Seri Laporan KKN Angk. 5
4 UINAM 2017
HIJAUNYA BUMI DESA BARUGA RIATTANG
Editor :
Dr. H. Kamaluddin Tajibu, M. si. Muniar, SH
Tim Penyusun :
Kurnia DS Ulfi Marhamah Dewi Nur Hidayatus S
Kasmi Zulhan Antare
Muh. Jasri Munawwarah M
Syafrullah Alpian
Widya Resky Anggriana Mukrimah
HIJAUNYA BUMI DESA BARUGA RIATTANG/ Dr.H. Kamaluddin Tajibu, M.Si
Muniar, SH
Makassar:: Pusaka Almaida, 2016 xii + 122 hlm :16x23cm
ISDN: 978-602-6253-74-3
Cetakan Pertama : 2017
Desain Sampul : Zulhan Antare Penerbit : Pusaka Almaida
Sanksi pelanggaran pasal 44 undang-undang no12 tahun 1997 tentang perubahan atas undang-undang no. 6 tahun 1982 tentang hak cipta sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang no. 7 tahun 1987.
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberikan izin untuk itu, akan di pidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)
2. Barang siapa yang dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau berhasil pelanggaranhak cipta sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 50.000.000 ( lima puluh juta rupiah).
SAMBUTAN REKTOR
Pelaksanaan KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN yang didampingi oleh Badan Pelaksana KKN. Pelaksanaannya melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan dengan asumsi bahwa pelaksanaan KKN ini dalam melakukan program-program kerjanya dilakukan dengan multi disipliner approach, sehingga program kerja KKN bisa dilaksanakan dalam berbagai pendekatan sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa yang ditempatkan di posko-posko KKN.
Atas nama pimpinan UIN Alauddin Makassar, Rektor menghaturkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Ketua LP2M saudara Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D. terkhusus kepada Kepala PPM saudara Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI atas inisiatifnya untuk mempublikasikan dan mengabadikan karya-karya KKN dalam bentuk sebuah buku, sehingga proses dan hasil pelaksanaan KKN akan menjadi refrensi pengabdian pada masa-masa yang akan datang.
Makassar, 1 Agustus 2017 Rektor UIN Alauddin Makassar
SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN
ALAUDDIN
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memiliki tugas pokok untuk menyelenggarakan dan mengkoordinir pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Dalam hal pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa, KKN merupakan wadah pengabdian yang diharapkan memberikan bekal dan peluang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan kajian-kajian ilmiah yang dilakukan di kampus.
KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar sebelum memperoleh gelar sarjana dalam bidang disiplin ilmu masing-masing. Pelaksanaan KKN ini tidak hanya sekedar datang dan mengabdi ke dearah-dearah lokasi pelaksanaan KKN, tetapi harus tetap diletakkan dalam bingkai sebagai sebuah kegiatan ilmiah. Dalam perspektif ini, maka KKN harus dirancang, dilaksanakan, dan terlaporkan secara ilmiah sehingga dapat terukur pencapaiannya. Pada kerangka ini, LP2M UIN Alauddin Makassar berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mencapai tujuan pelaksanaan KKN ini.
Olehnya itu, LP2M UIN Alauddin Makassar menginisiasi untuk mempublikasikan rancangan, pelaksanaan, dan pelaporan KKN dengan melakukan analisis ilmiah terhadap setiap program-program kerja KKN yang dilakukan selama ber-KKN. Hal ini dilakukan agar segala capaian pelaksanaan KKN dapat terlaporkan dengan baik dan dapat terukur pencapaiannya, sehingga KKN yang merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi mahasiswa dapat dilakukan secara sistematis dari masa ke masa.
Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI., yang telah mengawal upaya publikasi laporan pelaksanaan KKN, serta apresiasi tinggi atas upaya yang tak kenal lelah untuk melakukan inovasi di PPM, baik secara internal maupun terbangunnya jaringan antar PPM sesama PTKAIN
Makassar, 1 Agustus 2017 Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar
KATA PENGANTAR
KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM)
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Sebagai ujung tombak pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN Alauddin Makassar senantiasa berusaha melakukan terobosan dan langkah-langkah inovatif untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semakin baik dan inovatif. Upaya ini adalah wujud tanggung jawab pengabdian terhadap masyarakat dan UIN Alauddin Makassar, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat bisa semakin mendekatkan pihak civitas akademika UIN Alauddin dengan masyarakat dan mewujudkan keterlibatan langsung dalam pembangunan masyarakat.
Upaya membukukan dan publikasi laporan pelaksanaan KKN ini merupakan inovasi yang telah dilakukan oleh PPM UIN Alauddin sebagai upaya memudahkan kepada semua pihak untuk dapat mengakses hasil-hasil pengabdian yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN di bawah bimbingan dosen pembimbing. Dengan adanya publikasi ini, program-program KKN dapat diukur capaiannya dan jika suatu saat nanti lokasi yang yang ditempati ber-KKN itu kembali ditempati oleh mahasiswa angkatan berikutnya, maka akan mudah untuk menganalisis capaian yang telah ada untuk selanjutnya dibuatkan program-program yang berkesinambungan.
kepada seluruh dosen pembimbing dan anggota Badan Pelaksana KKN UIN Alauddin Makassar saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, berkat ketekunan dan kerjasamanya sehingga program publikasi laporan KKN ini bisa terlaksana. Penghargaan dan ucapan terima kasih juga saya haturkan kepada seluruh mahasiswa KKN Angkatan ke-54 dan 55 atas segala upaya pengabdian yang dilakukan dan menjadi kontributor utama penulisan buku laporan ini.
Makassar, 1 Agustus 2017 Kepala PPM UIN Alauddin Makassar
PENGANTAR PENULIS
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya untuk Allah. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan Nabiyullah Muhammad saw. Atas rahmat, petunjuk dan risalah yang mengiringi kehadiran Rasulullah saw. di bumi, sebagai juru selamat ummat manusia.
Buku ini adalah laporan akhir KKN UIN Alauddin Makassar Tahun 2017 di Desa Baruga Riattang sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban.Akan tetapi, kami menyadari bahwa buku laporan akhir KKN ini tentu tidak bisa terwujud tanpa partisipasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis akan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada :
1. Prof. Dr. H. Musafir, M.Si., selaku Rektor UIN Alauddin Makassar yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Baruga Riattang
2. Prof. Dr. Saleh Tajuddin, M.Ag., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) yang telah memberikan peluang untuk melaksanakan KKN di Desa Baruga Riattang
3. Drs. H. M. Gazali Suyuti, M.HI., selaku Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) yang telah memberikan pembekalan dan membantu dalam proses penyelesaian KKN di Desa Baruga Riattang
4. Muniar, SH., selaku Badan Pelaksana (BP) KKN yang turut disibukkan untuk memfasilitasi kami dalam pelaporan akhir KKN
5. Dr. H. Kamaluddin Tajibu, M.Si., selaku Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami dan tetap sabar meski kadang direpotkan dengan berbagai masalah yang dihadapi di lokasi KKN.
7. Seluruh Kepala Dusun di Desa Baruga Riattang yang telah bersedia meluangkan waktu membantu kami dalam merampungkan program KKN di Dusun masing-masing
8. Seluruh masyarakat Desa Baruga Riattang yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan program KKN di Desa Baruga Riattang
9. Kawan-kawan mahasiswa KKN UIN Alauddin Angkatan ke-54 yang mau berbagi dalam suka dan duka selama ber-KKN di Desa Baruga Riattang
Semoga buku ini dapat memberi manfaat buat kita semua, khususnya kepada kampus tercinta “Kampus Peradaban” UIN Alauddin dan diri kami semua.Saran dan kritik senantiasa penulis harapkan dari para pembaca.
Baruga Riattang, 05 Ramadhan 1438 H. 29 Mei 2017 M.
DAFTAR ISI
SAMBUTAN REKTOR ……… iii
SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN ALAUDDIN ………. v
KATA PENGANTAR KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN ALAUDDIN MAKASSAR………. vii
KATA PENGANTAR ………. ix
DAFTAR ISI ……….. xi
MUQADDIMAH.. ……….……….……… xii
BAB I. PENDAHULUAN ……… 1
A. Dasar Pemikiran ……… 1
B. Gambaran Umum Desa Baruga Riattang……… 2
C. Permasalahan ………. 3
D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-54 ………… 4
E. Fokus atau Prioritas Program ……… 5
F. Sasaran dan Target ……… 6
G. Jadwal Pelaksanaan Program ……… ………... 9
BAB II. METODE PELAKSANAAN PROGRAM ……… 11
A. Metode Intervensi Sosial ……… 11
B. Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat ……… 14
BAB III. KONDISI DESA BARUGA RIATTANG……… 18
A. Sejarah Singkat Desa Baruga Riattang ……… 18
B. Keadaan Demografi ………..……… 18
C. Keadaan social, Budaya dan Ekonomi..……… 20
BAB IV. DESKRIPSI DAN HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DESA BARUGA RIATTANG … 22 A. Kerangka Pemecahan Masalah ……… 22
B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan & Pengabdian Masyarakat………. 25
BAB V. PENUTUP ……… 49
A. Kesimpulan ……… 49
B. Rekomendasi ……….. 49
DOKUMENTASI ……….……….……….. 51
TESTIMONI……… 61
A. Testimoni Masyarakat………... ……… 61
MUQADDIMAH
Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Masyarakat menggambarkan secara utuh fase-fase menuju pembelajaran sejati. Juga mendeskripsikan bagaimana proses belajar yang baik bagi seorang mahasiswa secara keseluruhan. Dari dalam ke luar, Dari hal yang kecil ke hal yang besar.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan ke-54 di Desa Baruga Riattang Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba beranggotakan 11 orang dari 7 Fakultas yag berbeda. Ketujuh fakultas tersebut adalah Fakultas Syari’ah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Sains dan Tekhnologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Dakwah & Komunikasi. Kegiatan KKN berlangsung selama kurang lebih 60 hari (2 bulan) sejak keberangkatan 27 Maret 2017-25 Mei 2017.
BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Pemikiran
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kuliah kerja nyata dilaksanakan secara melembaga dan terstruktur sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan tinggi, yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program studi strata satu (S1) dengan status intrakurikuler wajib.
Kuliah Kerja Nyata sesungguhnya adalah kuliah yang dilakukan dari ruang kelas ke ruang masyarakat.Ruang yang sangat luas dan heterogen dalam menguji teori-teori keilmuan yang telah didapatkan di bangku kuliah.Masyarakat adalah guru kehidupan yang ditemukannya di lokasi KKN.
Teori-teori keilmuan yang didapatkan di bangku kuliah, kemudian diperhadapkan pada fakta-fakta lapangan sebagai salah satu alat menguji kebenaran teori tersebut.Di sinilah dibutuhkan kreatifitas mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan diri dan uji nyali sebelum terjun ke masyarakat yang sesungguhnya.
Melalui KKN mahasiswa mengenal persoalan masyarakat yang bersifat “cross sectoral” serta belajar memecahkan masalah dengan pendekatan ilmu (interdisipliner). Mahasiswa perlu menelaah dan merumuskan masalah yang dihadapi masyarakat serta memberikan alternatif pemecahannya (penelitian), kemudian membantu memecahkan dan menanggulangi masalah tersebut.
Sedang, manfaat Kuliah Kerja Nyata yang diharapkan sebagai modal besar bagi mahasiswa dari program wajib ini antara lain agar mahasiswa mendapatkan pemaknaan dan penghayatan mengenai manfaat ilmu,teknologi, dan seni bagi pelaksanaan pembangunan, mahasiswa memiliki skill untuk merumuskan serta memecahkan persoalan yang bersifat “cross sectoral” secara pragmatis ilmiah dengan pendekatan interdisipliner, serta tumbuhnya kepedulian social dalam masyarakat.
Bagi masyarakat dan Pemerintah, program Kuliah Kerja Nyata adalah bagian dari kerja kreatif mahasiswa dalam memberikan bantuan pemikiran dan tenaga dalam pemecahan masalah pembangunan daerah setempat, dalam memperbaiki pola pikir dalam merencanakan, merumuskan, melaksanakan berbagai program pembangunan, khususnya dipedesaan yang kemungkinan masih dianggap baru bagi masyarakat setempat, serta menumbuhkan potensi dan inovasi di kalangan anggota masyarakat setempat dalam upaya memenuhi kebutuhan lewat pemanfaatan ilmu dan teknologi.
Kepentingan lain dari program kuliah kerja nyata ini dapat ditemukan antara lain : Melalui mahasiswa/ dosen pembimbing, diperoleh umpan-balik sebagai pengayaan materi kuliah, penyempurnaan kurikulum, dan sumber inspirasi bagi suatu rancangan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang lain atau penelitian. Demikian pula, diperolehnya bahan masukan bagi peningkatan atau perluasan kerjasama dengan pemerintahan setempat, termasuk dengan instansi vertikal yang terkait.
B. Gambaran Umum Desa Baruga Riattang
Desa Baruga Riattang terletak di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Pada awalnya Desa Baruga Riattang merupakan bagian dari Desa Kambuno, karena perkembangan dan kebutuhan maka pada tahun 2012 dari beberapa Dusun di Desa Kambuno yaitu Dusun Mallenreng, Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng di satukan menjadi sebuah Desa Yaitu Desa Baruga Riattang
Desa Baruga Riattang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sinjai yakni Sinjai Borong. Desa Baruga Riattang terdiri dari 3 Dusun yaitu Dusun Mallenreng, Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng
C. Permasalahan
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama 2 hari, ditemukan beberapa masalah yang memungkinkan untuk diselesaikan selama masa Kuliah Kerja Nyata, di antaranya :
1. Bidang Edukasi :
Malasnya warga memeriksakan kesehatan secara rutin
Kurangnya sosialisasi pentingnya lahan pekuburan
Kurangnya perhatian masyarakat dalam merawat dan menjaga kebersihan masjid
Rendahnya Sumber Daya Manusia
Tenaga profesional guru dibidang pengetahuan umum yang masih kurang
Tidak adanya sarana dan prasarana sebagai penunjang pendidikan atau tempat baca
Tidak adanya inisiatif untuk membentuk forum belajar
Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi
Budaya menikah muda masih sangat kental
Warga masih memetingkan berkebun dan besawah dibandingkan pergi bersekolah
Mutu pendidikan terbilang kurang
Skill bahasa yang tidak pernah dilatih
2. Bidang Kesehatan :
Kurangnya sarana kesehatan
Masih kurangnya petugas kesehatan
Kurangnya penyuluhan kesehatan
Kurangnya obat-obatan
Kurangnya kesadaran warga masyarakat tentang kebersihan
Kurangnya kesadaran tentang pentingnya toilet dan menjaga kebersihannya
Lambannya penanganan sampah, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap
3. Bidang Pembangunan dan Sosial
Jauhnya jarak saran kesehatan dari rumah warga
Kurangnya sarana olahraga
Tidak ada papan nama pekuburan
Tidak adanya fasilitas perpustakaan
Tidak ada forum pemuda
D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-54
Mahasiswa KKN Angkatan ke-54 berasal dari berbagai kompetensi keilmuan, yaitu :
Ulfi Marhamah, mahasiswi jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi. Mahasiswi ini memiliki kompetensi dibidang Perpetaan dan perencanaan wilayah.Ia memiliki keterampilan dalam hal Mengajar, Fotografidan Masak memasak.
Munawwarah M merupakan mahasiswi jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah bidang Sosial dan Keagamaan.Ia juga memiliki keterampilan di bidang seni. Serta terampil dalam hal memasak.
Kurnia DS, mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang hukum terkait permasalahan Kepidanaan.Ia juga memiliki hobby di bidang olah raga.
Zulhan Antare merupakan mahasiswa jurusn Sejarah Kebudayaan Islam, Fakultas Adab dan Humaniora.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang Sejarah.Ia juga memiliki keterampilan dalam bidang Desain.
Alpianmerupakan mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang keagamaan dan Fotografi.
Dewi Nur Hidayatus S mahasiswi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Kompetensi Keilmuan yang ia miliki dibidang Manajemenisasi dan memiliki hobi Masak.
Syafrullahmerupakan mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum.Ia memiliki kompetensi di bidang Perbaikan Infrastruktur serta Hoby memasak
Widya Resky Anggrianimerupakan mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang seni Tari.
Muh Jasri merupakan mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah dalam bidang keagamaan.Ia juga memiliki skill dalam hal Dance dan Desain Gambar
Mukrimahmerupakan mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah dalam bidang sastra inggris
E. Fokus atau Prioritas Program
Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-54 Tahun 2017 meliputi bidang Pendidikan, bidang Sosial Kemasyarakatn, bidang Keagamaan, bidang Kesehatan dan bidang Pembangunan.
Fokus Permasalahan Prioritas Program dan Kegiatan
Bidang Pendidikan
- Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah
- Bimbingan Belajar
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
- Sabtu Bersih
- Gotong Royong
- Pelaksanaan Porseda (Pekan Olahraga dan Dakwah)
- Pembuatan pagar rumah warga
- Menyingkirkan pohon-pohon tumbang serta tanah longsor yang menghalangi jalanan umum
- Pembuatan papan baca (Asmaul Husna) di pinggir jalan
Bidang Keagamaan
- Mengajar Mengaji
- Bimbingan Pelatihan Qasidah dan Tari
- Pembinaan TK/TPA
- Melatih Adzan, da’I, tadarrus
- Majelis ta’lim
- Yasinan tiap malam jumat
- Jumat ibadah
- Isra mi’raj
Bidang Pembangunan
- Pengadaan Al-Qur’an dan aksesoris masjid
- Pengadaan arah jalan ke mesjid
- Pembuatan Pagar Masjid
- Pengecatan masjid
- Pengadaan Tempat Sampah disetiap rumah warga
- Pembuatan asmaul husna di pinggir jalan
F. Sasaran dan Target
Setiap program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN memiliki sasaran dan target, yaitu :
No. Program/Kegiatan Sasaran Target Bidang Pendidikan
1 Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah
Mengajar di TK/SD/SMP
Membantu Guru TK/SD/SMP 2 Bimbingan Belajar Bimbingan
Belajar Harian
Anak-anak SD Di desa baruga riattamg
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
3 Sabtu bersih Seluruh bersih dan sehat
kebersamaan.
5 Pembuatan pagar
rumah warga kelurahan Gantarang 6 Menyingkirkan
pohon-pohon tumbang yang menghalangi jalanan dan saling tolong menolong. 7 Pembuatan Asmaul
Husna di sepanjang jalan
8 Mengajar Mengaji Anak-anak usia SD-SMP
Menambah pengetahuan tentang ilmu agama dan bacaan Al-Qur’an. 9 Bimbingan Pelatihan
Qasidah dan tari
Anak-anak di secara baik dan benar, mengetahui ceramah dan bacaan Qur’annya lancar.
11 Pembinaan TK/TPA Anak-anak SD/SMP
Anak-anak dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar 12 Pengadaan Al-Qur’an
dan aksesoris masjid
Masjid
kelurahan desa
baruga riattang pengadaan bacaan Al-Qur’an.
13 Majelis taklim Kelompok
majelis taklim di desa baruga riattang
Meningkatkan pengetahuan khususnya dalam bidang agama pada peserta majelis taklim 14 Yasinan tiap malam
jumat
15 Jumat ibadah Seluruh lapisan masyarakat desa isra, dan mi,rajnya Rasulullah saw
Bidang Pembangunan
17 Pengadaan Al-Qur’an dan aksesoris masjid 18 Pengadaan arah jalan
ke mesjid
desa baruga riattang
Adanya penunjuk arah ke masjid
19 Pembuatan Pagar
Masjid
Lembang Panai dan Lingkungan desa baruga riattang
masjid menjadi lebih indah lagi.
21 Pengadaan Tempat Sampah disetiap rumah warga kelurahan
G. Jadwal Pelaksanaan Program
Kegiatan ini dilaksanakan selama 55 hari pada Tanggal : 4 April - 20 Mei 2017
Tempat : Desa Baruga Riattang, Kec. Bulukumpa, Kab. Bulukumba
Secara spesisifik waktu implementatif kegiatan KKN Reguler Angkatan ke-54 ini dapat dirincikan sebagai berikut :
C. Pra-KKN (Desember 2016)
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Pembekalan KKN Angkatan 54 15 Maret 2017
2 Pembagian Lokasi KKN 22 Maret 2017
3 Pertemuan Pembimbing dan pembagian kelompok
23 Maret 2017
4 Pelepasan 27 Maret 2017
D. Pelaksanaan program di lokasi KKN (Maret-Mei 2017)
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Penerimaan di Kantor Camat Bulukumpa
27 Maret 2017
2 Observasi dan survey lokasi 28-2 Maret 2017
4 Implementasi Program Kerja 05 April - 13 Mei 2017
5 Kunjungan Pimpinan UIN Alauddin Makassar dan Dosen Pembimbing
12 Mei 2017
6 Penarikan Mahasiswa KKN 25 Mei 2017
E. Laporan dan Hasil Evaluasi Program
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Penyusunan buku laporan akhir KKN
05 Mei 2017
2 Penyelesaian buku laporan 24 Mei 2017
3 Pengesahan dan penerbitan buku laporan
4 Penyerahan buku laporan akhir KKN ke P2M
BAB II
METODE PELAKSANAAN PROGRAM
A. Metode Intervensi Sosial
Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, dan komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial.pekerjaan sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.
Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilan. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini, individu, keluarga, dan kelompok.Keberfungsian sosial menunjuk pada kondisi dimana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.
KKN UIN Alauddin Angkatan ke-54 menggunakan metode intervensi social dalam melakukan pendekatan kepada warga masyarakat di Desa Samangki sebagai salah satu metode dalam mengatasi masalah sosial dan sumber daya manusia (SDM) di Desa Baruga Riattang.Melalui pendekatan inilah bisa diketahui kemampuan dan kebutuhan masyarakat desa.
juga melakukan penyingkirkan pohon-pohon tumbang di tengah jalan, melakukan pembinaan di sekolah-sekolah, dan lain sebagainya.
Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.
1. Tujuan Intervensi sosial
Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai. Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.
2. Fungsi Intervensi
Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya:
1. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial.
2. Menghubungkan kelayan dengan system sumber 3. Membantu kelayan menghadapi masalahnya
4. Menggali potensi dari dalam diri kelayan sehingga bisa membantunya untuk menyelesaikan masalahnya
3. Tahapan dalam intervensi
Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:
tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya
Identifikasi dan penentuan masalah
Analisis dinamika situasi sosial
Menentukan tujuan dan target
Menentukan tugas dan strategi
Stalibilitasi upaya perubahan
2) Pengumpulan data,merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan.dalam memalukan pengumpulan data,terdapat
tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:pertanyaan,observasi,penggunaan data tertulis.
3) Melakukan kontak awal
4) Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan
5) Membentuk sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.
6) Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.
7) Memberikan pengaruh 8) Terminasi
4. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah: 1) Pelayanan sosial
Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia,lansia dan keluarganya,lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.
2) Pelayanan fisik
B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengertian problem solving
Problem solving adalah suatu proses mental dan eloktual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tetap dan cermat (Hamalik,199 : 151). Problem solving yaitu suatu pendekatan dengan cara problem identification untuk ke tahap systesis kemudian dianalisis yaitu pemilihan seluruh masalah sehingga mencapai tahap aplikation selanjutnya compretion untuk mendapatkan solution dalam penyelesaian masalah tersebut. Pendapat lain problem solving adalah suatu pendekatan dimana langkah-langkah berikutnya sampai penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif yang umum sedangkan langkah-langkah berikutnya sampai dengan penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif dan spesifik.
Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, dan komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial.pekerjaan sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.
Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilan. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini, individu, keluarga, dan kelompok.Keberfungsian sosial menunjuk pada kondisi dimana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.
Langkah awal yang dilakukan yaitu dengan melakukan survey ke masyarakat.Berbaur bersama mereka dan mendengarkan segala keluh kesah mereka.Menanyakan informasi tentang kondisi ekonomi, pendidikan, serta sosial dan masyarakat desa. Dari informasi tersebut kemudian dapat diketahui kemampuan yang dimiliki dan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat dikembangkan. Kemudian direalisasikan dengan membuat program kerja mencakup hal-hal yang dibutuhkan dengan menitikberatkan pada program keagamaan.Hal ini dilakukan dengan melihat masih kurangnya kesadaran masayarakat dalam melaksanakan perintah Allah.Seperti, mengajar mengaji, pelatihan penyelenggaraan jenazah dan pelatihan kerajinan tangan.Disamping itu, juga melakukan penyingkirkan pohon-pohon tumbang di tengah jalan, melakukan pembinaan di sekolah-sekolah, dan lain sebagainya.
Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.
1. Tujuan Intervensi sosial
Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai. Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.
2. Fungsi Intervensi
Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya:
a. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial.
b. Menghubungkan kelayan dengan system sumber c. Membantu kelayan menghadapi masalahnya
3. Tahapan dalam intervensi
Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:
a. Penggalian masalah,merupakan tahap di mana pekerja sosial mendalami situasi dan masalah klien atau sasaran perubahan.Tujuan dari tahap penggalian masalah adalah membantu pekerja sosial dalam memahami,mengindetifikasi,dan menganalisis factor-faktor relevan terkait situasi dan masalah tersebut,pekerja sosial dapat memutuskan masalah apa yang akan ia selesaikan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.panggilan masalah apa yang akan ia selesaiakan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya
Identifikasi dan penentuan masalah
Analisis dinamika situasi sosial
Menentukan tujuan dan target
Menentukan tugas dan strategi
Stalibilitasi upaya perubahan
b. Pengumpulan data,merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan.dalam memalukan pengumpulan data,terdapat
tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:pertanyaan,observasi,penggunaan data tertulis.
c. Melakukan kontak awal
d. Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan
e. Membentuk sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.
f. Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.
g. Memberikan pengaruh h. Terminasi
4. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah:
Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia,lansia dan keluarganya,lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.
b. Pelayanan fisik
BAB III
KONDISI DESA BARUGA RIATTANG
A. Sejarah Singkat Desa Baruga Riattang
Desa Baruga Riattang merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.Luas dan Batas Administrasi Desa Baruga Riattang mempunyai luas wilayah 5,8km2,
memiliki 3 Dusun yaitu Dusun Kaseseng, Dusun Lembange, dan Dusun Mallenreng. Desa ini merupakan pemekaran dari desa Kambuno.
Adapun batas wilayah Desa Baruga Riattang sebagai berikut :
-Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Sinjai
-Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kambuno
-Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Balang Taroang
-Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Tanete
Letak dan Kondisi Geografis Desa Baruga Riattang berada ±7 Km2 dari ibu Kota Kecamatan terletak pada koordinat antara 4º10’30”
sampai 3º19’13” Lintang Selatan dan 119º26’30” sampai 119º47’20”Bujur Timur.
Topografi Kondisi topografi Desa Baruga Riattang memiliki rentang yang cukup lebar, mulai dari dataran dengan ketinggian 0 m di atas permukaan laut hingga dataran yang memiliki ketinggian >300m di atas permukaan laut (dpl).Dataran yang terletak pada ketinggian 567 m di atas permukaan laut sebagian besar terletak di bagian tengah hingga utara Desa Baruga Riattang.
Secara demografi, Desa Baruga Riattang memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.575 jiwa.Terdiri dari laki-laki 770 jiwa dan perempuan sebanyak 805 jiwa.Dengan Kepadatan penduduk sebesar 313 jiwa/km2.Desa ini terdiri dari 6 RW dan 10 RT. Mayoritas penduduk Desa Baruga Riattang menganut agama Islam.
B. Keadaan Demografi
a. Tingkat Pendidikan Masyarakat
Sarana pendidikan yang sering digunakan masyarakat Desa Baruga Riattang baik yang terdapat di dalam wilayah kelurahan maupun di luar desa adalah sebagai berikut:
Saat ini di Desa Baruga Riattang sudah terdapat Taman bermain kanak – kanak yakni TK yang terdapat di dusun Lembange.
2) Sekolah Dasar (SD)
Di Desa Baruga Riattang terdapat 2 buah Sekolah Dasar yaitu SDN 76 Baruga Riattang dan SDN 305 Tagentung. Berhubungan dengan lokasi berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat, sehingga anak- anak usia sekolah di Desa Baruga Riattang memperoleh akses yang mudah untuk ke sekolah. Sekolah Dasar yang berada di Dua Dusun yaitu Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng(berdasarkan hasil observasi langsung Lapangan ).
b. Kondisi Lingkungan Pemukiman
Kondisi pemukiman masyarakat Desa Baruga Riattang terbagi atas 2 wilayah yaitu wilayah perbukitan, dan wilayah dataran tinggi/ penggunungan.Sebagian besar rumah penduduk di Dusun setempat berbentuk rumah batu atau rumah panggung yang memiliki halaman. Di sisi lain, kondisi lingkungan di sebagian pemukiman masih perlu pembenahan sampah pada tempatnya.
1) Perumahan Penduduk
Berdasarkan pada bentuk rumahnya perumahan penduduk di Desa Baruga Riattang terdiri atas dua bentuk rumah yang dimukimi oleh masyarakat yakni rumah panggung yang penghuni terdiri atas rumah panggung dan rumah bawah.Rumah panggung yang bagian atasnya terbuat dari kayu dan bagian bawahnya terbuat dari bahan semen/pemanen dan satu lagi yakni rumah panggung yang seluruh bagiannya terbuat dari kayu.
Desa Baruga Riattang, terdapat 6 unit masjid, 1 unit TK, 2 unit Sekolah Dasar, 1 unit Kantor Desa, 1 unit poskesdes,1 unit posyandu dan 1 Unit Pokja Desa Sehat bentukan dari aparatur Desa (berdasarkan data sekunder profil desa dan Observasi langsung lapangan).
2) Pemerintahan Desa
Desa Baruga Riattang berjarak 47 km dari ibukota Bulukumba dan 7 km dari Kantor Camat Bulukumpa, Desa Baruga Riattang termasuk desa dataran tinggi
desa dengan dibantu oleh sekretaris.Jumlah aparat pemerintahan sebanyak 8 orang. Kepala desa secara langsung membawahi 3 kepala dusun, yaitu Kadus Mallenreng, Kadus Lembange dan Kadus Kaseseng
Roda pemerintantahan selalu berjalan dengan baik karena mendapat dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra kerja dan sebagai perwakilan dari masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Pemerintahan Desa.
C. Keadaan Sosial Budaya dan Ekonomi
Kekayaan dan keragaman budaya Desa Baruga Riattang sebagai suatu rumpun budaya hanya terdiri dari suku Bugis saja, Rumpun Bugis mewarnai seluruh aktifitas masyarakat yang ada di Desa Baruga Riattang.
a. Mata Pencaharian Utama
Letak Desa Baruga Riattang yang jauh dari ibukota Kabupaten menyebabkan daerah Sumber perekonomian utama bagi masyarakat bagi Desa Baruga Riattang adalah bidang pertanian/perkebunan, pembuat gula, penghasil tuak manis/pahit, peternak, pedagang, wirausaha, pegawai negeri/ swasta dan anggota TNI dan Polri. Petani sebagian besar hanyalah sekedar memproduksi Gabah/beras, kedelai, digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.Sedangkan penghasilan utamana masyarakat adalah pekerja serabutan.Peternak sapi masih memiliki keuntungan lebih karena lahan yang di gunakan sangat luas, tetapi hanya sebagian kecil masyarakat yang memilikinya.
Wirausaha yang ada masih terlalu sedikit atau usaha milik mereka masih sangat sederhana yaitu pembuatan kusen, jahit menjahit, pembuat cendramata, pembuatan makanan ringan, dan yang paling banyak adalah berjualan di sepanjang jalan.
b. Gotong royong dan kehidupan keagamaan a. Sosial dan Gotong royong
penduduk bekerja diluar Kabupaten sebagai buruh bangunan jadi waktu untuk gotong royong sangatlah sulit.Kegiatan gotong royong pada umunya dilakukan dalam pembersihan saluran-saluran irigasi atau gotong royong dalam membangun mesjid. Kedepan akan ada beberapa keputusan politis baik berupa Peraturan Desa, maupun Pertaruran Kepala Desa yang bersifat mengikat untuk menjaga kegiatan gotong royong di tingkat warga.
b. Keagamaan
BAB IV
DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DI DESA BARUGA RIATTANG
A. Kerangka Pemecahan Masalah
Dalam mempermudah analisis terhadap satu per satu permasalahan desa dapat dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats).Metode analisis SWOT adalah metode praktis yang digunakan untuk mencari tahu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan hambatan dari setiap permasalahan.Dalam suatu permasalahan, dapat digali kekuatan atau potensi yang sudah dimiliki, kemudian dicari kelemahan yang ada sehingga hal tersebut menjadi suatu permasalahan.Lebih jauh lagi, upaya pemecahan masalah digali melalui kesempatan atau dukungan suportif yang dimiliki serta meluruskan hambatan yang ada. Penjelasan permasalahan desa melalui metode analisis SWOT akan diuraikan per dusun atau perlokasi binaan KKN, yaitu :
Tabel 4.1 Matrik Swot
Matrik SWOT 01 Bidang Edukasi
Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat mahasiswa KKN
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
- Bimbingan Belajar
Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Warga sangat
antusias dalam berpartisipasi di bidang sosial
Kondisi
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
1. Mengadakan kegiatan gotong royong dan sabtu bersih
Matrik SWOT 03 Bidang Keagamaan
anak-anak
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
f. Pembinaan TK-TPA
Matrik SWOT 04 Bidang Kagamaan
Strenghts Weakness Opportunitie
s Threats
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
g. Bimbingan pelatihan Qasidah dan Tari
Matrik SWOT 05 Bidang Pembangunan
Strenghts Weakness Opportunitie
bantuan ini masih sangat terbatas
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
h. Pengadaan Al-Qur’an di Masjid kelurahan gantarang
B. Rincian Kegiatan Lingkungan Desa Baruga Riattang
a. Bidang Edukasi
Terdapat satu lembaga pendidikan formal tingkat Sekolah Dasar dan timgkat sekolah SMP yang para muridnya masih membutuhkan berbagai tambahan disiplin ilmu, seperti pendalaman ilmu pengetahuan tentang teknologi dalam hal ini pengetahuan dalam pengoperasian komputer .
b. Bidang Keagamaan
Melihat kesadaran masyarakat yang masih sangat kurang mengenai bidang keagamaan serta kurangnya perhatian yang di berikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang berbau agama maka sangat rawan terjadinya kristenisasi maka dalam hal ini sangat di butuhkan suatu perhatian khusus yang di berikan kepada masyarakat khususnya dalam bidang ke agamaan.
c. Bidang Kepemudaan dan Olahraga
Dalam data kependudukan pemuda juga terhitung sangat banyak namun kondisi yang kami lihat saat kami melakukan survey itu sangatlah sedikit yang mempedulikan masalah remaja mesjid dikarenakan pemuda lebih memperhatikan pergaulan yang kurang bermanfaat. Sama halnya di bidang Olahraga juga sangat minim, dikarenakan sarana yang tidak ada sehingga sulit bagi tunas muda mengembangkan skill nya di bidang Olahraga.
d. Bidang sosial dan kemasyarakatan.
Bidang Edukasi
Nomor Kegiatan 01
Nama Kegiatan Pembinaan anak SD Tempat / Tanggal SD Baruga riattang Lama pelaksanaan Rutin 4x seminggu
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : kordes
Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok
Tujuan Untuk membantu para pendidik di SD
Lembangnge dan SD Kaseseng
Sasaran Murid SD Lembangnge dan SD Kaseseng
Target Guru SD Lembangnge dan SD Kaseseng
sangat terbantu dalam proses belajar mengajar
Deskripisi Kegiatan Proses belajar mengajar ini dilakukan rutin oleh mahasiswa KKN UINAM Ang. 54 empat kali dalam seminggu dan kegiatan ini membantu tenaga pendidik yang masih kurang
Hasil Kegiatan 16 x proses belajar mengajar terlaksana selama KKN berlangsung
Keberlanjutan program Program berlanjut
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 02
Nama Kegiatan Sabtu Bersih dan Gotong Royong Tempat / Tanggal Baruga Riattang/ disesuaikan Lama pelaksanaan Satu kali
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : kordes
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok
Tujuan Untuk melestarikan budaya gotong royong dan memperbaiki sarana yang rusak dikarenakan bencana alam
Sasaran Masyarakat Lingkungan Baruga Riattang
Target Mahasiswa KKN dan Masyarakat mampu
tercipta lingkungan yang bersih
Deskripisi Kegiatan Kegiatan ini berlangsung selama terjadi bencana alam selama jangka KKN berlangsung dan masyarakat sangat berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Hasil Kegiatan 7 x proses gotong royong dan sabtu bersih selama KKN berlangsung
Keberlanjutan program Program berlanjut
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 03
Nama Kegiatan Senam Sore
Tempat / Tanggal Depan posko Baruga Riattang Lama pelaksanaan Disesuaikan
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Kordes
Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok
Tujuan Agar mahasiswa KKN dan masyarakat
dapat menjalin silaturrahmi sekaligus dapat menjaga kesehatan
Sasaran Masyarakat Baruga Riattang
Target Mahasiswa KKN dan masyarakat dapat
menjalin silaturrahmi sekaligus dapat menjaga kesehatan
Deskripisi Kegiatan Penyadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan bagi setiap warga
Hasil Kegiatan 5 x senam sore terlaksana selama KKN berlangsung
Keberlanjutan program Program tidak berlanjut
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 04
Nama Kegiatan Pembinaan TPA
Tempat / Tanggal Masjid Desa Baruga Riattang Lama pelaksanaan Rutin ba’da maghrib
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Kordes
Kelompok
Tujuan Menambah motivasi anak anak dalam
mengembangkan ilmu spritual nya
Sasaran Anak Usia Dini
Target Tunas muda dapat mampu
mengembangkan bacaan serta hafalan ayat ayat suci Al-Qur’an
Deskripisi Kegiatan Kegiatan ini sangatlah wajib untuk diselenggarakan karena tunas muda akan terbiasa mendalami ilmu ke agamaan jika selalu dibina sejak kecil
Hasil Kegiatan 30 x terlaksana selama program KKN berlangsung
Keberlanjutan program Program berlanjut
• Lingkungan Desa Baruga Riattang Tabel 4.1 Matrik Swot
Matrik SWOT 01 Bidang Edukasi
Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat anak sekolah dasar yang menunjukkan keseriusan belajar yang tinggi serta keakraban anak-anak kepada mahasiswa KKN
Anak-anak
program sebagai berikut:
Bimbingan Belajar
Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Warga sangat bakti dan sabtu bersih apalagi
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
2. Mengadakan kegiatan gotong royong dan sabtu bersih
Matrik SWOT 03 Bidang Keagamaan
mempelajari Al-Qur’an.
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
k. Pembinaan TK-TPA
Matrik SWOT 04 Bidang Kagamaan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Tingginya Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
l. Bimbingan pelatihan Qasidah dan tari
Matrik SWOT 05 Bidang Pembangunan
Alhamdulillah selama melakukan kegiatan KKN kegiatan saya dan teman – teman mendapatkan dukungan dari bapak desa. Beliau mengatakan: “apapun yang teman – teman lakukan asalkan itu baik untuk warga Desa baruga riattang, bapak dukung”. Dan baiknya lagi bapak desa selalu menyempatkan diri untuk hadir ketika kami mengundangnya walaupun dalam beberapa kegiatan bapak desa jarang hadir dalam acara – acara kami laksanakan karena kesibukan beliau sebagai kepala desa.
Dan alhamdulillah lagi saya dan teman – teman berada di lingkungan bersama warga yang selalu berpartisipasi dalam setiap acara atau pun kegiatan yang kami laksanakan, mulai dari kegiatan pendataan penduduk, pelatihan memandikan jenazah, lomba keagamaan, bimbingan belajar anak, kerja bakti, bimbingan qasidah, dan mengajar mengaji.
Saya juga banyak belajar dari anak – anak kecil yang ada di desa tempat kami KKN.Saya melihat mereka gemar sekali mengaji.Pada siang hari mereka belajar mengaji di Masjid Musafir Pattunuang sambil membawa kitab Iqra’ dan Al-qur’an di tangannya.saya dan teman – teman juga membuka bimbingan belajar di posko bagi mereka yang mau belajar bersama kami.
Semoga kalian menjadi anak – anak yang soleh dan solehah, serta saya dan teman – teman juga menjadi anak – anak yang soleh dan solehah (amin).Terima kasih adik – adik yang secara tidak langsung sudah menginspirasi saya khususnya dan juga teman – teman.Tiada hari tanpa pembelajaran dan hikmah yang kita dapat agar hidup ini dapat lebih bernilai.Melalui kegiatan KKN-lah saya banyak memperoleh pelajaran dan pembelajaran yang mungkin tidak saya peroleh dari bangku kuliah.
Selama melakukan kegiatan KKN kegiatan saya dan teman – teman mendapatkan dukungan dari bapak desa. Beliau mengatakan: “apapun yang teman – teman lakukan asalkan itu baik untuk warga Desa desa baruga riattang, bapak dukung”. Dan baiknya lagi bapak desa selalu menyempatkan diri untuk hadir ketika kami mengundangnya walaupun dalam beberapa kegiatan bapak desa jarang hadir dalam acara – acara kami laksanakan karena kesibukan beliau sebagai kepala desa.
Dan alhamdulillah lagi saya dan teman – teman berada di lingkungan bersama warga yang selalu berpartisipasi dalam setiap acara atau pun kegiatan yang kami laksanakan, mulai dari kegiatan pendataan penduduk, pelatihan memandikan jenazah, lomba keagamaan, bimbingan belajar anak, kerja bakti, bimbingan qasidah, dan mengajar mengaji.
Saya juga banyak belajar dari anak – anak kecil yang ada di desa tempat kami KKN.Saya melihat mereka gemar sekali mengaji.Pada siang hari mereka belajar mengaji di Masjid Musafir Pattunuang sambil membawa kitab Iqra’ dan Al-qur’an di tangannya.saya dan teman – teman juga membuka bimbingan belajar di posko bagi mereka yang mau belajar bersama kami.
1. Foto dokumentasi
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 01
Nama Kegiatan Kerja bakti
Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari minggu
Lama pelaksanaan @5 jam setiap kali kerja bakti
Tim pelaksana Anggota KKN baruga riattang dan
warga sekitar
Tujuan Tujuan dilakukannya kerja bakti ini
adalah untuk membersihkan di desa baruga riattang
Sasaran Warga sekitar
Target Menjadikan lingkungan bersih dan
nyaman
Deskripsi Kegiatan Kerja bakti adalah salah satu
program kerja yang dilakukan oleh mahasiswa di desa baruga riattang yang dilakukan secara rutin setiap hari minggu di 3 dusun yaitu dusun malenreng, kaseseng, dan lembange.
Hal yang dilakukan dari kerja bakti ini antara lain menyapu, membersihkan, memotong rumput, membakar sampah, menebang rumput liar, dan masih banyak kegiatan yang dilakukan guna membersihkan lingkungan desa baruga riattang.
Hasil Kegiatan Hasil yang dapat diperoleh yaitu
lingkungan menjadi bersih, terawat, dan nyaman
Membina di Sekolah Dasar
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 02
Nama Kegiatan Mengajar
Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari senin dan rabu
Lama pelaksanaan 1,5 bulan
Tim pelaksana Mahasiswa kkn
Tujuan Untuk mengajarkan anak anak SD
Sasaran Murid SD
Target Untuk menambah ilmu dari
anak-anak SD
Hasil Kegiatan Yaitu siswa lebih banyak pengetahuan setelah diajarkan lebih
Keberlanjutan Program Kegiatan ini dilakukan rutin seminggu 2 kali yaitu pada hari senin dan rabu didua dusun
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 03
Nama Kegiatan Penyelenggaraan jenazah
Tempat / Tanggal Mesjid
Lama pelaksanaan 4 jam
Tim pelaksana Mahasiswa KKN
Tujuan Mengajarkan kepada warga tata
cara jenazah
Sasaran Warga desa
Target Warga lebih paham dengan tata
cara jenaazah secara benar
Deskripsi Kegiatan Penyelenggaraan jenazah adalah pemberian pemahaman mengenai tata cara jenazah seperti medoaknnya, memandikan,
menyolatkan, serta menguburkannya
Hasil Kegiatan Warga dapat pemhaman mengenai
Porseni
Nomor Kegiatan 04
Nama Kegiatan Porseni
Tempat / Tanggal Desa baruga riattang /
Lama pelaksanaan Satu minggu
Tim pelaksana Mahasiswa KKN
Tujuan Mengaadakan Perlombaan Anatar
Warga
Sasaran Warga dan lain desa
Target
Deskripsi Kegiatan Porseni terdiri dari lomba futsal, takraw hingga bulu tangkis
Hasil Kegiatan Melatih jasmani dan meramaikan
suasana lingkungan warga
Keberlanjutan Program Lanjutan dari kegiatan ini yaitu porseni tingkat kecamatan
Majelis Taqlim
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 05
Tempat / Tanggal Mesjid desa
Lama pelaksanaan 5 jam
Tim pelaksana Mahasiswa KKN
Tujuan Untuk membentuk kembali majelis
taqlim di desa baruga riattang
Sasaran Warga ibu ibu
Target
Deskripsi Kegiatan Majelis taqlim adalah
pembentukan majelis taqlim yang beranggotakan ibu ibu desa.
Hasil Kegiatan Ibu ibu menjadi semangat untuk
mengikuti majelis taqlim
Keberlanjutan Program Dilakukan setiap 2 minggu sekali
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 06
Nama Kegiatan Festival anak sholeh
Tempat / Tanggal Desa baruga riattang
Lama pelaksanaan 3 hari
Tim pelaksana Mahasiswa KKN
Tujuan Mengasah kemampuan anak anak
Sasaran Anak-anak
Target Anak-anak dapat menyalurkan
bakat dan kemampuannya
Deskripsi Kegiatan Festival anak sholeh adalah acara yang diikuti oleh anak-anak yang twrdiri dari berbagai lomba
Hasil Kegiatan Perlombaan
Bidang Sosial dan kemasyarakatan
Nomor Kegiatan 01
Nama Kegiatan Kerja bakti
Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari minggu
Lama pelaksanaan Tim pelaksana Tujuan Sasaran Target
Deskripsi Kegiatan Hasil Kegiatan
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merupakan bentuk pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kepada masyarakat Desa Baruga Riattang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Sebanyak 11 Mahasiswa
Program-program yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang berdasarkan hasil surveidan potensi serta permasalahan yang ada di lokasi KKN.Program tersebut berkontribusi aktif dalam penyelaesaian masalah desa mencakup meningkatkan mutu pendidikian, kesehatan, sosial dan keagamaan.Mahasiswa KKNtelah memberi dampak positif terhadap masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang telah diidentifikasi.
B. Rekomendasi
Berdasarkan kegiatan mahaiswa KKN yang telah dilakukan maka kami telah .merekomendasikan beberapa hal terhadap pihak-pihak tertentu.
1. Rekomendasi untuk pemerintah setempat
• Pemerintah Desa lebih memperhatikan masyarakat desa terutama yang membutuhkan pelayanan masyarakat seperti posyandu.
• Masih dibutuhkannya lembaga-lembaga pendidikan di luar sekolah maka direkomendasikan kepada pemerintah untuk mengadakan rumah baca.
• Disarankan kepada pemegang kebijakan untuk memberdayakan masyarakat lokal terkhusus di bidang pekerjaan
• Pemerintah Desa seharusnya mampu membuka paradigma masyarakat tentang pentingnya wajib belajar12 tahun. Pemerintah harus memfasilitasi masyarakat kurang mampu untuk dapat mengenyam bangku pendidikan 2. Rekomendasi untuk Lembaga Penelitian dan Pengembangan
• Masih terdapat beberapa yang ingin dibenahi dan jadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa maka kami merekomendasikan agar desa ini tetap menjadi desa binaan UIN Alauddin Makassar
• Untuk kegiatan KKN selanjutnya diharapkan pemilihan lokasi sesuai dengan tujuan yaitu mengabdi di daerah pelosok dalam hal ini penempatan tidak lagi didaerah yang terbilang maju.
Faktor-Faktor Pencapaian Hasil
Dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan.Terdapat factor pendorong dan penghambat jalannya program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Samangki. Di antaranya :
Faktor Pendorong
a. Dana dari iuran mahasiwa KKN dan sumbangan para donatur b. Antusiasme masyarakat Desa Baruga Riattang yang tinggi c. Kurangnya aktifitas keagamaan di Desa Baruga Riattang
d. Kurangnya tenaga pengajar di sekolah-sekolah di Desa Baruga Riattang
e. Budaya masyarakat yang mengetahui agama, meski masih kurang mengamalkannya
f. Kebersamaan yang tinggi dari masyarakat beberapa dusun yang jauh dari keramaian
g. Masih sedikitnya masyarakat yang tertarik dan berminat mengajarkan anak-anaknya pendidikan agama
h. Masih rendahnya keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi
Faktor Penghambat
Dalam menjalankan beberapa program kerja selama ber KKN, ada beberapa hambatan mendasar yang kami hadapi, antara lain :
a. Kurangnya koordinasi dengan setiap RT dari masing-masing-masing RW. Sebagian besar masyarakat terkesan sangat cuek dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
b. Kurangnya sosialisasi dalam setiap kegiatan antara RT dan RW serta kepala desa
c. Kurangnya partisipasi masyarakat, khususnya pemuda dalam pelaksanaan program kerja KKN
d. Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang ada
e. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk terus melanjutkan program pembinaan keagamaan kepada anak-anak mereka
f. Kurangnya perhatian orangtua kepada anak-anak mereka terkait pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya.
h. Sulitnya menjalin silahturahmi kepada warga setempat dikarenakan mayoritas warga setempat memiliki pekerjaan sebagai PNS dengan waktu kerja dari pagi-sore.
TESTIMONI
A. Testimoni masyarakat Desa Baruga Riattang Kepala Desa Baruga Riattang Bapak A. Hamzah
Ibu Salmawati selaku istri Kepala Desa
Saya sangat bangga dan bersyukur serta berterima kasih kepada anak-anak KKN (Kuliah Kerja Nyata) UIN Alauddin Makassar,karena dengan kehadiran mereka memberikan banyak manfaat kepada kami masyarakat Desa Baruga Riattang khususnya kami ibu-ibu merasa bersyukur dengan kehadiran anak-anak KKN, karena dengan kehadiran mereka telah banyak membagi ilmu mereka kepada kami terutama ilmu dalam membaca Al-Qur’an dan berbagaimacam keterampilan-keterampilan lainnya misalnya Kerajinan tangan, Senam, dan masih banyak lagi. Alhamdulilah kami yang awalnya kurang memahami tentang semuanya,kini kami mendapat banyak pengetahuan dan pengalaman dan bisa mempraktikkan.
Imam Desa Baruga Riattang
kami,terutama dalam hal mendidik anak-anak kami dari segi ilmu pengetahuan dan keagamaan.Dan saya selaku Imam Desa Baruga Riattang sangat beryukur dan berterimakasih karena anak KKN dari UIN Alauddin Makassar ini sangat banyak memiliki potensi dalam hal tersebut.
Pemuda Desa Baruga Riattang (kak Multazam)
B. Testimoni Mahasiswa KKN Angkatan Ke-54 Nama : Kasmi
Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas : Tarbiyah dan Keguruan
Tuhan yang menyihir mata seakan -akan tak ingin berkedip oleh lukisan nyata itu.
Masyarakat di desa Baruga Riattang sangat ramah.Terbukti saat saya dan teman – teman tiba di desa ini, kami disambut dengan senyuman masyarakat yang begitu akrab serta tutur kata yang lembut.Disana saya menemukan keluarga baru, orang tua baru yang menyayangiku serta memanjakanku hingga serasa dikampung sendiri.Saya dan teman-teman senang berkunjung kerumah warga, mereka pun selalu menyambut kami dengan keramahannya.Namun, saya kadang-kadang malu untuk berkunjung karena saya dan teman-teman berfikir bahwa kami telah merepotkan tapi ternyata mereka malah tersinggung bila kami menolak untuk berkunjung.Mayoritas masyarakat desa Baruga Riattang adalah petani. Kita bisa menemukan sawah dimana – mana, sawah yang terbentang begitu indah, bentuknya yang tersusun rapi menjadikan desa ini bagaikan surga persawahan.
Selama ber-KKN saya menemukan begitu banyak cerita baru yang menjadi pengalaman dalam perjalan hidupku, begitu indah dan tak ingin terlupakan.Yah, KKN adalah cerita baru dalam perjalananku, bagaikan goresan yang membekas begitu dalam yang tak mungkin terhapuskan.
lagi-lagi berbeda jurusan dimana Muhammad Jasri yang akrab disapa dengan Jasch serta terkenal dengan dancenya berasal dari jurusan Tekhnik Arsitek sedang Ulfi Marhamah dari Jurusan Perencanaan Wilayah Kota. Munawwarah yang berasal dari Fakultas Ushuluddin jurusan Sosiologi Agama yang kerap dipanggil ummi memiliki begitu banyak talenta yang tidak kami miliki. Munawwarah sang ummi kami sangat terkenal dengan kelincahan serta berbagai keterampilan yang dimilikinya. Dia bagaikan malaikat diposko kami.Dewi Nur Hidayatus berasal Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen Ekonomi.Sesuai dengan jurusannya dia diamanahkan sebagai bendahara diposko kami dia sangat jago dalam perhitungan. Kami saling melengkapi satu sama lain. Pada awalnya agak sulit bagi saya untuk beradaptasi dengan segudang perbedaan yang ada pada kami. Kami agak canggung untuk bercerita satu sama lain dan tak bisa ditepiskan bahwa kadang –kadang terjadi hal – hal yang menegangkan di antara kami. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ketegangan dan kecanggungan tersebut lebur bersama tawa yang begitu akrab dan lepas diantara kami.
Selama ber-KKN sangat banyak moment baru yang saya dapatkan.Hal yang tak pernah kualami telah kualami selama ber-KKN. Yah seperti yang kukatakan bahwa awalnya saya merasa aneh dan ragu takkan bisa berbaur dengan mereka karena saya tipe orang sukar beradaptasi, namun seiring berjalannya waktu hal tersebut telah berubah menjadi sebuah kekeluargaan dan persaudaraan yang begitu hangat, mereka teman- teman seposkoku adalah salah satu lukisan terindah dan terunik yang telah dilukiskan sang Pencipta dalam hidupku, terima kasih banyak ya Allah telah memilihkan mereka untuk ku. Saya sangat mencintai dan akan selalu merindukannya, mereka selalu mendorong dan mengajarakanku cara bergaul meskipun caranya sedikit kocak dan anarkis tapi tidak apa-apa itulah cara berbaur yang telah dituliskan untukku dan mungkin tak akan kudapatkan lagi.
bersemangat dalam pelajaran yang satu ini, bahkan setiap saat saya ngajar dan mengajarakan pelajaran yang lain mereka selalu memintaku untuk mengajarkannya pelajaran bahasa inggris. Kuakui pelajaran yang satu ini memang sangatlah menyenangkan baik untuk dipelajari maupun untuk diajarkan. Merekapun sangat cepat menangkap apa yang saya ajarkan sehingga saya pun sangat antusias untuk mengajar. Kepala Sekolah beserta para guru-guru di sekolah tersebut sangat ramah dan menerima kami dengan penuh kebahagiaan karena mereka pun sangat membutuhkan tenaga pengajar.Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang berprestasi.Setiap diadakan perlombaan atau kompetisi, sekolah tersebut selalu memenangkan juara.dan Kami berharap agar kelak mereka dapat menjadi orang-orang yang berguna bagi negeri ini.
Posko kami merupakan posko yang terunik dimana satu-satunya posko diantara beberapa posko dikabupaten bulukumba kecamatan bulukumpa, perempuan dan laki-laki dipisahkan.Kami berada dirumah yang berbeda.Perempuan ditempatkan pada tempat kediaman yang ditempati oleh Pak desa sedang laki-laki ditempatkan pada rumah lama pak desa.
mendampingiku.Dokter memeriksaku begitu lama karena mencari denyut nadiku.Setelah beberapa menit dia membolehkan ku untuk mendonor hingga aku pun ikut tes darah meskipun aku tahu bahwa golongan darahku O tapi aku ingin ikut tes untuk meyakinkan diriku. Dokter pun mengambil sampel darahku dengan susah payah karena saya sering manarik-ulur tangan saat pengambilan sampel darah. Saya menuju ke tempat pengambilan donor darah dan berbaring. Saya begitu tegang hingga tak sanggup melirik jarum suntik dan hanya memejamkan mata hingga proses tersebut selesai. Setelah proses pendonoran selesai saya disuguhkan makanan dan segelah susu sebelum minum vitamin. Saya merasa puyeng dan mual hingga tak sadarkan diri.Teman-teman segera menolongku hingga sadarkan diri.Itulah salah satu pengalaman yang pertama kali saya lakukan selama ber-KKN.
Setiap harinya saya selalu berhadapan dengan laki-laki yang kadang - kadang menyenagkan namun banyak menjengkelkan.Mereka senang membullyku setiap saat.Saya merasa tidak betah tinggal diposko karenanya. Sering kali saya berfikir untuk pindah posko hingga saya merasa 1 detik berasa 1 menit, 1 menit berasa 1 hari, 1 hari berasa 1 minggu, 1 minggu berasa 1 bulan, 1 bulan berasa 1 tahun. Setiap harinya saya selalu menghitung hari menanti tibanya hari penarikan.Apapun yang saya lakukan selalu salah meskipun hal tersebut benar dan mereka selalu benar walaupun kadang-kadang salah, hidupku penuh serba salah selama ber-KKN.Jasri yang kerap disapa jasch merupakan dalang dari semua pembullyan yang menimpa diriku. Dia sangat senang bila melihat saya mengalami penderitaan.Suatu hari saya ke kolam dan dia mendorong ku hingga tenggelam sebanyak 2 kali.Saya tidak tahu entah siapa yang menarik tangan ku ke tepi kolam karena teman laki-laki seposkoku tidak berani menyentuh ku sedikitpun.Saya telah memberitahukan mereka kalau saya tidak mahu disentuh sedikitpun, mungkin inilah salah satu penyebab mengapa mereka suka membullyku.Mereka sangat penasaran jika saya mengalami kesulitan atau musibah karena tidak ingin disentuh.Meskipun mereka memperlakukan saya sedemikian rupa bullyan tapi saya yakin bahwa sebenarnya mereka sangat sayang padaku.Saya merasa sangat aneh dimata mereka.Kadang-kadang saya berfikir mungkin dia baru menemukan orang seperti diriku atau sayanya yang tidak normal?Begitu banyak teka-teki yang terlintas dalam pikiranku.
sangat kesepian itu terbukti ketika saya balik ke desa Baruga Riattang, mereka menyambut diriku dengan penuh kebahagiaan sampai-sampai menyembunyikan kopor milikku.Mereka mengatakan bahwa dosen pembimbing ku datang mengambil koporku karena pulang terlalu lama. Saya tetap tidak percaya namun mereka tetap ngotot pada apa yang dikatakannya hingga saya mencari-cari seputar rumah pak desa yang didiami oleh kaum laki-laki dan ternyata kopor saya disembunyikan dibawah ranjang kordesku dimana biang keladinya tidak lain adalah kordesku sendiri. Tidak ada yang memihak padaku, mereka semua sama walaupun kadang-kadang temanku yang bernama Sulhan dan Alpian kadang membelaku. Saya sendirian, teman perempuanku pun ikut membullyku.Saya merasa sangat tidak nyaman namun saya membuat diriku senyaman mungkin dengan kondisinya.
Nama : Kurnia DS Jurusan : Ilmu Hukum Fakultas : Syariah dan Hukum