ANALISIS NOVEL "MY IDIOT BROTHER" MELALUI
PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA
Untuk memenuhi tugas uts mata kuliah TEORI SASTRA
Dosen Pengampu : Wahid Khoirul Ikhwan, S.Pd., M.Pd. Di susun oleh:
Nama : Khaidir Ali Al-Azis Nim : 130621100033 Kelas : PBSI_A
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Universitas Trunojoyo Madura
Tahun ajaran 2014
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang masalah
cara-cara yang sesuai dengan sifat hakikat karya sastra, yakni melalui sebuah pendekatan atau teori sastra.
Pertengahan tahun 1970, di Indonesia mulai dikenal adanya teori-teori sastra, misalnya strukturalisme dan sosiologi sastra. Orientasi sastra keduanya sangat berbeda. Strukturalisme memandang karya sastra sebagai sesuatu yang mandiri, yang penelitiannya berpusat pada struktur dalam karya sastra. Sedangkan sosiologi sastra berorientasi mimetik, memandang karya sastra sebagai cerminan masyarakat, yang perhatiannya berpusat pada struktur kemasyarakatan dalam karya sastra (Pradopo: 1995, v).
Karya sastra erat kaitannya dengan kehidupan. Karya sastra merupakan buah pikiran dari seorang pengarang. Antara seorang pengarang dengan pengarang yang lain dalam menampilkan karyanya berbeda, sebab mereka mempunyai ciri khas yang berbeda-beda.
Meskipun terdapat perbedaan diantara pengarang yang satu dengan yang lain tetapi permasalahan yang dibahas hampir sama yaitu berbicara
tentang kehidupan. Hal ini sesuai dengan pendapat Wellek dan Warren (diindonesiakan oleh Budianta 1970:109) yang mengatakan bahwa sastra menyajikan kehidupan yang sebagian besar terdiri atas kenyataan sosial, walaupun karya sastra juga meniru alam dan dunia subjektif manusia. Novel adalah salah satu karya sastra kreatif yang berbentuk prosa. Berbeda dengan puisi dan drama, prosa lebih menonjolkan sisi narasinya. Begitu juga dengan novel, ia tidak dapat dibaca hanya dengan “sekali duduk” sebab novel pendeskripsiannya lebih detail dan lebih panjang alurnya dibandingkan cerpen.
Salah satu ciri khas yang segera dapat kita saksikan dari karangan jenis ini ialah bentuknya yang bersifat pembeberan. Melalui karyanya tersebut seakan-akan pengarang berusaha menguraikan seluruh unkapan perasaan dan pikirannya secara terperinci. Segala peristiwa dan kejadian serta keseluruhan jalan hidup tokoh ceritanya diuraikan sedemikian rupa sehingga pembaca dengan mengiuti dan memahaminya (Suharianto 2005:15)
Saat ini, novel-novel yang berasal dari pengalaman sosial dan kejiwaan pengarang sendiri amat sulit ditemukan. Sebab penggunaan imajinasi dan pengalaman orang lain lebih banyak digunakan daripada pengemasan sosiologis yang nyata ke dalam fiksi.
Novel my idiot brother adalah salah satu novel fiksi dari penulis yaitu agnes davonar. Agnes davonar di kenal sebagai blogger papan atas indonesia dengan sejumlah prestasi internasional, ia juga dikenal sebagai penulis best seller yang telah melahirkan 8 novel fiksi dan 2 biografi sukses yang diakui di beberapa perpustakaan universitas asing. Salah satu karyanya adalah novel my idiot brother mengambarkan
B. Sinopsis
My idiot brother adalah sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan seorang gadis remaja berumur 13 tahun yang hoby bermain basket. Gadis yang bernama Angel ini tidak pernah bisa
menerima keadaan kakaknya Hendra yang terlahir dengan keterbelakangan mental.
Hari-hari Angel selalu diisi dengan menjaga kakaknya, suatu pekerjaan yang sangat dibencinya ini hanya memiliki satu alasan, yaitu untuk mendapatkan uang saku lebih dari ibunya. Angel merasa tidak adil dengan perlakuan ibunya yang selalu memberikan uang saku kakaknya lebih banyak, sedangkan dia harus membanting perasaan dengan cara seperti ini agar dapat lebih. Tidak adil, bagaimanapun Angel bukan anak kecil lagi yang masih suka bermain monopolian, permainan yang sangat digemari kakaknya. Ia malu jika teman-teman sekolahnya tahu keadaan kakaknya yang idiot menjadi bahan ejekan disekolah, terutama Agnes yang selalu bermusuhan dengan Angel dan merasa kalau Angel adalah ancaman baginya untuk mendapatkan hati seorang pria bernama Aji. Dan itu terjadi ketika ibunya dengan sengaja membawa kakaknya yang idiot itu ke sekolah untuk menjemputnya karena ibunya harus pergi arisan mendadak. Dari situ Angel tidak bisa menutupi tentang kondisi
keluarganya. Lebih-lebih tentang nilai Angel yang kurang, menjadi
pelengkap bagi Agnes untuk mengejek Angel sebagai perempuan bodoh dan Idiot seperti kakaknya. Ini memperparah kebencian Angel terhadap kakaknya. Diusir dari kamar, di omelin, di kata-katain, tentu saja itu hanya berani dilakukannya ketika di belakang ibunya.
Sangat bertolak belakang dengan Hendra, kakaknya yang Idiot itu. Meski Angel menaruh kebencian lebih terhadapnya, Hendra tidak pernah
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
Sosiologi sastra merupakan pendekatan yang bertitik tolak dengan orientasi kepada pengarang. Abrams via internet (1981 :178) mengatakan sosiologi sastra dikenakan pada tulisan-tulisan para kritikus dan ahli sejarah sastra yang utamanya ditujukan pada cara-cara seseorang pengarang dipengaruhi oleh status kelasnya, ideologi masyarakat, keadaan-keadaan ekonomi yang berhubungan dengan pekerjaannya, dan jenis pembaca yang dituju. Kesemuanya itu terangkum dalam aspek yang membangun sebuah cipta sastra, salah satu aspek yang membangun keutuhan sebuah cerita adalah menyangkut perwatakan tokoh-tokohnya. Ciri-ciri perwatakan seorang tokoh selalu berkaitan dengan pengarang dan lingkungan di mana ia hidup. Demikian juga menyangkut tipe orang atau tokohnya. Biasanya dalam setiap cerita selalu terdapat beberapa tokoh, dalam hal inilah pengetahuan sosiologi berperan mengungkapkan isi sebuah karya sastra.
Konsep sosiologi sastra didasarkan pada dalil bahwa karya sastra ditulis oleh seorang pengarang, dan pengarang merupakan a salient being, makhluk yang mengalami sensasi-sensasi dalam kehidupan empirik masyarakatnya. Dengan demikian, sastra juga dibentuk oleh masyarakatnya, sastra berada dalam jaringan sistem dan nilai dalam masyarakatnya. Dari kesadaran ini muncul pemahaman bahwa sastra memiliki keterkaitan timbal-balik dalam derajat tertentu dengan masyarakatnya, dan sosiologi sastra berupaya meneliti pertautan antara sastra dengan kenyataan masyarakat dalam berbagai dimensinya.
bahwa tujuan studi sosiologis dalam kesusastraan adalah untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai hubungan antara pengarang, karya sastra, dan masyarakat. Ratna via Sutri (2006: 332-333) mengemukakan bahwa sastra memiliki kaitan erat dengan masyarakat.
BAB III PEMBAHASAN
Dalam novel ini ada tiga bagian hal yang menarik dalam kaitanya dengan sosiologi satra yaitu (a) tentang kehidupan sosial Angel. ( b) kehidupan sosial Angel di sekolah. (c) kisah asmara Angel.
Angel adalah seorang gadis remaja yang cantik tapi di kenal dengan cewek yang tomboy dengan kehidupan sederhanya, ia mempunyai ibu yang pekerjaanya hanya sebagai ibu rumah tangga, ayah bekerja di pertambangan laut lepas dan ia hanya pulang tiga sampai enam bulan sekali dan dia hanya memiliki satu saudara yaitu kakaknya yang bernama Hendra namun, Hendra berumur lima belas tahun, bertubuh sedikit
gemuk namun tidak seperti remaja lainya dia memiliki keterbelakangan mental yang di sebut dengan penyakit down syndrome. Penyakit yang membuat pikiranya sudah berusia delapan belas tahun tapi pola pikirnya mundur sepuluh tahun.
Hal inilah yang membuat aggel malu mempunyai kakak yang tidak normal sehingga begitu membenci kakaknya, seperti kutipan brikut :
“melahirkanku adalah salah sati cara mereka bahwa percaya bahwa aku bisa menjadi cahaya dalam keluarga kecil meraka. Tapi aku merasa, aku ini di manfaatkan ibuku sebagai perawatan kakaku saja. Ibu sering kali mengajarkan aku untuk sayang dan peduli pada kakakku tapi aku justru merasa, kakakku ini menjadi beban dalam hidupku. Bebean yang
membuat aku malu dan sulit percaya kalau keluarga kami ini sempurna. Sekeras apapun aku berfikir, aku merasa ini tidak adil. Mengapa tuhan memberikan takdir kami seperti ini?” ( hal 13-14). Dan
“aku menjaadi sangat benci dengan kakakku. Aku merasa malu memiliki kakak yang seperti ini ada di sampingku………”. ( Hal 24)
Memang sudahlah menjadi pandangan yang umum bila seseorang itu memiliki rasa malu jika mempunyai saudara yang tidak normal, malu mengakui bahwa inilah keluarga saya. Manusia memang jarang sekali bisa bersyukur menerima apa yang telah di berikan kepada kita, inilah
pandagan sosial bahwa angel yang tag bisa mesyukuri karunia tuhan yang telah di b erikan kakak yang kurang sempurna di matanya.
Berbeda dengan kakaknya yang begitu sangat menyayangi adiknya biarpun ia tahu bahwa adinya begitu sangat membencinya bahakan ia rela memberikan apapun untuk adiknya supaya ia bisa bahagia, di jelaskan oleh kutipan berikut :
“adik selalu sayang pada kakak…kakak juga selalu sayang pada adik”. ( hal 92)
******
Karena suster tidak ingin mendegarkan kakakku, kakakku nekad
menusukkan dirinya dengan jarum dan itu membuat kepanikakan. Suster-suster berteriak, ibu dan dokter mendekati suara itu. Ternyata kakak terlihat sudah berlumuran darah di tangganya kerena menusuk dirinya dengan jarum.
“kakak! Kakak kenapa jadi seperti ini?”
“untuk adik,bu…. Untuk adik… selamatkan adik “
Ibu angel kerap sekali memarahi angel kerana sifatnya yang
pemelas dan sifat nya yang begitu benci kepada kakanya yang idiot itu. Di jelaskan pada kutipan berikut :
"Dasar anak pemalas"! kata ibukun smabil menareuh piring di meja dapur dan beranjak perdi ke kamarku yang terletak di atas lantai dua.
“ibu kejam sekali ya, ibu sogok angel ya?”
“untuk apa ibu sogok kamu? Ibu hanya ingin ajarkan kamu bagaimana sulitnya mencari uang.”
“mencari uang dengan bermain sama kakakku yang idiot itu? Emangnya angel ini babysister??”
Kalau sudah begitu, bersiap-siaplah kepalaku merasakan jitakan khas ibuku yang bisa membuat kepalaku benjol kerena emosinya.
Tetapi bersukur sekali karena angel mempunyai ayah yang
bertangung jawab yang begitu menyayanginya dan memanjakan dia. Jika ayahnya pulang Angel tinggal sebutin apa saja yang ia mau. Bahkan nilai Angel jika ia jelek ia tetap di di bal dan di sayang oleh ayahnya. Seprti kutipan berikut :
Ia selalu bilang. "gak peduli betapa buruknya nilai kjamu asal kamu naik kelas, mau rangkin terakirpun ayah sudah cukup puas".
Karena sifat orang tua yang memanjakan anaknya inilah yang membuat anak-anaknya menjadi malas belajar. Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi kepada stiap orang tua, sehatusnya orang tua mengarahkan ke hal yang lebih baik lagi.
B. Tentang kehidupan sosial angel di sekolah
Di sekolah di mana tempat kita mendapatkan ilmu, bergaul degan teman, bahkan bermain. Seprti angel dia juga masih sekolah tetapi dia tidak meiliki banyak teman cewek sekolah, karena ia di kenal cewek yang tomboy. Dia gemar sekali bermain bola basket bersama teman laki-laki yang berbeda kelas denganya. Dan hanya pelajaran basketlah dia m endapatkan nilai A sedang yang lainya, katanya seperti rumah kebakaran. Seperti biasa di sekolah pasti yang namanya anak geng atau atau sekelompok anak yang merasa paling keren, paling berkuasa. Di sekolah angel pun juga ada bahakan mereka tak jarang bertengkar atau
bermusuhan karena sesuatu cewek yang di benci angel ialah agnes dan memiliki dua temannya, yaitu fifi bertubuh tinggi dan kurus yang satunya bernama maria bertubuh gempal. Awal permusuhan anggel yaitu ketika angel di suruh nurut ama agnes, di jelaskan pada kutipan berikut : "hallo? Emangnya lho siapa? Memangnya putrid presiden samapi gue harus nurut sam lho?'kataku dalam hati saat dia secara tiba-tiba memintaku untuk menhapuskan papan tulis yang kotor'
"Gue inikan ketua kelas lho!" "so what?"kataku menantang.
"ok, kalau loe gak mau dengerin gue, mulai saat ini lho musuh gue!"
Seharusnya hal kelompok-kelompok yang kurang baik ini harus dihapuskankarena akan menganggu dalam proses belajar di sekolah sehingga tidak tercipnya rasa nyaman dan aman saat belajar di sekolah. Di sekolah angel juga sering di ejek temen-temannya ketika tau kalau angel mempunyai kakak yang idiot . Kejadian itu ketika pas ibunya mau buru-buru harus pergi ke acra arisan dadakan, karena pas itu ibunya lah yang dapat uangny, lalu ibu menitipkan hendra kepada adiknya yaitu angel. seperti kutipan berikut :
Tiba-tiba saja memanggilku, "angel"
Aku menoleh dan terkejut ketika mereka mendatangiku. "ibu ngapain kesini?"
"ibu buru-buru habis pergi dari salon sama kakakmu, ini ibu titip kakak mu dulu. Ibu harus pergi keacara dadakan, inin penting karena hari ini ibulah yang dapat uanganya.
"tapi kan bisa tunggu di rumah, Angel juga akan pulang kok."
"sudah bawel, ini ajak kakakmu pulang, naik becak atau bajaj,"kata ibuku yang langsung pergi meninggalkan ku".
Di saat itulah, Angnes dan teman-temanya melihatnya. Semua orang itu melihat kakaknya yang tertarik melihat orang-orang bermain basket.
Di sekolah pun angel juga pernah berantem dengan angnes
kejadian itu dilapangan ketika angnes dan angelbermain basket. Kejaidian di awali dengan pertengkarang anges dan kemudian angnes menampar pipi angel tetap di pipi kananya, dan angnes pun menampar balik
sehingga terjadi perkelahian.
C. Kisah asmara angel
Cinta memang tag bisa di pisahkan dengan manusia, cinta kadang membuat kita bahagia namun juga bisa sebaliknya. Apa lagi anak jaman sekarang bukan anak remaja jika tidak kenal apa itu cinta.
Tag jauh berbeda dengan gadis yang menginjak remaja ini diam-diam dia mulai juga meraskan jatuh cinta kepada seseorang yang baru saja ia lihat.kejadian ini ketika angel di hokum guru matematikanya suruh keluar kelas dia merasa bosan dan dia menuju ke lapangan, kemudian dia
menjumpai anak laki yang belum pernah ia lihat, pertamanya melihatnya angel pun langsung jatuh cinta padanya. Laki-laki itu bernama aji.
Lama kelamaan meraka pun semakin dekat, waktu itu ketika aji mau mengadakan acara ulang tahun aji di café dan saat itulah anges menjafi tamu yang sepesial.
Tetapi sebaliknya rasa cinta angel kepada kakaknya, angel begitu membenci kakaknya. Biarpun kakaknya begitu sangat menyanyi adiknya bahkan dia rela memberikan nyawanya asalkan anges bahagia.
angnes ia tertabrak montor dan di bawa ke rumah sakit. Angnes kehabisan darah, dan kakaknya pun ,mendonorkan darahnya kepada adinya sehingga mengakitkan kakaknya meninggal dunia karena dia hanya ingin anges tetap hidup. Dan akirnya angnes pun mnyesal talah mekmbanci kakaknya.
Seperti biasa penyesalan selalu dating terlambat ketika kita baru sadar ketika sesuatu yang membuat kita bahagia itu menghilang. Mungkin kata inilah yang pantas buat angel ia baru menyesali semuanya setelah kehilangan kakaknya. Seharusnya kitaharus bisa bersyukur atas apa yang telah di berikan alloh.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
1) sastra tidak lahir dalam situasi kekosongan budaya dan juga karya sastra merupakan karya
fiksi yang bersifat imajinatif, pengarang berusaha memanfaatkan kondisi sosial di sekitarnya sebagai objek karya sastra. Kehadiran sastra ada misi-misi tertentu dari seorang pengarang sebagai anggota masyarakat yang peka akan sentuhan-sentuhan situasional.
2) pada novel my idot brother terdapat kegiatan Sosial yang paling menonjol ada tiga unsur,
yaitu Kondisi social kehidupan angel, Kondisi sosial dan budaya ketika ikal ketika di sekolah, kisah cinta angel.
3) hubungan social dalam pada tokoh yang bernama angel yakni, tidak bisa bersyukur ketika
mempunyai kakak yang mempunyai keterbelakangan mental, dan hikmah yang dapt di ambil adalah kita harus menerima apapun keadaan saudara kita dengan ikhlas, dan jangan malu dengan keadaan saudara kita tersebut.
B. Saran