• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku KKN Desa Baruga Riattang Kec. Bulukumpa Bulukumba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Buku KKN Desa Baruga Riattang Kec. Bulukumpa Bulukumba"

Copied!
136
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Seri Laporan KKN Angk. 5

4 UINAM 2017

HIJAUNYA BUMI DESA BARUGA RIATTANG

Editor :

Dr. H. Kamaluddin Tajibu, M. si. Muniar, SH

Tim Penyusun :

Kurnia DS Ulfi Marhamah Dewi Nur Hidayatus S

Kasmi Zulhan Antare

Muh. Jasri Munawwarah M

Syafrullah Alpian

Widya Resky Anggriana Mukrimah

(3)

HIJAUNYA BUMI DESA BARUGA RIATTANG/ Dr.H. Kamaluddin Tajibu, M.Si

Muniar, SH

Makassar:: Pusaka Almaida, 2016 xii + 122 hlm :16x23cm

ISDN: 978-602-6253-74-3

Cetakan Pertama : 2017

Desain Sampul : Zulhan Antare Penerbit : Pusaka Almaida

Sanksi pelanggaran pasal 44 undang-undang no12 tahun 1997 tentang perubahan atas undang-undang no. 6 tahun 1982 tentang hak cipta sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang no. 7 tahun 1987.

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberikan izin untuk itu, akan di pidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)

2. Barang siapa yang dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau berhasil pelanggaranhak cipta sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 50.000.000 ( lima puluh juta rupiah).

(4)

SAMBUTAN REKTOR

Pelaksanaan KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN yang didampingi oleh Badan Pelaksana KKN. Pelaksanaannya melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan dengan asumsi bahwa pelaksanaan KKN ini dalam melakukan program-program kerjanya dilakukan dengan multi disipliner approach, sehingga program kerja KKN bisa dilaksanakan dalam berbagai pendekatan sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa yang ditempatkan di posko-posko KKN.

(5)

Atas nama pimpinan UIN Alauddin Makassar, Rektor menghaturkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Ketua LP2M saudara Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D. terkhusus kepada Kepala PPM saudara Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI atas inisiatifnya untuk mempublikasikan dan mengabadikan karya-karya KKN dalam bentuk sebuah buku, sehingga proses dan hasil pelaksanaan KKN akan menjadi refrensi pengabdian pada masa-masa yang akan datang.

Makassar, 1 Agustus 2017 Rektor UIN Alauddin Makassar

(6)

SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN

ALAUDDIN

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memiliki tugas pokok untuk menyelenggarakan dan mengkoordinir pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Dalam hal pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa, KKN merupakan wadah pengabdian yang diharapkan memberikan bekal dan peluang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan kajian-kajian ilmiah yang dilakukan di kampus.

KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar sebelum memperoleh gelar sarjana dalam bidang disiplin ilmu masing-masing. Pelaksanaan KKN ini tidak hanya sekedar datang dan mengabdi ke dearah-dearah lokasi pelaksanaan KKN, tetapi harus tetap diletakkan dalam bingkai sebagai sebuah kegiatan ilmiah. Dalam perspektif ini, maka KKN harus dirancang, dilaksanakan, dan terlaporkan secara ilmiah sehingga dapat terukur pencapaiannya. Pada kerangka ini, LP2M UIN Alauddin Makassar berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mencapai tujuan pelaksanaan KKN ini.

Olehnya itu, LP2M UIN Alauddin Makassar menginisiasi untuk mempublikasikan rancangan, pelaksanaan, dan pelaporan KKN dengan melakukan analisis ilmiah terhadap setiap program-program kerja KKN yang dilakukan selama ber-KKN. Hal ini dilakukan agar segala capaian pelaksanaan KKN dapat terlaporkan dengan baik dan dapat terukur pencapaiannya, sehingga KKN yang merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi mahasiswa dapat dilakukan secara sistematis dari masa ke masa.

(7)

Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI., yang telah mengawal upaya publikasi laporan pelaksanaan KKN, serta apresiasi tinggi atas upaya yang tak kenal lelah untuk melakukan inovasi di PPM, baik secara internal maupun terbangunnya jaringan antar PPM sesama PTKAIN

Makassar, 1 Agustus 2017 Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar

(8)

KATA PENGANTAR

KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM)

UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Sebagai ujung tombak pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN Alauddin Makassar senantiasa berusaha melakukan terobosan dan langkah-langkah inovatif untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semakin baik dan inovatif. Upaya ini adalah wujud tanggung jawab pengabdian terhadap masyarakat dan UIN Alauddin Makassar, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat bisa semakin mendekatkan pihak civitas akademika UIN Alauddin dengan masyarakat dan mewujudkan keterlibatan langsung dalam pembangunan masyarakat.

Upaya membukukan dan publikasi laporan pelaksanaan KKN ini merupakan inovasi yang telah dilakukan oleh PPM UIN Alauddin sebagai upaya memudahkan kepada semua pihak untuk dapat mengakses hasil-hasil pengabdian yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN di bawah bimbingan dosen pembimbing. Dengan adanya publikasi ini, program-program KKN dapat diukur capaiannya dan jika suatu saat nanti lokasi yang yang ditempati ber-KKN itu kembali ditempati oleh mahasiswa angkatan berikutnya, maka akan mudah untuk menganalisis capaian yang telah ada untuk selanjutnya dibuatkan program-program yang berkesinambungan.

(9)

kepada seluruh dosen pembimbing dan anggota Badan Pelaksana KKN UIN Alauddin Makassar saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, berkat ketekunan dan kerjasamanya sehingga program publikasi laporan KKN ini bisa terlaksana. Penghargaan dan ucapan terima kasih juga saya haturkan kepada seluruh mahasiswa KKN Angkatan ke-54 dan 55 atas segala upaya pengabdian yang dilakukan dan menjadi kontributor utama penulisan buku laporan ini.

Makassar, 1 Agustus 2017 Kepala PPM UIN Alauddin Makassar

(10)

PENGANTAR PENULIS

Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya untuk Allah. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan Nabiyullah Muhammad saw. Atas rahmat, petunjuk dan risalah yang mengiringi kehadiran Rasulullah saw. di bumi, sebagai juru selamat ummat manusia.

Buku ini adalah laporan akhir KKN UIN Alauddin Makassar Tahun 2017 di Desa Baruga Riattang sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban.Akan tetapi, kami menyadari bahwa buku laporan akhir KKN ini tentu tidak bisa terwujud tanpa partisipasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis akan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada :

1. Prof. Dr. H. Musafir, M.Si., selaku Rektor UIN Alauddin Makassar yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Baruga Riattang

2. Prof. Dr. Saleh Tajuddin, M.Ag., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) yang telah memberikan peluang untuk melaksanakan KKN di Desa Baruga Riattang

3. Drs. H. M. Gazali Suyuti, M.HI., selaku Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) yang telah memberikan pembekalan dan membantu dalam proses penyelesaian KKN di Desa Baruga Riattang

4. Muniar, SH., selaku Badan Pelaksana (BP) KKN yang turut disibukkan untuk memfasilitasi kami dalam pelaporan akhir KKN

5. Dr. H. Kamaluddin Tajibu, M.Si., selaku Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami dan tetap sabar meski kadang direpotkan dengan berbagai masalah yang dihadapi di lokasi KKN.

(11)

7. Seluruh Kepala Dusun di Desa Baruga Riattang yang telah bersedia meluangkan waktu membantu kami dalam merampungkan program KKN di Dusun masing-masing

8. Seluruh masyarakat Desa Baruga Riattang yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan program KKN di Desa Baruga Riattang

9. Kawan-kawan mahasiswa KKN UIN Alauddin Angkatan ke-54 yang mau berbagi dalam suka dan duka selama ber-KKN di Desa Baruga Riattang

Semoga buku ini dapat memberi manfaat buat kita semua, khususnya kepada kampus tercinta “Kampus Peradaban” UIN Alauddin dan diri kami semua.Saran dan kritik senantiasa penulis harapkan dari para pembaca.

Baruga Riattang, 05 Ramadhan 1438 H. 29 Mei 2017 M.

(12)

DAFTAR ISI

SAMBUTAN REKTOR ……… iii

SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UIN ALAUDDIN ………. v

KATA PENGANTAR KEPALA PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PPM) UIN ALAUDDIN MAKASSAR………. vii

KATA PENGANTAR ………. ix

DAFTAR ISI ……….. xi

MUQADDIMAH.. ……….……….……… xii

BAB I. PENDAHULUAN ……… 1

A. Dasar Pemikiran ……… 1

B. Gambaran Umum Desa Baruga Riattang……… 2

C. Permasalahan ………. 3

D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-54 ………… 4

E. Fokus atau Prioritas Program ……… 5

F. Sasaran dan Target ……… 6

G. Jadwal Pelaksanaan Program ……… ………... 9

BAB II. METODE PELAKSANAAN PROGRAM ……… 11

A. Metode Intervensi Sosial ……… 11

B. Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat ……… 14

BAB III. KONDISI DESA BARUGA RIATTANG……… 18

A. Sejarah Singkat Desa Baruga Riattang ……… 18

B. Keadaan Demografi ………..……… 18

C. Keadaan social, Budaya dan Ekonomi..……… 20

BAB IV. DESKRIPSI DAN HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DESA BARUGA RIATTANG … 22 A. Kerangka Pemecahan Masalah ……… 22

B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan & Pengabdian Masyarakat………. 25

BAB V. PENUTUP ……… 49

A. Kesimpulan ……… 49

B. Rekomendasi ……….. 49

DOKUMENTASI ……….……….……….. 51

TESTIMONI……… 61

A. Testimoni Masyarakat………... ……… 61

(13)

MUQADDIMAH

Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Masyarakat menggambarkan secara utuh fase-fase menuju pembelajaran sejati. Juga mendeskripsikan bagaimana proses belajar yang baik bagi seorang mahasiswa secara keseluruhan. Dari dalam ke luar, Dari hal yang kecil ke hal yang besar.

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan ke-54 di Desa Baruga Riattang Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba beranggotakan 11 orang dari 7 Fakultas yag berbeda. Ketujuh fakultas tersebut adalah Fakultas Syari’ah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Sains dan Tekhnologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Dakwah & Komunikasi. Kegiatan KKN berlangsung selama kurang lebih 60 hari (2 bulan) sejak keberangkatan 27 Maret 2017-25 Mei 2017.

(14)

BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Pemikiran

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kuliah kerja nyata dilaksanakan secara melembaga dan terstruktur sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan tinggi, yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program studi strata satu (S1) dengan status intrakurikuler wajib.

Kuliah Kerja Nyata sesungguhnya adalah kuliah yang dilakukan dari ruang kelas ke ruang masyarakat.Ruang yang sangat luas dan heterogen dalam menguji teori-teori keilmuan yang telah didapatkan di bangku kuliah.Masyarakat adalah guru kehidupan yang ditemukannya di lokasi KKN.

Teori-teori keilmuan yang didapatkan di bangku kuliah, kemudian diperhadapkan pada fakta-fakta lapangan sebagai salah satu alat menguji kebenaran teori tersebut.Di sinilah dibutuhkan kreatifitas mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan diri dan uji nyali sebelum terjun ke masyarakat yang sesungguhnya.

Melalui KKN mahasiswa mengenal persoalan masyarakat yang bersifat “cross sectoral” serta belajar memecahkan masalah dengan pendekatan ilmu (interdisipliner). Mahasiswa perlu menelaah dan merumuskan masalah yang dihadapi masyarakat serta memberikan alternatif pemecahannya (penelitian), kemudian membantu memecahkan dan menanggulangi masalah tersebut.

(15)

Sedang, manfaat Kuliah Kerja Nyata yang diharapkan sebagai modal besar bagi mahasiswa dari program wajib ini antara lain agar mahasiswa mendapatkan pemaknaan dan penghayatan mengenai manfaat ilmu,teknologi, dan seni bagi pelaksanaan pembangunan, mahasiswa memiliki skill untuk merumuskan serta memecahkan persoalan yang bersifat “cross sectoral” secara pragmatis ilmiah dengan pendekatan interdisipliner, serta tumbuhnya kepedulian social dalam masyarakat.

Bagi masyarakat dan Pemerintah, program Kuliah Kerja Nyata adalah bagian dari kerja kreatif mahasiswa dalam memberikan bantuan pemikiran dan tenaga dalam pemecahan masalah pembangunan daerah setempat, dalam memperbaiki pola pikir dalam merencanakan, merumuskan, melaksanakan berbagai program pembangunan, khususnya dipedesaan yang kemungkinan masih dianggap baru bagi masyarakat setempat, serta menumbuhkan potensi dan inovasi di kalangan anggota masyarakat setempat dalam upaya memenuhi kebutuhan lewat pemanfaatan ilmu dan teknologi.

Kepentingan lain dari program kuliah kerja nyata ini dapat ditemukan antara lain : Melalui mahasiswa/ dosen pembimbing, diperoleh umpan-balik sebagai pengayaan materi kuliah, penyempurnaan kurikulum, dan sumber inspirasi bagi suatu rancangan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang lain atau penelitian. Demikian pula, diperolehnya bahan masukan bagi peningkatan atau perluasan kerjasama dengan pemerintahan setempat, termasuk dengan instansi vertikal yang terkait.

B. Gambaran Umum Desa Baruga Riattang

Desa Baruga Riattang terletak di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Pada awalnya Desa Baruga Riattang merupakan bagian dari Desa Kambuno, karena perkembangan dan kebutuhan maka pada tahun 2012 dari beberapa Dusun di Desa Kambuno yaitu Dusun Mallenreng, Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng di satukan menjadi sebuah Desa Yaitu Desa Baruga Riattang

Desa Baruga Riattang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sinjai yakni Sinjai Borong. Desa Baruga Riattang terdiri dari 3 Dusun yaitu Dusun Mallenreng, Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng

(16)

C. Permasalahan

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama 2 hari, ditemukan beberapa masalah yang memungkinkan untuk diselesaikan selama masa Kuliah Kerja Nyata, di antaranya :

1. Bidang Edukasi :

 Malasnya warga memeriksakan kesehatan secara rutin

 Kurangnya sosialisasi pentingnya lahan pekuburan

 Kurangnya perhatian masyarakat dalam merawat dan menjaga kebersihan masjid

 Rendahnya Sumber Daya Manusia

 Tenaga profesional guru dibidang pengetahuan umum yang masih kurang

 Tidak adanya sarana dan prasarana sebagai penunjang pendidikan atau tempat baca

 Tidak adanya inisiatif untuk membentuk forum belajar

 Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi

 Budaya menikah muda masih sangat kental

 Warga masih memetingkan berkebun dan besawah dibandingkan pergi bersekolah

 Mutu pendidikan terbilang kurang

 Skill bahasa yang tidak pernah dilatih

2. Bidang Kesehatan :

 Kurangnya sarana kesehatan

 Masih kurangnya petugas kesehatan

 Kurangnya penyuluhan kesehatan

 Kurangnya obat-obatan

 Kurangnya kesadaran warga masyarakat tentang kebersihan

 Kurangnya kesadaran tentang pentingnya toilet dan menjaga kebersihannya

 Lambannya penanganan sampah, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap

3. Bidang Pembangunan dan Sosial

 Jauhnya jarak saran kesehatan dari rumah warga

 Kurangnya sarana olahraga

 Tidak ada papan nama pekuburan

(17)

 Tidak adanya fasilitas perpustakaan

 Tidak ada forum pemuda

D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-54

Mahasiswa KKN Angkatan ke-54 berasal dari berbagai kompetensi keilmuan, yaitu :

Ulfi Marhamah, mahasiswi jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi. Mahasiswi ini memiliki kompetensi dibidang Perpetaan dan perencanaan wilayah.Ia memiliki keterampilan dalam hal Mengajar, Fotografidan Masak memasak.

Munawwarah M merupakan mahasiswi jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah bidang Sosial dan Keagamaan.Ia juga memiliki keterampilan di bidang seni. Serta terampil dalam hal memasak.

Kurnia DS, mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang hukum terkait permasalahan Kepidanaan.Ia juga memiliki hobby di bidang olah raga.

Zulhan Antare merupakan mahasiswa jurusn Sejarah Kebudayaan Islam, Fakultas Adab dan Humaniora.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang Sejarah.Ia juga memiliki keterampilan dalam bidang Desain.

Alpianmerupakan mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang keagamaan dan Fotografi.

Dewi Nur Hidayatus S mahasiswi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Kompetensi Keilmuan yang ia miliki dibidang Manajemenisasi dan memiliki hobi Masak.

Syafrullahmerupakan mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum.Ia memiliki kompetensi di bidang Perbaikan Infrastruktur serta Hoby memasak

(18)

Widya Resky Anggrianimerupakan mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah di bidang seni Tari.

Muh Jasri merupakan mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah dalam bidang keagamaan.Ia juga memiliki skill dalam hal Dance dan Desain Gambar

Mukrimahmerupakan mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora. Kompetensi keilmuan yang dimiliki ialah dalam bidang sastra inggris

E. Fokus atau Prioritas Program

Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-54 Tahun 2017 meliputi bidang Pendidikan, bidang Sosial Kemasyarakatn, bidang Keagamaan, bidang Kesehatan dan bidang Pembangunan.

Fokus Permasalahan Prioritas Program dan Kegiatan

Bidang Pendidikan

- Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

- Bimbingan Belajar

Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

- Sabtu Bersih

- Gotong Royong

- Pelaksanaan Porseda (Pekan Olahraga dan Dakwah)

- Pembuatan pagar rumah warga

- Menyingkirkan pohon-pohon tumbang serta tanah longsor yang menghalangi jalanan umum

- Pembuatan papan baca (Asmaul Husna) di pinggir jalan

Bidang Keagamaan

- Mengajar Mengaji

- Bimbingan Pelatihan Qasidah dan Tari

- Pembinaan TK/TPA

- Melatih Adzan, da’I, tadarrus

(19)

- Majelis ta’lim

- Yasinan tiap malam jumat

- Jumat ibadah

- Isra mi’raj

Bidang Pembangunan

- Pengadaan Al-Qur’an dan aksesoris masjid

- Pengadaan arah jalan ke mesjid

- Pembuatan Pagar Masjid

- Pengecatan masjid

- Pengadaan Tempat Sampah disetiap rumah warga

- Pembuatan asmaul husna di pinggir jalan

F. Sasaran dan Target

Setiap program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN memiliki sasaran dan target, yaitu :

No. Program/Kegiatan Sasaran Target Bidang Pendidikan

1 Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

Mengajar di TK/SD/SMP

Membantu Guru TK/SD/SMP 2 Bimbingan Belajar Bimbingan

Belajar Harian

Anak-anak SD Di desa baruga riattamg

Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

3 Sabtu bersih Seluruh bersih dan sehat

(20)

kebersamaan.

5 Pembuatan pagar

rumah warga kelurahan Gantarang 6 Menyingkirkan

pohon-pohon tumbang yang menghalangi jalanan dan saling tolong menolong. 7 Pembuatan Asmaul

Husna di sepanjang jalan

8 Mengajar Mengaji Anak-anak usia SD-SMP

Menambah pengetahuan tentang ilmu agama dan bacaan Al-Qur’an. 9 Bimbingan Pelatihan

Qasidah dan tari

Anak-anak di secara baik dan benar, mengetahui ceramah dan bacaan Qur’annya lancar.

11 Pembinaan TK/TPA Anak-anak SD/SMP

Anak-anak dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar 12 Pengadaan Al-Qur’an

dan aksesoris masjid

Masjid

kelurahan desa

(21)

baruga riattang pengadaan bacaan Al-Qur’an.

13 Majelis taklim Kelompok

majelis taklim di desa baruga riattang

Meningkatkan pengetahuan khususnya dalam bidang agama pada peserta majelis taklim 14 Yasinan tiap malam

jumat

15 Jumat ibadah Seluruh lapisan masyarakat desa isra, dan mi,rajnya Rasulullah saw

Bidang Pembangunan

17 Pengadaan Al-Qur’an dan aksesoris masjid 18 Pengadaan arah jalan

ke mesjid

desa baruga riattang

Adanya penunjuk arah ke masjid

19 Pembuatan Pagar

Masjid

(22)

Lembang Panai dan Lingkungan desa baruga riattang

masjid menjadi lebih indah lagi.

21 Pengadaan Tempat Sampah disetiap rumah warga kelurahan

G. Jadwal Pelaksanaan Program

Kegiatan ini dilaksanakan selama 55 hari pada Tanggal : 4 April - 20 Mei 2017

Tempat : Desa Baruga Riattang, Kec. Bulukumpa, Kab. Bulukumba

Secara spesisifik waktu implementatif kegiatan KKN Reguler Angkatan ke-54 ini dapat dirincikan sebagai berikut :

C. Pra-KKN (Desember 2016)

No. Uraian Kegiatan Waktu

1 Pembekalan KKN Angkatan 54 15 Maret 2017

2 Pembagian Lokasi KKN 22 Maret 2017

3 Pertemuan Pembimbing dan pembagian kelompok

23 Maret 2017

4 Pelepasan 27 Maret 2017

D. Pelaksanaan program di lokasi KKN (Maret-Mei 2017)

No. Uraian Kegiatan Waktu

1 Penerimaan di Kantor Camat Bulukumpa

27 Maret 2017

2 Observasi dan survey lokasi 28-2 Maret 2017

(23)

4 Implementasi Program Kerja 05 April - 13 Mei 2017

5 Kunjungan Pimpinan UIN Alauddin Makassar dan Dosen Pembimbing

12 Mei 2017

6 Penarikan Mahasiswa KKN 25 Mei 2017

E. Laporan dan Hasil Evaluasi Program

No. Uraian Kegiatan Waktu

1 Penyusunan buku laporan akhir KKN

05 Mei 2017

2 Penyelesaian buku laporan 24 Mei 2017

3 Pengesahan dan penerbitan buku laporan

4 Penyerahan buku laporan akhir KKN ke P2M

(24)

BAB II

METODE PELAKSANAAN PROGRAM

A. Metode Intervensi Sosial

Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, dan komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial.pekerjaan sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.

Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilan. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini, individu, keluarga, dan kelompok.Keberfungsian sosial menunjuk pada kondisi dimana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.

KKN UIN Alauddin Angkatan ke-54 menggunakan metode intervensi social dalam melakukan pendekatan kepada warga masyarakat di Desa Samangki sebagai salah satu metode dalam mengatasi masalah sosial dan sumber daya manusia (SDM) di Desa Baruga Riattang.Melalui pendekatan inilah bisa diketahui kemampuan dan kebutuhan masyarakat desa.

(25)

juga melakukan penyingkirkan pohon-pohon tumbang di tengah jalan, melakukan pembinaan di sekolah-sekolah, dan lain sebagainya.

Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.

1. Tujuan Intervensi sosial

Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai. Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.

2. Fungsi Intervensi

Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya:

1. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial.

2. Menghubungkan kelayan dengan system sumber 3. Membantu kelayan menghadapi masalahnya

4. Menggali potensi dari dalam diri kelayan sehingga bisa membantunya untuk menyelesaikan masalahnya

3. Tahapan dalam intervensi

Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:

(26)

tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya

 Identifikasi dan penentuan masalah

 Analisis dinamika situasi sosial

 Menentukan tujuan dan target

 Menentukan tugas dan strategi

 Stalibilitasi upaya perubahan

2) Pengumpulan data,merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan.dalam memalukan pengumpulan data,terdapat

tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:pertanyaan,observasi,penggunaan data tertulis.

3) Melakukan kontak awal

4) Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan

5) Membentuk sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.

6) Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.

7) Memberikan pengaruh 8) Terminasi

4. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah: 1) Pelayanan sosial

Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia,lansia dan keluarganya,lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.

2) Pelayanan fisik

(27)

B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengertian problem solving

Problem solving adalah suatu proses mental dan eloktual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tetap dan cermat (Hamalik,199 : 151). Problem solving yaitu suatu pendekatan dengan cara problem identification untuk ke tahap systesis kemudian dianalisis yaitu pemilihan seluruh masalah sehingga mencapai tahap aplikation selanjutnya compretion untuk mendapatkan solution dalam penyelesaian masalah tersebut. Pendapat lain problem solving adalah suatu pendekatan dimana langkah-langkah berikutnya sampai penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif yang umum sedangkan langkah-langkah berikutnya sampai dengan penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif dan spesifik.

Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, dan komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial.pekerjaan sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.

Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilan. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini, individu, keluarga, dan kelompok.Keberfungsian sosial menunjuk pada kondisi dimana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.

(28)

Langkah awal yang dilakukan yaitu dengan melakukan survey ke masyarakat.Berbaur bersama mereka dan mendengarkan segala keluh kesah mereka.Menanyakan informasi tentang kondisi ekonomi, pendidikan, serta sosial dan masyarakat desa. Dari informasi tersebut kemudian dapat diketahui kemampuan yang dimiliki dan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat dikembangkan. Kemudian direalisasikan dengan membuat program kerja mencakup hal-hal yang dibutuhkan dengan menitikberatkan pada program keagamaan.Hal ini dilakukan dengan melihat masih kurangnya kesadaran masayarakat dalam melaksanakan perintah Allah.Seperti, mengajar mengaji, pelatihan penyelenggaraan jenazah dan pelatihan kerajinan tangan.Disamping itu, juga melakukan penyingkirkan pohon-pohon tumbang di tengah jalan, melakukan pembinaan di sekolah-sekolah, dan lain sebagainya.

Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.

1. Tujuan Intervensi sosial

Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai. Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.

2. Fungsi Intervensi

Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya:

a. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial.

b. Menghubungkan kelayan dengan system sumber c. Membantu kelayan menghadapi masalahnya

(29)

3. Tahapan dalam intervensi

Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:

a. Penggalian masalah,merupakan tahap di mana pekerja sosial mendalami situasi dan masalah klien atau sasaran perubahan.Tujuan dari tahap penggalian masalah adalah membantu pekerja sosial dalam memahami,mengindetifikasi,dan menganalisis factor-faktor relevan terkait situasi dan masalah tersebut,pekerja sosial dapat memutuskan masalah apa yang akan ia selesaikan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.panggilan masalah apa yang akan ia selesaiakan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya

 Identifikasi dan penentuan masalah

 Analisis dinamika situasi sosial

 Menentukan tujuan dan target

 Menentukan tugas dan strategi

 Stalibilitasi upaya perubahan

b. Pengumpulan data,merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan.dalam memalukan pengumpulan data,terdapat

tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:pertanyaan,observasi,penggunaan data tertulis.

c. Melakukan kontak awal

d. Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan

e. Membentuk sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.

f. Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.

g. Memberikan pengaruh h. Terminasi

4. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah:

(30)

Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia,lansia dan keluarganya,lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.

b. Pelayanan fisik

(31)

BAB III

KONDISI DESA BARUGA RIATTANG

A. Sejarah Singkat Desa Baruga Riattang

Desa Baruga Riattang merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.Luas dan Batas Administrasi Desa Baruga Riattang mempunyai luas wilayah 5,8km2,

memiliki 3 Dusun yaitu Dusun Kaseseng, Dusun Lembange, dan Dusun Mallenreng. Desa ini merupakan pemekaran dari desa Kambuno.

Adapun batas wilayah Desa Baruga Riattang sebagai berikut :

-Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Sinjai

-Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kambuno

-Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Balang Taroang

-Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Tanete

Letak dan Kondisi Geografis Desa Baruga Riattang berada ±7 Km2 dari ibu Kota Kecamatan terletak pada koordinat antara 4º10’30”

sampai 3º19’13” Lintang Selatan dan 119º26’30” sampai 119º47’20”Bujur Timur.

Topografi Kondisi topografi Desa Baruga Riattang memiliki rentang yang cukup lebar, mulai dari dataran dengan ketinggian 0 m di atas permukaan laut hingga dataran yang memiliki ketinggian >300m di atas permukaan laut (dpl).Dataran yang terletak pada ketinggian 567 m di atas permukaan laut sebagian besar terletak di bagian tengah hingga utara Desa Baruga Riattang.

Secara demografi, Desa Baruga Riattang memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.575 jiwa.Terdiri dari laki-laki 770 jiwa dan perempuan sebanyak 805 jiwa.Dengan Kepadatan penduduk sebesar 313 jiwa/km2.Desa ini terdiri dari 6 RW dan 10 RT. Mayoritas penduduk Desa Baruga Riattang menganut agama Islam.

B. Keadaan Demografi

a. Tingkat Pendidikan Masyarakat

Sarana pendidikan yang sering digunakan masyarakat Desa Baruga Riattang baik yang terdapat di dalam wilayah kelurahan maupun di luar desa adalah sebagai berikut:

(32)

Saat ini di Desa Baruga Riattang sudah terdapat Taman bermain kanak – kanak yakni TK yang terdapat di dusun Lembange.

2) Sekolah Dasar (SD)

Di Desa Baruga Riattang terdapat 2 buah Sekolah Dasar yaitu SDN 76 Baruga Riattang dan SDN 305 Tagentung. Berhubungan dengan lokasi berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat, sehingga anak- anak usia sekolah di Desa Baruga Riattang memperoleh akses yang mudah untuk ke sekolah. Sekolah Dasar yang berada di Dua Dusun yaitu Dusun Lembange dan Dusun Kaseseng(berdasarkan hasil observasi langsung Lapangan ).

b. Kondisi Lingkungan Pemukiman

Kondisi pemukiman masyarakat Desa Baruga Riattang terbagi atas 2 wilayah yaitu wilayah perbukitan, dan wilayah dataran tinggi/ penggunungan.Sebagian besar rumah penduduk di Dusun setempat berbentuk rumah batu atau rumah panggung yang memiliki halaman. Di sisi lain, kondisi lingkungan di sebagian pemukiman masih perlu pembenahan sampah pada tempatnya.

1) Perumahan Penduduk

Berdasarkan pada bentuk rumahnya perumahan penduduk di Desa Baruga Riattang terdiri atas dua bentuk rumah yang dimukimi oleh masyarakat yakni rumah panggung yang penghuni terdiri atas rumah panggung dan rumah bawah.Rumah panggung yang bagian atasnya terbuat dari kayu dan bagian bawahnya terbuat dari bahan semen/pemanen dan satu lagi yakni rumah panggung yang seluruh bagiannya terbuat dari kayu.

Desa Baruga Riattang, terdapat 6 unit masjid, 1 unit TK, 2 unit Sekolah Dasar, 1 unit Kantor Desa, 1 unit poskesdes,1 unit posyandu dan 1 Unit Pokja Desa Sehat bentukan dari aparatur Desa (berdasarkan data sekunder profil desa dan Observasi langsung lapangan).

2) Pemerintahan Desa

Desa Baruga Riattang berjarak 47 km dari ibukota Bulukumba dan 7 km dari Kantor Camat Bulukumpa, Desa Baruga Riattang termasuk desa dataran tinggi

(33)

desa dengan dibantu oleh sekretaris.Jumlah aparat pemerintahan sebanyak 8 orang. Kepala desa secara langsung membawahi 3 kepala dusun, yaitu Kadus Mallenreng, Kadus Lembange dan Kadus Kaseseng

Roda pemerintantahan selalu berjalan dengan baik karena mendapat dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra kerja dan sebagai perwakilan dari masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Pemerintahan Desa.

C. Keadaan Sosial Budaya dan Ekonomi

Kekayaan dan keragaman budaya Desa Baruga Riattang sebagai suatu rumpun budaya hanya terdiri dari suku Bugis saja, Rumpun Bugis mewarnai seluruh aktifitas masyarakat yang ada di Desa Baruga Riattang.

a. Mata Pencaharian Utama

Letak Desa Baruga Riattang yang jauh dari ibukota Kabupaten menyebabkan daerah Sumber perekonomian utama bagi masyarakat bagi Desa Baruga Riattang adalah bidang pertanian/perkebunan, pembuat gula, penghasil tuak manis/pahit, peternak, pedagang, wirausaha, pegawai negeri/ swasta dan anggota TNI dan Polri. Petani sebagian besar hanyalah sekedar memproduksi Gabah/beras, kedelai, digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.Sedangkan penghasilan utamana masyarakat adalah pekerja serabutan.Peternak sapi masih memiliki keuntungan lebih karena lahan yang di gunakan sangat luas, tetapi hanya sebagian kecil masyarakat yang memilikinya.

Wirausaha yang ada masih terlalu sedikit atau usaha milik mereka masih sangat sederhana yaitu pembuatan kusen, jahit menjahit, pembuat cendramata, pembuatan makanan ringan, dan yang paling banyak adalah berjualan di sepanjang jalan.

b. Gotong royong dan kehidupan keagamaan a. Sosial dan Gotong royong

(34)

penduduk bekerja diluar Kabupaten sebagai buruh bangunan jadi waktu untuk gotong royong sangatlah sulit.Kegiatan gotong royong pada umunya dilakukan dalam pembersihan saluran-saluran irigasi atau gotong royong dalam membangun mesjid. Kedepan akan ada beberapa keputusan politis baik berupa Peraturan Desa, maupun Pertaruran Kepala Desa yang bersifat mengikat untuk menjaga kegiatan gotong royong di tingkat warga.

b. Keagamaan

(35)

BAB IV

DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DI DESA BARUGA RIATTANG

A. Kerangka Pemecahan Masalah

Dalam mempermudah analisis terhadap satu per satu permasalahan desa dapat dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats).Metode analisis SWOT adalah metode praktis yang digunakan untuk mencari tahu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan hambatan dari setiap permasalahan.Dalam suatu permasalahan, dapat digali kekuatan atau potensi yang sudah dimiliki, kemudian dicari kelemahan yang ada sehingga hal tersebut menjadi suatu permasalahan.Lebih jauh lagi, upaya pemecahan masalah digali melalui kesempatan atau dukungan suportif yang dimiliki serta meluruskan hambatan yang ada. Penjelasan permasalahan desa melalui metode analisis SWOT akan diuraikan per dusun atau perlokasi binaan KKN, yaitu :

Tabel 4.1 Matrik Swot

Matrik SWOT 01 Bidang Edukasi

Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat mahasiswa KKN

(36)

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:

- Bimbingan Belajar

Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

Strenghts Weakness Opportunities Threats Warga sangat

antusias dalam berpartisipasi di bidang sosial

Kondisi

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:

1. Mengadakan kegiatan gotong royong dan sabtu bersih

Matrik SWOT 03 Bidang Keagamaan

(37)

anak-anak

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:

f. Pembinaan TK-TPA

Matrik SWOT 04 Bidang Kagamaan

Strenghts Weakness Opportunitie

s Threats

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :

g. Bimbingan pelatihan Qasidah dan Tari

Matrik SWOT 05 Bidang Pembangunan

Strenghts Weakness Opportunitie

(38)

bantuan ini masih sangat terbatas

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :

h. Pengadaan Al-Qur’an di Masjid kelurahan gantarang

B. Rincian Kegiatan Lingkungan Desa Baruga Riattang

a. Bidang Edukasi

Terdapat satu lembaga pendidikan formal tingkat Sekolah Dasar dan timgkat sekolah SMP yang para muridnya masih membutuhkan berbagai tambahan disiplin ilmu, seperti pendalaman ilmu pengetahuan tentang teknologi dalam hal ini pengetahuan dalam pengoperasian komputer .

b. Bidang Keagamaan

Melihat kesadaran masyarakat yang masih sangat kurang mengenai bidang keagamaan serta kurangnya perhatian yang di berikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang berbau agama maka sangat rawan terjadinya kristenisasi maka dalam hal ini sangat di butuhkan suatu perhatian khusus yang di berikan kepada masyarakat khususnya dalam bidang ke agamaan.

c. Bidang Kepemudaan dan Olahraga

Dalam data kependudukan pemuda juga terhitung sangat banyak namun kondisi yang kami lihat saat kami melakukan survey itu sangatlah sedikit yang mempedulikan masalah remaja mesjid dikarenakan pemuda lebih memperhatikan pergaulan yang kurang bermanfaat. Sama halnya di bidang Olahraga juga sangat minim, dikarenakan sarana yang tidak ada sehingga sulit bagi tunas muda mengembangkan skill nya di bidang Olahraga.

d. Bidang sosial dan kemasyarakatan.

(39)

Bidang Edukasi

Nomor Kegiatan 01

Nama Kegiatan Pembinaan anak SD Tempat / Tanggal SD Baruga riattang Lama pelaksanaan Rutin 4x seminggu

Tim Pelaksana Penanggung Jawab : kordes

Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok

Tujuan Untuk membantu para pendidik di SD

Lembangnge dan SD Kaseseng

Sasaran Murid SD Lembangnge dan SD Kaseseng

Target Guru SD Lembangnge dan SD Kaseseng

sangat terbantu dalam proses belajar mengajar

Deskripisi Kegiatan Proses belajar mengajar ini dilakukan rutin oleh mahasiswa KKN UINAM Ang. 54 empat kali dalam seminggu dan kegiatan ini membantu tenaga pendidik yang masih kurang

Hasil Kegiatan 16 x proses belajar mengajar terlaksana selama KKN berlangsung

Keberlanjutan program Program berlanjut

Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 02

Nama Kegiatan Sabtu Bersih dan Gotong Royong Tempat / Tanggal Baruga Riattang/ disesuaikan Lama pelaksanaan Satu kali

Tim Pelaksana Penanggung Jawab : kordes

Kontributor : Seluruh Anggota

Kelompok

Tujuan Untuk melestarikan budaya gotong royong dan memperbaiki sarana yang rusak dikarenakan bencana alam

Sasaran Masyarakat Lingkungan Baruga Riattang

Target Mahasiswa KKN dan Masyarakat mampu

(40)

tercipta lingkungan yang bersih

Deskripisi Kegiatan Kegiatan ini berlangsung selama terjadi bencana alam selama jangka KKN berlangsung dan masyarakat sangat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Hasil Kegiatan 7 x proses gotong royong dan sabtu bersih selama KKN berlangsung

Keberlanjutan program Program berlanjut

Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 03

Nama Kegiatan Senam Sore

Tempat / Tanggal Depan posko Baruga Riattang Lama pelaksanaan Disesuaikan

Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Kordes

Kontributor : Seluruh Anggota Kelompok

Tujuan Agar mahasiswa KKN dan masyarakat

dapat menjalin silaturrahmi sekaligus dapat menjaga kesehatan

Sasaran Masyarakat Baruga Riattang

Target Mahasiswa KKN dan masyarakat dapat

menjalin silaturrahmi sekaligus dapat menjaga kesehatan

Deskripisi Kegiatan Penyadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan bagi setiap warga

Hasil Kegiatan 5 x senam sore terlaksana selama KKN berlangsung

Keberlanjutan program Program tidak berlanjut

Bidang Keagamaan

Nomor Kegiatan 04

Nama Kegiatan Pembinaan TPA

Tempat / Tanggal Masjid Desa Baruga Riattang Lama pelaksanaan Rutin ba’da maghrib

Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Kordes

(41)

Kelompok

Tujuan Menambah motivasi anak anak dalam

mengembangkan ilmu spritual nya

Sasaran Anak Usia Dini

Target Tunas muda dapat mampu

mengembangkan bacaan serta hafalan ayat ayat suci Al-Qur’an

Deskripisi Kegiatan Kegiatan ini sangatlah wajib untuk diselenggarakan karena tunas muda akan terbiasa mendalami ilmu ke agamaan jika selalu dibina sejak kecil

Hasil Kegiatan 30 x terlaksana selama program KKN berlangsung

Keberlanjutan program Program berlanjut

Lingkungan Desa Baruga Riattang Tabel 4.1 Matrik Swot

Matrik SWOT 01 Bidang Edukasi

Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat anak sekolah dasar yang menunjukkan keseriusan belajar yang tinggi serta keakraban anak-anak kepada mahasiswa KKN

Anak-anak

(42)

program sebagai berikut:

 Bimbingan Belajar

Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan

Strenghts Weakness Opportunities Threats Warga sangat bakti dan sabtu bersih apalagi

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:

2. Mengadakan kegiatan gotong royong dan sabtu bersih

Matrik SWOT 03 Bidang Keagamaan

(43)

mempelajari Al-Qur’an.

Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:

k. Pembinaan TK-TPA

Matrik SWOT 04 Bidang Kagamaan

Strenghts Weakness Opportunities Threats Tingginya Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :

l. Bimbingan pelatihan Qasidah dan tari

Matrik SWOT 05 Bidang Pembangunan

(44)

Alhamdulillah selama melakukan kegiatan KKN kegiatan saya dan teman – teman mendapatkan dukungan dari bapak desa. Beliau mengatakan: “apapun yang teman – teman lakukan asalkan itu baik untuk warga Desa baruga riattang, bapak dukung”. Dan baiknya lagi bapak desa selalu menyempatkan diri untuk hadir ketika kami mengundangnya walaupun dalam beberapa kegiatan bapak desa jarang hadir dalam acara – acara kami laksanakan karena kesibukan beliau sebagai kepala desa.

Dan alhamdulillah lagi saya dan teman – teman berada di lingkungan bersama warga yang selalu berpartisipasi dalam setiap acara atau pun kegiatan yang kami laksanakan, mulai dari kegiatan pendataan penduduk, pelatihan memandikan jenazah, lomba keagamaan, bimbingan belajar anak, kerja bakti, bimbingan qasidah, dan mengajar mengaji.

Saya juga banyak belajar dari anak – anak kecil yang ada di desa tempat kami KKN.Saya melihat mereka gemar sekali mengaji.Pada siang hari mereka belajar mengaji di Masjid Musafir Pattunuang sambil membawa kitab Iqra’ dan Al-qur’an di tangannya.saya dan teman – teman juga membuka bimbingan belajar di posko bagi mereka yang mau belajar bersama kami.

Semoga kalian menjadi anak – anak yang soleh dan solehah, serta saya dan teman – teman juga menjadi anak – anak yang soleh dan solehah (amin).Terima kasih adik – adik yang secara tidak langsung sudah menginspirasi saya khususnya dan juga teman – teman.Tiada hari tanpa pembelajaran dan hikmah yang kita dapat agar hidup ini dapat lebih bernilai.Melalui kegiatan KKN-lah saya banyak memperoleh pelajaran dan pembelajaran yang mungkin tidak saya peroleh dari bangku kuliah.

(45)

Selama melakukan kegiatan KKN kegiatan saya dan teman – teman mendapatkan dukungan dari bapak desa. Beliau mengatakan: “apapun yang teman – teman lakukan asalkan itu baik untuk warga Desa desa baruga riattang, bapak dukung”. Dan baiknya lagi bapak desa selalu menyempatkan diri untuk hadir ketika kami mengundangnya walaupun dalam beberapa kegiatan bapak desa jarang hadir dalam acara – acara kami laksanakan karena kesibukan beliau sebagai kepala desa.

Dan alhamdulillah lagi saya dan teman – teman berada di lingkungan bersama warga yang selalu berpartisipasi dalam setiap acara atau pun kegiatan yang kami laksanakan, mulai dari kegiatan pendataan penduduk, pelatihan memandikan jenazah, lomba keagamaan, bimbingan belajar anak, kerja bakti, bimbingan qasidah, dan mengajar mengaji.

Saya juga banyak belajar dari anak – anak kecil yang ada di desa tempat kami KKN.Saya melihat mereka gemar sekali mengaji.Pada siang hari mereka belajar mengaji di Masjid Musafir Pattunuang sambil membawa kitab Iqra’ dan Al-qur’an di tangannya.saya dan teman – teman juga membuka bimbingan belajar di posko bagi mereka yang mau belajar bersama kami.

(46)

1. Foto dokumentasi

(47)
(48)

Bidang Sosial dan kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 01

Nama Kegiatan Kerja bakti

Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari minggu

Lama pelaksanaan @5 jam setiap kali kerja bakti

Tim pelaksana Anggota KKN baruga riattang dan

warga sekitar

Tujuan Tujuan dilakukannya kerja bakti ini

adalah untuk membersihkan di desa baruga riattang

Sasaran Warga sekitar

Target Menjadikan lingkungan bersih dan

nyaman

Deskripsi Kegiatan Kerja bakti adalah salah satu

program kerja yang dilakukan oleh mahasiswa di desa baruga riattang yang dilakukan secara rutin setiap hari minggu di 3 dusun yaitu dusun malenreng, kaseseng, dan lembange.

Hal yang dilakukan dari kerja bakti ini antara lain menyapu, membersihkan, memotong rumput, membakar sampah, menebang rumput liar, dan masih banyak kegiatan yang dilakukan guna membersihkan lingkungan desa baruga riattang.

Hasil Kegiatan Hasil yang dapat diperoleh yaitu

lingkungan menjadi bersih, terawat, dan nyaman

(49)

Membina di Sekolah Dasar

(50)

Bidang Sosial dan kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 02

Nama Kegiatan Mengajar

Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari senin dan rabu

Lama pelaksanaan 1,5 bulan

Tim pelaksana Mahasiswa kkn

Tujuan Untuk mengajarkan anak anak SD

Sasaran Murid SD

Target Untuk menambah ilmu dari

anak-anak SD

(51)

Hasil Kegiatan Yaitu siswa lebih banyak pengetahuan setelah diajarkan lebih

Keberlanjutan Program Kegiatan ini dilakukan rutin seminggu 2 kali yaitu pada hari senin dan rabu didua dusun

(52)

Bidang Sosial dan kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 03

Nama Kegiatan Penyelenggaraan jenazah

Tempat / Tanggal Mesjid

Lama pelaksanaan 4 jam

Tim pelaksana Mahasiswa KKN

Tujuan Mengajarkan kepada warga tata

cara jenazah

Sasaran Warga desa

Target Warga lebih paham dengan tata

cara jenaazah secara benar

Deskripsi Kegiatan Penyelenggaraan jenazah adalah pemberian pemahaman mengenai tata cara jenazah seperti medoaknnya, memandikan,

menyolatkan, serta menguburkannya

Hasil Kegiatan Warga dapat pemhaman mengenai

(53)

Porseni

(54)

Nomor Kegiatan 04

Nama Kegiatan Porseni

Tempat / Tanggal Desa baruga riattang /

Lama pelaksanaan Satu minggu

Tim pelaksana Mahasiswa KKN

Tujuan Mengaadakan Perlombaan Anatar

Warga

Sasaran Warga dan lain desa

Target

Deskripsi Kegiatan Porseni terdiri dari lomba futsal, takraw hingga bulu tangkis

Hasil Kegiatan Melatih jasmani dan meramaikan

suasana lingkungan warga

Keberlanjutan Program Lanjutan dari kegiatan ini yaitu porseni tingkat kecamatan

Majelis Taqlim

Bidang Keagamaan

Nomor Kegiatan 05

(55)

Tempat / Tanggal Mesjid desa

Lama pelaksanaan 5 jam

Tim pelaksana Mahasiswa KKN

Tujuan Untuk membentuk kembali majelis

taqlim di desa baruga riattang

Sasaran Warga ibu ibu

Target

Deskripsi Kegiatan Majelis taqlim adalah

pembentukan majelis taqlim yang beranggotakan ibu ibu desa.

Hasil Kegiatan Ibu ibu menjadi semangat untuk

mengikuti majelis taqlim

Keberlanjutan Program Dilakukan setiap 2 minggu sekali

(56)

Bidang Keagamaan

Nomor Kegiatan 06

Nama Kegiatan Festival anak sholeh

Tempat / Tanggal Desa baruga riattang

Lama pelaksanaan 3 hari

Tim pelaksana Mahasiswa KKN

Tujuan Mengasah kemampuan anak anak

Sasaran Anak-anak

Target Anak-anak dapat menyalurkan

bakat dan kemampuannya

Deskripsi Kegiatan Festival anak sholeh adalah acara yang diikuti oleh anak-anak yang twrdiri dari berbagai lomba

Hasil Kegiatan Perlombaan

(57)
(58)
(59)

Bidang Sosial dan kemasyarakatan

Nomor Kegiatan 01

Nama Kegiatan Kerja bakti

Tempat / Tanggal Desa baruga riattang / setiap hari minggu

Lama pelaksanaan Tim pelaksana Tujuan Sasaran Target

Deskripsi Kegiatan Hasil Kegiatan

(60)
(61)
(62)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merupakan bentuk pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kepada masyarakat Desa Baruga Riattang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Sebanyak 11 Mahasiswa

Program-program yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang berdasarkan hasil surveidan potensi serta permasalahan yang ada di lokasi KKN.Program tersebut berkontribusi aktif dalam penyelaesaian masalah desa mencakup meningkatkan mutu pendidikian, kesehatan, sosial dan keagamaan.Mahasiswa KKNtelah memberi dampak positif terhadap masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang telah diidentifikasi.

B. Rekomendasi

Berdasarkan kegiatan mahaiswa KKN yang telah dilakukan maka kami telah .merekomendasikan beberapa hal terhadap pihak-pihak tertentu.

1. Rekomendasi untuk pemerintah setempat

• Pemerintah Desa lebih memperhatikan masyarakat desa terutama yang membutuhkan pelayanan masyarakat seperti posyandu.

• Masih dibutuhkannya lembaga-lembaga pendidikan di luar sekolah maka direkomendasikan kepada pemerintah untuk mengadakan rumah baca.

• Disarankan kepada pemegang kebijakan untuk memberdayakan masyarakat lokal terkhusus di bidang pekerjaan

• Pemerintah Desa seharusnya mampu membuka paradigma masyarakat tentang pentingnya wajib belajar12 tahun. Pemerintah harus memfasilitasi masyarakat kurang mampu untuk dapat mengenyam bangku pendidikan 2. Rekomendasi untuk Lembaga Penelitian dan Pengembangan

(63)

• Masih terdapat beberapa yang ingin dibenahi dan jadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa maka kami merekomendasikan agar desa ini tetap menjadi desa binaan UIN Alauddin Makassar

• Untuk kegiatan KKN selanjutnya diharapkan pemilihan lokasi sesuai dengan tujuan yaitu mengabdi di daerah pelosok dalam hal ini penempatan tidak lagi didaerah yang terbilang maju.

(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)

Faktor-Faktor Pencapaian Hasil

Dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan.Terdapat factor pendorong dan penghambat jalannya program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Samangki. Di antaranya :

Faktor Pendorong

a. Dana dari iuran mahasiwa KKN dan sumbangan para donatur b. Antusiasme masyarakat Desa Baruga Riattang yang tinggi c. Kurangnya aktifitas keagamaan di Desa Baruga Riattang

d. Kurangnya tenaga pengajar di sekolah-sekolah di Desa Baruga Riattang

e. Budaya masyarakat yang mengetahui agama, meski masih kurang mengamalkannya

f. Kebersamaan yang tinggi dari masyarakat beberapa dusun yang jauh dari keramaian

g. Masih sedikitnya masyarakat yang tertarik dan berminat mengajarkan anak-anaknya pendidikan agama

h. Masih rendahnya keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi

Faktor Penghambat

Dalam menjalankan beberapa program kerja selama ber KKN, ada beberapa hambatan mendasar yang kami hadapi, antara lain :

a. Kurangnya koordinasi dengan setiap RT dari masing-masing-masing RW. Sebagian besar masyarakat terkesan sangat cuek dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

b. Kurangnya sosialisasi dalam setiap kegiatan antara RT dan RW serta kepala desa

c. Kurangnya partisipasi masyarakat, khususnya pemuda dalam pelaksanaan program kerja KKN

d. Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang ada

e. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk terus melanjutkan program pembinaan keagamaan kepada anak-anak mereka

f. Kurangnya perhatian orangtua kepada anak-anak mereka terkait pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya.

(73)

h. Sulitnya menjalin silahturahmi kepada warga setempat dikarenakan mayoritas warga setempat memiliki pekerjaan sebagai PNS dengan waktu kerja dari pagi-sore.

(74)

TESTIMONI

A. Testimoni masyarakat Desa Baruga Riattang Kepala Desa Baruga Riattang Bapak A. Hamzah

(75)

Ibu Salmawati selaku istri Kepala Desa

Saya sangat bangga dan bersyukur serta berterima kasih kepada anak-anak KKN (Kuliah Kerja Nyata) UIN Alauddin Makassar,karena dengan kehadiran mereka memberikan banyak manfaat kepada kami masyarakat Desa Baruga Riattang khususnya kami ibu-ibu merasa bersyukur dengan kehadiran anak-anak KKN, karena dengan kehadiran mereka telah banyak membagi ilmu mereka kepada kami terutama ilmu dalam membaca Al-Qur’an dan berbagaimacam keterampilan-keterampilan lainnya misalnya Kerajinan tangan, Senam, dan masih banyak lagi. Alhamdulilah kami yang awalnya kurang memahami tentang semuanya,kini kami mendapat banyak pengetahuan dan pengalaman dan bisa mempraktikkan.

Imam Desa Baruga Riattang

(76)

kami,terutama dalam hal mendidik anak-anak kami dari segi ilmu pengetahuan dan keagamaan.Dan saya selaku Imam Desa Baruga Riattang sangat beryukur dan berterimakasih karena anak KKN dari UIN Alauddin Makassar ini sangat banyak memiliki potensi dalam hal tersebut.

Pemuda Desa Baruga Riattang (kak Multazam)

(77)

B. Testimoni Mahasiswa KKN Angkatan Ke-54 Nama : Kasmi

Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas : Tarbiyah dan Keguruan

(78)

Tuhan yang menyihir mata seakan -akan tak ingin berkedip oleh lukisan nyata itu.

Masyarakat di desa Baruga Riattang sangat ramah.Terbukti saat saya dan teman – teman tiba di desa ini, kami disambut dengan senyuman masyarakat yang begitu akrab serta tutur kata yang lembut.Disana saya menemukan keluarga baru, orang tua baru yang menyayangiku serta memanjakanku hingga serasa dikampung sendiri.Saya dan teman-teman senang berkunjung kerumah warga, mereka pun selalu menyambut kami dengan keramahannya.Namun, saya kadang-kadang malu untuk berkunjung karena saya dan teman-teman berfikir bahwa kami telah merepotkan tapi ternyata mereka malah tersinggung bila kami menolak untuk berkunjung.Mayoritas masyarakat desa Baruga Riattang adalah petani. Kita bisa menemukan sawah dimana – mana, sawah yang terbentang begitu indah, bentuknya yang tersusun rapi menjadikan desa ini bagaikan surga persawahan.

Selama ber-KKN saya menemukan begitu banyak cerita baru yang menjadi pengalaman dalam perjalan hidupku, begitu indah dan tak ingin terlupakan.Yah, KKN adalah cerita baru dalam perjalananku, bagaikan goresan yang membekas begitu dalam yang tak mungkin terhapuskan.

(79)

lagi-lagi berbeda jurusan dimana Muhammad Jasri yang akrab disapa dengan Jasch serta terkenal dengan dancenya berasal dari jurusan Tekhnik Arsitek sedang Ulfi Marhamah dari Jurusan Perencanaan Wilayah Kota. Munawwarah yang berasal dari Fakultas Ushuluddin jurusan Sosiologi Agama yang kerap dipanggil ummi memiliki begitu banyak talenta yang tidak kami miliki. Munawwarah sang ummi kami sangat terkenal dengan kelincahan serta berbagai keterampilan yang dimilikinya. Dia bagaikan malaikat diposko kami.Dewi Nur Hidayatus berasal Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen Ekonomi.Sesuai dengan jurusannya dia diamanahkan sebagai bendahara diposko kami dia sangat jago dalam perhitungan. Kami saling melengkapi satu sama lain. Pada awalnya agak sulit bagi saya untuk beradaptasi dengan segudang perbedaan yang ada pada kami. Kami agak canggung untuk bercerita satu sama lain dan tak bisa ditepiskan bahwa kadang –kadang terjadi hal – hal yang menegangkan di antara kami. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ketegangan dan kecanggungan tersebut lebur bersama tawa yang begitu akrab dan lepas diantara kami.

Selama ber-KKN sangat banyak moment baru yang saya dapatkan.Hal yang tak pernah kualami telah kualami selama ber-KKN. Yah seperti yang kukatakan bahwa awalnya saya merasa aneh dan ragu takkan bisa berbaur dengan mereka karena saya tipe orang sukar beradaptasi, namun seiring berjalannya waktu hal tersebut telah berubah menjadi sebuah kekeluargaan dan persaudaraan yang begitu hangat, mereka teman- teman seposkoku adalah salah satu lukisan terindah dan terunik yang telah dilukiskan sang Pencipta dalam hidupku, terima kasih banyak ya Allah telah memilihkan mereka untuk ku. Saya sangat mencintai dan akan selalu merindukannya, mereka selalu mendorong dan mengajarakanku cara bergaul meskipun caranya sedikit kocak dan anarkis tapi tidak apa-apa itulah cara berbaur yang telah dituliskan untukku dan mungkin tak akan kudapatkan lagi.

(80)

bersemangat dalam pelajaran yang satu ini, bahkan setiap saat saya ngajar dan mengajarakan pelajaran yang lain mereka selalu memintaku untuk mengajarkannya pelajaran bahasa inggris. Kuakui pelajaran yang satu ini memang sangatlah menyenangkan baik untuk dipelajari maupun untuk diajarkan. Merekapun sangat cepat menangkap apa yang saya ajarkan sehingga saya pun sangat antusias untuk mengajar. Kepala Sekolah beserta para guru-guru di sekolah tersebut sangat ramah dan menerima kami dengan penuh kebahagiaan karena mereka pun sangat membutuhkan tenaga pengajar.Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang berprestasi.Setiap diadakan perlombaan atau kompetisi, sekolah tersebut selalu memenangkan juara.dan Kami berharap agar kelak mereka dapat menjadi orang-orang yang berguna bagi negeri ini.

Posko kami merupakan posko yang terunik dimana satu-satunya posko diantara beberapa posko dikabupaten bulukumba kecamatan bulukumpa, perempuan dan laki-laki dipisahkan.Kami berada dirumah yang berbeda.Perempuan ditempatkan pada tempat kediaman yang ditempati oleh Pak desa sedang laki-laki ditempatkan pada rumah lama pak desa.

(81)

mendampingiku.Dokter memeriksaku begitu lama karena mencari denyut nadiku.Setelah beberapa menit dia membolehkan ku untuk mendonor hingga aku pun ikut tes darah meskipun aku tahu bahwa golongan darahku O tapi aku ingin ikut tes untuk meyakinkan diriku. Dokter pun mengambil sampel darahku dengan susah payah karena saya sering manarik-ulur tangan saat pengambilan sampel darah. Saya menuju ke tempat pengambilan donor darah dan berbaring. Saya begitu tegang hingga tak sanggup melirik jarum suntik dan hanya memejamkan mata hingga proses tersebut selesai. Setelah proses pendonoran selesai saya disuguhkan makanan dan segelah susu sebelum minum vitamin. Saya merasa puyeng dan mual hingga tak sadarkan diri.Teman-teman segera menolongku hingga sadarkan diri.Itulah salah satu pengalaman yang pertama kali saya lakukan selama ber-KKN.

Setiap harinya saya selalu berhadapan dengan laki-laki yang kadang - kadang menyenagkan namun banyak menjengkelkan.Mereka senang membullyku setiap saat.Saya merasa tidak betah tinggal diposko karenanya. Sering kali saya berfikir untuk pindah posko hingga saya merasa 1 detik berasa 1 menit, 1 menit berasa 1 hari, 1 hari berasa 1 minggu, 1 minggu berasa 1 bulan, 1 bulan berasa 1 tahun. Setiap harinya saya selalu menghitung hari menanti tibanya hari penarikan.Apapun yang saya lakukan selalu salah meskipun hal tersebut benar dan mereka selalu benar walaupun kadang-kadang salah, hidupku penuh serba salah selama ber-KKN.Jasri yang kerap disapa jasch merupakan dalang dari semua pembullyan yang menimpa diriku. Dia sangat senang bila melihat saya mengalami penderitaan.Suatu hari saya ke kolam dan dia mendorong ku hingga tenggelam sebanyak 2 kali.Saya tidak tahu entah siapa yang menarik tangan ku ke tepi kolam karena teman laki-laki seposkoku tidak berani menyentuh ku sedikitpun.Saya telah memberitahukan mereka kalau saya tidak mahu disentuh sedikitpun, mungkin inilah salah satu penyebab mengapa mereka suka membullyku.Mereka sangat penasaran jika saya mengalami kesulitan atau musibah karena tidak ingin disentuh.Meskipun mereka memperlakukan saya sedemikian rupa bullyan tapi saya yakin bahwa sebenarnya mereka sangat sayang padaku.Saya merasa sangat aneh dimata mereka.Kadang-kadang saya berfikir mungkin dia baru menemukan orang seperti diriku atau sayanya yang tidak normal?Begitu banyak teka-teki yang terlintas dalam pikiranku.

(82)

sangat kesepian itu terbukti ketika saya balik ke desa Baruga Riattang, mereka menyambut diriku dengan penuh kebahagiaan sampai-sampai menyembunyikan kopor milikku.Mereka mengatakan bahwa dosen pembimbing ku datang mengambil koporku karena pulang terlalu lama. Saya tetap tidak percaya namun mereka tetap ngotot pada apa yang dikatakannya hingga saya mencari-cari seputar rumah pak desa yang didiami oleh kaum laki-laki dan ternyata kopor saya disembunyikan dibawah ranjang kordesku dimana biang keladinya tidak lain adalah kordesku sendiri. Tidak ada yang memihak padaku, mereka semua sama walaupun kadang-kadang temanku yang bernama Sulhan dan Alpian kadang membelaku. Saya sendirian, teman perempuanku pun ikut membullyku.Saya merasa sangat tidak nyaman namun saya membuat diriku senyaman mungkin dengan kondisinya.

(83)

Nama : Kurnia DS Jurusan : Ilmu Hukum Fakultas : Syariah dan Hukum

Gambar

Tabel 4.1 Matrik Swot
Tabel 4.1 Matrik Swot

Referensi

Dokumen terkait