Agreement between The Asia Foundation and the Government of the Republic of Indonesia
Article I
1. The Foundation shall cooperate with the Government in
ways contributing to the educational, administrative, social,
'
and cultural development of Indonesia.
2. The Foundation shall consult with th.~ Government and keep i t informed of its major areas of programming interest. 3. The Government designates Lembaga Administrasi Negara
as the counterpart for implementing this Agreement. Article II
1. The Foundation shall contribute in such development through such means as the following a
a. Cash grants for domestic projects ;
b. Training awards for upgrading personnel at home and abroad;
c. Grants for prof~ssional enrichment and exchange with institutions and organizations abroad ;
d. The purchase and supply of books ;
e. The purchase and supply of equipment and materials for domestic projects ;
f. The provision of expert personnel.
Among the above-listed means involving resources abroad, prioritwwill be given to exchanges with the United States of America and those Asian countries where the Foundation has field offices.
2. The details of such cooperation shall be laid down in agreements to be entered into between the Foundation, on
-2-the one hand, and Lembaga Administrasi Negara or o-2-ther Government agencies, or Indonesian foundations,
institutions, or associations in consultation with Lembaga
..
Administrasi Negara, on the other hand. Article III
The Government shall 1
1. Permit the staff members of the Foundation to a maximum of three persons dispatched to Indonesia within the
framework of the implementation of this Agreement to enter or leave the country at any time, and grant them work and residence permits as required, free of charge ;
2. Exempt the Foundation's American and other foreign staff members or technical experts from taxes on their income ; 3. Exempt the personal and household effects of the
Foundation's American and other foreign staff members or technical experts, and equipment, supplies and motor
vehicles for office purposes, from harbor dues, import and export duties and other public charges ;
4. Exempt the articles supplied by or on behalf of the
Foundation from harbor dues, import and export duties, and other public charges ;
5. Issue to the Foundation's American and other foreign staff members and technical experts identity cards conveying an assurance that the Indonesian authorities will assist them in the performance of their tasks and provide them with adequate assistance and protection for their person and property.
-3-Article IV
1. This Agreement shall enter into force on the date of signature thereof.
2. This Agreement may be terminated by either Contracting
Party by written notice at least six months in advance.
3. This Agreement is done in four originals, two each in
the Indonesian and the English languages, all four texts being equally authentic.
Djakarta, 24 August 1971
For
THE ASIA FOUNDATION
0.~
• Sutter, Ph.D. p entative
For the
GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
Ismael M. Thajeb S.H.
Director General for
PERSETUDJUAN ANTARA JAJASAN ASIA DAN
PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
P a s a 1
r-1. Jajasan akan bekerdja-sama dengan Pemerintah dengan dja1an membantu perkembangan dibidang pendidikan, administrasi, sosia1 dan kebudajaan Indonesia.
2. Jajasan akan menghubungi Pemerintah dan akan selalu memberitahukan sebagian besar dari daerah-daerah
jang mendjadi pusat perhatiannja.
3
.
Pemerintah menundjuk Lembaga Administrasi Negara se-bagai waki1 da1am pe1aksanaan persetudjuan ini.P a s a 1 II
1. Jajasan akan membantu perkembangan tersebut me1a1ui tjara-tjara sebagai berikut
a. bantuan uang tunai untuk projek-projek dida1am negeri.
b. memberikan pendidikan untuk peningkatan pegawai-pegawai dida1am maupun di1uar negeri.
c. bantuan-bantuan untuk mempertinggi keahlian dan pertukaran dengan badan-badan serta organisasi-organisasi di1uar negeri.
d. pembe1ian dan penjediaan buku-buku.
e. pembelian dan penjediaan alat-a1at perlengkapan dan barang-barang untuk projek-projek dida1am negeri.
f. menjediakan tenaga-tenaga ah1i.
2
-Diantara tjara-tjara tersebut diatas jang menjangkut bidang luar negeri, diutamakan pertukaran dengan Amerika Serikat serta negara-negara Asia, dimana
Ja-jasan mempunjai kantor-kantor kegiatannja.
2. Perintjian dari bentuk kerdja-sama akan ditetapkan dalam persetudjuan jang akan diadakan antara Jajasan pada satu pibak, dengan Lembaga Administrasi Negara atau badan resmi lainnja atau Jajasan-jajasan, badan hukum atau perkumpulan-perkumpulan Indonesia sesudah mengadakan pembitjaraan dengan Lembaga Administrasi Negara pada satu pihak.
P a s a 1 III Pemerintah akan :
1. memberikan kepada pedjabat/staf Jajasan jang djumlahnja paling banjak 3 (tiga) orang, jang ditempatkan di Indonesia dalam rangka pelaksana-an persetudjupelaksana-an ini, izin untuk setiap kali me-masuki atau meninggalkan Indonesia serta izin kerdja dan - tinggal jang diperlukan, bebas dari bea.
2. memberikan kebebasan kepada pedjabat staf Amerika dan staf asing lainnja dari Jajasan serta tenaga-tenaga ahli atas padjak pendapatan.
3. memberikan kebebasan daripada bea-bea pelabuhan,
bea-bea impor dan ekspor serta padjak-padjak lainnja bagi barang2 pribadi dan perlengkapan rumah tangga dari pedjabat staf Amerika dan asing lainnja atau tenaga ahli, alat2 perlengkapan, barang-barang serta kendaraan bermotor untuk ke-perluan kantor.
3
-4. memberikan kebebasan daripada bea-bea pelabuhan, bea-bea impor dan ekspor serta padjak-padjak lain-nja bagi barang-barang jang dikirimkan oleh atau atas nama Jajasan.
5. memberikan kepada para anggauta staf Amerika dan staf asing lainnja dari Jajasan serta tenaga ahli suatu tanda pengenal dimana diberikan djaminan bahwa pedjabat-pedjabat Indonesia akan memberikan bantuan dalam pelaksanaan tugas mereka serta
tju-kup bantuan dan perlindungan mengenai diri dan
milik pribadinja.
P a s a l IV
1. Persetudjuan ini mulai berlaku pada tanggal
ditanda-tanganinja.
2. Persetudjuan ini dapat diachiri oleh salah satu pihak
jang bersangkutan dengan pemberitahuan tertulis
se-lambat-lambatnja enam bulan sebelumnja.
3. Persetudjuan ini disusun da1am empat naskah as1i,
dua rangkap masing2 dalam bahasa Indonesia dan Inggris, jang kedua-duanja mempunjai kekuatan jang sjah. Djakarta, 24 Agustus 1971. UNTUK JAJASAN ASIA,
/J:!--o.
~
u~O.SUTTER,PH.D. W a k i 1UNTUK PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA,
~~
ISMAEL M.THAJEB S.H.
Direktur Djendera1 Hubungan