RELASI SOSIAL MENURUT PEMIKIRAN KI
AGENG SURYOMENTARAM
Ratna Tri Cahyono
1323016004
FAKULTAS FILSAFAT
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2020
i
RELASI SOSIAL MENURUT PEMIKIRAN KI
AGENG SURYOMENTARAM
Ratna Tri Cahyono
1323016004
FAKULTAS FILSAFAT
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2020
ii
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH
Demi kepentingan akademik dan perkembangan ilmu pengetahuan, saya
menyetujui skripsi/karya ilmiah saya, dengan judul: RELASI SOSIAL
MENURUT PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM untuk dipublikasikan atau ditampilkan di internet atau media lain, yaitu Digital Library Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya sebatas sesuai dengan Undang - Undang Hak Cipta.
Demikian pernyataan persetujuan publikasi karya ilmiah ini saya buat dengan sebenarnya.
Surabaya, 22 Juni 2020
Ratna Tri Cahyono 1323016004
iii
LEMBAR PERNYATAAN KARYA ILMIAH
NON PLAGIAT
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi ini adalah karya saya, dan bukan merupakan hasil plagiasi yang meliputi:
1. Mengacu dan/atau mengutip istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data dan/atau informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber secara memadai. 2. Mengacu dan/atau mengutip secara acak istilah, kata-kata dan/atau
kalimat, data dan/atau sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber yang memadai.
3. Menggunakan sumber gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyertakan sumbernya.
4. Merumuskan dengan kata dan/atau kalimat sendiri dari sumber
kata-kata dan/atau kalimat, gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyebutkan sumber secara memadai.
5. Menyerahkan suatu karya yang dihasilkan dan/atau telah dipublikasikan oleh pihak lain sebagai karyanya tanpa menyatakan sumber secara memadai. Karya yang dimaksud meliputi karya ilmiah (artikel, buku, perangkat lunak komputer, isi laman elektronik, fotografi, dan lain-lain), dan karya pengabdian kepada masyarakat.
6. Pengutipan yang dimaksud di atas dapat berupa plagiat kata demi kata
(copy and paste plagiarism), plagiat dengan pengubahan kata (word switch
plagiarism), plagiat gaya (style plagiarism), plagiat ide (idea plagiarism),
iv Apabila di kemudian hari diketahui bahwa skripsi ini merupakan hasil plagiarisme, maka saya bersedia menerima sangsi berupa pembatalan kelulusan dan atau pencabutan gelar yang saya peroleh.
Surabaya, 22 Juni 2020
Ratna Tri Cahyono 1323016004
v Lembar Persetujuan Pembimbing Skripsi
SKRIPSI
RELASI SOSIAL MENURUT PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM
Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan menyelesaikan Program Strata Satu
di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Disusun oleh:
Ratna Tri Cahyono 1323016004
Telah disetujui pada tanggal 20 Mei 2020 untuk diujikan dalam ujian skripsi.
Pembimbing,
Dr. Agustinus Pratisto Trinarso NIK. 132.11.0710
vi Lembar Pengesahan
SKRIPSI
RELASI SOSIAL MENURUT PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM
Disusun oleh:
Ratna Tri Cahyono 1323016004
Telah dipertahankan di depan tim penguji pada tanggal 5 Juni 2020 dan dinyatakan LULUS
Penguji I (Ketua) Penguji II (Sekretaris) Penguji III
Dr. Agustinus Pratisto Trinarso Kristoforus Sri Ratulain, M.Phil. Datu Hendrawan, M. Phil.
NIK. 132.11.0710 NIK. 132.19.1071 NIK. 132.14.0821
Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Filsafat
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Surabaya,… Juni 2020 Dekan Fakultas Filsafat
Dr. Agustinus Ryadi NIK. 132.08.0611
vii
KATA PENGANTAR
Pertama-tama, saya mengucapkan puji dan syukur kepada Allah Tritunggal yang Mahakudus Bapa, Putera, dan Roh Kudus serta Bunda Maria Penolong Umat Kristiani, atas berkat rahmat-Nya sehingga skripsi dengan judul “Relasi Sosial Menurut Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram” dapat
diselesaikan.
Kemudian saya pun sadar, bahwa segala daya dan upaya selama ini, tidaklah berarti apabila tidak ada campur tangan, dukungan, serta tanggapan dari beberapa pihak. Pada kesempatan kali ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dorongan bagi saya, antara lain:
1. Bapak Uskup Keuskupan Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono,
yang telah menerima dan memberi kesempatan bagi penulis untuk melaksanakan studi filsafat dalam rangka pembinaan calon imam.
2. Para Romo Formator di Seminari Tinggi Providentia Dei Keuskupan Surabaya yang senantiasa setia menemani dan menyemangati penulis. 3. RD. Agustinus Pratisto Trinarso selaku dosen pembimbing yang telah setia
membantu dan memberi masukan bagi penulis dalam pengerjaan skripsi ini.
4. Diakon Elva selaku pembimbing skripsi saya, yang telah mencurahkan seluruh perhatiannya, baik jiwa, raga, maupun ide-ide cemerlangnya untuk membantu penulis menyusun skripsi.
5. Teman-teman frater di Seminari Tinggi Providentia Dei Keuskupan
Surabaya yang selalu memberikan semangat dan dukungan.
6. Teman-teman seangkatan dan sepanggilan, “Ora Et Labora”, Fr. Kristo, Fr. Dodo, Fr. Leo, Fr. Aloy, Fr. Aji.
7. Kedua orang tua saya (Bapak Bambang Tri Sanyoto dan Ibu Magiati), kedua kakak saya (Mas Eko dan Mbak Nani), Tante saya Ibu Ida yang selalu mendoakan dan memberi motivasi saya dalam mengerjakan skripsi.
viii 8. Dan seluruh pihak yang tak bisa saya sebutkan satu per satu, atas
dukungan dan inspirasi yang tentunya sangat membantu saya.
Saya menyadari bahwa dalam skripsi ini masih ada ditemukan kekurangan. Maka dari itu, penulis sangat terbuka untuk menerima saran dan kritik yang membangun dalam penyempurnaan karya tulis ini.
Surabaya, 22 Juni 2020
ix
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Lembar Persetujuan Publikasi Ilmiah ... ii
Lembar Pernyataan Karya Ilmiah Non Plagiat ... iii
Lembar Persetujuan Pembimbing ... v
Lembar Pengesahan ... vi
Kata Pengantar ... vii
Daftar Isi... ix Abstraksi Skripsi ... xi Abstract ... xii BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Rumusan Masalah ... 7 1.3. Tujuan Penulisan ... 7 1.4. Metode Penulisan ... 7 1.4.1. Sumber Data ... 7 1.4.2. Metode Analisis ... 8 1.5. Tinjauan Pustaka ... 9 1.6. Skema Penulisan ... 14
BAB II LATAR BELAKANG KI AGENG SURYOMENTARAM ... 16
2.1. Riwayat Hidup Ki Ageng Suryomentaram ... 16
2.2. Karya dan Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram... 25
2.3. Pemikiran Yang Mempengaruhi Ki Ageng Suryomentaram ... 31
BAB III RELASI SOSIAL MENURUT KI AGENG SURYOMENTARAM ... 35
3.1. Relasi Sosial ... 35
3.2. Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram Tentang Manusia ... 39
x
3.2.2. Pandangan Suryomentaram tentang Hidup ... 44
3.2.3. Ukuran Keempat ... 48
3.2.4. Kramadangsa ... 57
3.2.5. Pengetahuan Diri Sendiri ... 58
3.2.6. Sifat Kramadangsa ... 59
3.3. Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram Tentang Relasi Sosial ... 62
3.3.1. Jiwa Persatuan ... 67
3.3.2. Pedoman Dalam Bertutur Kata ... 70
3.3.3. Cara Berbicara ... 72
3.4. Makna Relasi Sosial Suryomentaram ... 73
BAB IV ANALISA KRITIS ... 79
4.1. Tinjauan Kritis Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram ... 79
4.2. Relevansi Pemikiran Ki Ageng Suryomentaram ... 97
BAB V PENUTUP ... 105
5.1. Kesimpulan ... 105
5.2. Saran ... 108
xi ABSTRAK
RELASI SOSIAL MENURUT PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM RATNA TRI CAHYONO
1323016004
Skripsi ini ditulis sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi dewasa ini, bahwa perjumpaan fisik telah mengalami penurunan. Selain itu masyarakat juga dihadapkan oleh beberapa macam pemahaman mengenai relasi sosial. Pemikiran Suryomentaram dipilih, karena pemikirannya tentang relasi sosial menghendaki adanya perjumpaan fisik atau perjumpaan secara langsung. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah studi pustaka. Dalam skripsi ini, pemikiran Suryomentaram akan dibandingkan dengan beberapa pemikir atau filsuf lainnya, yang memikirkan tentang konsep relasi sosial. Skripsi ini ditulis dengan tujuan untuk memperdalam mengenai relasi sosial manusia dalam pandangan Suryomentaram. Kedua, skripsi ini ditulis untuk merelevansikan pemikiran Suryomentaram tentang relasi sosial dalam kehidupan sosial masyarakat sekarang ini.
Relasi sosial menurut Suryomentaram adalah hubungan antar manusia yang didasari oleh kodratnya sebagai makhluk sosial dan rasional, dimana manusia dengan rasionalitasnya menyadari bahwa dirinya tidak dapat mencukupkan kebutuhannya sendiri. Dalam rangka memenuhi kebutuhannya dan demi kelangsungan hidupnya, maka manusia mengadakan kerjasama dengan manusia yang lain. Tindakan manusia yang menjalin kerjasama ini disebut dengan tindakan
“gotong royong” atau “kemasyarakatan”. Oleh sebab itu, apabila seseorang
menyadari bahwa kelangsungan hidupnya tergantung pada masyarakat, maka ketika ia mengganggu orang lain, berarti ia juga mengganggu masyarakat. Ketika seseorang mengganggu masyarakat, maka ia akan mengganggu dirinya sendiri. Menurut Suryomentaram ketika seseorang mengganggu orang lain, maka ia akan mengganggu diri-sendiri. Dengan kata lain, menurut Suryomentaram ketika seseorang mengenakkan orang lain, maka ia akan mengenakkan dirinya sendiri.
Relevansi pemikiran Suryomentaram dalam hidup sehari-hari adalah menyadarkan kembali masyarakat dewasa ini terutama anak-anak muda pentingnya perjumpaan fisik satu sama lain dan sikap saling tolong-menolong dengan sesamanya. Selain itu manfaat yang dapat diperoleh dari pemikiran Suryomentaram adalah dengan membangun relasi sosial seseorang dapat mengembangkan dirinya sendiri.
Kata kunci: Gotong royong, rasa sama, ukuran keempat, jiwa persatuan, masyarakat.
xii ABSTRACT
SOCIAL RELATIONS ACCORDING TO KI AGENG SURYOMENTARAM RATNA TRI CAHYONO
1323016004
This thesis was written as a form of concern for the current situation, that physical encounters have declined. In addition, the community is also confronted with several kinds of understanding of social relations. Suryomentaram's thought was chosen, because his thinking about social relations requires a physical encounter or a direct encounter. The method used in writing this thesis is literature study. In this thesis, Suryomentaram's thoughts will be compared with several other thinkers or philosophers, who think about the concept of social relations. This thesis was written with the aim to deepen human social relations in Suryomentaram's view. Secondly, this thesis was written to revitalize Suryomentaram's thinking about social relations in the social life of today's society.
Social relations according to Suryomentaram is a relationship between humans based on their nature as social and rational creatures, where humans with their rationality realize that they cannot fulfill their own needs. In order to meet their needs and for the sake of their survival, humans enter into partnerships with other humans. The human action that forms a partnership is called the "gotong
royong" or "kemasyarakatan" action. Therefore, if someone realizes that his
survival depends on the community, then when he disturbs others, it means that he also disturbs the community. When someone disturbs the community, he will disturb himself. According to Suryomentaram when someone disturbs others, then he will disturb himself. In other words, according to Suryomentaram when someone
"pleasure" other people, then he will " pleasure " himself.
The relevance of Suryomentaram's thoughts in daily life is to revive today's society, especially young children, the importance of meeting each other physically and helping each other with each other. In addition, the benefits that can be obtained from Suryomentaram's thinking are by building social relations, a person can develop himself.