Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Segitiga di SMP
Teks penuh
Dokumen terkait
Ditemukan bahwa dalam menyelesaikan soal terkait luas bangun datar kemampuan berpikir kreatif matematis siswa berkemampuan tinggi memenuhi aspek kefasihan dan
Subjek dengan kemampuan matematika rendah belum menunjukkan ketiga indikator berpikir kreatif, sehingga subjek masuk dalam tingkat 0 (tidak kreatif), yang mana
Dalam mengatasi masalah pada soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis indikator keluwesan belum dapat dicapai oleh siswa dengan karakteristik tanggung jawab
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berpikir kreatif siswa dengan menggunakan indikator yang ditetapkan yaitu : (1) Berpikir lancar (fluency), (2) Berpikir
Pengelompokkan subjek tergolong sangat kreatif apabila memenuhi 3 indikator kreativitas yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan dengan total skor dari jumlah
Hal tersebut mampu menunjukkan dalam kriteria penilaian indikator kefasihan, subjek TL mendapat skor 5 bukan hanya karena subjek TL mampu memahami maksud soal
Dalam penelitian ini siswa lebih cenderung masuk dalam aspek kefasihan, hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan berpikir kreatif siswa menjawab soal-soal open ended dengan
Analisis kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah sistem persamaan linear dua variabel dengan kategori minat belajar pada indikator kebaruan novelty Pada indikator kebaruan