lemuusj,
wg|Efl
jp
uqgj9&jsy
jsbjupuq
9NV1VW
VAdVrWJ-O^
Id
laVSOfaV
IVNimai
NIVS3d3a
»>. -k-« b HI
*
i
3 I /LATAf? E3ELAKAMG
y
SIRKULASI
KENDARAAN
•
Turun
naik
penumpang
khususnya
bus
dilakukan
pada
satu
tempat
sehingga
terjadi
rebutan
antara
penumpang
yang
akan
turun
dan
calon
penumpang
yang
akan
naik.
•
Tidak
adanya
kejelasan
pada
areal
pemberangkatan
dan
tidak
adanya
lajur
khusus
yang
memisahkan
antara
bus
AKAP
dan
AKDP
sehingga
membingungkan
calon
penumpang.
« Parkir kendaraan yang kurana memadai menyebabkan kendaraan berdesak-desakan. N SIRKULASI MANUSIA sebagai pengguna jasa terminal«
Antara
jaian
masuk
o.an
jalan
keluar
menjadi
satu
sehingga
sering
menimbulkan
crossing
terutama pada hari-hari libur.•
Ketidakjelasan
arah
menyebabkan
para
calon
penumpang
merata
kebingungan
untuk
menuju
tempat yang akan dituju.•
Terjaoinya
crossing
bagi
pengguna
jasa
terminal
karena
adanya
persimpangan
antara
tiga
fungsi ruang.«
3a.nyak.nya
pedagang
liar
yang
memenunl
ruang
tunggu
maupun
koridor
sehingga
mengurangi
dan mengganggu area untuk sirkulasi.»
Penataan
ruang
yang
kurang
sesuai
dengan
fungsi,
kedekatan
dan
alur
sirkulasi
kegiatan.
PERMASALAHANy
\3aga\mana
mewujudkan
orientasi
pergerakan
manusia
dan
kendaraan
dl
dalam
terminal
yang
aapat
memberikan
arah
sehingga
tidak
menimbulkan
kesemrawutan
dan
kemacetan
pada
jalur
sirkulasi.JsztnuiaL
crf-ijoiaxi
di
J\otatnadua
czTWaLana
95 340ANALISlSidan
KONSEP
^ERANCANGAN
SITE
Terminal
Arjosari
Terminal
Arjosari
berada
pada
site
tetap
yang terletak dl sisi Utara kota Malang. E3erada di sisi jalan arteri sekunder. Diapit sebelah Utara, Barat, Timur danSelatan
site
oleh
perum.anan
Fonaok
Blimbing
Indah. Potensi site : Mempunyai luasan + 4,5 Ha.-Akses
jalan
masuk
i
2
km
dari
jalan
arteri
primer. ck>f*rl <kWndarluw Terminal Arjosari Terminal<Ty>
Pola
Sirkulasi
Untuk menciptakan orientasi pergerakan yang sesuai dengan karakter kegiatan di dalamterminal
maka
digunakan
konsep
pola pergerakan ilinier. Pola Lintasan Pelari Dalam Stadion Olah RagTJzxmlnaL
czrfxjoicviL
At
DyotamaAxja
^j\\a[ana
;:95 340 008<J>Pemisahan
Sirkulasi
Manusia
dan
Kendaraan
Sirkulasi antara manusia dan kendaraan harus dipisahkan guna kelancaraan dan keamanan dan masing-masing pengguna dan memberi kejelasan orientasi pergerakan. Pemisahan secara hbrisdnta!/\Sirkulasi
Manusia
di
Dalam
Bangunan
tf
Sirkulasi manusia di dalam bangunan ada yang satu arah dan dua arah. Sirkulasi dua arahbiasanya
terjadi
pada
ruang
utama (Hall). Untuk menghindari crossing pada arus pergerakanmaka
dapat
dilakukan
dengan
cara : r? emisahan secara vertikal Menggunakan pembatas traneparan agar kesan terbuka dapat. tercipta dilengkapi dengan t-anaman penghias<J*
EzmtnaL
cJf'ijos.a.ti
di
J\otamadua
^Matana
'
95 3403
Pengolahan
pola
lantai
dapat
mempengaruhi
perjalanan
seseorang
oleh
karena
itu
pola
lantai
diolah
sedemikian
rupa
untuk
membantu
dalam
orientasi
pergerakan.
3
Penggunaan Ramp dengan pertimbangan bahwa orang cacat, orang sakit, orang tua dan orang-orang yang membawa barang serta kereta dapat terfasilitasi dengan balk tanpa mengalami kesulitan.TJexmlnal
cTfzioiatl
dl
J\ohamadua
<zJV(aLancj
95 340 008o
Sirkulasi Kendaraan1
Pemisahan zona emplasemen kedatangan (EK) dan emplasemen Pemberangkatan (EP) guna memudahkan dalam orientasi pergerakan dan menghindari penumpukan kendaraan maka pemisahan dilakukan dengan cara menyesualkan dengan pola sirkulasi yang ada Untuk Bus Untuk Angkot Tj Sistem Leher E3otol, sistem ini dimaksudkan agar bus yang keluar dari E:P menuju jalan dapat keluar satu persatu secara teratur tanpa menimbulkan kemacetan. [) Akses keluar dari area terminal Dengan pelebaran pada si si luar jalan terminal dimaksudkan agar dapat memudahkan bagi kendaraan untuk memasuki jalan dengan tertib dan aman. ZZ3 cm JaxniuiaL
cjf-rjos.azL
di
J\otamadua
cTVxaiana
95 3403
Sistem Parkir Untuk setiap EK dan EP digunakan sistem parkir first in first out untuk kemudahan dan kelancaraan pergerakanTTT2
TTTj
TTj
Untuk parkir taksi/kendaraan pribadi, angkot dan bus digunakan sistem end-on berth dengan sudut 45° untuk keteraturan dan efisiensi KONSEP TATA RUANG DAN MASSA L3ANGUNANO
Venataan ruang disesuaikan dengan pola/karakter kegiatan dl dalam terminal.3
Sirkulasi Manusia Datang *• Pergi "* EK : Emplasemen Kedatangan EP : Emplasemen Pemberangkatan EP PergiJextninai
cJfzjos.axL
di
J\otamadua
c^A\aiana
95 340 008$
Sirkulasi Kendaraan Parkir Kendaraan pribadi,taksio
Pemisahan ruang kantor dengan ruang servisDengan
pertimbangan
perbedaan
pada
tingkat prwasl ruang-ruang kantor lebih tinggi dibanding dengan ruang lainnya.\y
Organisasi
Massa
Bangunan
Berdasarkan penataan ruang yang telah disesuaikan dengan karakter kegiatan dan pola sirkulasi, maka terbentuk suatu organisasi massa bangunan radial. Pusat dari radial ini adlah merupakan inti dari semua kegiatan atau merupakan bangunan utamaJexminai
cTvtjoiuvii
di
J\otamadua
<^A/[aLana
Jari-jari ini merupakan emplasemen yang didalamnya terdapat. lajur-lajur kendaraan seeuai dengan trayek 95 340800 OH £6 7XWk
7^M^
vfyvtuvjcAjj
iv
-ivmol-LLo
jvuiua?/—
NVld 31IS • *b« **! SMS i P' ^ 2 IS \fI
I
teVGor^v nvNinaaj. 3_usM-cnUji
>
JL IAKJOA A-Ot JtK.(P,to
Dt. f*r.j.' So«rw 5«lan Hawk Angkot _ Kctcrangan 5«Un mdfuk. Bits A3G J j 01 . R«iUn Intan
Rute Angkutan Kota
Jalur Angkutan Kota
Jalur AKAP/AKDP I. ADL : Arjosari -2. AG : Arjosari -3. AL : Arjosari -4. AT : Arjosari -5. ABG Arjosari -6. AJG Arjosari -7. A1MG Arjosari -8. GA Gadang -9. TAT Tlogowaru
Dinoyo - Landung Sai i. PP (pulang
Gadang. PP. Landung Sari. PP. Tidar. PP Borobudur - Gadang. PP. Janti - Gadang. PP Mcrgosono - Gadang. PP. Arjosari. PP. - Arjosari - Tidar.PP. pergi) cMavf A* • *>-Kot<* A86 ifliUrrt \<otA
I
IPf.rL.r m&bil kendaran pribtdi'
:^?^
^:<d*^^
^'g^^-^"*^-.j.
^
^.
&.
<~,^
^
cs
HI C re c c re c re re CO c ^-ii 3 c JZ ;t co co co 1_ -i<: o h CO ~x o u. <Ti CO to "O c CO 3 CO C _^ n o TT CIJ ^< ^ C cc CO <7> c u 4) en P c V) o O n i_ Cl U u TO tri CO O o o < < < CO c ^ 'HiTabel Standar minimum kebutuhan luasan tenninal berdasarkan tipe
A. Kendaraan Tipe A TipeB TipeC
Ruang parkir AKAP 1.120 -
-AKDP 540 540 -AK 800 800 800 ADES 900 900 900 Pribadi 600 500 200 Ruang service 500 500 -Ruang bensin 500 - -Sirkulasi kendaraan 3.960 2.740 1.100, Bengkel 150 100 -Ruang istirahat 50 40 30 Gudang 25 20
-Ruang parkir cadangan 1.980 1.370 550
B. Pemakai Jasa Ruang tunggu 2.625 2.250 480 Sirkulasi orang 1.050 900 192 Kamar mandi 72 60 40 Kios 1.575 1.350 288 Musholla 72 60 40 C Operasional Ruang administrasi 78 59 39 Ruang Pengawas 23 23 16 Loket -> 3 Peron 4 4 ->j Retribusi 6 6 6 Ruang informasi 12 10 8 Ruang P3K 45 30 15 Ruang perkantoran 150 100 . D. Ruang Luar (tidak efektif) 6.653 4.890 1.554 j Luas total 23.494 17.255 5.463 Cadangan pengembangan 23.494 17.255 5.463 Kebutuhan lahan 46.988 34.510 10.926
•»•<& ss PEMERINTAH KOTAMADYA DAPD a t-J "T"T n i #•—*? ^ a« *^»" 11 w * « l tv m. • > hencama umum tata ^uaimcs kot BtTA I 7 K ETGBANCAN : 3a:aS KCTAWAS-A SAKS XECAUATAH 0A7AS 3ESA ,'ALAK RATA LUHGAI SEl PZKE7A API RE.HCANA JALAN ,'AIAM A.RTERI PRI H£3 jaian A«ien; sekunoer JALAN fOl.Er.TCR PR1MET! JALAI1 KOLSf.TW K^.UNOEfi JALA:; '.CKAl NO. PETA | SEYIS] MENGETAHUI 0IKE1AKU1 OISETUJUI 0 I C A M 2 A R N0.1EH8 i M.ltxt j ^TJ j SRJ.Ui
SS^K^ffi^KS^essrerfffiSflf? ^*wrww.»»HWfwiw' -—a-.
CfX PEMERINTAH KOTAMADYA
<N / DAERAH TINGKAT II
> 1 4 <n. I : >