• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Tahap Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Tahap Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis"

Copied!
72
0
0

Teks penuh

(1)

75 1. Tahap Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis

Inkuiri Terbimbing pada Materi Momentum, Impuls dan Tumbukan Tahap pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan dibagi kedalam empat tahap pengembangan yaitu tahap pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate), diperoleh hasil penelitian berupa pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing sebagai berikut:

a. Tahap Pendefenisian ( define )

Tahap pendefenisian dilakukan untuk menetapkan dan men-defenisikan syarat-syarat pembelajaran dengan menganalisis kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran dan materi pelajaran yang dikembangkan dalam LKPD. Tahap pendefenisian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu tahap analisis ujung depan, tahap analisis peserta didik, tahap analisis tugas, tahap analis konsep dan perumusan tujuan pembelajaran.

1) Tahap Analisis Ujung Depan

Tahap analisis ujung depan dilakukan analisis terhadap Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KD) untuk materi momentum, impuls dan tumbukan yang sesuai dengan kurikulum

(2)

2013 revisi 2016. Untuk Kompetensi inti terdiri dari empat KI seperti yang terdapat pada tabel 4.1.

Tabel 4.1. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggun

g jawab, peduli (gotongroyong, kerja sama, toleran, damai), sa ntun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenega raan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait pengembagan dari dipelajarainya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Sumber: Silabus Mata Pelajaran Fisika SMA/MA Revisi 2016 Tahap analisis kurikulum dilakukan dengan menjabarkan kompetensi dasar menjadi beberapa indikator. Kompetensi dasar dan Indikator terdapat pada Tabel 4.2.

Tabel 4.2. KD dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3.10 Menerapkan

konsep momentum dan impuls, serta hukum kekekalan momentum dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan ke-1

3.10.1 Mendefenisikan konsep momentum berdasarkan hasil kegiatan.

3.10.2 Menghitung besar momentum suatu benda.

3.10.3 Mendefenisikan konsep impuls berdasarkan hasil kegiatan.

3.10.4 Menghitung besar suatu impuls. 3.10.5 Menyelesaikan permasalahan yang

berkaitan dengan hubungan momentum dan impuls.

Pertemuan ke-2

(3)

Tabel 4.2. KD dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator

momentum. Pertemuan 3-4

3.10.7 Membedakan tumbukan lenting sempurna, tumbukan lenting sebagian, dan tumbukan tidak lenting sama sekali.

Pertemuan ke-5

3.10.8 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan penerapan konsep momentum dan impuls.

Sumber: Buku Guru Fisika Kelas X SMA/MA 2) Tahap Analisis Peserta Didik

Analisis peserta didik dilakukan untuk melihat keadaan peserta didik, kendala-kendala yang dihadapi peserta didik dalam belajar fisika. Kegiatan analisis peserta didik dilakukan dikelas X IPA 3 MAN Salido dengan jumlah peserta didik 26 orang dan usia rata-rata mereka adalah ±16 tahun, yang terdiri dari 22 orang perempuan dan 4 orang laki-laki.

Hasil wawancara terhadap peserta didik kelas X IPA 3 yang dilaksanakan saat obeservasi di MAN Salido diperoleh informasi bahwa sebagian peserta didik tidak senang belajar fisika dan menganggap fisika merupakan sebuah pelajaran yang identik dengan rumus, tidak menarik dan sulit untuk dipahami.

Hasil wawancara dengan guru fisika MAN Salido saat obeservasi yang berinisial “S” terkait keadaan dan realita yang terjadi pada peserta didik di MAN Salido diperoleh informasi bahwa motivasi, perhatian dan prestasi peserta didik dari tahun-ketahun semakin menurun, dan yang lebih penting dari itu semakin

(4)

menurunnya rasa menghormati peserta didik kepada gurunya. Selain itu dalam melakukan proses pembelajaran dengan model pembelajaran K-13 belum tersedianya bahan ajar yang memuat sintaks model pembelajaran K-13.

3) Tahap Analisis Tugas

Tahap analisis tugas dilakukan untuk merancang materi yang dikembangkan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Berdasarkan KD dan penjabaran indikator yang telah dilakukan pada analisis kurikulum selanjutnya pada tahap ini dirumuskan materi pembelajaran dan aktivitas pembelajaran yang berhubungan dengan tercapainya indikator-indikator yang diharapkan. Karena LKPD yang dikembangkan berbasis model inkuiri terbimbing, maka aktivitas pembelajaran yang ditentukan dalam LKPD dihubungkan dengan komponen inkuiri terbimbing .

Tahap analisis tugas dilakukan pengumpulan bahan-bahan pustaka dari berbagai sumber yang dijadikan rujukan baik buku cetak, elektronik maupun internet dalam menyusun tugas-tugas yang disajikan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

4) Tahap Analis Konsep

Tahap analisis konsep dilakukan dengan mengidentifikasi konsep-konsep utama materi moementum, impuls dan tumbukan dari berbagai sumber buku dan internet serta menyusun secara sistematis dan memerinci konsep-konsep serta mengaitkan konsep

(5)

yang satu dengan konsep lain yang relevan sehingga membentuk sebuah mind mapping materi momentum, impuls dan tumbukan. 5) Perumusan Tujuan Pembelajaran

Perumusan tujuan pembelajaran dilakukan setelah melakukan analisis kurikulum , KD, penjabaran indikator, materi pembelajaran dan konsep-konsep pada materi momentum, impuls dan tumbukan. Tujuan pembelajaran pada materi momentum, impuls dan tumbukan adalah sebagai berikut:

Pertemuan ke-1

a) Setelah melakukan diskusi yang berkaitan dengan momentum, peserta didik dapat mendefenisikan konsep momentum.

b) Setelah melakukan kajian literatur tentang momentum peserta didik dapat menghitung momentum suatu benda. c) Setelah melakukan kegiatan yang berkaitan dengan impuls,

peserta didik dapat mendefenisikan konsep impuls.

d) Setelah peserta didik melakukan kajian literatur tentang impuls peserta didik dapat menghitung besar suatu impuls. e) Setelah diberi penjelasan oleh guru mengenai hubungan

impuls dan momentum, peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan momentum dan impuls.

(6)

Pertemuan ke-2

f) Setelah melakukan kegiatan eksperimen tentang hukum kekekalan momentum, peserta didik dapat menjelaskan prinsip hukum kekekalan momentum.

Pertemuan ke 3-4

g) Setelah melakukan kegiatan eksperimen tentang tumbukan, peserta didik dapat membedakan jenis-jenis tumbukan. h) Setelah mendapat penjelasan dari guru, peserta didik dapat

memecahkan masalah yang berkaitan dengan tumbukan. Pertemuan ke-5

i) Setelah melakukan tanya jawab dengan guru, peserta didik dapat menyebutkan contoh penerapan dari konsep momentum dan impuls.

j) Setelah melakukan diskusi kelompok, peserta didik dapat membuat roket sederhana dengan menerapkan hukum kekekalan momentum.

k) Setelah melakukan tanya jawab dengan guru, peserta didik dapat menyelasaikan permasalahan yang berkaitan dengan penerapan momentum dan impuls.

2. Tahap Perancangan (Design)

Tahap Perancangan merupakan tahap menyusun LKPD yang sesuai dengan KI, KD, Indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran serta konsep-konsep penting yang telah dirumuskan.

(7)

LKPD yang dirancang adalah LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan untuk peserta didik kelas X Madrah Aliyah.

a. Perancangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing

Tahap perancangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing secara garis besar dilakuan seperti langkah-langkah berikut:

1) Merancang susunan materi pembelajaran, kegiatan, tugas-tugas dan evaluasi yang sudah dianalisis pada tahap define.

2) Membuat desain backgroud tampilan LKPD agar terlihat lebih menarik.

3) Memilih gambar-gambar yang menarik yang sesuai dengan materi dan sesuai dengan dunia peserta didik.

4) Menyusun dan mengatur tata letak materi agar terlihat menarik. 5) Menyesuaikan urutan rentetan penyajian materi agar peserta

didik dapat belajar sesuai dengan sintaks model pembelajaran inkuiri terbimbing.

Rancangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing adalah sebagai berikut:

1) Identitas Produk

Bentuk fisik: bahan ajar cetak (material prinnted)

Judul: Lembar Kerja Peserta Didik Momentum, Impuls dan Tumbukan Nama pengarang : Afdal Dinihaq

(8)

Ukuran kertas: A4 (210 mm x 297 mm) 2) Sampul Buku

a) Sampul Depan

Gambar 4.1 Sampul Depan

Sampul depan LKPD ini terdiri dari judul yang disesuaikan dengan pokok bahasan yang dikembangkan berjudul “Lembar Kerja Peserta Didik Momentum, Impuls dan Tumbukan”, satuan pendidikan, kelas, jumlah pertemuan dan kotak nama-nama kelompok. Sedangkan gambar cover LKPD disesuaikan dengan materi yang dibahas dalam LKPD yaitu momentum, impuls dan tumbukan, hal ini bertujuan agar pembaca mampu mengetahui makna dari judul sebelum mebuka isi dari LKPD tersebut.

(9)

b) Sampul Belakang

Gambar 4.2 Sampul Belakang

Sampul belakang dibuat berbeda dengan sampul depan. Pada sampul belakang peneliti mendesainnya dengan mengenalkan sebagian ilmuan-ilmuan muslim serta penemuannya. Hal ini bertujuan agar peserta didik mengetahui bahwa jauh sebelum ilmuan non-muslim menemukan temuan dalam bidang pengetahuan dan sains islam sudah dahulu menemukannya.

(10)

3) Kata pengantar

Gambar 4.3 Kata Pengantar

Kata pengantar ditempatkan pada halaman awal LKPD sebagai pembuka komunikasi penulis dengan pembaca. Isi dari kata pengatar adalah upaya penulis untuk berkomunikasi dengan pembaca, dengan menerapkan berberapa prinsip, yaitu: a) memberikan saran bahwa LKPD ini penting dan layak untuk dipelajari, b) ucapan terimakasih kepada orang-orang yang telah membantu demi terciptanya LKPD, c) harapan penulis untuk pengembangan kedepannya.

(11)

4) Petunjuk Belajar

Gambar 4.4 Petunjuk Belajar

Petunjuk belajar berisikan pedoman yang mencakup petunjuk apa yang harus dilakukan peserta didik dalam belajar dan apa yang harus dilakukan oleh guru, langkah-langkah penggunaan LKPD, sehinngga peserta didik dengan mudah memahami materi yang terdapat didalam LKPD.

(12)

5) Daftar isi

Gambar 4.5 Daftar Isi

Daftar isi berisi pokok-pokok pembelajaran yang akan dibahas pada halaman isi dan disertakan daftar halaman dari seluruh bagian pembelajaran yang terdapat pada LKPD, agar pembaca dengan mudah menemukan pokok bahasan yang dicari.

(13)

6) Mind Mapping

Gambar 4.6 Mind Mapping

Mind Mapping berisi gambaran poin-poin penting yang akan dibahas dalam materi momentum, impuls dan tumpukan, serta hubungan/keterkaitan antara masing-masing materi tersebut. Mind Mapping dibuat dengan menggukan aplikasi Edraw Mind Map.

(14)

7) Ayo Buktikan!

Gambar 4.7 Ayo Buktikan

LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan dilengkapi dengan kegiatan “ayo buktikan!” Didalamnya berisi percobaan, alat dan bahan, langkah-langkah percobaan dan menuliskan hasil percobaan dikolom yang telah disediakan.

(15)

8) Konsep dan Contoh

Gambar 4.8 Konsep Materi

(16)

Kolom konsep merupakan konsep penting dari materi yang dipelajari. Konsep dimunculkan setelah peserta didik merumuskan kesimpulan, agar peserta didik dapat membandingkan hasil percobaannya dengan konsep yang sebenarnya. Selain itu, peserta akan tahu benar atau salahnya kesimpulan yang telah dirumuskannya.

LKPD juga dilengkapi dengan contoh soal sebagai bahan untuk berlatih bagi peserta didik sebelum mengerjakan soal-soal evaluasi. Contoh soal ini berguna untuk memudahkan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal evaluasi dan belajar mandiri.

9) Sekilas Info

Gambar 4.10 Sekilas Info

LKPD berbasis inkuiri terbimbing juga dilengkapi dengan informasi singkat sekilas info yang berguna untuk menyampaikan informasi penting dan menarik. Hal ini dibuat agar LKPD berbasis lebih menarik motivasi peserta didik dalam belajar.

(17)

10) Rahasia Islam

Gambar 4.11 Rahasia Islam

Rahasia islam berisikan informasi singkat seputar islam yang berkaitan dengan pembelajaran. Pada rahasia islam terdapat ayat Al-Qur’an, terjemahan, tafsirannya dan disertai dengan pesan-pesan yang terkandung didalamnya dengan tujuan agar dapat menambah wawasan keislaman peserta didik.

(18)

11) Teka-teki Silang

Gambar 4.12 Teka-teki Silang

LKPD berbasis inkuiri terbimbing juga dilengkapi dengan teka-teki silang. Teka-teki silang ini dapat membantu peserta didik untuk menghilangkan kejenuhan setelah peserta didik belajar. Namun pertanyaan yang ada dalam teka-teki silang masih tetap berkaitan dengan materi momentum, impuls dan tumbukan.

(19)

12) Evaluasi

Gambar 4.13 Evaluasi

LKPD berbasis inkuiri terbimbing juga dilengkapi dengan evaluasi. Evaluasi pada LKPD terdapat soal pilihan ganda, essay dan teka-teki silang. Evaluasi dimaksudkan untuk latihan dan mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran.

(20)

13) Daftar Pustaka

Gambar 4.14 Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi referensi bahan bacaan yang relevan dengan materi ajar yang ada dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing. b. Perancangan Instrumen Penilaian Penelitian

1) Lembar Validitas LKPD

Lembar validitas LKPD dirancang untuk dijadikan acuan dalam menilai validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Lembar validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing divalidasikan oleh 3 orang validator insrtumen. Lembar validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing digunakan setelah

(21)

ketiga validator instrumen menyatakan bahwa instumen atau lembar validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing telah layak digunakan/valid.

Lembar validasi LKPD berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 5 indikator pertanyaan yaitu : kelayakan isi, kesesuaian dengan model pembelajaran, kesesuaian dengan syarat didaktis, kesesuaian dengan syarat konstruksi (kebahasaan), dan kesesuaian dengan syarat teknis (kegrafisan). Lembar validasi LKPD berbasis inkuiri terbimbing diisi oleh 1 orang dosen fisika, 1 orang dosen bahasa, 1 orang dosen media, dan 2 orang guru fisika MAN Salido.

2) Lembar Praktikalitas LKPD (untuk guru)

Lembar praktikalitas LKPD untuk guru dirancang untuk dijadikan acuan dalam menilai tingkat kepraktisan penggunaan dari LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Lembar praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing divalidasikan oleh 3 orang validator insrtumen dan digunakan setelah ketiga validator instrumen menyatakan bahwa instumen atau lembar praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing telah layak digunakan/valid.

Angket praktikalitas LKPD yang disebarkan digunakan untuk mengetahui kepraktisan dari LKPD berbasis inkuiri

(22)

terbimbing terdiri dari 15 pernyataan yang diisi oleh 2 orang guru Fisika MAN Salido.

3) Lembar Praktikalitas LKPD (untuk peserta didik)

Lembar praktikalitas LKPD untuk peserta didik dirancang untuk dijadikan acuan dalam menilai tingkat kepraktisan peserta didik ketika menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Lembar praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik divalidasikan oleh 3 orang validator insrtumen dan digunakan setelah ketiga validator instrumen menyatakan bahwa instumen atau lembar praktikalitas LKPD Berbasis inkuiri terbimbinng untuk peserta didik telah layak digunakan/valid.

Angket yang disebarkan untuk mengetahui kepraktisan dari LKPD Berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik terdiri dari 11 pernyataan yang disebarkan untuk skala kecil dinilai oleh 6 orang peserta didik dan untuk sakala yang lebih luas dengan 20 orang peserta didik.

4) Lembar Efektifitas LKPD

Lembar efektifitas LKPD dirancang untuk dijadikan acuan dalam menilai tingkat keefektifan LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan. Lembar efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik divalidasikan oleh 3 orang validator insrtumen dan digunakan setelah ketiga

(23)

validator instrumen menyatakan bahwa instumen atau lembar efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik telah layak digunakan/valid.

Angket yang disebarkan untuk mengetahui keefektifan dari LKPD Berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 8 pernyataan yang diisi oleh 20 orang peserta didik peserta didik kelas X IPA 3 MAN Salido.

c. Tahap Pengembangan (Develop)

Tujuan tahap ini adalah untuk dihasilkannya LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan kelas X MAN Salido yang valid dan praktis. Pada tahap ini dilakukan uji validitas instrumen, uji validitas LKPD dan paraktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls kelas X MAN Salido.

1) Tahap Validitas Instrumen

Data dan hasil validitas instrumen LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls kelas X MAN Salido dapat dilihat pada tabel 4.3.

Tabel 4.3. Hasil Validasi 3 Orang Validator untuk Lembar Validitas LKPD

No Pernyataan

Validator YR NH FU 1

Petunjuk penilaian instrumen validasi LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah jelas.

4 3 4

2 Aspek-aspek penilaian sudah mencakup

(24)

Tabel 4.3. Hasil Validasi 3 Orang Validator untuk Lembar Validitas LKPD No Pernyataan Validator YR NH FU inkuiri terbimbing. 3

Aspek-aspek penilaian ditulis dengan bahasa yang jelas dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

4 3 4

4 Instrumen menggunakan bahasa yang

komunikatif dan mudah dipahami. 4 3 4

Jumlah skor 15 12 15

Jumlah Total Skor 42

Skor Maksimum 48

Rata-rata Skor (%) 87.5

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.3 menunjukkan bahwa lembar penilaian validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sangat valid dengan nilai rata-rata 87.50 %. Hasil pengolahan validitas lembar penilaian validitas LKPD lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 8.

Hasil analisis data reliabilitas lembar penilaian validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.889 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa lembar penilaian validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls layak untuk digunakan.

(25)

Data hasil validitas lembar penilaian praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dapat dilihat pada tabel 4.4.

Tabel 4.4. Hasil Validasi 3 Orang Validator untuk Lembar Praktikalitas

No Pernyataan

Validator YR NH FU 1

Petunjuk penilaian instrumen praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah jelas.

4 3 4

2

Aspek-aspek penilaian sudah mencakup komponen kepraktisan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

4 3 3

3

Aspek-aspek penilaian ditulis dengan bahasa yang jelas dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

4 3 4

4 Instrumen menggunakan bahasa yang

komunikatif dan mudah dipahami. 4 3 4

Jumlah skor 16 12 15

Jumlah Total Skor 43

Skor Maksimum 48

Rata-rata Skor (%) 89.58

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.4 menunjukkan bahwa lembar penilaian praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls sangat valid dengan nilai rata-rata 89,58%. Hasil pengolahan validitas lembar penilaian praktikalitas LKPD lebih lengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 8.

Analisis data reliabilitas lembar penilaian praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.923

(26)

dengan indeks reliabilitas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa lembar penilaian praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls layak untuk digunakan.

Data hasil validitas lembar penilaian efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dapat dilihat pada tabel 4.5.

Tabel 4.5. Hasil Validasi 3 Orang Validator untuk Lembar Efektifitas

No Pernyataan

Validator YR NH FU 1

Petunjuk penilaian instrumen efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah jelas.

4 3 4

2

Aspek-aspek penilaian ditulis dengan bahasa yang jelas dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

4 3 4

3 Instrumen menggunakan bahasa yang

komunikatif dan mudah dipahami. 4 3 4 4

Instrumen efektifitas sudah sesuai dengan ketentuan angket/instrumen yang telah ada.

4 3 3

Jumlah skor masing-masing validator 16 12 15

Jumlah Total Skor 43

Skor Maksimum 48

Rata-rata Skor (%) 89.58

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.5 menunjukkan bahwa lembar penilaian efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls sangat valid dengan nilai rata-rata 89.58%. Hasil pengolahan validitas lembar penilaian validitas LKPD lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 8.

(27)

Analisis data reliabilitas lembar penilaian efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.923 dengan indeks reliabilitas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa lembar penilaian efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls layak untuk digunakan.

2) Tahap Validitas LKPD

Setelah angket dinyatakan valid oleh valiadator dan LKPD berbasis inkuiri terbimbing selesai dirancang dan dicetak, selanjutnya LKPD berbasis inkuiri terbimbing divalidasikan terlebih kepada beberapa orang validator untuk dilakukan pengecekan dan penyempurnaan sebelum LKPD berbasis inkuiri terbimbing diuji cobakan dilapangan.

Validator LKPD berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 5 orang validator yang akan menilai 5 indikator yang terdapat dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing yaitu; kelayakan isi, kesesuaian dengan model pembelajaran, kesesuaian dengan syarat didaktis, kesesuaian dengan syarat kebahasaan dan desain yang digunakan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Skor tertinggi dari masing-masing indikator adalah 4 dan terendah adalah 1. Sehingga skor tertinggi yang diperoleh dari 5 validator untuk 1

(28)

indikator adalah 20. Valid atau tidaknya perindikator dilihat dari rata-rata skor yang diperoleh dari 5 validator.

Kelima indikator tersebut dijabarkan dalam beberapa pertanyaan.

a) Kelayakan Isi

LKPD yang dikembangkan haruslah memiliki Kelayakan isi yang sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang diharapkan dari kurikulum. LKPD berbasis inkuiri terbimbing dinilai dari indikator pertanyaan yang terdapat pada angket validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Instrumen validasi pada indikator kelayakan isi bahan ajar terdapat lima pernyataan. Nilai untuk setiap pernyataan pada indikator kelayakan isi bahan ajar dapat dilihat pada Tabel 4.6.

Tabel 4.6. Hasil Validasi 5 Orang Validator untuk Indikator Kelayakan Isi. No Pernyataan Validator YR MS HE MT AS 1 Kelengkapan LKPD sebagai bahan ajar (judul, petunjuk belajar, KD, informasi pendukung, tugas/langkah kerja, dan penilaian) sudah lengkap.

4 3 4 3 3

2

LKPD yang disajikan sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar.

4 3 4 3 3

3

LKPD yang disajikan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

4 4 4 3 3

4

LKPD memudahkan peserta didik berinteraksi

dengan materi

(29)

Tabel 4.6. Hasil Validasi 5 Orang Validator untuk Indikator Kelayakan Isi. No Pernyataan Validator YR MS HE MT AS pembelajaran. 5 LKPD menyajikan tugas-tugas yang meningkatkan pemahaman peseta didik terhadap materi pembelajaran.

4 4 4 3 3

Jumlah Skor 20 18 20 15 15

Jumlah Total Skor 88

Skor Maksimum 100

Rata-rata Skor (%) 88

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.6 menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki penyajian isi/materi momentum, impuls dan tumbukan sangat valid. Dari nilai lima pernyataan didapatkan nilai rata-rata 88% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa penyajian materi dalam LKPD sudah sesuai. Hasil pengolahan validitas dari kelayakan isi LKPD lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13.

Analisis data reliabilitas validitas kelayakan isi LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.952 dengan indeks reliabilitas sangat tinggi.

(30)

b) Kesesuaian dengan Model Pembelajaran

LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan haruslah memiliki alur yang sesuai dengan sintaks model pembelajaran inkuiri terbimbing. Instrumen validasi pada indikator kesesuaian LKPD dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing terdapat lima pernyataan. Nilai untuk setiap pernyataan dapat dilihat pada Tabel 4.7.

Tabel 4.7. Nilai Rata-rata 5 Orang Validator untuk Indikator Kesesuaian dengan Model Pembelajaran

No Pernyataan

Validator

YR MS HE MT AS

1

LKPD menyajikan orientasi yang sesuai dengan materi momentum, impuls dan tumbukan.

4 3 4 3 3

2 LKPD menyajikan masalah dan perumusan masalah yang jelas

4 4 4 3 3

3

LKPD menyajikan perumusan masalah yang membuat peserta didik bisa berhipotesis.

4 4 4 3 3

4

LKPD mampu merangsang peserta didik untuk mencari tahu suatu konsep berdasarkan eksperimen yang dilakukan.

4 4 4 3 3

5

Hasil eksperimen membuat peserta didik dengan mudah mengevaluasi hipotesis untuk merumuskan kesimpulan.

4 3 4 3 4

Jumlah Skor 20 18 20 15 16

Jumlah Total Skor 89

Skor Maksimum 100

Rata-rata Skor (%) 89

(31)

Tabel 4.7. menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh adalah 89% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian antara tahapan inkuiri terbimbing dengan kegiatan yang terdapat LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah sesuai. Hasil pengolahan validitas LKPD dari aspek kesesuaian dengan sintaks model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13.

Analisis data reliabilitas validitas kesesuaian LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.889 dengan indeks reliabilitas sangat tinggi.

c) Kesesuaian dengan Syarat Didaktis

Indikator kesesuaian dengan syarat didaktis dalam LKPD berbasis inkuiri terbing pada materi momentum dan impuls terdapat enam pernyataan. Nilai untuk setiap pernyataan dapat dilihat pada Tabel 4.8.

Tabel 4.8. Hasil Validasi Indikator Kesesuaian dengan Syarat Didaktis No Pernyataan Validator YR MS HE MT AS 1 Permasalahan yang disajikan dalam LKPD menuntut peserta didik dalam penemuan konsep.

(32)

Tabel 4.8. Hasil Validasi Indikator Kesesuaian dengan Syarat Didaktis No Pernyataan Validator YR MS HE MT AS 2 LKPD mempertimbangkan

perbedaan peserta didik. 4 3 4 4 4 3 Mendorong peserta didik

untuk belajar dan bekerja. 4 3 4 4 4 4 LKPD melatih kemandirian

belajar peserta didik. 4 3 4 3 4 5 LKPD melatih peserta didik berpikir kritis dalam

pemecahan masalah.

4 3 4 4 4

6 Meningkatkan rasa ingin

tahu peserta didik. 4 3 4 4 4

Jumlah Skor 24 18 24 23 24

Jumlah Total Skor 113

Skor Maksimum 120

Rata-rata Skor (%) 94.17

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.8 menunjukkan bahwa kesesuaian LKPD berbasis inkuiri terbimbing dengan syarat didaktis sebuah bahan ajar adalah 94.17% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impul dan tumbukan sudah sesuai dengan syarat didaktis sebuah bahan ajar. Hasil pengolahan validitas LKPD dari aspek kesesuaian dengan syarat didaktis dapat dilihat pada lampiran 13.

Analisis data reliabilitas validitas kesesuaian LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dengan syarat didaktis diolah dengan SPSS. Hasil

(33)

pengolahan data diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.971 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi.

d) Kesesuaian dengan Syarat Konstruksi ( Kebahasaan)

Indikator kesesuaian dengan syarat konstruksi (kebahasaan) terdapat lima pernyataan. Nilai untuk setiap pernyataan pada indikator Kesesuaian dengan syarat konstruksi ( kebahasaan) dapat dilihat pada Tabel 4.9.

Tabel 4.9. Hasil Validasi Indikator Kesesuaian dengan Syarat Konstruksi (Kebahasaan)

No Pernyataan

Validator

YR MS HE MT AS 1

Bahasa yang digunakan dalam LKPD sederhana dan relevan.

4 3 4 4 3

2

Bahasa yang digunakan dalam LKPD

komunikatif.

4 3 3 4 3

3

Bahasa yang digunakan dalam LKPD mudah dipahami.

4 3 4 4 3

4

Bahasa yang digunakan dalam LKPD

sederhana, pendek dan jelas.

4 3 3 4 3

5

Bahasa yang digunakan dalam LKPD sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik. 4 3 4 3 3 Jumlah Skor 20 15 18 19 15

Jumlah Total Skor 87

Skor Maksimum 100

Rata-rata Skor (%) 87

(34)

Tabel 4.9 menunjukkan bahwa kesesuaian tata bahasa dalam penulisan LKPD dengan syarat konstruksi (kebahasaan) adalah 87% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa kelima validator sependapat bahwa bahasa yang digunakan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls sudah sesuai dengan syrarat kebahasaan. Hasil pengolahan validitas LKPD dari aspek kesesuaian dengan syarat konstruksi lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13.

Analisis data reliabilitas validitas kesesuaian LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dengan syarat konstruksi diolah dengan SPSS. Hasil pengolahan data diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.896 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi.

e) Kesesuaian dengan Syarat Teknis (Kegrafisan)

Indikator kesesuaian dengan syarat teknis (kegrafisan) terdapat enam pernyataan yaitu dapat dilihat pada Tabel 4.10.

Tabel 4.10. Nilai Rata-rata 5 Orang Validator untuk Indikator Kesesuaian dengan Syarat Teknis (Kegrafisan) No Pernyataan

Validator

YR MS HE MT AS 1 Jenis huruf dan ukuran

dalam LKPD sudah tepat. 4 4 4 3 3 2 Gambar dalam LKPD dapat menyampaikan

pesan/materi pembelajaran.

(35)

Tabel 4.10. Nilai Rata-rata 5 Orang Validator untuk Indikator Kesesuaian dengan Syarat Teknis (Kegrafisan) No Pernyataan

Validator

YR MS HE MT AS

3 Desain tampilan LKPD menarik dan menyenangkan

4 4 4 3 4

4 Desain tampilan LKPD

meningkatkan motivasi. 4 3 4 3 4

Jumlah Skor 15 15 16 12 14

Jumlah Total Skor 72

Skor Maksimum 80

Rata-rata Skor (%) 90

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.10 menunjukkan bahwa kesesuaian kegrafisaan LKPD adalah 90% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa kelima validator sependapat kegrafisan LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah sesuai dengan syrarat kegrafisan. Hasil pengolahan validitas LKPD dari aspek kesesuaian dengan syarat kegrafisan lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13.

Analisis data reliabilitas validitas kegrafisan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls dengan syarat kegrafisan diolah dengan SPSS diperoleh nilai Cronbach's Alpha 0.696 dengan indeks reliabiltas tinggi.

Nilai setiap indikator bahan ajar ditentukan dari nilai rata-rata semua pernyataan. Kelima indikator bahan ajar

(36)

meliputi: 1) Kelayakan isi, 2) kesesuaian dengan metode pembelajaran, 3) kesesuaian dengan syarat didaktis, 4) kesesuaian dengan syarat konstruksi (kebahasaan), dan (5) kesesuaian dengan syarat teknis (kegrafisan), dapat diperlihatkan pada Tabel 4.11.

Tabel 4.11. Nilai Rata-rata oleh 5 Orang Validator untuk Setiap Indikator

No Indikator Validator

YR MS HE MT AS

1 Kelayakan isi 20 18 20 15 15

2 Kesesuaian dengan metode

pembelajran 20 18 20 15 16

3 Kesesuaian dengan syarat

didaktis 24 18 24 23 24

4 Kesesuaian dengan syarat

konstruksi (kebahasaan) 20 15 18 19 15 5 Kesesuaian dengan syarat

teknis (kegrafisan) 15 15 16 12 14

Jumlah Skor 99 84 98 84 84

Rata-rata Skor Masing-masing

Validator (%) 99 84 98 84 84

Jumlah Total Skor 449

Rata-rata Skor 5 Orang Validator 89.8

Kategori Validasi Sangat Valid

Tabel 4.11 menunjukkan bahwa nilai rata-rata lima indikator bahan ajar yang diperoleh dari lima orang validator adalah 89.8% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah valid dan layak untuk diuji cobakan kepada peserta didik karena sudah memenuhi syarat penggunaan bahan ajar yaitu terpenuhinya syarat kelayakan isi, syarat didaktis, konstruksi, kegrafisan, dan telah sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri terbimbing.

(37)

Komentar dan saran dari 5 orang validator dijadikan bahan untuk melakukan revisi terhadap desain LKPD Berbasis inkuiri terbimbing. Komentar/saran dari validator dapat dilihat pada Tabel 4.12.

Tabel 4.12. Komentar/Saran dari Validator Validasi LKPD Sebelum direvisi Setelah direvisi 1. Untuk percobaan pada

kegiatan 1 variasikan jenis bola dan ketinggian saat melakukan percobaan dan massa bola kasti sudah diukur sebelumnya.

2. Ganti peralatan percobaan pada kegiatan 3 dengan peralatan yang lebih sederhana

3. Ganti percobaan 6

4. Cantumkan sumber tafsir pada pengutipan ayat

5. Perbaiki soal-soal dan buatlah soal yang sesuai dengan logika

6. Perhatikan gambar pada LKPD

7. Ganti warna untuk sape kegiatan dengan warna putih 8. Perbaiki cover dengan tampilan yang lebih menarik 9. Tambahkan ilmuan-ilmuan

muslim fisika

10. Tambahkan ayat-ayat yang berkolerasikan dengan materi momentum dan impuls dan tafsirkan dengan tafsir Al-Maraghi

11. Penulisan LKPD ini masih banyak ditemukan kesalahan penulisan yang tidak sesuai dengan struktur kalimat 12. Kesalahan penulisan EYD,

seperti tanda baca, huruf, kata dan unsur-unsur serapan

13. Cover tidak menarik

14. Banyak tulisan bewarna

1. Dilakukan perbaikan dengan pemvariasian jenis bola (bola kasti dan bola pimpong) dan massanya, serta variasi ketinggian saat melakukan percobaan. 2. Peralatan percobaan pada

kegiatan 3 diganti dengan peralatan yang lebih sederhana

3. Percobaan 6 diganti dengan yang lebih relevan

4. sumber tafsir pada pengutipan ayat sudah dicantumkan

5. Soal-soal diperbaiki dengan soal yang sesuai dengan logika

6. Gambar pada LKPD direvisi dengan yang lebih menarik dan jelas 7. Warna untuk sape

kegiatan diganti dengan warna putih

8. Cover diganti dengan tampilan yang lebih menarik

9. Pada cover belakang ditambahkan ilmuan-ilmuan muslim fisika 10. Dikutip ayat-ayat yang

berkolerasikan dengan materi momentum dan impuls dan ditafsirkan dengan tafsir Al-Maraghi 11. Penulisan struktur

(38)

Tabel 4.12. Komentar/Saran dari Validator Validasi LKPD Sebelum direvisi Setelah direvisi merah, cari warna lain

supaya menarik

15. Berikan penjelasan yang lebih jelas dalam setiap sub materi/sub bab tersebut 16. Contoh soal sebaiknya

diperbanyak lagi

17. Berikan juga soal-soal evaluasi dalam bentuk pilihan ganda.

18. Perbaiki konsep momentum

12. Penulisan EYD, seperti tanda baca, huruf, kata dan unsur-unsur serapan sudah diperbaiki

13. Cover diganti dengan yang lebih menarik 14. Warna merah pada font

diganti dengan hitam 15. Diberikan penjelasan

yang lebih padat dan jelas pada LKPD

16. Contoh soal ditambah pada tiap-tiap sub-materi 17. Ditambahkan soal-soal

evaluasi dalam bentuk pilihan ganda.

18. Dilakukan perbaikan konsep momentum (konsep kecepatan dan kelajuan)

Komentar dan saran perbaikan dari para validator seperti pada tabel 4.12 dijadikan bahan untuk perbaikan dan penyempurnaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing sampai kelima validator menyatakan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing layak untuk diuji cobakan. LKPD Berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan telah direvisi berdasarkan komentar/saran dari validator. b. Tahap Praktikalitas

Uji praktikalitas LKPD Berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan terbagi atas dua tahap yaitu uji praktikalitas oleh guru dengan menyebarkan angket praktikalitas oleh guru yang diisi oleh 2 orang guru

(39)

fisika dengan pertanyaan yang sama. Uji praktikalitas oleh peserta didik dilakukan dengan menyebarkan angket praktikalitas oleh peserta didik yang diisi oleh peserta didik kelas X IPA 3 MAN Salido dengan pertanyaan yang sama. 1) Praktikalitas Oleh Guru Fisika

Uji praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing kepada guru fisika MAN Salido dilakukan sebelum LKPD berbasis inkuiri terbimbing diuji cobakan kepada peserta didik yang dilakukan dengan menyebarkan angket penilaian praktikalitas LKPD. Lembar praktikalitas oleh guru fisika terdapat 15 pernyataan. Masing masing pernyataan memiliki skala 1-4 dengan skor terendah 1 dan skor tertinggi 4. Lembar praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing diisi oleh 2 orang guru fisika sehingga untuk 1 pernyataan memperoleh skor terendah 2 dan skor tertinggi 8. Skor yang diperoleh dari 2 praktisi dikonversikan dalam bentuk nilai sehingga diperoleh hasil seperti pada tabel 4.13 berikut:

Tabel 4.13. Hasil Praktikalitas 2 Orang Guru Fisika

No Variabel Nilai Kategori

1

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki tampilan yang lebih menarik.

100 Sangat Praktis 2

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki komposisi tulisan dan warna yang menarik.

100 Sangat Praktis

3

LKPD berbasis inkuiri terbimbing mempermudah guru dalam memberikan materi kepada peserta didik.

87.50 Sangat Praktis

(40)

Tabel 4.13. Hasil Praktikalitas 2 Orang Guru Fisika

No Variabel Nilai Kategori

4

Penyajian materi dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing lebih praktis.

87.50 Sangat Praktis 5

Kalimat yang digunakan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing tepat dan jelas.

87.50 Sangat Praktis

6

Guru lebih mudah menghubungkan pembelejaran dengan kehidupan sehari-hari dengan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

87.50 Sangat Praktis

7

Guru lebih mudah meningkatkan kemampuan peserta didik dalam kelompok dengan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

87.50 Sanga Praktis

8

Latihan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing memudahkan guru membuat peserta didik lebih paham konsep momentum dan impuls.

87.50 Sangat Praktis

9

Soal-soal dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing dapat dijadikan sarana untuk latihan dan dijadikan alat ukur untuk mengetahui pemahaman peserta didik tentang materi.

87.50 Sangat Praktis

10

Adanya materi pendukung dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu peserta didik dalam menjawab soal-soal dalam evaluasi.

100 Sangat Praktis

11 Bahasa yang digunakan tidak

menimbulkan makna ganda. 75 Praktis 12 LKPD dapat menarik minat peserta

didik 100

Sangat Praktis 13

Gambar dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing tidak membuat bingung peserta didik.

75 Praktis

14

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran.

87.50 Sangat Praktis 15

Alokasi waktu pembelajaran dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing sesuai dengan kebutuhan.

87.50 Sangat Praktis

Nilai Rata-rata 89.16 Sangat

(41)

Tabel 4.13 menunjukkan bahwa dari 2 orang praktisi LKPD Berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan diperoleh nilai rata-rata 89.16% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan praktis dan layak digunakan. Hasil pengolahan data praktikalitas LKPD oleh guru lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 17.

Praktisi juga memiliki beberapa komentar dan saran untuk perbaikan dan penyempurnaannya. Komentar/saran dan saran dari guru dapat dilihat pada tabel 4.14.

Tabel 4.14. komentar/Saran Guru untuk Praktikalitas LKPD Sebelum direvisi Setelah direvisi 1. Soal-soal dalam LKPD

perlu ditambahkan

2. Tambah pesan-pesan islami dalam LKPD 3. Perbaiki arah pantulan

bola pada tumbukan lenting sebagian 1. Soal-soal dalam LKPD sudah ditambahkan 2. Pesan-pesan islami didalam LKPD sudah ditambah 3. Dilakukan perbaikan arah pantulan bola.

Komentar dan saran dari guru fisika MAN salido dijadikan bahan untuk perbaikan dan penyempurnaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum dan impuls. LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah direvisi berdasarkan saran dari praktisi.

(42)

2) Praktikalitas oleh Peserta Didik

Uji praktikalitas dilakukan sebelum LKPD berbasis inkuiri terbimbing diuji keefektifan penggunaanya kepada peserta didik kelas X IPA 3 MAN Salido. Lembar praktikalitas oleh peserta didik terdapat 15 pernyataan. Masing masing pernyataan memiliki skala 1-4 dengan skor terendah 1 dan skor tertinggi 4. Lembar praktikalitas untuk skala kecil diisi oleh 6 orang peserta didik sehingga untuk 1 pernyataan memperoleh skor terendah 6 dan skor tertinggi 24. Lembar praktikalitas untuk skala besar diisi oleh 20 orang peserta didik sehingga untuk 1 pernyataan memperoleh skor terndah 20 dan skor tertinggi 80. Skor yang diperoleh dari praktikalitas skala kecil dan praktikalitas skala besar dikonversikan dalam bentuk nilai. Hasil perolehan nilai angket praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan dapat dilihat pada tabel 4.15.

Tabel 4.15 Nilai Rata-rata Hasil Praktikalitas Skala Kecil LKPD oleh 6 Orang Peserta Didik

No Pernyataan Nilai Kriteria

1

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki tampilan yang lebih menarik.

95.83 Sangat Praktis 2

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki komposisi tulisan dan warna yang menarik.

87.50 Sangat Praktis 3 LKPD berbasis inkuiri terbimbing

dapat meningkatkan pemahaman 91.66

Sangat Praktis

(43)

Tabel 4.15 Nilai Rata-rata Hasil Praktikalitas Skala Kecil LKPD oleh 6 Orang Peserta Didik

No Pernyataan Nilai Kriteria

saya terhadap materi momentum, impuls dan tumbukan yang sedang saya pelajari.

4

Pembelajaran fisika dengan menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing ini membuat saya cepat memahami materi momentum, impuls dan tumbukan yang sedang dipelajari.

83.33 Sangat Praktis

5

Penyajian materi dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing lebih praktis dan dapat dipelajari berulang-ulang.

91.66 Sangat Praktis

6

Saya dapat belajar mandiri dengan menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing

87.50 Sangat Praktis

7

Belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing membuat saya mampu menghubungkan materi yang saya pelajari dengan kehidupan sehari-hari.

87.50 Sanga Praktis

8

Belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing meningkatkan kemampuan saya dalam belajar kelompok.

91.66 Sangat Praktis

9

Latihan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu saya dalam memahami konsep momentum, impuls dan tumbukan.

83.33 Sangat Praktis

10

Bahasa yang digunakan tidak Soal-Soal dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing dapat dijadikan sarana untuk latihan dan dijadikan alat ukur untuk mengetahui pemahaman saya tentang materi momentum, impuls dan tumbukan.

83.33 Sangat Praktis

11

Adanya materi pendukung dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu saya dalam menjawab soal-soal dalam evaluasi.

95.83 Sangat Praktis Rata-rata

89.02 Sangat Praktis

(44)

Tabel 4.15 menunjukkan bahwa dari 6 orang praktisi LKPD berbasis inkuiri terbimbing diperoleh nilai rata-rata 89.02% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan layak untuk diuji cobakan pada skala yang lebih luas. Hasil pengolahan data praktikalitas LKPD untuk uji coba skala kecil lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 20.

Hasil praktikalitas LKPD untuk sakala luas dapat dilihat pada tabel 4.16.

Tabel 4.16 Nilai Rata-rata Hasil Praktikalitas LKPD oleh 20 Orang Peserta Didik

No Variabel Nilai Kriteria

1

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki tampilan yang lebih menarik.

88.75 Sangat Praktis 2

LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki komposisi tulisan dan warna yang menarik.

87.50 Sangat Praktis

3

LKPD berbasis inkuiri terbimbing dapat meningkatkan pemahaman saya terhadap materi momentum, impuls dan tumbukan yang sedang saya pelajari.

83.75 Sangat Praktis

4

Pembelajaran fisika dengan menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing ini membuat saya cepat memahami materi momentum, impuls dan tumbukan yang sedang dipelajari.

82.50 Sangat Praktis

5

Penyajian materi dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing lebih praktis dan dapat dipelajari berulang-ulang.

83.75 Sangat Praktis

6

Saya dapat belajar mandiri dengan menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing

90 Sangat Praktis

(45)

Tabel 4.16 Nilai Rata-rata Hasil Praktikalitas LKPD oleh 20 Orang Peserta Didik

No Variabel Nilai Kriteria

7

Belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing membuat saya mampu menghubungkan materi yang saya pelajari dengan kehidupan sehari-hari.

83.75 Sanga Praktis

8

Belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing meningkatkan kemampuan saya dalam belajar kelompok.

88.75 Sangat Praktis

9

Latihan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu saya dalam memahami konsep momentum, impuls dan tumbukan.

90 Sangat Praktis

10

Bahasa yang digunakan tidak Soal-soal dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing dapat dijadikan sarana untuk latihan dan dijadikan alat ukur untuk mengetahui pemahaman saya tentang materi momentum, impuls dan tumbukan.

83.75 Sangat Praktis

11

Adanya materi pendukung dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu saya dalam menjawab soal-soal dalam evaluasi.

83.75 Sangat Praktis

Nilai Rata-rata 86.02 Sangat

Praktis Tabel 4.16 menunjukkan bahwa dari 20 orang praktisi LKPD Berbasis inkuiri terbimbing diperoleh nilai rata-rata 86.02% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan praktis dan layak digunakan. Hasil pengolahan data praktikalitas LKPD untuk uji coba 20 orang peserta didik lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 20.

(46)

Peserta didik juga memberikan beberapa komentar dan saran dalam menilai praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan. Berikut beberapa komentar dan saran yang diberikan peserta didik:

a) Nursilia Putri : “sangat bagus dan membantu dalam PBM”

b) Sintia Sasmita : “desainnya menarik dan mudah digunakan serta praktis digunakan dalam melakukan percobaan”

c) Mutiara Putri Yaldi : “soal-soal dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing membantu saya dalam memahami konsep momentum, impuls dan tumbukan”

d) Mimin Isnaini : “LKPD ini sangat memotivasi belajar fisika karena menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan mengasah kreatiatifitas”

e) Tomi Genero : “sungguh sangat menarik dan mudah dipahami”.

f) Dewi Jufanni : “saya sangat suka dengan adanya LKPD fisika ini karena mempermudah saya untuk belajar”. g) Thika Purnama Sari : “sangat membantu dalam proses

PBM”.

h) Mukhitul Hasanah : “LKPD ini sangat menarik dan soal-soalnya mudah dimengerti”.

4. Tahap Penyebaran (Dessiminate)

Tahap penyebaran dilakukan untuk melihat efektifitas penggunaan LKPD dalam pembelajaran. Efektifitas penggunaan LKPD dilihat dengan menyebarkan angket kepada 20 rang peserta didik IPA 3 MAN Salido. Lembar efektifitas terdapat 8 pernyataan yang menanyakan respon peserta

(47)

didik didik setelah menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan dalam pembelajaran. Masing-masing pernyataan memiliki skala 1-4 dengan skor terendah 1 dan skor tertinggi 4. Lembar praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing diisi oleh 20 orang peserta didik sehingga untuk 1 pernyataan memperoleh skor terendah 20 dan skor tertinggi 80. Skor yang diperoleh dari 20 orang peserta didik dikonversikan dalam bentuk nilai sehingga diperoleh hasil seperti pada tabel 4.17 berikut:

Tabel 4.17 Nilai Rata-rata Hasil Efektifitas LKPD oleh 20 Orang Peserta Didik

No Pernyataan Nilai Kriteria

1

Saya dapat belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing sesuai dengan kemampuan saya memahami materi.

90 Sangat Efektif 2 Soal-soal dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing

membantu saya dalam memahami materi. 88.75

Sangat Efektif 3

Belajar dengan menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing mendorong saya untuk bertanya, menanggapi dan mengeluarkan pendapat.

83.75 Sangat Efektif 4

Saya dapat menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing sebagai sumber belajar dimanapun dan kapanpun.

85 Sangat Efektif 5

Kemampuan saya dalam menyelesaikan masalah momentum, impuls dan tumbukan membaik setelah belajar dengan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

91.25 Sangat Efektif 6

Saya dapat memahami materi dalam pembelajaran fisika dengan cepat sehingga lebih efisien dalam penggunaan waktu.

80 Sangat Efektif 7

Saya dapat memahami materi momentum dan impuls serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

95 Sangat Efektif 8

Saya aktif bekerjasama dalam kelompok setelah belajar menggunakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

81.25 Sangat Efektif

Rata-rata 86.87 Sangat

(48)

Tabel 4.17 menunjukkan bahwa dari 20 orang peserta didik diperoleh nilai rata-rata efektifitas 86.87% dengan kategori sangat efektif. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan efektif dan bisa diuji cobakan pada skala yang lebih luas. Hasil pengolahan data efektifitas LKPD lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 23.

Peserta didik juga memberikan beberapa komentar dan saran dalam menilai efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan. Berikut beberapa komentar dan saran yang diberikan peserta didik:

a. Sintia Sasmita: “LKPD ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman saya tentang materi momentum dan impuls”.

b. Tomi genero: “belajar dengan LKPD ini lebih cepat paham”.

c. Reza Primadita: “bukunya bagus dan memiliki warna dan menarik untuk dibaca dan mudah dipahami tulisan-tulisan yang ada didalamnya”.

d. Cece Nofria: “LKPD ini sangat bagus karena dilengkapi dengan soal-soal, contoh soal dan tokoh-tokoh yang membantu saya saya untuk memahami materi”.

e. Ramadani: “LKPD ini sangat bagus karena dilengkapi dengan nama-nama tokoh yang dapat membantu pengetahuan dalam belajar”.

(49)

B. Pembahasan

1. Analisis Validitas a. Validitas Instrumen

Muri (2013:234) menyatakan bahwa “Suatu instrumen dikatakan valid atau mempunyai validitas yang tinggi apabila alat tersebut benar-benar mampu mengukur dan menilai apa yang ingin diukur atau dinilai”. Validasi yaitu suatu konsep yang berhubungan dengan isi tes (instrumen). Validitas ini lebih kusus berkaitan dengan penilaian terhadap instrumen penelitian. Sehingga dengan validitas ini dapat diketahui tingkat kelayakan dari lembar kerja peserta didik (LKPD) yang akan digunakan dalam uji coba terbatas. Agar LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memperoleh hasil pengembangan yang baik peneliti membuat instrumen yang digunakan untuk memvalidasikan LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa instrumen validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing dari 3 orang validator diperoleh nilai validitas lembar penilaian validitas LKPD dengan nilai rata-rata 87.50% dengan kategori sangat valid dan nilai reliabilitas 0.889 dengan indeks reliabilitas sangat tinggi. Nilai validitas lembar penilaian praktikalitas LKPD dengan nilai rata-rata 89.58% dengan kategori sangat valid dan nilai reliabilitas 0.923 dengan indeks reliabilitas sangat tinggi. Nilai validitas lembar penilaian efektifitas LKPD dengan nilai rata-rata 89.58% dengan kategori sangat valid dan nilai reliabilitas 0.923

(50)

dengan indeks reliabilitas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa istrumen validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan layak digunakan untuk menguji validitas, praktikalitas dan efektifitas dari LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

b. Analisis Validititas LKPD

Berdasarkan hasil analisis data validitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang terdiri dari 1) Kelayakan isi, 2) kesesuaian dengan model pembelajaran, 3) kesesuaian dengan syarat didaktis, 4) kesesuaian dengan syarat konstruksi (kebahasaan), dan (5) kesesuaian dengan syarat teknis (kegrafisan) diperoleh nilai rata-rata 89.8% dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah valid dan layak untuk diuji cobakan kepada peserta didik.

Aspek kelayakan isi LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki penyajian isi/materi momentum, impuls dan tumbukan sudah benar dan layak untuk diuji cobakan. Dari lima orang validator yaitu 1 orang dosen fisika IAIN Imam Bonjol Padang, 1 orang dosen bahasa Indonesia IAIN Imam Bonjol Padang, 1 orang dosen Media IAIN Imam Bonjol Padang, dan 2 orang guru fisika MAN Salido, didapat nilai rata-rata 88% yang tergolong kepada kategori sangat valid dan nilai Cronbach's Alpha 0.952 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menujukkan bahwa penyajian materi pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah layak dan benar.

(51)

Aspek kesesuaian dengan sintaks model pembelajaran inkuiri terbimbing, kesesuaian antara tahapan inkuiri terbimbinng dengan kegiatan pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing sudah sesuai dan layak untuk diuji cobakan. Berdasarkan penilaian dari 5 orang validator terhadap kesesuaian kegiatan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing dengan tahapan model pembelajaran inkuiri terbimbing diperoleh nilai rata-rata 89% dan nilai Cronbach's Alpha 0.889 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menujukkan bahwa langkah-langkah penyajian materi pembelajaran pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri terbimbing.

Aspek kesesuaian LKPD berbasis inkuiri terbimbing dengan syarat didaktis sebuah abahan ajar diperoleh nilai rata-rata 94.17% dengan kategori sangat valid dan nilai Cronbach's Alpha 0.971 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menujukkan bahwa penyajian materi pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah sesuai dengan syarat didaktis sebuah bahan ajar.

Aspek kesesuaian tata bahasa dalam penulisan LKPD dengan syarat konstruksi (kebahasaan) diperoleh nilai rata-rata 87% dengan kategori sangat valid dan nilai Cronbach's Alpha 0.896 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kelima validator sependapat bahwa bahasa yang digunakan dalam LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah sesuai.

(52)

Aspek kesesuaian LKPD dengan syarat teknis (kegrafisan) yang terdiri atas empat indikator diperoleh nilai rata-rata 90% dengan kategori sangat valid dan nilai Cronbach's Alpha 0.696 dengan indeks reliabiltas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuain teknis (kegrafisan) pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sudah sesuai.

Validator LKPD berbasis inkuri terbimbing memberikan beberapa masukan dalam penyempurnaan pengembangan LKPD berbasis inkuri terbimbing. Validator isi memberikan masukan dan saran dalam hal kebenaran dari penyajian konsep dalam LKPD, kesesuaian antara konsep yang disajikan dengan tujuan pembelajaran, perancangan kegiatan percobaan dan kelogisan dalam membuat soal evaluasi LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Validator bahasa memberikan masukan dan saran dalam hal penggunaan EYD dan pemilihan struktur kalimat yang digunakan. Validator media memberikan masukan dan saran dalam hal pemilihan gambar, warna, dan tata letak yang digunakan dalam desain tampilan LKPD berbasis inkuiri terbimbing. 2 orang fisika MAN Salido memberikan komentar dan saran dalam hal materi/konsep, penambahan soal pilihan ganda dan contoh soal pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

Komentar dan saran yang diberikan oleh para ahli dijadikan bahan untuk penyempurnaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing kemudian dilakukan revisi terhadap desain LKPD berbasis inkuiri terbimbing.

(53)

2. Analisis Praktikalitas

Praktikalitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing menunjukkan tingkat kepraktisan dalam penggunaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Berdasarkan hasil analisis praktikalitas oleh 2 orang guru fisika MAN Salido diperoleh hasil dengan nilai rata-rata 89.16% dengan kategori sangat praktis. Uji praktikalitas sakala kecil dengan 6 orang peserta didik diperoleh hasil dengan nilai rata-rata 89.02% dengan kategori sangat praktis. Uji praktikalitas skala besar dengan 20 orang peserta didik diperoleh hasil dengan nilai rata-rata 86.02% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan yang dikembangkan praktis dan layak untuk dilakukan uji selanjutnya.

3. Analisis Efektifitas

Efektifitas LKPD berbasis inkuiri terbimbing menunjukkan tingkat ketercapaian dari penggunaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan. Berdasarkan hasil analisis angket efektifitas penggunaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan yang disebarkan kepada 20 orang peserta didik kelas X IPA 3 diperoleh nilai rata-rata efektifitas penggunaan LKPD 86.87% dengan kategori sangat efektif. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan yang dikembangkan sangat efektif dan layak untuk gunakan pada skala yang lebih luas.

(54)

C. Revisi Produk 1. Aspek Validitas

LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls dan tumbukan sebelum memperoleh kategori valid, peneliti banyak menerima masukan-masukan dari para validator/ahli. Masukan-masukan dari validator tersebut diterima dan dilakukan revisi seperti pada pembahasan berikut:

a) Koreksi dari Ahli Isi

Ahli isi banyak memberi masukan terkait kesesuain antara tujuan pembelajaran dengan produk yang dikembangkan, penulisan, kegiatan eksperimen pada LKPD, kelogisan dalam membuat soal, serta sumber rujukan yang diambil dalam pengembangan LKPD. Koreksi dan revisi dari ahli isi dapat dilihat pada tabel 4.18.

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Sesuaikan urutan tujuan pembelajaran dengan silabus

(55)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Untuk percobaan pada kegiatan 1 variasikan jenis bola dan ketinggian saat melakukan percobaan dan massa bola kasti sudah diukur sebelumnya.

Tulislah buku sumber dari tafsiran ayat yang dijelaskan!

(56)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Masih ada penulisan yang tertinggal-tiggal dan nyatakan sumber rujukan yang menjelaskan bahwa Rene Descrates berkaitan dengan materi!

Perhatikan kembali jawaban soal adjektif nomor 4 karna jawabannya membingungkan

(57)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Ganti percobaan dengan menggunakan alat dan bahan yang lebih sederhana

(58)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Ganti percobaan tumbukan tidak lenting sama sekali ini dengan menabrakkan sebuah kelereng dengan segumpal plastisin.

Mengganti soal dengan logika yang masuk akal (ganti masa kayu yang ditembaki peluru)

(59)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Menambahkan tanda ± sebelum massa bola pingpong

Mengganti pertanyaan pertama dengan pertanyaan yang logis

(60)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Rumus tidak tepat, pindahkan kedalam pembahasan tumbukan lenting sebagian!

Tanyakan kecepatan awal benda sebelum bertumbukan!

(61)

Tabel 4.18 Koreksi dan Revisi Ahli Isi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Tambahkan kegiatan 5 ini dengan menghitung nilai koefesien restitusi dari bola pingpong!

b) Koreksi dari Ahli Bahasa

Ahli bahasa sangat banyak mengkoreksi kesalahan dalam penggunaan tanda baca dan penulisan kalimat serta aturan dalam penggunaan kata hubung setelah tanda titik. Saran-saran tersebut kemudian dijadikan bahan untuk melakukan revisi seperti pada tabel 4.19 berikut:

Tabel 4.19 Koreksi dan Revisi Ahli Bahasa

Sebelum Revisi Setelah Revisi

(62)

Tabel 4.19 Koreksi dan Revisi Ahli Bahasa

Sebelum Revisi Setelah Revisi

Kesalahan dalam penggunaan kata hubung di awal kalimat

Kesalahan dalam penggunaan tanda baca

(63)

Tabel 4.19 Koreksi dan Revisi Ahli Bahasa

Sebelum Revisi Setelah Revisi

Kesalahan dalam penggunaan kata diawal kalimat

Kesalahan dalam pemilihan warna yang terlalu banyak memakai warna merah

(64)

Tabel 4.19 Koreksi dan Revisi Ahli Bahasa

Sebelum Revisi Setelah Revisi

Kesalahan penulisan kata depan dalam membuat pertanyaan

c) Koreksi dari Ahli Media

Ahli media banyak memberi masukan dan saran terkait pemilihan gambar yang menarik dengan dunia anak muda, pemilihan warna dan kemenarikan dari desain LKPD berbasis inkuiri terbimbing. Saran-saran dari ahli media kemudian dijadikan bahan untuk melakukan revisi LKPD seperti yang dijelaskan pada tabel berikut:

Tabel 4.20 Koreksi dan Revisi Ahli Media

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Perhatikan tata letak gambar yang terpisah dan cari gambar yang lebih dekat

(65)

Tabel 4.20 Koreksi dan Revisi Ahli Media

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

dengan dunia anak muda

Kesalahan penulisan kata pada mind mapping

Warna kotak pada kegiatan “ayo cari tahu” kurang sesuai dan harus diganti dengan warna yang cerah

(66)

Tabel 4.20 Koreksi dan Revisi Ahli Media

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Ganti tafisir Quraish Shihab dengan tafsir Al-Maraghi

Sesuaikan soal-soal dengan tujuan pembelajaran dan perbaiki susunan pilihan jawaban soal adjektif agar mengurutkannya dari kalimat terpendek hingga terpanjang

(67)

Tabel 4.20 Koreksi dan Revisi Ahli Media

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Tulis nomor dari setiap gambar yang terdapat dalam LKPD

Setarakan panjang underline untuk mengisi jawaban yang terdapat pada kolom perolehan hasil diskusi kelompok

(68)

d) Koreksi dari Guru Fisika MAN Salido

Guru fisika MAN salido memberikan beberapa masukan dan saran untuk kesempurnaan pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing. komentar dan saran yang diberikan berkaitan dengan saran untuk menambahkan contoh soal dan soal adjektif pada LKPD berbasis inkuiri terbimbing dan beberapa konsep dasar dari momentum, impuls dan tumbukan. Adapun saran-saran dari guru fisika MAN Salido dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.21. Koreksi dari Guru Fisika MAN Salido dan Revisi Sebelum Revisi Sesudah Direvisi

Momentum bukanlah hasil kali antara massa dan kelajuan tetapi hasil kali antara massa dan kecepatan

(69)

Tabel 4.21. Koreksi dari Guru Fisika MAN Salido dan Revisi Sebelum Revisi Sesudah Direvisi

Ganti kelajuan dengan kecepatan

Gambar

Gambar 4.3 Kata Pengantar
Gambar 4.4 Petunjuk Belajar
Gambar 4.13 Evaluasi
Gambar 4.14 Daftar Pustaka
+7

Referensi

Dokumen terkait

- Guru memberitahukan tema hari ini adalah binatang, subtema binatang hidup di darat, - Guru memperkenalkan media yang digunakan..

Bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal dan kepala departemen lainnya menyertai Ephorus menyusun Berita Pelayanan, Rencana Tahunan, dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja

Beberapa seni tradisional Surabaya yang saat ini masih tercatat “ada” dan dalam berbagai kesempatan kadang-kadang masih dipertunjukkan, menurut hasil penelitian yang

Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan dan telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Kota Layak Anak oleh Badan Pemberdayaan Perempuan &

Maka dari itu penulis membuat perancangan sistem buka tutup pintu menggunakan android dimana android tersebut telah dipasang sebuah aplikasi boarduino yang

Penelitian dari karya tulis yang berjudul “Metode latihan teknik Heel toe dan aplikasinya ke dalam lagu Everyone Nose oleh Excel Mangare” menggunakan metode penelitian kualitatif

Poli(etilena glikol) bermetoksi-ko-poli(β-amino ester) ( MPEG -PbAE) telah disintesis dengan menggunakan poli(etilena glikol) bermetoksi yang mempunyai kumpulan hujung

Yang lebih berbahaya adalah virus yang tidak menumpang objek kode dari program yang ditularinya, para pembuat virus ini tidak bermaksud merusak program