TOKSISITAS EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia L) DAN EKSTRAK SERAI (Cymbopogon nardus L) PADA LARVA NYAMUK Aedes aegypti
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Memberikan informasi pada masyarakat tentang penggunaan daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai larvasida alami untuk membunuh larva Aedes aegypti sehingga
Penelitian berjudul pengaruh ekstrak serai wangi Cymbopogon nardus ( L.) Randle yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak serai wangi pada berbagai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis ( Citrus aurantifolia ) sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti.. dan untuk
Toksisitas Granula Ekstrak Biji Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti L.; Natalia Leonora Yuliana Lilipaly, 100210103030; 2014; 100 halaman;
jeruk nipis ( Citrus aurantifolia , Swingle) terhadap nyamuk Aedes aegypti terbukti bahwa minyak atsiri kulit buah jeruk nipis mempunyai aktivitas sebagai
Kesimpulan: Destilat sereh dapat berpengaruh sebagai insektisida terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti , Nilai LC50 destilat sereh ( Cymbopogon nardus L) adalah
Subyek dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan dengan pemberian ekstrak etanol serai wangi (Cymbopogon nardus L) dengan konsentrasi 0,05%, 0,1% , 0,2% , 0,5% , 1% ,
Apakah kombinasi perlakuan dari ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantiifolia (Christm.) Swingle) dan ekstrak serai (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) dapat memberikan