• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Panduan Pertanyaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran 1. Panduan Pertanyaan"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Lampiran 1.

Panduan Pertanyaan A. Siswa Kelas X dan XI SMAN 1 Dramaga

1. Mengapa anda tidak pernah menonton tayangan ‘Jika Aku Menjadi’? 2. Di mana tempat tinggal anda saat ini?

B. Responden

1. Mengapa anda tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah?

2. Bagi anda yang berdomisili di kota, mengapa anda memilih bersekolah di SMAN 1 Dramaga?

3. Bagi anda yang pekerjaan orang tuanya wiraswasta, usaha seperti apa yang dilakukan orang tua anda?

4. Mengapa anda menyukai tayangan ‘Jika Aku Menjadi’?

5. Mengapa anda menonton ‘Jika Aku Menjadi’ sebanyak tiga sampai lima kali dalam sebulan?

6. Mengapa anda tidak menonton ‘Jika Aku Menjadi’ dari awal hingga akhir tayangan? 7. Apa alasan anda menonton tayangan ‘Jika Aku Menjadi’?

8. Mengapa anda memiliki motivasi interaksi sosial dalam menonton tayangan ‘Jika Aku Menjadi’?

9. Bagi anda yang memiliki peringkat di kelas tinggi, mengapa anda sering menonton tayangan ‘Jika Aku Menjadi’?

10. Bagi anda yang memiliki peringkat di kelas rendah, mengapa anda jarang menonton tayangan ‘Jika Aku Menjadi’?

11. Bagi yang memiliki uang saku tergolong tinggi, sedang, dan rendah, apa alasan anda menonton ‘Jika Aku Menjadi’?

12. Apakah orang tua anda mendampingi anda ketika menonton TV?

13. Kogntitif atau pengetahuan seperti apa yang anda rasakan setelah menonton ‘Jika Aku Menjadi’?

14. Afektif atau perasaan seperti apa yang anda rasakan setelah menonton ‘Jika Aku Menjadi’?

(3)

Lampiran 2. Hasil Olahan Data A. Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid Laki-Laki 24 34.3 34.3 34.3 Perempuan 46 65.7 65.7 100.0 Total 70 100.0 100.0 . B. Motivasi Menonton

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan 6 8.6 8.6 8.6 hiburan 7 10.0 10.0 18.6 interaksi sosial 52 74.3 74.3 92.9 identitas sosial 5 7.1 7.1 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 C. Peringkat di Kelas

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent rendah 38 62.3 62.3 62.3 sedang 9 14.8 14.8 77.1 tinggi 14 22.9 22.9 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 D. Domisili

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Desa 65 92.9 92.9 92.9 Kota 5 7.1 7.1 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 E. Uang Saku

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent rendah 7 10.0 10.0 10.0 sedang 50 71.4 71.4 81.4 tinggi 13 18.6 18.6 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0

(4)

F. Kegiatan Ekstrakurikuler

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tidak ikut 25 35.7 35.7 35.7 sedikit 28 40.0 40.0 75.7 banyak 17 24.3 24.3 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 . G. Pekerjaan Ayah

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Buruh 10 14.3 14.3 14.3 Wiraswasta 27 38.6 38.6 52.9 Pegawai Swasta 21 30.0 30.0 82.9 PNS 5 7.1 7.1 90.0 TNI/POLRi 4 5.7 5.7 95.7 Petani 3 4.3 4.3 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 H. Pekerjaan Ibu

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Ibu rumah tangga 52 74.3 74.3 74.3

Buruh 1 1.4 1.4 75.7

Wiraswasta 5 7.1 7.1 82.9

Pegawai Swasta 12 17.1 17.1 100.0

Valid

Total 70 100.0 100.0

I. Pendapatan Orang Tua

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent rendah 30 42.9 42.9 42.9 sedang 30 42.9 42.9 85.7 tinggi 10 14.3 14.3 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0

(5)

J. Frekuensi Menonton

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent rendah 13 18.6 18.6 18.6 sedang 37 52.9 52.9 71.4 tinggi 20 28.6 28.6 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 K. Durasi Menonton

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent rendah 14 20.0 20.0 20.0 sedang 16 22.9 22.9 42.9 tinggi 40 57.1 57.1 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 L. Kognitif

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sedang 11 15.7 15.7 15.7 tinggi 59 84.3 84.3 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 M. Afektif

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Empati rendah 17 24.3 24.3 24.3 Empati tinggi 53 75.7 75.7 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0 .

N. Kognitif Episode "Pembuat Gelang Simpay"

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sedang 29 41.4 41.4 41.4 tinggi 41 58.6 58.6 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0

(6)

O. Afektif Episode "Pembuat Gelang Simpay"

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Empati rendah 9 12.9 12.9 12.9 Empati tinggi 61 87.1 87.1 100.0 Valid Total 70 100.0 100.0

(7)

Crosstab dan uji hubungan.

1. Jenis Kelamin dengan Frekuensi Menonton

Jenis Kelamin * Frekuensi Menonton Crosstabulation Count

Frekuensi_menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Laki-Laki 6 15 3 24 Jenis kelamin Perempuan 7 22 17 46 Total 13 37 20 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 4.757(a) 2 .093

Likelihood Ratio 5.194 2 .074

Linear-by-Linear

Association 3.950 1 .047

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .252 .093

N of Valid Cases 70

2. Jenis kelamin dengan Durasi Menonton

Jenis Kelamin * Durasi Menonton Crosstabulation Count

Durasi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Laki-Laki 5 9 10 24

Jenis

kelamin Perempuan 9 7 30 46

(8)

Chi-Square Tests

Value df

Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 4.969(a) 2 .083

Likelihood Ratio 4.842 2 .089

Linear-by-Linear

Association 1.512 1 .219

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .257 .083

N of Valid Cases 70

3. Motivasi Menonton dengan Durasi Menonton

Motivasi Menonton * Durasi Menonton Crosstabulation Count

Durasi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

pengetahuan 3 0 3 6 hiburan 2 1 4 7 interaksi sosial 8 15 29 52 Motivasi menonton identitas sosial 1 0 4 5 Total 14 16 40 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 7.594(a) 6 .269

Likelihood Ratio 9.247 6 .160

Linear-by-Linear

Association 1.802 1 .180

(9)

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .313 .269

N of Valid Cases 70

4. Motivasi Menonton dengan Frekuensi Menonton

Motivasi Menonton * Frekuensi Menonton Crosstabulation Count

Frekuensi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

pengetahuan 1 3 2 6 hiburan 1 4 2 7 interaksi sosial 10 29 13 52 Motivasi menonton identitas sosial 1 1 3 5 Total 13 37 20 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 3.245(a) 6 .778

Likelihood Ratio 3.158 6 .789

Linear-by-Linear

Association .010 1 .919

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .210 .778

(10)

5. Peringkat di Kelas dengan Frekuensi Menonton Correlations Peringkat di kelas Frekuensi menonton Correlation Coefficient 1.000 .337(**) Sig. (2-tailed) . .001 Peringkat di kelas N 70 70 Correlation Coefficient .337(**) 1.000 Sig. (2-tailed) .001 . Spearman's rho Frekuensi menonton N 70 70

6. Peringkat di Kelas dengan Durasi Menonton Correlations Peringkat di kelas Durasi menonton Correlation Coefficient 1.000 .434(**) Sig. (2-tailed) . .000 Peringkat di kelas N 70 70 Correlation Coefficient .434(**) 1.000 Sig. (2-tailed) .000 . Spearman's rho Durasi menonton N 70 70

7. Domisili dengan Frekuensi Menonton

Domisili * Frekuensi Menonton Crosstabulation Count

Frekuensi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Desa 13 33 19 65

Domisili

Kota 0 4 1 5

(11)

Chi-Square Tests

Value df

Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 1.889(a) 2 .389

Likelihood Ratio 2.736 2 .255 Linear-by-Linear Association .115 1 .734 N of Valid Cases 70 Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .162 .389

N of Valid Cases 70

8. Domisili dengan Durasi Menonton

Domisili * Durasi Menonton Crosstabulation Count

Durasi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Desa 14 13 38 65 Domisili Kota 0 3 2 5 Total 14 16 40 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 4.604(a) 2 .100

Likelihood Ratio 4.701 2 .095

Linear-by-Linear

Association .007 1 .934

N of Valid Cases

(12)

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .248 .100

N of Valid Cases 70

9. Uang Saku dengan Frekuensi Menonton

Correlations Uang saku Frekuensi menonton Spearman's rho

Uang saku Correlation

Coefficient 1.000 .131 Sig. (2-tailed) . .280 N 70 70 Frekuensi menonton Correlation Coefficient .131 1.000 Sig. (2-tailed) .280 . N 70 70

10. Uang Saku dengan Durasi Menonton

Correlations Uang saku Durasi menonton Correlation Coefficient 1.000 .008 Sig. (2-tailed) . .947 Uang saku N 70 70 Correlation Coefficient .008 1.000 Sig. (2-tailed) .947 . Spearman's rho Durasi menonton N 70 70

(13)

11. Kegiatan Ekstrakurikuler dengan Frekuensi Menonton Correlations Kegiatan ekstrakuriku ler Frekuensi menonton Spearman's rho Kegiatan ekstrakurikuler Correlation Coefficient 1.000 .395** Sig. (2-tailed) . .000 N 70 70

Frekuensi menonton Correlation

Coefficient

.395** 1.000

Sig. (2-tailed) .000 .

N 70 70

12. Kegiatan Ekstrakurikuler dengan Durasi Menonton Correlations Kegiatan ekstrakuriku ler Durasi menonton Spearman's rho Kegiatan ekstrakurikuler Correlation Coefficient 1.000 .537(**) Sig. (2-tailed) . .000 N 70 70

Durasi menonton Correlation

Coefficient .537(**) 1.000

Sig. (2-tailed) .000 .

N 70 70

13. Pekerjaan Ayah dengan Frekuensi Menonton

Pekerjaan Ayah * Frekuensi Menonton Crosstabulation Count

Frekuensi_menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Buruh 2 4 4 10 Wiraswasta 6 14 7 27 Pegawai Swasta 2 11 8 21 PNS 1 3 1 5 TNI/POLRi 0 4 0 4 Pekerjaan ayah Petani 2 1 0 3 Total 13 37 20 70

(14)

Chi-Square Tests

Value df

Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 11.199(a) 10 .342

Likelihood Ratio 12.233 10 .270

Linear-by-Linear

Association 1.455 1 .228

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .371 .342

N of Valid Cases 70

14. Pekerjaan Ayah dengan Durasi Menonton

Pekerjaan Ayah * Durasi Menonton Crosstabulation Count

Durasi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Buruh 2 1 7 10 Wiraswasta 6 6 15 27 Pegawai Swasta 3 6 12 21 PNS 1 1 3 5 TNI/POLRi 0 1 3 4 Pekerjaan ayah Petani 2 1 0 3 Total 14 16 40 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 7.920(a) 10 .637

Likelihood Ratio 9.335 10 .501

Linear-by-Linear

Association .873 1 .350

(15)

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .319 .637

N of Valid Cases 70

15. Pekerjaan Ibu dengan Frekuensi Menonton

Pekerjaan Ibu * Frekuensi Menonton Crosstabulation Count

Frekuensi menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Ibu rumah tangga 11 25 16 52

Buruh 0 1 0 1 Wiraswasta 2 3 0 5 Pekerjaan ibu Pegawai Swasta 0 8 4 12 Total 13 37 20 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 6.861(a) 6 .334

Likelihood Ratio 10.548 6 .103

Linear-by-Linear

Association .239 1 .625

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .299 .334

(16)

16. Pekerjaan Ibu dengan Durasi Menonton

Pekerjaan Ibu * Durasi Menonton Crosstabulation Count

Durasi_menonton Total

rendah sedang tinggi rendah

Ibu rumah tangga 11 12 29 52

Buruh 0 0 1 1 Wiraswasta 2 1 2 5 Pekerjaan ibu Pegawai Swasta 1 3 8 12 Total 14 16 40 70 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 3.109(a) 6 .795

Likelihood Ratio 3.504 6 .743

Linear-by-Linear

Association .330 1 .566

N of Valid Cases 70

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient .206 .795

N of Valid Cases 70

17. Pendapatan Orang Tua dengan Frekuensi Menonton Correlations Pendapatan orang tua Frekuensi menonton Spearman's rho Pendapatan orang tua Correlation Coefficient 1.000 .099 Sig. (2-tailed) . .413 N 70 70 Frekuensi menonton Correlation Coefficient .099 1.000 Sig. (2-tailed) .413 . N 70 70

(17)

18. Pendapatan Orang Tua dengan Durasi Menonton Correlations Pendapatan orang tua Durasi mmenonton Spearman's rho Pendapatan orang tua Correlation Coefficient 1.000 .076 Sig. (2-tailed) . .530 N 70 70

Durasi menonton Correlation

Coefficient .076 1.000

Sig. (2-tailed) .530 .

N 70 70

19. Frekuensi Menonton dengan Kognitif

Correlations Frekuensi menonton Kognitif Spearman's rho Frekuensi menonton Correlation Coefficient 1.000 .289(*) Sig. (2-tailed) . .015 N 70 70 Kognitif Correlation Coefficient .289(*) 1.000 Sig. (2-tailed) .015 . N 70 70

20. Durasi Menonton dengan Kognitif

Correlations Durasi menonton Kognitif Spearman's rho Durasi menonton Correlation Coefficient 1.000 .419(**) Sig. (2-tailed) . .000 N 70 70 Kognitif Correlation Coefficient .419(**) 1.000 Sig. (2-tailed) .000 . N 70 70

(18)

21. Frekuensi Menonton dengan Afektif Correlations Frekuensi menonton Afektif Spearman's rho Frekuensi menonton Correlation Coefficient 1.000 .271(*) Sig. (2-tailed) . .023 N 70 70 Afektif Correlation Coefficient .271(*) 1.000 Sig. (2-tailed) .023 . N 70 70

22. Durasi Menonton dengan Afektif

Correlations Durasi menonton Afektif Spearman's rho Durasi menonton Correlation Coefficient 1.000 .479(**) Sig. (2-tailed) . .000 N 70 70 Afektif Correlation Coefficient .479(**) 1.000 Sig. (2-tailed) .000 . N 70 70

Referensi

Dokumen terkait

Sistem layanan serial / terbitan berseri tidak jauh berbeda dengan koleksi / buku referensi, diantaranya tidak bisa dibawa pulang ; dibaca diruangan serial / terbitan berseri ;

Dalam ilmu hukum perbuatan tersebut dikenal sebagai actio pauliana.Pengertian dari actio pauliana ini sendiri adalah hak yang diberikan oleh undang-undang kepada seorang

Pertama, hati-hati. Kursus ini TIDAK menggunakan skema cepat kaya. Ini bukan MLM atau apapun yang mungkin pernah Anda coba sebelumnya. Jika Anda mencari program untuk cepat kaya,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel kepemimpinan dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai Lembaga Penjaminan Mutu

Saya menyerahkan hak non-eksklusif kepada Perprstakaan Universitas - Universitas Kristen Satya wacana untuk menyimpan, mengatur akses serta melakukan pengtlolaan terhadap

Dari ketentuan tersebut diperoleh t tabel sebesar 1,894 (untuk uji dua arah) Dalam perhitungan SPSS yang tertera pada tabel Coefficients di atas dimana t hitung adalah untuk

Hasil penelitian ini me- nandakan bahwa keragaman bahan tanam setek berpengaruh lebih besar terhadap ke- tiga komponen pertumbuhan batang tersebut dan berpengaruh

Hasil analisis data dengan uji Spearman dida- patkan nilai p = 0,781 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara derajat kepositifan TUBEX TF terhadap