• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN KUALITAS PASAR TRADISIONAL D

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENINGKATAN KUALITAS PASAR TRADISIONAL D"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENINGKATAN KUALITAS PASAR TRADISIONAL DENGAN MELIBATKAN SWASTA DALAM PEMBANGUNAN

Pasar tradisioanal merupakan salah satu aset perkotaan yang harus tetap dijaga keberadaannya. Hal ini dikaranenakan pasar telah menjadi salah satu jantung perkonomian masyarakat. Selain itu pasar tradisional juga telah menjadi salah satu wadah untuk mencapai kesehahteraan rakyat Indonesia yg merupakan pondasi dari perekonomian nasional karena ketika ekonomi kolaps di beberapa daerah akan tumbuh kegiatan perkonomian dari rakyat yang memeberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi.

Pasar tradisional juga mepunuyai peran strategis dalam hal penyerapan tenaga kerja. Data BPS menunjukkan bahwa pada tahun 2012 sektor ritel dari pasar tradisional mampu menyerap 23,4 juta tenaga kerja (sekitar 21,3%) dari total tenaga kerja Indonesia. Angka tersebut menunjukkan bahwa tenaga kerja di sektor ritel pasar tradisional menempati urutan kedua setelah sekor pertanian yang menampung 39,3 juta tenaga kerja (sekitar 35,8%) dari total tenaga kerja Indonesia.

Namun belakangan ini pasar tradisional rawan untuk ditinggalkan oleh masyarakat. Kondisi pasar tradisional yang menyuguhkan pemandangan kotor, sampah berserakan, becek, dan bau membuat konsumen pasar enggan untuk mengunjungi pasar tradisional terlebih karena semakin banyak munculnya pasar modern yang memberi fasilitas lebih kepada konsumennya dengan harga produk yang dijualnya lebih stabil daripada yang disuguhkan oleh pasar tradisional. Kondisi ini sangat memprihatinkan kondisi pasar tradisional yang terancan akan tergeser oleh keberadaan pasar modern.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan citra pasar tradisional lagi adalah dengan melakukan revitasasi pasar melalui renovasi pasar. Ronovasi yang dilakukan terhadap pasar tradisional haruslah mampu menghilangkan pandangan masyarakat tentang situasi pasar tradisional yang terkesan kumuh.

Namun kendala dana biasanya merupakan jawaban yang muncul untuk melakukan revitalisasi maupun renovasi pasar tradisional. Pemerintah daerah kabupaten yang memiliki tanggung jawab dalam pemeliharaan pasar tradsional kebanyakan mendapatkan kendala dari segi pendaanan untuk melakukan pembangunan pasar tradisional. Dana APBD yang terbatas, program pembangunan untuk berbagai sektor menjadikan pemerintah kabupaten kesusahan untuk melakukan pembangunan pasar tradisional.

Permasalahan pembiayaan pembangunan tersebut sering dijumpai di lapangan, terutama pada daerah-daearah kecil yang memang APBD nya terbatas untuk melakukan pembangunan. Namun suatu permaslahan pasti mempunyai suatu solusi. Salah satu solusi yang bisa mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan pembangunan dengan skema Kerjasama Pemerintah Swasta.

(2)

Salah satu praktek kerjasama antara pemerintah swasta terhadap pembangunan pasar tradisional adalah proyek pembangunan Pasar Rembang yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Rembang. Pembangunan pasar tradisional yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Rembang adalah dikarenakan timbulnya beberapa masalah pada pasar tradisional seperti kapasitas pasar yang sudah tidak memadai serta kondisi pasarnya yang semrawut serta terancamnya eksistensi pasar dengan pasar modern yang ada.

Alasan Pemerintah Kabupaten Rembang memilih skema KPS adalah dikarenakan APBD yang disediakan tidak mencukupo untuk melakukan revitaliasi pasar, selain itu melalui skema KPS juga merupakan alternative potensial untuk penyediaan fasilitas/ infrastruktur publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Adapun model KPS yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang dengan piha swasta adalah Build Operate Transfer (BOT). BOT sendiri adalah jenis KPS dimana pihak pemerintah berperan dalam hal penyediaan aset seperti tanah serta regulasi untuk memudahkan pengerjaan proyek, sedangkan pihak swasta berperan dalam hal pembangunan dan pengoperasionalan dalam hal ini Pasar Rembang itu sendiri. Setelah pihak swasta mendapatkan balik modal dan keuntungan, pengoperasionalan Pasar Rembang dikembalikan kepada pihak Peherintah Kabupaten Rembang. Kegiatan kerjasama ini kira-kira berlangsung hingga 20tahun.

Adapun manfaat yang didapatkan pemerintah Kabupaten Rembang dari kerjasama ini terdiri dari manfaat langsung dan manfaat tak langsung Manfaat langsung adalah manfaat yang langsung diperoleh dengan adanya pembangunan Pasar Tradisional Rembang dapat berupa peningkatan output secara kuantitatif maupun kualitatif. Adapun contoh dari manfaat langsung ini adalah pendapatan dari Sewa bangunan ruko, toko, kios dan los (yang diangsur selama 5 tahun), pendapatan dari Jasa pelayanan Listrik dan air; pendapatan dari Jasa pelayanan Kebersihan; pendapatan dari Jasa Keamanan; pendapatan dari perparkiran;p endapatan dari MCK; dan pendapatan dari Jasa pelayanan Fasilitas Umum.

Sedangkan mannfaat taklangsung adalah manfaat yang muncul diluar proyek, namun sebagai dampak dari adanya proyek pembangunan Pasar Tradisional Modern Rembang . Manfaat ini berupa meningkatnya pendapatan masyarakat disekitar Pasar Tradisional Modern sebagai akibat meningkatnya aktivitas ekonomi meskipun sulit untuk diukur.

Dari paparan mengenai kerjasama yanga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang dapat diambil kesimpulan bahwa upaya untuk melakukan revitalisasi terhadap pasar tradisional masih mungkin untuk dilakukan. Kendala pembiaayan berupa APBD yang tipis dapat diatasi dengan pelibatan pihak swasta dalam pembgunan pemerintah. Melalui pemaparan skema pembiayaan pembangunan diatas diharapkan agar pemerintah Kabupaten agar dapat memilih skema KPS sebagai cara alternatif untuk melakukan suatu pembangunan, terutama pada kasus ini adalah pembangunan pasar tradisonal agar terjaganya eksistensi pasar tradisional yang merupakan salah satu pondasi perekonomian nasional

Referensi

Dokumen terkait

Motivasi yang berasal dari kata motif adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan- kegiatan tertentu guna mencapai suatu

Ya Tuhan yang telah memilih dan memanggil kami untuk menjadi murid-Mu, kami menyadari bahwa kami adalah umat yang berdosa!. Kami cenderung lebih mengasihi diri kami

Dalam hal hubungan kerja berakhir karena Pekerja/Buruh meninggal dunia Perusahaan wajib memberikan kepada ahli warisnya sejumlah uang yang besar perhitungannya

BAZNAS Kabupaten Kulonprogo belum efektif, ini dapat dilihat dari beberapa hal sebagai berikut: (1) dana zakat yang di kumpul masih sedikit, sehingga penyaluran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan secara langsung mengenai mekalisme transfer debet cek dan bilyet giro melalui Sistem Nasional Bank Indonesia pada

Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat ditarik suatu kesimpulan mengenai pengaruh dari ukuran roda terhadap jarak pengereman khususnya ukuran diameter dan

PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK

Abstrak: Desa Puntukdoro merupakan desa mitra dan binaan Universitas PGRI Madiun. Desa ini memiliki beberapa permasalahan diantaranya limbah ternak yang digunakan tanpa