Pemberian Urin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Perlakuan konsentrasi 16,67 % dengan frekuensi pemberian urin 2 hari sekali efektif dalam menambah diameter batang bibit, jumlah akar bibit, panjang akar bibit, tinggi bibit, dan
Perlakuan konsentrasi 16,67 % dengan frekuensi pemberian urin 2 hari sekali efektif dalam menambah diameter batang bibit, jumlah akar bibit, panjang akar bibit, tinggi bibit, dan
Perlakuan media air Greywater menunjukkan hasil yang terbaik dikarenakan kandungan unsur hara makro yakni Nitrogen, Phosfor, dan Kalium tersedia lebih dibandingkan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair dari urin sapi dan kuda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan
Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih tanaman sawi, urin kelinci, susu murni, tape ketan, tape singkong, tetes tebu, air cucian beras, kecambah,
Hal ini mungkin dikarenakan unsur hara yang terkandung di dalam tanah sudah terpenuhi dan optimal sehingga dengan pemberian dosis yang berbeda menunjukkan
Hasil penelitian tidak terdapat interaksi antara perlakuan urin kelinci dengan kompos pada setiap setiap parameter yang di amati, tetapi perlakuan urin berpengaruh
Peningkatan hasil produksi tanaman dengan pemberian pupuk kandang bukan saja karena pupuk kandang merupakan sumber hara N dan juga unsur hara lainnya untuk