• Tidak ada hasil yang ditemukan

P2K Masjid Baitussalam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "P2K Masjid Baitussalam"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

DEWAN KEMAKMURAN MASJID

BAITUSSALAM

Anggaran Dasar

Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)

Perkumpulan Pengurusan Kematian (P2K)

Perumahan Kalibaru Permai

RW 07 Kel. Kalibaru Kec. Cilodong

Kota Depok

(3)

DAFTAR ISI

ANGGARAN DASAR

Pendahuluan

Bab I Nama, Waktu, dan Tempat Kedudukan

Bab II Landasan, Azas dan Prinsip

Bab III Fungsi, Tujuan dan Usaha

Bab IV Kepengurusan

Bab V Penasehat

Bab VI Keanggotaan

Bab VII Hak dan Kewajiban

Bab VIII Jangka Waktu Keanggotaan

Bab IX Ketetapan Pelayanan

Bab X Rapat Anggota

ANGGARAN RUMAH TANGGA

Bab I Sumber Dana

Bab II Penarikan dan Besaran Iuran

Bab III Biaya Pemakaman dan Operasional

Bab IV Pelaporan

Bab V Kepengurusan

Bab VI Keadaan Darusat atau Luar Biasa

Bab VII Penutup

(4)

PENDAHULUAN

Perkumpulan Pengurusan Kematian (P2K) adalah merupakan organisasi keagamaan/ Perkumpulan Warga Muslim Perumahan Kalibaru Permai, dalam hal Pengurusan Jenazah umat Islam di lingkungan Perumahan Kalibaru Permai yang namanya telah tercatat dalam daftar keanggotaan P2K, yang berkedudukan di lingkungan Perumahan Kalibaru Permai atau RW 07, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok dan berada dibawah kepengurusan DKM Baitussalam berkoordinasi dengan Pengurus RW 07.

ANGGARAN DASAR

Bab I

Nama, Waktu dan Tempat Kedudukan

Pasal 1

1. Perkumpulan ini Bernama "PERKUMPULAN PENGURUSAN KEMATIAN",

selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut P2K.

2. P2K didirikan pada Tanggal 08 April 2012

3. P2K berkedudukan di wilayah Perumahan Kalibaru Permai RW 07 Kelurahan Kalibaru,

Kecamatan Cilodong, Kota Depok yang pengelolaannya berada dibawah Kepengurusan

DKM Baitussalam Perumahan Kalibaru Permai.

Bab II

Landasan, Azas dan Prinsip

Pasal 2

1. P2K Berlandaskan Islam.

2. P2K Berazaskan Kerukunan dan Kebersamaan.

3. P2K melaksanakan Prinsip-Prinsip sebagai berikut :

a. Kerukunan sesama anggota dengan saling bertakziyah bilamana terjadi kematian baik

anggota maupun bukan anggota

b. Kewajiban dan hak dilaksanakan secara individu dan berjamaah.

c. Pelaksanaan pengurusan dan teknis operasional mengedepankan koordinasi.

d. Fardu Kifayah, kewajiban seorang muslim terhadap muslim lainnya yang meninggal Dunia (memandikan, mengkafani, mesholatkan dan menguburkan)

(5)

Bab III

Fungsi, Tujuan dan Usaha

Pasal 3

1. P2K berfungsi untuk mengurus jenazah secara teroganisir dan amanah berpedoman kepada

syariat Islam (Al Qur’an dan As Sunah).

2. P2K bertujuan membentuk kebersamaan dalam pengurusan jenazah umat Islam dalam satu

wadah

3. Untuk mencapai tujuan, maka P2K menyelenggarakan kegiatan sebagai berikut :

a. Mendata warga yang beragama Islam di wilayah Perumahan Kalibaru Permai.

b. Menghimpun dana dari anggota berupa :

 Uang Pangkal

 Iuran wajib anggota yang telah ditetapkan

c. Menyelenggarakan Pertemuan dalam rangka mempererat Tali Silaturahim.

d. Menyelenggarakan pelatihan pengurusan jenazah kepada anggota.

e. Memberikan Pelayanan, Pengurusan dan Pemakaman jenazah kepada anggota yang

berhak.

f. Mengadministrasikan segala sumberdaya terkait dengan P2K.

g. Menyelenggarakan pemutakhiran data anggota minimal setahun sekali.

Bab IV Kepengurusan

Pasal 4

1. Pengurus P2K untuk pertama kali dipilih oleh Pengurus DKM atas saran Pengurus RW 07

pada saat tanggal pembentukan awal Pengurus P2K dan Pengurus P2K periode berikutnya dipilih melalui Rapat Anggota

2. Yang dapat dipilih menjadi pengurus P2K adalah

a. Warga Islam yang bertempat tinggal tetap di Perumahan Kalibaru Permai atau Warga

tidak tetap yang berdomisili di Perumahan Kalibaru Permai.

b. Memiliki kepedulian dan berjiwa sosial.

c. Terdaftar menjadi anggota P2K

3. Pengurus dipilih untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali dalam satu

periode berikutnya.

4. Apabila seorang pengurus berhenti sebelum masa jabatannya berakhir, maka rapat pengurus

dapat mangangkat pejabat sementara dan kemudian harus ditetapkan pengangkatannya dalam pertemuan/rapat anggota.

(6)

6. Apabila masa jabatan Pengurus P2K berakhir, maka pengurus diharuskan menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban selama masa jabatannya kepada anggota melalui pengurus DKM Baitussalam.

Pasal 5

1. Pengurus P2K terdiri dari sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang yaitu : Ketua, Sekretaris dan

Bendahara, ditambah seksi-seksi.

2. Kedudukan Ketua DKM sebagai pananggung jawab dan Ketua RW 07 sebagai Pelindung

Kepengurusan

3. Kedudukan Ketua RT (ex officio) di dalam Kepengurusan P2K adalah sebagai :

a. Kordinator anggota di RT masing-masing.

b. Selaku pendata dan penarikan iuran anggota di masing-masing RT.

c. Menginformasikan ke pengurus P2K jika ada perubahan data anggota

Bab V Penasehat

Pasal 6

1. Penasehat P2K terdiri dari sekurang-kurangnya 2 (dua) orang yang berpengalaman dalam

pembinaan organisasi.

2. Penasehat P2K diputuskan oleh Rapat anggota.

3. Penasehat P2K memberikan arahan, saran dan kegiatan P2K secara berkala.

BAB VI Keanggotaan

Pasal 7

1. Anggota adalah nama orang yang tercatat dalam keanggotaan P2K.

2. Anggota terdiri dari :

A. Anggota Warga Tetap :

Adalah anggota yang berdomisili tetap di lingkungan Perumahan Kalibaru Permai RW 07 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok yang Memiliki KTP dan tercantum dalam Kartu Keluarga (KK)

B. Anggota Warga Tidak Tetap :

Adalah anggota yang berdomisili tidak tetap di lingkungan Perumahan Kalibaru Permai RW 07 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tidak memiliki KTP dan tidak tercantum dalam Kartu Keluarga (KK). Anggota Tidak Tetap terdiri dari :

(7)

a. Orang tua, famili/sanak saudara dari keluarga anggota tetap yang berdomisili di Perumahan Kali Baru Permai.

b. Anak yang telah menikah dan tetap berdomisili di lingkungan Perumahan Kalibaru

Permai RW 07 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

c. Warga yang berdomisili di lingkungan Perumahan Kalibaru Permai RW 07

Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok dengan status kontrak/sewa.

3. Sistem Keanggotaan P2K bersifat sukarela dengan cara mendaftarkan melalui Ketua RT

masing-masing atau Petugas yang ditunjuk.

Bab VII Hak dan Kewajiban

Pasal 8

1. Setiap anggota mempunyai Hak :

a. Mendapat 1 (satu) paket pengurusan jenazah bagi anggota /istri/anak yang bertempat

tinggal di Perumaan Kalibaru Permai yang meninggal dunia dari pengurusan jenasah sampai dengan pemakaman di wilayah Depok.

b. Menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat P2K dan atau diwakili oleh

Ketua RT setempat dan atau perwakilan yang ditunjuk.

c. Memilih dan atau dipilih menjadi pengurus P2K.

d. Mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus P2K di dalam/luar rapat baik

diminta maupun tidak, secara lisan/tertulis.

e. Mendapat pelayanan yang sama antara sesama anggota.

f. Meminta katerangan/informasi mengenai perkembangan P2K

g. Mendapatkan kartu anggota yang tertera nama istri dan anak.

h. Mendapatkan buku Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman

kepengurusan dan keanggotaan P2K.

i. Mendapatkan Kartu Iuran Bulanan Anggota P2K.

2. Setiap anggota mempunyai Kewajiban :

a. Mematuhi Anggaran Dasar,Anggaran Rumah Tangga P2K.

b. Membayar uang pangkal dan membayar uang iuran wajib setiap bulannya sebesar

nominal yang telah ditetapkan.

c. Melaporkan perubahan data kepada pengurus P2K melalui ketua RT setempat.

d. Menghadiri rapat anggota dalam hal ini diwakili oleh pengurus RT setempat dan atau

perwakilan yang ditunjuk.

(8)

Bab VIII

Jangka Waktu Keanggotaan

Pasal 9

Status anggota dinyatakan berakhir/gugur apabila :

1. Mengundurkan diri

2. Tidak bertempat tinggal lagi di Perumahan Kalibaru Permai RW 07 Kelurahan Kalibaru,

Kecamatan Cilodong, Kota Depok

3. Anak yang telah menikah dan tidak mendaftarkan diri menjadi Peserta baru.

4. Anggota yang tidak memenuhi kewajiban membayar iuran selama 3 (tiga) bulan

berturut-turut.

5. Anggota atau nama kepala keluarga yang tercatat sebagai Anggota P2K (Suami/Istri)

meninggal dunia dan keanggotaannya tidak dilanjutkan oleh Istri/Anaknya.

Pasal 10

Bila Keanggotaan berakhir/gugur karena sebab yang tercantum dalam Pasal 9 maka uang pangkal dan uang iuran keanggotaan tidak dikembalikan dan menjdai milik P2K.

Bab IX

Ketetapan Pelayanan

Pasal 11

1. Anggota yang mendapatkan pelayanan 1 (satu) paket Pengurusan Jenazah adalah yang

tercatat dalam “Daftar Anggota“ P2K adalah : A. Anggota Warga Tetap

B. Anggota Warga Tidak Tetap

2. Pelayanan tidak diberikan apabila :

a. Peserta/Anggota telah berakhir/gugur keanggotaannya sesuai Bab VIII Pasal 9.

b. Ditempat tinggal Anggota ada saudara/famili/orang tua yang meninggal dunia namun

tidak tercatat dalam “Daftar Anggotaan P2K”

Bab X Rapat Anggota

(9)

Pasal 12

1. Rapat Anggota merupakan pemegang kedaulatan tertinggi dalam perkumpulan ini.

2. Rapat Anggota diwakili oleh pengurus RT masing-masing, yang bertindak sebagai

koordinator dan atau anggota lainnya yang ditunjuk.

3. Rapat Anggota dilaksanakan minimal 1 (satu) tahun sekali.

4. Agenda pertemuan/rapat meliputi :

a. Kebijakan umum dibidang perkumpulan, managemen, dan program P2K.

b. Laporan Kinerja Pengurus

c. Keanggotaan

d. Pelaksanaan pertemuan/rapat diatur dalam anggaran rumah tangga.

e. Hasil pertemuan/rapat dinyatakan sah menjadi keputusan, apabila telah mendapat

persetujuan sekurangkurangnya dua pertiga (2/3) dari perwakilan anggota yang hadir dalam pertemuan/rapat.

Pasal 13

Peserta rapat berhak meminta informasi dan pertanggung jawaban pengurus atas pengelolaan P2K.

Pasal 14

Hari, tanggal dan tempat serta acara pertemuan/rapat harus diberitahukan kepada anggota peserta rapat sekurangkurangnya 2 (dua) hari sebelum pertemuan/rapat dilaksanakan.

Pasal 15

1. Keputusan hasil rapat diutamakan berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat.

2. Apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah mufakat, maka pengambilan

keputusan dilakukan melalui pemungutan suara berdasarkan suara terbanyak dari perwakilan anggota yang hadir.

3. Dalam hal pemungutan suara, setiap anggota mempunyai hak satu suara.

(10)

ANGGARAN RUMAH TANGGA

Bab I Sumber Dana

Pasal 1

1. Sumber dana diperoleh dari uang pangkal sebagai sumbangan modal awal Anggota dan Iuran

wajib anggota yang sewaktu-waktu nominalnya dapat berubah sesuai perkembangannya.

2. Sumber dana lain juga dapat diperoleh dari sumbangan anggota atau pihak lain yang tidak

mengikat.

3. Besaran nominal iuran anggota sewaktu-waktu dapat disesuaikan dengan perkembangan

biaya pengurusan jenazah.

4. Perubahan besaran nominal iuran pengurusan jenazah wajib diberitahukan kepada anggota

P2K.

Bab II

Penarikan dan Besaran Iuran

Pasal 2 Penarikan Iuran

1. Penarikan Iuran anggota dikoordinir oleh pengurus RT setempat atau petugas yang ditunjuk.

2. Iuran anggota disetorkan oleh pengurus RT atau petugas yang ditunjuk kepada Bendahara

P2K.

Pasal 3

Besaran Uang Pangkal dan Iuran

1. Besaran uang pangkal yang dibayarkan satu kali saat pendaftaran adalah Rp. 25.000, (dua

puluh lima ribu rupiah) dan selanjutnya iuran per bulan sebesar Rp. 5.000, (lima ribu rupiah) per kepala keluarga dengan jumlah anggota maksimal 4 orang.

2. Bila anggota keluarga lebih dari 4 orang seperti ditentukan dalam ayat (1) pasal ini, maka

setiap penambahan 1 (satu) orang wajib membayar Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah)

3. Penerimaan Uang pangkal dan Iuran dicatat dalam Kartu Iuran Anggota serta dibukukan

kedalam pembukuan keuangan P2K.

4. Perubahan besaran Uang Pangkal bagi anggota dan Iuran anggota ditentukan pada rapat

anggota dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahannya, seperti inflasi harga.

(11)

Bab III

Biaya Pemakaman dan Operasional

Pasal 4 Biaya Pemakaman

1. Besarnya biaya pemakanan 1 (satu) paket pengurusan jenazah ditetapkan maksimal Rp.

2.500.000, (dua juta lima ratus ribu rupaih), yang digunakan untuk:

a. Pengadaan 1 (satu) set lengkap kain kafan

b. Pengadaan 1 (satu) set papan penutup kuburan

c. Memandikan dan mengkafani Jenazah oleh petugas yang ditetapkan

d. Mensholatkan yang dipimpin oleh Petugas yang ditunjuk

e. Pembayaran lahan pemakaman dipemakaman umum sesuai biaya yang telah ditetapkan.

f. Sewa tenda dan kursi di rumah duka selama 2 (dua) hari.

2. Pengantaran ke tempat pemakaman dengan Ambulan di dalam kota Depok.

3. Apabila ada keinginan diluar yang ditetapkan pada alinea 1c,1d dan 1e maka biaya yang

timbul menjadi tanggungan keluarga ahli waris.

4. Pembiayaan-pembiayaan ini tidak diberikan/dikompensasikan dalam bentuk uang, kecuali

ada permintaan dari pihak keluarga untuk dimakamkan diluar kota Depok, maka akan diberikan biaya ongkos ambulan dan biaya lahan pemakaman sebesar yang telah ditetapkan.

5. Pembiayaan-pembiayaan ini akan ditinjau kembali setiap satu tahun sekali, dan apabila

diperlukan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan

Pasal 5 Biaya Operasional

Untuk menunjang kelancaran administrasi kepengurusan P2K, maka diperlukan biaya operasional, adapun biaya tersebut dipergunakan untuk :

a. Perbaikan peralatan pemandian jenazah

b. Penggantian alat bantu yang rusak

c. Foto copy dan lainnya yang berkaitan dengan administrasi

Bab IV Pelaporan

Pasal 6

Pengurus P2K melaporkan keuangan P2K kepada anggota setiap 3 (tiga) bulan sekali pada tahun berjalan melalui pengurus RT atau petugas yang ditunjuk.

(12)

Bab V Kepengurusan

Pasal 7

Susunan pengurus P2K priode tahun 2012 s/d 2015 adalah sebagai berikut :

Pelindung : Ketua RW 07

Penanggung Jawab : Ketua DKM Baitussalam

Penasehat : H. Idris

H. Kamil H. Mamat

Ketua Pelaksana P2K : Mahmudin

Sekretaris : Agung Mulyono

Bendahara : Kasim

Koordinator Anggota : Ketua RT dilingkungan RW 07

Petugas Pengurusan/

Perlengkapan : Edward Johan

Bukhtinazar Yanto

Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Kalibaru Permai “Chairunnisa”

BAB VI

Keadaan Darurat atau Luar Biasa

Pasal 8

Keadaan Darurat atau Luar Biasa adalah suatu keadaan yang tidak diperkirakan sebelumnya, yaitu apabila anggota yang meninggal dunia dalam waktu bersamaan atau berdekatan lebih dari satu orang.

Pasal 8

Dalam keadaan seperti dimaksud dalam ayat 1 pasal ini, apabila jumlah kas tidak mencukupi, maka pembiayaan pemakaman sebagaimana ditetapkan pada anggaran rumah tanggal Bab III Pasal 4 diberikan berdasarkan jumlah uang yang ada di Kas dibagi dengan anggota yang meninggal dunia.

(13)

Bab VII Penutup

Pasal 10

1. Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam AD/ART ini, dapat diatur dan ditetapkan

kemudian oleh Pengurus P2K sepanjang tidak bertentangan dengan AD/ART.

2. Anggaran Rumah Tangga ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Anggaran

Dasar.

3. Peserta yang hadir dalam musyawarah AD/ART pertama kalinya ini, terlampir.

4. AD/ART ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Depok Pada tanggal 08 April 2012

Pengurus Perkumpulan Pengurusan Kematian (P2K)

Ketua Sekretaris

ttd ttd

Mahmudin Agung Mulyono

Mengetahui

Ketua DKM Baitussalam Ketua RW 07

ttd ttd

Referensi

Dokumen terkait