• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN TUGAS AKHIR ANALISA DAN PERANCAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN TUGAS AKHIR ANALISA DAN PERANCAN"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Qobasat Annur adalah salah satu yayasan yang berada di Kec. Cikarang Barat bergerak dalam dunia pendidikan berdiri pada tahun 2000 dan disahkan secara hukum sesuai Akta Notaris yang tercatat dikemenkumham Indonesia, sebagai yayasan yang bergerak dalam dunia pendidikan Qobasat Annur menaungi unit pendidikan di bawahnya di ataranya TK, SD, MI, SMP dan SMA, jenjang pendidikan yang berada dalam naungan Yayasan Qobasat Annur selama kurun waktu 15 tahun sudah mampu meluluskan + 4000 peserta didik, semua itu tidak lepas dari adanya pengajar yang profesionl, kurikulum yang sangat baik dan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang baik, salah satunya teknologi informasi dan komunikasi yang dimilik Yayasan Qobasat Annur.

(2)

teknologi informasi dan komunikasi lain yang berada didalam satu jaringan komputer di yayasan Qobasat Annur.

(3)

2. Melakukan pengkajian terhadap konsep jaringan komputer di yayasan Qobasat Annur.

3. Memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi dalam jaringan komputer dan memberikan skema dan konsep jaringan usulan untuk memperbaiki skema dan konsep yang sudah ada.

Sedangkan tujuan dari penulisan TA adalah sebagai syarat kelulusan program Diploma Tiga (DIII) pada program studi Informatika di Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatia (AMIK BSI) Bekasi.

1.3. Metode Penelitian

Dalam mendapatkan data yang akurat, jelas dan dapat dipertanggung jawabkan penulis mengadakan pengamatan dan penelitian terhadap objek masalah, adapun metode penelitian yang digunakan, yaitu:

1. Observasi (Pengamatan)

Yakni pengumpulan data dengan melihat obyek penelitian Yayasan Qobasat Annur Kec. Cikarang Barat dengan mengamati secara langsung terhadap kondisi jaringan komputer.

2. Interview (Wawancara) bersama Bapak. Erlan Deni, Amd. Kom

(4)

3. Kepustakaan

Penulis melakukan penelitian dengan membaca buku-buku literature yang ada di perpustakaan yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas dalam penyusunan laporan TA ini.

1.4. Ruang Lingkup

Ruang lingkup dari penulisan ini terbatas pada skema dan konsep jaringan, Konfigurasi V-LAN, spesifikasi perangkat keras, spesifikasi perangkat lunak, permasalahan pokok, pemecahan masalah, dan jaringan usulan serta

Pada bab pendahuluan ini mencakup tentang masalah pokok secara umum mengenai latar belakang masalah, maksud dan tujuan penulisan, metode penelitian, ruang lingkup dan sistematika penulisan dari Tugas Akhir yang akan dibuat penulis.

BAB II LANDASAN TEORI

(5)

teoritis tentang peralatan pendukung (tools system) yang menjelaskan tentang peralatan perancangan sistem secara teoritis.

BAB III PEMBAHASAN

Pada bab ini menjelaskan secara umum tentang tinjauan perusahaan, analisa jaringan serta keamanannya.

BAB IV PENUTUP

(6)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian dan Jaringan Komputer

Menurut Sofana (2013:3) suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer autonomous. Dalam bahasa yang populer dapat di jelaskan bahwa jaringan komputer adalah kumpulan beberapa komputer (dan perangkat lain seperti router, switch, dan sebagainya) yang saling terhubung satu sama lain media perantara. Media perantara ini bisa berupa media kabel ataupun tanpa kabel (nirkabel).

Menurut Wahana Komputer (2010:2) Jaringan komputer adalah system yang terdiri dari komputer-komputer, serta piranti-piranti yang saling terhubung sebagai satu kesatuan. Dengan dihubungannya piranti-piranti tersebut, alhasil dapat saling berbagi sumber daya antar satu piranti dengan piranti yang lain

Menurut Kurniawan (2007:2) Adapun jaringan komputer adalah kumpulan sejumlah peripheral yang terdiri dari beberapa komputer, printer, LAN Card (Local Area Network-Card), dan peralatan lain yang saling terintegrasi satu sama lain. Jaringan komputer juga merupakan himpunan antara dua komputer atau lebih yang saling terhubung (interkoneksi) melalui media transmisi kabel maupun tanpa kabel

2.2. Ruang Lingkup Jaringan

(7)

a. Local Area Network (LAN) b. Metropolitan Area Network ( c. Wide Area Network (WAN)

Lan/Local Area Network adalah sebuah jaringan komputer yang cakupan areanya kecil, seperti di sebuah rumah, kantor, atau sekolah.

Gambar. II.1. Local Area Network

(8)

Sebuah Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer yang cakupannya cukup luas, seperti antar regional atau antar Negara.

Gambar. II.2. Wide Are Network

Ada beberapa teknik koneksi yang biasanya dipakai untuk membuat Wide Area Network, yaitu.

a. Leased Line, koneksi Point-to-Point antara 2 komputer atau Local Area Network/LAN.

b. Circuit Switching, jalur sirkuit yang dedicated yang diciptakan antra end point. Comtohnya adalah koneksi dialup.

(9)

d. Cell relay, mirip dengan packet switching, tetapi menggunkan sel dengan panjangnya variabel. Data dibagi menjadi beberapa sel dengan panjang tetap, kemudian ditransportasikan melalui sirkuit virtual

Adapun Metropolitan area network. Adalah jaringan komputer yang cakupannya luas mencapai satu atau lebih kota.

Gambar. II.3. Metropolitan area network

Sebuah MAN biasanya menghubungkan beberapa LAN local menggunkan teknologi backbone, seperti fiber optic, dan menyediakan layanan ke banyak jaringan seperti untuk internet.

2.3. Macam – macam Tipe Jaringan

Menurut Sofana (2013:5) Macam - macam jaringan komputer terbagi dua diantaranya :

1. Jaringan Client Server

(10)

melayani komputer yang lain yang disebut client. Layanan yang di berikan bisa berupa akses Web, e-mail, file, atau yang lain.

Gambar. II.4. Jaringan Client Server

2. Jaringan Peer to Peer

(11)

Gambar. II.5. Jaringan Peer to Peer 2.3. Topologi Jaringan

Menurut Wahana Komputer (2010:7) ada beberapa jenis jaringan yang dikelompokkan berdasarkan topologi:

a. Topologi Bus b. Topologi Star c. Topologi Ring

Topologi Bus merupakan arsitektur jaringan di mana client-client yang ada jaringan dihubungkan melalui line komunikasi yang ter-share yang disebut bus.

Gambar. II.6. Topologi Bus

(12)

Tpologi Star merupakan topologi yang paling lazim digunakan di jaringan komputer. Topologi star memiliki satu pusat berupa switch, hub atau komputer yang berfungsi sebagai pusat untuk mentransmisikan data.topologi star ini mengurangi kegagalan jaringan karena semua jaringan dihubungkan ke bagian pusat. Jadi, jika salah satu node putus, keseluruhan jaringan masih bisa jalan.

Gambar. II.7. Topologi Star

(13)

Gambar. II.8. Topologi Ring

Menurut Sofana (2013:7) Topologi dapat di artikan sebagai layout atau arsitektur atau diagram jaringan kompter. Topologi merupakan suatu aturan/rules bagaimana menghubungkan komputer (node) secara fisik. Topologi itu sendiri mempunyai banyak macam, namun yang sering didengar dan umum digunakan berkisar pada 3 bentuk (topology) diantaranya :

a. Bus

(14)

Gambar. II.9. Topologi Bus b. Ring

(15)

Gambar. II.10. Topologi Ring c. Star

Topologi Star dikenali dengan keberadaan sebuah sentral berupa hub yang menghubungkan semua node. Setiap node menggunkan sebuah kabel UTP atau STP yang dihubungkan dari ethernet card ke hub.

Gambar. II.11. Topologi Star

Menurut (Kurniawan, 2007:25) Toplogi jaringan merupakan arsitektur dari jaringan komputer untuk perencanaan hubungan antar komputer dalam jaringan LAN yang umumnya menggunakan kabel dengan konsentrator, kartu NIC, dan perangkat lainnya. Beberapa jenis topologi yang terdapat pada hubungan komputer dalam jaringan, adalah topologi bus, topologi ring, topologi star, topologi daisy chain (linear), topologi tree, topologi mesh, dan topologi hybrid.

a. Topologi Bus

(16)

kabel, setiap komputer dapat saling berhubungan langsung. Kelemahan dari topologi ini adalah, sering tejadi hang, bila salah satu pasang memakai jalur diwaktu yang sama, dan harus bergantian atau ditambah relay.

Gambar. II.12. Topologi Star b. Topologi Ring

(17)

Gambar. II.13. Topologi Ring c. Topologi Star

(18)

Gambar. II.14. Topologi Star d. Topologi Tree

(19)

Gambar. II.15. Topologi Tree e. Toplogi Mesh

(20)

Gambar. II.16. Topologi Mesh f. Topologi Hybrid

Topologi ini merupakan gabungan dari beberapa topologi yang ada, yang dapat menggabungkan kinerja dari beberapa topologi yang berbeda, baik berbeda sistem maupun berbeda topologi dan media transmisi.

Gambar. II.17. Topologi Hybrid 2.4. Perangkat Keras Jaringan

(21)

a. Network interface card dalam bahasa indonesia sering disebut kartu jaringan (disingkat NIC) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.

Gambar. II.18.NIC

b. Modem adalah singkatan dari modulator dan demodulator. Sangat diperlukan jika ingin menghubungkan jaringan komputer anda ke internet. Dari namanya, dapat disimpulkan bahwa modem berfungsi sebagai :

 Modulator adalah proses mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirim.

 Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (Carrier) yang di terima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

(22)

Gambar. II.19.Modem c. Repeater

(23)

Gambar. II.20.Repeater d. Bridge

(24)

Gambar.II.21.Bridge e. Hub

Hub adalah piranti untuk menghubungkan berbagai kabel untuk membentuk jaringan. Hub-lah yang menyatukan piranti-piranti tersebut menjadi terikat dalam satu jaringan. Hub bekerja di lapisan fisik di model OSI.

Gambar.II.22.Hub f. Switch

(25)

Gambar.II.23. Switch g. Router

Router adalah piranti elektronik yang berfungsi memforward antara jaringan komputer. Router adalah piranti di mana software dan hardware diseting untuk melakukan routing dan mem-forward informasi. Router akan menghubungkan dua atau lebih subnet. Routing bekerja di level 3 dan berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan yang lainnya. Router sedikit berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

(26)

Kartu Jarinagn wireles atau WLAN card ini sebenarnya seperti kartu jaringan biasa atau network interface card. Namun, tipenya untuk wireles dan bukan untuk jaringan kabel. Kartu jaringan wireles ini umumnya mempunyai antena untuk menyempurnakan kemampuan dalam menangkap sinyal wifi.

Gambar.II.25. Wlan Card i. Acces Point

(27)

Gambar.II.26. Acces Point j. Antena

Antena sebenernya bisa berupa WLAN card yang diperkuat agar bisa menangkap sinyal dengan lebih jauh. Ini biasa digunakan untuk membuat jaringan komputer wireles yang cakupannya sangat jauh, seperti MAN.

Gambar.II.27. Antena k. Kabel

(28)

Gambar.II.28. Kabel 2.5. Perangkat Lunak Jaringan

Menurut Sudarma (2010:20) selain perangkat keras, perangkat lunak (software) juga dibutuhkan. Perangkat lunak adalah perangkat yang berupa software yang diinstal pada komputer. Sistem komputer secara umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar :

1. Microsoft Windows, adalah sistem operasi yang paling banyak penggunanya. Versinya sudah banyak, dari mulai Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (seven) yang dirilis pada tahun 2009.

(29)

3. Mac OS, sistem operasi untuk komputer keluaran Apple biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X. 2.6. TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol)

Menurut Sopandi (2008:60), TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada Wide Area Network (WAN). TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data.

1. Cara Kerja TCP/IP

TCP/IP merpakan lapisan protokol (penghubung) antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu network, meskipun kedua komputer tersebut memiliki OS (Operating System) yang berbeda.

IP adalah protokol di internet yang mengurusi masalah pengalamatan dan mengatur pengiriman paket data sehingga ia sampai ke alamat yang benar. Alamat komputer haruslah unik, dalam internet ini disebut sebagai IP Address, IP Address biasanya ditulis 4 urutan bilangan desimal yang dipisahkan dengan titik, contoh penulisan IP Address : 123.92.122.144, setiap bilangan tersebut berupa salah satu bilangan yang berharga diantara 0-255.

Paket IP terdiri atas paket yang diterimanya dari TCP, ditambah dengan beberapa data tambahan, diantaranya ialah 32 bit source IP Address, 32 bit destination IP Address.

(30)

Network Interface Layer ialah bagian / lapisan komunikasi data yang berfungsi untuk mengatur akses data ke media data dari media fisik Ada tiga parameter yang penting pada setting / konfigurasi jaringan menerima data ke dan dari media fisik.

b. Internet Layer, bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat.

c. Transport Layer, bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer.

d. Application Layer, pada layer inilah terletak semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP ini.

2.7. Sistem Keamanan Jaringan

(31)

dilakukan oleh seorang administrator. Semua file-file data yang berada pada sistem yang diawasinya merupakan tanggung jawab administrator tersebut.

Untuk meningkatkan kemanan jaringan komputer dibutuhkan suatu metode pengamanan jaringan yang dinamakan Firewall. Firewall merupakan sebuah cara yang efektif untuk melindungi sistem dari ancaman keamanan jaringan komputer dari luar. Firewall merupakan suatu cara yang efektif untuk melindungi jaringan dari ancaman gangguan lewat internet. Selain itu, firewall dalam jaringan komputer membatasi dan menjaga kerusakan pada satu jaringan agar tidak menyebar ke bagian lain pada jaringan.

2.8. IP Addrees

Menurut Dede Sopandi (2008:64), IP Address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik pada setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Pengalamatan IP berupa nomor 32 bit tersebut terdiri dari alamat subnet dan host. Bentuk IP Address sebagai berikut : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Contoh :

11000000000010100001111000000010

Pengalamatan 32 bit selanjutnya untuk memudahkan secara khusus dibagi ke dalam empat octet (8 bit section) :

11000000 00001010 00011110 00000010 192 10 30 2

Selanjutnya untuk memudahkan pembacaan, masing masing octet dapat diterjemahkan kedalam bilangan desimal dengan range 0 sampai dengan 255.

(32)

BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Tinjauan Sekolah

3.1.1. Sejarah Singkat Yayasan

(33)

disahkan secara hukum sesuai Akta Notaris yang tercatat dikemenkumham Indonesia, Qobasat Annur berdiri atas dasar kepedulian salah satu tokoh masyarakat (KH. Ahmad Dahlan) terhadap pendidikan, oleh sebab itu dengan semangat dan bersama-sama qobasat annur beridiri dengan sarana prasarana ala kadarnya, namun keadaan yang serba minim inilah yang membangkitkan semangat dalam mengembangkan dunia pendidikan pada kec. Cikarang barat ini, dan pada akhirnya saat ini Yayasan Qobasat annur berdiri tegak dengan sarana dan prasaran memadai. Dan sudah diakui secara legalitas dalam dunia pendidikan (Dinas Pendidikan) maupun dalam Kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sesuai SK yang sudah diterbitkan.

3.1.2. Visi dan Misi Yayasan

Visi adalah suatu perencanaan untuk mencapai tujuan yang di inginkan, sedangkan misi adalah suatu usaha untuk pencapain dari proses perencanaan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang di inginkan.

3.1.2.1. Visi

Merealisasikan Generasi Qur’an dalam Bingkai Akhlaq Islam 3.1.2.2 Misi

1. Mencetak Generasi Qur’an

2. Menjadikan Rasulullah dan Para Sahabat sebagai suru tauladan dalam kehidupan

3. Menjadi Barometer Lembaga Pendidikan Islam 4. Menghargai perbedaan kecerdasan manusia

5. Menjadikan generasi yang ahli dalam komunikasi, tajam dalam menulis, mampu dan sanggup berjihad dijalan Allah dan siap menjadi generasi unggul.

(34)

Struktur Organisasi adalah kerangka pembagian tanggung jawab fungsional kepada unit - unit organisasi yang dibentuk untuk melaksanakan kegiatan - kegiatan pokok yayasan/sekolah maka dari itu dengan adanya struktur organisasi ini akan mempermudah pembagian tugas sesuai dengan bidang dan keahliannya masing -masing :

Gambar III.1. Struktur Organisasi Yayasan Qobasat Annur. 3.1.4. Deskripsi Tugas

Adapun deskripsi kerja mengenai tugas, wewenang dan tanggung jawab pada Yayasan Qobasat Annur adalah sebagai berikut :

1. Ketua Umum

 Bertanggung jawab secara administratif kegiatan kepengurusan yayasan.

(35)

2. Ketua 1

 Melakukan proses monitoring kegiatan yang berada dalam naungan yayasan

 Melakukan supervise terhadap Unit=unit lembaga dibawah naungan Yayasan Qobasat Annur

 Melakukan kajian atas program/draft dari dewan guru.

 Membantu menyelesaikan program kerja dari dewan guru.

 Memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh dewan guru. 3. Ketu II

 Menjalin hubungan dengan Donatur

 Menyelesaikan kegiatan yang berhubungan dengan jaringan luar 4. Sekretaris I

 Melakukan proses administrasi surat menyurat.

 Membuat agenda kegiatan dan rapat yayasan

 Melaporkan kegiatan atau progress kegiatan yang sedang berjalan

 Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan Ketua Yayasan 5. Sekretaris II

 Membantu kinerja dan menggantikan tugas sekretaris I

 Mengatur jadwal rapat dan agenda Yayasan

(36)

 Melakukan proses pengolahan anggaran yayasan

 Menentukan setiap buget anggaran kegiatan

 Memonitoring keuangan pada unit dibawah naungan Yayasan Qobasat Annur

 Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan Ketua Yayasan

7. Markominfo

 Menjalin Hubungan dengan lingkungan sekitar Yayasan Qobasat Annur

 Mengadakan kegiatan dakwah di lingkungan Yayasan Qobasat Annur

 Melaporkan pendapatan iuran yang di terima oleh Markonfo 8. Kepala Sekolah

 Kepala sekolah berfungsi dan bertugas sebagai edukator manager, administrator dan supervisior, pemimpin / leader inovator, motivator.

 Menyusun perencanaan sekolah yang terbaik untuk kedepannya.

 Memberikan pengarahan kepada dewan guru.

3.2. Analisa Jaringan 3.2.1.Skema Jaringan

(37)

Yayasan tersebut, skema jaringan ini di buat menggunakan software Packet Tracer 6.2 :

Gambar. III.1. Skema Jaringan Yayasan Qobasat Annur

Tabel III.1

Daftar IP Address pada jaringan Yayasan Qobasat Annur Bekasi Ruang Yayasan

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User PC_Yayasan_1 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1 Ketua Yayasan PC_Yayasan_1 192.168.1.3 255.255.255.0 192.168.1.1 Skretaris 1 PC_Yayasan_1 192.168.1.4 255.255.255.0 192.168.1.1 Skretaris 2 Printer_TU 192.168.1.4 255.255.255.0 192.168.1.1 Skretaris 2 Ruang Bendahara Yayasan

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User PC_Bendahara_1 192.168.1.5 255.255.255.0 192.168.1.1 Bendahara PC_Bendahara_2 192.168.1.6 255.255.255.0 192.168.1.1 Kasir 1 PC_Bendahara_3 192.168.1.7 255.255.255.0 192.168.1.1 Kasir 2 Printer_Kasir2 192.168.1.7 255.255.255.0 192.168.1.1 Kasir 2 Ruang Unit TK IT

(38)

TK_IT_2 192.168.1.9 255.255.255.0 192.168.1.1 Tata Usaha TK_IT_3 192.168.1.10 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Printer_TKIT 192.168.1.10 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Ruang Unit SD_IT

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User SD_IT_1 192.168.1.11 255.255.255.0 192.168.1.1 Kepsek SD_IT_2 192.168.1.12 255.255.255.0 192.168.1.1 Tata Usaha SD_IT_3 192.168.1.13 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Printer_SD_IT 192.168.1.13 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Ruang Unit MI_U

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User MI_U_1 192.168.1.14 255.255.255.0 192.168.1.1 Kepsek MI_U_2 192.168.1.15 255.255.255.0 192.168.1.1 Tata Usaha MI_U_3 192.168.1.16 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Printer_MI_U 192.168.1.16 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Ruang Unit SMP-IT

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User SMP_IT_1 192.168.1.17 255.255.255.0 192.168.1.1 Kepsek SMP_IT_2 192.168.1.18 255.255.255.0 192.168.1.1 Tata Usaha SMP_IT_3 192.168.1.19 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Printer_MI_U 192.168.1.19 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Ruang Unit SMA_U

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User SMA_U_1 192.168.1.20 255.255.255.0 192.168.1.1 Kepsek SMA_U_2 192.168.1.21 255.255.255.0 192.168.1.1 Tata Usaha SMA_U_3 192.168.1.22 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum Printer_MI_U 192.168.1.22 255.255.255.0 192.168.1.1 Umum

3.2.2. Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware)

(39)

berdasarkan uraian di atas berikut spesifikasi perangkat keras (hardware) yang telah di analisa penulis berdasarkan penggunaannya :

Tabel III.2 Spesifikasi hardware PC Pegawai di ruang Yayasan

PERANGKAT KERAS SPESIFIKASI

Processor Intel Pentium 4 3,00 Ghz

Motherboard LGA Socket 775

Tabel III.3 Spesifikasi hardware PC Pegawai di ruang Bendahara

PERANGKAT KERAS SPESIFIKASI

Processor Intel Core i3 3,30 Ghz

Motherboard ECS Socket 1155

(40)

NIC Onboard

Dalam sebuah jaringan komputer selain perangkat keras (hardware) juga dibutuhkan perangkat lunak (software) tanpa adanya dua perangkat terbut sebuah jaringan komputer tidak dapat berjalan. Perangkat lunak atau software berfungsi untuk mengatur segala kegiatan yang dikerjakan juga sebagai pengontrol perangkat keras, melakukan perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak lainnya, dll. Berdasarkan analisa yang penulis lakukan pada Yayasan Qobasat Annur, perangkat lunak yang digunakan pada masing masing komputer berbeda. Berikut spesifikasi perangkat lunak berdasarkan fungsi tersebut :

Tabel III.5 Spesifikasi perangkat lunak PC Pegawai di ruang Yayasan

JENIS PERANGKAT PERANGKAT LUNAK

Sistem Operasi Windows 7 Ultimate 32 bit

Program Aplikasi MS. Office 2010

Browser Google Chrome, internet Explorer

Multimedia Windows Media Player

Utilities Adobe reader, Winrar, CCleaner

(41)

Tabel III.6 Spesifikasi perangkat lunak PC Pegawai di ruang Bendahara

JENIS PERANGKAT PERANGKAT LUNAK

Sistem Operasi Windows XP 32 bit

Program Aplikasi MS. Office 2010, SIMS (Aplikasi Keuangan sekolah)

Browser Firefox, Google Chrome Multimedia Windows Media Player

Utilities Adobe reader, Winrar

Antivirus Smadav

Tabel III.7 Spesifikasi perangkat lunak Komputer pada unit, TK, SD-IT, MI-U, SMA-U

JENIS PERANGKAT PERANGKAT LUNAK

(42)

ketika ada script kiddies masuk dalam jaringan bisa dengan leluasa mengubah dan merusak file yang ada dalam jaringan komputer.

Celah keamanan yang kedua pada skema jaringan yang ada di Yayasan Qobasat Annur sering terjadinya kesalahan memanfaatkan fasilitas sharing printer, sebagai contoh salah seorang guru pernah mengalami umumnya agak sedikit memiliki pengetahuan tentang teknologi dan informasi kurang terhadap pengetahuan informasi dan teknologi.

3.2. Permasalahan Pokok

Dalam sebuah jaringan komputer (LAN) yang ada pada Yayasan Qobasat annur memiliki persoalan masalah dan kekurangan, yang membedakan adalah besar kecil permasalahan yang ada, adapun permasalahan yang pokok yang terjadi pada jaringan komputer berdasarkan analisa penulis :

1. Mengalami kekurangan kecepatan akses data disaat banyak user mengakses data yang sama.

2. Dalam penataan alat penghubung (Kabel Jaringan) Kurang tertata rapi dan kurang effisien mengakibatkan kabel sering putus.

(43)

Ada 3 Permasalahan pokok yang terjadi pada jaringan komputer di Yayasan Qobasat Annur Bekasi. Berdasarkan uraian permasalah yang ada penulis akan memberi solusi terbaik yaitu :

1. Penyebab kecepatan akses data melamambat di karnakan banyaknya user mengakses data yang sama, oleh karena administrator jaringan kedepannya harus membuat hak ases user dalam hal pengaksesan data agar trafik pada jaringan tidak padat dan kecepatan acces data stabil. 2. Penataan alat penghubung (kabel) yang kurang tertata dan kurang

effisien, karena selama ini pemasangan kabel sebatas mementingkan sesama user saling terkoneksi yaitu memasang kabel jaringan serta memakai alat bantu bambu sebagai penyangga kabel jaringan, oleh karena itu penempatan kabel jaringan pun harus diperhatikan tidak hanya mementingkan sesama user saling terkoneksi melainkan juga mementingkan keadaan sekitar apakah aman untuk ketahanan kabel jaringan yang ada, sebaiknya kabel jaringan di letakkan di dinding dengan alat bantu clam atau di lantai dengan di lindungi paralon kecil sebagai kabel dok protektor (pelindung kabel) agar tidak terinjak atau tersangkut.

(44)

Annur dengan menciptakan jaringan komputer yang cepat dan setabil yaitu dengan membuat jaringan komputer dengan konsep VLAN. 3.4. Jaringan Usulan

3.5.1. Skema Jaringan

Jika dari keseluruhan jaringan komputer pada Yayasan Qobasa Annur berdasarkan analisa penulis cukup baik, disini penulis hanya ingin memberikan pendapat atau usulan skema jaringan dan kemananannya agar bisa lebih baik. Usulan atau pendapat yang penulis berikanpun berdasarkan rangkuman solusi atas pemecahan masalah yang sudah ada di poin sebelumnya. Berikut skema jaringan komputer metode VLAN dan IP Address dari masing-masing ruangan :

(45)

Untuk menunjang jaringan usulan ini penulis melakukan perubahan dan penambahan dalam segi perangkat keras (hardware), semula media penghubung PC di setiap unit memakai Hub di gantikan dengan perangkat Switch, dan untuk menunjang jaringan komputer dengan metode Vlan beserta keamanannya penulis menambahkan perangkat router sebagai pengatur hak akses data.

Tabel III.1

Daftar IP Address pada jaringan Yayasan Qobasat Annur Bekasi Ruang Yayasan

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User PC_Yayasan_1 192.168.10.2 255.255.255.0 192.168.10.1 Ketua Yayasan PC_Yayasan_1 192.168.10.3 255.255.255.0 192.168.10.1 Skretaris 1 PC_Yayasan_1 192.168.10.4 255.255.255.0 192.168.10.1 Skretaris 2 Printer_TU 192.168.10.4 255.255.255.0 192.168.10.1 Skretaris 2 Ruang Bendahara Yayasan

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User PC_Bendahara_1 192.168.20.2 255.255.255.0 192.168.20.1 Bendahara PC_Bendahara_2 192.168.20.3 255.255.255.0 192.168.20.1 Kasir 1 PC_Bendahara_3 192.168.20.4 255.255.255.0 192.168.20.1 Kasir 2 Printer_Kasir2 192.168.20.4 255.255.255.0 192.168.20.1 Kasir 2 Ruang Unit TK IT

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User TK_IT_1 192.168.30.2 255.255.255.0 192.168.30.1 Kepsek TK_IT_2 192.168.30.3 255.255.255.0 192.168.30.1 Tata Usaha TK_IT_3 192.168.30.4 255.255.255.0 192.168.30.1 Umum Printer_TKIT 192.168.30.4 255.255.255.0 192.168.30.1 Umum Ruang Unit SD_IT

(46)

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User MI_U_1 192.168.50.2 255.255.255.0 192.168.50.1 Kepsek MI_U_2 192.168.50.3 255.255.255.0 192.168.50.1 Tata Usaha MI_U_3 192.168.50.4 255.255.255.0 192.168.50.1 Umum Printer_MI_U 192.168.50.4 255.255.255.0 192.168.50.1 Umum Ruang Unit SMP-IT

Perangkat IP Address Subnet Mask Gateway User SMP_IT_1 192.168.60.2 255.255.255.0 192.168.60.1 Kepsek SMP_IT_2 192.168.60.3 255.255.255.0 192.168.60.1 Tata Usaha SMP_IT_3 192.168.60.4 255.255.255.0 192.168.60.1 Umum Printer_MI_U 192.168.60.4 255.255.255.0 192.168.60.1 Umum Ruang Unit SMA_U

(47)

Sebelum penulis memulai membuat skema jaringan usalan yang baru, tampilan awal Cisco Packet Tracer 6.2 seperti dibawah.

(48)
(49)

Gambar.3.4. Hasil dari konfigurasi vlan 10

(50)

Gambar.3.5. Pembuatan vlan pada ruang pegawai bendahara

(51)

Gambar.3.6. Hasil dari konfigurasi vlan 20

Untuk konfigurasi vlan pada unit TK, SD, MI, SMP, SMA dilakukan dengan proses yang sama dengan konfigurasi pada ruang yayasan dan bendahara.

(52)

Gambar.3.7. Konfigurasi mode Trunk

(53)

Gambar.3.8. Hasil dari konfigurasi mode Trunk

Dan untuk proses konfigurasi mode trunk selanjutnya pada ruang-ruang pegawai dan unit lainya, dilakukan dengan cara yang sama hanya berbeda interface dan port jaringanya.

(54)

Gambar.3.9. konfigurasi pada router

(55)

Gambar.3.10. Konfigurasi ACL (A

(56)

Gambar.3.11. Konfigurasi ACL (Acces List Cisco)

Setelah proses keseluruhan selesai kita bisa cek koneksi dengan cara PING dari masing-masing user ke user dan masing-masing user ke server. Pertama kita cek koneksi user ke user (PING)

(57)
(58)
(59)

Gambar.3.14. Testing Koneksi PC Bendahara ke Server

Setelah dalam jaringan di lakukan konfigurasi Access list Cisco (ACL), hak akses user terhadap server terbatasi, hanya yang mendapatkan akses yang bisa mengakses data dari server. Kali ini PC bendahara yang mendapatkan akses penuh terhadap data pada server.

BAB IV

PENUTUP

(60)

Berdasarkan hasil riset dan analisa jaringan komputer yang digunakan pada Yayasan Qobasat Annur, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Jaringan komputer LAN (Local Area Network) pada Yayasan Qobasat Annur, termasuk dalam medium sized office (10-100 users), terdiri dari 21 unit komputer dan 8 switch.

2. Untuk topologi yang digunakan pada skema jaringan yang ada di Yayasan Qobasat Annur adalah topologi star. Konektornya menggunakan RJ45 di masing-masing kabel.

3. Secara umum seluruh komputer yang di pakai di Yayasan Qobasat Annur menggunakan OS Windows 7 kecuali pada ruangan Bendahara dan Kasi (penerima pembayaran siswa).

4. Secara keseluruhan skema jaringan yang digunakan sudah berjalan pada Yayasan Qobasat Annur Bekasi sudah relatif baik. Kekurangan hanya saja tidak adanya hak akses dan sedikit ke amanan untuk menghindarkan berkas atau data penting di akses orang tak di kenal.

4.2. Saran

(61)

1. Guna meningkatkan kinerja pada komputer maka harus dilaksanakan maintenance atau perawatan rutin baik itu dalam segi perangkat keras (Hardware) maupun perangkat lunak (Sofware) . untuk menjamin kestabilan jaringan komputer pada Yayasan Qobasat Annur.

2. Perlu adanya penambahan perangkat keras (hardware) WIFI sebagai media jaringan komputer secara wireles sehingga pegawai pada Yayasan Qobasat Annur lebih fleksibel mengakses jaringan komputer yang ada.

Gambar

Gambar. II.1. Local Area Network
Gambar. II.2. Wide Are Network
Gambar. II.3. Metropolitan area network
Gambar. II.4. Jaringan Client Server
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh selama kerja praktek diharapkan dapat memberi masukan dan bahan evaluasi bagi penulis maupun bagi manajemen program siaran warnai

 Belajar mandiri 2 x 50 menit Mahasiswa dapat menyebutkan latar belakang peraturan perundangan jasa konstruksi Rubric holistik 12 Mahasiswa mampu memahami dasar

IMPROVING TH E STUDENTS’ SPEAKING ABILITY I NN ANALYTICAL EXPOSITION TEXT THROUGH QUESTION GENERATION STRATEGY AT GRADE XI STUDENTS OF SMAN 1 PULAU RAKYAT IN ACADEMIC YEAR

• Pangsa pasar untuk produk instrumen musik string dan piano di Hungaria cukup besar, mengingat bahwa di Hungaria sangat besar unsur musik klasik dan

Keuntungan menggunakan sinar UV, diantaranya tidak beracun, tidak menghasilkan produk sampingan yang beracun (significant nontoxic), tidak berbahaya pada kelebihan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah dengan

Jika telah menerima dana PKH, apakah besaran bantuan tunai sesuai dengan kriteria Peserta. Jika tidak mematuhi, apakah Peserta menerima pemotongan bantuan

struktur penahan bangunan agar tidak terjadi longsor karena samping gedung Galery merupakan jurang/ tanah miring, pembangunan pantry dan gudang agar memudahkan