MEMBANGUN KOMUNIKASI
KUNCI
PERNIKAHAN HARMONIS
M EN GAPA M EN I KAH
Pernikahan
bisa
t erlaksana
di
karnakan
ada
unsur
perekat
:
KESEPAKATAN
Mat 18: 19
“ Dan lagi Aku berkat a
kepadam u:
Jika
dua
orang
dari
padam u
di
dunia
ini
se pa k a t
Ada beberapa pert anyaan
Mengapa
Anda
m em ut uskan
unt uk
m enikah ?
Dapat kah Anda m engingat
m as lalu
yang sarat dengan im pian, dam baan,
dan harapan indah di m asa depan ?
Pernikahan
sepert i
apa
yang
Anda
banyangkan ?
Bagaim ana
Anda
m em banyangkan
pernikahan ?
Ada 4 hal yang pent ing sangat
m em pengaruhi
KOM UN I KASI
Anda
dengan pasangan
Pernikahan adalah sebuah H AD I AH .
Sebuah hadiah biasanya dipilih dengan sangat hat i – hat i dan penuh pert im bangan. Hadiah it u dirapkan dapat m ebahagiakan & m em uaskan si penerim a, sert a m engungkapkan perasan yang t erdalam dari si pem beri.
Pernikahan adalah panggilan unt uk M ELAYAN I
Pernyat aan ini kurang populer dan kurang di perhat ikan dalam banyak pernikahan, Nam un t unt unan bagi pernikahan Krist en adalah Alkit ab. Rasul Paulus m enasehat kan kit a supaya m erendahkan diri seorang kepada yang lain di dalam t akut akan Krist us
Filipi 2: 4- 9
Ef 5 : 21- 25
1 Tes 5: 11
Pernikahan m encakup
KEI N TI M AN
Wanit a lebih m engut am akan k e in t im a n e m osion a l
Pria lebih m engut am akan k e in t im a n fisik ( logik a )
Ke in t im a n Roh a n i adalah dasar yang dibut uhkan t erw uj udnya k e in t im a n y a n g se j a t i.
Mengkomunikasikan diri yang sejati
Kominikasi adalah proses berbagi diri, dengan kata (Verbal) atau tanpa kata – kata (Nonverbal), agar pihak lain dapat memahami dan menerima maksud Anda.
Komunikasi baru berhasil bila orang lain dapat menerima pesan dengan kata (Verbal) atau tanpa
kata – kata (Nonverbal).
Dukungan Tingkat 1 Dukunganyang diinginkan oleh kita semua. Ini terjadi jika pasangan Anda menyetujui sepenuhnya tujuan, gagasan, atau kenyakiyan Anda. Banyak orang mengira inilah satu-satunya yang disebut dukungan. Yang paling mudah untuk dilakukan, harena mendukung sesuatu yang disetujui tak menimbulkan masalah.
Dukungan Tingkat 2
Dukungan Tingakt 3 Lebih menyerupai tindakan cuci tangan. Anda tidak setuju dengan pasangan Anda dan sama sama sekali tidak mendukungnya, tetapi Anda juga tidak melarang atau mempermasalahkannya.
Dukungan Tingkat 4
Gaya 1 : Si Penganggap
Si Penganggap umumnya melakukan satu kesalahan yang cukup serius dalam komunikasi, yakni
menganggap orang lain pasti memahami isi hatinya.
Gaya 2 : Si Sepenggal Bagi Si Sepenggal, pikirannya bergerak telalu cepat atau lidahnya terlalu lamban sehingga maksud hatinya tidak tertuang sepenuhnya melalui bahasa ucapan.
Gaya 3 : Si Peremeh
Gaya 4 : Si Penyenang Bicara dengan Si Penyenang memang bisa menyenangkan karena ia akan mengangguk-angguk saja, namun biasanya gaya komunikasi ini dapat mendangkalkan relasi pribadi. Sukar sekali untuk mengetahui hati Si Penyenang karena ia
tidak terbuka. Ketidakterbukaannya itu juga cenderung membuatnya menumpuk semua perasaan dalam hati. Kalau tidak tertahankan, ia mudah menjadi orang tertekan dan tidak bahagia.
Gaya 5 : Si Pelupa
Baik lupa atau melupakan informasi yang akhirnya dibutuhkan oleh orang lain cenderung melemahkan kepercayaan orang pada dirinya sendiri.
Gaya 6 : Si Pendebat Si Pendebat cenderung melemparkan fokus masalah ke pihak lawannya sehingga ia bebas dari kesulitan.
Gaya komunikasi ini bisa menimbulkan rasa tidak suka dan jenuh pada orang lain karena bicara dengannya membuat diri merasa diserang. Lebih jauh lagi,
Gaya 7 : Si Talenan
Ia tidak suka keributan dan baginya silang pendapat tidaklah bijaksana, jadi, harus dihindarkan.
APA MAKNA KOMUNIKASI TANPA KATA – KATA
(NON VERBAL) ANDA.
Kita bernyayi, menagis, berbicara, menggerutu,
meleluarkan kata-kata yang menyatakan
bahagia, sukacita, putus asa, atau marah,
inilah
Komunikasi Verbal
atau dengan kata lain
Melalui
komunikasi non verbal
, orang bisa
mengambil suatu kesimpulan mengenai suatu
kesimpulan tentang berbagai macam persaan
orang, baik rasa senang, benci, cinta, kangen
dan berbagai macam perasaan lainnya
Bentuk
komunikasi
non
verbal
sendiri di
SENTUHAN
Sentuhan
dapat
termasuk:
bersalaman,
GERAKAN TUBUH
Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau
VOKALIK
Vokalik
atau
paralanguage
adalah
unsur
BAHASA TUBUH JADIKAN DASAR DASAR UNTUK
MEMBERI TANGGAPAN
Sadarilah pesan – pesan nonverbal yang anda
sampaikan kepada pasangan Anda
Pahamilah dengan benar makna pesa-pesan
noverbal pasangan Anda
Kembangkanlah
ketrampilan
berbahasa
nonverbal
Belajar
untuk
menyelaraskan
komunikasi
Komunikasi nonverbal sama seperti kode atau
isyarat,
untuk
memahaminya,
kita
perlu
mengartikannya, mengolah, memperhalus, dan
memperbaikinya.
Nada
suara
dan
perubahannya
juga
TALEN TA M EN D EN GARKAN
Salah sat u hadiah t erindah yang dapat diberikan seseorang kepada sesam anya adalah
m endengarkan. I nilah t indakan yang kasih dan perhat ian
Maz 34: 16- 19
Am s 18: 13
Am s 18: 17
Perbedaan Mendengar &
Mendengarkan
Kat a m endengar diar t ikan suat u kesanggupan yang lahir bersam a kit a yang m elibat kan t elinga sehingga ada kepuasan at au infor m asi unt uk kepent ingannya.
3 m acam klasifikasi
m endengarkan
Anda m em usat kan per hat ian pada pem bicaraan yang sedang berlangsung dan sungguh – sungguh m elaksanakan ( Am s 18: 13 Jikalau seseorang m em beri j aw ab sebelum m endengar , it ulah kebodohan dan kecelaannya.)
Anda akan t ergoda unt uk bereaksi, dan pada saat it ulah anda akan kehilangan pesan – pesan yang t elah disam paikan.
Kendala Mendengarkan
Terlalu cepat m enarik kesim pulan.
PENJADI PENDENGAR YANG BAI K
M e n j a ba r k a n
Bahwa Anda m enanggapinya dengan penuh perhat ian & m enangkap dengar benar apa yang di ut arakan.
M e n ga m a t i
Mem usat kan perhat ian pada pesan yang
M e r e fle k sik a n
Suat u pernyat aan yang dipant ulkan dapat m enggugah seseorang unt uk m engekspresikan perasaannya, biasanya kat a – kat a yang m engungkapkan perasaan.
M e n ye lidik i
Dengan r espon ini akan t erungkap lebih banyak inform asi dari yang sudah diucapkan.
Ada 10 perint ah unt uk m enj adi
pendengan yang baik.
Jangang m enghakim i at au m enilai
sebelum Anda benar – benar m engert i.
Jangan m em bum bui at au
m enam bahkan pernyat aan orang lain.
Jangan biarkan pikiran m elant ur kem ana – m ana.
Jangan m enut up pikiran, t elinga, m at a t erhadap gagasan, kebenara, dan panfangan yang bet ent angan at au t idak Anda sukai.
Jangan biarkan hat i Anda m enguasai pikiran at au sebalikknya.
Jangan m eram pas wakt u orang lainunt uk m engem ukakan pendapat sendiri.
Jangan t akut m enerim a koreksi, m enghadapi kem aj uan, at au perbaikan