PERANGKAT LUNAK KEUANGAN OPERASIONAL PERUSAHAAN BERBASIS WEB Studi Kasus : PT. IFORBIT MADYAN PERSADA BANDUNG Gunawan 1, Ari Agnia Nugraha 2 1,2

Teks penuh

(1)

PERANGKAT LUNAK KEUANGAN OPERASIONAL PERUSAHAAN

BERBASIS WEB

Studi Kasus : PT. IFORBIT MADYAN PERSADA BANDUNG

Gunawan1, Ari Agnia Nugraha2

1,2 Program Studi Manajemen Informatika PKN LPKIA

Jln. Soekarno Hatta No. 456 Bandung 40266, Telp. 022 75642823, Fax. 022 7564282

1gunawan.lpkia@gmail.com, 2ariagnia07@gmail.com,

ABSTRAK

PT. IFROBIT MADYAAN PERSADA adalah perusahaan penyedian jasa professional untuk pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami bekerjasama dengan pakar-pakar dibidangnya, saat ini PT. IFORBIT MADYAN PERSADA telah bekerjasama dengan 83 instruktur professional yang telah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai instruktur atau trainer, sebagai syarat mutlak insturktur di PT. IFORBIT MADYAN PERSADA. PT. IFORBIT berdiri sejak tahun 2012 telah memiliki rangking diantara 1.000 data perusahaan kecil dan menengah di KADIN Bandung, Jawa Barat. (2012-2015). Hingga sekarang ini Iforbit sudah menangani lebih dari 100 perusahaan, non-profit oranisation (NGO), BUMN, Perusahaan Start-up, dan telah mengadakan pelatihan untuk lebih dari 10.000 calon karyawan, wirausahaan dan pensiunan.

Berdasarkan hasil analisis dari kendala mengenai proses pencatatan laporan keuangan operasional. Maka disarankan untuk membangun sebuah perangkat lunak berbasis web menggunakan Framework YII agar dapat di akses owner agar bisa memantau keuangan uang ada di perusahaan.

Dengan menggunakan perangkat lunak berbasis web akan disajikan laporan setiap bulanannya sehingga pemilik perusahaan dapat mengetahui perkembangan keuangan setiap bulannya kelambatan dalam penyusunan laporan keuangan dapat dipercepat.

Kata Kunci : Keuangan, Operasional, Framework YII,

1. Pendahuluan

Keuangan merupakan kata berimbuhan dengan kata dasar uang. Bila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, uang merupakan alat tukar yang sah yang hanya di keluarkan oleh pemerintah pada sebuah negara. Pengertian ini mengacu pada uang secara tradisonal merupakan alat tukar yang di terima di masyarakat secara umum. Kini uang bisa berarti apapun yang tersedia dan diterima secara umum dalam pembayaran barang, jasa, kekayaan berharga, hingga hutang. Misalnya sekarang telah dikenal istilah uang elektonik yang juga telah diberlakukan sebagai alat pembayaran yang sah dalam berbagai transaksi.

Van Horne (2005) mengatakan bahwa fungsi keuangan mencakup tiga hal, yakni keputusan investasi, keputusan keuangan dan kebijakan/keputusan dividen. Perbedaannya dengan Ross, et.al (2007) adalah pada keputusan yang ketiga, yakni net working capital yang harus dikelola. Pada sudut yang berbeda, kebijakan dividen merupakan hal penting yang harus dipertimbangkan oleh seorang Manajer Keuangan. PT. Iforbit merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Bidang pelatihan yang ada di PT. Iforbit softskil dan hardskil dan

bersertifikasi dibidnagnya. Keuangan operasional merupakan bagian terpenting dapat berjalan atau tidaknya suatu perusahaan begitupun di perusahaan PT. Iforbit itu sendiri, dan dapat juga untuk menggontrol dari segala aktifitas perusahaan dalam hal ini mengenai biaya keuangan, baik uang masuk maupun uang keluar. Yang harus di kelola dengan baik agar keuangan dalam perusahaan ini sehat dalam artian perusahaan ini terus bias berjalan sebagai mana mestinya.

Pada pembuatan laporan keuangan operasional perusahaan masih dilakukannya pencatatan secara manual yaitu belum memanfaatkan teknologi yang ada pada komputer secara optimal sehingga dirasakan kurang efektifnya dalam pelaporan atau pencatatan oprasional keuangannya dan sering terjadi kesalahan-kesalahan dalam perhitungan. Hal ini menyebabkan penggunaan komputer sangat diperlukan sebagai alat bantu dalam pengolahan data penggajian PT. Iforbit Madyan Persada Bandung, bersumber kepada sistem atau laporan yang telah ada sampai saat ini dilingkungan PT. Iforbit Madyan Persada bandung serta dalam kaitannya dangan informasi, dapat disusun suatu sitem pengolahan data penggajian yang sangat menunjang evaluasi, analisis serta proses pengambilan keputusan pada tingkat pimpinan (Top Level Management). Dengan memanfaatkan kecanggihan sumber daya komputer,

(2)

maka diharapakan akan dapat meningkatkan semangat kerja, meningkatkan nuansa kerja yang lebih sistematis, menghindari dan menekan kesalahan sekecil mungkin, memudahkan dalm pemeriksaan serta menghemat waktu dan tenaga sehingga output yang dihasilkan dapat lebih efisien. Adapun Permasalahan yang temukan pada Melodia Mandiri bandung adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana proses/sistem pencatatan laporan keuangan operasional di PT. iforbit?

2. Masih terjadinya penumpukan data yang mengakibatkan laporan keuangan operasional kurang optimal.

Adapun batasan masalah yang diambil yaitu: 1. Perangkat lunak ini dibuat untuk

menyimpan data laporan keuangan operasional sehingga dapat terkomputerisasi.

2. Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan data dalam laporan pencatatan data keuangan operasional perusahaan.

Adapun tujuan perancangan yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Dapat memonotoring pengeluaran atau pemasukan khususnya keuangan operasional perusahaan.

2. Staff dapat menyusun laporan keuangan operasional perusahaan secara efektif dan efisien.

untuk merancang dan mengembangkan sebuah sistem tentu membutuhkan metode pengambangan sistem, Metode pengembangan system yang diambil untuk perangakat lunak keuangan operasional perusahaan di PT. Iforbit madyan persada bandung adalah metodologi waterfall.

Waterfall merupakan metode pengembangan yang bersifat sekuensial. Yang sebagai berikut:

1. Analisis kebutuhan. 2. Desain sistem. 3. Coding. 4. Implementasi. 5. Maintenance. 2. Dasar Teori

Menurut Ridwan dan Inge “ keuangan merupakan ilmu sekaligusseni pengelolaan uang yang berpengaruh pada kehidupan individu maupun organisasi. Dalam pengertian ini, keuangan berkaitan dengan proses, instrumen, pasar, serta lembaga apapun yang terlebih di dalam perpindahan atau transfer uang, baik antar perorangan, bisnis, maupun pemerintahan”.

Menurut Peni R Pramono adalah kegiatan utama bisnis dari sebuah perusahaan. Kegiatan ini dihitung berdasarkan hasil penjualan barang atau jasa dikurangi dengan biaya produksi, biaya penjualan, dan biaya rutin lainnya seperti biaya listrik, biaya gaji, biaya telepon dsb.

3. Analisis dan Perancangan 3.1 Aliran Proses

3.1.1 Use Case Diagram

Use case diagram ini menjelaskan bagaiman proses bisnis dari keuangan operasinal. Dalam use case ini menggambarkan aktor admin dapat melakukan kegiatan penginputan dalam setiap transaksinya dan dapat membuat laporan untuk owner. Admin dapat mengelola setiap transaksi pengeluaran dan pemasukan dan dapat mengelola laporan.

Gambar 1 Usecase keuangan operasional

3.1.2 Use Case Scenario

Tabel 1 Use case scenario kode akun

Nama use case : Kode akun

Deskripsi : Digunakan untuk proses penginputan data akun yang ada dalam system

Aktor yang terlibat : Admin

Kondisi awal : Perangkat lunak menampilkan halaman kode akun

Kondisi akhir : Aktor dapat mengakses halaman di dalam perangkat lunak sesuai kebutuhan dan kewenangan yang diberikan sistem.

Sekenario normal kejadian :

Aktor Reaksi sistem

1. klik menu kode akun

2. Menampilkan form kode akun

3. mengkilk form kode akun

4. klik tambah data

(3)

tambah data kode akun

6. mengisi form kode akun

7. klik simpan

8. validasi

9. menyimpan ke database

10. menampilkan data yang sudah ditambahkan

11. klik tombol ubah data

12. mencari data yang di ubah

13. klik update data

14. menampilkan form update data

15. mengisi form yang di update

16. klik tombol simpan

17. validasi

18. menyimpan ke databse

19. menampilkan data yang sudah di ubah

20. klik hapus data

21. mencari data yang akan di hapus

22. klik tombol hapus

23. validasi

24. menyimpan ke database

25. menampilkan data yang sudah di hapus

26. klik view data

28. mencari data yang akan di view

29. menampilkan data yang di pilih

Exceptional Case

Validasi pengisian data yang salah akan menampilkan pesan data yang di isi tidak cocok

3.2 Aliran Kerja

Activity diagram merupakan gambaran alur proses actor dengan sistem, yang di gambarkan dengan pemodelan sistem.

Gambar 2 Aktivity diagram kode akun Uraian activity diagram kode akun:

1. Admin membuka aplikasi keuangan operasional.

2. System menampilkan halaman utama aplikasi.

3. Admin mengklik form saldo awal.

4. Admin mengklik tombol kelola saldo awal. 5. System menampilkan halaman saldo awal. 6. Admin menambahkan kelola saldo awal. 7. System menampilkan halaman tambah

saldo awal.

8. Admin menginputkan data saldo awal. 9. Admin mengkil tombol simpan.

10. System memperivikasi data, jika benar data disimpan di database.

11. System memperivikasi data, jika salah akan kembali ke input data.

12. System menampilkan halaman saldo awal yang sudah ditambahkan.

3.3 Pemodelan Data 3.3.1 Class Diagram

(4)

Gambar 3 Class diagram keuangan operasional

3.3.2 Class Object Diagram

Tabel 2 Object class kode akun Class Diagram Nama Kode Akun

Fungsi Untuk menginputkan data kode akun. Dan memudahkan melakukan proses CRUD.

Atribut

+id Menampilkan id item +head_akun Menginputkan kepala

akun

+no_akun Menginputkan no akun +nama_akun Menginputkan nama

akun +jenis Pilih jenis

Method

+tableName() Untuk pendefinisian table dan class

3.4 Struktur Organisasi Obyek dan Pesan 3.4.1 Sequence Diagram

Gambar 4 Sequence diagram kode akun

3.6 Perancangan Antar Muka 3.6.1 Struktur Menu

Gambar 5 Struktur menu keuangan operasional

Pernjelasan struktur menu Admin: 1. Kode akun

Digunakan untuk menginputkan kode akun baru.

2. Saldo awal

Digunakan untuk menginputkan saldo per bulannya.

3. Transaksi

Digunakan untuk menginputkan proses setiap transaksi.

4. Laporan

Digunakan untuk menampilkan laporan setiap transaksinya.

5. Pengguna

Digunakan untuk menambahkan pengguna baru

6. Database

(5)

3.6.2 Dialog Screen

Gambar 6 Dialog screen kode akun Uraian penggunaan:

1. Inputkan data kode akun.

2. Wajib di isi field yang bertanda (*) 3. Klik tombol simpan

3.7 Pseudecode

Nama Modul : Tambah pengguna (form user). Kegunaan : untuk menambahkan pengguna. Input : username, password, pilih hak akses

Proses : input <- username input <- password get <- Rolles

Output : ID (username, password, dan hak akses)

4.1 Implementasi

4.1.1 Lingkup dan Batasan Implementasi

Pembatasan implementasi dimaksudkan agar ruang lingkup implementasi menjadi lebih jelas. Batasan implementasi dari rancangan Aplikasi Monitoring Permintaan dan Perbaikan Perangkat TI. berbasis web adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi yang dibangun adalah aplikasi berbasis web yang terfokus pada monitoring permintaan dan perbaikan perangkat TI.

2. Aplikasi monitoring permintaan dan perbaikan perangkat TI memberikan kemudahan pada saat meverifikasi kebutuhan user.

3. Aplikasi yang dibangun dapat memberikan tanda terima barang berupa file.xls.

4. Laporan di program yang di bangun hanya perbidang dan berupa file.xls

Berikut ini jadwal pembangunan aplikasi:

1. Persiapan Perangkat Keras Dan Perangkat Lunak Mempersiapkan kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak dalam melakukan pembangunan sistem berbasis web. 2. Rancangan Database Proses pembuatan

rancangan database untuk modul yang dibuat.

3. Pengcodean aplikasi Proses pembangunan perangkat lunak keuangan operasional perusahaan berbasis web menggunakan framework YII.

4. Pengetesan Dan Evaluasi. Tes pertama pada saat aplikasi telah selesai dibangun yang tentunya masih terdapat kekurangan dan perlu adanya penambahan secara fungsionalitas dari perangkat lunak keuangan operasional perusahaan.

5. Pengetesan Dan Perbaikan. Proses pengetesan disertai perbaikan perangkat lunak keuangan operasional perusahaan dari hasil pertama agar dapat digunakan secara baik sesuai dengan apa yang di butuhkan.

6. Dokumentasi Modul Aplikasi. Dokumentasi modul aplikasi setelah pembangunan, pengetesan dan perbaikan seluruh komponen aplikasi.

4.1.3 Implementasi Antar Muka

Gambar 7 Form kode akun Uraian penggunaan:

1. Menginputkan data tambah kode akun. 2. Klik tombol simpan.

4.2 Pengujian

4.2.1 Lingkup dan Lingkungan

Tujuan utama pengujian adalah untuk mendeteksi kegagalan Perangkat Lunak Keuangan Operasional Perusahaan sehingga cacat dapat ditemukan dan diperbaiki. Pengujian tidak dapat menetapkan bahwa fungsi produk dengan benar dalam semua kondisi namun hanya dapat menetapkan bahwa hal itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya dalam kondisi tertentu. Lingkungan pengujian sistem pakar sering kali berisi pemeriksaan kode serta pelaksanaan kode dalam berbagai lingkungan dan kondisi serta memeriksa aspek yang seharusnya dilakukan dan melakukan yang perlu dilakukan. Dalam budaya saat ini pengembangan sistem pakar sebuah organisasi pengujian mungkin terpisah dari bagian pengembangan. Informasi yang diperoleh dari pengujian dapat digunakan untuk memperbaiki

(6)

proses pengembangan Perangkat Lunak Keuangan Operasional.

4.2.3 Hasil Pengujian

Tabel 3 Pengujian admin N o Fungsi yang diuji Cara pengujian Hasil yang di harapkan Hasil pengujia n 1 Pengujia n login Masukan username dan password Jika username dan password benar maka login berhasil Berhasil login 2 Pengujia n login Masukan username dan password Jika username dan password salah maka login gagal Gagal login 3 Pengujia n login Masukan username dan password Jika username dan password tidak terdaftar Gagal login 4 Pengujia n kode akun Input data kode akun Pengisian data sesuai dengan kubutuha n Kode akun tersimpa n 5 Pengujia n saldo awal Input data saldo awal Pengisian data sesuai dengan kebutuhan Saldo awal tersimpa n 6 Pengujia n transaksi Input data transaksi Pengisian data sesuai dengan kebutuhan Transaksi tersimpa n 7 Pengujia n laporan Cetak sesuai kebutuhan Pemilihan cetak sesuai dengan kebutuhan Laporan berhasil di tampilka n 8 Pengujia n penggun a Input data pengguna Pengisian data sesuai dengan kebutuhan Penggun a tersimpa n 9 Pengujia n database Tambahk an backup Tambahk an backup database Database di tambahka n Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang di dapatkan dalam Aplikasi Penggajian Instruktur, adalah :

1. Dengan adanya aplikasi ini maka owner dapat mengetahui dan memonitoring laporan keuangan perusahaan secara terperinci dan jelas

2. Dengan adanya aplikasi ini maka dapat membantu admin mengelola proses system pembukuan keuangan perusahaan di PT. Iforbit Madyan Persada

Saran

Pada kesempatan ini penyusun ingin memberikan saran dengan aplikasi ini, agar menjadi kajian lanjutan serta latihan dari praktek kerja yang telah penyusun lakukan:

1. Semua aplikasi bisa dikatakan lebih baik atau buruk karena sebuah aplikasi bergantung kepada siapa yang menggunakan atau memakai aplikasi itu sendiri. Maka operator atau pengguna aplikasi ini diharapkan mengerti dan memahami bagaimana selayaknya aplikasi tersebut digunakan agar dapat menunjang kinerja dalam pengelolaan keuangan perusahaan

Untuk penelitian selanjutnya penulis mengharapkan agar dilakukan pengelolaan keuangan perusahaan secara keseluruhan tidak hanya membahas mengenai pembukuan operasional keuangan saja.

Daftar Pustaka:

[1] Hakim, L. (2006). Buku Sakti Menjadi

Programer Sejati PHP. Yogyakarta: Solusi-Media.

[2] Inge, (20017, April 24). pengertianmu. Retriverd from

http://pengertianmu.com/2015/02/pengertia n-menurut-para-ahli.html?m=1

[3] Pranomo, (2017, Mei 25). Pengertian menurut

para ahli. Retriverd from

http://pengertianmu.com/2015/02/pengertia n-menurut-para-ahli.html?m=1

[4] Quatrani. (1999). Visual Modeling with Rational

Rose 2000 and UML. Unaited States of America:

addsion wesley.

[5] Winnest, J. (2010). Agile Web Application

Development with yii 1.1 and PHPS. Packt

Publishing Ltd.

[6] http://www.yiiframework.com (diakses tanggal 25 juli 2017)

Figur

Memperbarui...

Related subjects :