
a. Perencanaan pembangunan yang baik b. Meningkatnya aparatur yang berkualitas c. Terselenggaranya akuntabilitas anggaran d. Terwujudnya koordinasi pembangunan
e. Peningkatan sarana dan prasarana masyarakat kepada masyarakat
Secara singkat dalam rangka pencapaian Visi Provinsi Lampung yang tertuang dalam Renstra Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014 dapat dijabarkan dalam tabel VIII Tujuan, Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja berdasarkan Misi Provinsi Lampung Tahun 2010 – 2014 sebagai berikut :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
47
Tabel VIII
Matrik Tujuan, Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja berdasarkan Misi Provinsi Lampung Tahun 2010 – 2014
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA 1. Mengembang
kan dan memperkuat ekonomi daerah untuk kesejahteraan rakyat
1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Mengoptimalkan
potensi dan keunggulan daerah 3. Mengembangkan
ekonomi berbasis kerakyatan 4. Transformasi ke
arah agro industri 5. Menurunkan
kemiskinan 6. Penanganan
dampak krisis global
Peningkatan Pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian industri, non migas invenstasi dan PAD
1. Pertumbuhan ekonomi 2. Tingkat Inflasi 3. Kontribusi Sektor
Pertanian terhadap PDRB 4. Rata – rata
pertumbuhan PAD
5. Investasi riil 6. Rata – rata nilai
tukar petani
2. Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial
1. Peningkatan kualitas
infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah dan pelayanan sosial
2. Menarik investasi lebih lanjut
Pengembangan Infrastruktur Masa Depan
1. Persentase tingkat
kemantapan jalan Provinsi
2. Jumlah Pemeliharaan irigasi
3. Panjang runway Bandara Raden Inten II Pengembangan
Kawasan Strategis dan Khusus
Jumlah kawasan strategi dan khusus Perkembangan
pemanfaatan ilmu teknologi
1. Persentase pelayanan publik melalui media centre 2. Jumlah
pelayanan publik melalui M-CAP (mobile
Community Acces Point)
Antisipasi dan pengelolaan bencana
Jumlah tim reaksi cepat
penanggulangan bencana
BAB II PERENCANAAN KINERJA
48
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA 3. Meningkatkan
Kualitas pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial
1. Mengembangkan SDM berkualitas (unggul, berdaya saing, sehat,
berakhlak mulia, dan sejahtera)
2. Mengembangkan peran pemuda dan meningkatkan prestasi olahraga 3. Mengembangkan peran perempuan dan perlindungan anak
4. Mengendalikan pertumbuhan penduduk dan mengembangkan tenaga kerja 5. Meningkatkan
kesejahteraan sosial 6. Meningkatkan
kesiapan penanggulangan bencana alam
Sumber daya manusia (unggul, berdaya saing, sehat berakhlak mulia dan sejahtera) meningkat
1. Angka partisipasi kasar
TK SD/MI SMP/MTS SMA/MA 2. Persentase
kualifikasi S1 guru TK SD/MI SMP/MTS SMA/MA 3. Rata – rata nilai
UN SMP/MTS SMA/MA 4. Persentase Buta
Aksara 14 s/d 45 tahun
Meningkatnya Derajat dan pelayanan kesehatan
1. Angka Harapan Hidup
2. Ratio Angka Kematian Ibu 3. Ratio Angka
Kematian Bayi 4. Persentase
Pravalensi kekurangan gizi buruk
5. Ratio dokter 6. Ratio bidan Pengendalian
pertumbuhan penduduk dan pengembangan tenaga kerja
1. Persentase pertumbuhan penduduk 2. Persentase
tingkat pengangguran terbuka
3. Tingkat kenaikan upah mínimum provinsi 4. Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja Peningkatan kualitas
kepemudaan dan
1. Jumlah atlet pelajar
BAB II PERENCANAAN KINERJA
49
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA keolahragaan berprestasi
Olahraga
2. Jumlah Kelompok Usaha pemuda produktif 3. Jumlah
pembangunan pengadaan sarana prasaran olahraga 4. Mengembang
kan masyarakat bebasis IPTEK
a. Membangkitkan kesadaran
masyarakat terhadap IPTEKS
b. Mengembangkan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan IPTEKS tepat guna c. Menguasai,
mengadaptasi, dan memanfaatkan IPTEKS untuk kesejahteraan masyarakat d. Menyebarluaskan
IPTEK
Meningkatnya pemanfaatan IPTEKS oleh kelompok masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan
1. Jumlah SDM terlatih pemanfaatan potensi energi terbarukan 2. Jumlah publikasi
melalui media cetak
5. Mengembang kan
masyarakat agamis berbudaya dan
mengembang kan budaya daerah
a. Mengembangkan masyarakat berbudaya dan agamis
b. Mengembangkan budaya daerah c. Berkembangnya
budaya daerah d. Terkelolanya
kekayaan budaya daerah
e. Mendayagunakan nilai budaya dan kekayaan budaya daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
Berkembangnya fasilitas dan kondisi keberagamaan di masyarakat
1. Jumlah rehabilitasi bangunan Rumah Ibadah
2. Jumlah Rumah Ibadah beronamen Lampung di Kab/Kota
BAB II PERENCANAAN KINERJA
50
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA f. Meningkatkan
kreativitas budaya dan seni
pertunjukan sebagai daya dukung lingkungan yang kondusif bagi pembentukan jati diri
g. Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan dan kesenian daerah untuk mewarnai dan mendorong
pembangunan pariwisata khususnya dan pembangunan daerah umumnya
Berkembangnya toleransi beragama di masyarakat
Jumlah jemaah peserta umroh dan wisata rohani Meningkatnya
kesejahteraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
1. Jumlah seniman/
seniwati yang berpartisipasi pada promosi pesona seni budaya Lampung di Luar negeri 2. Jumlah benda cagar budaya koleksi museum yang dilestarikan 3. Jumlah
pengunjung pameran regional se Sumatera Peningkatan
kreativitas budaya dan seni pertunjukan untuk meningkatkan /pembentukan jatidiri
1. Jumlah exhibisi seni kreasi Lampung 2. Jumlah peserta
festival tari kreasi Lampung 3. Jumlah peserta
pesona lomba cipta lagu pop daerah Pelestarian dan
pengembangan serta apresiasi seni, budaya masyarakat untuk menunjang pembangunan pariwisata dan mendorong pembangunan daerah semakin meningkat
1. Jumlah peserta temu karya seni pertunjukan 2. Jumlah peserta
temu karya seni rupa
3. Jumlah peserta kolaborasi karya seni
4. Jumlah dukungan atraksi dan daya tarik wisata Menara siger 6. Meningkatkan
sumber daya alam dan Kualitas
a. Menjaga keseimbangan antara pemanfaatan
Penurunan angka pencemaran lingkungan
Jumlah penanganan kasus/pengaduan pencemaran
BAB II PERENCANAAN KINERJA
51
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA lingkungan
hidup yang berkelanjutan
dan pelestarian SDA dan LH b. Optimalisasi
pemanfaatan ruang c. Pemeliharaan
keberagaman sumber daya hayati d. Memberikan
kenyamanan pada fasilitas umum e. Antisipasi terhadap
global warming
Terpeliharanya daerah konservasi
Jumlah industri yang diawasi dalam ketaatan
pelaksanaan kebijakan bidang lingkungan hidup Terehabilitasinya
hutan dan kawasan mangrove
1. Jumlah luas hutan dan lahan kritis yang direhabilitasi 2. Persentase
kerusakan kawasan hutan Tersedianya konsep
antisipasi terhadap global warming
1. Jumlah bibit (GELAM) 2. Jumlah lokasi
pengembangan hutan rakyat 7. Menegakkan
Supremasi Hukum Untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan
demokratis
a. Peningkatan profesionalisme aparat keamanan dan penegak hukum
b. Berkembangnya demokrasi dan hukum di masyarakat dan pemerintahan c. Berkembangnya
pers sehat dan dinamis
d. Berkembangnya tramtib berbasis masyarakat
Peningkatan kualitas aparat penegak hukum
Jumlah Produk Hukum Daerah Provinsi Lampung Berjalannya proses
demokrasi
indeks demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Berjalannya pers
yang sehat dan dinamis
Jumlah lembaga penyiaran swasta televisi dan radio Peningkatan
tramtibmas
Indeks kriminalitas
8. Mewujudkan pemerintah yang bersih berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola yang baik
a. Pemerintah daerah yang bertata kelola baik
b. Terwujudnya desentralisasi pemerintahan c. Pemerintahan daerah yang berorientasi kewirusahaan d. Peningkatan
pelayanan kepada masyarakat
Perencanaan pembangunan yang baik
1. Persentase kesesuaian RPJMD 2010 – 2014 dan RKPD Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 2. Persentase
kesesuaian antara muatan rancangan RKPD dengan RPJMD
BAB II PERENCANAAN KINERJA
52
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA 3. Persentase kesesuaian rancangan Renja SKPD dengan target/sasaran dalam rancangan RPJMD
Meningkatnya aparatur yang berkualitas
1. Jumlah PNS yang menerima penghargaan 2. Jumlah PNS
yang mengikuti diklat teknis, fungsional kepemimpinanp rapurnabhakti 3. Jumlah PNS
Tugas Belajar dan Ikatan Dinas Terselenggaranya
akuntabilitas anggaran
1. Opini Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan 2. Nilai
Akuntabilitas Kinerja 3. Jumlah SKPD
menyusun LAKIP Terwujudnya
koordinasi pembangunan
1. Jumlah koordinasi, sinkronisasi dan fasilitasi pembangunan wilayah perbatasan, sub regional, regional dan internacional 2. Jumlah
sinkronisasi rencana kerja
BAB II PERENCANAAN KINERJA
53
NO MISI TUJUAN SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA dan
perencanaan bidang sosial budaya antar SKPD dan antar lintas provinsi /kabupaten/kota Peningkatan sarana
dan prasarana pelayanan kepada masyarakat
Jumlah sarana dan prasarana
pelayanan publik
B. ARAH KEBIJAKAN UMUM
Sebagai tindak lanjut dan implementasi Visi dan Misi pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2010-2014, maka Arah Kebijakan Umum pembangunan di Provinsi Lampung selama kurun waktu 2010-2014 akan dilakukan melalui 2 (dua) pendekatan, yakni pendekatan Pengembangan Wilayah dan Pengelolaan Keuangan Daerah. Deskripsi dari masing-masing pendekatan tersebut sebagai berikut :
1. Pendekatan Pengembangan Wilayah
Pendekatan pembangunan melalui Pengembangan Wilayah merupakan cara pendekatan pembangunan yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Pusat. Dengan demikian, pendekatan kewilayahan merupakan metode pendekatan yang memungkinkan terjadinya sinergi dan kompatibilitas antara kebijakan Pemerintah Pusat dengan kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.
Pengembangan Wilayah dilakukan dengan cara sebagai berikut :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
54
a. Pengembangan Ekonomi Berbasis Kerakyatan, Tata Ruang, Kawasan, dan Pelestarian Lingkungan Hidup.
b. Pengembangan Infrastruktur Berskala Tinggi Untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Dan Pelayanan Sosial.
c. Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Pengembangan Budaya
2. Pendekatan Pengelolaan Keuangan Daerah
Kebijakan Pengelolaan Keuangan daerah dilakukan dengan dua hal yaitu :
a. Optimalisasi Dan Efisiensi Keuangan Daerah
Arah kebijakan umum berkaitan dengan Pengelolaan Keuangan daerah melalui optimalisasi semua potensi sumber keuangan daerah dan digunakan secara efisien untuk biaya pembangunan.
Optimalisasi keuangan daerah diikuti dengan tertib administrasi melalui penggunaan sistem informasi, sehingga memungkinkan terjadinya transparansi dan akuntabilitas anggaran.
b. Pengembangan Sumber Pendapatan Baru
Arah kebijakan umum berkaitan dengan Pengelolaan Keuangan Daerah melalui pengembangan sumber pendapatan baru secara kreatif dan inovatif, seperti pengembangan BUMD infrastruktur;
pengembangan wisata alam berbasis pulau terpencil, wisata kuline, serta wisata konservasi, dll.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
55
C. STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH
Strategi Pembangunan Daerah Provinsi Lampung dalam melaksanakan Visi dan Misi Pembangunan Tahun 2010 – 2014 adalah sebagai berikut :
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan, strategi yang dikembangkan berkaitan dengan upaya pencapaian visi dan misi pembangunan Provinsi Lampung tahun 2010 – 2014 adalah sebagai berikut :
Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan )
Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur 2. Pengorganisasian
Pengorganisasian dalam pembangunan di Provinsi Lampung meliputi:
Struktur Organisasi
Staffing yaitu penempatan sumber daya manusia yang tepat pada posisi yang tepat.
3. Pelaksanaan
Strategi dalam pelaksanaan pembangunan adalah melalui kegiatan rutin dan berbagai program dan kegiatan pembangunan sebagai berikut :
Kegiatan rutin
Program dan Kegiatan Pembangunan 4. Pengendalian
Pada sisi pengendalian strategi yang dikembangkan yaitu :
Pengawasan internal
Pengawasan eksternal
BAB II PERENCANAAN KINERJA
56
D. PROGRAM PEMBANGUNAN
Untuk mewujudkan capaian keberhasilan misi pembangunan, pemerintah Daerah Provinsi Lampung telah menetapkan program prioritas tahun 2010 -2014 sebagai berikut :
1. Program Prioritas untuk mencapai Misi pertama Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, adalah sebagai berikut :
a. Revitalisasi pertanian, peternakan dan perikanan b. Pengembangan potensi ekonomi non agro dan energi c. Reindustrialisasi
d. Pengembangan kelembagaan ekonomi kerakyatan
e. Pengembangan investasi untuk mendukung peningkatan ekonomi daerah
f. Optimalisasi pengelolaan aset dan keuangan daerah
2. Program Prioritas untuk mencapai Misi kedua Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial adalah sebagai berikut:
a. Pembangunan dan peningkatan infrastruktur berorientasi masa depan.
b. Pembangunan Kawasan Strategis c. Pembangunan Kawasan
d. Pembangunan Kawasan Perdesaan e. Pengembangan e-government f. Peningkatan Ketahanan air
g. Program penanggulangan bencana alam dan perlindungan masyarakat.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
57
3. Program Prioritas untuk mencapai Misi ketiga Meningkatkan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan sosial adalah sebagai berikut :
a. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan
b. Peningkatan Akses, keterjangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan.
c. Peningkatan akses dan kualitas kepemudaan dan keolahragaan.
d. Peningkatan kesejahteraan sosial.
e. Program penanggulangan kemiskinan melalui sector ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur
f. Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana perdesaan berbasis masyarakat pola sistem padat karya
g. Pelatihan dan pengembangan community Leader dan Bantuan Modal awal di Kecamatan dan Desa Potensial.
h. Pembangunan perdesaan dan pemberdayaan masyarakat desa i. Pengendalian Kependudukan dan pengembangan
ketenagakerjaan
j. Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya
4. Program Prioritas untuk mencapai Misi keempat Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK adalah sebagai berikut :
Pembangkitan kesadaran, penemuan, penguasaan dan pemanfaatan IPTEKS
5. Program Prioritas untuk mencapai Misi kelima mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya dan mengembangkan budaya daerah adalah sebagai berikut :
a. Peningkatan akses dan kualitas berkehidupan keagamaan b. PengembangSan budaya daerah
6. Program Prioritas untuk mencapai Misi keenam Meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan
BAB II PERENCANAAN KINERJA
58
adalah sebagai berikut:
a. Peningkatan kualitas lingkungan hidup
b. Perbaikan pengaturan dan pengelolaan sumber daya air
7. Program Prioritas untuk mencapai Misi ketujuh Menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan demokratis adalah sebagai berikut :
a. Pengembangan demokratisasi masyarakat Lampung b. Pengembangan Kamtibmas
8. Program Prioritas untuk mencapai Misi kedelapan Mewujudkan pemerintahan yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha, serta bertata kelola yang baik adalah sebagai berikut :
Peningkatan kualitas pelayan birokrasiE. PENETAPAN KINERJA PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014
Dokumen penetapan kinerja merupakan dokumen pernyataan / kesepakatan / perjanjian kinerja antara atasan dan bawahan untuk mencapai target kinerja yang ditetapkan satu instansi. Dokumen Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014 memuat sasaran strategis, indikator kinerja utama beserta target dan anggaran, seperti terlihat pada tabel IX dan tabel x sebagai berikut :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
59
Tabel IX
Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
Misi Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
1. Peningkatan Pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian industri, non migas invenstasi dan PAD
1. Pertumbuhan ekonomi 2. Tingkat Inflasi
3. Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB
4. Rata – rata pertumbuhan PAD 5. Investasi riil
6. Rata – rata nilai tukar petani
7 6 35 4 3,2
>110
%
%
%
% T
Misi meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial
2. Pengembangan
Infrastruktur Masa Depan
1. Persentase tingkat
kemantapan jalan Provinsi 2. Jumlah Pemeliharaan irigasi 3. Panjang runway Bandara
Raden Inten II
70 5 3000
% irigasi m 3. Pengembangan Kawasan
Strategis dan Khusus
Jumlah kawasan strategi dan khusus
9 kwsn 4. Perkembangan
pemanfaatan ilmu teknologi
1. Persentase pelayanan publik melalui media centre 2. Jumlah pelayanan publik
melalui M-CAP (mobile Community Acces Point)
100 14
% keg
5. Antisipasi dan Pengelolaan bencana
Jumlah tim reaksi cepat penanggulangan bencana
25 org Misi meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial
6. Sumber daya manusia (unggul, berdaya saing, sehat berakhlak mulia dan sejahtera) meningkat
1. Angka partisipasi kasar TK
SD/MI SMP/MTS SMA/MA
2. Persentase kualifikasi S1 guru TK
SD/MI SMP/MTS SMA/MA
3. Rata – rata nilai UN SMP/MTS
SMA/MA
20,75 112 97 65 15 70 80 90 7,2 7,05
%
%
%
%
%
%
%
%
% 4. Persentase Buta Aksara 14
s/d 45 tahun
3 % 7. Meningkatnya derajat dan
pelayanan kesehatan
1. Angka Harapan Hidup 2. Ratio Angka Kematian Ibu
72 108/
100.000 Th Pddk
BAB II PERENCANAAN KINERJA
60
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
3. Ratio Angka Kematian Bayi 4. Persentase Prevalensi
kekurangan gizi buruk 5. Ratio dokter
6. Ratio bidan
28/
1000 15 % 115/
100.000 95/
100.000 Pddk
Pddk Pddk
8. Pengendalian pertumbuhan penduduk dan
pengembangan tenaga kerja
1. Persentase pertumbuhan penduduk
2. Persentase tingkat pengangguran terbuka 3. Tingkat kenaikan upah
mínimum provinsi
4. Tingkat partisipasi angkatan kerja
1 5 1.200.000 65
%
% Rp
% 9. Peningkatan kualitas
kepemudaan dan keolahragaan
1. Jumlah atlet pelajar berprestasi Olahraga 2. Jumlah Kelompok Usaha
pemuda produktif 3. Jumlah pembangunan
pengadaan sarana prasaran olahraga
100 46 7
org klpk unit
Misi Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK 10. Meningkatnya pemanfaatan
IPTEKS oleh kelompok masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan
1. Jumlah SDM terlatih pemanfaatan potensi energi terbarukan
2. Jumlah publikasi melalui media cetak
25
85 org
Misi mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya , dan mengembangkan budaya daerah 11. Berkembangnya fasilitas dan
kondisi keberagamaan di masyarakat
1. Jumlah rehabilitasi bangunan Rumah Ibadah
2. Jumlah Rumah Ibadah beronamen Lampung di Kab/Kota
260 9
Unit unit
12. Berkembangnya toleransi beragama di masyarakat
Jumlah jamaah peserta umroh dan wisata rohani
870 Org 13. Meningkatnya
kesejahteraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
1. Jumlah seniman/seniwati yang berpartisipasi pada promosi pesona seni budaya Lampung di Luar negeri 2. Jumlah benda cagar budaya
koleksi museum yang dilestarikan
3. Jumlah pengunjung pameran regional se Sumatera
22
4.747
10.000 Org
jenis
org
BAB II PERENCANAAN KINERJA
61
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
14. Peningkatan kreativitas budaya dan seni pertunjukan untuk meningkatkan/
pembentukan jatidiri
1. Jumlah exhibisi seni kreasi Lampung
2. Jumlah peserta festival tari kreasi Lampung
3. Jumlah peserta pesona lomba cipta lagu pop daerah
20 300
45
Exhbs psrta psrta
15. Pelestarian dan pengembangan serta apresiasi seni, budaya masyarakat untuk
menunjang pembangunan pariwisata dan mendorong pembangunan daerah semakin meningkat
1. Jumlah peserta temu karya seni pertunjukan
2. Jumlah peserta temu karya seni rupa
3. Jumlah peserta kolaborasi karya seni
4. Jumlah dukungan atraksi dan daya tarik wisata menara siger
10 25 45 4
Psrta psrta psrta atraksi
Misi meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan, 16. Penurunan angka
pencemaran lingkungan
Jumlah penanganan
kasus/pengaduan pencemaran
5 Kasus
17. Terpeliharanya daerah konservasi
Jumlah industri yang diawasi dalam ketaatan pelaksanaan kebijakan bidang lingkungan hidup
80 Prsh
18. Terehabilitasinya hutan dan kawasan mangrove
1. Jumlah luas hutan dan lahan kritis yang direhabilitasi 2. Persentase kerusakan
kawasan hutan
18.909 53
Ha
%
19. Tersedianya konsep antisipasi terhadap global warming
1. Jumlah bibit (GELAM) 2. Jumlah lokasi pengembangan
hutan rakyat
210.000 15
Btg lokasi
Misi menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan demokratis,
20. Peningkatan kualitas aparat penegak hukum
1. Jumlah Produk Hukum Daerah Provinsi Lampung
15 Perda/
pergub 21. Berjalannya proses
demokrasi
indeks demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi
66 indeks
22. Berjalannya pers yang sehat dan dinamis
Jumlah lembaga penyiaran swasta televisi dan radio
62 24
Radio Tv 23. Peningkatan tramtibmas Indeks kriminalitas 66 indeks Misi mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola yang baik
24. Perencanaan pembangunan yang baik
1. Persentase kesesuaian RPJMD 2010 – 2014 dan RKPD Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014
100 %
BAB II PERENCANAAN KINERJA
62
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
2. Persentase kesesuaian antara muatan rancangan RKPD dengan RPJMD
3. Persentase kesesuaian rancangan Renja SKPD dengan target/sasaran dalam rancangan RPJMD
100
100
%
%
25. Meningkatnya aparatur yang berkualitas
1. Jumlah PNS yang menerima penghargaan
2. Jumlah PNS yang mengikuti diklat teknis, fungsional, kepemimpinan
3. Jumlah PNS Tugas Belajar dan Ikatan Dinas
150 38
48 Org Org
Org
26. Terselenggaranya akuntabilitas anggaran
1. Opini Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan
2. Nilai Akuntabilitas Kinerja 3. Jumlah SKPD menyusun LAKIP
WTP B 50 SKPD 27. Terwujudnya koordinasi
pembangunan
1. Jumlah koordinasi, sinkronisasi dan fasilitasi pembangunan wilayah perbatasan, sub regional, regional dan internacional 2. Jumlah sinkronisasi rencana
kerja dan perencanaan bidang sosial budaya antar SKPD dan antar lintas
provinsi/kabupaten/kota
14
14 Kab/
Kota
Kab/
Kota
28. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kepada masyarakat
Jumlah sarana dan prasarana pelayanan publik
52 unit
F. PROGRAM UNTUK PENCAPAIAN SASARAN
Berdasarkan visi, misi tujuan, sasaran strategi, arah kebijakan dan program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD Pemerintah Provinsi Lampung, maka upaya pencapaiannya kemudian dijabarkan secara lebih sistematis melalui Program yang ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014 berdasarkan Urusan seperti terlihat pada tabel X sebagai berikut :
BAB II PERENCANAAN KINERJA
63
Tabel X
Sasaran Strategis, Urusan, Program dan Anggaran dalam Penetapan Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014
NO SASARAN STRATEGIS URUSAN PROGRAM ANGGARAN
(Rp) Misi Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
1. Peningkatan Pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian industri, non migas investasi dan PAD
Urusan Pertanian 24 55.471.724.125,- Urusan Ketahanan
Pangan
4 4.385.731.000,- Urusan Energy dan
Sumber Daya Mineral
8 6.268.405.000,- Urusan Penanaman
Modal
6 4.067.000.000,- Urusan Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah
8 6.423.695.009,-
Urusan Industri 4 2.290.173.000,-
Urusan Perdagangan 5 2.204.241.000,- Urusan Kelautan dan
Perikanan
9 28.392.160.000,- Misi meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala yang tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial
2. Pengembangan
Infrastruktur Masa Depan
Urusan Pekerjaan Umum
23 863.633.570.259,- Urusan Perhubungan 11 27.699.800.000,- 3. Pengembangan Kawasan
Strategis dan Khusus
Urusan Perumahan 2 184.347.267.300,- Urusan Penataan
Ruang
2 1.132.750.000,- 4. Perkembangan pemanfaat
an ilmu teknologi
Urusan Komunikasi dan Informatika
1 550.000.000,-
5. Antisipasi dan Pengelolaan bencana
Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik
3 1.740.000.000,- Misi meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial
6. Sumber daya manusia (unggul, berdaya saing, sehat berakhlak mulia dan sejahtera) meningkat
Urusan Pendidikan 18 290.066.001.890,-
7. Meningkatnya Derajat dan pelayanan kesehatan
Urusan Kesehatan 30 311.045.726.326,-
Urusan Sosial 24 81.118.714.000,-
8. Pengendalian
pertumbuhan penduduk dan pengembangan tenaga kerja
Urusan
Ketenagakerjaan
9 8.633.652.500,- Urusan Kependudukan
dan Catatan Sipil
1 231.000.000,- Urusan Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak
10 10.741.644.000,-
Urusan
Ketransmigrasian
1 715.000.000,-
BAB II PERENCANAAN KINERJA
64
NO SASARAN STRATEGIS URUSAN PROGRAM ANGGARAN
(Rp) 9. Peningkatan kualitas
kepemudaan dan keolahragaan
Program Urusan Pemuda dan Olahraga
12 18.532.852.5000,-
Misi Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEK 10. Meningkatnya
pemanfaatan IPTEKS oleh kelompok masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan
Urusan Komunikasi dan Informatika
14 16.609.158.594,-
Urusan Kearsipan 8 2.516.991.000,-
Urusan Pemberdayaan Masyarakat Desa
11 11.296.000.000,- Misi mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya , dan mengembangkan budaya daerah 11. Berkembangnya fasilitas
dan kondisi keberagamaan
di masyarakat Urusan Kebudayaan
10
8.038.250.000,- 12. Berkembangnya toleransi
beragama di masyarakat 13. Meningkatnya kesejah-
teraan masyarakat melalui pengenalan kesenian dan kekayaan budaya
Urusan Pariwisata 3 5.022.500.000,- 14. Peningkatan kreativitas
budaya dan seni pertunjukan untuk meningkatkan /pembentukan jatidiri 15. Pelestarian dan
pengembangan serta apresiasi seni, budaya masyarakat untuk
menunjang pembangunan pariwisata dan mendorong pembangunan daerah semakin meningkat
Misi meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan 16. Penurunan angka
pencemaran lingkungan Urusan Lingkungan
Hidup 9 4.484.550.000,-
17. Terpeliharanya daerah konservasi
18. Terehabilitasinya hutan dan kawasan mangrove
Urusan Kehutanan 6 7.019.697.400,-
19. Tersedianya konsep antisipasi terhadap global warming
Misi menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan demokratis,
BAB II PERENCANAAN KINERJA
65
NO SASARAN STRATEGIS URUSAN PROGRAM ANGGARAN
(Rp) 20. Peningkatan kualitas
aparat penegak hukum
Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
11 80.530.122.000
21. Berjalannya proses demokrasi
Urusan Kesatuan
Bangsa dan Politik 18 26.366.185.000,- 22. Berjalannya pers yang
sehat dan dinamis 23. Peningkatan tramtibmas
Misi mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola yang baik
24. Perencanaan
pembangunan yang baik
Urusan Perencanaan
Pembangunan 14 14.035.850.000,-
25. Meningkatnya aparatur yang berkualitas
Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
99
291.196.546.768,- 26. Terselenggaranya
akuntabilitas anggaran 27. Terwujudnya koordinasi
pembangunan
28. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kepada masyarakat
Jumlah Anggaran melaksanakan program untuk mencapai sasaran pada tahun 2014 sebesar Rp. 2.376.219.195.226,- (Dua triliyun tiga ratus tujuh puluh enam milyar dua ratus sembilan belas juta seratus sembilan puluh lima ribu dua ratus dua puluh enam rupiah) sesuai dengan Anggaran Belanja Langsung dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2014 dan Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2014.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
66
BAB II PERENCANAAN KINERJA