Mengenal alfabet korea (Hangeul
Mengenal alfabet korea (Hangeul
한
한
글
글
)
)
Alfabet korea Hangeul
Alfabet korea Hangeul한한 글글ternyata simple hanya 24 abjad(sebenarnya lebih tapi sudahternyata simple hanya 24 abjad(sebenarnya lebih tapi sudah tidak terpakai) terdiri dari 14 konsonan dasar dan 10 vokal dasar. Konsonan dan vokal ini tidak terpakai) terdiri dari 14 konsonan dasar dan 10 vokal dasar. Konsonan dan vokal ini disusun menjadi suku kata dalam bentuk balok. Hangeul
disusun menjadi suku kata dalam bentuk balok. Hangeul 한한 글글 diciptakan pada pertengahandiciptakan pada pertengahan abad 15 (kurang lebih 1440). Namun karena
abad 15 (kurang lebih 1440). Namun karena tradisi sistem pendidikan masih menggunakantradisi sistem pendidikan masih menggunakan bahasa china klasik sampai
bahasa china klasik sampai tahun 1945 dimana Hangeultahun 1945 dimana Hangeul 한한 글글sudah banyak digunakan.sudah banyak digunakan. Jamo
Jamo Jamo (
Jamo (자모자모) yaitu unit yang membentuk abjad ) yaitu unit yang membentuk abjad HangeulHangeul 한한 글글. Ja berarti huruf atau karakter,. Ja berarti huruf atau karakter, dan mo berarti ibu. Dengan kata lain jamo sebagai pembentuk tulisan Hangeul. Tiap huruf dan mo berarti ibu. Dengan kata lain jamo sebagai pembentuk tulisan Hangeul. Tiap huruf mempunyai nama dan bunyi sendiri (seperti huruf hijaiyah).
mempunyai nama dan bunyi sendiri (seperti huruf hijaiyah). Konsonan
Konsonan
ㄱ
ㄱ(G) giyeok ((G) giyeok (기역기역), atau kiŭk (), atau kiŭk (기윽기윽) di Korea Utara) di Korea Utara
ㄴ
ㄴ(N) nieun/niŭn ((N) nieun/niŭn (니은니은))
ㄷ
ㄷ(D) digeut ((D) digeut (디귿디귿), atau tiŭt (), atau tiŭt (디읃디읃) di Korea Utara) di Korea Utara
ㄹ ㄹ(R,L) rieul/riŭl ((R,L) rieul/riŭl (리을리을)) ㅁ ㅁ(M) mieum/miŭm ((M) mieum/miŭm (미음미음)) ㅂ ㅂ(B) bieup/piŭp ((B) bieup/piŭp (비읍비읍)) ㅅ
ㅅ (S) siot ((S) siot (시옷시옷), atau siŭt (), atau siŭt (시읏시읏) di Korea Utara) di Korea Utara
ㅇ ㅇ(NG, - )ieung/iŭng ((NG, - )ieung/iŭng (이응이응)) ㅈ ㅈ(J) jieut/chiŭt ((J) jieut/chiŭt (지읒지읒)) ㅊ ㅊ(CH) chieut/ch'iŭt ((CH) chieut/ch'iŭt (치읓치읓)) ㅋ ㅋ(K) kieuk/k'iŭk ((K) kieuk/k'iŭk (키읔키읔)) ㅌ ㅌ(T) tieut/t'iŭt ((T) tieut/t'iŭt (티읕티읕)) ㅍ ㅍ(P) pieup/p'iŭp ((P) pieup/p'iŭp (피읖피읖)) ㅎ ㅎ(H) hieut/hiŭt ((H) hieut/hiŭt (히읗히읗))
Dobel jamo - Korea Selatan - Korea Utara Dobel jamo - Korea Selatan - Korea Utara
ㄲ
ㄲ (KK) (KK) ssanggiyeok ssanggiyeok ((쌍기역쌍기역) ) - - toen'giŭk toen'giŭk ((된기윽된기윽))
ㄸ
ㄸ (TT) (TT) ssangdigeut ssangdigeut ((쌍디귿쌍디귿) ) - - toendiŭt toendiŭt ((된디읃된디읃))
ㅃ
ㅃ (BB) (BB) ssangbieup ssangbieup ((쌍비읍쌍비읍) ) - - toenbiŭp toenbiŭp ((된비읍된비읍))
ㅆ
ㅆ (SS) (SS) ssangsiot ssangsiot ((쌍시옷쌍시옷) ) - toensiŭt ((- toensiŭt 된시읏된시읏))
ㅉ
ㅉ (JJ) (JJ) ssangjieut ssangjieut ((쌍지읒쌍지읒) ) - - toenjiŭt toenjiŭt ((된지읒된지읒)) Vokal dasar
Vokal dasar
ㅏ
ㅑ ㅑ ya (ya (야야)) ㅓ ㅓ eo (eo (어어)) ㅕ ㅕ yeo (yeo (여여)) ㅗ ㅗ o (o (오오)) ㅛ ㅛ yo (yo (요요)) ㅜ ㅜ u (u (우우)) ㅠ ㅠ yu (yu (유유)) ㅡ ㅡ eu (eu (으으)) ㅣ ㅣ i (i (이이)) Vokal tambahan Vokal tambahan ㅐ ㅐ ae (ae (애애)) ㅒ ㅒ yae (yae (얘얘)) ㅔ ㅔ e (e (에에)) ㅖ ㅖ ye (ye (예예)) ㅚ ㅚ oe (oe (외외)) ㅙ ㅙ wae (wae (왜왜)) ㅘ ㅘ wa (wa (와와)) ㅟ ㅟ wi (wi (위위)) ㅝ ㅝ wo (wo (워워)) ㅢ ㅢ ui (ui (의의)) ㅞ ㅞ we (we (웨웨)) Penempatan Jamo Penempatan Jamo
Posisi peletakan tiap huruf
Posisi peletakan tiap huruf pada sukukata tergantung dengan tipe konsonan dan vokal apakahpada sukukata tergantung dengan tipe konsonan dan vokal apakah horisontal atau vertikal.
horisontal atau vertikal. Contoh :
Contoh : Bahasa Korea
Bahasa Korea 한한 글글 (Han geul)(Han geul) Korea
Korea 하욱하욱 (Han gug)(Han gug) Ya
Ya네네 (ne) atau(ne) atau예예 (ye)(ye) Tidak
Tidak 아아 니니 오오 (a ni o)(a ni o) 1, 2, 3
1, 2, 3 하나하나 둘둘 셋셋(ha na, dul, ses) atau(ha na, dul, ses) atau 일일 이이 삼삼 (il, i, sam)(il, i, sam)
Definisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal & Konsonan
Definisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal & Konsonan
By - Muhammad Alfiansyah .By - Muhammad Alfiansyah . Minggu, April 04, 2010Minggu, April 04, 2010 Label:
Definisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal &
Definisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal & KonsonanKonsonan - Pada artikel kali ini- Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang apa bunyi huruf vokal itu? apa defenisi dari huruf vokal? ada kita akan membahas tentang apa bunyi huruf vokal itu? apa defenisi dari huruf vokal? ada be
beraprapa a jenjenis is hurhuruf uf vovokal kal ituitu?. ?. BagBagaimaimana ana dendengan gan hurhuruf uf konkonsonsonan? an? defdefiniinisi si dan dan macmacamam mac
macam am dardari i hurhuruf uf konkonsonsonan? an? lallalu u apa apa perperbedbedaan aan hurhuruf uf vokvokal al dendengan gan hurhuruf uf konkonsonsonan?an? jawabannya akan kita temukan dalam artikel kita kali ini.. jadi pastikan teman teman tidak jawabannya akan kita temukan dalam artikel kita kali ini.. jadi pastikan teman teman tidak
tteerrttiidduurr yyaa ^^__^^..
Pe
Perbrbededaaaan n bubunynyi i HuHururuf f VVokokal al dedengngan an bubunynyi i HuHururuf f KoKonsnsononan an ( ( DeDefifininisi si )) Secara umum bunyi bahasa dibedakan
Secara umum bunyi bahasa dibedakan atas vokal, konsonan, dan semivokal. Perbedaan antaraatas vokal, konsonan, dan semivokal. Perbedaan antara vokal dan konsonan didasarkan pada ada atau tidaknya hambatan (proses artikulasi) pada alat vokal dan konsonan didasarkan pada ada atau tidaknya hambatan (proses artikulasi) pada alat bicara.
bicara. Singkatnya: Singkatnya: D
Deeffiinniissi i BBuunnyyi i HHuurruuf f VVookkaall Bunyi Huruf Vokal adalah Bunyi yang tidak disertai hambatan pada alat bicara , Hambatan Bunyi Huruf Vokal adalah Bunyi yang tidak disertai hambatan pada alat bicara , Hambatan hanya terdapat pada pita suara , Tidak terdapat artikulasi , Semua vokal dihasilkan dengan hanya terdapat pada pita suara , Tidak terdapat artikulasi , Semua vokal dihasilkan dengan
b
bererggetetaarrnnyya a ppiitta a ssuuarara a , , DDenenggaan n ddeemmiikkiian an sseemmuua a vvookkaal l adadaallah ah bbuunnyyi i ssuuararaa.. D
Deeffiinniissi i BBuunnyyi i HHuurruuf f KKoonnssoonnaann Bunyi Huruf Konsonan adalah Bunyi yang dibentuk dengan menghambat arus udara pada Bunyi Huruf Konsonan adalah Bunyi yang dibentuk dengan menghambat arus udara pada se
sebabagigian an alalat at bibicacara, ra, TeTerdrdapapat at artartikikululasasi i , , KoKonsnsononan an bebersrsuauara ra adadalalah ah kokonsnsononan an yayangng dihasilkan dengan bergetarnya pita suara , Konsonan tidak bersuara adalah konsonan yang dihasilkan dengan bergetarnya pita suara , Konsonan tidak bersuara adalah konsonan yang dihasilkan tanpa bergetarnya pita suara.
dihasilkan tanpa bergetarnya pita suara.
M
Bun
Bunyi yi vokvokal al dibdibedaedakan kan berberdasdasarkarkan an posposisi isi tintinggi ggi renrendahdahnya nya lidlidah, ah, bagbagian ian lidlidah ah yanyangg be
bergergerakrak, , strstruktuktur, ur, dan dan benbentuk tuk bibbibir. ir. DenDengan gan demdemikiikian, an, bunbunyi yi vokvokal al tidtidak ak dibdibedaedakankan b
berderdasasarkarkan an poposisisi si arartitikukulalatotornrnya ya kakarenrena a papada da bubunynyi i vovokakal l titidadak k teterdrdapapat at arartitikukulalasisi.. Artiku
Artikulator adalah lator adalah bagiabagian n alat ucap alat ucap yang dapat bergerak. Klasifikayang dapat bergerak. Klasifikasi si vokavokal l sebagsebagai ai berikuberikut t :: 1
1. . VVookkaal l bbeerrddaassaarrkkaan n ttiinnggggi i rreennddaahhnnyya a ppoossiissi i lliiddaahh.. V Vookkaal l TTiinnggggi i = = [ [ i i ]], , [ [ I I ]], , [ [ u u ]], , [ [ U U ]] V Vookkaal l MMaaddyya a = = [ [ e e ]], , [[
��
��
]], , [ [ e e ]], , [ [ o o ]], , [ [ c c ]] Vokal Rendah = [ a ] Vokal Rendah = [ a ]2. Vokal berdasarkan bagian lidah (depan, tengah, belakang) yang bergerak (gerak naik 2. Vokal berdasarkan bagian lidah (depan, tengah, belakang) yang bergerak (gerak naik
ttuurruunnnnyyaa lliiddaahh))..
V
Vookkaal l DDeeppaan n = = [ [ i i ]], , [ [ I I ]], , [ [ e e ]], , [[
��
��
]], , [ [ a a ]] VVookkaall TTeennggaahh == [[ aa ]]
Vokal Belakang = [ o ], [ c ], [ u ], [ U ] Vokal Belakang = [ o ], [ c ], [ u ], [ U ]
3
3. . VVookkaal l bbeerrddaassaarrkkaan n ppoossiissi i ssttrruukkttuurrnnyyaa St
Struruktktur ur adadalalah ah kekeadadaan aan huhububungngan an poposisisisiononal al arartitikukulatlator or akaktitif f dadan n artartikikululatator or papasisif.f. Artikulator aktif adalah alat ucap yang bergerak menuju alat ucap yang lain saat membentuk Artikulator aktif adalah alat ucap yang bergerak menuju alat ucap yang lain saat membentuk bu
bunyi nyi bahbahasaasa. . ArtiArtikulkulatoator r paspasif if adaadalah lah alaalat t ucaucap p yanyang g ditdituju uju oleoleh h artartikuikulatolator r aktaktif if saatsaat m
meemmbbeennttuuk k bbuunnyyi i bbaahhaassaa.. Dalam bunyi vokal tidak terdapat artikulasi, maka struktur untuk vokal ditentukan oleh jarak Dalam bunyi vokal tidak terdapat artikulasi, maka struktur untuk vokal ditentukan oleh jarak lidah dengan langit-langit. Menurut strukturnya, vokal dapat
lidah dengan langit-langit. Menurut strukturnya, vokal dapat dibedakan seperti uraian berikut.dibedakan seperti uraian berikut. a. Vokal tertutup (close vowels) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat setinggi a. Vokal tertutup (close vowels) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat setinggi m
muunnggkkiin n mmeennddeekkaatti i llaannggiitt--llaannggiitt. . VVookkaal l tteerrttuuttuup p aannttaarra a llaaiin n [ [ i i ]], , [ [ u u ]].. b. Vokal semitertutup (half-close) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat dalam b. Vokal semitertutup (half-close) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat dalam
ket
ketinginggiagian n sepsepertertiga iga di di bawbawah ah tertertuttutup up atau dua atau dua per per tigtiga a di di ataatas s vokvokal al terbterbukauka. . VokVokalal sseemmiitteerrttuuttuup p aannttaarra a llaaiin n [ [ e e ]], , [ [ o o ]], , [ [ I I ]], , [ [ U U ]].. c. Vokal semiterbuka (half-open) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat dalam c. Vokal semiterbuka (half-open) yaitu vokal yang dibentuk dengan lidah diangkat dalam
ket
ketinginggiagian n sepsepertertiga iga di di atas terbukatas terbuka a ataatau u dua dua per per tigtiga a di di bawbawah ah vokvokal al tertertuttutup. Vokalup. Vokal sseemmiitteerrbbuukka a aannttaarra a llaaiin n [ [ a a ]], , [[
��
��
]], , [ [ c c ]].. d.d. VokVokal al terbterbuka uka (op(open en vovowelwels) s) yaiyaitu tu vokvokal al yanyang g dibdibententuk uk dendengan gan lidlidah ah daldalam am poposissisii sseerreennddaah h mmuunnggkkiinn. . VVookkaal l tteerrbbuukka a aaddaallaah h [ [ a a ]].. 4
4. . VVookkaal l beerrdb daassaarrkkaan n bbeennttuuk k bbiibbiir r ssaaaat t vvookkaal l ddiiuuccaappkkaann.. Vokal tidak bulat/unrounded vowels (bibir tidak bulat dan terbentang lebar) = [ i ], [ I ], [ e ], Vokal tidak bulat/unrounded vowels (bibir tidak bulat dan terbentang lebar) = [ i ], [ I ], [ e ],
[[
��
��
]],, [[ ee ]]Vo
Vokakal l nenetrtralal/n/neueutrtral al vovowewels ls (b(bibibir ir titidadak k bubulalat t dadan n titidadak k teterbrbenentatang ng lelebabar) r) = = [ [ a a ]] V
Vookkaal l bbuullaatt//rroouunnddeed d vvoowweells s ((bbiibbiir r bbuullaatt) ) TTeerrbbuukka a bubullaat t = = [ [ c c ]] Vokal bulat/rounded vowels (bibir bulat) Tertutup bulat = [ o ], [ u ], [ U ]
Vokal bulat/rounded vowels (bibir bulat) Tertutup bulat = [ o ], [ u ], [ U ]
Buny
Bunyi i vokal dapat vokal dapat diucadiucapkan dengan memanjangpkan dengan memanjangkan kan atau memendekkatau memendekkan an vokal tersebut.vokal tersebut. Pemanjangan dan pemendekan pengucapan vokal dapat mengubah maksud pembicaraan. Pemanjangan dan pemendekan pengucapan vokal dapat mengubah maksud pembicaraan. Pemanjangan vokal diberi tanda [ . . . ] di atas bunyi yang dipanjangkan atau tanda [ . . . : ] di Pemanjangan vokal diberi tanda [ . . . ] di atas bunyi yang dipanjangkan atau tanda [ . . . : ] di ssaammppiinng g kkaannaan n bbuunnyyi i yyaanng g ddiippaannjjaannggkkaann.. Contoh:
Contoh:
Frasa tatap muka [ t a t a p ] [ m u k a ] bila vokal [ u ] dilafalkan pendek maka akan Frasa tatap muka [ t a t a p ] [ m u k a ] bila vokal [ u ] dilafalkan pendek maka akan bermakna bertemu . Namun, jika vokal [ u ] dilafalkan memanjang [ t a t a p ] [ m u : ] [ k a ] bermakna bertemu . Namun, jika vokal [ u ] dilafalkan memanjang [ t a t a p ] [ m u : ] [ k a ] maka akan menimbulkan makna menatapmu dan bunyi [ k a ] seakan-akan menghilang. maka akan menimbulkan makna menatapmu dan bunyi [ k a ] seakan-akan menghilang. Da
Dalalam m kekehihidudupapan n sesehahariri-h-hari ari pepemamanjnjanangagan n dadan n pepememendndekekan an vovokakal l jajararang ng diditemtemuiui.. Pemanjangan dan pemendekan vokal biasa ditemui dalam dunia hiburan, seperti pada dagelan Pemanjangan dan pemendekan vokal biasa ditemui dalam dunia hiburan, seperti pada dagelan aattaau u aaccaarra a hhuummoor r ddaan n kkoommeeddii..
M
K
Koonnssoonnaan n ddiibbeeddaakkaan n mmeennuurruutt:: 1
1. . ccaarra a hhaammbbaat t ((ccaarra a aarrttiikkuullaassii) ) aattaau u ccaarra a ppeenngguuccaappaannnnyyaa;; 2
2. . tteemmppaat t hhaammbbaat t ((tteemmppaat t aarrttiikkuullaassii));; 3.
3. hubuhubungan ngan posiposisionsional al antara antara penghpenghambat-pambat-penghenghambat ambat atau atau hubuhubungan antara ngan antara artikuartikulator lator p
paassiiff;; 4
4. . bbeerrggeettaar r ttiiddaakknnyya a ppiitta a ssuuaarraa.. Klasifikasi konsonan berdasarkan cara pengucapan atau cara artikulasi seperti uraian berikut. Klasifikasi konsonan berdasarkan cara pengucapan atau cara artikulasi seperti uraian berikut. 1
1..KKoonnssoonnaan n HHaammbbaat t LLeettuup p ((SSttooppss, , PPlloossiivveess)) Konsonan hambat letup ialah konsonan yang terjadi dengan hambatan penuh arus udara. Konsonan hambat letup ialah konsonan yang terjadi dengan hambatan penuh arus udara. Kemudian, hambatan itu dilepaskan secara tiba-tiba. Berdasarkan tempat artikulasi, konsonan Kemudian, hambatan itu dilepaskan secara tiba-tiba. Berdasarkan tempat artikulasi, konsonan h
haammbbaat t lleettuup p ddiibbeeddaakkaan n sseeppeerrtti i bbeerriikkuutt.. a. Konsonan hambat letup bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah a. Konsonan hambat letup bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah d
daan n aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a bbiibbiir r aattaass. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ pp, , b b ]].. b. Konsonan hambat letup apiko-dental. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung b. Konsonan hambat letup apiko-dental. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung lliiddaah h ddaan n aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a ggiiggi i aattaass. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ tt, , d d ]].. c. Konsonan hambat letup apiko-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung c. Konsonan hambat letup apiko-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung lidah dan artikulator pasifnya langitlangit keras (langit-langit atas). Bunyi yang dihasilkan lidah dan artikulator pasifnya langitlangit keras (langit-langit atas). Bunyi yang dihasilkan [
[ t t , , d d ]]. . [ [ t t ] ] ddiittuulliis s tth h sseeddaannggkkaan n [ [ d d ] ] ddiittuulliis s ddhh.. d. Konsonan hambat letup medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah d. Konsonan hambat letup medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah li
lidadah h dadan n arartitikukulalatotor r papasisifnfnya ya lalangngititlalangngit it kekeraras. s. BuBunynyi i yayang ng didihahasisilklkan an [ [ c, c, j j ].]. e. Konsonan hambat letup dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal e. Konsonan hambat letup dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah dan artikulator pasifnya langitlangit lunak (langit-langit bawah). Bunyi yang dihasilkan lidah dan artikulator pasifnya langitlangit lunak (langit-langit bawah). Bunyi yang dihasilkan [
[ kk,, gg ]]..
f. Konsonan hamzah. Konsonan ini terjadi dengan menekan rapat yang satu terhadap yang f. Konsonan hamzah. Konsonan ini terjadi dengan menekan rapat yang satu terhadap yang lain pada seluruh pita suara, langit-langit lunak beserta anak tekak di tekan ke atas sehingga lain pada seluruh pita suara, langit-langit lunak beserta anak tekak di tekan ke atas sehingga aarruus s uuddaarra a tteerrhhaammbbaat t bbeebbeerraappa a ssaaaatt. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ ? ? ]].. 2
2. . KKoonnssoonnaan n NNaassaal l ((SSeennggaauu)) Konsonan nasal (sengau) ialah konsonan yang dibentuk dengan menghambat rapat (menutup) Konsonan nasal (sengau) ialah konsonan yang dibentuk dengan menghambat rapat (menutup) jalan udara dari paru-paru melalui rongga hidung. Bersama dengan itu langit-langit lunak jalan udara dari paru-paru melalui rongga hidung. Bersama dengan itu langit-langit lunak beserta anak tekaknya diturunkan sehingga udara keluar melalui rongga hidung. Berdasarkan beserta anak tekaknya diturunkan sehingga udara keluar melalui rongga hidung. Berdasarkan tteemmppaat t aarrttiikkuullaassiinnyyaa, , kkoonnssoonnaan n nnaassaal l ddiibbeeddaakkaan n sseebbaaggaai i bbeerriikkuutt.. a. Konsonan nasal bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah dan a. Konsonan nasal bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah dan aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a bbiibbiir r aattaass. . NNaassaal l yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ m m ]].. b. Konsonan nasal medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah b. Konsonan nasal medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah
d
dan an arartitikukulalatotor r papasisifnfnya ya lalannggitit-l-lanangigit t kkererasas. . NaNasasal l yayang ng ddihihasasililkakan n iaialalah h [ [ ñ ñ ].]. c.
c. KonsKonsonan nasal onan nasal apikoapiko-alveol-alveolar. ar. KonsKonsonan ini onan ini terjadi jika terjadi jika artikuartikulator aktifnya ujung lator aktifnya ujung lidahlidah d
daan n aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a gguussii. . Naassaal N l yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n iiaallaah h [ [ n n ]].. d. Konsonan nasal dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah d. Konsonan nasal dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah d
daan n aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a llaannggiitt--llaannggiit t lluunnaakk. . NNaassaal l yyaanng g ddiibbeerriikkaan n [ [ h h ]].. 3
3. . KKoonnssoonnaan n PPaadduuaan n ( ( i i tteess)) Konsonan paduan adalah konsonan hambat jenis khusus. Tempat artikulasinya ialah ujung Konsonan paduan adalah konsonan hambat jenis khusus. Tempat artikulasinya ialah ujung lidah dan gusi belakang. Bunyi yang dihasilkan [ts , d5]. Bunyi [ ts ] ditulis ch sedangkan lidah dan gusi belakang. Bunyi yang dihasilkan [ts , d5]. Bunyi [ ts ] ditulis ch sedangkan
b
buunnyyi i [[dd55] ] ddiittuulliis s ddgg.. 4
4. . KKoonnssoonnaan n SaamS mppiinnggaan n ( ( tte e llss)) Konsonan sampingan dibentuk dengan menutup arus udara di tengah rongga mulut sehingga Konsonan sampingan dibentuk dengan menutup arus udara di tengah rongga mulut sehingga
udara keluar melalui kedua samping atau sebuah samping saja. Tempat artikulasinya ujung udara keluar melalui kedua samping atau sebuah samping saja. Tempat artikulasinya ujung lliiddaah h ddeennggaan n gguussii. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ I I ]].. 5
5. . KKoonnssoonnaan n GGeesseerraan n aattaau u FFrriikkaattiif f Konsonan geseran atau frikatif adalah konsonan yang dibentuk dengan menyempitkan jalan Konsonan geseran atau frikatif adalah konsonan yang dibentuk dengan menyempitkan jalan arus udara yang diembuskan dari paruparu, sehingga jalan udara terhalang dan keluar dengan arus udara yang diembuskan dari paruparu, sehingga jalan udara terhalang dan keluar dengan b
bergergeseser. er. MenMenururut ut arartiktikululasasininyaya, , kokonsnsononan an gegeseseraran n didibebedadakakan n sesebabagagai i beberirikukut.t. a. Konsonan geseran labio-dental. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah a. Konsonan geseran labio-dental. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah d
daan n aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a ggiiggi i aattaass. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ f f , , v v ]].. b. Konsonan geseran lamino-alveolar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya daun b. Konsonan geseran lamino-alveolar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya daun lidah (lidah bagian samping) dan ujung lidah sedangkan artikulator pasifnya gusi. Bunyi yang lidah (lidah bagian samping) dan ujung lidah sedangkan artikulator pasifnya gusi. Bunyi yang d
diihhaassiillkkaann [[ ss ,, zz ]]..
c. Konsonan geseran dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah c. Konsonan geseran dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah d
dan an aartrtiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a llaannggiitt-l-lananggiit t lluunnakak. . BBuunnyyi i yyanang g ddiihhasasiillkkaan n [ [ x x ].]. d. Konsonan geseran laringal. Konsonan ini terjadi jika artikulatornya sepasang pita suara dan d. Konsonan geseran laringal. Konsonan ini terjadi jika artikulatornya sepasang pita suara dan g
glloottiis s ddaallaam m kkeeaaddaaaan n tteerrbbuukkaa. . BBuunnyyi i yyaanng g diihd haassiillkkaan n [ [ h h ]].. 6
6. . KKoonnssoonnaan n GGeettaar r ( ( iillllss, , i i ttss)) Konsonan getar ialah konsonan yang dibentuk dengan menghambat jalan arus udara yang Konsonan getar ialah konsonan yang dibentuk dengan menghambat jalan arus udara yang diembuskan dari paru-paru secara berulang-ulang dan cepat. Menurut tempat artikulasinya diembuskan dari paru-paru secara berulang-ulang dan cepat. Menurut tempat artikulasinya konsonan getar dinamai konsonan getar apiko-alveolar. Konsonan ini terjadi jika artikulator konsonan getar dinamai konsonan getar apiko-alveolar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktif yang menyebabkan proses menggetar adalah ujung lidah dan artikulator pasifnya gusi. aktif yang menyebabkan proses menggetar adalah ujung lidah dan artikulator pasifnya gusi. B
Buunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ r r ]].. 7
7.. SSeemmiivvookkaall
Buny
Bunyi i semivsemivokal okal termastermasuk uk konskonsonan. onan. HubuHubungan ngan antarpantarpenghamenghambat bat dalam dalam mengumengucapkancapkan semiv
semivokal okal adalah renggang terbentang atau adalah renggang terbentang atau renggrenggang ang lebar. Berdasarklebar. Berdasarkan an hambahambatannytannya, a, adaada d
duua a jjeenniis s sseemmiivvookkaal l sseebbaaggaai i bbeerriikkuutt.. a.
a. SemSemivoivokal kal bilbilabiabial, al, semsemivoivokal kal ini ini terterjadjadi i jikjika a artiartikulkulatoator r aktaktifnifnya ya bibbibir ir bawbawah ah dandan ar
artitikkuulalatotor r papasisif f adadalalah ah bibibbir ir atatasas. . BuBunynyi i yayang ng didihhasasililkakan n adadalalah ah bubunynyi i [ [ w w ].]. b. Semivokal medio-palatal, semivokal ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah dan b. Semivokal medio-palatal, semivokal ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah dan aarrttiikkuullaattoor r ppaassiiffnnyya a llaannggiitt--llaannggiit t kkeerraass. . BBuunnyyi i yyaanng g ddiihhaassiillkkaan n [ [ y y ]].. Ingatlah!
Ingatlah!
Cara mengucapkan atau melafalkan bunyi dalam bahasa Indonesia dapat dituliskan dengan Cara mengucapkan atau melafalkan bunyi dalam bahasa Indonesia dapat dituliskan dengan lambang fonetis.
Demikian artikel
Demikian artikel Definisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal & KonsonanDefinisi, Jenis dan Perbedaan dari Bunyi huruf Vokal & Konsonan --semoga apa yang baru saja kita pelajari dapat berguna untuk kita semua... ^_^