• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. BA LELANG GAGAL JARINGAN LISTRIK TERSEBAR DI KAB. DHARMASRAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "4. BA LELANG GAGAL JARINGAN LISTRIK TERSEBAR DI KAB. DHARMASRAYA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN DHARMASRAYA

BADAN PERIZINAN PENANAMAN MODAL, PENGADAAAN BARANG/ JASA

UNIT LAYANAN PENGADAAN

Jl. Lintas Sumatera Km. 2 Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung 27573 Telp./Faks. 0754 – 451579 website: www. bp2mpbj.dharmasrayakab.go.id email: [email protected]

BERITA ACARA LELANG ULANG GAGAL PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN JARINGAN LISTRIK TERSEBAR DI KAB. DHARMASRAYA

Nomor: 4.040.LU/POKJA III-ULP/X-2014

Pada hari ini Senin tanggal Tiga Belas Bulan Oktober tahun Dua ribu empat belas, Pokja III ULP Pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Listrik Tersebar di Kab.

Dharmasraya menyatakan bahwa :

Paket Pekerjaan

Nama Paket Pekerjaan

Lingkup Pekerjaan

Nilai Total HPS Sumber Pendanaan

Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Listrik Tersebar di Kab. Dharmasraya

Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Listrik Tersebar di Kab. Dharmasraya

Rp844.951.000,00 APBD

2014

e Pemilihan Langsung Pasaca Kualifikasi Perusahaan kecil

Berdasarkan hasil evaluasi Penawaran Nomor: 3.040.LU/Pokja III ULP/X-2014 tanggal 09 Oktober 2014 dan Berita Acara Lelang Ulang Gagal Nomor: 4.040.LU Pokja III ULP/X-2014 tanggal 10 Oktober 2014, dengan ini kami Pokja III ULP Kabupaten Dharmasraya

menyatakan bahwa proses pelelangan umum dengan pasca kualifikasi untuk pekerjaan tersebut diatas GAGAL, karena Sesuai Peraturan Presiden Nomor 54 beserta Perubahanya dan sebagaimana tertuang dalam dokumen pengadaan Nomor : 040.LU/POKJA III-ULP/X- 2014 Tanggal 01 Oktober 2014, dari 3 (tiga) peserta yang mengupload dokumen

Penawaran, setelah dilakukan evaluasi penawaran tidak ada yang lulus.

(2)

o) Dalam hal Pelelangan ulang gagal, maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat melakukan Penunjukan Langsung berdasarkan persetujuan PA, dengan tetap memperhatikan prinsip efisisensi, efektivitas, dan akuntabilitas, dengan ketentuan:

(1) hasil pekerjaan tidak dapat ditunda;

(2) menyangkut kepentingan/keselamatan masyarakat; dan

(3) tidak cukup waktu untuk melakukan proses Pelelangan dan pelaksanaan pekerjaan.

p) Apabila pelelangan ulang mengalami kegagalan dan tidak memenuhi kriteria yang dimaksud pada huruf o) untuk dilakukan Penunjukan Langsung: maka :

(1) anggaran dikembalikan ke negara dalam hal waktu sudah tidak mencukupi; (2) dapat dilakukan pelelangan kembali dengan terlebih dahulu melakukan

pengkajian ulang penyebab pelelangan ulang gagal apabila waktu masih mencukupi; atau

(3) PA/KPA mengusulkan perubahan alokasi dananya (revisi anggaran) untuk pekerjaan lain.

Demikian Berita Acara Lelang Ulang Gagal ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Sikabau, 13 Oktober 2014 POKJA II ULP KAB. DHARMASRAYA

KETUA,

TTD

Referensi

Dokumen terkait

penawaran serta Perka LKPP No.14 Tahun 2012 tentang Pelelangan Gagal dan Tindak Lanjut Pelelangan Gagal, tentang Petunjuk Teknis Peraturan Presiden Nomor 70 tahun

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 83 ayat 1.d “ Pokja menyatakan pelelangan gagal apabila tidak ada yang lulus evaluasi penawaran “, maka dengan ini

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 83 ayat 1.d “ Pokja menyatakan pelelangan gagal apabila tidak ada yang lulus evaluasi penawaran “ , maka dengan

Oleh karena tidak ada penawaran dari peserta yang lulus evaluasi penawaran tahan evaluasi teknis, maka POKJA V ULP Kabupaten Barito Timur menyatakan PELELANGAN GAGAL. Tindak

Berdasarkan ketentuan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 Jo Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 83, Ayat 1, butir b, maka

Sesuai dengan ketentuan, apabila tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran maka selanjutnya Pokja ULP BNN menyatakan pelelangan gagal sebagaimana tersebut dalam

Pembukaan Dan Evaluasi Penawaran, Pasal 29.7 yang berbunyi : Apabila tidak ada penawaran yang lulus pembuktian kualifikasi, pelelangan dinyatakan gagal. , maka pelelangan

Dengan demikian pelelangan ini dinyatakan "gagal" dengan mengacu kepada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan