Ass..Rangkaian Informasi baik lokal/ nasional maupun internasional/ terangkai dalam Fokus Siang/ di kesempatan Senin, 25 Januari 2010// Kali ini bersama saya Tisha Aulia/ dan berikut informasi selengkapnya///
Apoteker Himbau Masyarakat Lakukan Swa medikasi untuk Penyakit Ringan,
FOTS, Senin 25 Jan 2010 @6.30
Sahabat MQ/ Ikatan Apoteker Indonesia IAI menghimbau/ agar masyarakat dapat melakukan swa medikasi atau sistem pengobatan sendiri/ untuk penyakit-peyakit ringan// Perwakilan IAI sekaligus Direktur Pusat Informasi Obat UII –Sukir Satrija Djati- mengatakan/ gerakan swa medikasi ini/ juga bertujuan untuk menekan para apoteker/ agar selalu siap di apotik/ guna melayani masyarakat secara paripurna// Pasalnya/ dari ribuan apoteker yang tersebar/ baru sekitar 60 persen yang standby di apotik// Padahal apoteker sebagai ahli obat-obatan/ dapat memberikan informasi obat yang tepat/ kepada masyarakat// Selain itu Sukir juga berharap sebagaimana dilaporkan reporter MQ FM –Tria Haidar-/ agar masyarakat datang ke apotik/ jika hendak membeli obat-obatan yang terjamin kualitas dan keamanannya// Terlebih/ di tengah maraknya peredaran obat-obat kadaluwarsa/ di pasaran/// Tria
Bonek Melintas, 1 Warga Tegalrejo Terluka, FOTS, Senin 25 Jan 2010 @7.30 Sahabat MQ/ seorang warga Tegalrejo Yogyakarta –Seto- terluka/ saat kereta api yang mengangkut rombongan Bonek melintas/ di kawasan tersebut/ Ahad sore// Korban terkena lemparan batu di sekitar mata kanannya/ saat berada di dekat perlintasan kereta api/ di kampung Tegalrejo Yogyakarta// Seto mengku/ pihaknya baru saja tiba di lokasi tersebut/ saat Bonek melintas dengan kecepatan tinggi/ dan melemparkan batu-batu ke arah warga// Seto menganggap/ ulah para supporter Persebaya tersebut/ sangat keterlaluan// Sementara itu/ meski telah terjadi berulang kali/ namun seorang warga Ngaglik Tegalrejo –Mujiyati- mengaku resah/ dengan ulah anarkis para supporter tim kesebelasan dari Surabaya tersebut// Reporter MQ FM –Tria Haidar- melaporkan/ selain melukai seorang warga Tegalrejo/ ulah Bonek di stasiun Lempuyangan Yogyakarta/ juga sempat menciderai seorang jurnalis TV swasta Nasional/ dan seorang personel intel/// Tria
Prihatin Angka Gizi Buruk Tinggi, IMM Stikes Aisyiyah Berdemonstrasi,FOTS, Senin 25 Jan 2010 @8.30
para pengguna jalan/ yang melintas di kawasan Malioboro/// Tria
Lima Wartawan Meninggal karena Kriminalisasi Pers, Senin, 25 Januari 2010 09:20 WIB Sahabat MQ/ Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Indonesia/ mencatat sebanyak lima orang wartawan meninggal dunia atau hilang/ yang diduga akibat kriminalisasi pers di Indonesia/ sejak 1989 hingga 2009// Satu dari lima kasus tersebut/ terjadi sebelum Undnag-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers disahkan/ dan empat lagi/ justru setelah UU Pers disahkan// Pengurus Divisi Advokasi AJI Indonesia -Eko Maryadi menyatakan/ Korban-korban kriminalisasi pers tersebut yakni -Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin/ wartawan Harian Bernas Yogyakarta pada tahun 1989/ dimana para pelakunya hingga kini belum terungkap// Udin meninggal dunia/ diduga terkait berita yang ditulisnya tentang kasus korupsi di Bantul// Selanjutnya adalah reporter stasiun televisi nasional RCTI -Sory Ersa Siregar/ yang mwninggal dunia setelah diculik oleh pihak yang belum juga terungkap hingga saat ini// Peristiwa penculikan Ersa ini/ terjadi ketika yang bersangkutan meliput konflik Aceh di Langsa pada tahun 2003// Ersa ditemukan meninggal/ dalam baku tembak di Kuala Maniham/ Simpang Ulim/ Aceh Timur// eko menambahkan seperti dilansir Media Indonesia Online/ korban lainnya adalah wartawan koran Berita Sore Medan -Elyudin Telaumbanua/ yang diculik pihak tidak dikenal di Pulau Nias Sumatra Utara pada tahun 2005// Wartawan HerliYanto dari Tabloid Delta Post Sidoarjo/ Jawa Timur/ pada 2006/ yang ditemukan meninggal pada 29 April 2006/ di dalam hutan jati Desa Tarokan/ Kecamatan Banyuanyar/ Kabupaten Probolinggo/ Jawa Timur/// Satu korban lainnya yakni Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa/ wartawan Radar Bali yang duitemukan meninggal pada 2009/ yang ditemukan meninggal dalam posisi mengambang di permukaan laut// Anak Agung diduga meninggal terkait berita kasus korupsi yang ditulisnya