• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA TEXTPUZZLE DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 MUNTILAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA TEXTPUZZLE DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 MUNTILAN."

Copied!
253
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Juwifa Dewihayu Elokkumayang
  • Pengajar:
    • Dra. Tri Kartika Handayani, M.Pd.
  • Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Bahasa Jerman
  • Topik: KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA TEXTPUZZLE DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 MUNTILAN
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2014
  • Kota: Yogyakarta

I. Latar Belakang dan Rumusan Masalah

Bagian ini membahas konteks penelitian yang berfokus pada rendahnya minat belajar bahasa Jerman dan kurang optimalnya keterampilan membaca siswa kelas XI SMA Negeri 1 Muntilan. Penggunaan media konvensional yang monoton diidentifikasi sebagai salah satu penyebabnya. Penelitian ini diusulkan sebagai solusi inovatif dengan menguji efektivitas penggunaan media Textpuzzle dalam meningkatkan keterampilan membaca. Rumusan masalah penelitian diformulasikan untuk menyelidiki perbedaan prestasi belajar antara kelompok eksperimen (menggunakan Textpuzzle) dan kelompok kontrol (menggunakan media konvensional), serta untuk menentukan keefektifan Textpuzzle itu sendiri.

II. Kajian Teori

Bagian ini menjabarkan teori-teori yang mendasari penelitian. Teori pembelajaran bahasa asing dibahas, menekankan pentingnya penguasaan empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis) dan pentingnya pendekatan komunikatif. Hakikat media pembelajaran dijelaskan, termasuk manfaatnya dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar, serta berbagai jenis media pembelajaran. Selanjutnya, dijelaskan secara detail tentang Textpuzzle sebagai media pembelajaran interaktif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses menyusun potongan teks untuk memahami makna bacaan. Terakhir, dibahas hakikat keterampilan membaca, mencakup proses fisik dan mental yang terlibat, serta tujuan membaca dalam konteks pembelajaran bahasa asing.

2.1 Hakikat Pembelajaran Bahasa Asing

Sub-bab ini menelaah definisi bahasa sebagai alat komunikasi, baik individual maupun sosial. Diuraikan pula berbagai teori pembelajaran bahasa asing yang menekankan pada aspek komunikatif dan penguasaan empat keterampilan berbahasa. Diskusi ini menghubungkan teori-teori tersebut dengan tujuan pembelajaran bahasa asing yang berorientasi pada kemampuan berkomunikasi efektif dalam bahasa target.

2.2 Hakikat Media Pembelajaran

Sub-bab ini menjelaskan definisi media pembelajaran dan fungsinya sebagai perantara dalam proses belajar mengajar. Berbagai teori tentang manfaat media pembelajaran dibahas, menekankan perannya dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan variasi metode pengajaran. Diskusi ini juga meliputi klasifikasi media pembelajaran berdasarkan jenis dan teknologi yang digunakan, termasuk media cetak, audio-visual, dan berbasis komputer.

2.3 Textpuzzle sebagai Media Pembelajaran

Sub-bab ini secara mendalam membahas Textpuzzle sebagai salah satu jenis media pembelajaran interaktif. Penjelasannya meliputi kelebihan dan kekurangan penggunaan Textpuzzle, serta langkah-langkah penerapannya dalam konteks pembelajaran keterampilan membaca bahasa Jerman. Diskusi ini juga menyoroti peran guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran menggunakan Textpuzzle.

2.4 Hakikat Keterampilan Membaca

Sub-bab ini membahas definisi membaca sebagai proses yang kompleks, melibatkan aspek fisik dan mental. Berbagai teori tentang tujuan membaca dan proses yang terlibat dibahas, termasuk aspek-aspek mekanik dan kognitif. Diskusi ini juga mencakup berbagai jenis keterampilan membaca, seperti pengenalan kata, pemahaman, dan strategi membaca efektif.

III. Metodologi Penelitian

Bagian ini menjelaskan desain penelitian, populasi, sampel, instrumen, dan teknik pengumpulan data. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pre-test dan post-test control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Muntilan. Sampel dipilih menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan membaca bahasa Jerman. Instrumen penelitian berupa tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Bagian ini menyajikan hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. Data pre-test dan post-test dari kelompok eksperimen dan kontrol dibandingkan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil uji statistik (misalnya, uji-t) digunakan untuk menguji perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Pembahasan berfokus pada interpretasi hasil analisis data dan pembandingannya dengan teori-teori yang telah dikaji sebelumnya.

V. Kesimpulan, Implikasi, dan Saran

Bagian ini merangkum temuan penelitian, menyimpulkan apakah Textpuzzle efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Jerman, dan membahas implikasinya bagi praktik pembelajaran bahasa Jerman di sekolah. Saran-saran untuk penelitian selanjutnya juga diberikan, misalnya pengembangan media Textpuzzle yang lebih inovatif atau penelitian dengan populasi yang lebih besar.

Gambar

Gambar 1: Contoh Teks Utuh Textpuzzle
Gambar 2: Contoh  Potongan-potongan teks dalam bentuk Textpuzzle
Tabel 1: Control Group Pre-test-Post-test Design
Tabel 2: Jadwal Pelaksanaan Penelitian di SMA N 1 Muntilan
+7

Referensi

Dokumen terkait

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul ”Keefektifan Penggunaan Metode Talking Stick dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Jerman Peserta

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan penguasaan kosakata bahasa Jerman peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Muntilan Magelang antara yang diajar dengan

Upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis dapat dilakukan dengan pemanfaatan portofolio dalam pembelajaran menulis bahasa Jerman dikarenakan dengan menggunakan

Disamping mengubah norma yang berhubungan dengan hasil belajar, pembelajaran kooperatif dapat memberikan keuntungan baik pada peserta didik kelompok bawah maupun kelompok

Berdasarkan hasil analisis data yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran kartu kuartet efektif dalam pembelajaran keterampilan

Terimakasih kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul ” Keefektifan Penggunaan Media Keartu

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Instagram untuk pembelajaran menulis bahasa Jerman mendapatkan respons positif dari peserta didik kelas XI,

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah hasil belajar keterampilan membaca bahasa jerman dengan penggunaan media Big Book peserta didik kelas X IPS-1 SMAN 1 Sooko