Pada bulan Juni 2015 di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,42. Tingkat inflasi tahun kalender (Juni 2015 terhadap Desember 2014) sebesar 0,84 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 6,60 persen. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada lima
kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,48 persen; kelompok kesehatan 0,29 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,22 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,10 persen; serta kelompok pendidikan
,
rekreasi, dan olahragasebesar 0,03 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya mengalami deflasi yaitu kelompok sandang 0,19 persen serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen. Komponen inti/core pada Juni 2015 mengalami inflasi sebesar 0,05 persen, komponen harga diatur
pemerintah/administrative inflasi sebesar 0,01 persen; serta komponen bergejolak/ volatile mengalami inflasi sebesar 0,08 persen.
Komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain: beras, daging ayam ras, telur ayam ras, ikan kembung, apel, roti manis, dan tarif listrik. Komoditas yang mengalami penurunan harga selama bulan Juni 2015 antara lain: sawi hijau, nangka muda, tomat sayur, cabai merah, bawang merah, baju anak setelan, dan tarif angkutan udara.
Dari 82 kota tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,90 persen dan terendah di Palu 0,03 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Tual 0,80 persen dan terendah di Pangkal Pinang yaitu sebesar 0,14 persen.
Jika diurutkan dari inflasi tertinggi, maka Denpasar menempati urutan ke-72 dari 76 kota yang mengalami inflasi.
No. 42/07/51/Th. XV, 1 Juli 2015
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
JUNI 2015 KOTA DENPASAR INFLASI 0,14 PERSEN
Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pada bulan Juni 2015, di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,42. Tingkat inflasi tahun kalender (Juni 2015 terhadap Desember 2014) sebesar 0,84 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 6,60 persen.
Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada lima kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,48 persen; kelompok kesehatan 0,29 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,22 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,10 persen; serta kelompok
pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya mengalami deflasi yaitu kelompok sandang 0,19 persen serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.
Komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain: beras, daging ayam ras, telur ayam ras, ikan kembung, apel, roti manis, dan tarif listrik.
Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain: sawi hijau, nangka muda, tomat sayur, cabai merah, bawang merah, baju anak setelan, dan tarif angkutan udara.
Pada bulan Juni 2015 kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,0917 persen; kelompok makanan jadi, minuman rokok, dan tembakau sebesar 0,0348 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,0270 persen; kelompok kesehatan 0,0166 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,0027 persen. Sedangkan kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi adalah kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,0247 persen serta kelompok sandang sebesar 0,0094 persen.
Gambar 1
Perkembangan Inflasi Kota Denpasar Juni 2013 Juni 2015
Tabel 1
Laju Inflasi Kota Denpasar Juni 2015, Tahun Kalender Juni 2015, dan Juni 2015 Terhadap Juni 2014 Menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran IHK Mei 2015 IHK Juni 2015 Laju Inflasi Juni 2015 *) Laju Inflasi Tahun 2015 **) Laju Inflasi Tahun ke Tahun ***) (1) (2) (3) (4) (5) (6) Umum 117,26 117,42 0,14 0,84 6,60 Bahan Makanan 125,04 125,64 0,48 0,18 10,43
Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau 116,51 116,77 0,22 1,81 3,79 Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar 117,82 117,94 0,10 3,89 9,34
Sandang 105,04 104,84 -0,19 1,25 2,81
Kesehatan 114,85 115,18 0,29 1,97 4,00
Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 110,76 110,79 0,03 0,40 4,10 Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 117,24 117,09 -0,13 -3,49 4,58
*) Persentase perubahan IHK Juni 2015 terhadap bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK Juni 2015 terhadap bulan Desember 2014 ***) Persentase perubahan IHK Juni 2015 terhadap bulan Juni 2014
0,47
Tabel 2
Sumbangan (Andil) Inflasi/Deflasi Menurut Kelompok Pengeluaran Kota Denpasar Juni 2015
Kelompok Pengeluaran Inflasi Andil
(1) (2)
Umum 0,1387
1. Bahan Makanan 0,0917
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau 0,0348 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar 0,0270
4. Sandang -0,0094
5. Kesehatan 0,0166
6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 0,0027
7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan -0,0247
PERBANDINGAN INFLASI TAHUNAN
Laju inflasi tahun kalender Juni 2015 sebesar 0,84 Juni
2015 terhadap Juni 2014) sebesar 6,60 persen. Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2013 dan 2014 masing-masing sebesar 3,40 persen dan 2,20 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun untuk Juni 2013 terhadap Juni 2012 dan Juni 2014 terhadap Juni 2013 masing-masing sebesar 5,47 persen dan 5,77 persen.
Tabel 3
Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, dan Year on Year, di Kota Denpasar Tahun 2013 2015 Inflasi 2013 2014 2015 (1) (2) (3) (4) 1. Juni 0,47 -0,20 0,14 2.Kumulatif Juni 3,40 2,20 0,84 3. Juni (Y o Y) 5,47 5,77 6,60 Gambar 2
Laju Inflasi Kota Denpasar Bulan Juni Tahun 2015 Menurut Kelompok Pengeluaran
,47985 ,28733 ,22316 ,10185 ,02709 -,12794 -,19040 -,3000 -,2000 -,1000 ,000 ,1000 ,2000 ,3000 ,4000 ,5000 ,6000
Bahan Makanan Kesehatan Makanan jadi,dll Perumahan Pendidikan, dll Transpor, dll Sandang
URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN
1.
Bahan Makanan
Indeks kelompok bahan makanan pada bulan Juni 2015 sebesar 125,64 dan bulan sebelumnya sebesar 125,04 sehingga mengalami inflasi sebesar 0,48 persen. Inflasi pada kelompok bahan makanan didorong oleh inflasi pada tujuh subkelompok pengeluaran yakni subkelompok padi-padian, umbi-umbian, dan hasil-hasilnya sebesar 2,40 persen; subkelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 2,34 persen; subkelompok ikan segar sebesar 2,13 persen; subkelompok buah-buahan sebesar 1,73 persen; subkelompok ikan diawetkan sebesar 1,64 persen; subkelompok telur, susu, dan hasil-hasilnya sebesar 1,11 persen; serta subkelompok bahan makanan lainnya sebesar 0,94 persen. Selain subkelompok tersebut, terdapat empat subkelompok lainnya yang mengalami deflasi yaitu subkelompok sayur-sayuran 11,06 persen; subkelompok bumbu-bumbuan 1,87 persen; subkelompok kacang-kacangan sebesar 0,57 persen; serta subkelompok lemak dan minyak sebesar 0,07 persen.
Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar pada kelompok ini adalah: beras 0,1080 persen; daging ayam ras 0,0605 persen; telur ayam ras 0,0202 persen; apel 0,0119 persen; dan ikan kembung 0,0111 persen. Sedangkan urutan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar di kelompok ini adalah: sawi hijau 0,0497 persen; nangka muda 0,0336 persen; tomat sayur 0,0317 persen; cabai merah 0,0209 persen; bawang merah 0,0154 persen; dan buncis 0,0104 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0917 persen.
2.
Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau
Indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau pada bulan Juni 2015 adalah sebesar 116,77 dan bulan sebelumnya sebesar 116,51 sehingga mengalami inflasi sebesar 0,22 persen. Dari tiga subkelompok yang termasuk pada kelompok ini, dua subkelompok mengalami peningkatan indeks/inflasi yaitu subkelompok makanan jadi 0,32 persen dan subkelompok minuman yang tidak beralkohol 0,14 persen. Sedangkan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol tidak mengalami perubahan indeks/tetap.
Komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi antara lain: roti manis 0,0251 persen; gula pasir 0,0077 persen; dan makanan ringan/snack sebesar 0,0022 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada kelompok ini adalah air kemasan 0,0016 persen; sirop 0,0007 persen; dan minuman ringan sebesar 0,0005 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0348 persen.
3.
Perumahan
,
Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar
Indeks kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar pada bulan Juni 2015 adalah 117,94 dan bulan sebelumnya 117,82 sehingga mengalami inflasi sebesar 0,10 persen. Dari empat subkelompok yang termasuk pada kelompok ini, hanya satu subkelompok yang mengalami peningkatan indeks/inflasi yaitu subkelompok bahan bakar, penerangan, dan air sebesar 0,51 persen. Tiga subkelompok lainnya mengalami penurunan indeks/deflasi yaitu subkelompok perlengkapan rumahtangga sebesar 0,13 persen; subkelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,04 persen; serta subkelompok penyelenggaraan rumahtangga sebesar 0,04 persen.
Komoditas yang memberikan andil inflasi yaitu tarif listrik 0,0310 persen; bahan bakar rumahtangga 0,0056 persen; kayu lapis 0,0023 persen; dan pengharum/pelembut cucian 0,0017 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain besi beton 0,0084 persen; pembasmi nyamuk bakar 0,0039 persen; dan kulkas/lemari es 0,0024 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0270 persen.
4.
Sandang
Indeks kelompok sandang pada bulan Juni 2015 adalah sebesar 104,84 dan bulan sebelumnya 105,04 sehingga mengalami deflasi sebesar 0,19 persen. Dari empat subkelompok yang termasuk pada kelompok ini satu subkelompok mengalami penurunan indeks/deflasi yaitu subkelompok sandang anak-anak sebesar 2,48 persen. Subkelompok yang mengalami peningkatan indeks/inflasi yaitu subkelompok barang pribadi dan sandang lain sebesar 0,92 persen; subkelompok sandang laki-laki sebesar 0,90 persen; serta subkelompok sandang wanita sebesar 0,03 persen.
Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi yaitu baju anak setelan 0,0198 persen; baju kaos berkerah anak 0,0082 persen; kemeja pendek anak 0,0053 persen; dan celana pendek anak 0,0021 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan inflasi yaitu sandal karet 0,0090 persen; kacamata 0,0077 persen; dan emas perhiasan 0,0039 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,0094 persen.
5.
Kesehatan
Indeks kelompok kesehatan pada bulan Juni 2015 adalah sebesar 115,18 dan pada bulan sebelumnya sebesar 114,85 atau mengalami inflasi sebesar 0,29 persen. Dari empat subkelompok yang termasuk pada kelompok ini, dua subkelompok mengalami peningkatan indeks/inflasi yaitu subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika sebesar 0,75 persen serta subkelompok obat-obatan sebesar 0,06 persen. Subkelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan indeks yakni subkelompok jasa kesehatan dan subkelompok jasa perawatan jasmani.
Komoditas pada kelompok ini yang memberikan sumbangan inflasi adalah shampo 0,0057 persen; sikat gigi 0,0034 persen; hand body lotion 0,0032 persen; dan sabun mandi 0,0023 persen. Sedangkan komoditas yang menyumbangkan deflasi pada kelompok ini adalah pasta gigi 0,0016 persen dan obat gosok 0,0015 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0166 persen.
6.
Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga
Indeks kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga pada bulan Juni 2015 adalah sebesar 110,79 dan pada bulan sebelumnya sebesar 110,76 atau mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Dari lima subkelompok yang termasuk dalam kelompok ini hanya dua subkelompok yang mengalami perubahan indeks. Subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan mengalami inflasi sebesar 0,39 persen sedangkan subkelompok rekreasi mengalami deflasi sebesar 0,15 persen. Tiga subkelompok lainnya yaitu subkelompok pendidikan; subkelompok kursus-kursus/pelatihan; dan subkelompok olahraga tidak mengalami perubahan indeks/tetap.
Komoditas yang memberikan sumbangan/andil inflasi adalah kertas HVS 0,0044 persen; tabloid 0,0012 persen; dan pensil hitam 0,0008 persen. Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi adalah televisi berwarna 0,0031 persen dan printer 0,0006 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0027 persen.
7.
Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan
Indeks kelompok transpor, komunikasi,dan jasa keuangan pada bulan Juni 2015 adalah sebesar 117,09 dan bulan sebelumnya sebesar 117,24 sehingga mengalami deflasi sebesar 0,13 persen. Dari empat subkelompok yang termasuk pada kelompok ini, satu subkelompok mengalami penurunan indeks/deflasi yaitu subkelompok transpor sebesar 0,20 persen. Sedangkan subkelompok komunikasi dan pengiriman; subkelompok sarana dan penunjang transport; serta subkelompok jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks/tetap.
Komoditas yang memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan udara sebesar 0,0356 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi adalah bensin jenis pertamax sebesar 0,0066 persen dan sepeda 0,0043 persen. Kelompok pengeluaran ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,0247 persen.
Tabel 4
Indeks Harga Konsumen Kota Denpasar Bulan Mei 2015 dan Juni 2015, Perubahannya,serta Sumbangan Inflasi (2012=100)
Kelompok/Subkelompok Indeks Mei 2015 Indeks Juni 2015 Perubahannya (%) Sumbangan Inflasi (1) (2) (3) (4) (5) UMUM 117,26 117,42 0,14 0,1387 I. BAHAN MAKANAN 125,04 125,64 0,48 0,0917
a. Padi-padian, Umbi-umbian, dan Hasilnya 114,54 117,29 2,40 0,1075
b. Daging dan Hasil-hasilnya 135,18 138,34 2,34 0,0744
c. Ikan Segar 129,77 132,54 2,13 0,0336
d. Ikan Diawetkan 121,97 123,97 1,64 0,0095
e. Telur, Susu, dan Hasil-hasilnya 122,65 124,01 1,11 0,0302
f. Sayur-sayuran 121,80 108,33 -11,06 -0,1534
g. Kacang-kacangan 122,48 121,78 -0,57 -0,0043
h. Buah-buahan 136,80 139,17 1,73 0,0293
i. Bumbu-bumbuan 153,37 150,50 -1,87 -0,0352
j. Lemak dan Minyak 96,07 96,00 -0,07 -0,0006
k. Bahan Makanan Lainnya 119,90 121,03 0,94 0,0007
II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK, DAN TEMBAKAU 116,51 116,77 0,22 0,0348
a. Makanan Jadi 115,48 115,85 0,32 0,0295
b. Minuman Tidak Beralkohol 115,46 115,62 0,14 0,0053
c. Tembakau dan Minuman Beralkohol 121,68 121,68 0,00 0,0000
III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS, DAN BAHAN BAKAR 117,82 117,94 0,10 0,0270
a. Biaya Tempat Tinggal 109,70 109,66 -0,04 -0,0061
b. Bahan Bakar, Penerangan, dan Air 146,71 147,46 0,51 0,0368
c. Perlengkapan Rumahtangga 103,23 103,10 -0,13 -0,0024 d. Penyelenggaraan Rumahtangga 115,73 115,68 -0,04 -0,0013 IV. SANDANG 105,04 104,84 -0,19 -0,0094 a. Sandang Laki-Laki 100,84 101,75 0,90 0,0113 b. Sandang Wanita 107,91 107,94 0,03 0,0004 c. Sandang Anak-Anak 109,08 106,38 -2,48 -0,0321
d. Barang Pribadi dan Sandang Lain 102,36 103,30 0,92 0,0110
V. KESEHATAN 114,85 115,18 0,29 0,0166
a. Jasa Kesehatan 100,93 100,93 0,00 0,0000
b. Obat-obatan 129,31 129,39 0,06 0,0006
c. Jasa Perawatan Jasmani 118,35 118,35 0,00 0,0000
d. Perawatan Jasmani dan Kosmetika 123,29 124,21 0,75 0,0160
VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAHRAGA 110,76 110,79 0,03 0,0027
a. Pendidikan 116,46 116,46 0,00 0,0000
b. Kursus-kursus/Pelatihan 100,07 100,07 0,00 0,0000
c. Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 108,98 109,40 0,39 0,0046
d. Rekreasi 100,42 100,27 -0,15 -0,0019
e. Olahraga 109,22 109,22 0,00 0,0000
VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI, DAN JASA KEUANGAN 117,24 117,09 -0,13 -0,0247
a. Transpor 128,66 128,40 -0,20 -0,0247
b. Komunikasi dan Pengiriman 99,23 99,23 0,00 0,0000
c. Sarana dan Penunjang Transpor 102,16 102,16 0,00 0,0000
PERBANDINGAN INFLASI KOTA DENPASAR DENGAN KOTA LAIN
DI INDONESIA JUNI 2015
Dari 82 kota tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,90 persen dan terendah di Palu 0,03 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Tual 0,80 persen dan terendah di Pangkal Pinang yaitu sebesar 0,14 persen.
Tabel 5
Perbandingan Indeks Harga Konsumen dan Inflasi/Deflasi 82 Kota Bulan Juni 2015
No Kota IHK (%) (1) (2) (3) (4) 1 SORONG 119,69 1,90 2 PEMATANG SIANTAR 123,52 1,44 3 SIBOLGA 121,46 1,36 4 BALIKPAPAN 122,94 1,23 5 BANDA ACEH 115,26 1,20 6 MANOKWARI 113,99 1,14 7 BAU-BAU 123,88 1,13 8 LHOKSEUMAWE 115,52 1,03 9 PALANGKARAYA 118,41 0,96 10 MAMUJU 118,65 0,95 11 SAMPIT 119,64 0,91 12 BENGKULU 124,19 0,89 13 TERNATE 123,67 0,89 14 TEGAL 116,17 0,89 15 BATAM 118,68 0,87 16 LUBUKLINGGAU 116,62 0,86 17 METRO 128,00 0,84 18 PADANG 123,48 0,83 19 JAYAPURA 121,42 0,80 20 SAMARINDA 121,83 0,80 21 BANJARMASIN 117,55 0,80 22 MEDAN 121,91 0,77 23 PALOPO 117,88 0,77 24 MAKASSAR 118,67 0,75 25 PEKANBARU 120,31 0,75 26 BANDUNG 119,02 0,72 27 TASIKMALAYA 118,18 0,72 28 SERANG 125,20 0,71 29 GORONTALO 115,98 0,71 30 BANDAR LAMPUNG 120,39 0,70 31 TANJUNG PANDAN 125,91 0,69 32 PARE-PARE 116,96 0,68
...Lanjutan Tabel 5 No Kota IHK (%) (1) (2) (3) (4) 33 KUPANG 121,09 0,67 34 PONTIANAK 126,65 0,64 35 SEMARANG 119,26 0,64 36 BULUKUMBA 125,55 0,63 37 TANGERANG 126,64 0,62 38 BUNGO 117,29 0,62 39 TANJUNG PINANG 120,78 0,60 40 DUMAI 120,83 0,59 41 TARAKAN 127,99 0,57 42 MEULABOH 120,05 0,57 43 PURWOKERTO 117,88 0,57 44 KUDUS 124,73 0,56 45 SURABAYA 119,79 0,54 46 JAMBI 119,33 0,54 47 WATAMPONE 116,35 0,54 48 SURAKARTA 117,15 0,53 49 MANADO 119,91 0,49 50 BOGOR 119,96 0,49 51 PADANGSIDIMPUAN 118,12 0,48 52 BUKITTINGGI 117,15 0,45 53 PROBOLINGGO 119,50 0,44 54 BEKASI 117,89 0,43 55 TEMBILAHAN 124,94 0,43 56 CILACAP 121,85 0,43 57 CILEGON 122,47 0,40 58 PALEMBANG 117,06 0,39 59 MALANG 120,51 0,38 60 SUMENEP 117,73 0,38 61 DEPOK 118,75 0,36 62 DKI JAKARTA 120,58 0,35 63 TANJUNG 118,79 0,35 64 YOGYAKARTA 117,96 0,35 65 MADIUN 117,72 0,32 66 CIREBON 117,61 0,31 67 KENDARI 115,67 0,28 68 KEDIRI 119,01 0,26 69 BANYUWANGI 118,05 0,26 70 JEMBER 117,69 0,20 71 MATARAM 118,21 0,15 72 DENPASAR 117,42 0,14 73 SUKABUMI 119,79 0,14 74 SINGKAWANG 119,35 0,06 75 MAUMERE 113,42 0,05 76 PALU 120,46 0,03 77 PANGKAL PINANG 117,90 -0,14 78 SINGARAJA 126,49 -0,18 79 AMBON 120,87 -0,25 80 MERAUKE 123,24 -0,57 81 BIMA 120,15 -0,79 82 TUAL 133,57 -0,80
INFLASI KOMPONEN INTI JUNI 2015
Komponen inti/core pada Juni 2015 mengalami inflasi sebesar 0,05 persen; komponen harga diatur pemerintah/administrative inflasi sebesar 0,01 persen; serta komponen bergejolak/volatile inflasi sebesar 0,08 persen.
Tabel 6
Dekomposisi Andil Inflasi Kota Denpasar Januari sampai dengan Juni 2015
Komponen
Andil Inflasi (%) Januari
2015 Februari 2015 Maret 2015 April 2015 2015 Mei 2015 Juni
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
U m u m -0,08 -0,13 0,14 0,39 0,39 0,14
1 Inti (core) 0,28 0,25 0,03 0,19 0,16 0,05
2 Harga Diatur Pemerintah (administrative) -0,44 -0,33 0,12 0,44 0,12 0,01
Tabel 7
Perkembangan Inflasi bulanan dan kumulatif Kota Denpasar, Kota Singaraja, Provinsi Bali, dan Nasional Tahun 2001 – 2015
Tahun Denpasar Singaraja Bali Nasional
Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2001 - 11,52 - - - 12,55 2002 - 12,49 - - - 10,03 2003 - 4,56 - - - 5,06 2004 - 5,97 - - - 6,41 2005 - 11,31 - - - 17,11 2006 - 4,30 - - - 6,60 2007 - 5,91 - - - 6,59 2008 - 11,01 - - - 11,77 2009 - 4,37 - - - 2,78 2010 - 8,10 - - - 6,96 2011 Januari 1,03 1,03 - - - - 0,89 0,89 Februari -0,01 1,02 - - - - 0,13 1,03 Maret 0,24 1,26 - - - - -0,32 0,70 April -0,04 1,22 - - - - -0,31 0,39 Mei 0,02 1,23 - - - - 0,12 0,51 Juni 0,84 2,08 - - - - 0,55 1,06 Juli 0,77 2,87 - - - - 0,67 1,74 Agustus 0,02 2,89 - - - - 0,93 2,69 September 0,03 2,92 - - - - 0,27 2,97 Oktober 0,13 3,05 - - - - -0,12 2,85 November 0,18 3,24 - - - - 0,34 3,20 Desember 0,49 3,75 - - - - 0,57 3,79
Lanjutan tabel 7
Tahun Denpasar Singaraja Bali Nasional
Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2012 Januari 0,90 0,90 - - - - 0,76 0,76 Februari 0,63 1,54 - - - - 0,05 0,81 Maret 0,46 2,01 - - - - 0,07 0,88 April 0,25 2,26 - - - - 0,21 1,09 Mei -0,05 2,21 - - - - 0,07 1,15 Juni 0,43 2,65 - - - - 0,62 1,79 Juli 0,72 3,39 - - - - 0,70 2,50 Agustus 0,19 3,58 - - - - 0,95 3,48 September -0,04 3,54 - - - - 0,01 3,49 Oktober 0,41 3,96 - - - - 0,16 3,66 November 0,13 4,10 - - - - 0,07 3,73 Desember 0,58 4,71 - - - - 0,54 4,30 2013 Januari 1,41 1,41 2,59 2,59 1.60 1.60 1,03 1,03 Februari 1,19 2,61 1,16 3,79 1.19 2.81 0,75 1,79 Maret 1,08 3,73 1,27 5,11 1.12 3.96 0,63 2,43 April -0,13 3,59 -0,27 4,82 -0.15 3.80 -0,10 2,32 Mei -0,66 2,91 -0,60 4,19 -0.65 3.13 -0,03 2,30 Juni 0,47 3,40 0,54 4,75 0.48 3.62 1,03 3,35 Juli 2,81 6,30 4,01 8,96 3.01 6.75 3,29 6,75 Agustus 0,83 7,19 1,83 10,95 1.00 7.82 1,12 7,94 September -0,45 6,71 -0,75 10,12 -0.50 7.28 -0,35 7,57 Oktober -0,25 6,43 1,20 11,44 -0.004 7.27 0,09 7,66 November 0,36 6,82 0,50 12,00 0.39 7.69 0,12 7,79 Desember 0,49 7,35 0,16 12,18 0.44 8.16 0,55 8,38
Lanjutan tabel 7
Tahun Denpasar Singaraja Bali Nasional
Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif Bulanan Kumulatif
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2014 Januari 1,26 1,26 0,83 0,83 1,18 1,18 1,07 1,07 Februari 0,37 1,63 0,37 1,20 0,37 1,56 0,26 1,33 Maret 0,32 1,96 0,17 1,38 0,29 1,86 0,08 1,42 April 0,13 2,09 0,16 1,55 0,13 1,99 - 0,02 1,39 Mei 0,31 2,40 1,36 2,93 0,49 2,49 0,16 1,56 Juni -0,20 2,20 -0,61 2,30 -0,27 2,22 0,43 1,99 Juli 0,49 2,70 0,39 2,70 0,47 2,70 0,93 2,94 Agustus 0,66 3,38 0,77 3,49 0,68 3,40 0,47 3,42 September 0,21 3,59 0,92 4,44 0.33 3.74 0,27 3,71 Oktober 0,63 4,24 0,66 5,13 0,63 4,39 0,47 4,19 November 1,62 5,93 2,08 7,32 1,70 6,17 1,50 5,75 Desember 1,99 8,03 2,80 10,32 2,13 8,43 2,46 8,36 2015 Januari -0,08 -0,08 -0,61 -0,61 -0,17 -0,17 -0,24 -0,24 Februari -0,14 -0,21 0,42 -0,18 -0,04 -0,21 -0,36 -0,61 Maret 0,14 -0,08 0,34 0,15 0,17 -0,04 0,18 -0,43 April 0,40 0,32 0,64 0,79 0,44 0,40 0,36 -0,08 Mei 0,39 0,70 0,21 1,00 0,35 0,76 0,50 0,42 Juni 0,14 0,84 -0,18 0,81 0,08 0,84 Gambar 3
Perkembangan Inflasi bulan Juni Kota Denpasar, Kota Singaraja, dan Provinsi Bali Tahun 2000 - 2015
Informasi lebih lanjut hubungi:
Amirudin, S.Si., MMSI. Kepala Bidang Statistik Distribusi
BPS Provinsi Bali
Telepon: 0361-238159, Fax: 0361-238162 E-mail: [email protected]