• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP. Kabupaten Sumbawa Barat sebagai berikut :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V PENUTUP. Kabupaten Sumbawa Barat sebagai berikut :"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

58 BAB V PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai Peran Home Industri Dalam Meningkatkan Perekonomian di Desa Desaloka Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat sebagai berikut :

1. Berdasarkan Peran Home Industri Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Desaloka Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat yaitu belum bisa dapat menigkatkan perekonomian di desa desaloka di karenakan home industri ini masih tegolong baru, proses pemasarannya juga tidak berjalan dengan baik dan juga kekurangan modal usaha.

2. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Proses Home Industri Abon Ikan Gabus Desa Desaloka peneliti tidak menemukan permasalahan dalam proses produksi abon ikan gabus hanya saja peneliti menemukan masalah dalam hasil produksi yang berkurang karena akibat dampak dari covid-19 2020.

3. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat hambatan dalam peran home industri dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka yaitu adanya kekurangan modal, proses pemasaran yang tidak berjalan dengan baikdan di tambah lagi akibat dampak dari Pandemi Covid-19 Tahun 2020 sehingga banyak pelanggan yang membatalkan pesanannya.

(2)

59 5.2. Saran

Penelitian ini masih terdapat banyak kekurangan, baik dari segi penyajian, kelengkapan teori yang digunakan, maupun data sudah penulis kumpulkan, maka dari situ, peneliti membutuhkan kritik dan saran demi kesempurnaan dalam penelitian ini. Namun, apabila dalam penelitian ini terdapat sesuatu yang bermanfaat, maka penulis berharap semogga ini bisa menjadi acuan untuk Peran Home Industri Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Desaloka kedepannya:

1. Pemilik home industri, dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada pemilik home industri agar kedepannya peran home industri abon ikan gabus dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka. 2. Pemerintah Desa Desaloka dengan adanya penelitian ini diharapkan

menjadi salah satu bahan untuk evaluasi Peran Home Industri Abon Ikan Gabus Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Desaloka agar kedepannya dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian di Desa Desaloka.

3. Bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat ataupun Dinas Terkait diharapkan dengan hasil penelitian ini dijadikan bahan untuk evaluasi dalam memajukan home industri yang ada di Sumbawa Barat khususnya terkait dari peran home industri abon ikan gabus adalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka agar kedepannya bisa berperan lebih baik lagi.

(3)

60

4. Bagi Dinas Komperasi dan UMKM diharapkan memberikan pelatihan dalam pengelolaan abon ikan gabus dan juga memberikan pelatihan dalam mengatur manajemen yang baik agar kedepannya dari home industri bisa maju.

5. Bagi peneliti selanjutnya menggunakan indikator yang berbeda dari 3 indikator yang telah digunakan dalam penelitian ini diharapkan kedepannya menjadi ajuan dalam melakukan penelitian home industri abon ikan gabus.

(4)

61

DAFTAR PUSTAKA

Refrensi Buku:

Badan Pusat Statistik. 2018. Jumlah Usaha Industri Menurut Klasifikasi Usaha

Di Kabupaten Sumbawa Barat. Taliwang: BPS Sumbawa Barat.

Iskandar . 2008.Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan

Kualitatif). Jakarta: GP Press

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisi Data Kualitatif Buku

Sumber Tentang Metode-Metode Baru.Jakarta: UIP

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Elfabeta.

Refrensi Jurnal:

Ananda, Rizki. 2016. Peran Home Industri Dalam Meningkatkan Ekonomi

Keluarga (Studi Kasus Home Industri Keripik Di Kelurahan Kubu Gadang).Pekanbaru: Universitas Riau.

Husnan dan Syahdan. 2019. Peran Industri Rumah Tangga (Home Industry) Pada

Usaha Kerupuk Terigu Terhadap Pendapatan Keluarga di Kecematan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Lombok Timur: STIT Palapa Nusantara

Rosyadi, Ilman Susetyo dkk. 2019. Analisis Penerapan Cara Produksi Pangan

Olahan Yang Baik Pada Industri Rumah Tangga Pembuatan Abon Ikan Lele Di Desa Purwosari Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Sumedang: Universitas Padjadjaran.

Refrensi Skripsi:

Astutik, Fajariyah dan Dewi, Mustika Retno. 2013. Upaya Peningkatan

Pendapatan Rumah Tangga Melalui Home Industri Gambir (Kerupuk Kertas) Di Dusun Dunengendak Desa Tlotoraja Kecematan Pasean Kabupaten Pamekasan.Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

(5)

62

Shofi, Ariya Siska. 2019. Peran Industri Kecil Dalam Meningkatkan

Perekonomian Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Usaha Konveksi Jilbab Di Desa Pendosawalan Kecematan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Semarang: Universitas Islam Negeri

Walisongo.

Refrensi Undang-Undang:

UU Nomor 9 Tahun 1995 Tentang Usaha Kecil Pasal 1 Ayat 1 UU RI Nomor 9 Tahun 1995 Tentang Usaha Kecil Pasal 5 Ayat 1 UUD Tahun 1945 Tentang Prinsip Ekonomi Kerakyatan Pasal 33

Refrensi Lain:

http://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/46199. Di akses pada tanggal 20 Desember 2019

http://sumbawabaratkab.bps.go.id/statictable/2016/11/07/238/jumlah-perusahaan- tenaga-kerja-dan-nilai-produksi-menurut-klasifikasi-industri-di-kabupaten-sumbawa-barat-2015.html Di akses pada tanggal 12 Januari 2020

(6)

63

(7)

64

PANDUAN WAWANCARA

Peran Home Industri Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Desaloka Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat

A. Panduan Wawancara Untuk Pemilik Home Industri Abon Ikan Gabus 1. Sejak kapan berdirinya home industri abon ikan gabus?

2. Apakah ada dukungan dari pihak pemerintah desa ataupun pemerintah daerah kabupaten dalam menjalankan peran home industry abon ikan gabus dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

3. Apakah peran dari home industri abon ikan gabus sudah dapat meningkatkan perekonomian khususnya di desa desaloka?

4. Bagaimana proses produksi home industri dalam pembuatan abon ikan gabus?

5. Berapa banyak abon ikan gabus yang dihasilkan dalam sehari produksi oleh home industri?

6. Apakah ada hambatan yang di hadapi home industri ini dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

7. Bagaimana cara agar home industri kedepannya bisa maju dan dapat meningkatkan perekonomian khususnya di desa desaloka?

B. Panduan Wawancara Untuk Pegawai Home Industri

1. Sejak kapan anda bekerja di home industri abon ikan gabus?

2. Bagaimana menurut anda dengan adanya peran home industri abon ikan gabus dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka? 3. Apakah dengan adanya home industri dapat meningkatkan

(8)

65

4. Apakah home industri memproduksi yang lain selain memproduksi abon ikan gabus?

5. Berapa banyak ikan gabus yang di proses untuk di produksi menjadi abon ikan gabus?

6. Bagaimana menurut anda apa saja hambatan yang dialami home industri dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

C. Panduan Wawancara Untuk Masyarakat 1. Sejak kapan anda tinggal di desa desaloka?

2. Apakah dengan adanya home industri yang bergerak di pengolahan abon ikan gabus ini dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka selama ini?

3. Bagaimana menurut anda tentang home industri agar kedepannya bisa maju dan dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

4. Bagaimana menurut anda apakah ada hambatan yang dialami home industri selama ini?

(9)

66

HASIL WAWANCARA A. Pemilik Home Industri Abon Ikan Gabus

Nama Responden : Bapak Adi Tanggal Wawancara : 15 Juli 2020

Tempat Wawancara : Home Industri Abon Ikan Gabus Waktu Wawancara : 09.00 WITA

1. Sejak kapan berdirinya home industri abon ikan gabus? Jawaban: Sejak 27 Januari 2018

2. Apakah ada dukungan dari pihak pemerintah desa ataupun pemerintah daerah kabupaten dalam menjalankan peran home industry abon ikan gabus dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

Jawaban: Kalau dari pihak desa sih sudah memberikan bantuan sebesar Rp. 5.000.000.00 sedangkan dari pihak kabupaten belum ada bantuan apapun

3. Apakah peran dari home industri abon ikan gabus sudah dapat meningkatkan perekonomian khususnya di desa desaloka?

Jawaban: belum bisa dek home industri ini untuk meningkatkan perekonomian di desa desaloka.

4. Bagaimana proses produksi home industri dalam pembuatan abon ikan gabus? Jawaban: proses produksi abon ikan gabus ada pengumpulan bahan abon yaitu

ikan gabus, proses pemotongan, pencucian daging ikan gabus, perebusan, pencabikan, pemberian bumbu dan santan, penggorengan, pengepresan dan yang terakhir proses pengemasan.

(10)

67

5. Berapa banyak abon ikan gabus yang dihasilkan dalam sekali produksi oleh home industri?

Jawaban: Dalam sekali produksi menghasilkan 10-20 kg tapi untuk saat ini akibat dampak dari pandemi covid-19 mengalami penurunan hasil produksi dek.

6. Apakah ada hambatan yang di hadapi home industri ini dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

Jawaban: hambatan yang dialami home industri ialah permasalahan dalam pemasaran dan di tambah akibat dampak dari pandemi covid-19 7. Bagaimana cara agar home industri kedepannya bisa maju dan dapat

meningkatkan perekonomian khususnya di desa desaloka?

Jawaban: saya harapkan kedepannya ada dukungan dari pihak pemerintah agar home industri ini bisa berperan dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka.

B. Pegawai Home Industri Abon Ikan Gabus Nama Responden : Bapak Ayus

Tanggal Wawancara : 15 Juli 2020

Tempat Wawancara : Home Industri Abon Ikan Gabus Waktu Wawancara : 10.00

1. Sejak kapan anda bekerja di home industri abon ikan gabus? Jawaban: sejak tanggal 30 januari 2018

2. Bagaimana menurut anda dengan adanya peran home industri abon ikan gabus dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

(11)

68

Jawaban: menurut saya dengan adanya home industry ini sangat baik untuk kedepannya bagi desa desaloka

3. Apakah dengan adanya home industri dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

Jawaban: untuk saat ini home industri abon ikan gabus belum bisa meningkatkan perekonomian di desa desaloka

4. Apakah home industri memproduksi yang lain selain memproduksi abon ikan gabus?

Jawaban: belum ada untuk saat ini home industri ini masih berpokus dalam pembuatan abon ikan gabus

5. Berapa banyak ikan gabus yang di proses untuk di produksi menjadi abon ikan gabus?

Jawaban: sekitar 10 kg sekali produksi

6. Bagaimana menurut anda apa saja hambatan yang dialami home industri dalam meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

Jawaban: menurut saya permasalahan utama dari peran home industri ini proses pemasarannya yang belum berjalan dengan baik C. Masyarakat

Nama Responden : Ibu Eda

Tanggal Wawancara : 15 Juli 2020 Tempat Wawancara : Rumah Bapak Adi Waktu Wawancara : 13.00

(12)

69

Jawaban: sejak saya menikah

2. Apakah dengan adanya home industri yang bergerak di pengolahan abon ikan gabus ini dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka selama ini? Jawaban: menurut saya untuk saat ini home industri abon ikan gabus belum bisa

meningkatkan perekonomian di desa desaloka

3. Bagaimana menurut anda tentang home industri agar kedepannya bisa maju dan dapat meningkatkan perekonomian di desa desaloka?

Jawaban: saya harap home industri ini bisa di perhatikan oleh pihak pemerintah agar kedepannya bisa berperan dengan baik

4. Bagaimana menurut anda apakah ada hambatan yang dialami home industri selama ini?

Jawaban: menurut saya home industri abon ikan gabus ini mengalami permasalahan di pemasarannya.

(13)

70

DOKUMENTASI PENELITIAN

Lokasi Home Industri Abon Ikan Gabus Desa Desaloka Wawancara Dengan Bapak Adi Selaku Pemilik Dari Home Industri Abon Ikan Gabus Desa Desaloka

Wawancara Dengan Bapak Ayus Selaku Pegawai Home Industri Abon Ikan Gabus Desa Desaloka

Wawancara Dengan Ibu Eda Selaku Masyarakat Desa Desaloka

Wawancara Dengan Bapak Amir Mahmud Selaku SEKDES Desa Desaloka

(14)

71

Alat Peniris Minyak Mesin Spinner Bisa Menampung 10 Kg-20 Kg Abon Ikan Gabus

Alat Peniris Minyak Mesin Spinner Bisa Menampung 2 Kg Abon Ikan Gabus

Kemasan Abon Ikan Gabus Foto Proses Penggorengan Daging

(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-033 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan pemilihan langsung untuk paket pekerjaan pengadaan

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-017 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan pemilihan langsung untuk paket

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-012 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan Prakualifikasi untuk paket pekerjaan

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-009 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan Prakualifikasi untuk paket pekerjaan

Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan Prakualifikasi untuk paket pekerjaan Pengembangan Sarana dan Prasarana

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-023 pada Bagian Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan e-lelang

Kelompok Kerja (POKJA) Paket-059 pada Bagian Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melaksanakan

Maksud dari kegiatan inventarisasi dan evaluasi bahan galian non logam yang dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa tersebut adalah untuk mendapatkan