• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keterampilan Komunikasi dalam Pendidikan Kedokteran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Keterampilan Komunikasi dalam Pendidikan Kedokteran"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Keterampilan Komunikasi

dalam Pendidikan Kedokteran

Dr. dr. Herqutanto MPH, MARS Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI

HP: 08161803969 Email: [email protected]

Tujuan Sesi

Membahas pentingnya keterampilan

komunikasi dalam pendidikan kedokteran

Mendiskusikan aspek-aspek komunikasi

dalam pendidikan kedokteran

(2)

Kondisi dulu

Kondisi sekarang

(3)

Teori pembelajaran komunikasi

Experience is a poor teacher: it needs observation

with well intentioned, constructive, detailed and

descriptive feedback plus rehearsal to effect

change.

Communication is an art and like other arts it is a

learned skill, which is influenced by presence of

special gift or talent in some persons.

PERSEPSI TENTANG

KETERAMPILAN KOMUNIKASI

Sesuatu yang tidak dapat dilatihkan

Dapat dikuasai hanya dengan membaca

buku

Bila sudah telanjur berumur, tidak akan

berubah

Sesuatu yang sulit dipelajari

(4)

Masalah

Tradisi konsultasi pasien

Mahasiswa mengobservasi,

mendengar dan melihat ,

TIDAK PERNAH DILATIHKAN

 Dipraktikkan terhadap pasien

keluhan utama,

riwayat penyakit sekarang,

riwayat penyakit dahulu,

riwayat keluarga,

riwayat penggunaan obat

dan riwayat alergi

Pengajar demonstrasi mengumpulkan

informasi mhs. kedokteran

MENGAPA KETERAMPILAN KOMUNIKASI PENTING

Pada umumnya pasien menyukai dokter yang:

ramah, hangat, mendengarkan

peduli, dapat berempati

menjawab pertanyaan dan mengajukan

pertanyaan dengan jelas

Dokter yang berkomunikasi dengan baik akan:

Mendiagnosis lebih baik

Meningkatkan kepatuhan pasien

(5)

American Board of Medical Specialties: 6

kompetensi inti

Patient Care

Medical Knowledge

Interpersonal and Communication Skills

Professionalism

Systems-based Practice

Practice-based Learning and Improvement

Area Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI 2006)

Komunikasi efektif

Keterampilan Klinis

Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran

Pengelolaan Masalah Kesehatan

Pengelolaan Informasi

Mawas Diri dan Pengembangan Diri

Etika, Moral, Medikolegal dan Profesionalisme serta

Keselamatan Pasien

(6)

Area komunikasi efektif

• Berkomunikasi dengan pasien serta anggota keluarganya

• Berkomunikasi dengan sejawat

• Berkomunikasi dengan masyarakat

• Berkomunikasi dengan profesi lain

KEPADA SIAPA HARUS DIBERIKAN?

Mahasiswa Kedokteran

PPDS

(7)

SIAPA YANG HARUS MENGUASAI KOMUNIKASI

dalam PENDIDIKAN KEDOKTERAN?

Semua dosen FK *

Tutor Komunikasi **

Pengajar Komunikasi***

KETERAMPILAN KOMUNIKASI KESEHATAN

Membentuk dan mempertahankan hubungan

Mengumpulkan dan memberikan informasi

Mendiskusikan masalah/membantu klien

menentukan pilihannya

Memperoleh informed consent

Mengurangi kecemasan/kekhawatiran klien

(8)

MATERI KOMUNIKASI DALAM

PENDIDIKAN DOKTER

Pre-klinik

Komunikasi umum

Komunikasi interpersonal

Komunikasi dokter-klien

Komunikasi antar petugas kesehatan

Praktik komunikasi

Anamnesis

Breaking Bad News

Medical counseling

Memperoleh informed consent

Menulis rujukan

Memberikan penyuluhan

MATERI KOMUNIKASI DALAM

PENDIDIKAN DOKTER

Klinik

Praktik komunikasi

Anamnesis

Breaking Bad News

Medical counseling

Memperoleh informed consent

Menulis rujukan

Memberikan penyuluhan

(9)

MATERI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

DOKTER- Komunikasi dengan pasien

Konsultasi biasa (basic consultation)

Memulai sesi

Mengumpulkan informasi

Membina hubungan

Menjelaskan dan merencanakan

Menutup sesi

(10)

Konsultasi khusus

Menyampaikan kabar kurang baik

Melakukan konseling medik

Memperoleh informed consent

Menghadapi klien yang sulit

IMS

Marah/menangis

Dilema etik dll.

MATERI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

DOKTER- Komunikasi dengan petugas kesehatan

Antar dokter

Dokter dengan paramedis

Dokter dengan petugas apotik dan laboratorium

Komunikasi verbal termasuk pembicaraan lewat telepon

Komunikasi verbal yang bersifat TULISAN sangat penting!!

Penulisan resep dan rujukan

Penulisan rekam medik

Penulisan instruksi

(11)

Pendekatan efektif

(Maguire 2002)

Menginformasikan fakta/bukti tentang kekurangan KDP,

mengapa kelemahan terjadi, dan konsekuensi kelemahan

terhadap pasien dan dokter

Menawarkan keterampilan untuk mengatasi kelemahan

tersebut berdasarkan bukti-bukti (evidence base)

Mendemonstrasikan keterampilan yang akan dipelajari dan

memperhatikan reaksi yang muncul ke permukaan

Memberikan kesempatan untuk mempraktikkan

keterampilan tersebut

Memberikan umpan balik yang membangun dan

memberikan kesempatan untuk menjelaskan hambatan

 cognitive input, modeling dan practice of key skills

METODE PEMBELAJARAN

(12)

KULIAH INTERAKTIF

 Kuliah tentang komunikasi hendaknya diberikan secara interaktif

 Direncanakan bagaimana kuliah akan diberikan

 Yang dilakukan oleh FKUI:

 Sebelum kuliah mahasiwa telah membaca referensi yang telah ada di SCELE

 Mahasiswa diminta membuat ringkasan dari refernsi tersebut dan diserahkan kepada sekretaris modul sebelum kuliah mulai

 Kuliah didahului oleh trigger. Bisa berbentuk drama atau film. Drama diperankan oleh pengajar bersama asisten.

 Dilakukan diskusi antara pengajar dengan mahasiswa

KULIAH INTERAKTIF

 Di awal sesi dikatakan mahasiswa boleh bertanya setiap saat, tidak perlu menunggu kuliah selesai

 Banyak ditunjukkan contoh komunikasi yang kurang baik dan yang baik

 Cara menunjukkan contoh bisa dengan bercerita yang diikuti dengan demonstrasi, dengan mengundang mahasiswa atau pengajar berperan bersama asisten.

 Pengajar selalu berusaha mengundang mahasiswa untuk berdiskusi selama kuliah diberikan

 Memberikan applaus setelah mahasiswa selesai memberikan komentar atau mendemonstrasikan keterampilan komunikasi

(13)

Cinemeducation

• Penggunaan film dalam Pendidikan Kedokteran

• Dapat berupa film penuh

• Menunjukkan konsep, pemikiran

• Dapat berupa potongan film (clips)

• Mengacu pada situasi tertentu

• Masalah komunikasi

• Masalah etika

• Masalah lain misalnya terapi

Kapan?

• Sebagai trigger di awal kuliah interaktif

• Sebagai ilustrasi pada kuliah interaktif

• Belajar mandiri

• Dapat dikombinasikan dengan metode pengajaran lainnya

• Kuliah interaktif

• Diskusi kelompok

• Diskusi kelas

• Role-playing

(14)

Pertanyaan yang diajukan

• Apa yang anda lihat

• Apa yang anda dengar?

• Apa yang anda rasakan?

• Apa yang anda pikirkan

• Apakah dampaknya terhadap cara anda berkomunikasi dengan pasien di kemudian hari?

PENTING!!

• Pemilihan film atau clips harus tepat!

• Setiap clips harus sdh jelas apa yang menjadi pokok bahasannya.

• Harus ada tim yang menyeleksi

• Mahasiswa kadang-kadang dapat diminta untuk memberikan masukan film yang dapat dipakai

(15)

DEMONSTRASI

• Demonstrasi dilakukan untuk menunjukkan contoh-contoh komunikasi yang baik atau yang kurang baik.

• Dapat dilakukan dengan

• Video

• Tape (komunikasi non-verbal sukar dinilai)

• Secara langsung, misalnya waktu kuliah atau diskusi kelompok atau diskusi kelas

• Diiikuti dengan diskusi mengenai contoh-contoh tersebut

Role Play

• Mahasiswa bergantian bermain peran

• Skenario telah disiapkan

• Komunikasi dalam keluarga/antar teman

• Komunikasi dokter dengan pasien keluarganya

• Komunikasi dokter dengan petugas kesehatan

• Seorang mahasiswa yang lain menjadi pengamat

• Tujuannya agar mahasiswa:

• Belajar menerapkan keterampilan komunikasi

• Menghayati peran sebagai dokter

• Menghayati peran sebagai pasien/keluarganya atau peran lainnya sesuai dengan tuntutan skenario

(16)

SYARAT ROLE-PLAY

• Dilakukan dengan serius!!

• Sebelumnya harus dijelaskan:

• Tujuan role play

• Bagaimana roleplay dilaksanakan

• Peran pemain dan pengamat

• Mahasiswa harus menguasai materi role play, materi sebelumnya telah disiapkan oleh pengajar

• Pada pelaksanaan role play tutor harus benar-benar mengawasi dan merangsang pengamat agar memberikan masukan dan

memberikan demonstrasi bila diperlukan

KOMBINASI ROLE PLAY

• Pada waktu role playing dilakukan video atau audiotaping untuk nantinya dilakukan penilaian atau pemberian umpan balik bersama dalam kelompok kecil atau dalam kelas

• Diskusi dalam kelompok kecil antara pemeran dokter, pasien dengan pengamat

• Diskusi dalam kelompok kecil antara pemeran dokter, pasien, pengamat dan tutor

(17)

Simulasi

• Mahasiswa berperan sebagai dokter atau mahasiswa kedokteran

• Staf pengajar atau seseorang yang telah disiapkan berperan sebagai “simulated patient”

• Syarat simulasi:

• Disiapkan skenario yang sudah dibaca oleh “simulated patient”

• Simulated patient mengetahui apa yang harus dilakukan oleh dokter/mahasiswa dengan berbekal daftar tilik

• Simulated patient sudah mendapatkan pelatihan untuk setiap skenario yang akan dipakai

• Pelatihan simulated patient dilakukan oleh seorang pengajar komunikasi

Video-taping/audiotaping

• Kegiatan role-play atau simulasi direkam

• Video ditayangkan kembali, dilakukan penilaian bersama dengan menggunakan daftar tilik

• Umpan balik diberikan oleh sesama mahasiswa dan narasumber

(18)

CARA MEMBERIKAN UMPAN BALIK

• Suasana harus nyaman bagi mahasiswa yang akan mendapat umpan balik

• Pakai nama Dr. John Doe atau Dr. X

• Minta sesama mahasiswa memberikan umpan balik dulu, baru pengajar

• Berikan umpan balik positif dulu

• Berikan umpan balik yang spesifik yang spesifik

• Umpan balik harus jelas

• Minta pemeran pasien dan dokter menceritakan perasaannya

Kata akhir...

Keterampilan komunikasi dapat diperoleh

mahasiswa, bila di dalam kehidupan

sehari-hari mereka menemukan.

Diperlukan ROLE MODELS...dari dekan

sampai pegawai...

(19)
(20)

Referensi

Dokumen terkait

1) Mentakhri>j hadis yang menjadi amalan para fuqaha. Dalam kitabnya, Imam Tirmidhi> tidak meriwayatkan hadis kecuali hadis yang diriwayatkan oleh fuqaha, kecuali dua

Jumpaan terhadap perjuangan Hamka melalui karya dalam bidang sejarah, bahasa, budaya dan agama ini boleh dijadikan panduan dalam konteks negara serumpun bagi memastikan

Menindaklanjuti Berita Acara Evaluasi Penawaran Pekerjaan Jasa Konsultansi Penyusunan Buku Identifikasi Karakteristik Potensi Daerah Dalam Pengembangan Pembangunan Desa

Key im- plications of the current study are that: (1) the combined effect of the seven dimensions —that is, the integrated PLI model as a whole— had a

Dihasilkan bahwa dibutuhkan disain akuisisi yang khusus untuk lingkungan vulkanik karena keterbatasan gelombang untuk melakukan penetrasi pada lapisan tipis dan memiliki

Dalam semiloka ini, terdapat 18 makalah yang dipaparkan yang merupakan perspektif dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders ) tentang masalah dan solusi kebakaran di

• PROVIDE community members with information about avail- able psychological and social services for survivors of gender based violence – including information about services

Hak turun temurun atas tanah yang terkuat dan terpenuh sebagai yang dimaksud dalam pasal 20 UUPA, belum tentu hak milik itu tercatat dalam buku administrasi desa dan