• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO NOMOR : 050/ 117/ /2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO NOMOR : 050/ 117/ /2016"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO

NOMOR : 050/ 117/426.102/2016

TENTANG

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI) DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO

Menimbang : a.

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 5 ayat (2) point c

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara

Nomor: PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum

Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi

Pemerintah, Satuan Kerja Perangkat Daerah wajib

menetapkan Indikator Kinerja Individu;

b.

bahwa untuk dapat mengukur kinerja di lingkungan Dinas

Kesehatan Kabupaten Probolinggo, diperlukan alat ukur

berupa Indikator Kinerja Individu;

c.

bahwa penetapan Indikator Kinerja Individu sebagaimana

dimaksud pada huruf b perlu diatur dan ditetapkan dengan

Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional ;

2.

Undang-Undang

Nomor

23

Tahun

2014

tentang

Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir

dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 ;

3.

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang

Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah ;

4.

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang

Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan

Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ;

5.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun

2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi

Pemerintah ;

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO

DINAS KESEHATAN

Jl. Raya Panglima Sudirman No.403 Kraksaan Telp/Fax: (0335) 845726

E-mail: [email protected]

(2)

6.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara

Nomor PER/09/M.PAN/5/2OO7 tentang Pedoman Umum

Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi

Pemerintah ;

7.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010

tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun

2008

tentang

Tahapan,

Tatacara

Penyusunan,

Pengendalian,

Dan

Evaluasi

Pelaksanaan

Rencana

Pembangunan Daerah ;

8.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara

dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53

Tahun 2O14 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja,

Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan

Kinerja Instansi Pemerintah ;

9.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara

dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 12

Tahun 2O15 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ;

10.

Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 20 Tahun 2016

tentang

Petunjuk

Pelaksanaan

Evaluasi

Sistem

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Satuan Kerja

Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah

Provinsi

Jawa

Timur

dan

Pemerintah

Daerah

Kabupaten/Kota se Jawa Timur ;

11.

Peraturan Daerah Kabupaten Probolinggo Nomor 10 Tahun

2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis

Daerah Kabupaten Probolinggo ;

12.

Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo

Nomor: 440/098/426.102/2013 tentang Rencana Strategis

Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Tahun 2013-2018;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

KESATU

: Indikator Kinerja Individu Dinas Kesehatan Kabupaten

Probolinggo sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan

ini merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak

terpisahkan.

(3)

KEDUA

: Indikator Kinerja Individu sebagaimana dimaksud didalam

Diktum KESATU bertujuan untuk :

a.

Memberikan informasi kinerja yang penting dan diperlukan

dalam menyelenggarakan manajemen kinerja organisasi;

b.

Mengukur keberhasilan pencapaian suatu tujuan dan

sasaran strategis yang digunakan untuk perbaikan kinerja

dan peningkatan akuntabilitas kinerja organisasi.

KETIGA

: Indikator Kinerja Individu Dinas Kesehatan Kabupaten

Probolinggo dimanfaatkan untuk :

a.

Perencanaan Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah

b.

Perencanaan Tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah

c.

Penetapan Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah

d.

Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Satuan

Kerja Perangkat Daerah

e.

Evaluasi Kinerja Instansi Pemerintah Satuan Kerja Perangkat

Daerah

KEEMPAT

: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Probolinggo

Pada tanggal : 20 Juni 2016

KEPALA DINAS KESEHATAN

KABUPATEN PROBOLINGGO

dr. H. SHODIQ

TJAHJONO

,MMKes

Pembina Tingkat I

NIP. 19640401 198903 1 013

(4)
(5)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA BIDANG PENGEMBANGAN DAN PROMOSI KESEHATAN

2.

TUGAS

: Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, membina serta evaluasi kegiatan promosi kesehatan,

pemberdayaan masyarakat, pengembangan kesehatan dan sistem informasi kesehatan

3.

FUNGSI

:

a.

pelaksanaan pengembangan program penyuluhan serta pelatihan tenaga kesehatan serta masyarakat dalam bidang upaya

kesehatan bersumberdaya masyarakat dan perilaku hidup bersih dan sehat ;

b.

pelaksanaan pembinaan, pengembangan serta peningkatan kemampuan pemberdayaan masyarakat dan tenaga kesehatan

dalam memanfaatkan sarana dan media penyuluhan;

c.

pelaksanaan program pengembangan dan pembinaan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang

kesehatan ;

d.

pengendalian dan pengkajian program kesehatan yang sedang berjalan dan evaluasi program yang sudah selesai sebagai

bahan informasi kesehatan ;

e.

pelaksanaan persiapan, pengkajian dan penelitian bidang kesehatan ;

f.

pelaksanaan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka promosi, informasi dan upaya -upaya kesehatan bersumberdaya

masyarakat ;

(6)

No SASARAN INDIKATOR FORMULASI SUMBER DATA 1 2 3 4 5 Meningkatnya promosi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan teknologi berwawasan kesehatan a. Persentase Posyandu

Purnama dan Mandiri (PURI) b. Persentase UKBM (Upaya

Kesehatan Berbasis Masyarakat) yang dibina c. Persentase insitusi yang

disurvei memenuhi indikator PHBS

d. Persentase tempat-tempat umum yang disurvei memenuhi indikator PHBS e. Persentase fasilitas pelayanan

kesehatan yang melaporkan data dan informasi kesehatan tepat waktu

f. Persentase jumlah pengaduan dan permintaan informasi yang dapat diselesaikan

Institusi yang dimaksud adalah institusi kesehatan,pendidikan maupun tempat kerja

Laporan Profil UKBM LaporanProfil UKBM Laporan Survey PHBS Institusi Laporan Survey PHBS TTU Profil Kesehatan Laporan PPID

(7)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan;

b.

Melakukan koordinasi dan pembinaan dengan pihak terkait dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan

masyarakat dibidang kesehatan;

c. Melakukan pembinaan dan pengembangan dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat;

d. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengembangan dan promosi kesehatan sesuai dengan tugas dan

fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan

1. Jumlah rapat koordinasi dan evaluasi pemegang program 2. Jumlah peningkatan kapasitas pemegang program dan

kader

3. Jumlah rapat koordinasi lintas program dan lintas sector 4. Jumlah pembekalan Saka Bakti Husada

5. Jumlah kecamatan dengan pemantapan penyuluhan untuk kader posyandu

6. Jumlah pembekalan santri husada di Ponpes

7. Jumlah desa dengan pembinaan terpadu desa siaga aktif 8. Jumlah posyandu dengan monitoring lintas program

Pemegang program dimaksud merupakan pemegang program promkes di puskesmas

Idem

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar program pemberdayaan

Saka Bakti Husada merupakancabang gugus dalam pramuka Kader secara rutin diberikan pembekalan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat

Santri husada merupakan kader kesehatan di pondok pesantren Desa siaga aktif merupakan desa dengan kepedulian dan kemandirian terhadap kesehatan,dilihat dari indikator yang ada Posyandu perlu dilakukan monitoring untuk melihat strata/ tingkat kemandiriannya Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(8)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PROMOSI KESEHATAN

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan evaluasi program penyuluhan kesehatan kepada masyarakat;

b.Melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam rangka pelaksanaan penyuluhan kesehatan kepada

masyarakat;

c. Melakukan pengembangan desain, pesan, metode dan alat promosi kesehatan;

d. Melakukan kampanye dan pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat;

e. Melakukan pelatihan tenaga kesehatan dan kelompok potensi masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu pengetahuan

serta keterampilan dibidang kesehatan masyarakat;

f. Melakukan tugas dinas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengembangan dan promosi kesehatan sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya promosi kesehatan kepada masyarakat

1. Jumlah rapat koordinasi lintas sektor dan lintas program dalam peningkatan program

2. Jumlah rapat koordinasi pemegang program 3. Jumlah pemberian honor sektap KPA dan manajer

kasus

4. Jumlah kecamatan dengan kelompok peduli HIV/AIDS

5. Jumlah media penyebarluasan informasi kesehatan

6. Jumlah desa pembinaan PHBS

7. Jumlah peraturan bupati mengenai peningkatan program yang disusun

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar program promkes

Pemegang program dimaksud merupakan pemegang program promkes di puskesmas

KPA merupakan Komisi Penanggulangan AIDS di Kab.Probolinggo Kelompok peduli HIV/AIDS merupakan kelompok pemberdayaan masyarakat terutama bagi ODHA

Media penyebarluasan informasimeliputi media cetak seperti koran. Elektronik seperti iklan, leaflet/brosur, sms gateway, dll

Desa pembinaan PHBS merupakan desa terpilih sebagai percontohan Perbup terutama dalammendukung pelaksanaan program terkait

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(9)

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

8. Jumlah puskesmas yang dilakukan monitoring capaian program

9. Jumlah lokasi Bulan Promosi Kesehatan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional

10. Jumlah sasaran uji petik Health Award

Monitoring program secara berkala ke puskesmas

Bulan Promosi Kesehatan merupakan event dalam meramaikan Hari Kesehatan Nasional

Health award sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada masyarakat/kelompok masyarakat yang peduli thdp kesehatan

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(10)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PENGEMBANGAN KESEHATAN

2.

TUGAS

: a. Melakukan pengembangan teknologi kesehatan untuk meningkatkan kualitas program kesehatan ;

b.

Melakukan kajian sebagai bahan evaluasi kesehatan ;

c. Melakukan penyusunan hasil pelaksanaan kegiatan program sebagai bahan informasi kesehatan ;

d. Mengumpulkan dan menyajikan data statistik kesehatan ;

e. Menyusun dokumentasi data dan peraturan perundang-undangan serta hasil pembangunan dibidang kesehatan ;

f. Melakukan persiapan, pelaksanaan, pengkajian dan penelitian bidang kesehatan ;

g. Melakukan persiapan data informasi, kepustakaan dan hubungan masyarakat ;

h. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengembangan dan promosi kesehatan sesuai dengan tugas dan

fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pengembangan teknologi berwawasan kesehatan

1. Jumlah Penyediaan software server 2. Jumlah Pengembangan aplikasi kesehatan 3. Jumlah Pelatihan pengembangan kapasitas

teknis program

4. Jumlah rapat koordinasi dan evaluasi pemegang program

5. Jumlah dokumen profil kesehatan dan selayang pandang yang dicetak

6. Jumlah puskesmas yang dilakukan bimtek dan monev program

7. Jumlah anggota tim PPID

8. Jumlah inovasi yang dikembangkan dan diluncurkan

9. Jumlah survey kepuasan masyarakat

Disesuaikan dengan kebutuhan software yang ada

Aplikasi kesehatan dalam mendukung proses pelaporan data kesehatan

Pengembangan kapasitas berupa pelatihan singkat mengenai kemampuan komputer

Pemegang program dimaksud merupakan pemegang program SIK di puskesmas

Profil kesehatan dan selayang pandang merupakan laporan hasil pembangunan kesehatan dalam 1 tahun

Monitoring program secara berkala ke puskesmas PPID merupakan Pejabat Penyedia Informasi Daerah

Inovasi dilakukan dalam rangka meningkatkan IPM Kab.Probolinggo

Survei kepuasan masyarakat dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(11)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA BIDANG PELAYANAN KESEHATAN

2.

TUGAS

: Menyusun rencana pembinaan, pengawasan serta pengembangan pelayanan kesehatan dan pelatihan tenaga

kesehatan, rencana kebutuhan obat dan perbekalan kesehatan serta pengawasan terhadap peredaran sediaan

farmasi dan produk makanan minuman

3.

FUNGSI

:

a.

penyusunan rencana pembinaan dan pengawasan upaya pelayanan dan pendidikan tenaga kesehatan serta peredaran sediaan

farmasi dan makanan/minuman;

b.

penyusunan rencana, pemantapan standar mutu pelayanan dan pelatihan tenaga kesehatan serta perencanaan

pengembangannya;

c.

penyelesaian proses penerbitan ijin, rekomendasi perijinan sarana dan tenaga kesehatan;

d.

pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No SASARAN INDIKATOR FORMULASI SUMBER DATA

1 2 3 4 5

Meningkatnya kualitas upaya pelayanan kesehatan serta peredaran sediaan farmasi dan makanan/ minuman

a. Persentase puskesmas terakreditasi minimal dasar

b. Persentase desa/kelurahan dengan ketersediaan perawat ponkesdes c. Cakupan penemuan dan pengobatan

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Laporan Kepegawaian Laporan Bulanan Ponkesdes Laporan Program Jiwa

(12)

d. Prosentase Puskesmas dengan penilaian kinerja baik

e. Persentasi puskesmas dengan alat kesehatan sesuai standar

f. Persentase Puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar g. Persentase penggunaan obat

rasional di Puskesmas

h. Persentase sarana distribusi obat, obat tradisional, kosmetika dan pangan yang dibina memenuhi standar

i. Persentase tenaga kesehatan yang memiliki izin

j. Persentase desa/kelurahan memiliki sarana kesehatan

Laporan PKPUS Laporan ASPAK Laporan kefarmasian Laporan kefarmasian Laporan farmakmin Register tenaga kesehatan Laporan sarpras

(13)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PELAYANAN KESEHATAN DASAR

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan dalam rangka pengembangan dan peningkatan upaya pelayanan kesehatan;

b.

Melakukan pembinaan dan pengawasan upaya pelayanan kesehatan;

c. Melakukan evaluasi hasil kegiatan upaya pelayanan kesehatan khususnya rawat jalan, rawat inap dan perawatan kesehatan

masyarakat;

d. Melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang pelayanan kesehatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pengembangan dan peningkatan upaya pelayanan kesehatan

1. Jumlah puskesmas dengan monitoring penilaian kinerja

2. Jumlah P3K hari besar keagamaan

3. Jumlah perawat ponkesdes di Kab.Probolinggo

4. Jumlah dokter umum di Puskesmas Rawat Inap PLUS dan Standar

5. Jumlah puskesmas dengan alat kesehatan yang memadai

6. Jumlah pelatihan fungsional tenaga kesehatan

7. Jumlah rapat koordinasi dan evaluasi pemegang program

8. Jumlah lokasi monitoring kasus pasung

Penilaian kinerja dilakukan setiap awal tahun untuk mengetahui kinerja puskesmas tahun lalu

Dilakukan saat Yadnya Kasada, Hari Raya Idul Fitri dan Natal Tahun Baru Ponkesdes merupakan pengembangan dari Polindes dengan menambahkan 1 orang tenaga perawat

Program Icon Provinsi

Sesuai Permenkes 75 tentang Puskesmas Pelatihan teknis untuk tenaga kesehatan

Pemegang program dimaksud merupakan pemegang program yankes di puskesmas

Monitoring tindak lanjut adanya kasus pasung secara berkala ke masyarakat Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan ASPAK Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(14)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI FARMASI, MAKANAN DAN MINUMAN

2.

TUGAS

: a. Merencanakan kebutuhan obat dan perbekalan kesehatan serta menjaga ketersediaannya;

b.

Melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap pemakaian obat dalam rangka pelaksanaan pengobatan

rasional di puskesmas;

c. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap peredaran sediaan farmasi dan produk makanan dan minuman;

d. Melakukan evaluasi hasil kegiatan;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang pelayanan kesehatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pengelolaan sediaan farmasi di fasilitas pelayanan kesehatan dan keamanan makanan/ minuman di masyarakat

9. Jumlah puskesmas dengan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan

10. Jumlah pertemuan koordinasi dan evaluasi pengelolaan obat puskesmas

11. Jumlah peningkatan kapasitas pengelola program

12. Jumlah pertemuan koordinasi obat dengan linsek dan linprog

13. Jumlah sekolah dengan sosialisasi pangan jajanan anak sekolah

14. Jumlah peningkatan kapasitas obat dan bahan berbahaya bagi kader

15. Jumlah sampel pangan yang diuji kandungan bahan berbahaya

16. Jumlah lokasi monitoring hari raya

17. Jumlah lokasi monitoring pengelolaan obat

Sesuai dengan Permenkes 75 tentang Puskesmas

Pengelola dimaksud merupakan pengelola obat di puskesmas Idem

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar obat Dilakukan secara rutin di sekolah untuk mencegah adanya wabah

Kader secara rutin diberikan pembekalan dalam memberikan penyuluhan mengenai obat dan bahan berbahaya kepada masyarakat

Dilakukan uji pangan untuk mengetahui kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dsb

Dilakukan monitoring pangan menjelang hari raya

Dilakukan di puskesmas/pustu/polindes/RS/toko obat/apotek dsb

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(15)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SUB BAGIAN BINA INSTITUSI DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencaaan, pembinaan dan pengawasan terhadap sarana kesehatan dalam rangka pelaksanaan standard dan

peningkatan mutu pelayanan kesehatan;

b.

Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap praktek-praktek tenaga kesehatan dan pengobatan tradisional;

c. Melakukan proses penerbitan ijin, rekomendasi perijinan sarana dan tenaga kesehatan;

d. Melakukan evaluasi kegiatan;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang pelayanan kesehatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA

INDIKATOR KINERJA

PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN

SUMBER DATA

Meningkatnya

pembinaan

dan

pengawasan

mutu

pelayanan

kesehatan

1.

Jumlah puskesmas yang mendapatkan

pendampingan persiapan Akreditasi

2.

Jumlah Rekomendasi Izin Sarana dan

Tenaga Kesehatan

3.

Jumlah tim pendamping akreditasi yang

dilatih

4.

Jumlah pembayaran premi maskin non

kuota / SPM menjadi peserta JKN

5.

Jumlah rapat koordinasi dan evaluasi

program

6.

Jumlah pembayaran klaim jamkesda, rawat

jalan umum gratis dan lansia yatim piatu

Akreditasi dilakukan sesuai amanat Permenkes No 39 Tahun 2015

tentang akreditasi FKTP

Sesuai syarat dalam Permenkes 75 Tahun 2015 tentang Puskesmas

Tim pendamping nantinya akan bertugas untuk mendampingi

puskesmas yang akan diakreditasi

Dilakukan untuk meningkatkan jumlah peserta Jaminan Kesehatan

Nasional

Dilakukan secara berkala dg mengundang kepala puskesmas

Dilakukan di 33 puskesmas

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

(16)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA BIDANG KESEHATAN KELUARGA DAN GIZI

2.

TUGAS

: Menyusun, melaksanakan, dan membina peningkatan program kesehatan ibu, bayi, anak dan remaja, keluarga

berencana, peningkatan gizi dan peningkatan kesehatan usia lanjut

3.

FUNGSI

:

a.

pelaksanaan penyusunan program pembinaan serta peningkatan kesehatan keluarga dan gizi;

b.

pembinaan serta pengawasan dalam peningkatan kesehatan ibu, bayi, anak pra sekolah, anak sekolah dan remaja, kesehatan usia

lanjut dan gizi ;

c.

pelaksanaan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pemantauan serta evaluasi terhadap upaya-upaya peningkatan

kesehatan ibu, bayi, anak dan remaja, keluarga berencana, peningkatan gizi, dan kesehatan usia lanjut ;

d.

pelaksanaaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No SASARAN INDIKATOR FORMULASI SUMBER DATA

1 2 3 4 5

1 Meningkatnya pelayanan kesehatan pada ibu, bayi, anak pra sekolah, anak sekolah, remaja, usia lanjut dan gizi masyarakat

a. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan

b. Persentase komplikasi kebidanan yang ditangani

Kohort Ibu, PWS, KIA, LB3 KIA Kohort Ibu, PWS, KIA, LB3 KIA

(17)

c. Cakupan ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan minimal 4 kali pada masa kehamilan (K4)

d. Cakupan kunjungan neonatal lengkap (KN Lengkap) e. Cakupan Neonatus dengan

komplikasi yang ditangani f. Cakupan pelayanan anak balita g. Cakupan ASI ekslusif 0-6 bulan h. Cakupan Remaja yang

mendapat Pelayanan Kesehatan i. Cakupan Lansia yang mendapat

pelayanan Kesehatan j. Persentase SD/MI dengan

pemeriksaan kesehatan murid kelas 1

k. Persentase garam konsumsi yang disurvei mengandung iodium Kohort Ibu, PWS, KIA, LB3 KIA Kohort Ibu, PWS, KIA, LB3 KIA Kohort Ibu, PWS, KIA, LB3 KIA Kohort anak, PWS, KIA, LB3 KIA Laporan Bulanan Puskesmas Laporan Hasil Sekrening Laporan Hasil Screening Laporan Hasil Screening Laporan monitoring garam

(18)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI ANAK REMAJA DAN USIA LANJUT

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kesehatan anak prasekolah, anak sekolah, remaja dan usia lanjut;

b.

Melakukan pembinaan dan memberikan petunjuk tentang penyelenggaraan kesehatan anak prasekolah, anak sekolah,

remaja dan usia lanjut;

c. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pemantauan dan evaluasi terhadap kesehatan anak prasekolah,

anak sekolah, remaja dan usia lanjut;

d. Melakukan sosialisasi program kesehatan anak prasekolah, anak sekolah, remaja dan usia lanjut di masyarakat;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesehatan keluarga dan gizi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA

INDIKATOR KINERJA

PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN

SUMBER DATA

Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan pada anak prasekolah, anak sekolah, remaja dan usia lanjut

1. Jumlah rapat koordinasi pengelola program 2. Jumlah kegiatan peningkatan kapasitas 3. Jumlah puskesmas dengan pelatihan PKPR

4. Jumlah sekolah yang berpartisipasi dalam lomba UKS tingkat SD dan SLTP

5. Jumlah SLTP/SLTA dengan deteksi dini anemia pada remaja putri

6. Jumlah penyediaan PMT bagi lansia

7. Jumlah sekolah yang dilakukan monev Sekolah Sehat 8. Jumlah SD/MI/SDLB dengan pemeriksaan kesehatan

siswa kelas 1

Pengelola program dimaksud merupakan pengelola program usila di puskesmas

Idem

PKPR singkatan dari Peduli Kesehatan dan Pelayanan Remaja Lomba UKS dilaksanakan untuk memicu SD/SLTP agar mengembangkan kegiatan Upaya Kesehatan Sekolah

Deteksi dini anemia dilakukan dengan mengecek kadar Hb sebagai salah satu pencegahan untuk kematian ibu

PMT singkatan dari pemberian makanan tambahan Monitoring secara berkala ke sekolah

Dilakukan untuk memetakan masalah kesehatan pada siswa baru kelas 1 di SD/MI/SDLB

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(19)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI KESEHATAN IBU, BAYI DAN REPRODUKSI

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi upaya pelayanan kesehatan ibu, bayi dan reproduksi di masyarakat;

b.

Melakukan pembinaan dan memberikan petunjuk perawatan kesehatan ibu, bayi dan reproduksi;

c. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu, bayi dan reproduksi;

d. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesehatan keluarga dan gizi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA

INDIKATOR KINERJA

PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN

SUMBER DATA

Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi

1. Jumlah rapat koordinasi pengelola program 2. Jumlah peningkatan kapasitas bidan

3. Jumlah rapat koordinasi lintas program dan lintas sector

4. Jumlah rapat evaluasi kinerja pelayanan kesehatan ibu dan anak

5. Jumlah mahasiswa yang melakukan pendampingan ibu hamil

6. Jumlah puskesmas yang dilakukan assessment MTBS/MTBM

7. Jumlah ibu hamil yang dilakukan pendampingan dan deteksi dini resiko tinggi

8. Jumlah puskesmas dengan replikasi kinerja

Pemegang program dimaksud merupakan pemegang program KIA di puskesmas

Idem

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar program KIA

Idem

Mahasiswa kebidanan diperbantukan untuk melakukan pendampingan ibu hamil terutama yang berisiko tinggi

MTBS singkatan dari Manajemen Terpadu Bayi Sakit MTBM singkatan dari Manajemen Terpadu Balita Muda

Pendampingan dan deteksi dini dilakukan baik oleh tenaga kesehatan, kader, maupun anggota masyarakat lainnya

Replikasi kinerja merupakan cara penyelesaian masalah yang ditemukan di puskesmas percontohan

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(20)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI GIZI

2.

TUGAS

: a. Melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program gizi;

b.

Melakukan pembinaan dan petunjuk pelaksanaan upaya perbaikan gizi masyarakat;

c. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka kewaspadaan pangan dan penanggulangan gizi ;

d. Melakukan pembinaan dan penyuluhan dengan instansi terkait dalam rangka usaha perbaikan dan peningkatan gizi

masyarakat;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesehatan keluarga dan gizi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

KINERJA

INDIKATOR KINERJA

PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN

SUMBER DATA

Meningkatkan

kualitas

pelayanan gizi

masyarakat

1.

Jumlah rapat koordinasi dan

evaluasi pengelola program

2.

Jumlah peningkatan kapasitas

tenaga kesehatan

3.

Jumlah desa sasaran monitoring

garam yodium

4.

Jumlah kader pendamping mitra

gizi keluarga

5.

Jumlah ruang menyusui yang

dilakukan assesment

6.

Jumlah kit menyusui yang tersedia

Pengelola program dimaksud merupakan pengelola program gizi di

puskesmas

Idem

Dilakukan untuk mengetahui factor resiko penyakit gondok

Mitra gizi keluarga dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan

kepedulian masyarakat akan pentingnya gizi seimbang

Menindaklanjuti Permenkes dan Perbup Probolinggo tentang ASI

ekslusif

Dilakukan untuk mendukung proses edukasi ASI ekslusif di Puskesmas

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

Laporan Kegiatan

(21)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA BIDANG PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN

2.

TUGAS

: Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pencegahan, pengamatan dan pengendalian

penyakit serta penyehatan lingkungan

3.

FUNGSI

:

a.

pencegahan penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi dan akibat perpindahan penduduk ;

b.

pengamatan penyakit menular dan tidak menular yang berpotensi wabah dan atau kejadian luar biasa (KLB) ;

c.

pengendalian penyakit menular dan tidak menular tertentu ;

d.

pembinaan dan pengawasan hygiene dan sanitasi Institusi, tempat-tempat umum dan sarana sanitasi dasar lingkungan

permukiman ;

e.

pelaksanaan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pengamatan, pencegahan, pengendalian penyakit dan penyehatan

lingkungan ;

f.

pelaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No. SASARAN INDIKATOR FORMULASI SUMBER DATA

1 2 3 4 5 Mencegah dan mengendalikan penyakit serta meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di masyarakat a. Persentase peningkatan pengawasan kualitas air bersih b. Persentase desa melaksanakan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)

Laporan bulanan sanitarian puskesmas Laporan bulanan sanitarian puskesmas

(22)

c. Persentase Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang diperiksa memenuhi syarat higiene sanitasi

d. Persentase desa UCI (Universal Child Immunization)

e. Persentase desa/kelurahan dengan Posbindu Penyakit Tidak Menular(PTM)

f. Persentase Calon Jamaah Haji yang diperiksa dan diimunisasi sesuai standar

g. Cakupan penanganan penderita diare

h. Prevalensi HIV/AIDS

i. Angka Penemuan pasien baru kusta

j. Angka Penemuan Kasus TB k. Angka Kesakitan DBD Laporan bulanan sanitarian puskesmas Laporan rutin imunisasi bulanan Laporan rutin imunisasi bulanan Laporan hasil pemeriksaan kesehatan haji Laporan tahunan Laporan tahunan Laporan tahunan Laporan tahunan Laporan tahunan

(23)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SUB BAGIAN PENCEGAHAN DAN PENGAMATAN PENYAKIT

2.

TUGAS

: a. Melakukan penyusunan rencana pencegahan dan pengamatan penyakit;

b.

Melakukan kegiatan program imunisasi penyakit menular tertentu;

c. Melakukan pengamatan penyakit terhadap wabah serta kejadian luar biasa (KLB) maupun peristiwa yang bersifat massal,

termasuk penyakit yang timbul sebagai akibat perpindahan penduduk antar daerah maupun antar negara;

d. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pencegahan dan pengamatan penyakit;

e. Melakukan evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan pencegahan dan pengamatan penyakit;

f. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan sesuai dengan

tugas dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pencegahan dan

pengamatan penyakit

1. Jumlah rapat koordinasi pengelola program dan lintas sektor

2. Jumlah lokasi monev program ke puskesmas 3. Jumlah lokasi pelacakan kasus KLB

4. Jumlah kecamatan dengan sosialisasi Posbindu 5. Jumlah peningkatan kapasitas kader posyandu 6. Jumlah penyediaan alat kedokteran dalam

pemeriksaan haji

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar program P2P

Monitoring program secara berkala ke puskesmas

KLB adalah kejadian luar biasa akibat dari bencana atau wabah Posbindu adalah Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Kader posyandu secara rutin diberikan pelatihan dalam Posbindu Digunakan untuk mendukung pemeriksaan haji di Puskesmas

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(24)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PENYEHATAN LINGKUNGAN

2.

TUGAS

: a. Melakukan pendataan, pengawasan serta pembinaan hygiene dan sanitasi pada institusi, tempat-tempat umum, tempat

penjualan pestisida, produksi makanan/minuman olahan dan sarana sanitasi dasar lingkungan permukiman;

b.

Melakukan koordinasi serta kemitraan dengan pihak terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hygiene dan sanitasi pada

institusi, tempat-tempat umum, tempat penjualan pestisida, produksi makanan/minuman olahan dan sarana sanitasi dasar

lingkungan permukiman;

c. Melakukan evaluasi kegiatan pelaksanaan penyehatan lingkungan;

d. Melakukan proses penerbitan perijinan/sertifikasi laik sehat institusi dan tempat-tempat umum;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan sesuai dengan

tugas dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di masyarakat

1. Jumlah rapat koordinasi pengelola program dan lintas sektor

2. Jumlah lokasi penyuluhan hygiene sanitasi pedagang makanan di pasar

3. Jumlah lokasi pembangunan sarana air bersih di sarana kesehatan

4. Jumlah lokasi pemicuan perubahan perilaku 5. Jumlah sasaran survey sanitasi dasar 6. Jumlah pemeriksaan sampel makanan yang

diuji lab

7. Jumlah pemeriksaan sampel air yang diuji lab

Lintas program dimaksud adalah program kesehatan diluar program kesling

Diberikan penyuluhan kepada pedagang di pasar dalam menjaga hygiene sanitasinya

Dilakukan pembangunan sarana air bersih di puskesmas/pustu/polindes Pemicuan perubahan perilaku dilakukan dalam mencapai desa ODF

Survei sanitasi dasar digunakan sbg pemetaan kebutuhan masyarakat untuk sanitasi

Sampel makanan dilihat apakah mengandung bakteri/mikrobiologi Sampel air dilihat apakah mengandung bakteri/mikrobiologi

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(25)

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

8. Jumlah pembinaan industri rumah tangga pangan

9. Jumlah pondok pesantren yang dilakukan pembinaan sanitasi

Industri pangan rumah tangga perlu dilakukan pembinaan secara berkala

Pondok pesantren perlu dilakukan pembinaan sanitasi secara berkala Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

(26)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU

1.

JABATAN

: KEPALA SEKSI PENGENDALIAN PENYAKIT

2.

TUGAS

: a. Melakukan penyusunan rencana pengendalian penyakit menular dan tidak menular tertentu ;

b.

Melakukan pengendalian terhadap penyakit menular dan penyakit tidak menular tertentu ;

c. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pengendalian penyakit menular tertentu dan penyakit tidak

menular tertentu ;

d. Melakukan evaluasi kegiatan pengendalian penyakit menular dan tidak menular tertentu ;

e. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan sesuai dengan

tugas dan fungsinya.

KINERJA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/FORMULASI PENGHITUNGAN SUMBER DATA

Meningkatnya pengendalian penyakit menular

1. Jumlah peningkatan kapasitas pengelola program 2. Jumlah rapat koordinasi pengelola program dan

lintas sektor

3. Jumlah sampel dalam sero survey HIV/AIDS 4. Jumlah lokasi fogging fokus kasus DBD 5. Jumlah lokasi desa sosialisasi peduli TB 6. Jumlah sekolah dengan sosialisasi Pemantau

Jentik Anak Sekolah

7. Jumlah insektisida yang tersedia 8. Jumlah stiker PSN yang dicetak

Pengelola program dimaksud merupakan pengelola program P2 di puskesmas

Idem

Sero survey merupakan survey acak di lokasi yang berisiko dalam penularan HIV/AIDS

Fogging fokus disesuaikan dg lokasi yang ada penderita DBD

Desa peduli TB merupakan kegiatan inovasi dalam mengendalikan penularan TB

Diharapkan anak sekolah dapat berperan sebagai kader Pemantau Jentik Insektisida digunakan sebagai bahan untuk fogging

PSN singkatan dari Pengendalian Sarang Nyamuk

Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan Laporan Kegiatan

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah khususnya di Lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diperlukan pedoman

Bidang Kesehatan Keluarga dan Promosi Kesehatan adalah membantu Kepala Dinas dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis kesehatan keluarga dan promosi

Selain untuk menyajikan informasi kesehatan, profil kesehatan juga bisa digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo yang

Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala bidang Data, Usaha Perikanan dan

Staf Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab.. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas

Mengingat tugas pokok dan fungsi Dinas kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dalam mengkoordinasikan dan mensinergikan program-program pembangunan di bidang kesehatan

Tugas pokok dari bidang kesehatan keluarga dan promosi kesehatan adalah membantu Kepala Dinas dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis kesehatan keluarga dan

Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja sesuai dengan bidang tugasnya. FUNGSI