• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumber : Hasil Analisa (2004) Tabel 5.17 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sumber : Hasil Analisa (2004) Tabel 5.17 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (1)"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

Tabel 5.17 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (1) Sumber : Hasil Analisa (2004)

(2)

Tabel 5.18 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (2) Sumber : Hasil Analisa (2004)

(3)

0 50 100 150 200 250 300 350 400 450 500 A B C D E F G H I J K

Potential Cause

RP

N V

a

lu

e

RPN

Grafik 5.14 Grafik Risk Priority Numbers Sumber : Hasil Perhitungan SPC (2004)

Tabel 5.19 Tabel Potential Cause of Failure

Potential Cause(s)/ Mechanism(s) of Failure RPN

A Penggunaan impact wrench terlalu lama 448

B Tidak mengikuti instruksi kerja penggunaan torque click 288

C Tidak mengikuti instruksi kerja untuk accuracy 288

D Tingkat akurasi torque click berkurang 280

E Pengecekan akurasi tidak dilakukan setiap hari 240

F Proses SPC kurang baik 200

G Tingkat akurasi torque analyer berkurang 192

H Kerjanya tergesa-gesa 96

I Material tidak sesuai standar 48

J Perubahan dimensi 48

K Lupa untuk mengencangkan 32

(4)

5.2.5.8 Analisa FMEA

Berdasarkan hasil FMEA yang telah dibuat dan diurutkan nilai RPN

nya dari yang terbesar hingga terkecil dapat diketahui bahwa masalah utama

yang perlu diprioritaskan untuk diselesaikan terlebih dahulu adalah

penggunaan impact wrench yang terlalu lama pada waktu pemasangan bolt,

hal inilah yang banyak menyebabkan timbulnya variasi pada proses

pengencangan bolt untuk itu disarankan sesuai dengan recommended action

untuk ditentukan standar didalam menggunakan impact wrench. Dan masalah

yang paling banyak dihadapi yang juga perlu diselesaikan bila dilakukan

pengelompokkan adalah dari segi sumber daya manusia.

Tabel 5.20 Tabel Pengelompokan Potential Cause of Failure

Potential Cause(s)/ Mechanism(s) of Failure RPN B Tidak mengikuti instruksi kerja penggunaan torque click 288

C Tidak mengikuti instruksi kerja untuk accuracy 288

E Pengecekan akurasi tidak dilakukan setiap hari 240

H Kerjanya tergesa-gesa 96

K Lupa untuk mengencangkan 32

TOTAL 944 Sumber : Hasil Analisa (2004)

(5)

5.3 Perancangan Sistem Informasi 5.3.1 Usulan Sistem Informasi

Sistem informasi yang berjalan masih manual dan memakan waktu yang

cukup lama, diusulkan untuk dibuat suatu sistem yang dapat mengautomasi

pembuatan SPC yang ada diperusahaan agar data dapat lebih terorganisir dan

keputusan dapat diambil dengan lebih cepat untuk mendukung kebijakan yang ada

di perusahaan, dan untuk pengembangan dari sistem yang diusulkan ini akan

digunakan metode berorientasi objek.

5.3.2 Analisa Kelayakan ( System Investigation )

Sistem informasi SPC yang diusulkan ini merupakan sistem yang bersifat stand

alone untuk mendukung proses SPC yang diterapkan. Dalam melakukan investigasi

ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan yaitu :

- Kelayakan Ekonomi

Sistem ini merupakan sistem yang bersifat stand alone sehingga tidak

dibutuhkan banyak perangkat keras lainnya, dan di perusahaan sudah dilengkapi

dengan komputer untuk mendukung kegiatan operasional yang berjalan

diperusahaan sehingga tidak diperlukan investasi baru dan ditambah lagi tidak

perlu untuk menambah pegawai baru yang perlu dikhususkan untuk

menggunakan sistem ini, tentu saja dari segi ekonomi sistem ini sangat layak

untuk diterapkan bila dibandingkan dengan manfaatnya yang dapat mendukung

kebijakan dari perusahaan.

(6)

Sistem ini merupakan sistem yang mengautomasi proses SPC yang tadinya

berjalan secara manual, untuk itu sistem ini dirancang sesuai dengan

kemampuan dari user penggunanya, mengingat user sudah dapat menggunakan

komputer untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan maka dari segi

operasional penggunaan sistem ini tidak akan menjadi terlalu sulit.

- Kelayakan Organisasi

Sistem ini ditujukan untuk mendukung proses SPC yang berjalan di perusahaan

untuk mendukung kebijakan Tightening Management untuk memenuhi Isuzu

Manufacturing Management, dengan diterapkannya sistem ini diharapkan agar

dapat dilakukan pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat,

sehingga keputusan yang diambil dapat menjadi lebih baik dari segi kualitas dan

kecepatan, dari segi kelayakan organisasi tentu saja sistem ini layak untuk

mendukung kebijakan perusahaan.

5.3.3 Analisa Kebutuhan ( System Analysis )

Dari segi kebutuhan, berikut akan dibahas analisa kebutuhan berdasarkan

fungsional dari sistem yang akan dibuat :

- Kebutuhan user interface

Untuk input, ada beberapa hal yang perlu diinput oleh user dimulai dari data

bolt hingga perencanaan sampling dan akhirnya data sampling yang akan

digunakan untuk pembuatan peta kendali.

- Kebutuhan proses

Untuk proses yang diperlukan adalah proses untuk melakukan penginputan data

(7)

- Kebutuhan penyimpanan

Data yang disimpan adalah data hasil pengambilan sample yang dilakukan tiap

hari, dan data dari yang lain yang digunakan seperti data bolt, sampling, jalur,

torque click, inspector. Untuk data sampling dibutuhkan untuk penyimpanan

hingga sampai jangka waktu 3 tahun sebagai persiapan jika ada pengecekan dari

data beberapa tahun dibelakangnya

- Kebutuhan pengendalian

Untuk pengendalian, yang dibutuhkan adalah 3 laporan utama yang berkaitan

didalam proses SPC, laporan yang dibuat datanya harus tepat dan akurat, juga

mudah untuk dilakukan perubahan dari segi data jika diperlukan.

5.3.4 Tujuan

Sistem Informasi Statistical Procees Control ( SPC ) pada bagian QC di PT.

Pantja Motor ini dibangun untuk memberikan berbagai kemudahan bagi pihak

perusahaan dalam melakukan pengaturan data yang terkait dalam proses SPC, serta

hal-hal yang terkait dalam sistem ini.

Sistem Statistical Procees Control ini mempunyai tujuan sebagai berikut:

1. Agar data SPC lebih terorganisir

2. Agar proses SPC lebih cepat dan terkontrol

3. Agar pengambilan keputusan lebih cepat

4. Agar memudahkan pembuatan laporan SPC kepada supervisor departemen QC

(8)

5.3.5 System Definition

Sistem Statistical Process Control ini mencakup pengendalian proses secara

statistik untuk beberapa bolt tertentu di hampir semua jalur perakitan di bagian

produksi.

Sistem yang akan dibuat ini harus dapat memelihara database untuk SPC

untuk semua bolt SPC hingga jangka waktu 3 tahun dimana didalamnya juga

termasuk juga data dari bolt dan torque click yang digunakan dalam SPC dan data

sampling, sistem ini diharapkan dapat membantu inspector bagian QC didalam

melakukan penginputan data perhari, sehingga tidak perlu untuk menunggu data

selama satu bulan baru dilakukan perhitungan, sistem diharapkan dapat

menghasilkan peta kendali yang dapat membantu untuk membandingkan data yang

didapat dengan batas spesifikasi yang telah ditentukan oleh bagian engineering, dan

diharapkan juga sistem dapat membantu untuk mempercepat pengambilan

keputusan dengan pemberian signal warna dari hasil perhitungan capability proses

yang dihasilkan, bila signal yang didapat tidak baik maka dapat dilakukan tindak

lanjut yang lebih cepat terhadap proses pengencangan bolt tersebut dan yang

terakhir adalah sistem diharapkan dapat membantu membuat pelaporan dari hasil

proses SPC yang telah dilakukan yang terdiri dari beberapa laporan.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan diatas ada beberapa tahapan yang harus

diperhatikan :

• Penentuan awal sampling ( 1 2 3 5 )

Tahap ini diawali dengan melakukan penentuan terhadap bolt yang akan

dilakukan proses pengendalian secara statistik, bolt akan ditentukan oleh

(9)

akan digunakan untuk menangani proses pengencangan dari bolt tersebut, dan

yang terakhir ditentukan rencana sampling yang akan dilakukan untuk bolt ini,

kemudian diinput oleh inspector.

• Pemasukkan Data Sampling ( 4 5 )

Setelah rencana sampling dibuat baru pada tahap ini data sampling yang telah

dikumpulkan oleh inspector akan diinput kedalam sistem untuk bolt yang telah

ditentukan rencana samplingnya dan akan digunakan untuk melakukan

penghitungan, data ini dapat ditambahkan dikemudian hari oleh inspector.

• Persiapan Perhitungan dan Penghitungan SPC ( 6 7 )

Ada 2 jenis persiapan untuk perhitungan SPC pada tahap ini, yang pertama

adalah untuk data sampling yang berdasarkan bulan dan data sampling yang

berdasarkan hari diambilnya data. Inspector dapat melakukan persiapan

penghitungan setelah data sampling dimasukkan pemilihan untuk bolt tertentu

yang diinginkan dengan menentukan jalur perakitan, tahun, bulan, dan jenis

sampling. Pada tahap ini sistem dapat memberitahu inspector berapa banyak

data yang telah diinput untuk bolt tersebut pada bulan itu, bila inspector ingin

melakukan penghitungan dengan tetap memenuhi batas minimal jumlah data

maka dapat dilakukan penambahan data dari bulan berikutnya.

• Analisa Hasil perhitungan dan Laporan SPC ( 7 8 9 10 )

Setelah dilakukan penghitungan maka dapat dilakukan analisa lebih lanjut hasil

dari penghitungan SPC pada tahap ini, analisa dilakukan dengan menampilkan

grafik dimana dari hasil grafik yang dibuat oleh sistem dapat diketahui data

(10)

process dari perhitungan SPC yang ditunjukkan oleh sistem dengan signal warna

sebagai bantuan inspector untuk melakukan input analisa. Setelah data analisa

disimpan maka dapat dilakukan pencetakan laporan SPC, dan juga dapat melihat

nilai Cp yang telah dihitung dan bisa dilakukan pencetakan laporan untuk

laporan daftar proses SPC dan laporan grafik Cp

5.3.6 Context Rich Picture Data File Tembusan Ke Data Spesifikasi Part & Torque

Click Input Data ke Sistem SPC Torque Analyzer & Torque Meter Data disimpan ke database Membuat Laporan X & R Chart, Summary Cp, Grafik Cp 1 2 10 9 8 3 4 6 5 Persiapan & Penghitungan SPC Analisa Peta Kendali 7 Inspector menginput data untuk SPC Inspector melakukan sampling Kepala Produksi Supervisor Departemen Quality Control Kepala Departemen Engineering Inspector

Gambar 5. 4 Gambaran Lingkungan Sistem Sumber : Hasil Perancangan

(11)

5.3.7 Problem Domain Analysis 5.3.7.1 Class

Tabel 5.21 Tabel Class Candidate

CLASS CANDIDATE

1 bolt 12 capability proses

2 jalur perakitan 13 laporan

3 torque click 14 rencana sampling

4 data sampling 15 jenis sampling

5 Supervisor 16 grafik

6 inspector 17 laporan

7 bagian quality control 18 laporan spc

8 peta kendali 19 laporan daftar cp

9 bagian engineering 20 laporan grafik cp

10 keputusan 21 bagian produksi

11 signal warna

Sumber : Hasil Perancangan

Dari class candidate ini akan dilakukan penentuan class yang sebenarnya.

Untuk memudahkan dalam melakukan penentuan dari class yang tepat, berikut

dilakukan analisa terhadap behavior pattern dari sistem :

• Inspector akan menginput data untuk persiapan dari bolt yang akan dilakukan sampling, mulai dari data bolt, torque click, dan data sampling, lalu data jalur

perakitan dan data inspector

• Bolt yang telah didata ini kemudian baru dapat diinput data samplingnya

• Data sampling ini kemudian akan digunakan oleh sistem untuk melakukan penghitungan dari SPC dan Capability Process

• Setelah dilakukan penghitungan maka dapat dilakukan analisa dari grafik yang ditampilkan oleh sistem dan nilai capability process yang dihitung secara

otomatis

(12)

Dengan bantuan ringkasan class candidate dan behavior pattern dari sistem

ini, maka dapat ditentukan class – class yang ada didalam sistem ini :

Tabel 5.22 Tabel Class

No. Class 1 Bolt 2 jalur perakitan 3 torque click 4 data sampling 5 Inspector 6 rencana sampling

Sumber : Hasil Perancangan

5.3.7.2 Event

Tabel 5.23 Tabel Event Candidate

EVENT CANDIDATE 1 memelihara 13 ditambahkan 2 membantu 14 diambil 3 penginputan 15 persiapan 4 membandingkan 16 pemilihan 5 mengisi 17 memberitahu 6 penentuan 18 penghitungan 7 pengambilan 19 memperlihatkan 8 pemberian 20 penambahan 9 pengencangan 21 menganalisa 10 pendefinisian 22 disimpan 11 memasukkan 23 pencetakan 12 dirubah 24 ditugaskan

Sumber : Hasil Perancangan

Berdasarkan pada definisi sistem dan behavior pattern dari sistem, event

dari setiap class dapat didefinisikan dalam event table sebagai berikut :

(13)

Tabel 5.24 Tabel Event Table EVENT TABLE class event Bolt Jalur Perakitan Torque Click Data Sampling Inspector Rencana Sampling diinput / menginput + + + * * + ditentukan / menentukan * + diambil / mengambil * * dirubah / merubah * * * * * * dihitung * ditambah / menambah * * dihapus / menghapus + + + * * + ditugaskan + dianalisa / menganalisa * * mencetak *

Keterangan : + = sekali * = berulang Sumber : Hasil Perancangan

(14)

5.3.7.3 Class Diagram <<cluster>> INSPECTOR <<cluster>> TORQUE CLICK +diinput() +dirubah() +dihapus() -no_ketok : String -kd_bolt : String -kd_jalur : String -no_seri : String -spesifikasi : String -setting : String -tgl_kalibrasi : String -pos : String -merk : String TorqueClick +diinput() +dirubah() +dihapus() +dipasang() +dilepas() +dicek() +ditandai() -kd_bolt : String -nama_bolt : String -standard : Single -toleransi_atas : Single -toleransi_bawah : Single -variant : String Bolt +diinput() +dirubah() +dihapus() -kd_jalur : String -nama_jalur : String JalurPerakitan +diinput() +dirubah() +dihitung() +dihapus() -kd_data : String -tgl : String -bulan : String -tahun : String -time : String -no_cabin : String -D1 : Single -D2 : Single -D3 : Single -D4 : Single -D5 : Single -D6 : Single DataSampling +dirubah() +dihapus() +dibuat() -kd_bolt : String -kd_sampling : String -frekuensi : Single -jmlh_subgroup : Single RencanaSampling 1 1 1..* 1 1 1..* 1..1 1..* 1 1 <<cluster>> SAMPLING <<cluster>> BOLT <<cluster>> JALUR +menginput() +mengambil() +mengupdate() +menambah() +mencetak() +ditugaskan() +menganalisa() +menghapus() +menentukan() -kd_operator : String -nama_operator : String -kd_jalur : String Inspector

Diagram 5.3 Class Diagram

(15)

5.3.7.4 State Chart

Berikut adalah state dari masing-masing class

♦ State Chart Bolt

/ diinput ada / dihapus / dirubah,dipudate / dicek / ditandai / dipasang

Diagram 5.4 State Chart Bolt

Sumber : Hasil Perancangan

♦ State Chart Torque

/ diinput

ada

/ dihapus / dirubah

Diagram 5.5 State Chart Torque

Sumber : Hasil Perancangan

♦ State Chart Rencana Sampling

/ diinput

ada

/ dihapus / dirubah

Diagram 5.6 State Chart Rencana Sampling

(16)

♦ State Chart Data Sampling / diinput ada / dihapus / dirubah / dihitung / ditambah / disimpan

Diagram 5.7 State Chart Data Sampling

Sumber : Hasil Perancangan

♦ State Chart Inspector

/ ditugaskan

aktif

/ diberhentikan / menginput, mengambil, merubah data

/ menentukan_sampling

/ menambah, menghapus data

/ mencetak Diagram 5.8 State Chart Inspector

Sumber : Hasil Perancangan

♦ State Chart Jalur Perakitan

/ diinput

ada

/ dihapus / dirubah

Diagram 5.9 State Chart Jalur Perakitan

(17)

5.3.8 Application Domain Analysis 5.3.8.1 Use Case Diagram

System Informasi Statistical Process Control

inspector2 Login_Sistem penambahan_user Ubah_Password Penginputan data Analisa_Peta_Kendal i Pencetakan_Laporan_ SPC Menampilkan_Daftar_ Nilai_Cp Pencetakan laporan CP Supervisor Logout_sistem

Diagram 5.10 Use Case Diagram

(18)

5.3.8.2 Use Case Specification

Berikut merupakan actor spesification dari use case untuk sistem SPC diatas

Tabel 5.25 Spesifikasi actor untuk ” Inspector”

Inspector

Goal : Merupakan orang yang bertanggung jawab atas pembuatan dokumen dan proses statistical process control. Kebutuhan dasar dari

Inspector adalah untuk melakukan penginputan data, perhitungan

dan pencetakan laporan yang berkaitan dengan SPC.

Characteristics : Sistem terdiri dari banyak inspector dengan berbeda level pengalaman dalam pembuatan SPC

Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.26 Spesifikasi actor untuk ” Supervisor”

Supervisor

Goal : Merupakan orang atasan dari inspector yang juga bertanggung jawab atas proses statistical process control. Kebutuhan dasar dari Supervisor adalah untuk melakukan penambahan user baru yang akan menggunakan sistem ini selain itu juga dapat melakukan penginputan data, perhitungan dan pencetakan laporan yang berkaitan dengan SPC.

Characteristics : Sistem terdiri dari satu orang supervisor yang memiliki pengalaman yang sangat baik didalam melakukan proses SPC

Sumber : Hasil Perancangan

Berikut merupakan use case spesification dari use case untuk sistem SPC diatas

Tabel 5.27 Spesifikasi use case untuk ” Login Sistem”

Login Sistem

Use Case : Login sistem dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka akan menggunakan sistem. User akan diminta untuk memilih user name dan juga diminta untuk memasukkan password melalui layar login. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk login jika password yang dimasukkan tidak sesuai untuk user tersebut atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil login kedalam sistem.

Object : ( to be added )

Functions : login, query user name Sumber : Hasil Perancangan

(19)

Tabel 5.28 Spesifikasi use case untuk ” Tambah User”

Tambah User

Use Case : Penambahan user dilakukan oleh supervisor, ketika user telah login kedalam sistem. User akan diminta untuk mengisi user name, bagian, hak akses, password dan konfirmasi password. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan user jika: • ada field yang belum terisi

• user dengan nama tersebut sudah terdaftar didalam sistem

• password yang dimasukkan tidak sesuai dengan konfirmasi password

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user baru telah berhasil ditambahkan kedalam sistem.

Object : ( to be added )

Functions : Penambahan user baru Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.29 Spesifikasi use case untuk ” Ubah Password”

Ubah Password

Use Case : Ubah password dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah login kedalam sistem. User akan diminta untuk memasukkan password yang baru dan konfirmasi password. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk perubahan password jika :

• password yang dimasukkan tidak sesuai dengan konfirmasi password

• ada field yang belum terisi

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil merubah password.

Object : ( to be added ) Functions : Perubahan password Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.30 Spesifikasi use case untuk ” Entry Data Master”

Entry Data Master

Use Case : Entry data master dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika

mereka telah login kedalam sistem. Dalam melakukan entry data master terdiri dari berberapa data, data yang harus ditambahkan adalah

1. Data bolt

User dapat memilih jalur perakitan yang ingin ditambahkan data

bolt nya . User akan diminta untuk memasukkan kode bolt, nama

bolt, standard, toleransi atas, toleransi bawah, variant. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan jika :

(20)

• ada field yang belum terisi

• kode bolt yang dimasukkan telah ada didalam sistem

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil menambahkan data bolt.

2. Data torque click

User dapat memilih jalur perakitan yang ingin ditambahkan data

torque click nya, torque click hanya dapat ditambahkan jika ada bolt yang belum memiliki torque click atau ada penambahan bolt

baru . User akan diminta untuk memasukkan no ketok, no seri, kode bolt, tanggal kalibrasi, setting, spesifikasi, pos, dan merk. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan jika :

• ada field yang belum terisi

• no ketok yang dimasukkan telah ada didalam sistem

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil menambahkan data torque click.

3. Data rencana sampling

User dapat memilih jalur perakitan dan jenis sampling yang ingin ditambahkan datanya, rencana sampling hanya dapat ditambahkan jika ada bolt yang belum memiliki rencana sampling atau ada penambahan bolt baru . User akan diminta untuk memasukkan kode bolt, frekuensi, jumlah subgroup. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan jika :

• ada field yang belum terisi

• rencana sampling untuk kode bolt yang dimasukkan telah ada didalam sistem

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil menambahkan data rencana sampling

4. Data jalur perakitan

User akan diminta untuk memasukkan kode jalur dan nama jalur.

Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan jika :

• ada field yang belum terisi

• kode jalur yang dimasukkan telah ada didalam sistem

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil menambahkan data jalur

5. Data Inspector

User akan diminta untuk memasukkan kode inspector dan nama inspector dan memilih nama jalur. Sistem akan menunjukkan

pemberitahuan penolakan untuk penambahan jika : • ada field yang belum terisi

• kode operator yang dimasukkan telah ada didalam sistem • jalur tersebut telah memiliki inspector

atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil menambahkan data inspector

(21)

Object : ( to be added )

Functions : Penambahan data master, perubahan data master, query data master Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.31 Spesifikasi use case untuk ” Entry Data Sampling”

Entry Data Sampling

Use Case : Entry data sampling dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika

mereka telah login kedalam sistem. User akan diminta untuk memilih jalur perakitan, bulan, tahun, jenis sampling dan nama bolt. Setelah itu user akan diminta untuk memasukkan tanggal hitung, tanggal, waktu dan no cabin dari data sampling, dan data sampling yang telah diambil. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan penolakan untuk penambahan data jika :

• tanggal hitung belum diisi

• ada data dalam satu subgroup yang belum terisi dengan lengkap atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil melakukan penambahan data sampling.

Object : ( to be added )

Functions : Penambahan data sampling, query data sampling Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.32 Spesifikasi use case untuk ” Perhitungan SPC”

Perhitungan SPC

Use Case : Perhitungan SPC dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah login kedalam sistem dan menginput data dari bolt yang ingin dilakukan perhitungan. User akan diminta untuk memilih jalur perakitan, bulan, tahun, jenis sampling dan nama bolt. Setelah itu user akan diminta untuk memilih jenis perhitungan apakah secara bulanan atau berdasarkan hari.

Bila berdasarkan bulanan

Sistem akan menunjukkan status dari penghitungan dengan signal warna, bila warnanya merah berarti data belum memenuhi batas minimal, bila hijau berarti telah memenuhi batas minimal. Bila datanya masih kurang maka user dapat melakukan penambahan data dari beberapa bulan sesudahnya.

Bila berdasarkan harian

User diminta untuk memilih hari yang diinginkan dan bulan mulai

dari data yang ingin dilakukan perhitungan, lalu sistem akan menunjukkan jumlah data dari bulan yang dipilih tersebut dan status dari penghitungan dengan signal warna. Bila datanya masih kurang maka user dapat melakukan penambahan data dari beberapa bulan sesudahnya.

Sistem akan menunjukkan pemberitahuan peringatan untuk melakukan penghitungan jika data belum memenuhi batas minimal

(22)

subgroupnya atau akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil melakukan penghitungan.

Object : ( to be added )

Functions : Menghitung data sampling berdasarkan bulan, menghitung data sampling berdasarkan hari, penambahan data perhitungan sampling,

query data sampling

Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.33 Spesifikasi use case untuk ” Analisa Peta Kendali”

Analisa Peta Kendali

Use Case : Analisa Peta Kendali dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah melakukan perhitungan SPC. User dapat melihat grafik dan nilai Cp yang didapatkan dari hasil perhitungan dimana nilai Cp ini juga ditunjukkan dengan signal yang menggunakan warna yang menunjukkan bagus tidaknya. Lalu user dapat melakukan analisa dengan bantuan dari grafik dan nilai Cp yang disediakan, setelah itu user dapat menyimpannya. Dan sistem akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil melakukan penyimpanan analisa.

Object : ( to be added )

Functions : Menampilkan grafik peta kendali, query data Cp Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.34 Spesifikasi use case untuk ” Cetak Laporan SPC”

Cetak Laporan SPC

Use Case : Cetak laporan SPC dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah melakukan perhitungan SPC. User akan ditanya oleh sistem setelah melakukan perhitungan apakah mau mencetak laporan atau tidak, bila iya maka sistem akan menampilkan preview dari laporan yang akan dicetak dan setelah user memerintahkan sistem untuk mencetak maka laporan akan tercetak melalui printer.

Object : ( to be added )

Functions : Menampilkan preview laporan SPC, mencetak laporan SPC Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.35 Spesifikasi use case untuk ” Menampilkan Daftar Nilai Cp”

Menampilkan Daftar Nilai Cp

Use Case : Menampilkan daftar nilai cp dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah melakukan perhitungan SPC. User akan diminta untuk memilih jalur perakitan, bulan, tahun, dan jenis sampling. Sistem akan menunjukkan semua nilai Cp yang telah dihitung berdasarkan pada field yang telah ditentukan tadi, nilai Cp akan ditunjukkan dengan signal warna sesuai dengan nilainya, bila

(23)

bagus akan ditunjukkan dengan warna hijau, kurang bagus dengan warna kuning, dan tidak bagus dengan warna merah

Object : ( to be added ) Functions : Query data Cp

Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.36 Spesifikasi use case untuk ” Cetak Daftar Cp”

Cetak Daftar Cp

Use Case : Cetak daftar Cp dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah menampilkan nilai Cp. Bila User melakukan pencetakan maka sistem akan menampilkan preview dari laporan yang akan dicetak dan setelah user memerintahkan sistem untuk mencetak maka laporan akan tercetak melalui printer.

Object : ( to be added )

Functions : Menampilkan preview laporan daftar Cp, mencetak laporan daftar Cp Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.37 Spesifikasi use case untuk ” Cetak Grafik Cp”

Cetak Grafik Cp

Use Case : Cetak grafik Cp dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika mereka telah menampilkan nilai Cp. Bila User melakukan pencetakan maka sistem akan menampilkan preview dari laporan yang akan dicetak dan setelah user memerintahkan sistem untuk mencetak maka laporan akan tercetak melalui printer.

Object : ( to be added )

Functions : Menampilkan preview laporan grafik Cp, mencetak laporan grafik Cp

Sumber : Hasil Perancangan

Tabel 5.38 Spesifikasi use case untuk ” Logout Sistem”

Logout Sistem

Use Case : Logout sistem dilakukan oleh inspector atau supervisor, ketika user telah login dan mereka akan keluar dari sistem. Sistem akan menunjukkan pemberitahuan bahwa user telah berhasil logout keluar sistem.

Object : ( to be added ) Functions : logout

(24)

5.3.8.3 Sequence Diagram

• Sequence Melakukan Login Sistem

Inspector Form Login pilih_user_name() entry_password() buka_Form() status_login_ok buka_main_form status_login_gagal

Diagram 5.11 Sequence Melakukan Login Sistem Sumber : Hasil Perancangan

• Sequence menambah user baru

Supervisor

Form Tambah User

entry_user_name() entry_password() entry_konfirmasi_password() buka_form() status_tambah_ok status_tambah_gagal

Diagram 5.12 Sequence Menambah User Baru Sumber : Hasil Perancangan

(25)

• Sequence Mengubah Password Inspector Form_Ubah_Password entry_password() entry_konfirmasi_password() status_ubah_ok buka_form() status_ubah_gagal

Diagram 5.13 Sequence Mengubah Password

Sumber : Hasil Perancangan

• Sequence Meng-entry Data Sampling

Inspector Data Sampling

diinput() dirubah() dihapus()

Diagram 5.14 Sequence Meng-entry Data Sampling

(26)

• Sequence Meng-entry Data Master

Inspector

diinput()

Data Torque Click

diinput()

Data Rencana sampling

diinput

Data Inspector Data Jalur perakitan

diinput() menginput Data bolt dirubah() dihapus() dirubah() dihapus() dirubah() dihapus() dirubah() dihapus() mengupdate() menghapus()

Diagram 5.15 Sequence Meng-entry Data Master

(27)

• Sequence Perhitungan SPC

Inpector Form_Perhitungan

pilih_jenis_perhitungan() status_hitung_ditampilkan

jumlah_data_ditampilkan Form Input Awal

buka_form() pilih_detail() pilih_bolt() form_hitung_ditampilkan tambah_data() status_hitung_ditampilkan data dihitung status_perhitungan_ok

Diagram 5.16 Sequence Perhitungan SPC

(28)

• Sequence Analisa Inspector Form Analisa lihat_peta_kendali() entry_analisa() peta_kendali_ditampilkan save_analisa() buka_form() status_save_ok

Diagram 5.17 Sequence Analisa

Sumber : Hasil Perancangan

• Sequence Cetak SPC

Inspector Form Cetak SPC

mencetak() buka_form() preview_ditampilkan

meminta_setting_cetak entry_setting()

Diagram 5.18 Sequence Cetak SPC

(29)

• Sequence Menampilkan Nilai Cp

Inspector Form Nilai Cp

buka_form() pilih_detail() nilai_ditampilkan status_nilai_ditampilkan

Diagram 5.19 Sequence Menampilkan Nilai Cp Sumber : Hasil Perancangan

• Sequence Cetak Daftar Cp

Inspector Form Cetak Daftar Cp

mencetak() buka_form() preview_ditampilkan

meminta_setting_cetak entry_setting()

Diagram 5.20 Sequence Cetak Daftar Cp Sumber : Hasil Perancangan

(30)

• Sequence Cetak Grafik Cp

Inspector Form Cetak Grafik Cp

mencetak() buka_form() preview_ditampilkan

meminta_setting_cetak entry_setting()

Diagram 5.21 Sequence Cetak Grafik Cp Sumber : Hasil Perancangan

• Sequence Logout Object1 Form Logout logout() status_logout_ok buka_login_form

Diagram 5.22 Sequence Logout Sumber : Hasil Perancangan

(31)

5.3.8.4 Functions List

Tabel 5.39 Tabel Function List

Function

Event Complexity update signal read compute

1 Login Simple y

2 Query user name Simple y

3 Penambahan user baru Simple y y

4 Perubahan password Simple y y

5 Penambahan data master Medium y

6 Perubahan data master Simple y y

7 Query data master Medium y

8 Penghapusan data master Simple y y

9 Penambahan data sampling Medium y y

10 Query data sampling Medium y

11 Penghapusan data sampling Simple y y

12 Menghitung data sampling berdasarkan bulan Complex y y y

13 Menghitung data sampling berdasarkan hari Complex y y y

14 Penambahan data perhitungan sampling Complex y y y

15 Menampilkan grafik peta kendali Medium y

16 Menampilkan data cp Medium y y

17 Menampilkan preview laporan spc Medium y

18 Mencetak laporan spc Simple y

19 Menampilkan preview laporan daftar cp Medium y

20 Mencetak laporan daftar cp Simple y

21 Menampilkan preview laporan grafik cp Medium y

22 Mencetak laporan grafik cp Simple y

23 Logout Simple y

No TYPE

(32)

5.3.8.6 User Interface ( Navigation Diagram )

Cetak Grafik Cp Cetak Daftar Cp Awal Input

Cetak SPC

Tampilkan Nilai Cp Master Sampling

Master Torque Click Master Bolt Analisa Data Master Inspector Master Jalur Logout Login Perhitungan SPC Input Data Main

Gambar 5.5 Navigation Diagram

(33)

1. Sistem Login Login Keluar Untuk Keluar dari sistem Login Untuk masuk ke dalam sistem User Name Untuk memiilh user name yang tersedia

Gambar 5.6 Window Login

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini digunakan untuk memasuki sistem, user akan memilih user name

dan mengisi password, jika password yang diisi benar maka user akan dapat

memasuki sistem.

2. Main

Jalur Perakitan & Bulan

Untuk melihat daftar dari data yang diakses berdasarkan jalur perakitan dan bulan

Daftar Akses Data

Daftar dari data yang diakses oleh user yang menggunakan sistem

Menu

Menu dari sistem yang dapat diakses

Toolbar

Akses cepat dari menu

Main

Gambar 5.7 Window Main

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa daftar

dari data yang diakses oleh user yang menggunakan sistem, dimana juga ini

(34)

3. Master Bolt

Master Bolt Jalur Perakitan

Untuk memilih jalur perakitan yang diinginkan

Detail

Informasi dari bolt yang dipilih

Bolt

List dari daftar bolt yang ada pada jalur perakitan yang dipilih

Tambah

Untuk menambah sebuah data baru

Ubah

Untuk mengubah data yang sudah ada

Hapus

Untuk menghapus data yang sudah ada Batal Untuk membatalkan penambahan atau pengubahan data Simpan Untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan Keluar Untuk Keluar dari form ini

Navigasi

Untuk berpindah dari data yang satu ke yang lainnya Gambar 5.8 Window Master Bolt

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa data –

data dari bolt yang ada didalam sistem yang dibedakan berdasarkan jalur

perakitannya, juga dapat dilakukan penambahan, pengubahan dan

penghapusan data bolt.

4. Master Torque Click

Master Torque Click

Jalur Perakitan

Untuk memilih jalur perakitan yang diinginkan

Detail

Informasi dari torque

click yang dipilih

Torque Click

List dari daftar torque

click yang ada pada

jalur perakitan yang dipilih

Tambah

Untuk menambah sebuah data baru

Ubah

Untuk mengubah data yang sudah ada

Hapus

Untuk menghapus data yang sudah ada Batal Untuk membatalkan penambahan atau pengubahan data Simpan Untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan Keluar Untuk Keluar dari form ini

Navigasi

Untuk berpindah dari data yang satu ke yang lainnya Gambar 5.9 Window Master Torque Click

(35)

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa data –

data dari torque click yang ada didalam sistem yang dibedakan berdasarkan

jalur perakitannya, disini dapat dilihat detail dari masing – masing torque

click, juga dapat dilakukan penambahan, pengubahan dan penghapusan data torque click.

5. Master Sampling

Master Sampling

Jalur Perakitan & Jenis Sampling

Untuk memilih jalur perakitan dan jenis sampling yang diinginkan Detail Informasi dari sampling yang dipilih Rencana Sampling

List dari daftar sampling yang ada pada jalur perakitan yang dipilih

Tambah

Untuk menambah sebuah data baru

Ubah

Untuk mengubah data yang sudah ada

Hapus

Untuk menghapus data yang sudah ada Batal Untuk membatalkan penambahan atau pengubahan data Simpan Untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan Keluar Untuk Keluar dari form ini

Navigasi

Untuk berpindah dari data yang satu ke yang lainnya

Gambar 5.10 Window Master Sampling

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa data –

data dari sampling yang ada didalam sistem yang dibedakan berdasarkan

jalur perakitan dan jenis samplingnya, disini dapat dilihat detail dari masing –

masing sampling, juga dapat dilakukan penambahan, pengubahan dan

(36)

6. Master Inspector Master Inspector Detail Informasi dari sampling yang dipilih Rencana Sampling List dari daftar sampling yang ada pada jalur perakitan yang dipilih

Tambah Untuk menambah sebuah data baru Ubah

Untuk mengubah data yang sudah ada

Hapus

Untuk menghapus data yang sudah ada

Batal

Untuk membatalkan penambahan atau pengubahan data

Simpan

Untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan

Keluar Untuk Keluar dari form ini Navigasi

Untuk berpindah dari data yang satu ke yang lainnya

Gambar 5.11 Window Master Inspector Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa data –

data dari inspector yang ada didalam sistem, juga dapat dilakukan

penambahan, pengubahan dan penghapusan data inspector.

7. Master Jalur Master Jalur Detail Informasi dari sampling yang dipilih Rencana Sampling

List dari daftar sampling yang ada pada jalur perakitan yang dipilih

Tambah

Untuk menambah sebuah data baru

Ubah

Untuk mengubah data yang sudah ada

Hapus

Untuk menghapus data yang sudah ada

Batal

Untuk membatalkan penambahan atau pengubahan data

Simpan

Untuk menyimpan perubahan yang sudah dilakukan

Keluar

Untuk Keluar dari form ini

Navigasi

Untuk berpindah dari data yang satu ke yang lainnya

Gambar 5.12 Window Master Jalur Sumber : Hasil Perancangan

(37)

Window ini merupakan window yang menunjukkan informasi berupa data –

data dari jalur yang ada didalam sistem, disini dapat dilihat detail dari masing

– masing jalur, juga dapat dilakukan penambahan, pengubahan dan

penghapusan data jalur.

8. Window Awal Input

Awal Input

Jalur Perakitan, Bulan Tahun, Jenis Sampling Untuk memilih jalur, bulan, tahun, jenis sampling yang diinginkan

Bolt

List dari daftar bolt yang ada pada ketentuan yang dipilih Input / Hitung Untuk berpindah ke window input atau window hitung Detail Untuk menampilkan detail keterangan dari bolt yang dipilih

Keluar

Untuk keluar dari window ini

Gambar 5.13 Window Awal Input

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang meminta user untuk melakukan

pemilihan dari data yang akan diinput atau dihitung, mulai dari jalur

(38)

9. Window Input Data

Keterangan

Keterangan dari jalur dan bolt yang akan diinput juga tanggal mulai dan tanggal hitung dari data

Lembar Kerja

Lembar kerja untuk memasukkan data - data yang baru akan diinput Simpan Untuk menyimpan data yang telah diinput Bersihkan Untuk membersihkan lembar kerja Hapus Untuk menghapus data yang diinginkan Hapus Semua Untuk menghapus semua data yang ada

Keluar

Untuk keluar dari

window ini Input Data Hitung Untuk masuk ke window hitung Gambar 5.14 Window Input Data

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang digunakan untuk melakukan input data

yang telah diambil untuk dihitung kemudian.

10. Window Perhitungan SPC Perhitungan SPC Hitung Untuk menghitung data SPC Ganti Bolt

Untuk mengganti bolt yang ingin dihitung

Analisa

Untuk menganalisa data yang telah dihitung Cetak SPC Untuk mencetak SPC Keterangan

Keterangan dari bolt yang akan dihitung datanya

Jenis Perhitungan

Untuk memilih jenis perhitungan yang diinginkan

Hari

Untuk memilih hari yang diinginkan

Status Hitung

Menunjukkan status dari penghitungan

Tanggal

Tanggal dimulai dan selesainya perhitungan Jumlah Data, Jumlah Min Menunjukkan jumlah data yang ada dan jumlah min data

Tambah Data/ Tambah Bulan

Untuk menambah data yang akan dihitung

Keluar

Untuk keluar dari

window ini

Gambar 5.15 Window Perhitungan SPC Sumber : Hasil Perancangan

(39)

Window ini merupakan window yang digunakan untuk melakukan

perhitungan SPC berdasarkan data – data yang telah diambil, disini dapat

dilakukan penambahan dari data yang akan dihitung bila data yang

diperlukan untuk melakukan perhitungan kurang.

11. Window Analisa Data

Analisa Data

Peta Kendali X bar Peta kendali X bar dari data yang telah dihitung

Tampilkan Grafik Untuk menampilkan grafik dari data yang telah dihitung

Save Analisa Untuk menyimpan data analisa yang telah dilakukan Cetak SPC Untuk mencetak SPC Keluar Untuk keluar dari window ini Analisa Tempat untuk menuliskan analisa Cp, Cpk Menunjukkan nilai Cp dan Cpk Keterangan Warna Keterangan warna dari nilai Cp, Cpk Peta Kendali R

Peta kendali R dari data yang telah dihitung

Gambar 5.16 Window Analisa Data

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang digunakan untuk melakukan analisa

data dengan menggunakan bantuan dari grafik dan nilai Cp yang telah

(40)

12. Window Cetak SPC Cetak SPC Print Untuk melakukan pencetakan Zoom Untuk merubah nilai zoom Preview Menampilkan laporan SPC yang akan dicetak

Gambar 5.17 Window Cetak SPC

Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang digunakan untuk menampilkan preview

dari laporan SPC yang ingin dicetak, dan selanjutnya dapat dilakukan

pencetakan SPC

13. Window Tampilkan Nilai Cp

Tampilkan Nilai Cp Cetak Daftar Cp Untuk mencetak daftar Cp Cetak Grafik Cp Untuk mencetak grafik Cp Pilih Detail

Untuk memilih jalur perakitan, bulan, jenis sampling dan tahun dari daftar Cp yang diinginkan Daftar Cp List yang menampilkan daftar Cp Keluar Untuk keluar dari window ini

Gambar 5.18 Window Tampilkan Nilai Cp Sumber : Hasil Perancangan

(41)

Window ini merupakan window yang digunakan untuk menampilkan nilai

Cp yang telah dihitung, ini dibedakan berdasarkan jalur perakitan, tahun,

bulan dan jenis sampling

14. Window Cetak Daftar Cp

Cetak Daftar Cp Print Untuk melakukan pencetakan Zoom Untuk merubah nilai zoom Preview Menampilkan laporan Daftar Cp yang akan dicetak

Gambar 5.19 Window Cetak Daftar Cp Sumber : Hasil Perancangan

Window ini merupakan window yang digunakan untuk menampilkan preview

dari laporan daftar Cp yang ingin dicetak, dan selanjutnya dapat dilakukan

pencetakan daftar Cp.

15. Window Cetak Grafik Cp

Cetak Grafik Cp Print Untuk melakukan pencetakan Zoom Untuk merubah nilai zoom Preview Menampilkan laporan grafik Cp yang akan dicetak

Gambar 5.20 Window Cetak Grafik Cp Sumber : Hasil Perancangan

(42)

Window ini merupakan window yang digunakan untuk menampilkan preview

dari laporan grafik Cp yang ingin dicetak, dan selanjutnya dapat dilakukan

pencetakan grafik Cp.

5.3.9 Design

5.3.9.1 Revised Class Diagram

<<cluster>> INSPECTOR <<cluster>> TORQUE CLICK +dipakai() +diperiksa() -no_ketok : String -kd_bolt : String -kd_jalur : String -no_seri : String -spesifikasi : String -setting : String -tgl_kalibrasi : String -pos : String -merk : String TorqueClick +dipasang() +dilepas() +dicek() +ditandai() -kd_bolt : String -nama_bolt : String -standard : Single -toleransi_atas : Single -toleransi_bawah : Single -variant : String Bolt +dibuat() +dirubah() +dihilangkan() -kd_jalur : String -nama_jalur : String JalurPerakitan +diambil() +dirubah() +dihitung() +dihapus() -kd_data : String -tgl : String -bulan : String -tahun : String -time : String -no_cabin : String -D1 : Single -D2 : Single -D3 : Single -D4 : Single -D5 : Single -D6 : Single DataSampling +dirubah() +dihapus() +dibuat() -kd_bolt : String -kd_sampling : String -frekuensi : Single -jmlh_subgroup : Single -jenis_sampling RencanaSampling 1 1 1..* 1 1 1..* 1..1 1..* 1 1 <<cluster>> SAMPLING <<cluster>> BOLT <<cluster>> JALUR +menginput() +mengambil() +mengupdate() +menambah() +mencetak() +masuk_kerja() +menganalisa() +menghapus() +menentukan() +pulang_kerja() -kd_operator : String -nama_operator : String -kd_jalur : String Inspector

Diagram 5.22 Revised Class Sumber : Hasil Perancangan

(43)

5.3.9.2 Technical Platform

Untuk sistem SPC PT. Pantja Motor ini akan dikembangkan untuk

stand-alone PC dan menggunakan bahasa pemrograman dan bahasa desain yang

mudah dalam pengembangan dan pemeliharaannya, User interface yang

digunakan merupakan windows-based dan sistem akan dioperasikan dengan

menggunakan mouse dan keyboard.

a. Equipment

Kebutuhan yang diperlukan untuk merancang sistem seperti sebuah komputer

(PC) yang cukup mampu untuk menjalankan Operating System yang umum

digunakan, sebuah monitor, sebuah printer, keyboard, mouse dan perangkat

lunak lain yang mendukung.

b. System Software

Operating system yang digunakan adalah Windows 2000 SP4. Bahasa

pemrograman yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem SPC ini

adalah Visual Basic V6.0 SP5 yang dihubungkan dengan Database Microsoft

Access 2000 dan menggunakan crystal report 8.5 untuk pembuatan report .

c. System Interfaces

Diluar PC, sistem SPC memerlukan sebuah laser printer yang dapat

mencetak dalam format A4. Operating System yang digunakan harus dapat

menangani interface dengan printer. Sedangkan interaksi dengan user

menggunakan interface windows-based.

d. Design Language

Desain dokumen yang digunakan adalah berdasarkan metode UML (Unified

(44)

5.3.9.3 Architecture (Deployment Diagram) a. Component Architecture

Sistem menggunakan single PC yaitu untuk inspector bagian quality control,

disini digunakan arsitektur untuk sistem yang sederhana dengan 3 komponen,

yaitu user interface, sebuah model component ( dengan functions ) dan

sebuah komponen dibawah model komponen yang berfungsi sebagai

interface penghubung dengan sistem database.

QC

User Interface

Model

Database

Diagram 5.23 Component Architecture Sumber : Hasil Perancangan

b. Proccess Architecture

Sistem dijalankan pada sebuah stand-alone komputer dengan beberapa user.

Kontrol untuk sistem ditempatkan pada komponen user interface yang akan

ditangani oleh operating system. Untuk printer laser ditangani oleh operating

(45)

c. Standards

Design yang dibangun dalam sistem disesuaikan dengan standard yang

digunakan oleh Windows, baik dalam sistem itu sendiri maupun window

pendukung seperti error message.

5.3.9.4 Recommendation

a. The System’s Usefulness

Desain yang dilakukan memenuhi kriteria yang paling penting diantaranya

adalah sebagai berikut :

• Usability :

Kegunaannya akan dievaluasi lebih lanjut setelah melakukan pengetesan

pada versi yang pertama kali dibuat.

• Portability :

Sistem ini bukan merupakan sistem yang portable. Bagaimanapun juga

dengan technical platform seperti yang telah dijelaskan, sistem ini dapat

memenuhi kebutuhan yang diinginkan

b. Plan for Initiating Use

Untuk memulai penggunaan yang pertama diharapkan perusahaan dapat

memberikan perwakilannya untuk melakukan training penggunaan sistem

yang baru ini, dan diharapkan perusahaan dapat menjaga sistem ini.

c. Implementation Plan

(46)

Gambar 5.21 Jadwal Implementasi

Sumber : Hasil Perancangan

Gambar 5.22 Gantt Chart Implementasi

Sumber : Hasil Perancangan

Dalam implementasi, proses atau tahapan penggunaan sistem membutuhkan

resource sebagai berikut :

- Dari pihak developers, diperlukan sumber daya manusia yang berperan

sebagai programmer sejumlah 1 orang, sebagai system analyst sejumlah 1

orang. Trainer akan diambil dari developers itu sendiri.

- User yang berkaitan dalam kegiatan implementasi sistem ini adalah wakil

atau representatif dari bagian di mana sistem akan diinstalasi, yaitu bagian

quality control.

- Developers dan users akan saling bekerja sama dalam kegiatan implementasi

(47)

5.3.10 Implementasi Sistem ( System Implementation )

Pada tahap akhir ini dilakukan pengetesan terhadap sistem yang sudah

dibuat selama beberapa waktu tertentu untuk melihat apakah sistem dapat

berjalan sesuai dengan kebutuhan atau tidak, bila tidak sesuai maka dilakukan

modifikasi terhadap sistem dan bila sudah sesuai dengan kebutuhan maka akan

dilakukan pelatihan terhadap user yang akan menggunakan sistem, bila sistem

ternyata tidak dapat dimodifikasi maka sistem harus dirancang ulang lagi.

Implementasi akan dilaksanakan secara paralel dimana sistem yang lama

akan tetap berjalan bersamaan dengan sistem yang baru hingga waktu yang

Gambar

Tabel 5.17 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (1)  Sumber : Hasil Analisa (2004)
Tabel 5.18 Tabel FMEA Process Pengencangan Bolt (2)  Sumber : Hasil Analisa (2004)
Grafik 5.14 Grafik Risk Priority Numbers  Sumber : Hasil Perhitungan SPC (2004)
Tabel 5.21 Tabel Class Candidate
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hama dan penyakit (OPT) merupakan salah satu faktor penghambat dalam peningkatan produksi kelapa bahkan berbagai OPT dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar

Ini dimungkinkan karena perusahaan memiliki kurva biaya marginal (MC) yang juga menurun dan berada di bawah kurva AC. Perusahaan memiliki tingkat efisiensi yang

Ekonomi Pembangunan – FEB UMSU 11 Penelitian ini memilih lokasi penelitian di pedesaan kecamatan Batahan Mandailing Natal, alasannya karena pemilihan Kecamatan

Aspek pendorong pelayanan e- procurement di Kabupaten Purbalingga terdapat pada indikator di masing-masing dimensi pelayanan publik, dimana pada empat dimensi yaitu

Analisis petrografi bertujuan untuk penamaan batu sedimen serta memperoleh data penunjang bagi Provenance agar dapat diketahui bagaimana kandungan persentase batuan baik

Pemberian ekstrak tempe memberikan efek positif pada kualitas tulang tikus pascamenopause, yang ditandai dengan peningkatan kadar kalsium tulang, fosfor tulang,

Rapat Pre-Bid Meeting dibuka oleh Ketua Pokja Pengadaan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Utara.. Rapat ini dilaksanakan untuk menginformasikan

Peran penyuluh sebagai teknisi yang dilakukan seperti kegiatan demonstrasi plot, demonstrasi area, temu lapangan, dan pameran saat ada event (lomba BP3K tingkat