http://epserv.fe.unila.ac.id
ABSTRAK
ANALISIS INVESTASI DI INDONESIA PERIODE 2000 - 2006
Oleh
Ambar Wulansari
Sepanjang periode 2000-2006 investasi di Indonesia yang tercermin melalui nilai Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Nilai investasi PMTDB yang terus meningkat setiap periodenya menunjukkan membaiknya perekonomian nasional pasca krisis moneter 1997 silam. Meskipun peningkatan PMTDB terus terjadi sepanjang periode tersebut bukan berarti ketiadaan kendala dalam pelaksanaan kegiatan investasi seperti fluktuasi tingkat suku bunga kredit investasi, pendapatan nasional, indeks harga saham gabungan dan nilai tukar Rupiah dapat diabaikan begitu saja. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis menganalisis seberapa besar pengaruh tingkat suku bunga kredit investasi, pendapatan nasional, indeks harga saham gabungan dan nilai tukar Rupiah terhadap investasi di Indonesia. Hipotesis yang diajukan adalah tingkat suku bunga kredit investasi, pendapatan nasional, indeks harga saham gabungan dan nilai tukar Rupiah berpengaruh nyata terhadap investasi di Indonesia. Data yang digunakan adalah data skunder runtun waktu (time series) triwulanan dengan kurun waktu penelitian 2000.I – 2006.IV yang diperoleh dari berbagai sumber statistik. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan model fungsional yang kemudian diubah menjadi model linier berganda.
Berdasarkan hasil perhitungan regresi terhadap model diperoleh koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,9891. Artinya, keeratan antara variabel bebas secara keseluruhan terhadap variabel terikat adalah sebesar 98.91 persen, sedang sisanya 1,09 persen dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar model. Berdasarkan hasil uji F sebesar 523.61 diketahui bahwa secara keseluruhan variabel tingkat suku bunga kredit investasi, pendapatan nasional, indeks harga saham gabungan dan nilai tukar Rupiah berpengaruh nyata terhadap investasi di Indonesia kurun waktu penelitian 2000.I – 2006.IV. Secara parsial ternyata masing-masing variabel bebas, tingkat suku bunga kredit investasi, pendapatan nasional, indeks harga saham gabungan dan nilai tukar Rupiah berpengaruh positif terhadap investasi di Indonesia.
Tingkat suku bunga kredit investasi signifikan dan berpengaruh positif terhadap investasi dengan nilai elastisitas terhadap investasi sebesar 0.44 (inelastis) yang berarti apabila terjadi peningkatan tingkat suku bunga kredit investasi sebesar satu persen akan menyebabkan peningkatan investasi di Indonesia sebesar 0.44 persen dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus).
Pendapatan nasional signifikan dan berpengaruh positif terhadap investasi dengan nilai elastisitas terhadap investasi sebesar 2.02. (elastis) yang berarti apabila terjadi peningkatan pendapatan nasional sebesar satu persen akan menyebabkan peningkatan investasi di Indonesia sebesar 2.02 persen dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus).
Variabel Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) signifikan dan berpengaruh positif terhadap investasi dengan nilai elastisitas sebesar 0.43 (inelastis) yang berarti apabila terjadi peningkatan indeks harga saham gabungan sebesar satu persen akan menyebabkan peningkatan investasi di Indonesia sebesar 0.43 persen dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus).
Nilai tukar Rupiah signifikan dan berpengaruh positif terhadap investasi dengan nilai elastisitas sebesar 0.52 (inelastis) yang berarti apabila terjadi depresiasi nilai tukar Rupiah sebesar satu persen akan menyebabkan peningkatan investasi di Indonesia sebesar 0.52 persen dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus).