BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan yang semakin modern mengakibatkan terjadinya persaingan di dalam dunia bisnis. Persaingan ini tidak d

Teks penuh

(1)

1

Perkembangan yang semakin modern mengakibatkan terjadinya persaingan di dalam dunia bisnis. Persaingan ini tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan. Sumber daya manusia adalah salah satu faktor penentu keberhasilan dalam organisasi karena manusia memberikan kontribusi terbesar dibandingkan dengan faktor-faktor yang lain. Keberhasilan suatu organisasi salah satunya dipengaruhi oleh kinerja karyawannya. Jika kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut baik maka akan berdampak terhadap target pencapaian perusahaan.

Kinerja menurut Mangkunegara (2001: 67) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, perusahaan harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja karyawannya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, salah satunya yaitu kompensasi.

Kadarisman (2012: 9) mengatakan bahwa kompensasi adalah penghargaan kepada pegawai secara adil dam layak untuk prestasi kerja dan atas jasa yang telah dikeluarkan terhadap tujuan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi. Pemberian imbalan yang layak kepada karyawan akan berpengaruh terhadap kenyaman dan kepuasan para pekerja sehingga

Perkembangan yang semakin modern mengakibatkan terjadinya persaingan di dalam dunia bisnis. Persaingan ini tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan. Sumber daya manusia adalah salah satu faktor penentu keberhasilan dalam organisasi karena manusia memberikan kontribusi terbesar dibandingkan dengan faktor-faktor yang lain. Keberhasilan suatu organisasi salah satunya dipengaruhi oleh kinerja karyawannya. Jika kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut baik maka akan berdampak terhadap target pencapaian perusahaan.

Kinerja menurut Mangkunegara (2001: 67) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, perusahaan harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja karyawannya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, salah satunya yaitu kompensasi.

Kadarisman (2012: 9) mengatakan bahwa kompensasi adalah

(2)

mampu meningkatkan prestasi kerja mereka. Selain kompensasi, faktor motivasi kerja juga berperan penting dalam mempengaruhi kinerja karyawan.

Motivasi kerja menurut Mangkunegara (2009: 94) adalah kemauan berbuat sesuatu dalam bekerja. Motivasi kerja menjadi pendorong seorang karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tercapainya tingkat kinerja yang tinggi tidak semata-mata disebabkan oleh kompensasi yang besar akan tetapi semangat dan motivasi yang bersumber dari dalam diri pribadi karyawan tersebut, sehingga para karyawan akan memberikan yang terbaik dari dirinya demi kemajuan organisasi.

CV. Mitra Jaya merupakan salah satu perusahaan kecil dibidang produksi mesin penetas telur yang berdiri sejak tahun 1990 dengan lokasi usaha di Jl. Pulosari 1 Blok P No. 1 Malang. Pada awal berdirinya CV.

Mitra Jaya memiliki kapasitas produksi yang sangat kecil yakni 20 unit hanya dalam satu bulannya. Seiring berjalanya waktu usaha ini mendapatkan banyak pengalaman di bidang produksi mesin penetas telur otomatis sehingga sering kali melakukan inovasi di dalam desain maupun teknologi di dalam produk.

Untuk saat ini CV. Mitra Jaya telah mencapai kapasitas produksi sebesar 500 unit setiap bulannya. Bagian produksi pada perusahaan tersebut terdiri dari perkayuan, pelapisan, pelistrikan dan finishing yang menerapkan rooling kerja. CV. Mitra Jaya memiliki 4 gudang dan 46 karyawan di bagian Motivasi kerja menurut Mangkunegara (2009: 94) adalah kemauan berbuat sesuatu dalam bekerja. Motivasi kerja menjadi pendorong seorang karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tercapainya tingkat kinerja yang tinggi tidak semata-mata disebabkan oleh kompensasi yang besar akan tetapi semangat dan motivasi yang bersumber dari dalam diri pribadi karyawan tersebut, sehingga para karyawan akan memberikan yang terbaik dari dirinya demi kemajuan organisasi.

CV. Mitra Jaya merupakan salah satu perusahaan kecil dibidang produksi mesin penetas telur yang berdiri sejak tahun 1990 dengan lokasi usaha di Jl. Pulosari 1 Blok P No. 1 Malang. Pada awal berdirinya CV.

Mitra Jaya memiliki kapasitas produksi yang sangat kecil yakni 20 unit hanya dalam satu bulannya. Seiring berjalanya waktu usaha ini mendapatkan banyak pengalaman di bidang produksi mesin penetas telur otomatis sehingga sering kali melakukan inovasi di dalam desain maupun teknologi di dalam produk.

(3)

produksi. 60% karyawan yang bekerja di CV. Mitra Jaya berasal dari warga sekitar perusahaan dan 40% karyawan berasal dari berbagai daerah di Malang.

Tabel 1.1 Data Produksi CV. Mitra Jaya Tahun 2012- 2015

Tahun Target

Produksi Realisasi Presentase (%) Keterangan 2012 6.000 unit 5.623 unit 6,3 % Tercapai 2013 6.000 unit 5.709 unit 4,8 % Tercapai 2014 6.000 unit 5.443 unit 9,3 % Tercapai 2015 6.000 unit 5.218 unit 13 % Tidak tercapai Hasil: wawancara dari sumber CV. Mitra Jaya

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produksi karyawan belum mencapai target dan cenderung menurun dari tahun 2012 dan presentase terbesar terjadi pada tahun 2015 yaitu 13% sedangkan standar yang ditolerir oleh perusahaan adalah 10%. Kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya sudah bagus namun pencapaian kuantitas produk mesin penetas telur di CV. Mitra Jaya cenderung menurun di latar belakangi oleh rendahnya tingkat motivasi kerja dan kompensasi yang diberikan kepada karyawan.

Pemberian kompensasi pada CV. Mitra Jaya terbagi menjadi dua yaitu kompensasi langsung dan kompensasi tidak langsung. Kompensasi langsung yang diterapkan oleh perusahaan terhitung sangat rendah yaitu Rp.

1.600.000,- setiap bulannya. Sementara jumlah gaji yang diterima karyawan tersebut masih jauh dibawah UMR kota Malang yaitu sebesar Rp.

Tabel 1.1 Data Produksi CV. Mitra Jaya Tahun 2012- 2015

Tahun Target

Produksi Realisasi Presentase (%) Keterangan 2012 6.000 unit 5.623 unit 6,3 % Tercapai 2013 6.000 unit 5.709 unit 4,8 % Tercapai 2014 6.000 unit 5.443 unit 9,3 % Tercapai 2015 6.000 unit 5.218 unit 13 % Tidak tercapai Hasil: wawancara dari sumber CV. Mitra Jaya

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produksi karyawan belum mencapai target dan cenderung menurun dari tahun 2012 dan presentase terbesar terjadi pada tahun 2015 yaitu 13% sedangkan standar yang ditolerir oleh perusahaan adalah 10%. Kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya sudah bagus namun pencapaian kuantitas produk mesin penetas telur di CV. Mitra Jaya cenderung menurun di latar belakangi oleh rendahnya tingkat motivasi kerja dan kompensasi yang diberikan kepada karyawan.

Pemberian kompensasi pada CV. Mitra Jaya terbagi menjadi dua yaitu

(4)

2.026.000,-. Karyawan dituntut untuk bekerja selama 7 jam setiap harinya dan menggunakan alat-alat yang berbahaya serta menguras tenaga karena berhubungan dengan proses produksi mesin.

Sedangkan dalam pemberian kompensasi tidak langsung, perusahaan memberikan tanggungan kesehatan atau BPJS dan THR yang diberikan menjelang hari raya. Beban kerja yang diberikan oleh perusahaan tidak sebanding dengan gaji yang diterima karyawan yang menyebabkan karyawan kurang puas dalam melaksanakan pekerjaannya. Sutrisno (2009:

189) mengemukakan bahwa untuk meningkatkan prestasi kerja perusahaan harus memberikan kompensasi yang layak kepada para karyawan sesuai dengan kemampuan perusahaan sendiri.

Selain itu, tingkat motivasi dari karyawan juga mempengaruhi kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya. Hasibuan (2002: 141) mengemukakan bahwa pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Artinya, karyawan yang mempunyai antusias dan giat dalam bekerja, akan mencapai kinerja yang tinggi.

Kekompakan yang terjalin antar karyawan di CV. Mitra Jaya mendorong kebutuhan afiliasi dan kebutuhan akan kekuasaan yang tinggi karena memerlukan interaksi sosial yang baik. Sedangkan tidak adanya promosi kerja dan reward bagi karyawan yang mempunyai prestasi baik yang mengakibatkan karyawan tidak bergairah untuk berprestasi dalam Sedangkan dalam pemberian kompensasi tidak langsung, perusahaan memberikan tanggungan kesehatan atau BPJS dan THR yang diberikan menjelang hari raya. Beban kerja yang diberikan oleh perusahaan tidak sebanding dengan gaji yang diterima karyawan yang menyebabkan karyawan kurang puas dalam melaksanakan pekerjaannya. Sutrisno (2009:

189) mengemukakan bahwa untuk meningkatkan prestasi kerja perusahaan harus memberikan kompensasi yang layak kepada para karyawan sesuai dengan kemampuan perusahaan sendiri.

Selain itu, tingkat motivasi dari karyawan juga mempengaruhi kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya. Hasibuan (2002: 141) mengemukakan bahwa pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Artinya, karyawan yang mempunyai antusias dan giat dalam bekerja, akan mencapai kinerja yang tinggi.

Kekompakan yang terjalin antar karyawan di CV. Mitra Jaya

(5)

melakukan pekerjaannya mengakibatkan menurunnya tingkat motivasi kerja pada setiap karyawan. Pemberian kompensasi dan tingkat motivasi kerja yang tidak sesuai dengan keinginan karyawan akan mempengaruhi kinerja karyawan.

Berdasarkan masalah yang telah dijelaskan diatas pada karyawan produksi CV. Mitra Jaya yang akan dijadikan obyek penelitian dan penelitian yang dilakukan oleh Martinue, E. (2016) yang berjudul “Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.

Devina Surabaya” dengan hasil penelitian bahwa kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan mendukung penelitian yang dilakukan oleh penulis. Melalui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan CV. Mitra Jaya, penulis tertarik untuk mengadakan suatu penelitian dengan judul “Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV.

Mitra Jaya”.

B. Perumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dan batasan masalah yang menjadi desain riset saya sebagai berikut:

1. Bagaimanakah kinerja karyawan, kompensasi dan motivasi kerja di CV.

Mitra Jaya?

2. Apakah kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya?

karyawan.

Berdasarkan masalah yang telah dijelaskan diatas pada karyawan produksi CV. Mitra Jaya yang akan dijadikan obyek penelitian dan penelitian yang dilakukan oleh Martinue, E. (2016) yang berjudul “Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.

Devina Surabaya” dengan hasil penelitian bahwa kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan mendukung penelitian yang dilakukan oleh penulis. Melalui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan CV. Mitra Jaya, penulis tertarik untuk mengadakan suatu penelitian dengan judul “Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV.

Mitra Jaya”.

B. Perumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dan batasan masalah yang menjadi desain riset saya sebagai berikut:

(6)

3. Manakah dari variabel kompensasi dan motivasi kerja yang lebih kuat berpengaruh terhadap kinerja karyawan di CV. Mitra Jaya?

C. Batasan Masalah

Dalam penelitian ini penulis memberi batasan objek penelitian dan teori setiap variable. Objek yang diteliti difokuskan pada karyawan bagian produksi di CV. Mitra Jaya dengan jumlah karyawan 46 orang. Variabel kinerja karyawan dengan teori Mangkunegara yang menyebutkan kinerja adalah kuantitas, kualitas dan ketepatan waktu. Teori kompensasi adalah penghargaan kepada pegawai secara adil dan layak untuk prestasi kerja dan atas jasa yang telah dikeluarkan terhadap tujuan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi mengacu pada teori kadarisman, serta kompensasi terbatas pada kompensasi langsung. Teori motivasi akan pencapaian, afiliasi dan kekuasaan mengacu pada teori McCellend’s. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja terbatas pada teori Simamora.

D. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian tersebut sebegai berikut:

1. Untuk mendeskripsikan kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan CV. Mitra Jaya.

2. Untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan CV. Mitra Jaya.

C. Batasan Masalah

Dalam penelitian ini penulis memberi batasan objek penelitian dan teori setiap variable. Objek yang diteliti difokuskan pada karyawan bagian produksi di CV. Mitra Jaya dengan jumlah karyawan 46 orang. Variabel kinerja karyawan dengan teori Mangkunegara yang menyebutkan kinerja adalah kuantitas, kualitas dan ketepatan waktu. Teori kompensasi adalah penghargaan kepada pegawai secara adil dan layak untuk prestasi kerja dan atas jasa yang telah dikeluarkan terhadap tujuan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi mengacu pada teori kadarisman, serta kompensasi terbatas pada kompensasi langsung. Teori motivasi akan pencapaian, afiliasi dan kekuasaan mengacu pada teori McCellend’s. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja terbatas pada teori Simamora.

mempengaruhi kinerja terbatas pada teori Simamora.

D. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian tersebut sebegai berikut:

1. Untuk mendeskripsikan kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja

(7)

3. Untuk mengetahui variabel kompensasi dan motivasi kerja yang lebih kuat berpengaruh terhadap kinerja karyawan CV. Mitra Jaya.

E. Manfaat Penelitian 1. Bagi perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi yang bermanfaat dan masukan bagi CV Mitra Jaya mengenai kompensasi dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.

2. Bagi pihak lain

Diharapkan bisa menambah bahan referensi yang bermanfaat dan masukan untuk penelitian selanjutnya tentang kompensasi dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk penelitian yang lebih baik.

E. Manfaat Penelitian 1. Bagi perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi yang bermanfaat dan masukan bagi CV Mitra Jaya mengenai kompensasi dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.

2. Bagi pihak lain

Diharapkan bisa menambah bahan referensi yang bermanfaat dan masukan untuk penelitian selanjutnya tentang kompensasi dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk penelitian yang lebih baik.

Figur

Tabel 1.1 Data Produksi CV. Mitra Jaya Tahun 2012-  2015

Tabel 1.1

Data Produksi CV. Mitra Jaya Tahun 2012- 2015 p.3

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :