• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Pengembangan Peminatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Model Pengembangan Peminatan"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL PENGEMBANGAN

PEMINATAN, LINTAS MINAT DAN

PENDALAMAN MINAT

DI SMA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadlirat Allah SWT atas rahmat yang selalu

terlimpah dalam segenap kehidupan, sehingga dapat tersusunnya

Naskah Model Pengembangan Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman

Minat di SMA.

Naskah Model Pengembangan Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman

Minat di SMA ini dimaksudkan sebagai acuan dalam pelaksanaan dan

pengembangan tugas pokok Tim Pengembang Kurikulum (TPK) SMA

dalam melakukan program peminatan, lintas minat, dan pendalaman

minat di SMA. Model Pengembangan Peminatan, Lintas Minat, dan

Pendalaman Minat ini disusun untuk dapat membantu TPK SMA dalam

melaksanakan peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat sesauai

dengan tuntutan Kurikulum 2013.

Atas tersusunnya naskah ini penulis menyampaikan terimakasih kepada

semua pihak yang telah memfasilitasi, membantu dan mendukung

kelancaran penyusunannya melalui berbagai bentuk. Naskah ini masih

jauh dari kesempurnaan, dan masih banyak celah-celah kekurangan,

untuk itu saran, masukan dan kritik yang konstruktif sangat diperlukan

untuk penyempurnaannya.

Akhirnya semoga naskah bisa bermanfaat bagi rekan-rekan guru dalam

mengembangkan dan melaksanakan tugas-tugasnya, terutama dalam

tugas pengembangan instrumen penilaian, maupun analisis hasil

penilaian sebagai acuan pengembangan tindak lanjut pembelajaran.

Jakarta,

………..

2013

Direktur Pembinaan SMA

Harris Iskandar, Ph.D

NIP:

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...i

DAFTAR ISI...1

BAB I PENDAHULUAN...2

A. Latar Belakang...2

B. Tujuan... 4

C. Ruang Lingkup... 4

BAB II PENGERTIAN DAN KONSEP...5

A. Pengertian Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat...5

B. Konsep Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat...9

BAB IIIMEKANISME DAN PROSEDUR...12

A. Pengorganisasian...12

B Langkah-langkah Penentuan Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat...13

BAB IVPENUTUP...23

(4)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebagai konsekuensi keberadaan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMA menerbitkan berbagai model pendukung pembelajaran agar penyelenggaraan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia dapat memenuhi acuan atau standar tertentu. Berbagai standar tersebut adalah: (1) standar isi, (2) standar kompetensi lulusan, (3) standar proses, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.

Upaya pencapaian standar kompetensi lulusan (SKL) sebagaimana Permendikbud No. 54 tahun 2013, standar isi yang mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal sesuai Permendikbud No. 64 tahun 2013, serta kerangka dasar dan struktur kurikulum Permendikbud No 69 tahun 2013 yang merupakan landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada tingkat daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, merupakan pengorganisasian kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, dan kompetensi dasar pada setiap Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, isi kurikulum yang terdiri dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD), serta struktur kurikulum yang akan dicapai dan diikuti oleh peserta didik melalui proses pembelajaran dalam jenjang dan waktu tertentu.

(5)

meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spritual, dan kinestetik peserta didik.

SKL terdiri atas kriteria kualifikasikemampuan peserta didik yang diharapkan dapat dicapai setelahmenyelesaikan masa belajar secara tuntas di satuan pendidikan pada jenjangpendidikan dasar dan menengah. Agar KD, KI, maupun SKL tercapai, satuan pendidikan perlu mengelola stuktur kurikulum dengan cermat sehingga pada pelaksanaannya sejalan dengan kemampuan dan minat peserta didik.

Pilihan kelompok peminatan merupakan bagian penting dalam upaya pencapaian SKL, KI, dan KD oleh peserta didik. Hal ini dikarenakan ketepatan dalam memilih kelompok peminatan merupakan bagian dari rencana awal peserta didik untuk menentukan fakultas atau jurusan pada jenjang pendidikan selanjutnya yakni perguruan tinggi.

Untuk membantu peserta didik mencapai berbagai kompetensi yang diharapkan, pemilihan kelompok peminatan menjadi bagian penting diusahakan setepat mungkin. Dengan demikian, matapelajaran yang diambil akan sesuai dengan minat dan kemampuan serta berdampak pada perkembangan fisik dan psikologisnya.

(6)

khusus berupa dokumen sekolah. Dokumen ini selanjutnya menjadi acuan untuk pelaksanaan pemilihan kelompok peminatan maupun pemilihan matapelajaran lintas kelompok peminatan pada setiap awal tahun pelajaran dan acuan pelaksanaan pendalaman minat awal tahun pelajaran bagi pesrta didik kelas XI atau XII.

Guna mengimplementasikan Permendikbud nomor 54/2013 tentang SKL, Permendikbud nomor 64/2013tentang SI, serta Permendikbud nomor 69/2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurikulum, Direktorat Pembinaan SMA memandang perlu menyusun model penyelenggaraan peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat SMA sehingga dapat dijadikan acuan oleh satuan pendidikan.

B. Tujuan

Model ini bertujuan :

1. memberikan pemahaman lebih luas untuk melaksanakan pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat;

2. memberikan gambaran strategi implementasi pelaksanaan pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat;

3. mendorong peningkatan mutu pembelajaran melalui pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat yang tepat; dan 4. memberikan gambaran pindah pilihan kelompok peminatan.

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup model ini meliputi pengertian dan konsep penyelenggaraan

peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat

(7)

BAB II

PENGERTIAN DAN KONSEP

A. Pengertian Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat 1. Pengertian Peminatan

Peminatan adalah suatu keputusan yang dilakukan peserta didik untuk memilih kelompok matapelajaran sesuai minat, bakat, dan kemampuan selama mengikuti pembelajaran di SMA. Pemilihan peminatan dilakukan atas dasar kebutuhan untuk melanjutkan keperguruan tinggi.

Struktur kurikulum merupakan sekelompok matapelajaran yang dapat diikuti dan diambil selama peserta didik menempuh pendidikan seperti tertuang dalam PP No. 32 tahun 2013, Pasal 77B ayat(1) Struktur Kurikulum merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan Pembelajaran, matapelajaran, dan beban belajar pada setiap satuan pendidikan dan program pendidikan, dalam ayat (4) Struktur Kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan pengorganisasian matapelajaran untuk setiap satuan pendidikan dan/atau program pendidikan, serta ayat (7) Struktur Kurikulum untuk satuan pendidikan menengah terdiri atas: a. muatan umum; b. muatan peminatan akademik; c. muatan akademik kejuruan; dan d. muatan pilihan lintas minat/peminatan.

(8)

Tabel 1: Matapelajaran Pendidikan Menengah

MATAPELAJARAN

ALOKASI WAKTU PER MINGGU

X XI XII

Kelompok A (Wajib)

1. Pendidikan dan Budi Pekerti 3 3 3

2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4

4. Matematika 4 4 4

5. Sejarah Indonesia 2 2 2

6. Bahasa Inggris 2 2 2

Kelompok B (Wajib)

7. Seni Budaya 2 2 2

8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 3 3

9. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2

Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A dan B per

minggu 24 24 24

Kelompok C (Peminatan)

Matapelajaran Peminatan Akademik (SMA/MA) 18 20 20 Matapelajaran Peminatan Akademik dan Vokasi

(SMK/MAK)

JUMLAH JAM PELAJARAN YANG HARUS DITEMPUH

PER MINGGU (SMA/MA) 42 44 44

JUMLAH JAM PELAJARAN YANG HARUS DITEMPUH

PER MINGGU (SMK/MA) 48 48 48

Matapelajaran Kelompok A dan C adalah kelompok matapelajaran yang substansinya dikembangkan oleh pusat. Matapelajaran Kelompok B adalah kelompok matapelajaran yang substansinya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.

(9)

terdiri atas Matematika dan Ilmu Alam, Ilmu-ilmu Sosial,dan Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya; dan (c)Khusus untuk MA, selainpilihan ketiga kelompok peminatan tersebut, dapat ditambah dengan peminatan lainnya yang diatur lebih lanjut oleh Kementerian Agama.

a. Kelompok Matapelajaran Wajib

Kelompok Matapelajaran Wajib merupakan bagian dari pendidikan umum yaitu pendidikan bagi semua warganegara bertujuan memberikan pengetahuan tentang bangsa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan kehidupan pribadi peserta didik, masyarakat dan bangsa.

(10)

MATAPELAJARAN

ALOKASI WAKTU PER MINGGU

X XI XII

Kelompok A (Wajib)

1. Pendidikan dan Budi Pekerti 3 3 3

2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4

4. Matematika 4 4 4

5. Sejarah Indonesia 2 2 2

6. Bahasa Inggris 2 2 2

Kelompok B (wajib) 7

. Seni Budaya 2 2 2

8

. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 3 3 9

. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2

Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A dan B per

minggu 24 24 24

Kelompok C (Peminatan)

Matapelajaran Peminatan Akademik 12 16 16 Matapelajaran Pilihan Lintas Kelompok

Peminatan 6 4 4

JUMLAH JAM PELAJARAN YANG HARUS

DITEMPUH PER MINGGU 42 44 44

b. Kelompok Matapelajaran Peminatan

Kelompok matapelajaran peminatan bertujuan:(1)untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam sekelompok matapelajaran sesuai dengan minat keilmuannya di perguruan tinggi, dan (2) untuk mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu atau ketrampilan tertentu. Sebagaimana tercantum pada Tabel 3.

(11)

MATAPELAJARAN

ALOKASI WAKTU PER

MINGGU X XI XII

Kelompok A dan B (Wajib) 24 24 24

Kelompok C (Peminatan)

Peminatan Matematika dan Ilmu Alam

I

1 Matematika 3 4 4

2 Biologi 3 4 4

3 Fisika 3 4 4

4 Kimia 3 4 4

Peminatan Ilmu-ilmu Sosial

II

1 Geografi 3 4 4

2 Sejarah 3 4 4

3 Sosiologi 3 4 4

4 Ekonomi 3 4 4

Peminatan Ilmu-ilmu Sosial

II I

1 Bahasa dan Sastra Indonesia 3 4 4

2 Bahasa dan Sastra Inggris 3 4 4

3 Bahasa Asing Lain (Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Jerman, Perancis) 3 4 4

4 Antropologi 3 4 4

Matapelajaran Pilihan

Pilihan Lintas Kelompok Peminatan dan/atau

Pendalamn Minat 6 4 4

Jumlah Jam Pelajaran yang Tersedia per Minggu 68 72 72 Jumlah jam pelajaran yang harus Ditempuh per Minggu 42 44 44

Kurikulum SMA dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan Kelompok Peminatan dan pilihan Matapelajaran antar Kelompok Peminatan (Lintas Minat).

2. Pengertian Lintas Minat

(12)

mengambil matapelajaran dari kelompok peminatan lain. Hal ini memberi peluang kepada peserta didik untuk mempelajari matapelajaran yang diminati namun tidak terdapat pada kelompok mataplajaran peminatan.

3. Pengertian Pendalaman Minat

Peserta didik yang memiliki kemampuan akademik di atas peserta didik lain diberi kesempatan untuk mendalami matapelajaran-matapelajaran pada kelompok peminatannya. Hal ini memberi kesempatan bagi peserta didik yang pada matapelajaran tertentu di kelompok peminatannya memiliki kemampuan dan prestasi tertentu sehingga penguasaan terhadap substansi matapelajaran bersangkutan menjadi tumpuan bagi kelangsungan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

B. Konsep Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 pasal 12 ayat (1) butir b, menyatakan bahwa peserta didik berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.

Agar bakat, minat, dan kemampuan peserta didik terlayani maka salah satu kebijakan penting dalam Kurikulum 2013 adalah memberi kesempatan kepada peserta didik untuk memilih kelompok matapelajaran (peminatan) yang diminati.

Pemilihan kelompok matapelajaran tersebut dipilih peserta didik semenjak masuk ke SMA atau kelas X semester pertama. Seperti tertuang dalam tabel 3 di atas, peserta didik boleh memilih kelompok matapelajaran, yakni peminatan Matematika dan Ilmu Alam, atau Ilmu-ilmu Sosial, atau Ilmu Bahasa dan Budaya.

(13)

kedua, peserta didk Y memilih peminatan Ilmu-ilmu Sosial maka dia wajib untuk mempelajari matapelajaran Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi beserta matapelajaran-matapelajaran yang ada di kelompok wajib A dan B. Demikian pula peserta didik Z memilih peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya maka dia wajib mempelajari matapelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Arab (misalnya sebuah SMA menetapkan Bahasa dan Sastra Arab sebagai bahasa asing lain wajib pada peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya), dan Antropologi.

Untuk lintas minat, peserta didik kelas X memilih matapelajaran di luar matapelajaran-matapelajaran wajib A dan B serta di luar kelompok peminatan yang telah dipilihnya. Peserta didik tersebut harus memilih dua matapelajaran dari kelompok peminatan yang lain. Misalnya peserta didik X di atas dapat memilih geografi dan ekonomi; atau geografi dan antropologi; atau bahasa dan sastra inggris dengan bahasa dan sastra arab. Peserta didik Y dapat memilih matematika dan biologi; atau matematika dengan bahasa dan sastra inggris; atau bahasa dan sastra inggris dengan bahasa dan sastra arab. Peserta didik Z bisa memilih biologi dan kimia; atau sejarah dan ekonomi; atau biologi dan sejarah.

(14)

matapelajaran lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran, dan di kelas XI dan kelas XII mengikuti satu matapelajaran lintas minat sebanyak 4 jam pelajaran sesuai dengan Permendikbud No. 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum.

Pemilihan matapelajaran lintas minat dan pendalaman minat bersifat opsional, artinya seorang peserta didik dapat mengambil dua matapelajaran lintas minat; atau satu matapelajaran lintas minat dan satu pendalaman minat; atau dua matapelajaran pendalaman minat

Pada saat kelas XI, peserta didik dapat melanjutkan salah satu matapelajaran lintas minat atau mengambil matapelajaran untuk pendalaman minat.

(15)

BAB III

MEKANISME DAN PROSEDUR

A. Pengorganisasian

Kelompok Peminatan yang dipilih peserta didik terdiri atas kelompok Matematika dan Ilmu Alam (MIA), Ilmu-ilmu Sosial (IIS), dan Ilmu Budaya dan Bahasa (BaBu). Sejak mendaftar ke SMA, di Kelas X seorang peserta didik sudah harus memilih kelompok peminatan dan lintas minatmana yang akan dimasuki.

Penentuan pemilihan kelompok peminatan di SMA dilakukan dengan mempertimbangkan;

1. nilai rapor SMP/MTs,

2. nilai ujian nasional SMP/MTs,

3. rekomendasi guru bimbingan dan konseling di SMP/MTs,

4. hasil tes penempatan (placement test) ketika mendaftar di SMA, dan

5. tes bakat minat oleh psikokog.

Untuk mengolah nilai rapor dan nilai ujian nasional SMP/MTs, satuan pendidikan dapat membentuk tim pengolah data. Nilai-nilai tersebut selajutnya diurutkan sesuai kebutuhan, bisa diurutkan berdasarkan nilai keseluruhan atau berdasarkan nilai setiap matapelajaran. Pengurutan berdasarkan nilai matapelajaran sangat disarankan karena akan membantu pihak SMA menempatkan peserta didik sesuai minat dan bakat serta didukung oleh data nilai matapelajaran yang akan ditempuh di SMA. Sebagai contoh seorang peserta didik yang memiliki minat mendalami kelompok matapelajaran Matematika dan Ilmu-ilmu Alam, maka nilai matematika dan IPA di SMP/MTs dapat dijadikan rujukan untuk menempatkan peserta didik bersangkutan sesuai kriteria yang ditetapkan SMA. Demikian juga nilai bahasa Indonesia dan bahasa inggris menjadi rujukan bagi peserta didik yang berminat mengambil kelompok peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya.

(16)

dikehendaki maka perlu kerja sama antara panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan tim kurikulum di bawah koordinasi kepala sekolah. Unsur-unsur yang terlibat dalam peminatan dan lintas minat, sebagai berikut.

1. Kepala sekolah sebagai penangungjawab seluruh kegiatan.

2. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum sebagai pelaksana PPDB dan koordinator peminatan-lintas minat.

3. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sebagai pelaksana PPDB dan anggota tim peminatan-lintas minat.

4. Wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat sebagai pelaksana PPDB dan anggota tim peminatan-lintas minat.

5. Wakil kepala sekolah bidang sarana/prasarana sebagai anggota peminatan-lintas minat yang bertugas selaku koordinator analisis SDM dan sarana/prasarana.

6. Guru BK sebagai anggota tim peminatan-lintas minat yang bertugas membuat kuesioner peminatan-lintas minat dan salah satu unsur penentu pemilihan peminatan.

7. Tim kurikulum sebagai anggota peminatan-lintas minat yang bertugas mengimput data peserta didik baru.

B. Langkah-langkah Penentuan Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat

1. Peminatan dan Lintas Minat

Langkah awal penentuan peminatan dan lintas minat adalah melaksanakan Analisis kondisi riil sekolah focus terhadap analisis standar sarana dan prasarana dan analisis pendidik dan analisis struktur kurikulum.Seperti contoh berikut:

Hasil Analisis Sarana Prasarana:

No. Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjanga n

Tindak Lanjut (kolom ini diisi sesuai

dengan tuntutan Permendiknas atau Permendikbud yang berlaku)

(17)
(18)

1. Contoh Analisis Pendidik dan Tenaga Kependidikan dikaitkan dengan jumlah jam pelajaran untuk masing-masing matapelajaran dalam struktur Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013:

2.

3.

N 4. MataPelajara n

22.36 23.4 24.96 25.60

26.

4 36.Bahasa Inggris 37.18 38.76 39.4 40.96 41.20 42. 10

43.

5 44.Matematika 45.18 46.70 47.7 48.168 49.98 50. 14

51.

6 52.Seni Budaya 53.18 54.36 55.3 56.72 57.36 58. 18

(19)

3.

(20)

3.

N 4. MataPelajara n

1 140.opologiAntr 141. 2

142. 4 143.0 144. 0 145. 146.

(21)

3.

(22)

197. Dari hasil analisis di atas maka SMA tersebut dapat menentukan jumlah Rombongan belajar kelas X maksimal 30 Rombongan belajar.Tetapi hal ini tidak mungkin dilakukan karena berdasarkan hasil analisis sarana prasarana hanya memungkinkan untuk menerima maksimal 12 rombongan belajar.

198. Jumlah rombongan belajar peminatan dan lintas minat yang ditawarkan dapat dipertimbangkan dengan memperhatikan hasil analisis tersebut sehingga tidak ada pendidik yang tidak diberdayakan atau terlalu sarat beban mengajarnya.Berdasarkan hasil analisis di atas jumlah rombongan belajar peminatan MIA yang dapat dilaksanakan minimal 4 (empat) dan maksimal 12 (duabelas). Untuk peminatan IIS jumalh rombongan belajar maksimal 7 dan minimal 4, serta untuk peminatan Babu bisa tidak dilasanakan, jika peserta didik dari peminatan MIA dan IIS memilih lintas minat matapelajaran yang ada di peminatan Babu, minimal sama dengan yang diperlukan masing-masing matapelajaran sesuai dengan hasil analisis di atas.

199. Contoh:

1. Jumlah rombongan belajar MIA sebanyak 4 (empat) rombongan belajar; 2. Jumlah rombongan belajar IIS sebanyak 4 (empat) rombongan belajar; 3. Jumlah rombongan belajar BaBu sebanyak 2 (dua) rombongan belajar; 4. Lintas minat yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

201. 202. MIA 203. IIS 204. Bab

(23)

oleh

211.Untuk selanjutnya Tim Pengembang Kurikulum (TPK) menyusun program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) termasuk penyusunan angket peminatan dan lintas minat berdasarkan hasil Analisis Kondisi Rill Sekolah.

212.Berikut adalah contoh angket peminatan dan lintas minat: 213.

214. ANGKET PERHATIAN ORANG TUA/ WALI CALON PESERTA DIDIK BARU

215.

A. Pengantar

216. Angket ini dimaksudkain untuk memperoteh informasi tentang identitas dan harapan peminatan belajar bagi putra-putri ibu-Bapak. Informasi/data ini akan dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penerimaan dan penempatan pilihan bidang keahlian bagi putra-putri Ibu Bapak di sekolah ini. Untuk itu, isilah secara hati-hati dan benar sesuai dengan harapan dan perhatian Ibu-Bapak, sebab kekeliruan isian ini akan berpengaruh terhadap karir putra-putri Ibu-Bapak dimasa yang akan datang, Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan harapan. 217.

B. Petunjuk pengisian 1. Bacalah secara teliti

2. Jawablah semua pertanyaan secara jujur sesuai dengan diri Anda. 218.

C. Pertanyaan-pertanyaan 1. Identitas Ayah

(24)

a. Nama lengkap : ... b. Tempat dan tanggal lahir :... c. Agama : ... d. Alamat tempat tinggal : ... e. Pendidikan terakhir : ... f. Pekerjaan : ... g. Jabatan : ... 3. Identitas Wali (penanggung biaya pendidikan)

a. Nama lengkap : ... b. Tempat dan tanggal lahir :... c. Agama : ... d. Alamat tempat tinggal : ... e. Pendidikan terakhir : ... f. Pekerjaan : ... g. Jabatan : ... 219.

4. Apabila diterima di sekoiah ini, harapan kami dapat di terima pada peminatan : (beri tanda silang yang dipilih)

a. Sepenuhnya kami serahkan kepada anak,

b. Sepenuhnya kami serahkan hasi! seteksi tim sekolah, c. Harus sesuai dengan pilihan kami yaitu :

1. Pilihan pertama : a) Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam;

220. b) Peminatan Ilmu-ilmu Sosial; 221. c) Peminatan Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya

2. Pilihan kedua : a) Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam;

222. b) Peminatan Ilmu-ilmu Sosial; 223. c) Peminatan Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya

3. Pilihan ketiga : a) Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam;

224. b) Peminatan Ilmu-ilmu Sosial; 225. c) Peminatan Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya

d. Lintas minat dari pilihan tersebut adalah sebagai berikut: (beri tanda silang pada dua mata pelajaran pilihan)

1. Jika memilih peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam: a) Geografi

b) Sosiologi c) Ekonomi

d) Bahasa dan Sastra Inggris e) Bahasa dan Sastra Jepang f) Bahasa dan Sastra Jerman g) Antropologi

(25)

a) Fisika b) Kimia c) Biologi

d) Bahasa dan Sastra Inggris e) Bahasa dan Sastra Jepang f) Bahasa dan Sastra Jerman g) Antropologi

3. Jika memilih peminatan Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya: a) Fisika

g) Bahasa dan Sastra Jerman

e. Bila tidak sesuai dengan pilihan peminatan kami, maka : (beri tanda silang yang dipilih)

1. kami diundang untuk klarifikasi

2. anak kami tidak pedu diterima di sekolah ini 226.

5. Apabila putra kami diterima di sekolah ini, maka kebutuhan fasifitas belajar peserta didik selama pendidikan :

a. seluruh kebutuhan belajar akan kami penuhi

b. sebagian besar kebutuhan belajar akan kami penuhi 6. Fasiltas belajar yang akan kami siapkan sebagai berikut :

a. Ruang belajar: ya/tidak*) b. Buku pelajaran : ya/tidak*)

c. Bahan bacaan tambahan : ya / tidak*) d. Alat komunikasi: ya/tidak*)

e. Komputer: ya / tidak*)

f. Jaringan internet: ya / tidak*)

g. Transpotasi ke sekolah : jalan kaki, diantar jemput, sepeda, sepeda motor, angkutan umum*) *

h. Uang saku : ya / tidak*)

i. ... j. ... 227. *) coref yang tidak pertu

7. Apabila putra kami diterima belajar di sekolah ini, maka aktivitas betejar putra di luar sekolah, adalah sbb. :

a. kami dampingi sendiri di rumah b. didampingi guru privat di rumah c. mengikuti bimbingan belajar d. belajar mandiri

e. belajar mandiri dan kadang dengan temannya f. ...

g. ...

(26)

a. bekerja sambil kuliah b. bekerja

c. kuliah dengan jurusan

……… d. Kami serahkan sepenuhnya kepada anak kami

228.

229. Demikian isian ini saya tulis dengan sesungguhnya sesuai dengan harapan dan keadaan kami.

230.

231. ………, ………. 232. Orang tua/ wali peserta

didik 233. 234. 235.

236. (……… ………)

237.

238. Catatan:

1. Pilihan Peminatan berlaku selama peserta didik menempuh pendidikan di SMA;

2. Angket ini dikumpulkan pada waktu daftar ulang calon peserta didik baru.

239.Meskipun sekolah telah menentukan jumlah rombongan belajar masing-masing peminatan dan telah ditawarkan kepada calon peserta didik, tetapi jumlah rombongan belajar pada akhirnya masih ada kemungkinan berubah disesuaikan dengan hasil pengisian angket peserta didik seperti di atas. 240.Peminatan dan lintas minat dapat dilaksanakan sebelum atau sesudah peserta didik diterima di SMA sesuai dengan program PPDB yang telah disusun.

1. Jika penentuan peminatan dilaksanakan setelah peserta didik diterima di Kelas X, maka dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Satuan pendidikan menjelaskan kepada peserta didik baru tentang pengertian peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat.

(27)

mengenai kebermaknaan masing-masing matapelajaran di peminatan Matematika dan Ilmu Alam, peminatan Ilmu-Ilmu Sosial dan peminatan Bahasa dan Budaya. Penjelasan ini berisi antara lain; tujuan, ruang lingkup materi, fakultas/jurusan di PT, profesi yang memungkinkan.

b. Tim Pengembang Kurikulum (TPK) mulai mengolah data nilai rapor SMP/MTs dan nilai UN SMP/MTs seluruh peserta didik baru.

c. Satuan pendidikan dapat memberikan angketpeminatan dan lintas minat kepada peserta didik baru pada hari pertama MOPD untuk dikumpulkan pada hari terakhir. Tujuan diberikan angketdi hari pertama agar peserta didik bisa mempelajari dan berkonsultasi dengan orang tua

d. Apabiladiperlukandapat melaksanakan tes penempatan.

e. Jika dari hasil langkah-langkah di atas masih ada peserta didik yang ragu atau kurang memahami tentang peminatan tersebut, dapat dilakukan wawancara oleh guru BP/BK, baik terhadap peserta didik tersebut maupun terhadap orangtuanya

f. TimPengembang Kurikulum menentukan pembagian kelas X sesuai proses peminatan peserta didik. (MIA, IIS dan BaBu)

g. Mengelompokkan peserta didik di masing-masing peminatan sesuai dengan pilihan matapelajaran lintas minat, sehingga memungkinkan bertambahnya atau berkurangan rombongan belajar seperti dijelaskan sebelumnya.

242. 243.

244. Contoh:

245. Table 1: Rekapitulasi hasil pemilihan lintas minat

246. Mata Pelajaran

249. Antropologi 250. 3 6 251. 2

252. Bahasa dan Sastra Inggris 253.751 254. 6

255. Bahasa dan Sastra Jepang 256. 1 9 257. 3

(28)

261. Ekonomi 262. 7 9 263. 3

264. Geografi 265. 0 6 266. 2

267. Sosiologi 268. 3 4 269. 2

270. Jumlah 271.584 272.20

273.

2. Jika peminatan dilakukan sebelum peserta didik diterima di SMA a. TPK menyusun program peminatan, dan lintas minat seperti

dijelaskan di atas;

b. Mensosialisasikan program tersebut ke SMP/MTs paling lambat 1 (satu) bulan sebelum pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

c. Satuan pendidikan dapat memberikan angket peminatan kepada peserta didik baru melalui SMP/MTs;

d. Tim Pengembang Kurikulum (TPK) mulai mengolah data nilai rapor SMP/MTs dan nilai UN SMP/MTs seluruh peserta didik baru; e. Menentukan peserta didik yang memenuhi kriteria peminatan

berdasarkan hasil pengolahan nilai, serta mempertimbangkan hasil angket peminatan.

f. Jika dari hasil langkah-langkah di atas masih ada peserta didik yang ragu atau kurang memahami tentang peminatan tersebut, dapat dilakukan wawancara oleh guru BP/BK, baik terhadap calon peserta didik tersebut maupun terhadap orangtuanya g. Tim Pengembang Kurikulum menentukan peserta didik yang

diterima sesuai dengan kriteria masing-masing peminatan dan membuat surat pernyataan diterima sesuai dengan peminatannya.

h. Tim Pengembang Kurikulum melaksanakan Pembagian kelas X sesuai dengan peserta didik yang diterima di masing-masing peminatan. (MIA, IIS dan BaBu)

i. Mengelompokkan peserta didik di masing-masing peminatan sesuai dengan pilihan matapelajaran lintas minat, sehingga memungkinkan bertambahnya atau berkurangnyarombongan belajar seperti contoh pada table 1 di atas.

274.

1. Pendalaman Minat

(29)

melaksanakan kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) setempat agar peserta didik yang memilih matapelajaran pendalaman minat tertentu dapat langsung belajar di PT sesuai dengan pilihan matapelajaran yang akan menjadi matakuliah di PT tersebut.(lihat Permendikbud No. 69 Tahun 2013 tentang Struktur Kurikulum).

276. Penjelasan pendalaman minat secara rinci, masih menunggu aturan lebih lanjut.

(30)

278. BAB IV PENUTUP

Model penyelenggaraan peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat ini dapat dijadikan acuanuntuk membantu satuan pendidikan, khususnya dalam melaksanakan peminatan dan lintas minat bagi peserta didik sesuai tuntutan Kurikulum 2013.

Peminatan pada Kurikulum 2013 dilaksanakan di semester pertama kelas X sehingga menuntut satuan pendidikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal, termasuk pelaksanaan analisis kondisi riil sekolah yang meliputi semua standar pendidikan, terutama standar pendidik, standar sarana dan prasarana, serta struktur kurikulum yang akan dilaksanakan.

(31)

DAFTAR PUSTAKA

1. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003.

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

3. Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan.

4. Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Standar Isi.

5. Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum.

(32)

LAMPIRAN:

Program PPDB SMAN 1 Cimalaka Kab. Sumedang

PROGRAM

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)

SMA NEGERI 1 CIMALAKA

TAHUN PELAJARAN 2013/2014

A. Latar Belakang Kegiatan

Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), merupakan bagian integral dari penyelenggaraan sistem pendidikan dan atau persekolahan, yang secara rutin dan terencana diselenggarakan pada setiap akhir tahun pelajaran menjelang awal kegiatan belajar mengajar di mulai. Mengingat PPDB sebagai bagian integral dari sistem pendidikan dan atau penyelenggaraan persekolahan, maka dinamika serta problematika yang ada dan terjadi sangat dipengaruhi oleh keberadaan sistem pendidikan itu sendiri. Demikian pula halnya dengan kegiatan PPDB tahun pelajaran 2013/2014, yang merupakan awal pelaksanaan Kurikulum 2013 sebagai konsekuensi dari tuntutan masyarakat yang mengharapkan agar SMA dapat menghasilkan lulusan yang mampu berfikir logis, terampil, mampu memecahkan masalah secara cerdas dan sekaligus berakhlak dan berbudi pekerti yang baik sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Selain itu mereka juga diharapkan mampu bersaing baik secara lokal, regional, nasional maupun global.

Namun demikian, kompleksitas dinamika serta problematika yang terjadi, hendaknya tetap berpijak pada komitmen bersama insan-insan pendidikan yakni upaya peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian integral dari upaya peningkatan sumber daya manusia yang kian terpuruk ditengah-tengah kompetisi bangsa-bangsa di dunia. Kebijakan serta tindakan yang dilakukan, selayaknya berbasis pada peningkatan mutu tersebut.

Oleh karena itu, dalam upaya merealisasikan hal termaksud, SMA Negeri 1 Cimalaka sebagai institusi dalam kiprahnya turut bertanggung jawab

(33)

terhadap pembangunan sumber daya manusia, memandang perlu melanjutkan kebijakan dalam penyelenggaraan PPDB Tahun Pelajaran 2013/2014, sebagai langkah konstruktif dalam melakukan penemuan bentuk ideal kegiatan PPDB khususnya yang dikembangkan melalui beberapa jalur di SMA Negeri 1 Cimalaka dengan tetap mengacu pada kebijakan yang ada pada saat ini, yang memberikan keleluasaan kepada setiap sekolah sebagai bentuk implementasi pengembangan otonomi daerah sesuai dengan kebijakan serta strategi yang dikembangkan pemerintah saat ini.

PPDB SMA Negeri 1 Cimalaka Terdiri atas tiga jalur penjaringan yang berbeda. Calon peserta dapat memilih salah satu atau kombinasi dari beberapa jalur yang berbeda, sesuai dengan kemampuannya, yaitu:

1. Jalur Pengabdian Lingkungan Sekolah (PLS), yaitu jalur penjaringan calon peserta didik dengan prioritas dari keluarga yang tidak mampuyang ada di sekitar SMA Negeri 1 Cimalaka. 2. Jalur Penerimaan Peserta Didik Unggul Berprestasi

(PPDUB), yaitu jalur penjaringan untuk calon peserta didik yang memiliki minat, bakat dan kemampuan di bidang Akademik dan atau non Akademik.

3. Jalur Seleksi hasil UN, yaitu jalur penjaringan umum yang dilakukan dengan melihat pada prestasi nilai hasil Ujian Nasional.

B. Landasan

Landasan secara yuridis maupun teknis penyelenggaraan PPDB pada SMA Negeri 1 Cimalaka, adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi;

(34)

4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan;

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 dan Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan;

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 41 tahun 2007, tentang Standar Proses;

8. Perda Nomor 3 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Sumedang

9. Profil dan Program Kerja SMA Negeri 1 Cimalaka

10. Program Kerja Komite Sekolah SMA Negeri 1 Cimalaka.

C. Tujuan

Tujuan yang melandasi dilaksanakannya PPDB pada SMA Negeri 1 Cimalaka adalah sebagai berikut:

1. Menampung calon peserta didik yang berminat melanjutkan ke SMA Negeri 1 Cimalaka dan diprioritaskan kepada calon peserta didik yang memenuhi kemampuan untuk menegakan disiplin dan bertanggung jawab melanjutkan di SMA Negeri 1 Cimalaka.

2. Memilih peserta didik yang betul-betul memiliki keinginan dan prestasi akademik dan non akademik serta memiliki motivasi tinggi untuk belajar serta disiplin dan tanggung jawab untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Cimalaka, sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

3. Peserta didik harus mendapat dukungan orang tua baik moril maupum materil.

4. Menciptakan keterbukaan bagi setiap calon peserta didik untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke SMA Negeri 1 Cimalaka, berdasarkan pada aturan yang berlaku.

(35)

D. Bentuk Kegiatan Seleksi

Kegiatan seleksi ini dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan dengan maksud agar kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dapat secara utuh dan terpadu, baik berkenaan dengan kronologis maupun produk dan dampak serta permasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat, dengan tetap berorientasi pada pemberian pelayanan kebijakan pendidikan bermutu kepada semua peserta didik.

Bentuk kegiatan yang kami rencanakan dalam penyeleksian Penerimaan Peserta Didik Baru ke tiga jalur tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pengabdian Lingkungan Sekolah (PLS)

a. Pada tahun pelajaran 2012/2013 duduk di Kelas IX SMP/MTs di Kabupaten Sumedang.

b. KTP orang tua dan Kartu Keluarga. c. Rekening listrik.

d. Rekening Telepon

e. Pernyataan kesungguhan, kesanggupan, penegakan disiplin serta tanggung jawab belajar di SMA Negeri 1 Cimalaka.

f. Lulus dari SMP/MTs.

2. PPDUB berdasar Prestasi Akademik

a. Pada tahun pelajaran 2012/2013 duduk di Kelas IX SMP/MTs di Kabupaten Sumedang.

b. Melampirkan foto copy Laporan Hasil Belajar (LHB), mulai dari Kelas VII semester 1 s.d. Kelas IX semester 1.

c. Melampirkan Hasil Psikotest.

d. Nilai dari Kelas VII semester 1 sampai dengan Kelas IX Semester 1 tidak ada nilai di bawah 7 (tujuh) dalam skala 10 (sepuluh) atau 70 (tujuh puluh dalam sekala 100 (seratus), atau rata-rata nilai tidak di bawah 7 (tujuh) atau 70 (tujuh puluh).

e. Mengisi formulir PPDUB secara benar dan lengkap.

(36)

f. Seluruh peserta seleksi diusulkan secara resmi oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.

g. Pernyataan kesungguhan, kesanggupan, penegakan disiplin serta tanggung jawab belajar di SMA Negeri 1 Cimalaka.

h. Lulus dari SMP/MTs.

3. PPDUB berdasar Prestasi Non-Akademik

a. Pada tahun pelajaran 2012/2013 duduk di Kelas IX SMP/MTs. b. Melampirkan piagam penghargaan asli yang diperolehnya selama

di SMP/MTs. untuk kategori juara 1 s.d. 3 tingkat kabupaten, juara 1 s.d. 5 untuk tingkat provinsi, dan juara 1 s.d 10 untuk tingkat nasional untuk perorangan.

c. Pernyataan kesungguhan, kesanggupan, penegakan disiplin serta tanggung jawab belajar di SMA Negeri 1 Cimalaka.

d. Lulus dari SMP/MTs. 4. Seleksi Nilai Hasil UN

a. Seleksi didasarkan pada prestasi nilai hasil Ujian Nasional.

b. Seluruh ketentuan mengikuti aturan yang ditetapkan bersama antar SMA dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

c. Pernyataan kesungguhan, kesanggupan, penegakan disiplin serta tanggung jawab belajar di SMA Negeri 1 Cimalaka.

d. Lulus dari SMP/MTs.

E. Langkah-langkah Kegiatan

Beberapa langkah kegiatan yang ditempuh, dalam penyelenggaraan seleksi PPDB SMA Negeri 1 Cimalaka dilakukan dengan rincian sebagai berikut:

1. Pendaftaran peserta

Pendaftaran peserta untuk jalur PLS dan PPDUB dibuka mulai tanggal 22 s.d. 27 April 2013 (setiap hari kerja). Sedangkan untuk

(37)

jalur Nilai hasil UN sesuai dengan pendaftaran secara umum. 2. Seleksi Persyaratan

Seleksi persyaratan, merupakan kegiatan pengolahan data yang dilakukan team seleksi, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

3. Pengumuman diterima/tidak diterima

Pengumuman diterima/tidak diterima merupakan laporan hasil kegiatan seleksi persyaratan peserta baik secara akademik maupun non-akademik, dan dilakukan setelah pengumuman kelulusan SMP Tahun Pelajaran 2012/2013 melalui sekolahnya masing-masing.

F. Personal

Kegiatan PPDB ini dilakukan dalam bentuk tim, dengan susunan sebagai berikut:

1. Penanggung Jawab : Dr. Enung S. Suryana, ,M.Ed. (Kepala SMA Negeri 1 Cimalaka) 2. Ketua Pelaksana : Edi Suyadi, S.Pd.

3. Sekretaris 1 : Hidayat, S.Pd.

4. Sekretaris 2 : Drs. Chaerudin Saleh 5. Bendahara : Euis Nanih, S.Sos.

6. Anggota : 1. Jajat Sudrajat, S.Pd., M.Pd. 2. Drs. Asep Wawan Mulyana 3. Kohar Karjana, S.Pd.

4. Drs. Endang Suherlan 5. Dra. Siti Saryasih 6. Drs. Endang Suherlan 7. Awan, S.Pd.

8. Drs. Dadeng, M.M. 9. Dra. Kuryati.

10. Yuyun Yuniar, S.Pd. 11. Hj. Ety Suhaeti, S.Pd. 12. Adang Kurnia, S.Pd.

(38)

13. Dian Henriana, S.Pd. 14 Staf Tata Usaha

G. Daya Tampung dan Pelaksanaan Seleksi 1. Daya Tampung

a. Peminatan Matematika dan Sains 4 Rombongan Belajar = 128 Peserta Didik

b. Peminatan Sosial 4 Rombongan Belajar = 128 Peserta Didik c. Peminatan Bahasa 2 Rombongan Belajar = 64 Peserta Didik 2. Pelaksanaan Seleksi

a. Seleksi Pengabdian Lingkungan Sekolah (PLS)

1) Jumlah peserta didik yang diterima melalui jalur ini adalah sebanyak 20% dari jumlah daya tampung SMA Negeri 1 Cimalaka tahun pelajaran 2013/2014.

2) Seleksi dilakukan dengan menganalisis kelengkapan administrasi dan dirangking berdasarkan nilai akademik dan kemampuan ekonomi keluarga.

b. Seleksi PPDUB berdasar Prestasi Akademik/Non Akademik 1) Jumlah peserta didik yang diterima sebesar 40% dari jumlah penerimaan keseluruhan daya tampung SMA Negeri 1 Cimalaka.

2) Seleksi didasarkan pada prestasi belajar peserta didik, prestasi akademis.

3) Aspek kepribadian dan potensi peserta didik didasarkan pada penilaian Kepala Sekolah yang bersangkutan dibuktikan dengan isian format yang telah disediakan.

4) Seleksi dilakukan sepenuhnya oleh Panitia PPDUB 2013 dan keputusan penerimaan adalah final (tidak dilakukan surat menyurat).

c. Seleksi Hasil UN

1) Jumlah peserta didik yang diterima sebesar 40% dari jumlah penerimaan keseluruhan daya tampung SMA Negeri 1 Cimalaka.

2) Seleksi hasil UN didasarkan ketentuan yang berlaku dari Dinas Pendidikan dan atau kebijakan lain, yang disepakati antar sekolah.

(39)

H. Biaya

Pembiayaan PPDB dibebankan kepada Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) SMA Negeri 1 Cimalaka Tahun Pelajaran 2013.

I. Waktu dan Tempat Pendaftaran

Pendaftaran mulai tanggal 22 s.d. 27 April 2013 meliputi Seluruh SMP/MTs di Kabupaten Sumedang, yang ditetapkan sebagai objek dalam kegiatan PLS dan PPDUB. Tempat pendaftaran dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cimalaka.

Waktu pendaftaran pukul 08.00 s.d. 13.00 setiap hari kerja

J. Pengumuman

Pengumuman penerimaan peserta didik baru melalui jalur PLS dan PPDUB 2012 akan diumumkan setelah pengumuman Kelulusan SMP Tahun Pelajaran 2012/2013, melalui sekolah tempat peserta didik belajar.

Sedangkan untuk peserta didik baru seleksi hasil UN didasarkan pada penetapan peringkat yang dirangking dari keseluruhan pendaftar dan diambil batas Passing Grade sesuai kebutuhan.

K. Keputusan Akhir

Keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat yang berkaitan dengan keputusan akhir Panitia PPDB 2013.

L. Sekretariat Pendaftaran Panitia PPDB 2013

Kampus SMA Negeri 1 Cimalaka, Jalan Tanjungkerta 120, Cimalaka, Telepon (0261) 202745, Fax. (0261) 204937 Sumedang 453553, e-mail : [email protected].

(40)

M. Penutup

Demikian program ini kami buat, sebagai bahan pertimbangan kelancaran pelaksanaan tugas serta tanggung jawab agar tercipta keterbukaan bagi setiap calon peserta didik untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke SMA Negeri 1 Cimalaka, berdasar prinsip pemerataan kesempatan belajar sehingga mampu memberikan pelayanan peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.

Cimalaka, 20 Maret 2013

Ketua, Sekretaris,

Edi Suyadi, S.Pd. Hidayat, S.Pd.

NIP 19651226 198903 1 005 NIP 19680930 199103 1 008

Mengetahui:

Ketua Komite, Kepala SMAN 1 Cimalaka,

Drs. K.S. Supriadi, M.Sc Enung S. Suryana, S.Pd.,M.Ed. NIP 19580505 198101 2 003

(41)

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR

PENJARINGAN PESERTA DIDIK UNGGUL BERPRESTASI (PPDUB)

A. JUMLAH FORMULIR

1. Formulir isian terdiri dari empat bagian, yaitu : F-1, F-2, F-3 dan F-4. 2. F-1, F-2 dan F-3 diisi oleh peserta didik dengan bimbingan guru

(guru BP, Wali Kelas dan Wakasek Urusan Kurikulum).

3. F-4 diisi oleh Kepala Sekolah dengan bantuan guru yang ditunjuk.

B. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR 1. Umum

a. Sebelum mengisi formulir baca terlebih dahulu petunjuk khusus masing-masing formulir.

b. Setiap formulir harus diisi dengan bersih dan rapih.

2. Khusus

a. F-1 (Kemampuan Diri Pelamar)

1) I-a nama pelamar ditulis sesuai dengan Akte Kelahiran. 2) I-b nomor induk sesuai dengan yang tertulis di Buku

Laporan

Pendidikan.

3) I-c tahun masuk ditulis sesuai tahun masuk ke sekolah yang mengusulkan.

masing-masing semester, serta jumlah nilai total (dari seluruh semester).

8) III tulis nama pengembangan diri yang diikuti, jabatannya dan tahun.

9) IV beri tanda silang (X) pada kolom yang tersedia sesuai dengan

kedudukan di OSIS yang pernah dialami.

10) V tulis nama bidang prestasi, tingkat prestasi (sekolah, kecamatan,

kabupaten, propinsi, nasional dan lain-lain), diperoleh secara

kelompok atau perorangan, tahun perolehan dan nama

(42)

yang

menyelenggarakan kegiatan.

b. F-2 (Peminatan Pelamar)

1) I-a tulis nama lengkap sesuai dengan Akte Kelahiran. 2) I-b tulis nama panggilan sehari-hari di sekolah.

3) I-c tulis tempat/tanggal lahir sesuai dengan Akte Kelahiran. 4) I-d cukup jelas.

5) II Tuliskan Pilihan Peminatan berdasarkan prioritas.

6) III Lingkari dua Mata Pelaharan Pilihan Lintas Minat/Pendalaman Minat

c. F-3 (Biodata Pelamar)

1) I-1 tulis nama lengkap sesuai dengan Akte Kelahiran. 2) I-2 tulis nama panggilan sehari-hari di sekolah.

3) I-3 tulis tempat/tanggal lahir sesuai dengan Akte Kelahiran. 4) I-4 cukup jelas.

5) II-1 cukup jelas.

6) II-2 tulis angka urutan pada kotak yang tersedia.

7) II-3 nama (cukup jelas), hubungan dengan Anda (ayah, ibu, kakak, atau adik), pendidikan tertinggi (formal), pekerjaan (cukup jelas).

8) III-1 tulis alasan ingin masuk SMA Negeri 1 Cimalaka (minimal 1 (satu) alasan).

9) III-2 beri tanda silang (X) pada kolom sebelah kiri sesuai dengan persepsi Anda tentang SMA Negeri 1 Cimalaka.

d. F-4 (Penilaian Kepala Sekolah terhadap Pelamar PPDUB SMAN 1 Cimalaka)

Nama peserta diurutkan mulai dari jumlah nilai total paling besar, kelas paralel diisi sesuai dengan yang berlaku/digunakan sekolah, beri tanda silang (X) pada simbol skala penilaian dari masing-masing indikator penilaian.

Cimalaka, 20 Maret 2013

Ketua, Sekretaris,

Edi Suyadi, S.Pd. Hidayat, S.Pd.

NIP 19651226 198903 1 005 NIP 19680930 199103 1 008

(43)

KEMAMPUAN DIRI PELAMAR

Pilih salah satu dengan cara dilingkari: A. PPDUB Jalur Prestasi Akademik B. PPDUB Jalur Prestasi Non-Akademik*)

I. Identitas Pelamar a. Nama pelamar

NIS : NISN :

c. Nomor Peserta Ujian Nasional (UN) SMP/MTs

- - -

-Tahun masuk SMP/MTs /

e. Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan

f. Pernah tidak naik kelas Ya Tidak

g. Pindahan dari SMP/MTs : ...

II. Laporan Hasil Belajar

Mata

pelajaran

Kelas VII

Kelas VII

Kelas IX

(44)

Jumlah Siswa

III. Kegiatan Pengembangan Diri

No.

Nama Ekstrakurikuler

Jabatan

Kelas

IV. Kedudukan pada OSIS

Ketua

Bendahara

Wakil Ketua

Koordinator Seksi

Sekretaris

Anggota

V. Prestasi yang pernah dicapai selama di SLTP/MTs

No.

Nama Bidang Profesi

Tingkat

Perorangan

Kelompok/

Perolehan

Tahun

Penyelenggara

Kegiatan

Sumedang, ...

Kepala Sekolah, Pelamar,

NIP

*) Melampirkan piagam prestasi non-akademik asli.

(45)

PEMINATAN (JURUSAN) PELAMAR

I. Data Diri

a. Nama : ... b. Nama Panggilan : ... c. Tempat dan Tgl. Lahir : ... d. Jenis Kelamin : ...

II. Pilihan Peminatan):

a. Peminatan Matematika dan Sains terdiri dari: Matematika, Biologi Fisika dan Kimia. b. Peminatan Sosial terdiri dari: Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Atropologi, Ekonomi

c. Peminatan Bahasa terdiri dari: Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Satra Asing lainnya (Jepang/Jerman) dan Antropologi

Pilihan 1 : ………..

Pilihan 2 : ………..

Pilihan 3 : ………..

(Boleh memilih lebih dari satu peminatan, pilihan menunjukkan prioritas) III. Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau Pendalaman Minat*):

Peminatan Matematika dan Sains Peminatan Sosial Peminatan Bahasa

Geografi Biologi Biologi

Sosiologi dan Antropologi Fisika Fisika

Ekonomi Kimia Kimia

Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Inggris Geografi

Bahasa dan Sastra Jerman Bahasa dan Sastra Jerman Sosiologi dan Antropologi

Bahasa dan Sastra Jepang Bahasa dan Sastra Jepang Ekonomi

Antropologi Antropologi

*) Pilih dua pelajaran yang menjadi mata pelajaran pilihan Anda dengan cara melingkari mata pelajaran tersebut!

Sumedang, ...

Orang tua/Wali Pelamar, Pelamar,

(46)

BIODATA PELAMAR

I. Data Diri

a. Nama : ... b. Nama Panggilan : ... c. Tempat dan Tgl. Lahir : ... d. Jenis Kelamin : ...

II. Keluarga

a. Alamat Orang Tua

:

1. Ayah/Ibu

: ...

2. Wali

: ...

b. Anak ke dari orang bersaudara kandung

c. Daftar nama orang tua dan saudara kandung

No.

Nama

Hubungan

dengan diri

anda

L/

P

Pendidikan

Tertinggi

Pekerjaan/Jabata

n

III. Alasan dan Persepsi

a. Alasan anda ingin masuk ke SMA Negeri 1 Cimalaka

... ... ... ... ...

(47)

b. Persepsi anda tentang SMA Negeri 1 Cimalaka SS = Sangat setuju

S = Setuju

KS = Kurang setuju TS = Tidak setuju

SS S KS TS Pernyataan

1. SMA Negeri 1 Cimalaka merupakan SMA favorit di kabupaten Sumedang.

2. Fasilitas pendidikan (laboratorium, perpustakaan,

sarana/prasarana olah raga, agama, dan kesenian) memadai. 3. Kegiatan pendidikan berlangsung dengan baik.

4. Kegiatan ekstrakurikuler heterogen dan berjalan efektif. 5. Berprestasi di bidang akademik dan non-akademik.

6. Siswa SMA Negeri 1 Cimalaka berwawasan luas, kompetitif, kreatif, inovatif, berdisiplin, dan berbudi pekerti luhur.

Sumedang, ...

Orang tua/Wali Pelamar, Pelamar,

PENILAIAN SEKOLAH TERHADAP PELAMAR PPDUB SMA NEGERI 1 CIMALAKA

(48)

No. Nama Peserta didik Kelas IXParalel MIAPrestasi AkademikIIS BaBu Kepriba-dian

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K A-B-C-K

Sumedang, ... ..

Kepala Sekolah,

_______________________________ NIP.

(49)

B = Baik C = Cukup K = Kurang

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :

N a m a : ...

Tempat dan Tanggal Lahir : ...

Nomor Induk : ...

Asal Sekolah : ...

menyatakan dengan sungguh-sungguh dan sanggup mengikuti segala

peraturan yang ditetapkan SMA Negeri 1 Cimalaka dan apabila diterima

melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Unggul Berprestasi (PPDUB) SMA Negeri

1 Cimalaka, saya berjanji tidak akan mengundurkan diri dan atau memilih

sekolah lain melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam bentuk

apapun.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya.

Sumedang, ...

Mengetahui: Pembuat Pernyataan,

Orang tua/Wali,

Gambar

Tabel 1: Matapelajaran Pendidikan Menengah
Tabel 3: Matapelajaran Peminatan dalam Kurikulum Sekolah MenengahAtas/Madrasah Aliyah

Referensi

Dokumen terkait

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 488 B3. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B.. Muatan Peminatan

Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352 B3. Muatan Peminatan