WALI KOTA BOGOR PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALI KOTA BOGOR
NOMOR 43 TAHUN 2022 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALI KOTA NOMOR 81 TAHUN 2019 TENTANG RENCANA STRATEGIS DINAS PENANAMAN MODAL DAN
PERIZINAN TERPADU SATU PINTU TAHUN 2019-2024
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
WALI KOTA BOGOR,
Menimbang : a. bahwa Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2024
telah ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 81 Tahun 2019 tentang Rencana Strategis
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2024;
b.
bahwa sehubungan dengan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Bogor Tahun 2019-2024 yang diatur berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 tentang Perubahan atasPeraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2019-2024, perlu dilakukan perubahan atas
Peraturan Wali Kota sebagaimana dimaksud pada huruf a
; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu
menetapkan Peraturan Wali Kota tentang Perubahan
atas Peraturan Wali Kota Nomor 81 Tahun 2019
-2-
tentang Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2024.
Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur, Djawa Tengah, Djawa Barat dan dalam Daerah Istimewa Yogyakarta
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 45 sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1954 tentang Pengubahan Undang-Undang
Nomor 16 dan Nomor 17 Tahun 1950 (Republik Indonesia Dahulu) tentang Pembentukan Kota-kota Besar dan Kota-kota Kecil di Djawa (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 551);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587)
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik
-3-
Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6041);
7. Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 136);
8. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 10);
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan,
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);
10. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9
Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Daerah
Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025 (Lembaran
Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008 Nomor 2,
Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat
Nomor 45), sebagaimana telah diubah beberapa kali
terakhir dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat
Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9
-4-
Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 236);
11. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat (Lembaran Daerah Tahun 2009 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 64);
12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2010 Nomor 22, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 86);
13. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan
Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2010 Nomor 1);
14. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2009 Nomor 3);
15. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 14 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2019-2024 (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2019 Nomor 11) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 5 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan
Daerah Nomor 14 Tahun 2019 tentang
-5-
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2019-2024 (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2022 Nomor 5);
16. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2021 Nomor 3);
17. Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 144 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah (Berita Daerah Kota Bogor Tahun 2021 Nomor 144);
18. Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 164 Tahun 2021 tentang Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Kota Bogor (Berita Daerah Kota Bogor Tahun 2021 Nomor 164).
MEMUTUSKAN:
Menetapkan: PERATURAN WALI KOTA TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALI KOTA NOMOR 81 TAHUN 2019 TENTANG RENCANA STRATEGIS DINAS PENANAMAN
MODAL DAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU TAHUN 2019-2024
Pasal I
Lampiran Peraturan Wali Kota Nomor 81 Tahun 2019
tentang Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan
Perizinan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2024 (Berita
Daerah Kota Bogor Tahun 2019 Nomor 81) diubah
sehingga berbunyi sebagaimana tercantum dalam
Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Wali Kota ini.
-6-
Pasal II
Peraturan Wali Kota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Wali Kota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Bogor.
Ditetapkan di Bogor pada tanggal 3 Juni 2022
WALI KOTA BOGOR, Ttd.
BIMA ARYA Diundangkan di Bogor
pada tanggal 3 Juni 2022
SEKRETARIS DAERAH KOTA BOGOR, Ttd.
SYARIFAH SOFIAH DWIKORAWATI
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2022 NOMOR 43
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga tugas penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Perubahan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor Tahun 2019-2024 telah dapat kami selesaikan.
RENSTRA ini disusun sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, tata cara evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta tata cara perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.Penyusunan RENSTRA Perubahan ini merupakan upaya kami untuk dapat menyusun Rencana Kerja DPMPTSP Kota Bogor 5 (lima) tahun,maka sesuai dengan tugas dan fungsi setiap Dinas, Instansi, Kantor dan Badan, diwajibkan menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) Perubahan yang memuat Visi dan Misi, kebijakan serta program pembangunan dalam kurun 5 (lima) tahun.
Berpedoman dengan RENSTRA Perubahan ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu akan menyelenggarakan kegiatan secara lebih sistematis, konsisten, dan seimbang sehingga pencapaian kinerja rencana strategis yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan serta partisipasi dalam penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Perubahan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor Tahun 2019-2024.
Bogor, Juni 2022
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu
Kota Bogor
Drs. Firdaus, M.Si Pembina Utama Muda NIP. 19671226 198603 1 002
DAFTAR ISI ... i
BAB I PENDAHULUAN ………... 1
1.1 Latar Belakang ……… 1
1.2 Landasan Hukum ……….. 2
1.3 Maksud dan Tujuan ……… 4
1.4 Sistematika Penulisan ……… 5
BAB II GAMBARAN PELAYANAN ……….. 8
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur ………. 8
2.2 Sumber Daya PD ……… 8
2.3 Kinerja Pelayanan PD ……….. 35
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan ………... 45
BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS ……… 48
3.1 Identifikasi Permasalahan BerdasarkanTugas dan Fungsi Pelayanan … 48 3.2 Telaahan Visi Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 54 3.3 Telaahan (RT RW) dan (KLHS) ……… 58
3.4 Penataan Isu-isu Strategis ………. 60
BAB IV TUJUAN, SASARAN DAN CARA MENCAPAINYA ... 62
4.1 Tujuan ……….. 62
4.2 Sasaran ………... 62
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ... 64
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 69
BAB VII KINERJA PENYELENGGAN BIDANG URUSAN ... 88
BAB VII PENUTUP ... 93
Halaman
BAB II GAMBARAN PELAYANAN ………. 8 2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah ……… 8 2.1 TabelJumlahPegawaiBerdasarkan Status Kepegawaian …. 9 2.2 TabelJumlahPegawaiBerdasarkan Status Pendidikan ……. 9 2.3 TabelJumlahPegawaiBerdasarkanGolongan ……….. 10 2.4 TabelRencanaKebutuhanSumberDayaManusiaDinasPenanam
anModal dan PelayananTerpadu Satu Pintu Kota
Bogor……… 10
2.5 TabelRencanaKebutuhanPeningkatanKompetensiSumberD
aya………. 14
2.6 TabelRencanaPemenuhanSarana dan
PrasaranaDinasPenanamanModal dan PelayananTerpadu Satu Pintu…………
21
2.7 TabelRencanaPemeliharaanSarana dan PrasaranaDinasPenanamanModal danPelayananTerpadu Satu
Pintu Kota
Bogor………
27
2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ………. 35 2.8 Tabel Rekapitulasi IzinOperasional ……….. 35 2.9 Tabel Rekapitulasi Izin Penataan
Ruang
………. 38
2.10 Tabel Realisasi Investasi Tahun 2015 - 2018
………. 39
2.11 Tabel Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah DPMPTSP Kota Bogor ………. 41 2.12 Tabel Anggaran dan RealisasiPendanaanPelayananPerangkat
Daerah DPMPTSP Kota Bogor……….. 44 BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS ……… 48 3.1 IdentifikasiPermasalahanBerdasarkanTugas dan FungsiPelayanan 48
3.1 TabelPemetaanPermasalahanuntukPenentuanPrioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah……….. 48 3.2 TabelTarget dan RealisasiRetribusi yang Dipungut oleh
DPMPTSP Kota Bogor……….. 53
Kepala Daerah ……… 54 3.3 Tabel Faktor Penghambat dan Pendorong Pencapaian Visi,
Misi dan Program di DPMPTSP Kota Bogor ……….. 57 BAB IV TUJUAN DAN SASARAN ……… 62 4.1 TabelTujuan, sasaran dan indikator DPMPTSP Kota Bogor ……….. 63 BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ……… 64 5.1 TabelTujuan, sasaran, strategi dan kebijakan ……….. 65 BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ………….. 69
6.1 Tabel Rencana Program, Kegiatan dan Pendanaan Perangkat Daerah DPMPTSP ……… 71 6.2 Tabel Rencana Program dan Kegiatan Unggulan DPMPTSP Kota
Bogor ……… 83
BAB VII KINERJA PENYELENGGAN BIDANG URUSAN ……… 88 7.1 Tabel Indikator Kinerja Mengacu pada Sasaran dan Tujuan
RPJMD ……….. 89
7.2 Tabel lndikator Kinerja Kunci Urusan Pemerintahan Bidang Penanaman Modal ……… 90
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sehubungan adanya Perubahan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 14 Tahun 2019 tentang RPJMD Kota Bogor Tahun 2019-2024, dan sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sehingga perlu disusun Perubahan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2019-2024 berdasarkan Perubahan RPJMD Kota Bogor Tahun 2019-2024.
Seiring dengan dinamika permasalahan yang terjadi pada tahun 2020, dimana pada triwulan pertama tahun 2020 telahterjadi Pandemi covid-19 yang sangat berdampak secara global dan berpengaruh signifikan terhadap pencapaian rencana program pembangunan di Kota Bogor di tahun 2020 maupun tahun tahun berikutnya, maka dianggap perlu untuk melakukan penyesuaian- penyesuaianterhadap Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor Tahun 2019 -2024 baik kebijakan, strategi maupun prioritas pembangunan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor di sisa masa berlakunya Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota
Bogor Tahun 2019-2024.
Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (Renstra DPMPTSP) Kota Bogor Tahun 2019-2024 adalah dokumen perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun sehubungan dengan tugas dan fungsi dari DPMPTSP dengan memperhitungkan perkembangan lingkungan strategis. Dokumen Renstra ini merupakan penjabaran dari rencana pencapaian tujuan dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor Tahun 2019-2024.
Renstra DPMPTSP Kota Bogor Tahun 2019-2024 berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan di bidang Penanaman Modal. Rencana Strategis ini merupakan penjabaran dari Visi dan Misi pembangunan daerah Pemerintah Kota Bogor Tahun 2019 - 2024 yang memuat arah kebijakan, tujuan, strategi, sasaran, program dan indikator kinerja tahunan. Ruang lingkup Renstra DPMPTSP mencakup semua kegiatan Dinas yang dibiayai dari APBD Kota Bogor dan disusun untuk kurun waktu 5 (lima) tahun.
Berdasarkan Permendagri No. 86 Tahun 2017 pasal 109 - 124, tahapan penyusunan Renstra Perangkat Daerah adalah sebagai berikut: Penyusunan rancangan awal Renstra Perangkat Daerah dilakukan bersamaandengan penyusunan rancangan awal RPJMD, Rancangan Renstra Perangkat Daerah dibahas dalam forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah, Rancangan Renstra Perangkat Daerah diverifikasi oleh Bappeda untuk memastikan rancangan Renstra selaras dengan rancangan awal RPJMD. Perumusan rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah, Penyampaian rancangan akhir Renstra dari kepala Perangkat Daerah kepada kepala Bappeda untuk diverifikasi dan disampaikan paling lambat satu minggu setelah Peraturan Daerah tentang RPJMD ditetapkan, Bappeda menyampaikan saran dan rekomendasi untuk penyempurnaan rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah kepada Perangkat Daerah, berdasarkan saran dan rekomendasi dari Bappeda, Kepala Perangkat Daerah menyempurnakan rancangan akhir Renstra, selanjutnya Bappeda menyampaikan rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah yang telah diverifikasi kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah untuk ditetapkan dengan Perkada.
Renstra DPMPTSP Kota Bogor ini dijadikan sebagai pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Renstra DPMPTSP Kota Bogor untuk lima tahun kedepan. Oleh sebab itu, penyusunan Renstra DPMPTSP Kota Bogor ini menjadi sangat penting dan strategis dalam menentukan arah pelayanan kepada masyarakat.
1.2 Landasan Hukum
1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur, Djawa Tengah, Djawa Barat dan dalam Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 45 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1954 tentang Pengubahan Undang-Undang Nomor 16 dan Nomor 17 Tahun 1950 (Republik Indonesia Dahulu) tentang Pembentukan Kota-kota Besar dan Kota-kota Kecil di Djawa (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 551) ;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 09 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembara Negara republik Indoensia Tahun 2015 Nomr 58, Tambahan embaran Negara republik Indonesia Nomor 5679);
6. Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
7. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6041
);8. Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 136);
9. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 3);
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);
11. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan DaerahProvinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025 (LembaranDaerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008 Nomor 2,Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa BaratNomor 45), sebagaimana telah diubah beberapa kaliterakhir dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa BaratNomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 236);
12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat (Lembaran Daerah Tahun 2009 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 64);
13. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029
(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2010 Nomor 22, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 86);
14. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2008 tentang tata cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2010 Nomor 1 Seri E):
15. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Tahun 2005 – 2025 (Lembaran daerah kota Bogor Tahun 2009 Nomor 3 Seri E):
16. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor (Lembar Daerah Kota Bogor Nomor 11 Seri E);
17. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2021 Nomor 3);
18. Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 144 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah (Berita Daerah Kota Bogor Tahun 2021 Nomor 144);
19. Peraturan Walikota Bogor Nomor 164 Tahun 2021 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Tata Kerja dan Uraian Tugas Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor;
20. Peraturan Walikota Bogor Nomor 85 Tahun 2021 tentang Pelimpahan Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Renstra Dinas PMPTSP Kota Bogor 2019-2024 adalah untuk Penyelarasan Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan Perangkat Daerah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor, dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsinya dalam kurun waktu 5 (lima) tahun mengacu kepada RPJMD Kota Bogor Tahun 2019-2024.
Tujuan penyusunan Renstra Dinas PMPTSP 2019-2024 adalah:
1. Menetapkan Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan serta program dan indikasi kegiatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor beserta indikator kinerja dan target kinerja pada tahun 2019–2024 dalam rangka menunjang Visi dan Misi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 14 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor Tahun 2019-2024;
2. Memberikan pedoman bagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor dalam menyusun Rencana Kerja tahunan (Tahun 2019–
2024);
3. Menetapkan tolok ukur kinerja dan target kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu khususnya dalam pelaksanaan tugas urusan pemerintahan di bidangnya, yang harus dipertanggungjawabkan dalam dokumen LKIP, LPPD dan LKPJ tahunan dan LKPJ Akhir Masa Jabatan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Rencana strategis Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor disusun sesuai dengan Permendagri No. 86 Tahun 2017 pasal 110. Adapun sistematika penulisan adalah sebagai berikut:
BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Mengemukakan secara ringkas pengertian Renstra Perangkat Daerah, fungsi Renstra Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, proses penyusunan Renstra Perangkat Daerah, keterkaitan Renstra Perangkat Daerah dengan RPJMD, Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota, dan dengan Renja Perangkat Daerah.
1.2 Landasan Hukum
Memuat penjelasan tentang Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang struktur organisasi, tugas dan fungsi, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.
1.3 Maksud dan Tujuan
Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renstra Perangkat Daerah
1.4 Sistematika Penulisan
Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renstra Perangkat Daerah, serta susunan garis besar isi dokumen.
BAB II. GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
Memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) DPMPTSP dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki DPMPTSP dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra DPMPTSP periode sebelumnya,
mengemukakan capaian program prioritas DPMPTSP yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra DPMPTSP ini.
2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah.
Memuat penjelasan umum tentang dasar hukum pembentukan Perangkat Daerah, struktur organisasi Perangkat Daerah, serta uraian tugas dan fungsi sampai dengan satu eselon dibawah kepala Perangkat Daerah. Uraian tentang struktur organisasi Perangkat Daerah ditujukan untuk menunjukkan organisasi, jumlah personil, dan tata laksana Perangkat Daerah (proses, prosedur, mekanisme).
2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah
Memuat penjelasan ringkas tentang macam sumber daya yang dimiliki Perangkat Daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, mencakup sumber daya manusia, asset/modal, dan unit usaha yang masih operasional.
2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Bagian
Bagian ini menunjukkan tingkat capaian kinerja Perangkat Daerah berdasarkan sasaran/target Renstra Perangkat Daerah periode sebelumnya, menurut SPM untuk urusan wajib, dan/atau indikator kinerja pelayanan Perangkat Daerah dan/atau indikator lainnya.
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah Bagian ini mengemukakan hasil analisis terhadap Renstra K/L dan Renstra Perangkat Daerah kabupaten/kota (untuk provinsi) dan Renstra Perangkat Daerah provinsi (untuk kabupaten/kota), hasil telaahan terhadap RTRW, dan hasil analisis terhadap KLHS yang berimplikasi sebagai tantangan dan peluang bagi pengembangan pelayanan Perangkat Daerah pada lima tahun mendatang. Bagian ini mengemukakan macam pelayanan, perkiraan besaran kebutuhan pelayanan, dan arahan lokasi pengembangan pelayanan yang dibutuhkan.
BABIII. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
Perangkat Daerah
Pada bagian ini dikemukakan permasalahan- permasalahan pelayanan Perangkat Daerah beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra
Bagian ini mengemukakan apa saja faktor-faktor penghambat ataupun faktor-faktor pendorong dari pelayanan Perangkat Daerah yang
mempengaruhi permasalahan pelayanan Perangkat Daerah ditinjau dari sasaran jangka menengah Renstra K/L ataupun Renstra Perangkat Daerah provinsi/kabupaten/kota.
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Pada bagian ini dikemukakan apa saja faktor-faktor penghambat dan pendorong dari pelayanan Perangkat Daerah yang mempengaruhi permasalahan pelayanan Perangkat Daerah ditinjau dari implikasi RTRW dan KLHS.
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis
BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah.Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah Perangkat Daerah.
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan DPMPTSP dalam lima tahun mendatang
BABVI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif.
BAB VII.KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja DPMPTSP yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai DPMPTSP dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.
BAB VIII.PENUTUP
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor (Lembaran Daerah Kota Bogor tahun 2016 Nomor 1 Seri D) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor (Lembaran Daerah Kota Bogor tahun 2019 Nomor 1 Seri D), Peraturan Walikota Bogor Nomor 81 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Bogor tahun 2018) dan Peraturan Walikota Bogor Nomor 164 Tahun 2021 tentang Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Jabatan Struktural Di Lingkungan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor, DPMPTSP Kota Bogor mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah di bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan fungsi sebagai berikut :
1. Perumusan Kebijakan Teknis di Bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
2. Pelaksanaan teknis operasional di Bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
3. Pembinaan dan Pelaksanaan Tugas di Bidang Penanaman Modal dan PelayananTerpadu Satu Pintu
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Tugas pokok dan fungsi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dan dibantu oleh unsur pelaksana dengan sebagaimana Struktur Organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor yang terdiri dari:
1. Kepala Dinas
2. Sekretariat membawahkan:
1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 2. Kelompok Substansi Keuangan ;
3. Kelompok Substansi Perencanaan dan Pelaporan ; 3. Kelompok Jabatan Fungsional Penanaman Modal; dan
4. Kelompok Jabatan Fungsional Pelayanan Terpadu Satu Pintu:
2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah 1. Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Aparatur merupakan unsur yang sangat penting dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut. Secara kuantitatif, DPMPTSP memiliki pegawai yang cukup memadai, yaitu sebanyak 64 orang, terdiri dari 41 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 25 orang pelaksana/Non PNS, dengan ringkasan sebagai berikut:
Tabel 2.1 Jumlah Pegawai berdasarkan Status Kepegawaian No. Status Kepegawaian Jabatan Jumlah
1. ASN (PNS) Kepala Dinas 1
Sekretaris 1
Analis Kebijakan Madya 4
Kepala Subag 1
Analis Keuangan Pusat
dan Daerah Muda 1
Perencana Ahli Muda 1 Analis Kebijakan Ahli
Muda 10
Pranata Humas Ahli
Muda 1
Pranata Komputer Ahli
Muda 1
JFU 20
2. Honorer Pengemudi 1
3. Outsourcing CS/FO 7
IT 5
Security 5
OB 5
TOTAL 64
Sumber : Simpeg Kota Bogor, 2022
Dalam menyelenggarakan pelayanan masyarakat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebagai pelaksana teknis Pemerintah Kota Bogor, selain kuantitas jumlah sumber daya manusia yang harus memadai juga dibutuhkan kualitas Sumber Daya Manusia yang mencukupi diukur dari pengalaman kerja, tingkat pendidikan, maupun keahlian nya untuk mendukung kemampuan pelaksanaan tugas setiap Aparatur Pemerintah Daerah.
Tabel 2.2 Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan No Pendidikan
Sumber Daya Manusia
PNS Non
PNS Total (%) 1 S3
2 S2 17 - 17
3 S1 14 10 24
4 Diploma 3 2 3 5
5 SLTA 8 12 20
TOTAL 41 25 64 100
Sumber : Simpeg Kota Bogor, 2022
Berdasarkan kemampuan dan pengalaman pegawai maka dapat dilihat distribusi pegawai berdasarkan pangkat dan golongan, sebagai berikut:
Tabel2.3 Jumlah Pegawai berdasarkan golongan
No. Golongan /Ruang Jumlah (%)
1. Pembina utama Muda (IVc) 1
2 Pembina Tingkat I (IV/b) 1
3 Pembina (IV/a) 11
4 Penata Tingkat I (III/d) 10
5 Penata (III/c) 5
6 Penata Muda Tingkat I (III/b) 5
7 Penata Muda (III/a) 2
8 Pengatur Tingkat I (II/d) 7
9 Pengatur (IIc) -
Non PNS 23
TOTAL 64 100
Sumber : Simpeg Kota Bogor, 2022
Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam suatu organisasi. Jalannya roda suatu organisasi sangat tergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang ada didalamnya.Untuk mengoptimalkan Pelayanan di DPMPTSP Kota Bogor, dibutuhkan Sumber Daya Manusia, yang disesuaikan dengan standar kompetensi yang sesuai dengan tugas dan jabatan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas pelayanan pada DPMPTSPKota Bogor dapat digambarkan dalam Tabel berikut ini :
Tabel 2.4 Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor
No Nama Jabatan
Jumlah Kondisi SDM Saat Ini (s.d Semester 1 Tahun 2022)
Jumlah Kebutuhan SDM s.d Tahun 2024
Jumlah Pemenuhan SDM s.d Tahun 2024
PNS P3K Non
PNS PNS P3K PNS P3K
1 Kepala 1 - - 1 - -
2 Sekretaris 1 - - 1 - -
2.1 Perencana Ahli Muda 1 - - 1 - -
2.1.1
Analis Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan
1 - - 1 - -
2.1.2
Pengelola Bahan Perencanaan dan Pelaporan
- - - 1 - -
2.2 Kasubag Umum dan
Kepegawaian 1 - - 1 - -
2.2.1 Analis Sumber Daya
Manusia Aparatur 1 - - 1 - -
No Nama Jabatan
Jumlah Kondisi SDM Saat Ini (s.d Semester 1 Tahun
2022)
Jumlah Kebutuhan SDM s.d Tahun
2024
Jumlah Pemenuhan
SDM s.d Tahun 2024
PNS P3K Non
PNS PNS P3K PNS P3K
2.2.2 Pengadministrasi
Umum 0 - - 2 - -
2.2.3
Pengelola
Pemanfaatan Barang Milik Daerah
2 - - 2 - -
2.2.4
Pengelola Rumah
Tangga 1 - - 1 - -
2.3
Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda
1 - - 1 - -
2.3.1 Bendahara 2 - - 2 - -
2.3.2 Verifikator Data Laporan Keuangan
0 - - 1 - -
2.3.3 Pengelola Keuangan 1 - - 1 - -
3 Kelompok Substansi
Penanaman Modal 3 - - 3 - -
3.1 Sub Kelompok Substansi Pemantauan dan Regulasi Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.1.1 Analis Hasil Pengawasan dan Pengaduan Masyarakat
0 - - 1 - -
3.1.2 Pengelola Pengaduan
Publik 1 - - 1 - -
3.2 Sub Kelompok Substansi Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.2.1 Pengawas Penanaman
Modal 1 - - 1 - -
3.2.2 Pengolah Pemodalan
dan Investasi 0 - - 1 - -
3.3 Sub Kelompok Substansi Pembinaan dan Kajian
Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.3.1 Analis Pembinaan Kelembagaan Investasi
0 - - 1 - -
3.3.2 Pengelola Data Pengembangan Investasi
1 - - 1 - -
3.4 Sub Kelompok Substansi Fasilitasi dan Insentif
1 - - 1 - -
No Nama Jabatan
Jumlah Kondisi SDM Saat Ini (s.d Semester 1 Tahun 2022)
Jumlah Kebutuhan SDM s.d Tahun 2024
Jumlah Pemenuhan SDM s.d Tahun 2024
PNS P3K Non
PNS PNS P3K PNS P3K
3.4.1 Analis Dokumen Perizinan
0 - - 1 - -
3.4.2 Pengelola Dokumen
Perizinan 1 - - 1 - -
3.5 Sub Kelompok Substansi Potensi Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.5.1 Analis Dokumen
Perizinan 0 - - 1 - -
3.5.2 Pengelola Dokumen
Perizinan 1 - - 1 - -
3.6 Sub Kelompok Substansi Perencanaan Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.6.1 Analis Dokumen
Perizinan 1 - - 2 - -
3.6.2 Pengelola Dokumen
Perizinan 0 - - 1 - -
3.7 Sub Kelompok Substansi Promosi Penanaman Modal
1 - - 1 - -
3.7.1 Penyusun Promosi
dan Kerjasama 1 - - 1 - -
3.7.2 Pranata Promosi 0 - - 1 - -
3.8 Sub Kelompok Substansi Perencanaan dan Pengembangan Promosi
1 - - 1 - -
3.8.1 Analis Penanaman
Modal 0 - - 1 - -
3.8.2 Pengelola Pengembangan Investasi
0 - - 1 - -
3.9 Sub Kelompok Substansi Pengelola Data dan Informasi
1 - - 1 - -
3.9.1 Analis Sistim Informasi dan Jaringan
1 - - 3 - -
3.9.2 Pengelola Data 1 - - 1 - -
3.9.3 Pengelola Teknologi
dan Informasi 0 - - 2 - -
4 Kelompok Substansi Pelayanan Terpadu Satu Pintu
1 - - 1 - -
4.1 Sub Kelompok Substansi Pelayanan Penanaman Modal
1 - - 1 - -
Sumber : Anjab 2022 Bezzeting, DPMPTSP Kota Bogor 2022
No Nama Jabatan
Jumlah Kondisi SDM Saat Ini (s.d Semester 1 Tahun
2022)
Jumlah Kebutuhan SDM s.d Tahun 2024
Jumlah Pemenuhan SDM s.d Tahun 2024
PNS P3K Non
PNS PNS P3K PNS P3K
4.1.1 Analis Dokumen Perizinan
0 - - 2 - -
4.1.2 Pengelola Dokumen
Perizinan 0 - - 1 - -
4.2 Sub Kelompok Substansi Integrasi Pelayanan
1 - - 1 - -
4.2.1 Analis Tata Ruang 2 - - 3 - -
4.2.2 Pengelola Pengendalian Pemanfaatan Ruang
0 - - 1 - -
4.3 Sub Kelompok Substansi Konsultasi dan Pengaduan
1 - - 1 - -
4.3.1 Analis Tata Ruang 2 - - 3 - -
4.3.2 Pengelola Pengendalian Pemanfaatan Ruang
0 - - 1 - -
14
Renstra 2019 – 2024 DPMPTSP Kota BogorTabel 2.5 Rencana Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor
No Nama Jabatan
Jumlah SDM Yang Sudah Mengikuti Diklat (s.d semester 1 tahun 2022)
Rencana Jumlah SDM Yang Diusulkan Mengikuti Diklat (s.d Tahun 2024)
Fungsional Struktural Teknis Lainnya Fungsional Struktural Teknis Lainnya
1 Kepala - 1 - - -
2 Sekretaris - 1 - - -
2.1 Perencana Ahli Muda - - - - 1 -
2.1.1 Analis Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan
- - - - 1
2.1.2 Pengelola Bahan Perencanaan - - - - 1
2.2 Kasubag Umum dan Kepegawaian
- 1 - - -
2.2.1 Analis Sumber Daya Manusia Aparatur
- - - - 1
2.2.2 Pengelola Rumah Tangga - - - - 1
2.2.3 Pengadministrasi Umum - - - - 2
2.2.4 Pengelola Pemanfaatan Barang Milik Daerah
- - 2 - 2
2.3 Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda
- 1 - - -
2.3.1 Bendahara - - - - 2
15
Renstra 2019 – 2024 DPMPTSP Kota BogorNo Nama Jabatan
Jumlah SDM Yang Sudah Mengikuti Diklat (s.d semester 1 tahun 2022)
Rencana Jumlah SDM Yang Diusulkan Mengikuti Diklat (s.d Tahun 2024)
Fungsional Struktural Teknis Lainnya Fungsional Struktural Teknis Lainnya 2.3.2 Verifikator Data Laporan
Keuangan
- - - - 1
2.3.3 Pengelola Keuangan - - - - 1
3 Kelompok Substansi
Penanaman Modal - 1 - - -
3.1 Sub Kelompok Substansi Pemantauan dan Regulasi Penanaman Modal
- 1 - - - -
3.1.1 Analis Hasil Pengawasan dan
Pengaduan Masyarakat - - - - 3
3.1.2 Pengelola Pengaduan Publik - - - - 1
3.2 Sub Kelompok Substansi Pengawasan dan
Pengendalian Penanaman Modal
- - - - 2
3.2.1 Pengawas Penanaman Modal - 1 - - -
3.2.2 Pengolah Pemodalan dan
Investasi - - - - 1
3.3 Sub Kelompok Substansi Pembinaan dan Kajian Penanaman Modal
- - - - 1
3.3.1 Analis Pembinaan
Kelembagaan Investasi - 1 - - -
3.3.2 Pengelola Data Pengembangan Investasi
- - - - 1
16
Renstra 2019 – 2024 DPMPTSP Kota BogorNo Nama Jabatan
Jumlah SDM Yang Sudah Mengikuti Diklat (s.d semester 1 tahun 2022)
Rencana Jumlah SDM Yang Diusulkan Mengikuti Diklat (s.d Tahun 2024)
Fungsional Struktural Teknis Lainnya Fungsional Struktural Teknis Lainnya 6.4 Sub Kelompok Substansi
Fasilitasi dan Insentif - - - - 1
3.4.1 Analis Dokumen Perizinan - 1 - - -
3.4.2 Pengelola Dokumen Perizinan - - - - -
3.5 Sub Kelompok Substansi
Potensi Penanaman Modal - - - - 1
3.5.1 Analis Dokumen Perizinan - - - - 1
3.5.2 Pengelola Dokumen Perizinan - 1 - - -
3.6 Sub Kelompok Substansi Perencanaan Penanaman Modal
- - - - 1
3.6.1 Analis Dokumen Perizinan - - - - 1
3.6.2 Pengelola Dokumen Perizinan - 1 - - -
3.7 Sub Kelompok Substansi
Promosi Penanaman Modal - - - - 1
3.7.1 Penyusun Promosi dan
Kerjasama - - - - 1
3.7.2 Pranata Promosi - 1 - - -
3.8 Sub Kelompok Substansi Perencanaan dan Pengembangan Promosi
- - - - -
3.8.1 Analis Penanaman Modal - - - - 2
3.8.2 Pengelola Pengembangan
Investasi - - - - 1
17
Renstra 2019 – 2024 DPMPTSP Kota BogorNo Nama Jabatan
Jumlah SDM Yang Sudah Mengikuti Diklat (s.d semester 1 tahun 2022)
Rencana Jumlah SDM Yang Diusulkan Mengikuti Diklat (s.d Tahun 2024)
Fungsional Struktural Teknis Lainnya Fungsional Struktural Teknis Lainnya 3.9 Sub Kelompok Substansi
Pengelola Data dan Informasi
- 1 - - -
3.9.1 Analis Sistim Informasi dan
Jaringan - - - - 1
3.9.2 Pengelola Data - - - - 1
3.9.3 Pengelola Teknologi dan Informasi
4 Kelompok Substansi
Pelayanan Terpadu Satu Pintu - - - - 2
4.1 Sub Kelompok Substansi
Pelayanan Penanaman Modal - - - - 1
4.1.1 Analis Dokumen Perizinan - 1 - - -
4.1.2 Pengelola Dokumen Perizinan - 1 - - -
4.2 Sub Kelompok Substansi
Integrasi Pelayanan - - - - 3
4.2.1 Analis Tata Ruang - - - - 1
4.2.2 Pengelola Pengendalian
Pemanfaatan Ruang - 1 - - - -
4.3 Sub Kelompok Substansi
Konsultasi dan Pengaduan - - - - 2
4.3.1 Analis Tata Ruang - - - - 1
4.3.2 Pengelola Pengendalian
Pemanfaatan Ruang - 1 - - -
18
Renstra 2019 – 2024 DPMPTSP Kota BogorNo Nama Jabatan
Jumlah SDM Yang Sudah Mengikuti Diklat (s.d semester 1 tahun 2022)
Rencana Jumlah SDM Yang Diusulkan Mengikuti Diklat (s.d Tahun 2024)
Fungsional Struktural Teknis Lainnya Fungsional Struktural Teknis Lainnya
4.9.2 Pengelola Data - - - - 3
4.9.3 Pengelola Teknologi dan Informasi
- - - - 5
Sumber : Anjab 2022 Bezzeting, DPMPTSP Kota Bogor 2022
Apabila kita melihat uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu dilihat dari tingkat pendidikan, kepangkatan, cukup memadai dalam meningkatkan kinerja pelayanan masyarakat. Sedangkan untuk pemenuhan Pelayanan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Perlukan Sumber Daya Manusia dan untuk meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia diperlukan diklat jabatan dan diklat teknis. Diperlukan kemauan untuk lebih mengasah lagi kemampuannya dengan cara mengikuti pelatihan maupun pembelajaran mandiri guna mencapai tingkat pengetahuan tertentu yang berhubungan dengan pelaksanaan tugasnya.
1. Sarana dan Prasarana
Dalam upaya mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu telah menggunakan sarana dan prasarana yang memadai.
Untuk menyelenggarakan tugas perkantoran sebagai lembaga/instansi pelaksana teknis Pemerintah Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu menempati bangunan yang berdiri sendiri. Sarana dan Prasarana lain telah dilengkapi seperti: ruang pelayanan yang representative, mobil pelayanan, kendaraan roda dua, peralatan-peralatan survey, juga dilengkapi dengan otomasi pelayanan perizinan.
Pelayanan perizinan meliputi pelayanan online untuk semua jenis pelayanan perizinan, juga telah dilengkapi dengan integrasi sistem dengan lembaga/instansi terkait, pembayaran secara langsung (host to host) melalui bank, tandatangan elektronik, dan pelayanan mandiri sampai dengan pemohon cetak izin sendiri, dan pelayanan perizinan online berbasis android. Pada tahun 2019 sebagai implementasi Permenpan RB No. 23 Tahun 2017 tentang Mall Pelayanan Publik, DPMPTSP Kota Bogor, telah membangun Mal Pelayanan Publik “Grha Tiyasa”, merupakan Pelayanan Terintegrasi berbasis online dengan 14 Instansi dan 203 Layanan.
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor
ditunjang oleh pemenuhan sarana dan prasarana, yang sampai dengan tahun 2019 kondisinya seperti tertera pada tabel 2.6 di bawah ini :