• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN Studi Khasus Pada Konveksi Zen Tailor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN Studi Khasus Pada Konveksi Zen Tailor"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

Studi Khasus Pada Konveksi Zen Tailor

Diajukan untuk memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Sistem Pakar

Dosen : Betha Nurina Sari M.Kom

Oleh :

1. Ajay Sulaeman [1441177004300] 2. Candra Aprilianto [1441177004288] 3. Dede Ari Wibowo [1441177004287] 4. Hamzahadz D Noor [1441177004329] 5. Muhammad Hakim K [1441177004284] 6. Rivaldi Muslim [1441177004276] 7. Toto Mustopalamin [1441177004286]

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS NEGERI SINGAPERBANGSA KARAWANG

2017

(2)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas laporan ini.

Dalam penyusunan laporan ini di perlukan data, informasi-informsi disamping petunjuk dan pengarahan untuk penyelesaiannya. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada :

1. Ibu Betha Nurina Sari M.Kom selaku dosen atas mata kuliah Sistem Pakar. 2. Bapak Zenal Abidin selaku pemilik konveksi Zen Tailor.

3. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun sebagai bekal penulisan makalah berikutnya. Akhirnya dengan segala kerendahan hati tugas makalah ini kami persembahkan dengan di sertai harapan semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.

Karawang, 05 Maret 2017

(3)

1.1Latar Belakang

Era globalisasi saat ini sangatlah banyak orang memperebutkan suatu jabatan / posisi dalam suatu perusahaan. Sebelum memasuki suatu perusahaan setiap orang pasti akan di seleksi sesuai dengan kualifikasi dan kriteria yang di inginkan perusahaan untuk menempati suatu posisi & jabatan tersebut. Tak semua orang bisa lolos dalam seleksi karena lowongan pekerjaan yang sempit disebabkan orientasi mayoritas masyarakat saat ini adalah mencari kerja bukan mempekerjakan.

Hal ini menjadi masalah ekonomi makro dalam negara kita. Bagaimana tidak? Angka pertumbuhan penduduk Indonesia meningkat setiap tahunnya, belum lagi banyaknya “job seekers” yang kurang mempunyai inisiatif ataupun takut mengambil resiko mengawali bisnis. Berkaca dari hal tersebut, perlulah masyarakat Indonesia menyadari bahwa negara kita butuh banyak entrepreneur – entrepreneur muda yang mempunyai jiwa tangguh, ulet, gigih, berani mengambil resiko dan cepat mengambil keputusan yang tepat dalam rangka bukan hanya menyejahterakan dirinya / golongannya sendiri, namun masyarakat sekitar juga ikut di sejahterakan. Atas dasar itulah, kami selaku pewawancara ingin mengetahui lebih dalam dan rinci tentang seluk beluk, sejarah, dan hal hal yang berkaitan dengan pekerjaan yang mempekerjakan orang ini. Kami memilih UKM di bidang konveksi sebagai pihak yang kami wawancarai.

1.2 Sejarah

Zen Tailor adalah konfeksi swasta yang bergerak dibidang busana untuk pria dan wanita yang beralamat di Jl. Raya Teluk Bango Ds. Karang Harja Rt.03/01 Kec.Pebayuran

Kab.Bekasi. pada awalnya Zen Tailor di dirikan oleh Bapak Zenal Abidin pada awal tahun 2000-an. Pada masa itu Zen Tailor produksinya dilakukan seorang diri oleh Bapak Zenal, dari jahit sampai hasil jadinya sebuah busana tersebut. Namun kini Zen Tailor telah memiliki 3 Karyawan tetap yang membantu produksi dan 1 petugas laundry khusus.

Di dalam peruasahaan memiliki 2 ruangan utama, ruangan belakang sebagai ruang produksi penjahitan busana dan diruangan depan untuk tempat busana yang sudah jadi sekaligus ruangan untuk kasir dan transaksi.

(4)

Gambar 1.1 Bapak Zenal Abidin Pendiri / Pemilik Konveksi Zen Tailor

1.3 Daftar Pertanyaan

1. Kapan di dirikan konveksi ini?

2. Mengapa membuka perusahaan di bidang konveksi? 3. Bagaimana perkembangan konveksi setiap tahunnya? 4. Proses bisnis seperti apa yang di terapkan dalam konveksi?

5. Dalam proses bisnis tersebut, apakah efektif untuk perkembangan konveksi? 6. Apa masalah yang biasanya di hadapi dalam pemrosesan bisnis?

7. Apakah mesin jahit pernah mengalami masalah atau kendala, jika Ya seperti apakah masalah atau kendala yang terjadi?

8. Bagaimana cara anda memperbaiki masalah atau kendala tersebut?

9. Ketika mengalami hal tersebut (masalah), tindakan seperti apa yang di lakukan? 10.Produk apa sajakah yang di hasilkan / di pasarkan?

11.Apa sajakah jenis material atau bahan baku yang di gunakan untuk produksi? 12.Adakah karyawan atau pekerja yang membantu produksi?

(5)

14.Adakah klasifikasi untuk setiap jenis material tersebut?

15. Dalam pembuatan apakah harus ada pesanan terlebih dahulu atau pembuatan skala masal lalu di pasarkan ke toko-toko / butik tertentu?

16.Untuk melakukan transaksi pembayaran metode apakah yang di berlakukan? 17.Apakah efektif metode tersebut di gunakan?

18.Adakah promosi atau diskon dalam waktu tertentu?

19.Setelah di adakan promosi tersebut bagaimana perkembangan dari produksi?

20.Statistik produksi dan pemasaran tentunya naik turun, bagaimanakah upaya yang di lakukan untuk mengatasi permasalahan ini agar tetap stabil?

21.Adakah kerja sama antara pihak tertentu?

22.Dampak apakah yang di dapat dari kerja sama tersebut untuk konveksi? 23.Adakah cabang di tempat lain untuk Konveksi Zen Tailor?

24.Dalam waktu dekat target apakah yang ingin di capai untuk konveksi?

1.4 Hasil Wawancara

1. Berdiri pada awal tahun 2000.

2. Awalnya saya (Bapak Zenal) belajar menjahit dan bekerja pada konveksi di daerah Jakarta pada tahun 90-an, setelah bertahnu-tahun bekerja di konveksi tersebut saya pulang ke kampung halaman untuk membuka konveksi sendiri dan membuka lapangan pekerjaan.

3. Perkembangan pada masa itu tidak terlalu pesat karena saya kerjakan seorang diri, kenapa demikain? Karena waktu itu mesin jahit hanya ada satu buah dan saya kerjakan seorang.

4. Proses bisnis terima pesanan lalu saya membuat atau menjahit sesuai pesanan yang di pesan pelanggan.

5. Mungkin efektif, karena memang saya kerjakan secara manual dengan alat tulis dan pengukuran badan atau tubuh pelanggan.

6. Pencatatan data pelanggan atau pemesanan yang masih manual dengan saya tulis dalam sebuah buku.

7. Tentu pernah. Biasanya terjadi pada bagian jarum pada mesin jahit yang harus di ganti berkala karena mudah patah, terutama jika menjahit jenis bahan yang tebal seperti bahan jeans.

8. Masalah yang terjadi biasanya tidak terlalu rumit, seperti penggerak yang macet yang mengharuskan saya memberi pelumas khusus untuk mesin jahit. Pelumas itu biasa saya

(6)

teteskan pada setiap bagian penggerak, karena jika bagian penggerak salah satu bermasalah akan mempengaruhi bagian lain.

9. Penempatan buku (data pelanggan / pemesanan) yang rapih untuk menghindari kekliruan.

10.Kemeja, kemeja batik, kemeja kantor, jas, seragam sekolah, seragam pegawai, dasi, calana dan rok.

11.Kain polos, kain batik, jenis jeans dan lainnya.

12.Awalnya tidak ada, tapi sekarang pada masa ini saya telah memperkerjakan 3 orang karyawan atau pekerja untuk membantu produksi.

13.Pemesanan bisa mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, untuk pengklasifikasian hanya di terapkan untuk jenis bahan kaos karena saya tidak memiliki masin untuk pembuatan kaos tersebut.

14.Tentu ada, contoh berdasarkan kwalitas yang sangat mempengaruhi dari segi harga dan pembuatan. Karena bahan yang bagus dan berkwalitas penjahitannya pun mudah di kerjakan, bahannya mudah di bentuk dan mengikuti setiap titik jarum jahit dengan baik. 15.Saya hanya membuat produksi jika ada pesanan, jika tidak ada pesanan maka mesin tidak bekerja (tidak memproduksi) dan tidak memasarkannya ke toko atau butik tertentu.

16.Pembayaran di lakukan sesuai kesepakan bersama dengan pelanggan atau pemesan. Biasanya saya memberlakukan minimal uang muka 50% dari harga yang sudah di tetepkan untuk pembelian bahan dan produksi.

17.Menurut saya efektif karena di tunjang pula dengan kwitansi atau tanda bukti transaksi. 18.Promosi saya berikan untuk situasi tertentu, namun tidak selalu.

19.Berjalan normal dan tidak begitu mempengaruhi.

20.Untuk mengatasi hal yang satu ini, biasanya saya menggunakan sistem jemput pelanggan. Dari yang biasanya pelanggan datang ke tempat saya, kali ini saya yang datang ke tempat mereka (pelanggan).

21.Kerja sama hanya dengan distributor dari pihak material atau bahan yang akan saya produksi.

22.Cukup mempengaruhi, contohnya dari segi organisasi dan loyalitas saya terhadap pelanggan saya.

23.Untuk saat ini belum ada.

24.Memperbanyak jaringan antara distributor dan pelanggan, serta saya ingin membuka cabang di tempat lain sesuai yang di sarankan oleh anak saya.

(7)

1.5 Perencanaan

Dari hasil obeservasi tersebut penulis ingin membuat sebuah sistem automatisasi dari permasalahan yang ada, yaitu pada tahap pendataan, penyimpanan dan pencarian data pelanggan / pemesanan. Sehingga dapat mempermudah dan mempercepat produksi.

Gambar

Gambar 1.1 Bapak Zenal Abidin  Pendiri / Pemilik Konveksi Zen Tailor

Referensi

Dokumen terkait

Pembangunan manusia menjadi matlamat utama dalam pembangunan luar bandar khususnya dalam Transformasi Kedua Luar Bandar yang memberi fokus kepada peningkatan kualiti hidup luar

Dalam penelitian ini penulis menggunakan media audiovisual.Dengan media ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari materi secara mandiri. Saat ini

Hasil analisis menunjukkan gambit dalam naskah teks drama inggris yang berjudul “Fenomena Perbedaan Gaya Mengajar” terdapat tipe dari gambit yaitu: ekpresi Opening gambit

sehingga kesimpulan yang di pilih yaitu perancangan mangrove research center di kabupaten Kaimana sebagai pusat penelitian yang berwawasan pengetahuan dan

yan ang g ak akan an se seiim mba bang ng de deng ngan an ar arus us k kas as m mas asuk uk y yan ang g dihasilkan dari in!estasi" rus kas yang mengambil

Bardasarkan latar belakang dan identifikasi masalah tersebut di atas, peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: “ Pengembangan Media

Selain itu, pihak manajemen sebaiknya menetapkan dan melaksanakan kebijakan jam kerja tertulis sesuai deng- an standar yang berlaku, demikian pula dengan peneta- pan kompensasi

Opinnäytetyölle asetettiin kaksi tutkimustehtävää: millaisia kokemuksia naisilla on tahattomasta lapsettomuudesta ja miten naiset ovat kokeneet mahdolliset